cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
PRAKIRAAN BEBAN PUNCAK RAYON KOTA CIREBON TAHUN 2015 – 2019 MENGGUNAKAN METODE SIMPLE-E Wijaya, Rifqi; Winardi, Bambang; Karnoto, Karnoto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.256 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.4.491-497

Abstract

Ketersediaan energi listrik merupakan faktor yang sangat penting dalam rangka melakukan pembangunan suatu daerah karena dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan kondisi existing kelistrikan Kota Cirebon tahun 2015 pembebanan transformator Gardu Induk Cangkring 1×30 MVA dan Gardu Induk Sunyaragi 3×60 MVA sudah mendekati 70% sehingga perlu di evaluasi 4-5 tahun kedepan. Dalam rangka melakukan analisis ketersediaan transformator Gardu Induk Cangkring dan Sunyaragi dari tahun 2015–2019, maka perlu diproyeksikan terlebih dahulu kebutuhan beban puncak di Kota Cirebon dari tahun 2015 sampai tahun 2019 menggunakan software Simple-E dengan mengembangkan model Ordinary Least (OLS) dan DKL 3.2. Dari hasil proyeksi menggunakan software Simple-E, total beban puncak dari tahun 2015-2019 berturut-turut adalah 100,7 MVA; 108,5 MVA; 116,8 MVA; 125,5 MVA; dan 135 MVA. Dengan melakukan pembebanan maksimal 80% pada transformator Gardu Induk Cangkring dan Sunyaragi, ketersediaan transformator tahun 2015-2017 masih mencukupi, sedangkan tahun 2018 dan tahun 2019 mengalami kekurangan masing – masing sebesar 6 MVA dan 15 MVA. Berdasarkan hasil tersebut, maka disarankan untuk melakukan penambahan transformator 1×60 MVA di Gardu Induk Cangkring.
PERANCANGAN TROUBLE TICKET SYSTEM PADA UPT PUSKOM UNIVERSITAS DIPONEGORO Taftazan, Reza; Sudjadi, Sudjadi; Rochim, Adian Fatchur
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.119 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.1.215-218

Abstract

Abstrak Trouble Ticket System atau dikenal juga sebagai Issue Tracking System adalah suatu paket perangkat lunak computer yang mengatur dan menjaga daftar dari laporan – laporan permasalahan yang terjadi dalam suatu organisasi. Sistem Trouble Ticket biasanya digunakan pada Costumer Support atau Call Center atau Helpdesk dari suatu organisasi. Universitas Diponegoro sebagai salah satu Universitas Negeri yang perangkat teknologi informasinya telah tumbuh besar sudah seharusnya memiliki Sistem Trouble Ticket agar pemberutahuan terhadap terjadinya suatu masalah pada Sistem Informasi dapat dilaporkan dan diselesaikan dengan cepat serta terdokumentasikan. Sistem Trouble Ticket ini juga dapat dijadikan tolak ukur untuk pengambilan keputusan perlu tidaknya perbaikan atau bahkan penggantian sistem pada layanan Universitas Diponegoro. Sistem Trouble Ticket yang dirancang pada Tugas Akhir ini dibuat sebagai aplikasi web sehingga diperlukan web browser dan sambungan internet untuk mengaksesnya. Sistem ini dibuat menggunakan PHP dan Javascript untuk menjalankan fungsi – fungsinya serta HTML sebagai antarmuka tampilannya. Sistem Trouble Ticket ini juga menggunakan Gammu sebagai SMS Gateway, Protocol IMAP untuk pengambilan email, PHPMailer untuk mengirim email, dan MySQL untuk mengelola basisdata. Hasil pengujian  Sistem Trouble Ticket yang dirancang pada Tugas Akhir menunjukkan bahwa fungsi – fungsi pada sistem bekerja dengan baik. Permasalahan hanya akan terjadi jika pengguna tidak memasang atau mematikan Javascript pada web browser yang digunakannya. Kata kunci: sistem trouble ticket, tolak ukur, SMS Gateway, IMAP, PHPMailer.  Abstract Trouble Ticket System, also known as Issue Tracking System is a computer software package that manage and maintain a documents of issues that happen in an organization. Trouble Ticket System usually used in Costumer Support or Call Center or Helpdesk of an organization. Diponegoro University as one of Indonesian Nationals University that the informatics technology structure has grown big, to have Trouble Ticket System is a must. That is so the notification of some sort of problems that happen on the informatics system can be reported and solved faster and documented. This Trouble Ticket System also can be used as a benchmark to decided if the system service in Diponegoro University must be repaired or must be upgraded. Trouble Ticket System designed in this Final made as a web application that requires a web browser and an internet connection to access. This system is built using PHP and Javascript to run its functions, and HTML for the interface. This Trouble Ticket System also uses Gammu as SMS Gateway, IMAP protocol for email retrieval, PHPMailer to send emails, and MySQL to manage the database. The test result of this Trouble Ticket System designed on Final Project indicates that the functions work properly. The problem will only occur if the user does not install or turn off Javascript on the web browser. Keywords: engine torque control, fuzzy logic, spark ignition engine
ANALISIS PENGARUH DISTRIBUTED GENERATION (DG) TERHADAP INDEKS KEANDALAN PADA PENYULANG MRA05 BANJARNEGARA Bekti, Rizky Catur; Hermawan, Hermawan; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (989.741 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.116-122

Abstract

Tingkat keandalan pada sistem distribusi dapat dilihat dari frekuensi terjadinya pemutusan beban, lama gangguan yang terjadi, dan waktu untuk pemulihan gangguan. Berdasarkan data dari PT PLN (Persero) Rayon Banjarnegara Penyulang MRA05 memiliki 4 buah DG dan selama tahun 2016 mengalami pemadaman sebanyak 15 kali/tahun, dengan total lama padam 38,68 jam/tahun, hal ini tentunya cukup mengganggu kontinuitas penyaluran energi listrik pada Penyulang MRA05. Berdasarkan permasalahan tersebut pada penelitian ini akan dibahas besarnya indeks keandalan (SAIFI,  SAIDI, CAIDI, ENS, AENS) pada penyulang MRA05 saat kondisi DG tidak terpasang dan terpasang. Perhitungan besarnya indeks keandalan dilakukan dengan menggunakan metode Reliability Index Assesment (RIA) ,selanjutnya hasil perhitungan akan dibandingkan dengan hasil simulasi menggunakan  software ETAP 12.6.0  0  Indeks keandalan yang didapat berdasarkan perhitungan menggunakan metode RIA saat kondisi DG tidak terpasang, nilai SAIFI sebesar 2,96228 gangguan/tahun, nilai SAIDI sebesar 9,1185 jam/tahun, nilai CAIDI sebesar 3,078 jam/gangguan, nilai ENS sebesar 42,1842 MWh/tahun, nilai AENS sebesar 0,00358  MWh/pelanggan. Indeks keandalan saat kondisi DG terpasang, nilai SAIFI sebesar 2,96228 gangguan/tahun, nilai SAIDI sebesar 7,567 jam/tahun, nilai CAIDI sebesar 2,5546 jam/gangguan, nilai ENS sebesar 35,11578 MWh/tahun, nilai AENS sebesar 0,0029 MWh/pelanggan.
PERKIRAAN KEBUTUHAN ENERGI LISRIK SISTEM DISTRIBUSI TAHUN 2012 – 2017 DI PT.PLN (PERSERO) RAYON BATANG MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN (JST) Cahyanova, Herda Dwi; Handoko, Susatyo; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.32 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.1.138-144

Abstract

Abstrak   UPJ Batang merupakan Unit Pelayanan dan Jaringan wilayah Pekalongan dari PT PLN Persero yang melayani segala kebutuhan penyaluran energi listrik kepada masyarakat. Energi listrik sebagai salah satu infrastruktur yang menyangkut hajat hidup orang banyak maka memperoleh kebutuhan energi listrik harus dapat menjamin tersedianya dalam jumlah yang cukup, harga yang wajar dan mutu yang baik. Semakin meningkatnya ekonomi pada suatu daerah maka konsumsi energi listrik juga akan semakin meningkat. Kondisi ini tentunya harus diantisipasi sedini mungkin oleh PT PLN Persero agar penyaluran energi listrik dapat tersalurkan dalam jumlah yang cukup. Didalam tugas akhir ini penulis melakukan perbandingan model dalam hal proyeksi kebutuhan dan penyaluran energi listrik di UPJ Batang pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2017 dengan menggunakan model Jaringan Saraf Tiruan. Dengan tujuan membandingkan penggambaran kondisi energi daerah saat ini, memproyeksikan kebutuhan energi atas dasar tuntutan perkembangan zaman dan kebutuhan energi listrik di masa yang akan datang dan memberikan saran-saran yang berkaitan dengan penyaluran energi di UPJ Batang. Hasil peramalan di UPJ Batang tiap tahunnya terjadi peningkatan beban karena bertambahnya jumlah penduduk. Pada tugas akhir ini dilakukan analisa rugi-rugi energi dan susut tegangan pada jaringan UPJ Batang yang disimulasikan dengan menggunakan ETAP 7.0.0, sehingga hasil analisa tersebut dapat digunakan untuk pengembangan beban listrik untuk tahun-tahun yang akan mendatang.   Kata kunci : UPJ Batang, peramalan kebutuhan, energi listrik, Jaringan Saraf Tiruan, ETAP 7.0.0, Rugi-Rugi Energi, Susut Tegangan.     Abstract   UPJ Batang is a Network and Service Unit of the area from PT PLN Persero Tegal that serve all the needs  the distribution of electrical energy to the public. Electrical energy as one of infrastructure which  involving the lives of many people obtain electrical energy requirements should ensure the availability of adequate amounts, reasonable price and good quality. Economy growth in the region making the consumption of electrical energy will also increase. This condition must be anticipated as early as possible by PT PLN Persero order to distribute electrical energy can be channeled in sufficient quantities. In this final project the authors do a comparison model in terms of projected needs and distribution of electrical energy in UPJ Batang in 2012 until 2017 by using Artificial Neural Network Model. With the aim of comparing the depiction of the condition of the current regional energy, projecting energy needs on the basis of the demands of the times and the electric energy needs in the future and provide advice relating to the distribution of energy in the UPJ Batang. UPJ Batang forecasting results in  increase in expenses each year due to the increase of population. In this final project analyzed the energy losses and voltage drop on the network UPJ Batang simulated using ETAP 7.0.0, so that the analysis can be used for the development of the electrical load for next years to come.   Keyword : UPJ Batang, eletrical energy needs forecast, Neural Networks, ETAP 7.0.0, energy losses, voltage drop.
PEMBUATAN ALAT PEREDUKSI GAS CO PADA ASAP ROKOK BERBASIS CUK-FLYBACK TEGANGAN TINGGI Pandu, Anggit Suko; Facta, Mochammad; Syakur, Abdul
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.951 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.918-925

Abstract

Karbon Monoksida adalah gas yang sangat berbahaya, karena mudah sekali terserap oleh tubuh dan mengikat hemoglobin (butir merah darah) sehingga kadar oksigen akan berkurang dan menyebabkan kematian. Gas CO  merupakan salah satu gas yang terkandung dalam asap rokok. Ketika asap rokok terhisap gas CO akan masuk ke dalam tubuh dalam jumlah banyak dengan waktu yang singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi kadar gas CO dengan memanfaatkan kejutan listrik. Metode ini didasari atas sifat tegangan tinggi, yakni menimbulkan ionisasi dan plasma yang dapat menghasilkan senyawa radikal bebas yang reaktif. Dalam tugas akhir ini diharapkan dapat membuat suatu alat pembangkit tegangan tinggi yang murah dan mudah dalam pengoperasian. Tegangan tinggi impuls dibangkitkan menggunakan topologi cuk dan flyback converter yang kemudian diterapkan pada elektroda silinder-sikat terpilin untuk terjadinya korona. Hasil pengujian menunjukkan alat yang dibuat dapat menghasilkan tegangan tinggi impuls 4 sampai 21,0kV. Konsumsi energi mencapai 10,81watt pada tegangan 45volt. Variasi tegangan input flyback onverter yaitu 2,4 volt, 3,6 volt, 5,0 volt, 5,8 volt, 6,6 volt, 7,6 volt, 8,9 volt, 10,0 volt, 11,4 volt dengan masing masing duty cylce 5,8 %, 9,6%, 12,6%, 15,5%, 18,42%, 22,1%, 26,2%, 32,0%, 33,0% dan menghasilkan tegangan keluaran 4,0kV, 6,4kV, 8,4kV, 10,6kV dan 12,2kV, 14,2kV, 16,2kV, 18,2kV, 21,0kV. 
REDESAIN SISTEM ELEKTRIKAL STADION CITARUM (BAGIAN SISTEM PENERANGAN) Sihombing, Andreas Hasian; Karnoto, Karnoto; Hermawan, Hermawan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1012.849 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.1099-1105

Abstract

Sesuai fungsi Stadion Citarum sebagai sarana olahraga, ketersediaan penerangan berguna untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada atlet dalam melakukan kegiatan olahraga, serta bagi para penonton dan penyiar untuk menyaksikan dan merekam pertandingan. Namun sejak tahun 2007, Stadion Citarum tidak dapat menyelenggarakan pertandingan sepak bola akibat adanya keterbatasan dalam nilai iluminasi pada penerangan lapangan. Oleh karena itu, penulis akan merancang sistem penerangan buatan pada lapangan Stadion Citarum, serta membandingkan antara penempatan titik lampu dengan desain 4 titik dan desain melingkar menggunakan software Dialux 4.13 yang mengacu pada SNI 03-3647-1994 untuk nilai iluminasi dan tingkat silau. Hasil dari simulasi dengan menggunakan lampu Philips ArenaVision MVF404 didapatkan bahwa jumlah iluminasi rata-rata pada desain 4 titik (244 lux) lebih kecil dibanding desain melingkar (272 lux), pada kelas 2 jumlah iluminasi rata-rata pada desain 4 titik (406 lux) lebih kecil dibanding desain melingkar (461 lux), pada kelas 3 jumlah iluminasi rata-rata pada desain 4 titik (1333 lux) lebih besar dibanding desain melingkar (1229 lux). Secara keseluruhan nilai iluminasi pada desain 4 titik dan desain melingkar telah sesuai dengan standar SNI 03-3647-1994, yaitu kelas 1 sebesar 200 lux, kelas 2 sebesar 300 lux dan kelas 3 sebesar 1000 lux.
ANALISIS PENGARUH PEMASANGAN PEMBANGKIT TERDISTRIBUSI TERHADAP TEGANGAN DIP PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV DENGAN MENGGUNAKAN PEMODELAN ATP/EMTP Siswanto, Siswanto; Warsito, Agung; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.144 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.4.996-1003

Abstract

Abstrak Sistem tenaga listrik memiliki tingkat keandalan yang tinggi apabila sistem tersebut mampu menyediakan pasokan energi listrik yang dibutuhkan oleh konsumen secara kontinyu dan memiliki kualitas daya yang baik dari segi regulasi tegangan maupun regulasi frekuensinya[18]. Pada kenyataannya, banyak permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh suatu sistem tenaga listrik dalam penyediaan energi listrik secara kontinyu. Salah satu gangguan yang sering terjadi pada sistem tenaga listrik adalah gangguan kedip tegangan (voltage sags). Gangguan ini merupakan gangguan transien pada sistem tenaga listrik, yaitu penurunan besar tegangan  rms sesaat (selama beberapa detik) pada jaringan. Dengan kondisi seperti itu, penyedia kebutuhan listrik, dalam hal ini PLN terus meningkatkan pelayanannya yang salah satunya adalah dengan menjaga kondisi tegangan pada jaringan distribusi 20 kV agar tetap stabil untuk menjaga kualitas daya listrik yang sampai ke konsumen. Melakukan pensimulasian tegangan dip dan bagaimana pengaruhnya bila jaringan tersebut dipasang Pembangkit Terdistribusi adalah salah satu cara untuk mengetahui bagaimana kondisi tegangan yang ada pada jaringan distribusi.Hasil simulasi tegangan dip dengan menggunakan pemrograman ATP/EMTP, menunjukkan tegangan dip yang terjadi pada jaringan hanya pada fasa-fasa yang mengalami gangguan. Besar tegangan dip di sepanjang saluran cenderung sama, meskipun ada sedikit perbedaan. Dengan memasang Pembangkit Terdistribusi sebesar 5 MW akan terjadi perubahan tegangan dip sebesar 2.32% Kata kunci: Tegangan dip, kualitas daya, EMTP, pembangkit terdistribusi  Abstract Electric power system has a high quality of reliability if the system is able to provide electrical energy supply needed by consumers continuously and has a power quality in terms of both voltage regulation and frequency regulation . In fact , many of the problems faced by an electric power system in a continuous supply of electrical energy . One of the most common disorders of the power system is blinking disorder voltage (voltage sags ) . This disorder is a transient disturbance in power system , which is a decrease of the instantaneous rms voltage ( for few seconds ) on the network . Based on this situation , a provider of electricity demand , in this case the PLN continues to improve its services , one of which is to maintain the voltage on the condition of 20 kV distribution network in order to remain stable to maintain the quality of electric power to the consumers . Doing simulating voltage dip and how to influence when the network installed Distributed Generation is one way to find out how the voltage conditions that exist in the distribution network. The result of voltage dip simulation using ATP / EMTP program, shows the voltage dip that occurs on the network only at phases disorder. Large voltage dip along the lines tend to be the same , although there are slight differences. By applying distributed generation 5 MW will change 2.36% voltage dip . Keyword ; Voltage Dips, power quality, EMTP, distributed generation
PERBANDINGAN PARAMATER DIELEKTRIK MINYAK BEKAS TRANSFORMATOR SEBELUM DAN SESUDAH PURIFIKASI DENGAN METODE BOILING, REGENERASI DA FILTERING Reifeldi, Haikal Alfaro; Winardi, Bambang; Syakur, Abdul
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.822 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.2.175-183

Abstract

Parameter penting dari dielektrik cair yaitu tegangan tembus, kandungan air, tan δ, resistivitas dan warna. Pada PT. PLN, banyak transformator distribusi 20 kV yang tidak digunakan kembali karena mengalami kerusakan yang disebabkan kualitas minyak isolasi transformator yang buruk dan mengakibatkan kegagalan isolasi. Untuk itu penulis melakukan perbaikan parameter dielektrik terhadap tiga sampel minyak bekas transformator dengan cara mendidihkan, regenerasi dan penyaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tan δ dari sampel 1 menurun dari 0,0256 menjadi 0,00393, sampel 2 menurun dari 0,0205 menjadi 0,00823, sampel 3 menurun dari 0,061 menjadi 0,04115. Resistivitas sampel 1 mengalami peningkatan yaitu dari 17,2 GΩm menjadi 152,6 GΩm, sampel 2 dari 19,8 GΩm menjadi 52 GΩm, sampel 3 dari 4 GΩm menjadi 13,1 GΩm. Nilai tegangan tembus dari sampel 1 meningkat dari 18,4 kV menjadi 28,1 kV, sampel 2 meningkat dari 17,8 kV menjadi 25,8 kV, sampel 3 meningkat dari 15,1 kV menjadi 22,2 kV. Nilai kandungan air sampel 1 menurun dari 38,29 ppm menjadi 32,295 ppm, sampel 2 menurun dari 66,5 ppm menjadi 44,11 ppm, sampel 3 menurun dari 190,85 ppm menjadi 117,32 ppm. Sampel yang layak digunakan kembali sebagai minyak isolasi trafo berdasarkan IEC 60422 adalah sampel 1 dan sampel 2.
PERANCANGAN KONVERTER DC-DC TOPOLOGI BUCK BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA8535 UNTUK APLIKASI HEATER EKSTRAKSI BIJI KAPUK Vernandez, Aggie Brenda; Facta, Mochammad; Sukmadi, Tejo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.266 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.253-260

Abstract

Abstrak Ekstraksi minyak biji kapuk secara umum masih diproduksi secara konvensional dengan pemanasan menggunakan bahan bakar fosil, maka dari itu diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk membuat proses ekstraksi menjadi modern. Salah satu metode adalah menggunakan pemanas listrik. Pemanas listrik diharapkan dapat mempertahankan suhu ekstraksi, sehingga perlu adanya sitem umpan balik. Solusi yang ditawarkan salah satunya adalah dengan membuat konverter DC-DC buck dengan mikrokontroller. Mikrokontroller ATmega8535 bertindak sebagai pusat pengendali tegangan dan daya keluaran dc chopper agar dapat mempertahankan suhu ekstraksi. Kombinasi dari pengaturan duty cycle MOSFET (Metal Oxide Semiconductor Field Effect Transistor) sebagai pensaklaran elektronika daya, mikrokontroller, dan kontroller PID (Proportional Integral Derivative) di dalam DIC (Digital Indicating Controller) dipilih sebagai kontroller utama dalam sistem yang diajukan. Mikrokontroller mendapat sinyal umpan balik dari sensor termokopel tipe K melalui DIC. Berdasarkan hasil eksperimen, proses pemanasan sukses mempertahankan suhu di 650C dengan variasi duty 70%, 75%, 80% , dan air sebagai beban pengganti. Eksperiment kedua sukses mempertahankan suhu ekstraksi pada suhu 600C dengan campuran 3,6 liter n-heksane dan 144gr biji kapuk. Kata kunci: buck , MOSFET, mikrokontroller, Digital Indicating Controller, termokopel.  Abstract Cotton seed oil extraction in general conventionally produced by heating using fossil fuel., therefore it required further development to make the extraction process become modern. One of the methods is the use of electric heater. Electric heater is expected to maintain the temperature of the extraction, so it needs a feedback system. One of the solutions offered was to create a buck DC-DC converter with microcontroller. ATmega8535 microcontroller acted as the control center for output voltage and power in order to maintain the temperature of extraction. The combination of duty cycle adjustment of MOSFET (Metal Oxide Semiconductor Field Effect Transistor) as power electronic switching, microcontroller, and PID (Proportional Integral Derivative) controller inside DIC (Digital Indicating Controller) was chosen as major controller in the proposed system. Microcontroller got feedback signal from type K thermocouple sensor through DIC. Based on the experimental result, the heating process was successfully maintain the temperature at 650C with 70%, 75%, 80% duty variety, and water as dummy load. The second experiment was successfully maintain the temperature of extraction at 600C with 3.6 liters of n-heksane mixed with 144gr cotton seeds. Keywords : buck, MOSFET, microcontroller Digital Indicating Controller, thermocouple
EVALUASI SETTING RELAY PROTEKSI GENERATOR PADA PLAN PT. PETROCHINA INTERNATIONAL JABUNG LTD. BETARA COMPLEX DEVELOPMENT PROJECT MENGGUNAKAN SIMULASI ETAP 12.6.0 Saputro, Teguh Dwi; Hermawan, Hermawan; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.203 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.1100-1109

Abstract

Dalam plan PT. Petrochina International Jabung Ltd. terdapat 3 Gas Turbine Generator indentik sebagai pembangkit listrik sistem. Tiga Motor Sales Gas Compressor sebesar 4,7 KW akan ditambahkan ke dalamnya untuk memperbanyak produksi. Karena penambahan beban, nama plan tersebut berubah menjadi BCD 4 Project. Dikarenakan penambahan beban, setting relay proteksi generator perlu dievaluasi dengan menghitung ulang setting relay plan tersebut sesuai standar. Hasil perhitungan dan perancangan akan disimulasikan oleh ETAP 12.6.0. Berdasarkan hasil evaluasi, relay frekuensi masih layak digunakan. Namun ada beberapa setting yang tidak sesuai, yaitu pada setting relay diferensial. Slope 1 dan 2 pada relay diferensial menjadi 11,03 dan 44,12A. Arus dan waktu pada relay arus lebih dengan voltage control menjadi 2,15A dan 0,38detik. Arus dan delay relay arus lebih instantaneous menjadi 18,75A dan 0,15detik. Arus dan waktu relay arus lebih definite menjadi 0,3A dan 0,65detik. Arus urutan negatif pada relay urutan negatif menjadi 0,248A. Diameter 1 dan 2 serta delay pada relay hilang eksitasi menjadi 22 dan 40Ω serta 0,5detik. Setting trip dan waktu pada relay eksitasi lebih menjadi 2,1V/Hz dan 6detik. Daya balik dan delay relay daya balik menjadi 1,02 MW dan 5detik. Tegangan pickup serta delay relay tegangan menjadi 97,75 dan 132,83V serta 10detik.

Page 25 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue