cover
Contact Name
Richki Hardi
Contact Email
mazayacahayautama@gmail.com
Phone
+6282221938494
Journal Mail Official
rekagama@mazayacahayautama.com
Editorial Address
Perum Menara Griya Blok E3 RT 63 Sepinggan, Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur, Indonesia
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Rekam Kegiatan Pengabdian Masyarakat (REKAGAMA)
Published by CV Mazaya Cahaya Utama
ISSN : -     EISSN : 31234550     DOI : -
Core Subject :
REKAGAMA (Rekam Kegiatan Pengabdian Masyarakat) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam berbagai bidang. Jurnal ini berfungsi sebagai wadah dokumentasi, diseminasi, serta pengembangan praktik pengabdian masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan inovasi. REKAGAMA mengakomodasi publikasi yang berfokus pada proses, metode, dampak, serta keberlanjutan program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh akademisi, praktisi, pemerintah, komunitas, maupun lembaga non-profit. Ruang Lingkup (Scope) Jurnal REKAGAMA Pendidikan dan Literasi, Kesehatan Masyarakat, Pemberdayaan Ekonomi dan UMKM, Teknologi dan Inovasi, Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana, Sosial, Humaniora, dan Budaya, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan, Tata Kelola, Pemerintahan, dan Kebijakan Publik, Agama, Etika, dan Penguatan Moral Masyarakat, Model Pemberdayaan dan Pengembangan Komunitas. REKAGAMA terbit 2 (dua) kali setiap tahun di bulan Desember dan Juni.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Pemberdayaan UMKM Lokal Melalui Pelatihan Digital Marketing dan Branding Produk Erniza Erniza
REKAGAMA Vol. 1 No. 1 (2025): REKAGAMA (Rekam Kegiatan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam memanfaatkan pemasaran berbasis digital. Banyak pelaku usaha belum memiliki kemampuan untuk mempromosikan produk secara efektif melalui media sosial, membuat konten yang menarik, atau membangun identitas merek yang kuat. Kondisi ini menyebabkan jangkauan pemasaran menjadi terbatas dan daya saing produk kurang optimal di tengah meningkatnya persaingan pasar online. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah lokal melalui pelatihan pemasaran digital dan penguatan strategi pencitraan merek. Program pelatihan dilaksanakan melalui metode penyuluhan, demonstrasi, praktik terstruktur, serta pendampingan intensif yang memungkinkan peserta memahami dan menerapkan keterampilan secara langsung. Materi pelatihan meliputi dasar-dasar pemasaran digital, pemanfaatan media sosial, teknik pembuatan konten kreatif, fotografi produk sederhana, serta perancangan elemen pencitraan merek seperti logo, warna, dan narasi merek. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan berbagai platform digital sebagai sarana promosi serta kemampuan untuk merancang identitas merek yang lebih konsisten. Dampak kegiatan terlihat dari meningkatnya motivasi peserta untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan dan memperluas jangkauan pemasaran. Luaran yang dihasilkan mencakup modul pelatihan pemasaran digital, portofolio konten promosi peserta, serta rancangan identitas merek yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangan usaha di masa mendatang. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah lokal melalui pemanfaatan teknologi digital.
Peningkatan Keterampilan Remaja Melalui Pelatihan Teknologi Dasar dan Kelas Kreatif Endah Nurjanah
REKAGAMA Vol. 1 No. 1 (2025): REKAGAMA (Rekam Kegiatan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut generasi muda untuk memiliki keterampilan digital yang mumpuni agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Namun, masih banyak remaja yang belum memiliki akses dan pemahaman memadai mengenai teknologi dasar maupun keterampilan kreatif berbasis digital. Kondisi ini menyebabkan rendahnya kemampuan remaja dalam memanfaatkan teknologi secara produktif dan positif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan remaja melalui pelatihan teknologi dasar serta kelas kreatif yang dirancang secara aplikatif dan menyenangkan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan intensif yang melibatkan peserta secara aktif. Pelatihan dilakukan selama dua hari dengan materi meliputi pengenalan perangkat komputer, dasar-dasar pengoperasian aplikasi produktivitas, pembuatan konten kreatif sederhana, serta pengenalan desain grafis dasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menggunakan perangkat teknologi, membuat karya digital, serta memahami etika penggunaan teknologi secara aman dan bertanggung jawab. Antusiasme peserta selama mengikuti praktik menjadi indikator bahwa metode pelatihan yang diterapkan mampu menumbuhkan motivasi belajar dan rasa percaya diri. Dampak kegiatan terlihat dari meningkatnya kemampuan remaja dalam menghasilkan karya digital sederhana, memanfaatkan teknologi untuk kebutuhan belajar, serta menunjukkan ketertarikan untuk mengembangkan kemampuan di bidang teknologi dan kreativitas. Luaran kegiatan meliputi modul pelatihan teknologi dasar, portofolio karya digital peserta, dan panduan kelas kreatif yang dapat digunakan secara mandiri. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi penting dalam mendukung pengembangan kompetensi remaja melalui pelatihan teknologi dan kreativitas yang relevan dengan kebutuhan era digital.
Sosialisasi Pola Hidup Sehat dan Pencegahan Penyakit Menular Berbasis Komunitas Dyah Nur Rochmah
REKAGAMA Vol. 1 No. 1 (2025): REKAGAMA (Rekam Kegiatan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola hidup sehat merupakan faktor penting dalam mencegah penyebaran penyakit menular, terutama di lingkungan masyarakat dengan tingkat pengetahuan kesehatan yang masih terbatas. Rendahnya kesadaran mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, ditambah dengan kurangnya informasi terkait pencegahan penyakit menular, sering menjadi penyebab meningkatnya risiko penularan berbagai penyakit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pola hidup sehat serta langkah-langkah pencegahan penyakit menular melalui pendekatan edukatif berbasis komunitas. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi praktik kebersihan, simulasi pencegahan penularan, serta diskusi interaktif dengan warga. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama dua hari dengan melibatkan tokoh masyarakat, kader kesehatan, dan kelompok warga sebagai peserta aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, mencuci tangan dengan benar, etika batuk dan bersin, serta cara mengenali gejala awal penyakit menular. Peserta juga semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, dan meningkatkan imunitas tubuh. Dampak kegiatan terlihat dari perubahan sikap warga yang mulai mengimplementasikan perilaku sehat dalam kehidupan sehari-hari serta meningkatnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekitar. Luaran yang dihasilkan meliputi modul edukasi kesehatan, lembar panduan pola hidup sehat, dan materi visual mengenai pencegahan penyakit menular yang dapat digunakan masyarakat secara mandiri. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui edukasi komprehensif yang mudah dipahami dan dapat diterapkan pada tingkat komunitas.
Pelatihan Literasi Keuangan Keluarga untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Rumah Tangga Fahmi Fahmi
REKAGAMA Vol. 1 No. 1 (2025): REKAGAMA (Rekam Kegiatan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan keuangan keluarga merupakan keterampilan yang penting dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan perekonomian rumah tangga. Namun, masih banyak keluarga yang belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai perencanaan keuangan, pencatatan pengeluaran, pengelolaan utang, serta pentingnya menabung dan berinvestasi. Kondisi ini menyebabkan munculnya berbagai permasalahan ekonomi seperti ketidakseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran, kurangnya dana darurat, serta ketidakmampuan mengelola keuangan secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan keluarga melalui pelatihan yang bersifat edukatif dan aplikatif. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, simulasi pencatatan keuangan, serta praktik penyusunan anggaran rumah tangga. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan peserta dari kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep dasar pengelolaan keuangan keluarga, teknik membuat anggaran, strategi menabung, serta cara mengoptimalkan pendapatan. Peserta juga menunjukkan perubahan sikap ke arah pengelolaan keuangan yang lebih terencana dan bertanggung jawab. Dampak kegiatan terlihat dari kemampuan peserta menerapkan metode pencatatan keuangan sederhana, membuat prioritas pengeluaran, serta menyusun rencana keuangan jangka pendek. Luaran yang dihasilkan berupa modul literasi keuangan keluarga, lembar kerja pencatatan keuangan, dan contoh anggaran rumah tangga yang dapat digunakan secara mandiri oleh peserta. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan kemandirian ekonomi rumah tangga melalui pemahaman dan keterampilan pengelolaan keuangan yang lebih baik.
Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Bank Sampah untuk Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Mandiri Faisal Faisal
REKAGAMA Vol. 1 No. 1 (2025): REKAGAMA (Rekam Kegiatan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan permasalahan yang masih sering dihadapi masyarakat, terutama akibat rendahnya pengetahuan dan kebiasaan dalam memilah sampah serta minimnya pemanfaatan sumber daya yang dapat didaur ulang. Kondisi ini menyebabkan meningkatnya volume sampah rumah tangga, pencemaran lingkungan, dan menurunnya kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pengembangan bank sampah, yaitu sistem pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat yang menekankan kegiatan pemilahan, pengumpulan, penimbangan, dan penukaran sampah menjadi nilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui edukasi dan praktik pengelolaan bank sampah. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi pemilahan sampah organik dan anorganik, pelatihan pengolahan sampah sederhana, serta simulasi mekanisme operasional bank sampah. Pelatihan dilaksanakan dalam sesi interaktif yang melibatkan warga sebagai peserta aktif, sehingga mereka dapat memahami alur kerja bank sampah secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai jenis sampah, teknik pemilahan, serta manfaat ekonomi dan lingkungan dari pengelolaan sampah berbasis bank sampah. Selain itu, peserta mulai menunjukkan perubahan sikap dan komitmen untuk menerapkan pengelolaan sampah berkelanjutan di lingkungan tempat tinggal. Dampak kegiatan terlihat dari terbentuknya kelompok pengelola bank sampah tingkat komunitas serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Luaran kegiatan meliputi modul edukasi pengelolaan sampah, panduan operasional bank sampah, dan prototipe sistem pencatatan tabungan sampah. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan mandiri melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Peningkatan Keterampilan Menggambar Siswa SMA Berbasis Kearifan Lokal di SMAN 6 PPU Sugianto Sugianto; Maryatin Maryatin
REKAGAMA Vol. 1 No. 2 (2026): REKAGAMA (Rekam Kegiatan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menggambar siswa SMA melalui pendekatan berbasis kearifan lokal di SMAN 6 Penajam Paser Utara (PPU). Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada rendahnya eksplorasi nilai budaya lokal dalam pembelajaran seni rupa, sehingga siswa kurang memiliki identitas visual yang mencerminkan lingkungan sosial dan budaya siswa SMAN 6 PPU. Kegiatan pengabdian meliputi pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung dengan mengintegrasikan motif, simbol, serta unsur estetika khas Kalimantan Timur ke dalam karya gambar siswa. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu identifikasi kebutuhan, pemberian materi tentang kearifan lokal Kalimantan Timur, demonstrasi teknik menggambar, serta evaluasi hasil karya siswa. Metode pengumpulan data kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan meliputi: (1) analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara, (2) pemberian materi terkait konsep kearifan lokal dan teknik dasar menggambar, (3) pelatihan dan praktik menggambar berbasis motif lokal, (4) pendampingan intensif selama proses berkarya, serta (5) evaluasi hasil melalui penilaian karya siswa. Subjek kegiatan adalah siswa kelas X SMAN 6 PPU pada mata pelajaran seni rupa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan teknis menggambar, kreativitas, serta pemahaman siswa terhadap nilai-nilai budaya lokal. Selain itu, siswa menjadi lebih percaya diri dalam mengekspresikan ide visual yang berakar pada lingkungan belajar siswa. Dengan demikian, program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan keterampilan seni rupa, tetapi juga berperan dalam pelestarian kearifan lokal Kalimantan Timur melalui kegiatan pembelajaran.
Pendampingan Petani Tambak dalam Pemanfaatan Teknologi Internet of Things untuk Monitoring Kualitas Air Mutammimul Ula; Fadhliani Fadhliani; Emi Maulani; Syarifah Asria Nanda; Zulmiardi Zulmiardi; Muhammad Muhammad
REKAGAMA Vol. 1 No. 2 (2026): REKAGAMA (Rekam Kegiatan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemantauan kualitas air merupakan faktor penentu keberhasilan budidaya tambak, namun sebagian besar petani masih mengandalkan metode tradisional yang lambat, kurang akurat, dan rawan kesalahan. Pengabdian ini bertujuan memberdayakan petani tambak melalui pendampingan pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sistem monitoring kualitas air secara real-time. Kegiatan pendampingan meliputi sosialisasi konsep IoT, instalasi sensor pada kolam, pelatihan pengoperasian perangkat, serta interpretasi data untuk pengambilan keputusan dalam pengelolaan tambak. Metode dilakukan secara praktik langsung di lapangan dengan pendekatan diskusi dan simulasi, sehingga petani dapat memahami pemanfaatan teknologi secara menyeluruh. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 90% peserta mampu memahami sistem monitoring IoT secara mandiri setelah pelatihan, dan waktu deteksi perubahan kualitas air dibanding metode konvensional. Selain itu, risiko kegagalan panen berkurang pada tambak yang menggunakan sistem ini, sementara efisiensi penggunaan air dan pakan meningkat . Implementasi sistem IoT juga mendukung praktik budidaya ramah lingkungan dengan mengurangi limbah dan overfeeding. Dengan demikian, pendampingan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas dan keterampilan petani, tetapi juga mendorong pengelolaan tambak yang lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan.Kontribusi Pengabdian bagi Petani Memberikan keterampilan baru dalam pemanfaatan teknologi IoT. Mempercepat pengambilan keputusan berbasis data untuk kualitas air dan hasil panen. Bagi Masyarakat dan Lingkungan dapat mendukung praktik budidaya tambak efisien dan ramah lingkungan. serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan akibat pengelolaan air dan pakan yang tidak tepat.
Pendampingan Budidaya Ikan Lele Sistem Budikdamber sebagai Upaya Penguatan Kreativitas Siswa di Sekolah Menengah Atas Salamah Salamah; Safwandi Safwandi; Maryana Maryana; Lis Ayu Widari; Nurmalita Nurmalita; T Sukma Achriadi Sukiman
REKAGAMA Vol. 1 No. 2 (2026): REKAGAMA (Rekam Kegiatan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada peningkatan pengetahuan, keterampilan praktik, dan kreativitas siswa melalui pendampingan budidaya ikan lele berbasis sistem Budikdamber di Sekolah Menengah Atas. Budikdamber, yaitu budidaya ikan dalam ember, menawarkan metode sederhana, hemat lahan, mudah diterapkan, dan dapat menjadi media pembelajaran kontekstual. Kendala yang dihadapi mitra adalah minimnya kegiatan praktik berbasis lingkungan dan kewirausahaan sebagai sarana pengembangan kreativitas. Kegiatan dilakukan melalui observasi awal, sosialisasi konsep Budikdamber, pendampingan dalam teknis pembuatan wadah budidaya, pendampingan pemeliharaan, serta evaluasi pemahaman dan keterampilan siswa. Hasil menunjukkan peningkatan partisipasi aktif siswa sebesar 85%, kemampuan berpikir kreatif meningkat rata-rata 78%, dan pemahaman tentang peluang usaha sederhana berbasis lingkungan mencapai 80%. Siswa mampu memahami teknik budidaya ikan lele sekaligus mengembangkan ide pemanfaatan Budikdamber sebagai kegiatan produktif di sekolah. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar langsung yang mendukung penguatan karakter, kemandirian, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan wawasan siswa mengenai teknik budidaya ikan lele dalam ember (Budikdamber) menggunakan pakan kangkung, sekaligus peningkatan keterampilan siswa dalam perawatan dan pengelolaan ikan lele serta tanaman yang dibudidayakan. Selain itu, pengembangan kegiatan budidaya pembesaran ikan lele terbukti mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan hasil panen secara signifikan.
PKM Penguatan Transformasi Pembelajaran Daring melalui Platform Teknologi Informasi di SMK Negeri 3 Lhokseumawe Zahratul Fitri; Nur Faliza; Defi Irwansyah; Armelia Dafrina; Syibral Malasyi; Ilham Sahputra
REKAGAMA Vol. 1 No. 2 (2026): REKAGAMA (Rekam Kegiatan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini difokuskan pada penguatan transformasi pembelajaran daring melalui penerapan platform teknologi informasi di SMK Negeri 3 Lhokseumawe. Perkembangan teknologi digital menuntut institusi pendidikan untuk mampu mengimplementasikan pembelajaran berbasis daring secara efektif, efisien, dan berkelanjutan. Namun, beberapa kendala masih ditemui, seperti keterbatasan pemahaman siswa dalam penggunaan platform pembelajaran daring, pengelolaan materi ajar digital yang belum optimal, kurangnya variasi media interaktif, serta minimnya pemanfaatan teknologi informasi sebagai sarana evaluasi dan komunikasi pembelajaran. Kondisi ini berdampak pada rendahnya efektivitas proses belajar-mengajar, khususnya terkait keterlibatan siswa, kemudahan akses materi, dan capaian hasil belajar. Pelaksanaan kegiatan PKM ini meliputi tahap-tahap strategis, yakni analisis kebutuhan mitra, sosialisasi program, pelatihan penggunaan platform digital, pendampingan pembuatan media pembelajaran daring, simulasi penerapan pembelajaran berbasis teknologi, dan evaluasi terhadap tingkat pemahaman serta keterampilan guru dan siswa. Platform yang digunakan difokuskan untuk mendukung manajemen kelas daring, distribusi materi pembelajaran, pemberian tugas, komunikasi dua arah antara guru dan siswa, serta evaluasi pembelajaran secara lebih sistematis dan terukur. Pendekatan yang diterapkan bersifat partisipatif dengan melibatkan guru dan siswa sebagai pemangku kepentingan utama, sehingga solusi yang diberikan relevan dengan kebutuhan nyata di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta dalam pemanfaatan platform pembelajaran daring. Siswa menjadi lebih terampil dalam menyusun materi digital, mengelola kelas virtual, menyampaikan tugas daring, dan menghadirkan media pembelajaran yang interaktif. Siswa memperoleh kemudahan akses materi, keterlibatan aktif dalam pembelajaran, kemampuan mengumpulkan tugas secara daring, serta komunikasi yang lebih efektif dengan guru. Kegiatan ini juga memberikan kontribusi positif dalam menyiapkan sekolah untuk melaksanakan pembelajaran berbasis teknologi informasi secara berkelanjutan dan berdaya guna. Secara keseluruhan, PKM ini dapat menjadi strategi penting dalam mempercepat digitalisasi pembelajaran, meningkatkan kompetensi teknologi guru dan siswa, serta memperkuat mutu pendidikan vokasi di era transformasi digital.
Pelatihan Pemanfaatan Canva dan Google Business Profile untuk Penguatan Pemasaran Digital UMKM di Sanden Bantul Richki Hardi
REKAGAMA Vol. 1 No. 2 (2026): REKAGAMA (Rekam Kegiatan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital membuka peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar, namun sebagian pelaku usaha masih menghadapi keterbatasan dalam pembuatan konten promosi dan pengelolaan informasi bisnis pada mesin pencari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi pemasaran digital pelaku UMKM di Sanden, Kabupaten Bantul, melalui pelatihan Canva dan Google Business Profile. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri atas analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan berbasis praktik, pendampingan pembuatan luaran digital, serta evaluasi melalui pretest, posttest, observasi, dan penilaian produk. Sebanyak 20 peserta dilibatkan dalam skenario evaluasi . Materi meliputi prinsip desain promosi, pembuatan templat konten, penyusunan katalog sederhana, pembuatan dan optimasi profil bisnis, penambahan lokasi, jam layanan, foto, serta pengelolaan ulasan pelanggan. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan dan keterampilan dari 39,0 menjadi 80,8. Sebanyak 18 peserta berhasil menghasilkan minimal dua konten promosi, 17 peserta menyusun katalog digital, dan 16 peserta menyelesaikan profil bisnis yang memuat informasi utama. Kegiatan juga menghasilkan panduan singkat dan grup pendampingan sebagai sarana tindak lanjut. Model pelatihan berbasis praktik dinilai relevan karena menggabungkan kreativitas visual dan visibilitas pencarian lokal. Keberlanjutan program memerlukan pembaruan konten secara rutin, pengamanan akun, evaluasi statistik interaksi, dan dukungan kelembagaan dari pemerintah kalurahan atau komunitas UMKM.

Page 1 of 1 | Total Record : 10