cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
EVALUASI DAN OPTIMASI SISTEM OFF GRID PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA HYBRID (PLTH) BAYU BARU, BANTUL, D.I. YOGYAKARTA pradityo, johar; Winardi, Bambang; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.857 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.557-564

Abstract

Abstrak Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH) Bayu Baru adalah pembangkit listrik yang terdiri dari PLTS dengan panel surya dan PLTB dengan turbin angin. PLTH Bayu Baru secara rutin harus dievaluasi karena komponen-komponen PLTH Bayu Baru yang rentan terhadap kerusakan dikarenakan hampir semua komponen pembangkitan berada di lapangan. Evaluasi ini bertujuan agar kontinyuitas penyaluran energi listrik tetap terjaga.  Kinerja  PLTH Bayu Baru dapat diukur melalui kinerja tiap komponen pembangkitannya. Kinerja panel surya dan turbin angin PLTH Bayu Baru dapat diukur melalui daya keluaran dari komponen tersebut. Simulasi software HOMER dapat menghitung tingkat ekonomis dari PLTH Bayu  Baru dan dapat mengoptimasi desain sistem pembangkit hybrid berdasarkan nilai NPC terendah. Hasil simulasi dengan software HOMER, keseluruhan sistem PLTH Bayu Baru dengan project life time 25 tahun membutuhkan NPC sebesar $ 583.569, dan COE sebesar $ 1,198/kWh. Komponen pembangkit yang paling ekonomis pada PLTH Bayu Baru adalah turbin angin berkapasitas 5kW dan 2,5kW didasarkan pada nilai LCOE $ 0,190 dan $ 0,171/kWh . Kata kunci : Evaluasi, Optimasi, Hybrid, NPC, COE   Abstract Bayu Baru Hybrid Power Plant is a power station consisting of solar power plant with solar panels and wind power plant. Bayu Baru Hybrid Power Plant has to be evaluated regularly becasuse the components is vulnerable to damage due to almost of generating components are located on the field . This evaluation aims for continuity of electrical energy distribution.  Hybrid power plant Performance can be measured by performance of generating components. The performance of solar panels and wind turbines PLTH Bayu Baru can be measured by the output power of the components. HOMER simulation software can calculate the economics of PLTH Bayu Baru and optimize the design of hybrid power systems based on the value of the lowest NPC.. The result of simulation with HOMER software, the entire systems of Bayu Baru Hybrid Power Plant with the project life time of 25 years requaires the NPC for $ 583.569 and COE of $ 1,198/kWh. The most economical plant components on PLTH New Bayu is a wind turbine with a capacity of 5kW and 2,5k, it is based on LCOE value of $ 0.190 and $ 0.171 / kWh. Keywords : Evaluation, Optimation, Hybrid, NPC, COE
PERANCANGAN KENDALI SUHU PADA PURWARUPA PENGERING PAKAN IKAN MENGGUNAKAN METODE KONTROL PI BERBASIS MIKROKONTROLER Jaelani, Achmad; Triwiyatno, Aris; Sudjadi, Sudjadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.94 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.3.745-752

Abstract

Metode kontrol yang digunakan pada alat pengeringan pakan ikan di Lab FPIK (Fakultas Perikanan dan ilmu Kelautan) Universitas Diponegoro ini masih menggunakan metode kontrol On-off yang kurang efektif serta pengendalian suhu  masih menghasilkan keluaran yang tidak stabil dan susah untuk mencapai referensi suhu yang diinginkan terlebih jika mendapat gangguan. Oleh karena itu, dibutuhkan metode kontrol yang baik untuk menangani permasalahan kurang efektifnya metode kontrol pada alat pengering pakan ikan di Lab FPIK UNDIP. Pada penelitian ini dirancang kendali suhu pada purwarupa pengering pakan ikan menggunakan sensor DHT22 dan sensor SEN0193, mikrokontroler Atmega328P sebagai otak pengendalian utama, modul bluetooth HC-05 sebagai media komunikasi antara mikrokontroler dengan interface. Metode kontrol yang digunakan untuk mengendalikan suhu pada purwarupa pengering pakan ikan adalah PI (Proporsional Integral). Parameter kontrol PI diperoleh melalui metode tuning Ziegler Nichols 1 dengan nilai Kp = 18,4 dan Ti = 133,2. Hasil pengujian metode kontrol PI terhadap tiga variasi referensi suhu 55°C, 57°C, dan 53°C  serta pemberian gangguan pada referensi suhu 55°C, yaitu mampu menghasilkan respons sistem yang stabil meskipun masih berosilasi. 
STUDI PENGARUH VARIASI PARAMETER SAMBARAN PETIR TERHADAP TEGANGAN INDUKSI PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 kV (Studi Kasus Feeder 3 GI Bumi Semarang Baru) Parhusip, Ira Debora; Warsito, Agung; Syakur, Abdul
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.418 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.680-687

Abstract

Abstrak Pada jaringan distribusi tegangan menengah, tegangan induksi akibat sambaran petir tidak langsung merupakan gangguan yang paling sering terjadi. Ada beberapa parameter petir yang mempengaruhi amplitude dan bentuk gelombang tegangan induksi yaitu arus puncak petir, kecepatan, jarak dan karakteristik waktu sambaran. Pada penelitian, akan dilakukan studi respon jaringan listrik terhadap sambaran induksi dengan mengimplementasikan Teori Perhitungan tegangan induksi maksimum Rusck dengan variasi parameter yang disebutkan. Simulasi dilakukan dengan menginjeksikan sumber tegangan induksi pada suatu titik di ujung jaringan 3 fasa pada program ATP (Alternative Transients Program). Hasil simulasi menunjukkan bahwa tegangan induksi petir terjadi di sepanjang saluran distribusi dengan pengaruh variasi parameter arus puncak, kecepatan sambaran, serta waktu ekor injeksi tegangan yang sebanding dengan besar tegangan induksi yang terjadi di sepanjang saluran. Sedangkan pengaruh jarak sambaran dan waktu muka gelombang berbanding sebaliknya. Nilai tegangan induksi terukur juga akan mengalami atenuasi (penurunan) semakin jauh dari titik sambaran. Kata kunci: Tegangan Induksi, Parameter Sambaran, teori Rusck, ATP  Abstract Indirect lightning-induced overvoltage on medium voltage distribution network are frequently occurred. There are some lightning parameters which have great influence for the amplitude and wave shapes of lightning induced voltages, such as amplitude peak, propagation velocity, distance between the striking point and the line, and time characteristics. In this research, will discuss the respond of distribution line due to indirect lightning, using an implementation of Rusck’s theory of maximum induced voltage for evaluating the influence of various parameters. For the simulation, source of induced voltage will be injected into 3 phase line model in ATP program. Simulation result shows that the overvoltage induced along the line. The waveform of induced voltage is fully depends on the following parameters on the return stroke. Induced voltage along the line is proportional to the current amplitude, stroke velocity and the time to half-value. On the other hand, the induced overvoltage is inversely proportional with the front time and the distance between the striking point and the line. Also, the measured value of induced voltage is attenuated as further the placement of measuring probe. Key Words : Induced Voltage, Lightning Parameters, Rusck’s theory, ATP
APLIKASI OPTIMISASI KOLONI SEMUT PADA DOMAIN KONTINU UNTUK PENENTUAN PARAMETER PID DALAM KONTROL KECEPATAN MOTOR ARUS SEARAH Purba, Mesrika; Handoko, Susatyo; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.511 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.3.373-380

Abstract

Motor Direct Current (DC) digunakan dalam berbagai aplikasi di bidang industri. Proportional, Intergral, Derivatif (PID) kontroler paling sering digunakan dalam kendali kecepatan motor DC, kontroler ini sangat tergantung pada nilai parameter Kp, Ki,, dan Kd dalam menghasilkan performa yang diinginkan. Ada beberapa metode konvensional untuk menentukan nilai parameter PID seperti Ziegler-Nichols (Z-N) dan metode Cohen-Coon (C-C), namun respon sistem yang dihasilkan sering kali belum seperti yang diharapkan. Ada metode lain berbasis algoritma kecerdasan buatan yang bisa digunakan untuk mengatur parameter PID salah satunya adalah algoritma Ant Colony Optimization for Continouus Domain (ACOR). Berdasarkan hal tersebut pada penelitian ini dibuat simulasi penerapan algoritma ACOR untuk menentukan optimal parameter PID dalam kendali kecepatan motor DC. Tolak ukur keberhasilan optimisasi ini mengacu pada nilai fungsi tujuan yaitu Integral of Time Multiplied by Absolute Error (ITAE). Sistem juga diuji dengan diberikan perubahan beban pada selang waktu tertentu. Berdasarkan hasil percobaan nilai parameter PID yang didapatkan dengan metode ACOR lebih baik dari pada metode Z-N dan C-C yaitu mampu menurunkan nilai rata-rata waktu naik sebesar 0,96 s , waktu tunda 0,33 s, waktu penetapan 6,5s  dan lewatan maksimum sebesar 100%. Hal ini berlaku juga saat diberikan penambahan beban pada selang waktu tertentu.
PERBANDINGAN PENGATURAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI SATU FASA MENGGUNAKAN VARIAC DAN KONVERTER AC – AC KONTROL SUDUT FASA BERBASIS IC TCA 785 Purnomo, Anggun; Sukmadi, Tedjo; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.005 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.4.595-602

Abstract

Abstrak Secara konvensional, kecepatan motor induksi satu fasa dapat diatur dengan cara mengatur tegangan masukannya dengan menggunakan variable alternating current soure (variac). Dengan semakin berkembangnya elektronika daya, pengaturan tegangan masukan suatu motor induksi satu fasa dapat menggunakan peralatan elektronika daya. Variac yang mahal karena banyak menggunakan tembaga dapat digantikan dengan peralatan elektronika daya yang lebih murah. Pada penelitian ini dibuat suatu konverter AC - AC dengan metode kontrol sudut fasa menggunakan TRIACdan rangkaian pemicuan menggunakan IC TCA 785. Selanjutnya, rangkaian pemicuan ini disimulasikan menggunakan software ISIS Proteus. Motor induksi yang digunakan adalah motor induksi satu fasa berkapasitas 125 watt yang dikopel secara mekanik dengan motor induksi satu fasa 100 watt yang difungsikan sebagai beban.Pengujiandilakukanterhadap motor induksi yang dicatu oleh konverter AC – AC dan variac dalam kondisi tanpa beban maupun berbeban. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa dalam kondisi tanpa beban, motor induksi dengan catu daya konverter AC – AC mampu menghasilkan variasi kecepatan antara 24,2 – 2991 rpm sedangkan dengan catu daya variac menghasilkan variasi kecepatan antara 30,5 – 2992 rpm. Dalam kondisi berbeban, motor induksi dengan catu daya konverter AC – AC menghasilkan variasi kecepatan antara 2895 – 2973 rpm dan dengan catu daya variac menghasilkan variasi kecepatan antara 2904 – 2972 rpm. Kata kunci : motor induksi satu fasa, IC TCA 785, konverter AC – AC, variac  Abstract Conventionally, speed of single-phase induction motor can be adjusted by regulating the input voltage using variable alternating current soure ( variac ).. In line with the development of power electronics, regulation of input voltage in single-phase induction motor can be done by using  power electronic. So the expensive VARIAC because it’s fully made by cooper and more-dimension can be replaced by a cheaper and less-dimension of power electronics.This research will design an AC – AC converter with phase angle control method using TRIAC. The trigger circuit in this converter uses TCA 785 IC. Then, this trigger circuit is simulated using ISIS Proteus 7. This research uses 125 watt single-phase induction motor that mechanically coupled with 100 watt single-phase induction motor that functioned as load.The datas are taken by doing a test in induction motor that supplied by AC – AC converter and variac in no-load condition and load condition. The test shows that in no-load condition, induction motor that supplied by AC – AC converter can produce speed variation between 24,5 – 2991 rpm. In induction motor that supplied by variac can produce speed variation between 30,5 – 2992 rpm. In load condition, induction motor that supplied by AC – AC converter can produce speed variation between 2895 – 2973 rpm, where induction motor with variac as supply can produce speed variation between 2904 – 2972 rpm. Kata kunci : motor induksi satu fasa, IC TCA 785, konverter AC – AC, variac
ANALISIS PERBANDINGAN NILAI SAIDI(SYSTEM AVERAGE INTERRUPTION DURRATION INDEX) DAN SAIFI (SYSTEM AVERAGE INTERRUPTION FREQUENCY INDEX) PLN APJ PURWOKERTO TAHUN 2014, 2015 DAN 2016 DENGAN STANDAR SPLN 1985 Hidayat, Surya Nur; Karnoto, Karnoto; Warsito, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.243 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.8-12

Abstract

SPLN 1985 merupakan standar yang ditetapkan pada tahun 1985, sudah lebih dari 30 tahun SPLN 1985 dipakai sebagai standar. Seiring dengan perkembangan jaman, SPLN 1985 yang digunakan masih sama seperti yang tahun 1985 sehingga perlu dilakukan penelitian kembali apakah standar SPLN 1985 masih sesuai dengan kondisi sekarang. Perbedaan infrastruktur, peralatan listrik dan jumlah pelanggan pada tahun 1985 dengan tahun-tahun sekarang ini tentunya terdapat perbedaan, hal tersebut memberikan pengaruh yang berbeda  dengan nilai keandalan listrik seperti SAIDI dan SAIFI. Pada penelitian ini dilakukan pengkajian standar SPLN 1985 dengan data lapangan yang diperoleh dari PLN APJ Purwokerto tahun 2014, 2015 dan 2016 dengan membandingkan hasil perhitungan nilai SAIDI dan SAIFI data lapangan dengan standar SPLN 1985. Pada penelitian ini, dilakukan perhitungan nilai SAIDI dan SAIFI tahun 2014, 2015 dan 2016 kemudian dibandingkan dengan SPLN 1985. Dari perhitungan diketahui nilai SAIFI data lapangan tahun 2014 didapatkan hasil sebesar 11,47 kali/tahun, tahun 2015 sebesar 20,74 kali/tahun dan 2016 sebesar 20,36 kali/tahun sementara standar SAIFI SPLN sebesar 3,2 kali/tahun.. Nilai SAIDI data lapangan tahun 2014 sebesar 16,76 jam/tahun, tahun 2015 sebesar 30,28 jam/tahun dan tahun 2016 sebesar 35,16 jam/tahun sementara standar SPLN sebesar 21 jam/tahun.
IMPLEMENTASI RFID UNTUK IDENTIFIKASI BUKU PADA PERPUSTAKAAN Adhitama, Mohammad; Triwiyatno, Aris; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.296 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.1.24-31

Abstract

Abstrak   Kebutuhan akan penggunaan teknologi sistem informasi menjadi hal yang tak terelakkan lagi dewasa ini, tak terkecuali di dalam dunia perpustakaan. Penggunaan sistem informasi menjanjikan suatu proses yang lebih efisien daripada proses konvensional. Proses yang kompleks menuntut suatu instansi perpustakaan mencari cara agar proses yang terjadi dapat berjalan dengan lebih efisien, mulai dari proses pengadaan buku, inventarisasi, hingga sirkulasi buku. Teknologi identifikasi dapat meningkatkan kinerja layanan perpustakaan. Diantara teknologi tersebut terdapat teknologi barcode yang telah diterima dan diterapkan secara luas untuk mempercepat transaksi, pengelolaan koleksi dan data. Dalam perkembangan selanjutnya diperlukan teknologi baru dengan kinerja yang diharapkan lebih memuaskan, yaitu identifikasi dengan signal gelombang radio (RFID). Ada dua komponen penting dalam sistem RFID yaitu kartu (Tag) dan pembaca (Reader). Pada aplikasinya di perpustakaan, tiap-tiap buku yang akan diidentifikasi ditempeli tag yang bisa dibaca oleh reader. Proses pembacaan dilakukan tanpa kontak langsung. Dari hasil pengujian sistem RFID ini dapat membaca kode yang terhubung dengan database dan sekaligus dapat menampilkannya dalam sebuah tampilan software. Sehingga  sistem RFID ini cocok diterapkan dalam bidang perpustakaan sebagai alat pelacak buku.   Kata kunci : perpustakaan, RFID, reader, sisteminformasi, tag   Abstract Today, the need for the use of information systems technology becomes inevitable, including its application in the library. Information systems offer a more efficient process than conventional one. Complex process demands a public library to find a way to run more efficiently, and it starts from the procurement of books, inventory, and circulation of the book. Identification technology can improve the performance of library services. One of them is barcode technology that has been widely accepted and applied to accelerate the transaction, management and data collection. Further demand needs a new technology that give more satisfaction performance by using a radio wave signal in the form of Radio Frequency Identification (RFID). There are two important components in the RFID system, namely the card (Tag) and the reader (Reader). In the library application, each book will be identified and attached with tag that can be read by the reader. The process of reading is carried out without direct contact. Testingresults show that a RFID system can read the code that connects to the database and display data on a viewer software. It is concluded that the RFID system is suitable to be applied in the field as a part ofcirculating book in library as a tracking device.   Key words: information systems, libraries, RFID, reader, tag
PENGUKURAN HARMONISA PADA ALTIVAR 28HU18M2U DAN 31HD15N4 Hazmi B., M. Hasbi; Facta, Mochammad; Sukmadi, Tedjo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.457 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.826-832

Abstract

Abstrak Dalam dunia industri, penggunaan motor induksi 3 fasa sebagai alat untuk proses produksi tidak dapat dipisahkan. Namun dalam penggunaannya diperlukan sistem pengontrolan yang berfungsi untuk mengatur kecepatan putar motor. Variable Speed Drive(VSD) merupakan pengontrolan yang sering digunakan untuk pengaturan kecepatan motor. Penggunaan VSD dalam jumlah yang besar dalam suatu sistem daya listrik dapat menyebabkan kerugian yang ditimbulkan dari harmonisa yang dihasilkan. Pada  tugas akhir ini akan menganalisa harmonisa yang dihasilkan Altivar 28HU18M2U dan 31HD15N4 yang merupakan peralatan VSD yang dikembangkan oleh perusahaan Schneider. Pengukuran harmonisa dilakukan dengan menggunakan HIOKI sebagai alat ukur Power Quality Analyzer(PQA). Beban altivar menggunakan motor induksi 3 fasa yang terkopel dengan generator DC. Pengambilan data harmonisa dilakukan dengan variasi generator DC tanpa beban dan berbeban. Beban yang digunakan adalah lampu pijar 200W untuk Altivar 28HU18M2U dan 400W untuk Altivar 31HD15N4. Dari hasil pengukuran didapatkan  nilai harmonisa tegangan dan arus yang meningkat berbanding lurus dengan beban yang dikontrol altivar. Namun pada harmonisa arus, nilai harmonisa yang terukur melebihi ambang batas presentase harmonisa yang diperbolehkan menurut IEEE 519-1992 yaitu lebih kecil dari 5%.  Kata kunci : motor induksi tiga fasa, Harmoisa, Variabel Speed Drive  Abstrac In industrial, the use of 3 phase induction machine can not be separated as a machinary tools. It requires a control system that regulates speed of motor. VSD (Variable Speed Drive) frequently used to drive motor. The use of VSD in large number of electrical power system leads in harmonics increment. On this final assigment, it was be  analyzed the harmonics generated by the altivar where a VSD equipment developed by schneider company. Harmonics measurement was performed by using HIOKI as a power quality analyzer tools. Altivar load was 3 phase induction motor coupled with a DC generator. The harmonics data was retried by varying the DC generator at no load and load. The loads condition were 200 W  for Altivar 28HU18M2U and  400 W for Altivar 31HD15N4 in 50 Hz. The result showed values of voltage and current harmonics that directly increased proportional in to the altivar load controlled. In current harmonics, The values measured exceeds 50% from the treshold percentage of harmonics that are allowed according to IEEE 519-1992.                Keywords: 3-phase inductive motor, Harmonic, Variable Speed Drive. 
PERANCANGAN INVERTER BERBASIS MIKROKONTROLER DSPIC30F4011 DENGAN FEEDBACK TEGANGAN MENGGUNANKAN METODE KONTROL PROPORTIONAL INTEGRAL Sudantoko, Eri; Setiawan, Iwan; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1438.647 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.978-988

Abstract

Sumber energi tenaga matahari merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang mudah untuk didapatkan. Sel Surya energi matahari dapat dikonversi menjadi energi listrik tegangan arus searah, sehingga dapat digunakan sebagai sumber energi peralatan listrik. Namun demikian, saat ini sebagian besar peralatan listrik menggunakan sumber tegangan arus bolak balik, sehingga diperlukan sebuah konverter dengan masukan tegangan arus searah untuk diubah menjadi keluaran tegangan arus bolak balik. Peralatan tersebut biasa disebut inverter. Beban inverter yang berupa peralatan listrik pada umumnya memiliki karakteristik jenis beban bermacam-macam. Jenis – jenis beban ini dapat mengakibatkan inverter dapat mengalami tegangan jatuh sehingga peralatan listrik kurang bekerja sesuai unjuk kerjanya. Dalam Tugas Akhir ini, inverter satu fasa tipe jembatan penuh dengan umpan balik tegangan dirancang  menggunakan metode kontrol proportional integral yang diproses menggunakan mikrokontroler dsPIC30F4011. Gelombang tegangan keluaran inverter disensor oleh sensor tegangan. Sinyal analog umpan balik dikoversikan ke bentuk digital oleh suatu konverter analog ke digital sebagai input mikrokontroller. Mikrokontroller yang memuat algoritma kontrol proporsional integral menghasilkan sinyal kontrol yang membuat tegangan keluaran inverter dapat mengikuti nilai yang ditentukan.
PENGASUTAN BALIK PUTARAN MOTOR INDUKSI 3 FASA BERBASIS SMS CONTROLLER MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN BASCOM Denis, Denis; Sukmadi, Tedjo; Christiyono, Yuli
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.912 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.4.900-907

Abstract

Abstrak Berbicara mengenai pengontrolan jarak jauh, maka pengontrolan dengan menggunakan internet merupakan teknologi yang sangat menguntungkan karena pengontrolan ini tidak tergantung jarak dan waktu. Tetapi hanya tergantung ada atau tidaknya jaringan internet ditempat yang dikontrol. Tetapi pengontrolan melalui internet ini memiliki beberapa kelemahan antara lain : (1) Pengontrolan harus selalu membawa computer yang juga harus selalu online atau terhubung ke internet, (2) Untuk bagian yang dikontrol juga harus menyediakan PC yang harus stanby dan online. Pilihan lain untuk melakukan pengontrolan jarak jauh adalah dengan menggunakan fasilitas telepon. Pengontrolan ini memiliki kelebihan karena sistem pengontrolan ini tidak membutuhkan sebuah PC. Tetapi pengontrolan jarak jauh menggunakan telepon. Karena apabila pihak pengontrol berada di luar kota, maka pulsa telepon untuk melakukan pengontrolan cukup mahal. Berangkat dari masalah- masalah tersebut maka penulis berusaha merancang dan merealisasikan Sistem pengontrolan jarak jauh dengan menggunakan SMS (Short Message Service). Jadi pengontrolan dengan sms ini cukup menguntungkan. Pengontrolan dengan sistem ini hanya membutuhkan Handphone dan jaringan GSM pada daerah yang dikontrol oleh pengontrol. Kata kunci : Pengendalian, SMS, Motor Induksi 3 Fasa  Abstrack Speaking of the remote control, then control by using internet technology is very beneficial because it is independent of the control of distance and time. But it just depends whether or not the place is controlled internet network. Control over the internet but it has some disadvantages such as: (1) The control should always carry a computer that also must be online or connected to the Internet, (2) For the section controlled should also provide PC to standby and online. Another option for controlling remotely is to use telephone facilities. This control have advantages for the control system does not require a PC. But the remote control using the telephone. Because if the controller is out of town, then pulse for controlling the phone is quite expensive. Departed from these problems, the authors attempted to design and realize the control system remotely using SMS (Short Message Service). So with sms control is quite beneficial. Control with this system only requires Mobile and GSM networks in an area controlled by the controller. Keyword : Controlled, SMS, 3 Phase Induction Motor

Page 2 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue