cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
PEMANFAATAN SPEKTRUM VIBRASI UNTUK MENGINDIKASIKAN KERUSAKAN MOTOR INDUKSI DI PLTU INDRAMAYU 3 X 330 MW Harjono, Rosyid Nuur; Sukmadi, Tedjo; Karnoto, Karnoto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.673 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.408-414

Abstract

Abstrak Penggunaan motor listrik di dunia industri, khususnya di pusat pembangkit tidak terlepas dari permasalahan yang muncul sehingga dapat menyebabkan kerugian. Ketika motor listrik dideteksi terdapat kerusakan, maka hal ini akan menimbulkan kerugian. Kerugian yang timbul tidak hanya dalam jumlah kecil, melainkan dapat juga menghasilkan kerugian yang sangat besar dalam proses produksi. Penelitian dilakukan di PLTU Indramayu 3 X 330 MW dengan mengambil kasus yang pernah terjadi pada motor induks yaitu pada motor Generator Stator Cooling Water Pump 2B. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian penelitian ini dengan metode condition monitoring, yaitu dengan melakukan monitoring kondisi mesin melalui data yang telah diambil, kemudian dibandingkan dengan data sebelumnya sehingga dapat dilihat perubahan yang terjadi pada peralatan yang mengalami kearusakan bearing. Kerusakan bearing dapat terlihat pada gambar spektrum dengan pola muncul spektrum pada frekuensi tinggi, di mana pada rentang frekuensi tinggi, frekuensi kerusakan bearing muncul. Serta adanya kenaikan nilai overall vibrasi dari 2,916 mm/s mencapai 8,278 mm/s selama kurun waktu 4 bulan dan sudah masuk dalam kategori fault berdasar ISO 10816-3. Kata kunci – motor listrik, bearing motor,  condition monitoring, spectrum, ISO 10816-3 .  Abstract The use of electric motors in the industrial world, particularly in the plant can not be separated from the problems that arise that can cause harm. When the electric motor is detected there is damage, then this will result in losses. Losses arising not onlyin small amounts, but can also result in huge losses in the production process.The study was conducted in Indramayu power plant 3 X 330 MW by taking the cases that have occurred in the motor is the motor induks Generator Stator Cooling Water Pump 2B. The method of analysis used in this research with condition monitoring methods, ie by monitoring the condition of the machine through the data that has been retrieved, and compared with previous data so that it can be seen the changes that occur in equipment damaged bearing.Bearing damage can be seen in the image spectrum by a pattern emerging spectrum at high frequencies, where the high frequency range, the frequency appears bearing damage. As well as an increase in overall vibration value of 2.916 mm / s reaches 8.278 mm / s over a period of 4 months and is in the category of fault based on ISO 10816-3. Keywords - electric motors, motor bearings, condition monitoring, spectrum, ISO 10816-3.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING POLUSI UDARA PORTABEL BERBASIS KOORDINAT GPS (GLOBAL POSITIONING SYSTEM) Tuesnadi, Tito; Sumardi, Sumardi; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.577 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.2.111-116

Abstract

Tingkat pencemaran udara ditiap tempat berbeda – beda, perbedaan ini dikarenakan jumlah sumber polusi dan polutan ditiap tempat tidak sama, seperti banyaknya industri disana, banyaknya kendaraan yang melntas. Oleh karena itu, dibutuhkan alat monitoring untuk memantau polutan agar polusi udara dapat dikurangi. Maka pada penelitian ini dirancang sebuah alat yang dapat memantau tingkat polutan di udara dengan memanfaatkan kemajuan teknologi sistem monitoring. Peralatan yang digunakan antara lain mikrokontroler AVR tipe ATmega32 sebagai unit pusat kontrol dengan menggunakan bahasa  C. Sensor – sensor yang digunakan untuk mengukur jumlah gas yang ada di udara adalah sensor  gas  TGS  2600  yang  berfungsi  untuk  mengukur  kadar  CO , TGS  2201  untuk mengukur  kadar  NO dan HC, LDR untuk mengukur intensitas cahaya, dan SHT 11 untuk mengukur suhu, GP2Y1010AU0F untuk mengukur partikel debu,  serta GPS untuk menentukan posisi dan koordinat dimana alat pengukur berada. Pengujian alat monitoring polusi udara ini dilakukan di tiga tempat berbed di lingkungan Universitas Diponegoro Semarang. Dengan hasil, nilai rata – rata CO, NO2, dan HC adalah 0,801 ppm, 0,857 ppm, dan 0,876 ppm. Nilai rata – rata suhu dan kelembapan adalah 36,52°C dan 67,56 RH. Sedangkan nilai rata – rata untuk partikel debu adalah 0,017 mg/m3.
PENGENALAN PLAT KENDARAAN SECARA WAKTU NYATA MENGGUNAKAN FRAMEWORK AFORGE.NET D, Relung Satria; Isnanto, R. Rizal; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.954 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.2.262-269

Abstract

Abstrak Teknologi pengenalan sekarang ini sudah sangat berkembang. Salah satu aplikasi teknologi pengenalan yang menarik untuk dikembangkan adalah pengenalan plat kendaraan. Pengenalan plat kendaraan ini dapat dilakukan secara waktu nyata. Pengenelan ini menggunakan sebuah rangkaian metode. Sebelum citra dikenali, dilakukan prapengolahan. Prapengolahan ini terdiri dari pengubahan citra menjadi aras keabuan, pendeteksian tepi dan pengambangan. Setelahnya dilakukan penentuan lokasi plat pada citra. Metode yang digunakan untuk penentuan lokasi plat ini adalah analisis intensitas vertikal dan horizontal citra. Langkah berikutnya adalah memisahkan karakter pada plat menggunakan algoritma komponen terkoneksi dan membaca karakter pada plat tersebut dengan menggunakan algoritma K-Nearest Neighbors. Dari hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa sistem pengenalan plat kendaraan waktu nyata yang diujikan terhadap 30 data uji menghasilkan tingkat keberhasilan sebesar 83,33% pada K = 1. Kata kunci : deteksi tepi, pengambangan, analisis intensitas, algoritma komponen terkoneksi, K-Nearest Neighbors.  Abstract Recognition technology nowadays has been so advanced. One of its interesting application that can be developed is vehicle plate recognition. This recognition technology can run in real time. Vehicle plate recognition itself uses a series of methods. Before the system recognizes an image, it does some preprocessing. This preprocessing consist of grayscaling, edge detection and thresholding and afterward vehicle plate on the image is being located. This system uses vertical and horizontal intensity analysis from the image to locate vehicle plate. Next step is character segmentation. It is done by using connected component algorithm. And finally, K-Nearest Neighbors algorithm reads all these character. The test results show that this vehicle plate recognition system provides 83,33% success rate from 30 test data. Keywords : edge detection, thresholding, intensity analysis, connected component algorithm, K-Nearest Neighbors.
EMBEDDED CODING VIDEO STREAM DALAM RASPBERRY PI MODEL 2 PADA DEVICE TO DEVICE COMMUNICATION Muzzaki, Arisla Choirudin; Sofwan, Aghus; Arfan, Muhammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.667 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.461-466

Abstract

 Pemanfaatan Internet of Things (IoT) saat ini sudah semakin meluas. Cakupan pemafaatannya pun semakin beragam, dari hanya pada sektor pendidikan sebagai sarana berkomunikasi hingga pada hal-hal yang berkenaan dengan kebutuhan sehari-hari. Salah satu pemanfaatan IoT yang sering digunakan saat ini adalah layanan video streaming. Saat ini, telah terdapat beberapa cara dan metode konfigurasi untuk membuat sebuah layanan video streaming, salah satunya adalah dengan proses embedded coding. Coding yang ditanamkan ini nantinya yang menjadi pengirim dari proses streaming video. Dengan digunakannya proses embedded coding untuk mendapatkan layanan video streaming, tentunya akan membuat layanan ini dapat diakses dari beberapa software Video Stream Player yang berbeda-beda. Server ini nantinya merupakan program yang dijalankan dalam sebuah mini computer yaitu Raspberry Pi. Dengan adanya Raspberry Pi beserta komponen-komponen pelengkapnya seperti Raspi Camera, akan memperkecil dimensi alat tanpa mengurangi peforma dari sistem yang dijalankan. Penggunaan teknologi video stream dengan menggunakan proses embedded coding diharapkan dapat menjadi sarana baru untuk meningkatkan peforma layanan streaming video dan bisa mengikuti perkembangan di zaman sekarang.
PEMBUATAN APLIKASI PERPINDAHAN KALOR BERBASIS MULTIMEDIA MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH DAN PHP MYSQL Tri Asmini; R. Rizal Isnanto; Kodrat I.S
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.122 KB) | DOI: 10.14710/transient.v1i4.194-199

Abstract

Abstrak Berkembangnya teknologi multimedia yang pesat dapat dimanfaatkan oleh dunia pendidikan, khususnya dalam peningkatan cara belajar agar proses pembelajaran dapat berkembang dan tidak ketinggalan dengan kemajuan teknologi. Pada penelitian ini dilakukan pengembangan aplikasi multimedia dalam bidang pendidikan, dalam hal ini adalah aplikasi perpindahan kalor berbasis multimedia menggunakan Macromedia Flash dan PHP MySQL, yang diharapkan dapat memudahkan kegiatan belajar mengajar sekolah khususnya bidang fisika dengan materi perpindahan kalor. Pada penelitian ini penulis menggunakan Macromedia Flash sebagai sarana penyampaian materi berbasis multimedia. Untuk media penyampaian menggunakan bahasa pemrograman PHP yang menghasilkan sebuah aplikasi web sebagai antarmuka dan MySQL sebagai basis datanya. Langkah-langkah penelitian ini adalah: studi pustaka, perancangan perangkat lunak pembuatan perangkat lunak, pengujian dan analisis. Penelitian ini menghasilkan program aplikasi Perpindahan Kalor Berbasis Multimedia Menggunakan Macromedia Flash dan Php MySQL yang dapat membantu siswa dalam memahami materi, khususnya fisika perambatan kalor sehingga siswa dapat lebih aktif belajar mandiri melalui web browser yang terkoneksi dengan jaringan aplikasi server. Aplikasi ini menggunakan animasi dalam penyampaian materi perpindahan kalor sehingga memudahkan peserta dalam memahami materi. Aplikasi ini juga dapat memberikan latihan soal untuk memberikan penilaian pada peserta yang telah mengikuti materi sehingga dapat diterapkan sebagai salah satu media pembelajaran yang efektif untuk siswa SD, SMP atau yang sederajat. Kata kunci: Fisika, Perpindahan Kalor, Macromedia Flash, PHP, MySQL Abstract The rapid development of multimedia technology can be utilized by the world of education, particularly in improving the way of learning to the learning process can be developed and not left behind by technological advances. In this research the development of multimedia applications in education, in this case is a multimedia-based heat transfer applications using Macromedia Flash and PHP MySQL, which is expected to facilitate learning and teaching school, especially in physics with heat transfer material. In this study the authors using Macromedia Flash as a means of delivery of content-based multimedia. For media delivery using the PHP programming language that generates a web application as an interface and MySQL as its database. The steps of this research are: literature, software design software creation, testing and analysis. This research resulted in the application program Heat Transfer-Based Multimedia Using Macromedia Flash and PHP MySQL that can help students understand the material, especially the physics of heat propagation so that students can be more active to learn independently through a web browser connected to the network server applications. This application uses animation in the delivery of heat transfer material so as to facilitate the participants in understanding the material. This application can also provide exercises to pass judgment on those who have followed the material so can be applied as a medium for effective learning for students from elementary, junior high school or its equivalent. Keywords: Physics, Heat Transfer, Macromedia Flash, PHP, MySQL
DESAIN KONTROLER PID MENGGUNAKAN PLC CP1E-NA UNTUK MENGATUR TEKANAN FLUIDA PADA PLANT FILTRASI MENGGUNAKAN MODUL ULTRAFILTRATION Hidayat, Hafidz Aly; Triwiyatno, Aris; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.228 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.514-519

Abstract

Abstrak Pada penggunaan modul Ultrafiltration, tekanan fluida yang digunakan tidak boleh lebih dari tekanan operasi modul. Ketika modul bekerja, tekanan operasi akan semaTin meningkat dan membran akan mengalami penurunan fluks karena terjadi fouling. Fouling merupakan masalah utama pada membran dimana partikel-partikel tertahan dan menutupi permukaan membran, fouling ini semaTin lama semaTin meningkat dan membuat kerja membran menjadi semaTin berat. Penelitian ini dilakukan untuk membuat tekanan fluida yang masuk modul Ultrafiltration stabil sesuai dengan set value yang telah ditentukan. Hal ini dilakukan untuk menjaga tekanan agar sesuai dengan tekanan operasi modul Ultrafiltration, karena ada faktor penghambatan membran modul oleh partikel tertentu (fouling) yang mampu membuat tekanan naik tanpa disadari. Metode kontrol yang digunakan adalah metode kontrol PID. Kontrol PID dilakukan menggunakan PLC CP1E-NA dengan memanfaatkan instruksi PIDAT(191). Pressure Transmitter (PT) merupakan sensor yang menjadi input bagi PLC, inverter dan motor pompa merupakan aktuator yang mendapatkan output dari PLC. Sebelum data dari PT masuk ke kontrol PID, data harus diskala terlebih dahulu dari 4-20 mA menjadi 0-7000 desimal. Setelah kontrol PID berkerja dan mendapatkan output, nilai output kontrol harus diskala agar tegangan output kontrol stabil sehingga frekuensi di inverter juga stabil. Penelitian ini menggunakan metode kontrol PID Ziegler-Nichols 1. Pengujian pada plant filtrasi menggunakan nilai parameter PID hasil tuning Ziegler-Nichols 1 menghasilkan nilai parameter PID terbaik yaitu Kp=1, Ti=6,7, dan Td=0 dimana dari hasil pengujian pada set value 400 mbar berhasil stabil saat detik ke-15, pada set value 600 mbar berhasil stabil saat detik ke-22, dan pada set value 800 mbar berhasil stabil saat detik ke-8. Kata kunci : Plant filtrasi, tekanan, kontrol PID Abstract On the use of Ultrafiltration module, the fluid pressure should not be more than the module’s operating pressure. When the module is worTing, the operating pressure is increasing and membrane’s flux is decreasing due to fouling. Fouling is a major problem in the membrane where the particles are retained and cover the surface of the membrane, fouling is progressively increasing and makes the membrane becomes more severe. This research was done to make the incoming fluid pressure to Ultrafiltration module is stable in accordance with a predetermined set value. This is done to maintain the pressure to conform to the operating pressure Ultrafiltration modules, because there are factors inhibiting the membrane module by certain particles (fouling) were able to make the pressure rise unnoticed. Control method used is PID control method. PID control is done using the PLC CP1E-NA by utilizing instruction PIDAT (191). Pressure Transmitter (PT) is a sensor which serve as inputs for the PLC, inverter and the motor pump is an actuator that getting output from the PLC. Before the data from PT entrance to PID control, data must first be scaled from 4-20 mA into 0-7000 decimal. After the PID control work and get the output, the output value must be scaled so the output control voltage is stable so that the frequency inverter is also stable. This research uses a PID control method of Ziegler-Nichols 1. Tests on filtration plant used PID parameter values result of Ziegler-Nichols 1 tuning and produced the best PID parameter values that is Kp=1, Ti=6,7, and Td = 0 where the test results at set value 400 mbar is done with settling time 8s, at set value 600 mbar is done with settling time 22s, and at set value 800 mbar is done with settling time 15s. Keywords : Plant filtration, pressure, PID
SIMULASI PENENTUAN KEBUTUHAN BANGUNAN TERHADAP SISTEM PROTEKSI PETIR EKSTERNAL PADA GEDUNG ICT CENTER Sriyanto, Nadia Noviarty; Warsito, Agung; Syakur, Abdul
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.74 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.3.701-708

Abstract

Indonesia yang terletak didaerah khatulistiwa dan beriklim tropis dengan tingkat kelembapan yang tinggi, memiliki tingkat hari guruh yang tinggi pula. Benda atau bangunan berstruktur tinggi memiliki potensi lebih besar terhadap sambaran petir. Oleh karena itu, suatu bangunan memerlukan suatu sistem proteksi petir yang sesuai untuk melindungi dari kerusakan yang bisa disebabkan oleh sambaran petir tersebut seperti pada gedung ICT Center. Dengan menggunakan standar PUIPP juga IEC 1024-1-1, dapat diketahui tingkat kebutuhan sistem proteksi petir pada gedung tersebut dan area yang terlindung dapat dilihat dengan beberapa metode penempatan terminasi udara yaitu sudut lindung dan rolling sphere. Hasil penelitian ini berupa analisa perbandingan area proteksi berdasarkan teori sesuai dengan beberapa contoh kasus yang digunakan. Diharapkan hasil penelitian ini bisa menjadi referensi untuk memenuhi kebutuhan proteksi petir eksternal pada suatu gedung.
SISTEM MONITORING KUALITAS UDARA BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535 DENGAN KOMUNIKASI PROTOKOL TCP/IP Fikri, Yulfiani; Sumardi, Sumardi; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.429 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.643-650

Abstract

Abstrak Peningkatan jumlah polusi udara yang menyebabkan pemanasan global dan kurangnya perhatian terhadap gas-gas berbahaya seperti CO, NO, dan NO2 dapat memberikan dampak yang negatif bagi kesehatan bahkan dapat menyebabkan kematian jika itu diabaikan oleh orang-orang yang menghirupnya. Salah satu media informasi yang populer saat ini adalah web. Oleh karena itu, perlu diciptakan sebuah alat yang dapat memantau tingkat kualitas udara dan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi sistem monitoring ini dapat dipantau melalui web. Dalam Tugas Akhir ini, digunakan mikrokontroler AVR tipe ATmega 8535 sebagai unit pusat kontrol dan sebuah ethernet kontroler sebagai kontroler jaringan yang menangani komunikasi antara mikrokontroler dengan jaringan menggunakan protokol TCP/IP. Selain itu, sistem ini menggunakan bahasa C sebagai konfigurasi antara mikrokontroler dan sistem ethernet. Tingkat polusi udara diukur dengan sensor gas TGS 2600 yang berfungsi untuk mengukur kadar CO dan TGS 2201 untuk mengukur kadar NO2. Pengujian hasil monitoring dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran sistem monitoring dengan alat uji gas analyzer STARGAS 898 yang digunakan sebagai acuan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kesalahan rata-rata untuk monitoring gas CO sebesar 0,821 dan gas NO2 sebesar 0,06. Pengiriman informasi kualitas udara secara real time melalui web berjalan dengan baik dan stabil. Kata Kunci: Web server,  Monitoring, Atmega8535, sensor TGS2600, TGS2201  Abstract Increase number of air pollution that causes global warming and lack of attention to dangerous gases as CO, NO, and NO2 can give a negative impact to health and can cause the death if it ignored by those who breathed in. One of the media information that is popular now is a web. Hence important a device that could monitor the level of air quality and by making use of technological progress this monitoring system can be monitored via web. In this final project, microcontroller AVR type Atmega 8535 as a unit central control and an ethernet network controller as controller who handles communication between microcontroller with use the TCP/IP network protocols. Moreover this system using C language for configuration between the microcontroller and ethernet systems. Pollution rate is measured by sensors TGS 2600 gas that serves to measure levels of CO and TGS 2201 to measure the levels of NO2. The testing results of the monitoring carried out by comparing the measurement results monitoring system with the STARGAS 898 gas analyzer test used as a reference.  The test results showed that the fault for gas monitoring CO of 0,821 and NO2 of 0,06. Delivery of air quality information in real time via the web runs quite good and stable. Keywords: Web server,  Monitoring, Atmega8535, sensor TGS2600, TGS2201
EVALUASI SETTING RELAY OCR, GFR DAN RECLOSER PASCA REKONFIGURASI JARINGAN DISTRIBUSI PADA TRAFO 2 GARDU INDUK SRONDOL SEMARANG MENGGUNAKAN ETAP 12.6.0 Abdullah, Isa; Juningtyastuti, Juningtyastuti; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1128.988 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.3.329-337

Abstract

Sistem tenaga listrik yang terdiri dari komponen utama generator, transformator, dan saluran transmisi-distribusi tidak dapat dihindari bahwa cepat atau lambat sistem tersebut akan mengalami gangguan. Meningkatnya jumlah beban dalam suatu sistem tenaga listrik tentu akan menyebabkan naiknya presentasi terjadinya gangguan. Salah satu bentuk gangguan yang dapat terjadi pada sistem tenaga listrik adalah hubung singkat (short circuit), yang menyebabkan lonjakan arus yang disebut arus hubung singkat. Bentuk gangguan arus hubung singkat tersebut yaitu gangguan tiga fase, dua fase, dua fase ke tanah maupun gangguan fase ke tanah. Hasil evaluasi dengan menggunakan program ETAP 12.6.0 didapatkan arus gangguan hubung singkat tertinggi adalah 4190 ampere dan arus gangguan hubung singkat terendah adalah 650 ampere. Waktu kerja peralatan proteksi  terendah adalah pada recloser 2 yaitu 0,200 detik, sedangkan waktu kerja maksimum yaitu 6,259 detik pada relay GFR di sisi incoming. Pada simulasi koordinasi, relay proteksi yang bekerja dimulai dari recloser 2, lalu recloser 1 selanjutnya relay outgoing dan relay incoming sebagai back up protection. Koordinasi setting proteksi hasil perbaikan telah sesuai dengan standart IEEE242-1986 dengan grading time 0,2-0,5 detik dan tidak ada kurva koordinasi yang saling memotong dan mendahului.
PERHITUNGAN BIAYA SEWA JARINGAN TRANSMISI 500 KV JAWA-BALI DENGAN METODE BASIS ARUS Setyadi, Heriawan Kukuh; Hermawan, Hermawan; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.177 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.4.552-559

Abstract

Abstrak Permintaan energi listrik yang selalu mengalami peningkatan di setiap tahunnya  tidak diimbangi dengan adanya pusat pembangkit baru.Hal tersebut terjadi karena keterbatasan dana investasi yang dimiliki PLN. Oleh karenanya PLN perlu menyusun skema untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satu skema yang dapat disusun adalah  skema sewa jaringan transmisi. Sewa jaringan transmisi pada prinsipnya bertujuan untuk menyalurkan daya dari pembangkit milik sendiri ke beban  pihak lain dengan menyewa jaringan transmisiDiperlukan suatu metode untuk menghitung biaya sewa jaringan transmisi yaitu dengan menggunakan metode basis arus. Metode basis arus dalam menentukan alokasi biaya sewa jaringan transmisi dengan menghitung seluruh perubahan arus antara sebelum dan sesudah adanya sewa jaringan. Peneliatian ini, dalam menghitung biaya sewa transmisi menggunakan sistem transmisi 500 kV dengan metode basis arus. Melalui metode tersebut diperoleh biaya sewa jaringan transmisi untuk setiap studi kasus. Pada kasus 1 perhitungan biaya sewa jaringan transmisi dengan inject daya 50 MW dari Tanjung Jati-Ungaran diperoleh biaya sebesar Rp2.504.782.753,-.Kasus 2 perhitungan dengan inject daya  100 MW dari Tanjung Jati-Pedan sebesar Rp11.716.146.528,-. Kasus 3 perhitungan  dengan inject daya 200 MW dari Gresik-Cilegon sebesar Rp81.241.618.173,-.  Dari hasil  analisis yang dilakukan, metode basis arus dengan kelebihan dan kekurangannya dapat menjadi alternatif metode perhitungan biaya sewa jaringan transmisi. Kata kunci : Sistem transmisi 500 KVJawa-Bali,sewa transmisi ,metode basis arus, inject  daya wheeling.  Abstract Electrical energy demand always increased in each year is not matched with the new power plant. It happens because of the limitations fund owned by PLN. Therefore PLN needs to prepare schemes to resolve the issue. Scheme that can be set is the transmission rental scheme. Transmission rental scheme in principle to distribute power from self-owned plant to load by renting transmission. We need a method to calculate the cost by using current base method. Current base method for determining the allocation of transmission network rental cost with count all current changes between before and after rental.  Final assigment, in calculating rental cost using 500 kV transmission system with current base method. Through these methods obtained transmission network rental cost for each case study. In the first case the calculation of rental cost inject power transmission with 50 MW from Tanjung Jati-Ungaran obtained cost of Rp83.492.758,-. Case 2 calculation to inject a 100 MW power from Tanjung Jati-Pedan obtained cost of Rp390.538.218,-. Case 3 calculations with inject 200 MW power from Gresik-Cilegon obtained cost of Rp904.351.291,-. From the the analysis, current base method with advantages and disadvantages can be an alternative method to calculate the transmission rental cost. Keywords : 500KVtransmissionsystem, transmission rental cost, current base method, inject

Page 56 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue