cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3: Agustus 2017" : 13 Documents clear
ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN PERIKANAN TANGKAP DI PROVINSI JAWA TENGAH Naya, Dewa Alit Baradwaja; Wijayanto, Dian; Sardiyatmo, Sardiyatmo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.802 KB)

Abstract

Perikanan tangkap Provinsi Jawa Tengah yang terdiri dari perikanan tangkap laut dan perikanan tangkap perairan umum yang mempunyai potensi untuk dikembangkan. Potensi perikanan tangkap laut yang tersebar di perairan Jawa Tengah sekitar 1.873.530 ton/tahun meliputi Laut Jawa sekitar 796.640 ton/ tahun dan Samudera Indonesia sekitar 1.076.890 ton/tahun. Dengan sumberdaya perikanan tangkap sebesar itu, tentu saja provinsi Jawa Tengah memiliki komoditas unggulan yang menjadi sektor pembangunan ekonomi daerah.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis komoditas unggulan pada sektor perikanan tangkap di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif menggunakan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung, wawancara, dan studi pustaka. Metode analisis analisis data yang digunakan adalah analisis Location Quotient (LQ), analisis Shift Share (SS), dan analisis Spesialisasi (SI). Komoditas unggulan perikanan tangkap di Provinsi Jawa Tengah antara lain ikan layang (Decapterus sp), ikan kembung (Rastrelliger sp), ikan selar (Selaroides sp), dan ikan tembang (Sardinella fimbriata).
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN NELAYAN MINI PURSE SEINE DI PPN PENGAMBENGAN, JEMBRANA, BALI Wijayaningrum, Rati; Boesono, Herry; Hapsari, Trisnani Dwi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.877 KB)

Abstract

Nelayan merupakan pekerjaan utama pada masyarakat yang tinggal di daerah pesisir. Namun sering dikatakan bahwa masyarakat nelayan lebih dikenal sebagai masyarakat miskin karena jeleknya pengelolaan keuangan dan tingginya ketergantungan terhadap cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi tingkat kesejahteraan juragan dan ABK mini purse seine di PPN Pengambengan Jembrana Bali. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 26 Desember 2016 sampai dengan 5 Januari 2017. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat nelayan, yang terdiri dari sub populasi juragan dan sub populasi ABK. Jumlah sampel yang diambil yaitu 9 orang juragan, 5 orang juru panggung, dan 82 orang ABK. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam yang dilengkapi daftar kuisioner dan juga observasi langsung di lapangan. Teknik analisis data indikator kesejahteraan BPS serta analisis Nilai Tukar Nelayan (NTN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan nelayan mini purse seine yang dianalisis menggunakan indikator kesejahteraan BPS, bahwa nelayan juragan dan juru panggung 100% sangat sejahtera dan nelayan ABK 87,4% sangat sejahtera 12,6 % sejahtera. Analisis secara parsial, NTN juragan rata-rata sebesar 1,55 dan NTN ABK rata-rata sebesar 1,11 dan NTN juru panggung sebesar 2,86 yang menunjukkan bahwa nelayan juragan dan ABK termasuk dalam kriteria sejahtera tinggi.
ANALISIS KERAMAHAN LINGKUNGAN BUBU RAJUNGAN MODIFIKASI CELAH PELOLOSAN DI PERAIRAN KABUPATEN REMBANG Ummaiyah, Chahyawati; Fitri, Aristi Dian Purnama; Jayanto, Bogi Budi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.432 KB)

Abstract

Kajian mengenai keramahan lingkungan perlu dilakukan pada semua alat penangkap ikan, agar tercipta alat tangkap yang ramah lingkungan, yaitu alat tangkap yang tidak merusak lingkungan dan sumberdaya ikan, sehingga akan terwujud perikanan tangkap yang berkelanjutan. Tujuan dari penelitian adalah menentukan tingkat keramahan lingkungan alat tangkap bubu modifikasi. Penelitian dilakukan pada bulan November 2016 di Perairan Rembang. Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental fishing dengan penambahan celah pelolosan dengan ukuran P x L yaitu 10 cm x 2 cm pada bubu rajungan A1 (tanpa celah), bubu A2(1 celah pelolosan), dan bubu A3 (2 celah pelolosan)   pada bubu rajungan. Hasil tangkapan rajungan (Portunus pelagicus) 236 ekor (65%), dan hasil tangkapan sampingan Kroyo (Paratelphusa maculata) 40 ekor (11%), Kerapu Macan (Ephinephelu fuscoguttatus) 20 ekor (6%), Keong Macan (Babylonia spirata) 68 ekor (18%). Ukuran rajungan yang telah matang gonad  CW (carapace weigth) 10,56 cm. Berdasarkan proporsi jumlah tangkapan (ekor) dan segi bobot tangkapan bubu A1, A2, dan A3 > 60%, maka dapat dikatakan ramah lingkungan, sedangkan hasil tangkapan sampingan (HTS) bubu ini A1, A2, dan A3 ramah lingkungan karena  > 60%. Berdasarkan data Lm (length at first maturity) rajungan, bubu A1 ramah lingkungan karena persentase jumlah tangkapan Lm > 10 cm, sedangkan bubu A2 dan A3 tidak ramah lingkungan karena Lm < 60%. 

Page 2 of 2 | Total Record : 13