cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 417 Documents
THE USE OF CODE MIXING AND BORROWING IN THE HEADLINES OF NEWS.DETIK.COM ON THE FIRST WEEK OF JANUARY 2015 Putri, Donna Benitya
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.573 KB)

Abstract

Kinibanyak orang di Indonesia yang mencampurekspresibahasaInggrisdalam kata-kata merekabaikdalamberbicaraataupunmenulis. Gaya orang modern yang sudahterbiasaberbicaralebihdarisatubahasainimengakibatkan media jugamenyesuaikangayadalammenyajikanberita. DalamhalinibahasadicampurdalampenggunaannyaatauseringdisebutCampurKode (Code Mixing).Masyarakat Indonesia jugamenyerapbeberapa kata daribahasaasinguntukmemperkayakosa kata dalamBahasa Indonesia.Dalamstudiini, penelitianhanyamembatasipadaCampurKode, yang berartipenggunaanduaataulebihbahasadalamsatuucapan, dan kata serapan (borrowing), yang berartisejumlah kata yang dipinjamdariberbagaibahasa lain. TujuanpenelitianiniadalahuntukmenjelaskanperbedaanantaraCampurKodedan kata serapansertamenggolongkan kata tersebutdalamjenisnya.                LandasanteoridaripenelitianinimengacupadabeberapateoriSosiolinguistikyaituteoridari Hoffmann tentangCampurKode, danteoridari Haugen tentang kata serapan.Adapunmetode yang penulisgunakanadalahMetodePadandanMetodeAgih.Tekniklanjutan yang digunakanadalahTeknikGanti (Substitusi).Penulismengambil data dari news.detik.com padatanggal 1-7 Januari 2015.Data yang digunakanberupakepalaberita (headline) yang mengandungCampurKodedan kata serapan.Penulismenganalisis data berdasarkan KBBI edisikeempat, Kamus Kata – Kata SerapanAsingdalamBahasa Indonesia oleh JS Badudu, dan Etymology Dictionary dari etymonline.com. Hasilpenelitianinimenunjukkanbahwadari 907 data, terdapat 140 Code Mixing yang terdiridari 137 Intra Sentential Code Mixing, 2 Intra Lexical Code Mixing, dan 1 Involving a Change of Pronunciation. Sedangkan kata serapanditemukanpada 398 headline, yang terdiridari 58 Loan Word, 339 Loan Blend, dan 1 Loan Shift. SelainBahasaInggris, penulismenemukan pula CampurKodedalambahasaJawadanBelanda, serta kata-kata serapandaribahasaPerancis, Latin, Arab, danPortugis.
STUDI TENTANG TOKOH LORD VOLDEMORT DALAM NOVEL HARRY POTTER AND THE HALF-BLOOD PRINCE KARYA J.K. ROWLING: Sebuah Pendekatan Psikologi Individual Musarofah, Ulinu Hayil
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 1, Nomor 2, Tahun 2012
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.73 KB)

Abstract

Harry Potter and The Half-Blood Prince is a novel written by J.K. Rowling in 2005. The purpose of research is to discuss Lord Voldemort’s character through individual psychology theory by Alfred Adler. In order to collect the data, the writer uses library research method that uses many books or sources as the reference to support the analysis. The writer also uses exponential and psychological approaches. Exponential is used to analyze the intrinsic element of the novel. Meanwhile, the individual psychology theory is used to analyze the extrinsic element of the novel. The individual psychology theory consists of striving for superiority, subjective perception, unity of personality, social interest, style of life, and self creative power. The findings of the research include the psychological problem of Lord Voldemort’s character which is called superiority complex. Each individual needs to be superior in his/her environment, but it is his/her decision to develop the superiority into positive or negative superior. In Harry Potter and The Half-Blood Prince, Lord Voldemort’s character shows that he develops his superiority into negative superiority; that is why it can be stated that he has a psychological problem called superiority complex.
BOOK REVIEW OF ROALD DAHL’S GEORGE’S MARVELLOUSE MEDICINE Wega, Laurensius
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 5, Number 4, Tahun 2016
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.167 KB)

Abstract

Novel is a long printed story   about imaginary character and events. George’s Marvelouse Medicine is novel for children. This novel is easy to understand and written in trivial language because it used to introduce children about literary. There is some of picture to describe the look of the character and what characters do in some occasion to keep the reader interest in reading. It was a good novel but there is something in the ending that makes it a little akward. The ending is hanging and it’s feels like there is something unfinished like the story are having more potential to be continued. masih  berpotensi supaya cerita dilanjutkan dan dapat menghasilkan akhir cerita yang lebih baik. Kelemahan berikutnya adalah kurangnya peringatan kepada pembaca karna didalam novel tersebut terdapat banyak bahan-bahan yang berbahaya jika dikonsumsi. Karena novel ini ditujukan kepada anak-anak maka diharapkan adanya tambahan peringatan kepada mereka untuk tidak meniru dan memakan bahan bahan yang ada dalam cerita novel ini. 
BOOK REVIEW OF JOKOWIFROM ZERO TO HERO BY BERNARD TAUFANI Sari, Evie Permata
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Number 3, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.722 KB)

Abstract

Jokowi from Zero to Hero adalah sebuah buku biografi yang mengisahkan kehidupan seorang Joko Widodo atau Jokowi salahseorang pemimpin di Indonesia yang dikenalsaatinikarenaketeladanannya. Sejak kecil ia hidup dalam kesederhanaan dan kemiskinan di pinggiran bantaran kali Karanganyar, Solo. Dengan semangat dan tekadnya yang kuat dan tak pernah padam, Jokowi kecil dapat menjadi pemimpin yang hebat seperti saat ini.Buku karya Bernard Taufaniinitidak hanya bercerita tentang Jokowi, penulis juga memadukannya dengan tokoh-tokoh lain yang memiliki kesamaan dengan Jokowi. Diantaranya, Ahmad, Dahlan Iskan, dan Fathul Huda. Bukuinimemilikikelebihan yang terletakpadanilai moral sebagai pemimpin yang bisa dijadikan panutan pemimpin muda sekarangsedangkan kelemahan buku ini hanya pada kurangnya foto-foto yang menarik dan ketidaksesuaian isi dengan sinopsis di cover belakang. Buku ini sangatbermanfaatbagipembacanyaterutamakalangankaummuda yang membutuhkaninspirasidanmotivasi.
REPRESENTING IMAGE AND TARGETED CUSTOMER OF SUB-BRANDS CIGARETTE PRODUCT THROUGH THE TAGLINE OF GUDANG GARAM ADVERTISEMENTS Fatmawati, Vinta
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.864 KB)

Abstract

Perusahaan rokok biasanya menggunakan berbagai macam strategi untuk mempromosikan produknya. Pembuatan slogan yang menarik untuk iklan dapat membangun posisi produk dan ketertarikan pembeli. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Gudang Garam menampilkan gambaran dari produknya melalui slogan iklan dengan menggunakan presuposisi. Selain itu, hal ini dilakukan untuk menjelaskan bagaimana Gudang Garam menampilkan pembeli yang ditargetkan melalui slogan iklan dengan menggunakan referensi. Penulis menggunakan metode dokumentasi untuk mengumpulkan 29 (dua puluh sembilan) slogan iklan Gudang Garam sebagai total populasi. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih slogan yang berisi presuposisi dan referensi.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif qualitatif dan metode agih untuk menganilisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran keberadaan produk lebih menonjol. Terlebih lagi, pronoun digunakan secara langsung sebagai ekspresi penunjukan untuk menunjuk pembeli yang mereka targetkan. Berbagai macam slogan dalam produk yang sama kemungkinan memiliki bermacam-macam strategi untuk menunjukkan gambaran produk dan pembeli yang ditargetkan.
PRODUCING HUMOUR EFFECT IN THE STANDUP COMEDY INDONESIA BY RADITYA DIKA AT “COMEDY CAFE KEMANG” (JULY 13th, 2011) TAUFIQURRAHMAN, FEBRI
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.676 KB)

Abstract

Standup comedy adalah salah satu bentuk komedi yang disampaikan dengan cara monolog. Komedian yang membawakan materi standup comedy disebut sebagai comic. Dalam setiap materi yang disampaikan kepada para penonton terdapat beberapa ujaran yang membuat para penonton tertawa. Hal ini menjadi menarik untuk dikaji, apakah yang menyebabkan efek humor pada materi standup comedy yang disampaikan oleh komedian sehingga membuat para penonton tertawa. Objek kajian ini adalah sebuah materi standup comedy yang dibawakan oleh Raditya Dika di Cafe Kemang (13 Juli 2011). Pada materi ini, Raditya Dika membawakan beberapa permasalahan sosial yang diangkat dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Di antaranya, tentang permasalahan iklan, dunia remaja, artis, hiburan, dan musik. Setiap monolog yang disampaikan oleh komedian mengandung unsur humor yang dapat membuat para penonton tertawa. Berdasarkan alasan itu, penulis tertarik untuk menganalisa apa penyebab dari kelucuan materi yang disampaikan. Penulis berfokus kepada analisis hubungan antarkalimat ujaran yang disampaikan dan maksud dari penutur menyampaikan ujaran tersebut. Dalam hal ini penulis menggunakan teori relevansi yang berfokus pada eksplikatur dan implikatur pada setiap ujaran yang disampaikan. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian diambil dengan teknik sampel acak dan bertujuan yang terdiri dari 15 ujaran monolog. Penulis menggunakan metode Simak Bebas Libat Cakap untuk pengambilan data. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode padan dan metode agih dari Sudaryanto. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa dalam monolog materi standup comedy ditemukan dua aspek yang menghasilkan efek humor. Pertama adalah adanya penggunaan tuturan tertentu yang harus dimaknai secara eksplisit. Dalam eksplikatur tersebut terdapat perluasan makna, pelonggaran makna, pengayaan, dan penandaan acuan. Aspek kedua adalah adanya penggunaan tuturan tertentu yang harus dimaknai secara implisit. Dalam implikatur tersebut terdapat dua implikatur yang kontradiktif, asumsi absurd, implikatur absurd, dua asumsi yang kontradiktif, proses paralel, dan pertanyaan retoris. Disamping itu terdapat unsur kesengajaan dari komedian untuk membuat ujaran yang multitafsir. Ujaran tersebut disampaikan secara langsung dengan menggunakan ekspresi wajah dan bahasa tubuh yang berbeda-beda. Namun ekspresi wajah dan bahasa tubuh hanyalah penegasan dari ujaran yang disampaikan oleh komedian, sehingga apa yang disampaikan menjadi semakin menarik dan lucu.
IDENTIFYING NARRATOR’S NEGOTIATION IN THE PROGRAM OF DISCOVERY CHANNEL A STUDY CASE OF THE BERMUDA TRIANGLE EXPOSED Niera, Anna Maria
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.058 KB)

Abstract

      Proses komunikasi merupakan bentuk negosiasi antara penutur dan pendengar untuk menyampaikan tujuan atau maksud tertentu baik secara eksplisit maupun implisit. Dalam skripsi ini, penulis tertarik menganalisa bagaimana seorang penutur menegosiasikan sikap-sikap yang ia miliki ke dalam ujarannya. Penulis memilih video dari Discovery Channel yang berjudul ‘The Bermuda Triangle Exposed’ sebagai bahan penelitian. Fokus skripsi ini adalah cara narator video tesebut melibatkan sikapnya terhadap apa yang ia bahas. Penulis menggunakan teori utama appraisal system dengan mood system sebagai teori pembantu. Penulis membatasi pembahasan persoalan hanya pada analisa terhadap attitude items yang ia temukan dalam ujaran penutur.      Tujuan skripsi yaitu mendeskripsikan bentuk attitude items yang ditemukan dalam ujaran narator video ‘The Bermuda Triangle Exposed’ serta menyimpulkan sikap yang sebenarnya dimiliki oleh narator tersebut. Data yang digunakan berupa kalimat atau ujaran penutur yang mengandung attitude items. Metode pengambilan contoh menggunakan purposive sampling technique dan teori Sudaryanto (1993) yaitu metode simak bebas libat cakap. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan teori appraisal system dari Martin and Rose (2003). Selain itu, untuk memudahkan penganalisaan, penulis menggunakan teori mood system dari Gerot and Wignel (1994) dan Halliday and Matthiessen (2004).      Hasil dari analisa menyebutkan bahwa secara keseluruhan, narator cenderung menyatakan sikap gelisah dan merasa tidak aman terhadap kekuatan Segitiga Bermuda. Selain itu, lebih dari setengah attitude items merupakan appreciation yang berarti penulis lebih memfokuskan sikapnya pada penilaian tentang Segitiga Bermuda baik secara fisik maupun sifat. Narator juga cenderung lebih menggunakan kata-kata yang justru menguatkan informasi yang ia sampaikan daripada menggunakan kata-kata yang melemahkannya. Selain itu, narrator menggunakan projecting a clause untuk menyampaikan sumber ujaran nya dan memberi batasan jelas terhadap opini yang bukan miliknya sendiri.
The Morphological Interference of Twitter Statuses of Javanese University Students RAHMA, KHAIRUNNISA
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 5, Number 2, Tahun 2016
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.596 KB)

Abstract

Twitter is one of the most popular social mediain Indonesia, for Indonesian people like to share their thoughts and opinions through this media. Since Indonesia is a multilingual country, we can find language interferencephenomenonin twitter statuses. The purpose of this study is to identify the language interference that took forms of morphological interferences on twitter. The study uses non-participant observation method to collect the dataand translational method to analyze the data. The findings of this research suggest that morphological interference of Javanese happens in the form of Javanese affixation. Factors that cause the interference to occur are the familiarity with more than one language, the environment and the prestige of using first language.
MOTIVATION THEORY THROUGH MASLOW’S HIERARCHY OF NEEDS IN LIMITLESS Kristanto, Joko
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.44 KB)

Abstract

Film Limitless adalah sebuah film fiksi ilmiah garapan Neil Burger yang menceritakan seorang pemuda di New York yang nyaris jadi gelandangan karena kehilangan pekerjaannya. Bahkan kekasihnya pun meninggalkannya karena tidak banyak yang bisa diharapkan dari pemuda ini. Tetapi ia kemudian bertemu dengan pil yang mengubah seluruh hidupnya. Pil ini membuatnya menjadi orang yang sangat cerdas melebihi manusia manapun. Ia bukan hanya bisa mengembalikan kehidupannya yang sudah hancur itu dengan kecerdasannya, bahkan ia juga mengejar mimpinya dan menjadi kandidat Senator of New York. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana motivasi pemuda ini dengan kecerdasannya memenuhi segala kebutuhannya dan berusaha meraih mimpinya melalui hirarki kebutuhan yang dikemukakan oleh Maslow. Hasil analisis menunjukkan bahwa hirarki kebutuhan Maslow benar-benar terbukti dalam film ini. Dari lima level yang dikemukakan oleh Maslow, pemuda ini benar-benar memulai dari level pertama (basic physical needs) sampai level kelima (self-actualization needs). Ia mulai dari seorang yang bangkrut dan nyaris menjadi gelandangan sampai pada akhirnya menjadi seorang kandidat Senator of New York.
THE SEARCH FOR MEANING OF LIFE IN MITCH ALBOM’S TUESDAYS WITH MORRIE Rahmahwati, Ummu
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Number 4, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.609 KB)

Abstract

People often realize that they need to search the meaning of their life. The main character in the novel Mitch Albom’s Tuesdays with Morrie, Morrie, exemplifies the process of this searching the meaning of life. This study is designed for analyzing how Morrie searches the meaning in life and how this process also influences the supporting character, Mitch, who tries to grasp the meaning in his life. The methods used in this study are library research and psychological approach that relate to the extrinsic analysis. This study uses Viktor Frankl’s existentialism that concentrates on the three pathways in discovering the meaning to analyze the extrinsic aspect of this novel. The analysis shows that Morrie and Mitch successfully find their meaning of life by creating something; experiencing something or encountering people; and taking the attitude toward unavoidable suffering. The good deed they make together is by creating their last project which gives advantages not only for both of them but also for people around them. Experiencing something or encountering people gives both of them a deep understanding about the importance of love and human’s relationship rather than the importance of having materialistic things. Suffering helps both of them to accept everything in their life sincerely. Those efforts successfully change their perception of life to be a better perception that brings them into a better future of life.

Page 3 of 42 | Total Record : 417