cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
ANALISIS JATUH TEGANGAN DAN RUGI DAYA PADA JARINGAN TEGANGAN RENDAH MENGGUNAKAN SOFTWARE ETAP 12.6.0 Handayani, Fani Istiana; Yuningtyastuti, Yuningtyastuti; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.474 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.1.56-61

Abstract

Jaringan sistem distribusi di Jalan Sawah Besar Raya Kaligawe termasuk wilayah kerja PT. PLN (Persero) Rayon Semarang Timur. Berdasarkan tegangan keluaran trafo distribusi pada jaringan distribusi di Jalan Sawah Besar diketahui trafo distribusi 1 fasa 50 kVA mengalami kondisi pembebanan yang melebihi kapasitasnya yaitu sebesar 76 kVA. Hal tersebut menyebabkan tegangan pelayanan konsumen paling ujung turun sebesar 166 Volt dari tegangan nominal 220Volt yang melebihi standar SPLN. Berdasarkan SPLN No.1:1978, batas toleransi tegangan pelayanan +5% dan -10% dari tegangan nominal yaitu maksimal 198 Volt. Selain trafo yang  mengalami overload, pada jaringan distribusi di Jalan Sawah Besar Raya ditemukan tarikan Saluran Layanan Pelanggan (SLP) dan sambungan rumah yang tidak memenuhi SPLN No.56:1984, permasalahan tersebut mengakibatkan timbulnya jatuh  tegangan dan rugi daya. Untuk mengatasi permasalahan jatuh tegangan dan rugi daya, penulis melakukan rencana perbaikan jaringan dengan menggunakan software ETAP 12.6.0 agar besarnya nilai tegangan pada sisi konsumen sesuai standar PLN. Perbaikan jaringan distribusi meliputi penambahan trafo 1 fasa dan penataan ulang SLP (Saluran Layanan Pelanggan) dan SR (Sambungan Rumah).
PERANCANGAN MODULATOR DEMODULATOR BPSK DENGAN CARRIER RECOVERY METODE SQUARING LOOP Kurniawan, Hafidz Erwin; Sukiswo, Sukiswo; Christyono, Yuli
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.13 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.2.195-203

Abstract

Abstrak Komunikasi berkembang dengan sangat pesat belakangan ini akibat dari kebutuhan manusia akan informasi yang semakin tinggi.Teknik modulasi menjadi perhatian utama dalam rangka pengembangan sistem komunikasi digital, salah satu diantaranya adalah teknik  modulasi Phase Shift Keying (PSK).Mekanisme deteksi koheren dicapai dengan penggunaan rangkaian carrier recoverypada bagian penerima. Perancangan carrier recovery atau pemulihan sinyal pembawa dilakukan dengan menggunakan metode squaring loop. Metode ini akan memulihkan frekuensi dan fasa sinyal pembawa dengan cara mengkuadratkan dan mengkalikan empat sinyal modulasi BPSK. Setelah didapatkan sinyal dengan frekuensi 4fc kemudian sinyal tersebut dimasukkan ke dalam rangkaian phase lock loop (PLL). Keluaran  PLL harus dihubungkan ke rangkaian pembagi empat yang bertujuan untuk mendapatkan kembali sinyal dengan frekuensi fc dan kemudian diberi komponen low pass untuk mendapatkan sinyal sinus. Berdasarkan pengujian sistem, pada bagian pemulihan sinyal pembawa sinyal hasil dari pengkuadrat dan pengkali empat telah berhasil menghasilkan sinyal dengan frekuensi 2fc dan 4fc. Namun masih belum sempurna dalam menghilangkan pengaruh modulasi, sehingga mempengaruhi keluaran dari demodulator saat melakukan pembacaan sinyal informasi dimana masih terdapat bit eror dengan rata-rata selama pengujian sebesar 0,5 bit dan terdapat kesalahan berupa penambahan bit pada setiap runtun bit informasi yang berulang setiap delapan bit. Kesalahan tersebut dikarenakan karena pembangkitan gelombang pembawa yang tidak sempurna dan proses pembalikan fasa yang hanya menghasilkan beda fasa antar gelombang cosinus dan -cosinus sebesar 162°. Kata kunci:Modulator, Demodulator, PLL, Carrier Recovery, Squaring Loop, Low Pass Filter Abstract Communication develops rapidly in recent years as a result of the human needs of information which is getting higher.Modulation techniques became a major concern in order to the system development digital communications, one of them is technique modulation Phase Shift Keying (PSK).The mechanism detection coherent was achieved by the use of the carrier recovery circuit on the receiver.The design of carrier recovery is done by using the method of squaring loop. This method will restore the frequency and the carrier signal phase by squaring and multiplying four signal BPSK modulations. After obtained signal by frequency 4fc then signal has inserted into a circuit Phase Lock Loop (PLL). The PLL output should be connected to the four divider circuit in aim to regain signal by frequency fc and then was given the low pass filter to get a sinusoida waveform. Based on the result of testing systems, signalsas the result of four squaring and multiplyinghave been success in producing a signal by frequency 2fc and 4fc. But it was not perfect in remove the effect of modulation, so it affected the output from demodulator when performing the signal recognition of information where there are still bits error with an average for testing 0.5 bits and there are mistakes in the form of the addition bits at every sequential bits of the information that recurs every eight bits.The error because of the imperfect generation of the carrier wave and the phase reversal process that yields only different phase intercosinus waves and -cosinus of 162°. Keywords: Modulator, Demodulator, PLL, Carrier Recovery, Squaring Loop, Low Pass Filter
PEMBUATAN DAN ANALISIS PENGARUH KONDISI PERMUKAAN TERHADAP UNJUK KERJA ISOLATOR POLIMER RESIN EPOKSI 20 kV TIPE SIRIP SERAGAM DENGAN VARIASI TEGANGAN UJI Faiqoh, Elok; Nugroho, Agung; Syakur, Abdul
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.241 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.388-395

Abstract

Isolator merupakan salah satu alat yang berfungsi untuk menjaga kehandalan sebuah sistem tenaga listrik. Saat ini jenis isolator yang sedang dikembangkan adalah isolator jenis polimer. Isolator polimer memiliki banyak keunggulan dibandingkan isolator keramik dan gelas. Namun karena banyak digunakan sebagai isolator pasangan luar, isolator ini kinerjanya diperngaruhi oleh kondisi lingkungan yang secara tidak langsung juga dipengaruhi oleh kondisi permukaan isolator. Pada penelitian ini dilakukan pengujian dengan kondisi permukaan awal, halus dan coating menggunakan silicon rubber RTV 683. Kondisi pengujian isolator dilakukan pada kondisi kering serta basah dengan variasi tengangan 11-15 kV. Parameter yang diukur yaitu sudut kontak, arus bocor dan THD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolator yang telah mengalami coating memiliki hasil yang terbaik. Sudut kontak yang terukur sebesar 91,1o. Saat kondisi kering arus bocornya adalah 2,6-3,10 mA dan nilai THD 14,33-16,59%. Sementara saat kondisi basah arus bocor 3,26-3,77 mA dan nilai THD 12,18-16,43%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa isolator yang telah di coating bersifat hidrofobik karena sudut kontaknya lebih dari 90o. Sedangkan menurut IEC 950 Safety Standart arus bocor saat kondisi kering sudah dibawah standart yaitu 3,5mA tetapi nilai THD masih di atas standart yang ditentukan oleh IEEE 519-1992 yaitu 5%.
SISTEM INFORMASI JASA FOTOGRAFI PADA “SAUJANA VISUAL ART” BERBASIS WEB Dhimas Rizqi Septiandaru; Rizal Isnanto; Adian Fatchur Rochim
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.683 KB) | DOI: 10.14710/transient.v1i3.58-62

Abstract

Abstrak  Sistem informasi adalah suatu teknologi informasi yang digunakan untuk memberikan sebuah informasi kepada para pengguna yang membutuhkan sebuah informasi berupa data. Data yang diberikan sebagai informasi berupa data teks dan data gambar. Data text sering digunakan untuk sebuah informasi berupa artikel maupun data yang lainnya yang berbentuk teks. Data berupa gambar sering digunakan untuk mencari lokasi suatu wilayah maupun pemetaan lokasi suatu denah gedung dengan suatu informasi yang berbentuk gambar.Dalam tugas akhir ini dibuat suatu simulasi sistem informasi berbasis web dengan menggunakan framework flash berbasiskan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai basis datanya. Dalam pembuatannya, aplikasi ini disesuaikan dengan kebutuhan Saujana Visual Art secara umum. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran sebuah model sistem informasi pada jasa menggunakan Layanan Web, melalui pembangunan sebuah aplikasi sistem informasi yang akan diimplementasikan untuk pengembangan usaha dan diuji menggunakan akses jaringan local. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa simulasi ini dapat diimplementasikan sebagai sistem informasi jasa pada Saujana Visual Art. Pengunjung dapat dengan mudah melihat dan memesan jasa fotografi dimanapun dan kapanpun mereka berada secara on-line dan respon sistem melalui verifikasi email dan SMS. Data identitas dan pemesanan konsumen dimasukkan kedalam sistem informasi data konsumen pada sistem informasi jasa Saujana Visual Art  yang dapat diakses oleh admin. Kata Kunci : fotografi, pemesanan, SMS gateway  Abstract The information system is an information technology that is used to provide an update to the users who need the information in the form of data. Data are given as information in the form of text data and image data. Text data is often used for an update in the form of articles and other data in the form of text. Data such as pictures are often used to find the location of an area as well as mapping the location of a building floor plan with some information in the form of images. In this final project is a web-based information system simulation framework based flash, using PHP programming language and MySQL as database. In manufacturing, the application is tailored to the needs of Saujana Visual Art in general. This study aims to provide an overview of a model of information system services using Web Services, through the development of an information system that will be implemented for business development and tested using the local access network. Based on the results of testing that has been done can be concluded that the simulation can be implemented as a system of information services at the Saujana Visual Art. Visitors can easily view and order photography services wherever and whenever they are on-line and it responses through email and SMS verification. Identity and consumer booking data entered into the information system of consumer data in the information system services Saujana Visual Art that can be accessed by the admin. Keywords : photography, ordering, SMS Gateway
EVALUASI KINERJA PROTOKOL AOMDV TERHADAP SERANGAN MALICIOUS NODE DAN DDOS PADA MANET DENGAN MENGGUNAKAN NETWORK SIMULATOR 2 (NS-2) Aristyorini, Mellia Aisyah; Sukiswo, Sukiswo; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.014 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.485-492

Abstract

Abstrak Tujuan utama perangkat bergerak adalah untuk memudahkan pengguna dalam berkomunikasi dan betukar data. Sekarang ini berkembang teknologi Mobile Ad Hoc Network (MANET) yang merupakan jaringan yang terdiri dari node-node yang bergerak dan berkumpul secara tiba-tiba berkomunikasi menggunakan antarmuka nirkabel tanpa memerlukan infrastruktur yang tetap. Kelemahan utama jaringan ini adalah masalah keamanannya karena lebih rentan terhadap serangan yang dapat merugikan pengguna jaringan. Tugas akhir ini akan menganalisis evaluasi kinerja protokol routing yakni protokol routing AOMDV  pada sebuah jaringan MANET terhadap serangan malicious node, DdoS, dan gabungan dari keduanya. Beberapa parameter yang digunakan untuk mengukur kinerjanya antara lain throughput, delay total dan PDR (Packet Delivery Ratio). Perancangan jaringan mobile ad hoc akan dilakukan menggunakan software NS2. Hasil simulasi dengan kondisi jaringan yang terkena serangan malicious node dengan jumlah node malicious sebanyak 9 node menunjukkan penurunan nilai PDR terbesar yaitu sebesar 5,08 % dari kondisi jaringan normalnya. Sementara untuk penurunan nilai throughput terbesar pada kondisi jaringan yang terkena serangan malicious dan DDoS dengan jumlah  node malicious dan DDoS sebanyak 8 node yaitu sebesar 146 Kbps dari kondisi normalnya. Sementara serangan yang memberikan efek paling besar untuk nilai delay total adalah pada serangan serangan DDoS dengan jumlah  node DDoS sebanyak 15 node yaitu sebesar 22,771 ms dari kondisi normalnya. Kata kunci :MANET, AOMDV, Serangan Malicious Node, Serangan DDoS  Abstract Main purpose of mobile device is to make it easy for users to communicate and exchange data. Now it develope Mobile Ad Hoc Network (MANET) technology where a network consisting of nodes that are mobile and assemble then suddenly communicate using wireless interface without any fixed infrastructure. Main weakness of this network is security problem where it is more susceptible toward attack that could harm sers. This research will analyze performance evaluation of routing protocol AOMDV on a network node MANET against malicious attacks, DDoS, and a combination of both. Some of parameters are used to measure performance are throughput, total delay and PDR (Packet Delivery Ratio). Design of mobile ad hoc networks is using software NS2.. Simulation results with condition of the affected network by the number of malicious node attacks with 9 malicious node showed the biggest decrease in PDR value that is equal to 5,08 % of normal network conditions. The biggest value of the decrease on network affected by the number 8 nodes of malicious and DDoS attacks is equal to 146 Kbps of normal conditions. While an attack that gives the greatest effect on the value of the total delay with 15 nodes of DDoS  as much as  node node is equal to 22,771 ms from the normal condition. Keyword : MANET, AOMDV, Malicious Node Attack, DDoS Attack
ANALISIS KOORDINASI PROTEKSI RELAY OCR DAN RECLOSER PADA PENYULANG SGN 04 SANGGRAHAN MENGGUNAKAN ETAP 12.6.0 Saputro, Jonatan Martino Windi; Winardi, Bambang; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.22 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.628-633

Abstract

Distribusi tenaga listrik adalah bagian dari sistem tenaga listrik yang berfungsi menyalurkan listrik ke konsumen. Penggunaan energi listrik akan terus berkembang dan hal ini mengharuskan adanya perkembangan jaringan distribusi, sehingga kerja dari sistem proteksi perlu dianalisis dan dievaluasi. Analisis sistem proteksi bertujuan untuk mengamankan dan meminimalisir kerusakan ketika terjadi gangguan hubung singkat. Analisis proteksi meliputi koordinasi antar peralatan proteksi dalam jaringan distribusi yang harus memenuhi standar yang ada. Analisis koordinasi proteksi harus dilakukan berdasarkan analisis perhitungan hubung singkat. Penelitian ini membahas tentang Analisis koordinasi proteksi Over Current Relay (OCR) dan recloser dari penyulang yang terhubung pada Trafo I Gardu Induk Sanggrahan. Arus setting pada perlatan proteksi diatur berdasarkan kuat hantar arus (KHA) dan arus hubung singkat. Analisis Koordinasi proteksi hasil resetting dibandingkan dengan setting existing dan dianalisis sesuai dengan waktu ketahanan konduktor. Berdasarkan hasil analisis, arus hubung singkat maksimum senilai 10898 ampere dan arus hubung singkat minimum senilai 1301 ampere. Koordinasi proteksi hasil resetting menghasilkan grading time yang lebih baik dan sesuai dengan standar IEC 60255.
PENGENALAN PLAT NOMOR SEPEDA MOTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE JARAK EUCLIDEAN Taufiqurrohman, Taufiqurrohman; Hidayatno, Achmad; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.172 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.573-580

Abstract

Abstrak Suatu sistem keamanan sangatlah dibutuhkan dalam berbagai bidang. Salah satunya adalah pengenalan plat nomor kendaraan. Mengenali plat nomor kendaraan sangat diperlukan dalam sebuah sistem dan pengamanan di tempat parkir, pelacakan kendaraan dan pengidentifikasian sebuah kendaraan bermotor. Oleh karena itu, timbul kebutuhan akan adanya aplikasi pengenalan pola plat nomor kendaraan yang memudahkan pengontrolan plat nomor kendaraan sepeda motor dalam pengontrolan sistem keamanan parkir dengan memanfaatkan teknologi tersebut. Sistem pengenalan plat nomor ini diharapkan dapat mengenali setiap karakter huruf dan angka yang terdapat dalam citra plat nomor. Citra dari plat nomor kendaraan sepeda motor ditangkap menggunakan kamera digital. Hasil dari citra digital tersebut diproses melalui beberapatahap pemrosesan agar memperoleh gambar. Suatu gambar  dapat mewakili karakteristik dari pola citra tertentu. Hasil gambar plat nomor tersebut kemudian disegmentasi hingga terpisah perkarakternya. Hasil nilai dari segmentasi tersebut kemudian dibandingkan dengan nilai basis data karakter. Penentuan karakter yang sesuai ditentukan dengan mencari nilai minimum pada setiap perbandingan masing-masing karakter yang terdapat pada basis data karakter dengan menggunakan metode jarak euclidean. Diharapkan dengan menggunakan metode jarak Euclidean  diharapkan dapat lebih cepat tanpa banyak mengurangi performance karakter plat nomor. Kata kunci :pengenalan plat nomor, thresholding, segmentasi, jarak euclidean.  Abstract A security system is needed in many areas. Which one is the vehicle number plate recognition. Recognize the vehicle number plate is needed in a system and security in the parking lot, vehicle tracking and identification of a motor vehicle. Therefore, arises the need for application of pattern recognition license plate that permits control of the motorcycle vehicle license plates in parking control security systems by utilizing these technologies. Number plate recognition system is expected to recognize every character letters and numbers contained in the image of the number plate. The image of motorcycle license plates captured using a digital camera. Results of digital image processing is processed through several stages to obtain images. A picture can represent the characteristics of a particular image pattern. The results of license plate images are then segmented to separate by each character. Value of the segmentation results are then compared with the baseline values of character data. Determination of the appropriate character is determined by finding the minimum value in any comparison of each of the characters contained in the character database by using euclidean distance method.By using Euclidean distance method it is expected to be much faster without reducing performance license plate character. Keywords: number plate recognition, thresholding, segmentation, euclidean distance.
PERAMALAN BEBAN PUNCAK HARIAN PADA PT. PLN (PERSERO) APB JATENG DAN DIY MENGGUNAKAN ANFIS (ADAPTIVE NEURO-FUZZY INFERENCE SYSTEM) Susanti, Marlia; Handoko, Susatyo; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.84 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.3.255-261

Abstract

Kebutuhan akan energi listrik terus mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan zaman. Peningkatan kebutuhan energi listrik tersebut harus diimbangi dengan penyediaan energi listrik yang memadai, sehingga diperlukan sistem tenaga listrik yang handal namun tetap ekonomis. Besarnya energi listrik yang dibangkitkan harus seimbang dengan besar energi listrik yang dikonsumsi, oleh karena itu perlu adanya suatu peramalan beban listrik mengingat bahwa besarnya kebutuhan energi listrik dari konsumen tidak dapat ditentukan secara pasti. Pada penelitian ini dilakukan peramalan menggunakan metode ANFIS (Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System). Peramalan yang dilakukan adalah peramalan beban puncak harian yang termasuk ke dalam peramalan beban jangka pendek. Pada peramalan ini, data yang dipakai adalah data historis beban puncak harian dari tanggal 1 Januari 2010 sampai 9 Juni 2016. Adapun nilai parameter-parameternya berupa radius, squash factor, accept ratio, reject ratio, dan epoch. Tolok ukur dalam peramalan ini berupa nilai MAPE. Hasil peramalannya akan dibandingkan dengan hasil peramalan PLN yang menggunakan metode koefisien beban. Hasil peramalan menunjukkan bahwa persentase kesalahan rata-rata absolut yang diperoleh adalah 1,879%. Hasil peramalan tersebut diperoleh dari peramalan menggunakan Jaringan_24 dan Jaringan_25. Nilai MAPE hasil peramalan ANFIS lebih kecil bila dibandingkan dengan MAPE hasil peramalan PLN yang menggunakan metode koefisien beban yaitu 1,917%.
ANALISIS KINERJA JARINGAN WIRELESS LAN BERDASARKAN MEKANISME LOAD BALANCING DENGAN ALGORITMA ROUND ROBIN MENGGUNAKAN SIMULATOR OPNET 14.5 Anggraeni, Gustin; Sukiswo, Sukiswo; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.456 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.4.467-470

Abstract

Abstrak Wireless LAN merupakan sebuah teknologi yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data secara nirkabel (menggunakan gelombang radio) melalui sebuah jaringan komputer. Load Balancing adalah proses distribusi beban terhadap sebuah layanan pada sekumpulan server ketika ada permintaan dari penggunauntuk meningkatan kualitas kinerja pada jaringan tersebut. Load balancing dijalankan dengan algoritma RoundRobin yaitu algoritma yang membagi beban secara bergiliran dan berurutan dari satu server ke server lain sehingga membentuk putaran.Pada penelitian ini dirancang sebuah simulasi dan analisis kinerja jaringan Wireless LAN yang terbagi dalam 3 skenario menggunakan perangkat lunak OPNET v14.5. Masing-masing skenario terdapat perbedaan jumlah pengguna. Perancangan dilakukan untuk membandingkan kinerja layanan WLAN tanpa Load Balancing dan dengan Load Balancingdengan parameter-parameter yang digunakan adalah throughput, delay, Response Time dan fairness indexuntuk pengguna aplikasi yang berbeda. Dari hasil simulasi diperoleh bahwa nilai throughput pada jaringan dengan Load Balancinguntuk layanan HTTP berkisar antara 90-120 kbps, untuk layanan FTP antara 70-100 kbps dan untuk Email berkisar 45-60 kbps. Dengan algoritma Round Robin memberikan cukup adil alokasi pembagian lebar pita, dibuktikan dengan fairness index untuk ketiga skenario berkisar 0,7-0,8 dibandingkan dengan jaringan tanpa Load Balancing dengan fairness index berkisar 0,4-0,7. Kata kunci : Wireless LAN, OPNET Modeler v14.5, Load Balancing,Round Robin Algorithm   Abstract Wireless LAN is a technology that use electronics device for data sharing with radio waves through computer’s network. Load Balancing is the process of distributing service requests across a group of server to increase the quality of performance in that network. Load Balancing using Round Robin’s algorithm that distributes the load equally in rotation from one server to other server.In this study designed a simulation and performance analysis forWireless network is divided into 3 scenarios to use your software OPNET v14.5 . The design was undertaken to compare the performance of network with Load Balancing and without Load, where the parameters used are the throughput , delay, response time and fairness index to each user in each aplication.From the simulation results obtained that the throughput values in network with Load Balancing for the HTTP service ranged between 90-120 kbps , for the FTP service between 70-100 kbps , 45-60 kbps range for Email . With Round Robin’s algorithm gives a pretty fair distribution of bandwidth allocation , evidenced by the fairness index for each scenario ranged between 0,7-0,8. If it’s compared in network without Load Balancing give the fainess index ranged between 0,4-0,7. Keywords :  Wireless LAN, OPNET Modeler v14.5, Load Balancing,Round Robin Algorithm
EVALUASI KOORDINASI PROTEKSI RELAY ARUS LEBIH TRAFO 2 DAN TRAFO 3 GIS KANDANG SAPI KE PENYULANG LULUK, DEKAT, LAHAN, MAKAN, SARAPAN, BUDIDHARMA 7-8, DAN SRUPUT MENGGUNAKAN ETAP 12.6.0 Parmonangan, Samuel Pirdion; Windarta, Jaka; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1336.832 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.4.629-637

Abstract

Pada sistem distribusi, evaluasi sistem proteksi dibutuhkan untuk memastikan peralatan proteksi dapat bekerja dalam mengamankan dan meminimalisir kerusakan ketika terjadi gangguan hubung singkat. Evaluasi proteksi meliputi koordinasi antar peralatan proteksi dalam jaringan distribusi yang harus memenuhi standard yang ada. Penelitian ini membahas tentang evaluasi koordinasi proteksi relay arus lebih dan relay gangguan tanah  pada penyulang yang terhubung dengan Trafo 2 dan Trafo 3 GIS Kandang Sapi dengan menggunakan aplikasi ETAP 12.6.0.. Pada gangguan 3 fasa berdasarkan hasil simulasi, interval waktu kerja antar relay kondisi eksisting adalah sebesar 1,121 detik dan dalam kondisi standard PLN sebesar 0,568 detik dimana standard interval yang diizinkan berdasarkan IEC 60255 adalah 0,3-0,5 detik. Setelah dilakukan perhitungan ulang, didapatkan waktu kerja antar relay sebesar 0,368 detik. Pada gangguan 1 fasa diujung saluran, relay incoming dalam kondisi eksisting membutuhkan waktu selama 3,999 detik untuk bekerja, dan 2,53 detik untuk kondisi standard PLN, dimana konduktor hanya mampu menahan arus gangguan selama 2,266 detik.  Setelah dilakukan resetting, didapatkan waktu kerja relay incoming sebesar 1,41 detik. Waktu kerja peralatan proteksi yang di peroleh lebih cepat dari waktu yang diperlukan untuk mencapai ketahanan maksimum dari penghantar yang di gunakan di penyulang.

Page 41 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue