cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
ANALISIS HCS (HIERARCHICAL CELL STRUCTURES) PADA SISTEM GSM TRIPLE BAND Fiska Jelita Puspitasari; Sukiswo Sukiswo; Imam Santoso
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.309 KB) | DOI: 10.14710/transient.v1i4.258-265

Abstract

Abstrak Permintaan layanan sistem komunikasi bergerak selular GSM yang terus menerus meningkat telah menimbulkan permasalahan terhadap kapasitas karena keterbatasan alokasi spektrum frekuensi yang tersedia untuk GSM 900. Maka operator GSM mulai memproses lisensi untuk penerapan sistem GSM 1800 dan 3G (Generasi Ketiga). Pada umumnya operator memanfaatkan sel makro untuk mengatasi masalah daerah cakupan dan memanfaatkan sel mikro untuk mengatasi masalah kapasitas. Akibat penggunaan sel mikro adalah terjadi peningkatan jumlah handover. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan metode agar operator dapat memanfaatkan sel mikro dan sel makro secara efektif yaitu dengan Hierarchical Cell Structures (HCS). Metode ini dipergunakan untuk menempatkan MS pada sel yang telah diberi lapisan prioritas supaya alokasi cakupan MS efektif sesuai dengan kebutuhan. Pada penelitian ini, analisis dilakukan pada sistem GSM triple band yaitu GSM 900, DCS 1800, dan 3G (WCDMA). Pengukuran dilakukan dengan cara drive test dengan MS dalam kondisi idle mode dan dedicated mode, serta untuk jenis sel adalah sel makro, mikro, dan indoor. Penelitian dilakukan untuk menganalisis kondisi sel yang sudah diatur menggunakan HCS dengan memasang parameter-parameter yang dapat mempengaruhi MS untuk tetap berada pada sel tertentu, apakah sudah sesuai yang diharapkan atau belum. Dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa apabila MS dicakup oleh sel yang sesuai dengan struktur metode HCS, berarti sistem berjalan efektif. Apabila MS dicakup oleh sel yang berada diluar aturan metode HCS, maka sistem tidak efektif. Kata kunci : GSM, 3G, Hierarchical Cell Structures (HCS) Abstract Demand services GSM cellular mobile communication system that continuously increases have led to capacity problems due to limited available frequency spectrum allocation for GSM 900. GSM operator then start processing licenses for the application of the GSM 1800 and 3G (Third Generation). In general, operators utilizing a macro cell to solve problems and take advantage of the coverage area of ​​the cell microenvironment to overcome capacity issues. Due to the use of micro cells is an increase in the number of handover. To overcome these problems required the operator to utilize the method of micro cells and macro cells effectively is by Hierarchical Cell Structures (HCS). This method is used to put MS on the layer of cells that have been given priority so that effective allocation MS coverage as needed. In this study, analysis was performed on a triple band GSM system is GSM 900, DCS 1800, and 3G (WCDMA). Measurements done by test drive with MS in idle mode and dedicated mode, as well as for the type of cell is the cell macro, micro, and indoor. The study was conducted to analyze the state of the cell is set up using HCS by setting parameters that can affect MS to remain in a particular cell, whether it is as expected or not. From the research that has been done, it can be concluded that if the MS covered by the cell in accordance with the structure of the HCS method, the system is operating effectively. If MS is covered by cells that are outside the rules HCS method, then the system is not effective. Keyword : GSM, 3G, Hierarchical Cell Structures (HCS)
SIMULASI FILTER AKTIF DENGAN AUTO TUNING PI CONTROLLER MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC CONTROLLER UNTUK MENGATASI HARMONISA PADA PT. KALTIM PRIMA COAL Budiono, Rizky Pranata; Hermawan, Hermawan; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.879 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.677-684

Abstract

Abstrak Kualitas daya menjadi tema penelitian yang utama pada sistem distibusi daya karena peningkatan harmonisa yang cukup signifikan karena meningkatnya penggunaan peralatan elektronika daya. PT. Kaltim Prima Coal (KPC) adalah salah satu perusahaan penghasil batu bara terbesar di Indonesia yang banyak menggunakan motor yang dikendalikan oleh Variable Speed Drive (VSD). VSD pada dunia kelistrikan dikenal sebagai salah satu sumber terbesar harmonisa. Akibatnya jaringan listrik pada PT Kaltim Prima Coal memiliki harmonisa yang cukup besar. Tugas akhir ini melakukan pembuatan filter aktif dengan menggunakan metode kontrol gabungan yaitu PI controller yang ditala menggunakan fuzzy (auto tuning PI). Dengan begitu, PI controller akan lebih fleksibel dan mampu mengatasi harmonisa untuk kondisi beban yang berubah-ubah. Selain itu, digunakan Hysterisis Current Control (HCC) untuk menghasilkan sinyal kontrol inverter. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pemasangan filter aktif paralel dengan auto tuning PI kontroller menggunakan FLC dapat memberikan kerja yang lebih baik dalam menurunkan THD dan IHD sistem. Hasil simulasi THD arus tanpa filter adalah sebesar 71,01% dan IHD arus diatas batas IEEE Std 519-1992 sedangkan THD dan IHD tegangan sudah dibawah standar IEEE. Setelah pemasangan filter aktif yang diusulkan, THD arus turun menjadi 4,81% dan IHD arus maupun tegangan disetiap orde sudah turun dibawah standar IEEE. Selain itu juga terjadi perbaikan nilai faktor daya sistem dari  0,81 menjadi 0,99. Kata kunci: Harmonisa, Filter Daya Aktif Paralel, Auto tuning PI kontroller, FLC.  Abstrak Power quality becomes a main research topic in the distribution power system due to the increasing of harmonics are quite significant. PT. Kaltim Prima Coal (KPC) is one of the largest coal producer in Indonesia which use many motor controlled by a Variable Speed Drive (VSD). VSD is known as one of the largest sources of harmonics. As a result, the electricity network in PT Kaltim Prima Coal has a fairly large harmonics. This research is designing an active filter by using a combination of control methods (PI controller tuned using fuzzy (auto tuning PI)). So, PI controller will be more flexible and able to mitigate harmonics for load change. In addition, the use hysteresis Current Control (HCC) to generate a control signal to inverter. The simulation results showed that the proposed active filter can provide better result in mitigate THD and IHD system. THDi without active filter is 71,01% and IHDi is above limit standard of IEEE while THDv and IHDv is below the IEEE standard. After the installation of the proposed active filter, current THD fell to 4,81% and the value of IHDi and IHDv for each order has diminish below the IEEE standard. There was also an improvement value of a system power factor from 0,81 to 0,99. Keyword: Harmonic, Shunt active filter, Auto tuning PI kontroller, FLC.
PERANCANGAN INVERTER FREKUENSI TINGGI SEBAGAI SUPLAI PEMANAS INDUKSI PADA OVEN LISTRIK HEMAT ENERGI Kurniawan, Fajar; Syakur, Abdul; Warsito, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.729 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.861-867

Abstract

Pada era ini kita membutuhkan peralatan elektronik yang hemat dan efisien, contohnya oven. Teknologi oven yang berkembang saat ini adalah menggunakan elemen pemanas jenis coil heater Namun heater jenis ini masih menggunakan daya yang tinggi. Berdasarkan permasalahan tersebut penulis bertujuan untuk mencari solusi pemanasan yang efektif, yaitu menggunakan metode pemanasan induksi sebagai penghasil panas oven. Proses pemanasan secara induksi akan bekerja secara optimal pada frekuensi tinggi sehingga dibutuhkan catu daya yang digunakan untuk mensuplai pemanas induksi tersebut. Pada tugas akhir ini dibuat power suplai menggunakan inverter resonan paralel frekuensi tinggi topologi fullbridge dengan piranti pensaklaran menggunakan igbt yang pemicuannya diatur oleh IC TL494. Pengaturan daya dilakukan dengan mengubah frekuensi pemicuan sehingga tidak diperlukan rangkaian tambahan yang menjadikan rangkaian menjadi lebih rumit dan tidak efisien Dari hasil pengujian didapat bahwa sistem yang dirancang  dapat  bekerja pada tegangan 135 Volt AC 50 Hz. Daya maksimal didapat pada frekuensi resonansi 30 kHz yaitu sebesar 521,1W. Sistem bekerja paling maksimal pada  frekuensi resonansi 30 kHz yaitu dapat membuat beban kerja (oven) mencapai suhu 56,40 0C dalam waktu 60 menit
ANALISIS PENEMPATAN SEL SURYA PADA ATAP SETENGAH LINGKARAN SEBAGAI APLIKASI SISTEM TENAGA OFF GRID Widiasanti, Adista Ayu; Hermawan, Hermawan; Karnoto, Karnoto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.671 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.791-798

Abstract

Abstrak Energi listrik mengambil peran yang sangat penting bagi penunjang kehidupan manusia. Kebanyakan pembangkit listrik menggunakan bahan bakar fosil dan keberadaannya semakin lama semakin menipis. Sel surya atau fotovoltaik merupakan salah satu energi baru terbarukan yang memiliki potensial besar untuk digunakan di Indonesia. Pemilik gedung Terminal LPG Semarang juga berencana menggunakan fotovoltaik sebagai sumber tenaga, dimana energi listrik pada bangunan tidak dihubungkan dengan PLN atau off grid. Modul fotovoltaik diletakkan pada atap melengkung gedung Terminal LPG Semarang dengan 10 variasi kemiringan sudut. Hal itu dimaksudkan agar tidak merusak arsitektur dari bangunan. Sepuluh slope tersebut menghasilkan perbedaan nilai daya output yang nantinya akan dijumlahkan untuk mendapatkan nilai daya total. Perhitungan intensitas radiasi matahari menggunakan MATLAB 2008  untuk mencari nilai radiasi sebagai masukan hingga daya keluaran yang dapat dihasilkan oleh total modul PV. Hasil perhitungan intensitas radiasi matahari pada gedung Terminal LPG Semarang dengan 10 kemiringan sudut modul fotovoltaik menunjukkan bahwa kemiringan sudut fotovoltaik yang dapat menerima irradiasi paling kecil adalah pada sudut 36°. Jumlah energi yang dapat diberikan oleh 120 modul fotovoltaik  pada atap gedung Terminal LPG Semarang 15.31 MWh dalam kurun waktu satu tahun dengan indeks kecerahan minimum (kt sebesar 0.3.). Kata kunci : fotovoltaik, radiasi matahari, sistem off-grid  Abstract Electricity takes an important role to support human activities. The electricity is taken from fusil fuel  and its existence is increasing out. Solar cell or photovoltaic became one of the renewable energy which has great potential to be applied in Indonesia. The owner of Terminal LPG Semarang is going to use photovoltaic as source of electrical energy, and the electrical energy in building is not connected with PLN. Photovoltaic modules are placed on the curve roof Terminal LPG Semarang with 10 variations angle slope. It is intended to preserve the architecture of the building. The solar irradiation calculation was carried out by using MATLAB 2008 to find the total output of the photovoltaic modules. The result of solar irradiation calculation at the roof of Terminal LPG Semarang with 10 angle of the slope photovoltaic modules shows that the minimum angle which is able to receive the smallest solar irradiation is 36°. The total energy given by 120 photovoltaic modules on the roof of Terminal LPG Semarang is 15.31 MWh within a year with the minimum clearness index (kt is 0.3). Keyword: photovoltaic, solar irradiation, PV slope,  off-grid system
ANALISIS PERBANDINGAN METODE LOGIKA FUZZY DAN REGRESI LINEAR PADA PERAMALAN KONSUMSI ENERGI LISTRIK DI RAYON SEMARANG BARAT TAHUN 2015 - 2019 Prayogo, Wisnu; Winardi, Bambang; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.671 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.4.498-503

Abstract

Dalam proses perencanaan pengembangan sistem tenaga listrik diperlukan adanya suatu peramalan konsumsi energi listrik dimasa yang akan datang. Hasil peramalan yang didapat bisa dijadikan bahan pertimbangan bagi pembuat kebijakan untuk merumuskan tindakan yang akan diambil. Hal ini bertujuan demi tercapainya optimalisasi dalam proses penyediaan energi listrik. Pada penelitian ini, untuk penyediaan energi listrik di Rayon Semarang Barat, dilakukan peramalan konsumsi energi dari tahun 2015 hingga 2019 menggunakan metode logika fuzzy dan regresi linear. Pada Peramalan konsumsi energi ini menggunakan data historis/aktual yang diakumulasi dalam beberapa periode waktu, yaitu dari tahun 2010 hingga 2014. Hasil peramalan dengan menggunakan logika fuzzy sebesar 825000 MWH pada tahun 2015 dan 1180000 MWH pada tahun 2019. Sedangkan hasil peramalan dengan menggunakan regresi linear sebesar 807974,42 MWH pada tahun 2015 dan 1054482,29 MWH pada tahun 2019. Hasil peramalan tersebut sudah mendekati data aktual PLN tahun 2015 sebesar 823568 MWH dengan nilai error 0,17% untuk logika fuzzy dan 1,89% untuk regresi linear.
PERANCANGAN SISTEM PENGISIAN BAHAN BAKAR PREMIUM DAN SOLAR BERSUBSIDI DENGAN TEKNOLOGI RFID SEBAGAI PEMBATAS JUMLAH BELI DAN PEMBELI Saiful Anwar; Darjat Darjat; Ajub Ajulian Zahra
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.843 KB) | DOI: 10.14710/transient.v4i1.208-214

Abstract

Abstrak Saat ini terdapat berbagai aplikasi dari kemajuan teknologi yang telah diciptakan dan menggantikan sistem konvesional. Salah satu contohnya adalah sistem RFID (Radio Frequency Identification). Sistem RFID kini telah banyak digunakan baik sebagai perangkat sistem keamanan ruangan, pembayaran biaya tol secara otomatis, dan daftar presensi harian di perkantoran maupun institusi pendidikan.TugasakhirmenawarkansebuahrancanganSistemPengisianBahanBakarUmum (SPBU) khususnya BBM bersubsidi yang memanfaatkan teknologi RFID (Radio Frequency Identification). Selain kendaraan dengan kartu tag RFID yang sudah terdaftar tidak diperbolehkan membeli BBM bersubsidi. Dari hasil pengujian fungsi sistem RFID sebagai akses untuk melakukan pengisian BBM bersubsidi sudah sesuai dengan algoritma yang diinginkan. Hanya pengguna BBM bersubsidi yang memiliki tag yang nomor serinya telah terdaftar ke dalam database yang dapat melakukan pembelian terhadap BBM bersubsidi, yang mana jumlah pembelian setiap bulannya juga terbatas. Kata Kunci: RFID, Tag, Reader ID-12,Database, SPBU, BBM Bersubsidi  Abstract Nowadays, various applications of technology have been created to replace the conventional system. One of the emerging technologies is RFID (Radio Frequency Identification) system. RFID may be implemented for several applications such as security, inventory detection or access control in the office area. RFID allows users to do activities in a quick, effective and more secure way. This final assignment offers a design of a public refueling system using RFID technology especially for subsidized fuel. By using RFID tags as a tool of access and RFID reader as an access control, a faster, safer and more effective access control system can be made. Only vehicle with RFID tag cards that have been registered are allowed to buy the subsidized fuel.The result of this study shows that, the function of the RFID system tested to access the subsidized fuel charge is in accordance with the desired algorithm. Only users of the subsidized fuel who have tag with a serial number that has been registered into the database can make purchases of the subsidized fuel. In addition to this, the monthly amount of purchases is also limited. Key Word:RFID, Tag, Reader ID-12, Database, Public Refueling System, Subdizied Fuel
PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN LOCAL BINARY PATTERN (LBP) DAN SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) Mujib, Khusnil; Hidayatno, Achmad; Prakoso, Teguh
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.195 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.123-130

Abstract

Terdapat banyak metode yang digunakan untuk mengenali identitas seseorang, misalkan nomor unik, kartu identitas dan sandi rahasia. Kekurangan metode-metode tersebut antara lain, kartu dapat hilang, nomor unik dan sandi rahasia dapat terlupakan. Salah satu solusi untuk masalah ini adalah sistem identifikasi seseorang berdasarkan metode biometrik jenis fisiologis. Penelitian ini merancang sebuah sistem untuk mengidentifikasi wajah. Citra wajah diambil menggunakan kamera web kemudian diekstraksi cirinya dengan metode local binary pattern (LBP). Ciri wajah yang diperoleh diklasifikasi menggunakan support vector machine (SVM). Model terbaik SVM dibangun berdasarkan validasi silang grid search. Kernel linier terbaik dibentuk dengan   dan parameter . Kernel radial basis function (RBF) terbaik dicapai dengan   dan parameter  dan .  Berdasarkan pengujian terhadap keseluruhan citra wajah, akurasi kedua kernel adalah 96,0%. Pada pengujian lima ekspresi wajah dengan SVM kernel linier, akurasi 100,0% diperoleh untuk ekspresi sedih, netral dan mata tertutup. Sedangkan SVM kernel RBF menghasilkan akurasi 100,0% untuk ekspresi terkejut, netral dan mata tertutup. Hasil pengujian tersebut menunjukkan sistem pengenalan wajah yang dirancang telah berfungsi baik.
PENGENDALIAN pH AIR PADA WATER TREATMENT PLANT SYSTEM MENGGUNAKAN METODE KONTROL PID Bayu Pamungkas, Catur Ardy; Triwiyatno, Aris; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.838 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.1.145-151

Abstract

Abstrak   Air limbah adalah cairan buangan dari rumah tangga, industri, maupun tempat-tempat umum lainnya yang mengandung bahan-bahan yang dapat membahayakan kehidupan manusia serta mengganggu kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan suatu alat untuk mengolah air dari kualitas air yang kurang bagus( limbah ) agar mendapatkan kualitas air pengolahan standart yang di inginkan, salah satunya adalah menggunakan water treatment plant. Untuk mendapatkan kualitas air yang diinginkan pada proses water treatment, maka perlu parameter-parameter yang harus dijaga seperti kekeruhan, conductivity, pH, alkalinitas, kesadahan, dan tingkat kejernihan. Pada penelitian ini telah dilakukan rancang bangun sistem monitoring kadar pH pada pengolahan limbah cair rumah tangga berbasis mikrokontroler. Monitoring ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar kadar pH yang ada pada tangki pH dengan menggunakan sensor gelas kaca (PE-03) dan menampilkannya pada LCD (Liquid Crystal Display) pengendalian dilakukan melalui metode PID Ziegler Nichols I. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa kontrol PID dapat diaplikasikan dengan baik untuk mengontrol kadar pH cairan dengan menggunakan metode penalaan Ziegler Nichols. Dengan metode penalaan tersebut didapatkan parameter kontrol PID yaitu Kp = 16,09; Ti = 32; dan Td = 8. Pada pengujian dengan penalaan parameter PID mampu menghasilkan tanggapan keluaran dengan rise time dan waktu penetapan yang cepat tanpa overshoot dan ketika sistem diberi gangguan,tanggapan keluaran akan tetap terjaga dalam kestabilan.   Kata kunci: Kontrol PID, Kontrol pH air, Sensor pH.     Abstract   Wastewater treatment is the liquid waste from households, industry, and other public places that contain ingredients that could endanger human life and interfere with environmental sustainability. Therefore, we need a means to treat water from the lack of good quality water (waste) water quality treatment in order to obtain the desired standard, one of which is using a water treatment plant. To get the desired water quality at water treatment process, it is necessary parameters should be kept as turbidity, conductivity, pH, alkalinity, hardness, and a level of clarity. In this final design, it has been developed the pH monitoring system for  wastewater treatment based on microcontroler. Monitoring system is used to determine the pH levels that exist in the tanki by using glass electrode sensor (PE-03), to display the result on LCD(Liquid Crystal Display) and to control the PID Ziegler Nichols I method. From the experiment result, we can get a conclusion that the PID control systems can applied properly to control pH of fluid plant using the Ziegler Nichols tuning method. The results on tuning of PID control parameters are Kp = 16,09; Ti = 32; and Td = 8. At the testing of plant,  got the result of tuning parameter PID capable to yield output response with rise time and steady time which quickly without overshoot, and when system given by disturbance, the output response will remain to be awaked in stability.   Key words: PID control,  pH control,  pH sensor.
ANALISIS PENGGUNAAN CERMIN CEKUNG, CERMIN DATAR, DAN KOMBINASI CERMIN CEKUNG-DATAR UNTUK MENINGKATKAN DAYA KELUARAN PADA SEL SURYA Setiawan, Arif; Yuningtyastuti, Yuningtyastuti; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.46 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.926-932

Abstract

Sel surya dalam unit pembangkit tenaga listrik memiliki kendala daya keluaran yang tidak cukup besar dan sangat bergantung pada kondisi sekitar. Salah satu metode untuk menambah nilai daya keluaran sel surya adalah menggunakan reflektor. Reflektor digunakan untuk memantulkan sinar matahari yang menyebar agar fokus ke sel surya dan akhirnya dapat menambah nilai daya keluaran sel surya. Reflektor yang umum digunakan adalah sepasang cermin datar. Hal ini dikarenakan pemantulan cermin datar yang memiliki sudut pantul teratur. Namun sudut pantul teratur dapat mengakibatkan sinar pantul tidak terpusat pada sel surya, sehingga daya keluaran pemaksimalan sel surya dengan cermin datar dirasa masih kurang. Tugas akhir ini dilakukan penelitian untuk memaksimalkan daya keluaran sel surya dengan reflektor dan membahas pengaruh cermin datar dan cermin cekung sebagai reflektor dalam memaksimalkan daya keluaran sel surya. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan bahwa dengan sumber halogen, daya keluaran cermin cekung 1,428% lebih besar dari cermin datar dan 0,098% lebih besar dari kombinasi cermin cekung-datar. Begitu pula dengan sumber matahari, daya keluaran cermin cekung 3,463% lebih besar dari cermin datar dan 2,155% lebih besar dari kombinasi cermin cekung-datar.
PEMANFAATAN THERMOELECTRIC ENERGY GENERATOR (TEG) SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK MENGGUNAKAN BUCK CONVERTER DENGAN UMPAN BALIK TEGANGAN BERBASIS IC TL494 Masaji, Masaji; Facta, Mochammad; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1083.767 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.1106-1112

Abstract

Pemanfaatan energi baru dan terbarukan yang ramah lingkngan terus dikembangkan, selain potensi dari energi surya, air, dan angin terdapat sumber energi lain yaitu panas. Tanpa disadari energi panas terbuang percuma dalam kehidupan sehari-hari, contohnya pada saluran gas buang kendaraan dan cerobong asap pada industri. Energi panas yang terbuang dapat diubah menjadi energi listrik menggunakan thermoelectric energy generator (TEG). Modul termo elektrik bekerja sesuai efek seeback. Tegangan termoelektrik dipengaruhi oleh koefisien seeback dan perbedaan suhu. Oleh karena itu tegangan yang dihasilkan tidak stabil. Untuk itu pada Tugas Akhir ini dirancang pembangkit listrik dengan menggunakan modul termoelektrik kemudian energi yang dihasilkan dimanfaatkan untuk menyuplai beban menggunakan konverter arus searah tipe buck converter dengan umpan balik tegangan berbasis IC TL494 sebagai rangkaian pembangkit sinyal PWM. Umpan balik tegangan berfungsi untuk memonitor tegangan keluaran buck converter, yang akan diumpankan pada komparator yang ada di dalam IC TL494. Hasil pengujian yang sudah dilakukan didapatkan bahwa tegangan keluaran buck converter dengan umpan balik tegangan cenderung konstan dengan adanya perubahan nilai resistif pada sisi beban. Tegangan keluaran rata – rata buck converter dengan umpan balik tegangan sebesar 5 volt. Efisiensi buck converter dengan umpan balik tegangan rata – rata diatas 60 %.

Page 42 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue