cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
RANCANG BANGUN SISTEM MOBILE SENSOR PADA JARINGAN MULTICELL MENGGUNAKAN RASPBERRY PI 3 Andrian, Deri; Ismail, Nanang; Rifa'i, Afaf Fadhil
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1349.117 KB) | DOI: 10.14710/transient.8.1.110-118

Abstract

Pengiriman informasi pada jaringan Wireless Sensor Network (WSN) menjadi lebih mudah dengan adanya kombinasi antara Controller, Sensor, dan PC. Salah satu manfaat keberadaan WSN adalah penerapan mobile sensor pada sistem multicell. Mobile sensor merupakan perangkat sensor yang bergerak dan mengirimkan data melalui jaringan WSN. Multicell merupakan sistem pemancar sinyal yang terdiri dari beberapa access point. Tujuan dari penelitian ini yaitu menerapkan sistem komunikasi pengiriman data berupa Video Streaming dari WebCam sebagai mobile sensor pada WSN dengan sistem multicell. Pengujian dilakukan dengan menggunakan 2 node server dan 1 node client yang terhubung dengan WebCam. Dari hasil pengujian dapat diketahui jarak transmisi yang dihasilkan Raspberry Pi 3 sebagai access point yaitu sejauh 160 meter dengan kekuatan sinyal 27% dan RSSI -79 dBm pada pengujian Outdoor. Pada pengujian Indoor Raspberry pi 3 hanya mampu memancarkan sinyal sejauh 30 meter dengan kekuatan sinyal 18 % dan RSSI -81 dBm. Mobile Sensor bergerak melalui rute Blankspot dan rute Handover pada saat melakukan pengiriman data Video Streaming. Kata Kunci: WSN, Mobile Sensor, Multicell, Raspberry Pi 3, WebCam, Blankspot, Handover
PEMBUATAN APLIKASI PELACAKAN LOKASI UNTUK MEMONITOR KELOMPOK BERBASIS ANDROID Cahyadi, Rody Verdika; Satoto, Kodrat Iman; Isnanto, R. Rizal
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.965 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.1.45-50

Abstract

Abstrak Sistem monitoring menggunakan perangkat bergerak terus berkembang dengan berkembangnya teknologi informasi, maka kebutuhan informasi manusia meningkat. Teknologi Informasi pada dasarnya dibutuhkan manusia menjadi semakin mudah dan praktis tanpa membuang tenaga serta biaya dan dapat memberikan hasil yang maksimal secara cepat dan akurat. Layanan yang diimplementasikan dengan teknologi IT adalah Informasi Lokasi yang diakses melalui perangkat bergerak berbasis Android serta memiliki layanan GPS. Dengan perangkat bergerak, pengguna dapat mengetahui posisi anggota suatu kelompok yang didata  secara langsung atau Real-Time. GPS atau Global Positioning System, merupakan sistem yang digunakan untuk menginformasikan posisi penggunanya di permukaan bumi yang berbasiskan satelit. Data dikirim dari satelit berupa sinyal radio dengan data digital. Dimanapun posisi berada, maka GPS bisa menunjukan arah. Pada penelitian ini menggunakan sistem operasi android yang tertanam pada perangkat smart phone. Sistem operasi android mempunyai banyak fitur yang dapat digunakan untuk pengembangan penelitian ini, khususnya pemanfaatan fitur pelacakan koordinat lokasi dengan memanfaatkan fasilitas GPS. Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah aplikasi pelacakan lokasi untuk memonitor kelompok berdasarakan koordinat  dengan GPS dan diakses melalui perangkat bergerak yang bersistem operasi android. Kata-kunci: Global Positioning System (GPS), Android, smartphone, real-time.  Abstract The monitoring system using mobile devices continue to evolve with the development of information technology, the need for increased human information. Information technology basically takes humans become increasingly easy and practically without wasting effort and cost and can deliver maximum results quickly and accurately. The service is implemented by the IT technology is location information is accessed through mobile devices based on Android and has GPS service. With mobile devices, a user can know the position of a member of a group that recorded directly or Real-Time. GPS or Global Positioning System, a system used to inform its position on the surface of the satellite -based earth. Data sent from a satellite radio signals with digital data. Wherever the position is located, then the GPS can show the direction. In this research using the android operating system embedded on a smart phone device. Android operating system has many features that can be used for this final development, in particular the utilization tracking feature coordinate location using the GPS facility. Results obtained from the final task is to monitor a location tracking application on the terms of the group coordinates with GPS and accessible via mobile devices android operating system. Keywords : Global Positioning System (GPS), Android, smartphone, real-time
STUDI ANALISIS KEANDALAN DENGAN PEMANFAATAN DISTRIBUTED GENERATION PADA FEEDER MRA01 GARDU INDUK MRICA MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY INDEX ASSESMENT (RIA) Siallagan, Tryend; Hermawan, Hermawan; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.411 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.390-397

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi masyarakat, sehingga ketersediaan energi listrik harus dapat mengimbangi kebutuhan tersebut. Penyulang MRA01 GI Mrica Banjarnegara yang menyuplai energi listrik untuk sebagian wilayah Kabupaten Banjarnegara memiliki 2 Distritributed Generation (DG), yaitu PLTMH Karangtengah 320 kVA dan PLTMH Singgi 200 kVA. Berdasarkan data PT PLN (Persero) Rayon Banjarnegara pada tahun 2016 Penyulang MRA05 mengalami pemadaman sebanyak 4,96 kali/tahun, dengan total lama padam 26,43 jam/tahun. Berdasarkan kondisi tersebut maka perlu adanya studi tentang analisis indeks keandalan sistem tenaga listrik pada penyulang MRA01. Pada penelitian ini akan dibahas besarnya indeks keandalan (SAIFI,  SAIDI, CAIDI, ENS, dan AENS) pada penyulang MRA01 saat kondisi tidak terkoneksi DG dan terkoneksi DG. Perhitungan indeks keandalan menggunakan metode Reliability Index Assesment (RIA). Indeks keandalan yang diperoleh berdasarkan perhitungan menggunakan metode RIA saat kondisi tidak terkoneksi DG, SAIFI sebesar 5,018 gangguan/tahun, SAIDI sebesar 18,327  jam/tahun, CAIDI sebesar 3,737 jam/gangguan, ENS sebesar 133,359 MWh/tahun, dan AENS sebesar 0,0053 MWh/pelanggan. Indeks keandalan yang diperoleh berdasarkan perhitungan menggunakan metode RIA saat kondisi terkoneksi DG, SAIFI sebesar 3,272 gangguan/tahun, SAIDI sebesar 12,228  jam/tahun, CAIDI sebesar 3,652 jam/gangguan, ENS sebesar 86,392 MWh/tahun, AENS sebesar 0,0035 MWh/pelanggan.
IDENTIFIKASI KELAS ISOLASI MOTOR TRAKSI PADA LOKOMOTIF DIESEL ELEKTRIK BERDASARKAN AKUISISI DATA SUHU Mensani, Mohammad Magna; Sukmadi, Tedjo; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.886 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.2.344-352

Abstract

Abstrak Panas dan suhu adalah dua hal yang berbeda. Panas adalah energi total dari gerak molekular di dalam zat, energy panas bergantung pada kecepatan partikel, jumlah partikel (ukuran atau massa), dan jenis partikel di dalam sebuah benda. Sedangkan suhu adalah ukuran energi rata-rata dari gerak molekular di dalam zat. Banyak kasus yang terjadi pada lokomotif diesel elektrik milik PT. Kereta Api Indonesia yaitu mengalami kerusakan pada motor traksi yang disebabkan oleh banyak faktor. Penggunaan LM35 sebagai sensor suhu pada objek, untuk perjalanan Semarang-Surabaya (PP) dengan hasil pengukuran berupa akuisisi data suhu pada ke-enam motor traksi lokomotif  CC 201 04 01. Dipakai metode resistansi untuk menghitung kenaikan temperatur dan penentuan kelas isolasi motor traksi, diperoleh kenaikan suhu tertinggi 45,37 0C pada nilai resistansi 0,007661Ω yang bersesuaian dengan kelas isolasi A dan validasi hasil  pengukuran alat dilakukan terhadap sensor thermobimetal milik PT. Kereta Api Indonesia. Dalam pengukuran secara kontinyu dalam perjalanan dinas Semarang-Surabaya-Semarang, terdapat selisih kesalahan dalam pengukuran  suhu pada alat. Kesalahan tersebut kemungkinan disebabkan oleh kemampuan sensor LM35 yang masih kurang sensitif mengukur suhu objek dengan berbagai gangguan seperti adanya guncangan dan getaran saat lokomotif berjalan. Kata Kunci : Motor Traksi,Sensor LM35,Lokomotif CC 201  Abstract Heat and Temperature are different objects. Heat is a total energy from a molecule movement inside a substance, so heat depends on the velocity of a particle, the number of particle (size and mass), and the particle type of an object. Meanwhile temperature is an average size of the molecule movement inside a substance, so it is possible to be defined as the degree of object in hot or cold condition. PT. KeretaApi Indonesia face many cases of the malfunction of the electric diesel locomotive problem due to the broken traction that are caused by many factors. The usage LM35 as the temperature sensor for an object, in the use gives theduring the trip gives result in the form of acquisition temperature data for all six traction motors of electric diesel locomotive CC 201 04 01. The method resistance is use to count in rising temperature and to classifying the insulation of motor traction level gives the temperature rising data at 46,1290C on 0,00768233Ω resistance value that fit with the a classified insolation and the validation from PT. KeretaApi Indonesia’s thermo bimetal device. In a continuous measurement during the trip Semarang-Surabaya and vice-versa, there is an error difference in measurement the temperature on device. The error difference when could be causally the ability of the LM35 censor which is less sensitive to measure the object when it faces many obstacles such as the tremor and vibration during the trip. Key words: Traction Motor, LM35 censor, Locomotive CC 201.
PERANCANGAN PENGUKUR KEKUATAN GENGGAMAN TANGAN DENGAN LOAD CELL BERBASIS ARDUINO UNO Saputra, Firman Eka; Riyadi, Munawar Agus; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.997 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.1.62-69

Abstract

Untuk melakukan aktivitas setiap hari dan  berolahraga, seseorang menggunakan kekuatan genggaman tangan untuk memegang, menulis, melempar, menangkap ataupun mengangkat suatu benda. Grip Strength adalah kemampuan otot atau sekelompok otot yang dapat berkontraksi untuk dapat menahan dan menerima beban dalam usaha yang maksimal. Sedangkan untuk kekuatan genggam tangan adalah kemampuan otot atau sekelompok otot ekstremitas atas tubuh yang dapat berkontraksi untuk menahan dan menerima beban yang maksimal. Pada penelitian ini diciptakan alat pengukur kekuatan genggaman tangan untuk menghitung kekuatan genggaman tangan secara otomatis dan mengetahui kriteria kekuatan genggaman tangan. Alat ini menggunakan Arduino Uno sebagai modul yang mengatur keseluruhan sistem dan Load Cell sebagai sensor. Fungsi alat tersebut adalah menentukan hasil pengukuran kekuatan genggaman tangan dengan kriteria lemah, normal atau kuat  dengan memasukan data umur dan jenis kelamin. Pengukuran dilakukan 3 kali menggunakan tangan terkuat, kemudian dipilih data terbesar. Error hasil pengukuran system pengukuran kekuatan genggaman tangan sebesar 5,6 %. Error yang dihasilkan besar karena keadaan otot yang melemah setelah melakukan pengukuran berulang-ulang.
SIMULASI PELEPASAN BEBAN (LOAD SHEDDING) PADA SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI TRAGI SIBOLGA 150/20 KV ( STUDI KASUS PADA PENYULANG TRAGI SIBOLGA, SUMUT) Tambunan, Rio Parohon Tua; Karnoto, Karnoto; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.937 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.2.212-217

Abstract

Abstrak Pada sistem tenaga listrik, frekuensi merupakan indikator dari keseimbangan antara daya yang dibangkitkan dengan total beban sistem. Frekuensi akan naik apabila terjadi kelebihan pembangkitan dan sebaliknya frekuensi akan turun bila terjadi kekurangan pembangkitan atau kelebihan beban. Pelepasan beban terjadi dikarenakan adanya gangguan dan bebal total pada penyulang.Untuk menjaga stabilitas sistem dilakukan pelepasan beban dengan tahapan under/overfrekuensi sebesar 48Hz-52,2Hz untuk penyulang 20KV dengan ETAP7.0. Pada simulasi dilakukan dua analisa yakni variasi Pelepasan beban, dan perhitungan nilai ENS.Dari simulasi, frekuensi sistem dapat pulih sekitar 4-10 detik setelah terjadi gangguan berupa gangguan pada CB, Busbar penyulang tergantung pada besar kelebihan beban penyulang Tragi Sibolga 150/20KV. Pada simulasi kinerja dari CB akan berhenti pada detik antara 10-15 detik pada CB 307 yang merupakan CB terakhir pada sistem jaringan Tragi Sibolga 150/20 KV. Maka dari hasil simulasi pelepasan beban yang dlakukan diperoleh besar nilai ENS beban Tragi Sibolga adalah sebesar Rp.249.680.943 untuk sekali periode pelepasan beban Tragi Sibolga. Kata kunci : pelepasan beban,ENS, frekuensi, penyulang,gangguan  Abstract In power system, the frequency is an indicator of the balance between the total power generated by the system load. The frequency will rise when there is excess generation and reverse frequency will go down when there is a generation or overloaded. Load shedding occurs due to disturbance and total fool on penyulang.Untuk maintain system stability with load shedding performed under the stage / overfrekuensi of 48Hz-52, 2Hz for 20KV feeders with ETAP7.0. In the simulations performed two analyzes the release of load variation, and the calculation of the value of ENS.From the simulations, the frequency of the system can be recovered approximately 4-10 seconds after an interruption in the form of interference on CB, Busbar feeders and plants that depend on a large detachable feeder overload tragi Sibolga 150/20KV. In the simulation performance of the CB will stop at the second between 10-15 seconds at CB CB 307 Thus the simulation results obtained unburdening done great value tragi Sibolga ENS load amounted Rp.249.680.943 ENS values for all periods of load shedding tragi Sibolga. Keywords: load shedding, ENS, frequency, feeders, interference
PEMBUATAN DAN ANALISIS PENGARUH KONDISI PERMUKAAN TERHADAP UNJUK KERJA ISOLATOR POLIMER 20 KV TIPE SIRIP TAK SERAGAM DENGAN VARIASI TEGANGAN UJI Ali, Muhamad Mukti; Nugroho, Agung; Syakur, Abdul
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.585 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.396-403

Abstract

Isolator memiliki peranan yang sangat penting dalam sistem tenaga listrik. Isolator berfungsi untuk memisahkan secara elektris dua buah atau lebih penghantar listrik bertegangan yang berdekatan. Isolator berbahan resin epoksi pada beberapa penelitian menunjukan bahwa isolator jenis ini lebih unggul dibandingkan dengan bahan jenis lain. Namun isolator jenis ini memiliki kekurangan, yaitu rentan terhadap kondisi lingkungan. Kekurangan pada isolator ini dapat diperbaiki dengan penghalusan dan penambahan lapisan atau coating pada permukaan isolator. Pada  penelitian ini, dipaparkan pengaruh kondisi permukaan. Parameter yang dianalisis adalah sudut kontak, arus bocor dan Total Harmonic Distortion (THD). Hasil pengujian menunjukan bahwa kondisi fisik isolator mempengaruhi sudut kontak, arus bocor, dan THD.  Dengan penghalusan dan pelapisan silicon rubber terbukti telah memperbaiki peforma isolator. Sudut kontak dalam kategori hidrofobik dengan nilai rata-rata 91,05˚, arus bocor lebih rendah dengan penurunan sebesar 20,5%, dan THD juga lebih rendah dibandingkan dengan isolator yang tidak dilapisi dengan silicon rubber dengan penurunan sebesar 31,36%. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa dengan melakukan penghalusan dan pelapisan silicon rubber pada permukaan isolator dapat meningkatkan nilai sudut kontak dan menurunkan nilai arus bocor dan THD.
IMPLEMENTASI ALGORITMA KRIPTOGRAFI AES UNTUK ENKRIPSI DAN DEKRIPSI EMAIL Ahmad Rosyadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.571 KB) | DOI: 10.14710/transient.v1i3.63-67

Abstract

Abstrak  Perkembangan dunia informatika yang sangat pesat saat ini membawa pertumbuhan dunia ke dalam masa teknologi informasi. Karena itulah nilai informasi saat ini sangat penting. Salah satu contohnya adalah menggunakan email. Algoritma kriptografi AES digunakan untuk proses penyandian email. Aplikasi ini menggunakan bahasa pemrograman Java dan Netbeans 7.0 sebagai perangkat lunak. Server mail yang digunakan adalah Google mail dan menggunakan port 465. Kunci yang digunakan menggunakan kunci 128-bit, sehingga hanya ada 10 putaran kunci. Langkah – langkah penelitian yang dilakukan adalah pertama, mengunduh email dari Google server kemudian mengenkripsi pesan tersebut. Kedua, pesan yang telah dienkripsi selanjutnya akan didekripsi untuk membuktikan pesan tersebut masih sama dengan pesan asli sebelum dienkripsi dengan menggunakan kunci yang sama. Hasil penelitian ini adalah suatu aplikasi enkripsi dan dekripsi email dengan menggunakan algoritma kriptografi AES (Rinjdael). Dengan perangkat lunak ini, keamanan dalam mengirim dan menerima email dapat terjamin. Walaupun pesan email bisa diambil orang lain tetapi mereka tetap tidak akan bisa membacanya karena teks tertampil dalam bentuk karakter heksadesimal dan jika dijadikan string maka akan tampil sebagai simbol-simbol yang tidak jelas.  Kata kunci:  Kriptografi, Rijndael, Enkripsi dan Dekripsi Email.   Abstract  During development of the informatics technology at this time bring the world into the future growth of information technology. That's why the current information is very important. One example is the use of email. AES cryptographic algorithm used for email encryption process. This application uses the Java programming language and Netbeans 7.0 as software. Mail server used Google mail and using port 465. The key to use is 128-bit key, so there are only 10 round keys. The first steps of research is download email from the Google server then encrypts its message. Second, the encrypted message will then be decrypted to prove the message is still the same as the original message before it is encrypted using the same key. The results of this research is an email encryption and decryption application using a cryptographic algorithm AES (Rinjdael). With this application, security in sending and receiving email is secure. Although email messages can be retrieved by others but they still will not be able to be read because the text is displayed in hexadecimal character. Keywords: Cryptography, Rijndael, Email Encryption and Decryption
RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR PERSENTASE LEMAK TUBUH DENGAN BIOELECTRICAL IMPEDANCE ANALYSIS (BIA) 2 ELEKTRODA BERBASIS ARDUINO ATMEGA 2560 Hidayat Syah, Danang Septaditya; Riyadi, Munawar Agus; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.569 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.493-499

Abstract

Abstrak Kesadaran manusia akan pentingnya kesehatan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan perkembangan teknologi pada bidang kesehatan berkembang pesat. Parameter kesehatan manusia diantaranya adalah persentase lemak tubuh, parameter tersebut dihitung menggunakan metode bioelectrical impedance analysis (BIA). BIA adalah metode untuk menghitung resitansi tubuh dengan cara menginjeksikan arus ke tubuh manusia untuk kemudian dihitung resistansinya. Persentase lemak tubuh berfungsi memberikan informasi tentang kriteria keadaan tubuh berdasarkan tinggi badan, berat badan, usia, jenis kelamin serta resistansi tubuh. Pada keadaan low dan high, seseorang akan memiliki resiko yang tinggi terhadap serangan penyakit. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini diciptakan alat pengukur persentase lemak tubuh dengan menggunakan dua elektroda pada frekuensi 50 kHz. Alat ini memiliki kemampuan untuk menghitung persentase lemak tubuh serta menentukan kriteria tubuh secara otomatis. Mikrokontroler Arduino Atmega 2560 digunakan untuk mengatur keseluruhan system. Pengukuran resistansi dilakukan sebanyak 5 kali dengan interval 0.25 S, dengan tujuan meningkatkan akurasi. Keluaran yang ditampilkan pada alat pengukur persentase lemak tubuh adalah nilai persentase lemak tubuh, beserta kriteria tubuh. Kata Kunci:  Bioelectrical Impedance Analysis, resistansi, persentase lemak tubuh, Low, Normal,Slightly High, High,, Arduino Atmega 2560 Abstract Humans’ consciousness toward the importance of health is one of the factors driving the advancement of technological development in the field of health. Human health parameters include the percentage of body fat, this parameter is calculated using bioelectrical impedance analysis (BIA). BIA is a method for calculating the body resistance by injecting currents into the human body to then calculate the resistance.Body fat percentage function is to provide information on the state of the body based on height, weight, age, sex and body resistance. In the state of low and high, someone will have a higher risk of disease. Therefore, this final project create a body fat percentage measurement device using two electrodes at a frequency of 50 kHz. This tool has ability to calculate body fat percentage and automatically determines criteria of the body. Arduino microcontroller Atmega 2560 is used to manage the entire system. Resistance measurement is done 5 times at intervals of 0.25 S, with the aim of improving the accuracy. The output is displayed on the gauge body fat percentage is the percentage of body fat, along with the state of the body. Keywords:           Bioelectrical Impedance Analysis, resistance, percentage body fat, Low, Normal, Slightly High, High, Arduino Atmega 2560
ANALISIS PENGARUH KOMPOSISI BAHAN ISOLATOR TERHADAP FENOMENA SURFACE DISCHARGE DENGAN METODE PENGUKURAN ARUS BOCOR DAN GELOMBANG SINYAL AKUSTIK Sutaryono, Agus; Syakur, Abdul; Hermawan, Hermawan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.466 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.634-640

Abstract

Penelitian terhadap bahan isolator polimer saat ini masih menjadi tantangan. Kemampuan isolator polimer yang ringan dan dapat ditambahkan pengisi untuk memperbaiki kekuatan isolator menjadi sebuah tujuan riset, namun kondisi kondisi lingkungan mempengaruhi kinerja isolator polimer di luar ruangan dimana terdapat beberapa faktor yang menurunkan kinerja isolator. Dibutuhkan metode pengukuran yang dapat diterapkan pada saat isolator bekerja tanpa mengganggu kinerja jaringan. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran arus bocor kondisi basah terhadap permukaan bahan isolator dengan metode pengukuran Inclaned-Planed Tracking (IPT) sesuai standart IEC 587:1984 dengan kontaminan NH4Cl dan metode pengukuran Acoustic Emission Properties Of Partial Discharge sesuai dengan standart IEC 60270:2000 dengan parameter gelombang akustik. Sampel pengukuran menggunakan bahan isolasi resin epoksi yang terbuat dari campuran Diglycidyl Ether of Bisphenol-A (DGEBA) dan Metaphenylene Diamine (MPDA) dengan campuran bahan pengisi silicone rubber, fly ash, sekam padi, dan fiber glass. Parameter yang dianalisa adalah arus bocor lucutan pertama, arus maksimal, magnitude lucutan awal dan magnitude maksimal. Persentase bahan pengisi sebesar 20, 30, dan 40. Hasil pengukuran menunjukkan penggunaan bahan fiber glass dengan komposisi 30 persen memiliki arus bocor yang paling kecil.

Page 58 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue