cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3: Agustus, 2019" : 4 Documents clear
ANALISIS HUBUNGAN KONSENTRASI KLOROFIL-A DAN SUHU PERMUKAAN LAUT TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN TERI (STOLEPHORUS SP.) MENGGUNAKAN CITRA SATELIT AQUA MODIS DI PERAIRAN KABUPATEN BATANG Puspita Sari, Rizky Aulia; Jayanto, Bogi Budi; Setyawan, Hendrik Anggi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 8, No 3: Agustus, 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perairan di Kabupaten Batang termasuk dalam wilayah pengelolaan perikanan 712 yang memiliki potensi perikanan yang melimpah. Salah satu alat tangkap yang digunakan oleh nelayan di Kabupaten Batang yaitu jenis mini purse seine dengan hasil tangkapan Ikan Teri (Stolephorus sp.). Masalah yang dihadapi nelayan dalam upaya optimalisasi hasil tangkapan ikan yaitu sangat terbatasnya informasi yang berkaitan dengan daerah penangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persebaran klorofil-a dan suhu permukaan laut di Perairan Kabupaten Batang, menganalisis hubungannya dengan hasil tangkapan ikan Teri (Stolephorus sp.), serta menganalisis daerah potensi penangkapan ikan Teri. Metode dalam penelitian ini adalah melakukan verifikasi untuk mengetahui nilai error dari data citra sehingga dapat diperoleh tingkat keakuratannya. Hasil dari verifikasi, kemudian dihubungkan dengan data hasil tangkapan ikan Teri di lapangan yang bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara klorofil-a dan SPL dengan hasil tangkapan ikan Teri. Kisaran suhu yang didapat saat penelitian untuk habitat ikan Teri yaitu 29,28-30,95oC, sedangkan untuk konsentrasi klorofil-a yaitu 0,49-0,89 mg/m3. SPL dan klorofil-a berkorelasi positif dengan hasil tangkapan ikan Teri. Koefisien korelasi antara SPL dan klorofil-a dengan hasil tangkapan ikan teri termasuk dalam tingkatan sangat kuat yaitu 0.840. Nelayan mini purse seine biasanya melaut di luar dari jalur IA hingga 12 mil yang memiliki kedalaman lebih dari 20 meter.
ANALISIS BIOEKONOMI PERIKANAN TERI GLAGAH (STOLEPHORUS INDICUS )DENGAN ALAT TANGKAP JARING LINGKAR TERI DI PERAIRAN KABUPATEN BREBES Rahayu, Titi; Wijayanto, Dian; Triarso, Imam
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 8, No 3: Agustus, 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan Teri Glagah (Stolephorus indicus) merupakan salah satu sumberdaya ikan yang bernilai ekonomi di Kabupaten Brebes yang ditangkap menggunakan alat tangkap Jaring Lingkar Teri (Puring). Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi hasil tangkapan dan upaya pada tingkat Maximum Sustainable Yield (MSY), Maximum Economic Yield (MEY) dan Open Acces Equilibrium (OAE) Ikan Teri Glagah dan menganalisis tingkat pemanfaatan serta pengupayaan di Perairan Kabupaten Brebes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang bersifat studi kasus. Sampel yang digunakan berjumlah 30 responden, dimana sampel tersebut adalah nelayan dengan alat tangkap Jaring Lingkar Teri di Kabupaten Brebes. Data pada penelitian ini adalah data hasil tangkapan ikan Ikan Teri Glagah (Stolephorus indicus) selama 7 tahun dari 2013-2019, yang diambil dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Brebes. Metode analisis yang digunakan meliputi bioekonomi model Gordon-Schaefer, model Fox dan tingkat pemanfaatan serta pengupayaan. Hasil penelitan untuk model Gordon-Schaefer menunjukkan bahwa tren CPUE cenderung mengalami Penurunan dari tahun 2013-2019, nilai R2 86,3% diperoleh CMSY sebesar 2.082 ton/tahun dan EMSY 5.680 trip/tahun. Tingkat pemanfaatan rata-rata 55% dan tingkat pengupayaan rata-rata 111%. Model Fox menunjukkan bahwa tren Ln CPUE cenderung mengalami Penurunan dari tahun 2013-2019, nilai R2 73,53% diperoleh CMSY sebesar 1.442 ton/tahun dan EMSY 3.787 trip/tahun. Tingkat pemanfaatan rata-rata 79% dan tingkat pengupayaan rata-rata 166%. Model Gordon-Schaefer lebih direkomendasikan karena memiliki nilai R2 lebih besar dibandingkan model Fox.
Analisis Rantai Nilai Komoditas Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat Mahendra, Bhre Adhitya; Bambang, Aziz Nur; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 8, No 3: Agustus, 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi ikan cakalang merupakan hasil tangkapan mayoritas di PPP Labuhan Lombok, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran distribusi komoditas ikan Cakalang yang berpangkalan di TPI Labuhan 1, Lombok Timur. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Penelitian ini dilakukan dengan metode accidental sampling, konsep analisis rantai pasok dan analisis value chain. Proses tata niaga suatu perekonomian harus memiliki keadilan dalam distribusi keuntungan pada setiap pihak yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan adanya 3 jenis saluran distribusi yaitu: saluran pemasaran 1 terdiri dari: nelayan, pedagang besar,industri pengolahan ikan,. Saluran pemasaran 2, yaitu: nelayan, bakul, pedagang eceran ikan segar, dan konsumen ikan segar, dan saluran pemasaran 3 yaitu nelayan, pedagang eceran, dan konsumen. Persentase Fisherman’s Share menunjukkan jika saluran pemasaran ke 3 nelayan mempunyai peranan yang paling besar dalam penentuan harga yaitu sebanyak 37%. Analisis rantai nilai menunjukkan bahwa populasi yang menikmati keuntungan terbesar adalah nelayan juragan yaitu sebesar 40,30% dan terkecil adalah bakul yaitu sebesar 19,45%.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA DOCKING KAPAL PERIKANAN UD HARAPAN DI DESA GEMPOLSEWU, KABUPATEN KENDAL Noufal, Akbar Fauzi; Wijayanto, Dian; Setyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 8, No 3: Agustus, 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Kendal mempunyai luas wilayah sebesar 1000,23 km2 yang terbagi menjadi 19 kecamatan dengan 265 desa serta 20 kelurahan. Wilayah perairannya memiliki potensi yang besar bagi unit-unit usaha perikanan baik budidaya usaha penangkapan ikan, jumlah nelayan aktif di Kabupaten Kendal sebanyak 17.764 orang. Kegiatan penangkapan berjalan lancar jika alat transportasi utama penangkapan ikan dalam keadaan baik dan perlu adanya perawatan atau perbaikan rutin untuk keselamatan kapal di laut saat melakukan kegiatan penangkapan sehingga perlu adanya dock kapal. Oleh karena itu, fasilitas dock atau galangan kapal sangat diperlukan untuk melakukan perawatan atau perbaikan kapal. Beberapa perusahaan docking yang berada di Desa Gempolsewu Kendal terutama di Pelabuhan Perikanan Pantai Tawang (PPP Tawang) merupakan suatu potensi besar, dimana potensi yang dimiliki ini perlu dikembangkan dan dipertahankan, oleh karenanya untuk melihat keberlanjutan dari usaha docking kapal ini perlu adanya peninjauan megenai analisis kelayakan usaha, sehingga usaha ini dapat diketahui apakah layak untuk dilanjutkan atau tidak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data yang diperlukan adalah data primer yang mana pengambilan data dilakukan dengan wawancara langsung dengan pihak perusahaan dan beberapa pekerja yang berada di lokasi docking kapal di daerah Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tawang. Hasil penelitian diperoleh bahwa aspek teknis docking kapal terdiri dari; pembersihan, pemeriksaan, perbaikan kapal, uji kebocoran dan penurunan kapal. Ditinjau dari aspek analisis kelayakan usaha di UD Harapan dapat dikatakan layak dilihat dari variabel NPV, IRR, B/C Ratio, dan PP adalah sebesar Rp 171.871.774, 38 %, 2,1 dan 4 tahun 3 bulan 8 hari.

Page 1 of 1 | Total Record : 4