cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
SIMULASI SISTEM KONTROL KONTROL TEKANAN KOMPRESOR PADA ELECTRICALLY ASSISTED TURBOCHARGER DENGAN METODE CASCADE FUZZY-PI Nugraha, Satria Indra; Setiyono, Budi; Christyono, Yuli
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.627 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.131-137

Abstract

Turbocharger adalah teknologi yang mulai banyak digunakan pada mobil penumpang. Namun turbocharger yang dipasangkan pada spark ignition engine (SI engine) mengalami turbolag dikarenakan perubahan sudut bukaan throttle yang sering terjadi. Hal ini menyebabkan respon sistem menjadi lambat. Beberapa metode yang dilakukan untuk mengurangi turbolag yaitu : penggunaan mesin dengan rasio kompresi tinggi, penempatan katup throttle sebelum kompresor, variable geometry turbocharger, dan pemendekan pipa inlet dan exhaust. Akan tetapi, metode tersebut tidak dapat mengeliminasi turbolag seluruhnya. Salah satu metode untuk mengeliminasi turbolag adalah dengan aktuator tambahan seperti motor DC sebagai electric assist. Motor DC sebagai electric assist dapat memberikan torsi bantu pada turbocharger untuk menghasilkan respon sistem untuk mencapai tekanan kompresor ideal dengan cepat dan stabil pada keadaan tunaknya. Pada penelitian ini dirancang dua struktur sistem kontrol tekanan kompresor pada electrically assisted turbocharger dengan metode cascade fuzzy-PI sehingga motor DC sebagai aktuator tambahan dapat menghasilkan torsi bantu yang sesuai. Hasil pengujian menunjukkan settling time masing-masing struktur 95,99 % dan 95,17 % lebih singkat dibanding sistem turbocharger konvensional.
KENDALI LAMPU LALU LINTAS MENGGUNAKAN PRIORITAS BERBASIS MIKROKONTROLER AVR ATMEGA 8535 Purnomo, Bayu Novaldano; Sudjadi, Sudjadi; Christiyono, Yuli
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.535 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.1.152-159

Abstract

Abstrak   Lampu lalu lintas yang berfungsi untuk mengendalikan arus lalu lintas yang terpasang dipersimpangan jalan merupakan salah satu alat agar kemacetan dapat dihindari. Tetapi  hal ini tentu tidak berlaku untuk kendaraan-kendaraan darurat yang harus menerobos lampu lalu lintas untuk mempersingkat waktu. Pada penelitian ini bertujuan untuk memaksimalkan peran lampu lalu lintas yang berfungsi untuk dapat dikendalikan oleh kendaraan darurat untuk mendapatkan prioritas. Perangkat keras dibangun dengan TWS 434 dan RWS 434 yang digunakan untuk komunikasi jarak jauh. Enkoder HT12E dan HT12D digunakan untuk membantu kinerja dari modul pemancar dan penerima agar informasi yang dikirimkan dapat diterima dengan baik. Enkoder SN74LS148 digunakan untuk membuat kode prioritas. ATmega 8535 digunakan sebagai pemroses utama. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah model kendali lampu lalu lintas dengan prioritas untuk kendaraan darurat. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, dapat diketahui sistem dapat bekerja dalam jangkauan tertentu. Pada kondisi normal, lampu lalu lintas dapat berjalan dengan baik. Saat kondisi dalam pengaruh remote, lampu lalu lintas juga bekerja mengikuti perintah. Remote yang dibuat dengan prioritas tinggi akan dapat dan tetap bekerja walaupun remote dengan prioritas rendah memberikan perintah, dan juga remote dengan prioritas rendah akan di interupsi perintahnya jika remote prioritas tinggi bekerja. Untuk membuat informasi dari dikirim pemancar dapat diterima oleh penerima, bit alamat dari enkoder HT12E dan dekoder HT12D harus sama, hal ini juga berfungsi agar penerima pada lampu lalu lintas tidak dapat digunakan oleh semua orang.   Kata kunci: lampu lalu lintas, remote, prioritas, komunikasi nirkabel     Abstract   The function of traffic lights to control traffic flow attached road intersection is one of the tools so that congestion can be avoided. But this is certainly not true for emergency vehicles to break through the traffic light to shorten the time. In this final aim to maximize the role of traffic lights can controlled by emergency vehicles to get priority. The hardware built with TWS 434 and RWS 434 are used for long distance communication. HT12E and HT12D encoder is used to help the performance of the transmitter and receiver module that transmitted information can be received well. SN74LS148 encoder is used to make the code a priority. ATmega 8535 used as the main processor. The results in this thesis is a model of a traffic light control with priority for emergency vehicles. Based on the tests performed, it can be seen the system to work within a certain range. In normal conditions, traffic lights can work well. When conditions in the remote influence, traffic lights also work to follow orders. Remote is made with a high priority and will be able to keep working even lower priority remote giving orders, as well as remote with a low priority interrupt will be in command if the remote high priority work. To make the information of the transmitted transmitter can be received well by the recipient, the address bits of the encoder HT12E and decoder HT12D must be the same, it also serves to receivers on the traffic lights can not be used by everyone.   Keywords : traffic light, remote, priority, wireless communication
PERBANDINGAN TEGANGAN KELUARAN SERTA KONSUMSI DAYA PADA PEMBANGKITAN TEGANGAN TINGGI FREKUENSI TINGGI KUMPARAN TESLA Putra, Daniswara Ardy; Facta, Mochammad; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.273 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.933-939

Abstract

Kumparan Tesla adalah  peralatan listrik berupa transformator resonan dengan inti udara yang digunakan untuk menghasilkan tegangan tinggi dengan frekuensi tinggi. Kumparan tesla mempunyai banyak manfaat pada dewasa ini,  yaitu untuk melihat ada tidaknya keretakan pada isolator serta untuk tujuan edukasi. Dalam tugas akhir ini dirancang suatu kumparan Tesla yang mendapat masukan dari inverter yang dapat membangkitkan pulsa dengan orde ratusan kilo hertz berbentuk gelombang kotak. Kumparan Tesla terdiri atas rangkaian induktor dan kapasitor. Rangkaian induktor terdiri lilitan primer dan sekunder. Dalam tugas akhir ini akan dianalisis dua macam variasi kumparan tesla dimana kumparan tesla pertama menggunakan lilitan primer dengan tipe flat-spiral dan kumparan tesla kedua menggunakan lilitan primer dengan tipe helical. Kapasitor adalah toroid yang terbuat dari selang dan dilapisi aluminium  foil. Dengan perhitungan yang sesuai akan diperoleh frekuensi tepat sehingga menghasilkan tegangan keluaran besar. Tegangan keluaran serta kunsumsi daya dari kedua trafo Tesla akan dianalisa. Karakteristik tegangan keluaran serta konsumsi daya tiap tesla berdasarkan variasi frekuensi dan tegangan masukkan. Berdasarkan hasil perancangan. Kumparan Tesla variasi pertama mempunyai frekuensi resonan 138 kHz dengan tegangan kelauran 110 kV dan konsumsi daya 36 Watt. Kumparan Tesla variasi kedua mempunyai frekuensi resonan 138 kHz dengan tegangan kelauran  57 kV dan konsumsi daya 28 Watt.
PERANCANGAN CHAMBER VARIASI BAHAN ELEKTRODA UNTUK PENGUKURAN IONISASI DARI SUMBER TEGANGAN TINGGI AC DAN DC Nugroho, Marcellinus Christian Adi; Syakur, Abdul; Warsito, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.57 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.1113-1120

Abstract

Di dalam dunia kelistrikan terutama pada jurusan-jurusan teknik elektro sendiri, pengaplikasian dari tegangan tinggi maupun tentang ionisasi dan peluahan sebagian masih kurang. Pada praktikum tegangan tinggi di kampus Teknik Elektro Universitas Diponegoro, pengaplikasian dalam praktikum masih belum diterapkan secara praktis. Oleh sebab itu diperlukan alat yang dapat menunjang pengaplikasian tersebut. Pengujian dilakukan dengan menghubungkan elektroda positif dengan fasa dan elektroda negatif dengan ground. Kemudian tegangan tinggi akan dibangkitkan dan diinjeksikan ke chamber. Hasil pengukuran akan dimasukkan kedalam perhitungan untuk mencari nilai muatan (nano coulomb) dan akan dibandingkan antara sumber tegangan tinggi AC dan DC. Masing-masing percobaan akan divariasi bahan elektroda menggunakan elektroda jarum bidang tembaga dan juga aluminium, dengan variasi jarak 2 dan 4 cm. Tegangan tinggi akan divariasi 4, 5, dan 6 kV tanpa DBD (Dielectric Barrier Discharge) dan dengan DBD. g. Pada pengujian ionisasi tegangan tinggi AC dengan elektroda tembaga menghasilkan muatan sebesar 0,00915; 0,0153; 0,0546 nC untuk jarak 4 cm tanpa penghalang. Dari hasil pengujian perbandingan jarak pada elektroda memengaruhi besarnya pelepasan muatan. Semakin dekat jarak antar elektroda, maka semakin besar dan cepat pula muatan dilepaskan. Hal ini juga terjadi untuk bahan elektroda aluminium. Pada pengujian ionisasi secara keseluruhan baik AC maupun DC menghasilkan kenaikan pelepasan muatan yang berbanding lurus dengan besarnya tegangan yang diuji. Semakin besar tegangan maka muatan elektron yang dilepaskan semakin banyak.
MENGUBAH TULISAN TANGAN MENJADI TEXT DIGITAL OCR (OPTICAL CHARACTER RECOGNITION) DENGAN MENGGUNAKAN METODE SEGMENTASI DAN KORELASI Fauzi, Misbah Riyandi; D, Nugroho Agus; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.437 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.4.1013-1017

Abstract

Abstrak Sistem pengenalan huruf atau sering disebut OCR merupakan solusi yang efektif untuk proses konversi dari dokumen cetak ke dalam bentuk dokumen digital. Permasalahan yang muncul dalam  melakukan proses pengenalan huruf komputer adalah bagaimana sebuah teknik pengenalan dapat mengenali berbagai jenis huruf dengan ukuran, ketebalan, dan bentuk yang berbeda. Pemotongan karakter menggunakan Segmentasi yaitu proses pengolahan citra yang bertujuan memisahkan wilayah (region) objek dengan wilayah latar belakang agar objek mudah dianalisis dalam rangka mengenali objek yang banyak melibatkan persepsi visual. Pengenalannya menggunakan metode korelasi dua dimensi yaitu standarisasi separasi angular dengan pengurangan nilai koordinat dengan nilai mean. Pembuatan software ini agar mampu menguji dan menganalisis kinerja sistem dengan memperhitungkan tingkat akurasi dan ketelitian, selain itu software ini dapat memudahkan untuk mengubah tulisan tangan menjadi teks digital. Proses awalnya  yaitu dengan objek selembar kertas yang telah berisi sebuah tulisan tangan yang kemudian dilakukan proses scanner, prapengolahan, segmentasi dan dirubah menjadi teks digital dengan menggunakan software matlab R2009a. Dalam pelaksanaan atau pembuatan software telah diperoleh hasil tingkat keberhasilan sebesar 81,81% dan 18,19% atau sebanyak 27 huruf  angka yang benar dan 6 hruruf  angka yang salah dari 33 huruf angka. Untuk tingkat kegagalan yang dimana tingkat kegagalan dipengaruhi oleh beberapa faktor yang salah satunya adalah tebal atau tipisnya huruf. Kata Kunci: OCR dengan metode segmentasi dan korelasi  Abstract Letter recognition system is often called OCR is an effective solution for the conversion of printed documents in the form of digital documents. The problems that arise in the process of computer literacy is how a recognition techniques to recognize different types of letters with the size, thickness, and different shapes. Cutting characters using Segmentation is the process of image processing which aims at separating region (region) region of the background objects with objects that easily analyzed in order to recognize objects that involve a lot of visual perception. The introduction of two-dimensional correlation method is the standardization of the angular separation by reduction with a mean value of the coordinates. Making this software to be able to test and analyze the performance of the system by taking into account the level of accuracy and precision, in addition, this software can make it easier to convert handwriting into digital text. The process is the first object that has a piece of paper containing a handwritten scanner then do the process, pretreatment, segmentation and converted into digital text using matlab R2009a software. In the implementation or software development has obtained the results of a success rate of 81.81% and 18.19%, or a total of 27 letters and 6 numbers correct hruruf the wrong number of digits 33 letters. For failure rate where the failure rate is influenced by several factors, one of which is thick or thin letters. Keywords: OCR segmentation metode and correlation
OPTIMASI EKONOMIS PEMBANGKIT PLTG DI PLTGU TAMBAK LOROK MENGGUNAKAN ALGORITMA KELELAWAR Kautsar, Fauzan Mawardi; Nugroho, Agung; Hermawan, Hermawan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.758 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.2.193-201

Abstract

Biaya pembangkitan merupakan biaya penyediaan tenaga listrik terbesar khususnya biaya bahan bakar. Untuk mendapatkan pengoperasian yang optimal dalam memenuhi kebutuhan beban maka optimasi ekonomis pada unit pembangkit sangat diperlukan dalam upaya melakukan optimisasi pembangkit. Algoritma yang digunakan untuk optimisasi ekonomis PLTG di PLTGU Tambak Lorok pada penelitian ini adalah menggunakan Bat Algorithm (BA). Algortima Kelelawar merupakan metode yang terinspirasi dari perilaku kelelawar dalam bernavigasi menggunakan kelebihan kelelawar yang di sebut ekolokasi. Pada makalah ini, metode Algoritma Kelelawar diselesaikan dengan menggunakan Matlab R2013a dan hasil simulasi metode Algoritma Kelelawar akan dibandingkan dengan metode konvensional iterasi lambda untuk membuktikan validitas dan efektifitas dari metode Algoritma Kelelawar. Dari hasil simulasi optimisasi dengan metode Algoritma Kelelawar menunjukkan peforma yang baik. Hasilsimulasi identik dengan metode Iterasi Lambda. Sedangkan pada sistem PLTG Tambak Lorok akan dibandingkan hasil metode Algoritma Kelelawar secara diskrit dan operasi sistem. Dari hasil pengujian diskrit dan operasi sistem tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Perbedaan terjadi saat kebutuhan daya 350 MW dengan selisih biaya sebesar 75.794,4 rupiah/jam dengan selisih total energi 19,8 mmbtu/jam. Serta pada permintaan beban 375 MW dengan selisih biaya 222.024 rupiah/jam dengan total energi 58 mmbtu/jam.
KINERJA DC CHOPPER TIPE CUK DENGAN MOSFET DALAM MODE CCM DAN DCM Wibowo, Satrio; Facta, Mochammad; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.879 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.268-275

Abstract

Abstrak DC chopper merupakan peralatan elektronika daya yang berfungsi untuk mengubah nilai tegangan DC menjadi lebih kecil atau lebih besar dari nilai tegangan masukan. Dalam prakteknya DC Chopper mempunyai beberapa konfigurasi yang sering digunakan yaitu buck, boost, buckboost dan cuk. DC Chopper mempunyai 2 mode operasi kerja, yaitu mode DCM (Discontinuous Conduction Mode) dan mode CCM (Continuous Conduction Mode). Banyak penelitian yang memanfaatkan kinerja DC Chopper sebagai penyedia catu daya tegangan searah. Namun dalam penelitian, karakteristik dan mode kerja konverter tidak diperhatikan dan dibahas, sehingga tidak jelas mode operasi apa yang digunakan dalam konverter. Pada penelitian ini dibuat DC Chopper tipe cuk. Cuk converter tersebut menggunakan MOSFET sebagai saklar elektronik yang dipicu oleh rangkaian kontrol IC TL494. Respon keluaran cuk converter yang akan dibahas meliput respon arus dan tegangan keluaran serta efisiensi daya pada mode operasi DCM dan CCM. Berdasarkan hasil percobaan, cuk converter berhasil bekerja pada mode operasi DCM dan CCM. Pada pengujian mode DCM digunakan induktor dengan nilai induktansi sebesar L1 = 1,6 mH dan L2 = 0,7 mH. Cuk converter menghasilkan tegangan keluaran maksimal sebesar 10,52 V, dan nilai efisiensi tertinggi yang dihasilkan sebesar 96,65 %. Pada pengujian mode CCM digunakan induktor dengan nilai induktansi sebesar L1 = 60 mH dan L2 = 40 mH. Cuk converter menghasilkan tegangan keluaran maksimal sebesar 37,37 V, dan nilai efisiensi tertinggi yang dihasilkan sebesar 98,82 %. Kata kunci : DC Chopper, Cuk Converter, DCM, CCM.  Abstract DC chopper is a power electronic device that can change the value of DC voltage into less or greater than the input voltage magnitude. In a real practice, DC chopper has several configurations which are usually used, e.g. buck, boost, buckboost and cuk. Moreover, DC chopper has 2 modes of work operation, i.e. DCM (Discontinuous Conduction Mode) and mode CCM (Continuous Conduction Mode). There have been bundle of researches that used the DC chopper benefits as a provider for power supply of DC voltage. However, most of the result in the researches do not explain and concern to the characteristic and work operation of converter. Thus, it may still not clear regarding the mode of operation which has been used in the converter. In this research, DC chopper is being made by cuk type. The cuk converter used MOSFET as a electronic switching which triggered by control circuit of IC TL494. The output response of cuk converter which are being addressed including curren response and voltage output as well as power efficiency in CCM and DCM operation mode. According to the result of the research, cuk converter successfully worked both in the mode of DCM and CCM operation. The test of DCM mode used inductor with the value of inductance L1 = 1,6 mH and L2 = 0,7 mH. Cuk converter resulted a maximum output voltage is 10.52 V and maximum efficiency is 96,65 %. Besides, the test of CCM  mode used inductor with the value of inductance L1 = 60 mH and L2 = 40 mH. Cuk converter resulted a maximum output voltage is  37,37 V and maximum efficiency is 98,82 %. Key words : DC Chopper, Cuk Converter, DCM, CCM
RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR TEKANAN DARAH OTOMATIS PADA PERGELANGAN TANGAN NENGGUNAKAN METODE OSCILLOMETRY BERBASIS ARDUINO MEGA 2560 Aditya, Aditya; Riyadi, Munawar Agus; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.764 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.1.1-7

Abstract

Tekanan darah adalah salah satu parameter fisik yang sering diukur dan indikator penting dari kondisi kesehatan. Tekanan darah didefinisikan sebagai tekanan yang dihasilkan oleh sirkulasi darah pada dinding pembuluh darah. Metode dalam pengukuran tekanan darah secara umum dikategorikan dalam metode invasive dan non-invasive. Teknik sampling yang biasa digunakan pada pengukuran non-invasive secara otomatis yaitu auscallotatory, doppler ultrasound, dan ocsillometry. Tugas akhir ini berfokus pada pengukuran tekanan darah dengan metode non-invasive yang dilakukan secara otomatis dengan menggunakan metode oscillometry dengan algoritma MAA(Maximum Amplitude Algorithm) menggunakan sensor tekanan piezoresistive pada mikrokontroler Arduino Mega 2560. Instrumen dirancang untuk mengukur tekanan darah dalam rentang 55 hingga 200 mmHg dengan rentang heart rate 0 hingga 300 bpm(beat per minutes). Pada pengujian sistem, didapat hasil galat rata-rata saat pengukuran sebesar 3,1% untuk systole, 6,6% untuk diastole dan 6,5% untuk heart rate dibandingkan dengan alat ukur tekanan darah FamilyDr TD-3124. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan alat ini sudah bekerja dengan baik.
DESAIN KONTROLER ADAPTIF JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK PENGATURAN KECEPATAN STASIONER PADA MESIN BENSIN Jabbar, Achmad Abdul; Triwiyatno, Aris; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.053 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.2.139-145

Abstract

Abstrak Kecepatan stasioner dapat dijadikan sebagai acuan untuk mengetahui performansi dari mesin bensin. Kecepatan stasioner yang terlalu cepat akan menyebabkan pemakaian bahan bakar semakin boros. Sedangkan kecepatan stasioner yang terlalu lambat akan menyebabkan tenaga yang dihasilkan oleh putaran mesin kecil, sehingga kendaraan tidak mampu untuk menghidupkan aksesoris-aksesoris kendaraan bahkan kendaraan dapat mati. Oleh karena itu diperlukan sebuah pengontrolan agar kecepatan stasioner tetap dalam keadaan yang ideal, sehingga diperoleh performansi mesin yang baik. Pada penelitian ini menggunakan kontroler adaptif jaringan syaraf tiruan untuk mengatur kecepatan mesin saat keadaan stasioner terhadap gangguan berupa torsi beban yang diwakilkan oleh sinyal step, square dan random. Struktur jaringan yang digunakan adalah NARX (Nonlinear AutoRegressive Exogeneous). Algoritma pelatihan yang digunakan adalah metode Levenberg Marquardt. Model mesin bensin dan kontroler adaptif jaringan syaraf tiruan disimulasikan dengan software komputasi. Berdasarkan hasil simulasi, kontroler adaptif jaringan syaraf tiruan mempunyai performansi lebih baik dibandingkan dengan kontroler PID dalam mempertahankan kecepatan stasioner mesin dengan nilai IAE untuk gangguan step sebesar 71,77, nilai IAE untuk gangguan square sebesar 191 dan nilai IAE untuk gangguan random sebesar 243,8. Kata kunci: Mesin bensin, kecepatan stasioner, adaptif jaringan syaraf tiruan  Abstract Idle speed can be used as reference to determine the performance of gasoline engine. When idle speed is too fast, engine use fuel more wasteful. When the idle speed is too slow, it will cause the engine power become small, so the vehicle accessories can’t turn on. Therefore we need to control idle speed under ideal condition in order to obtain good engine performance. In this study, adaptive neural network controller was used to control the idle speed of engine against various load torque disturbance that was represented by step, square and random signals. Nonlinear Auto Regressive Exogeneous (NARX) was used as network structure and Levenberg Marquardt method was used as training algorithm. Gasoline engine model and adaptive neural network controller was simulated using computation software. Based on the simulation results, adaptive neural network controller has better performance than PID controller in maintaining idle speed with IAE value 71.77 for step signal disturbance, 191 for square signal disturbance  and 243.8 for random signal disturbance. Keywords: Gasoline engine, idle speed, adaptive neural network
PERANCANGAN SISTEM KONTROL NAVIGASI BEARING PADA QUADCOPTER DENGAN METODE PID (PROPORTIONAL, INTEGRAL, DERIVATIVE) SELF TUNING PSO (PARTICLE SWARM OPTIMIZATION) Sulila, Muhammad Surya; Sumardi, Sumardi; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1408.435 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.323-332

Abstract

Unmanned Aerial Vehicle (UAV) adalah pesawat tanpa awak yang dapat dikendalikan secara manual ataupun otomatis dari jarak jauh. Sistem navigasi UAV quadcopter salah satunya adalah membuat sistem kontrol quadcopter agar dapat stabil menghadap ke arah koordinat yang dituju dengan mengatur sudut putar sumbu vertikal (yaw) atau disebut navigasi bearing sehingga pada Penelitian ini dirancang sistem kontrol Proportional Integral Derivative self tuning Particle Swarm Optimization. Perancangan sistem navigasi bearing digunakan input berupa Global Position System untuk mengetahui koordinat quadcopter, sedangkan sensor kompas HMC5883L digunakan untuk mengetahui kondisi aktual sudut arah hadap quadcopter. Berdasarkan hasil pengujian respon sistem quadcopter, untuk dapat mengarah ke koordinat yang dituju dengan koordinat quadcopter tetap, settling time dicapai pada detik ke 6,4 dan error setelah settling time sebesar 5,4⁰. Berdasarkan pengujian dengan perubahan koordinat, didapatkan error rata-rata sebesar 7,9⁰. Berdasarkan pengujian dengan diberi gangguan didapatkan error offset rata-rata sebesar 1,89⁰ dan mencapai settling time pada detik ke 4,1. Batasan nilai self tuning PSO yang terbaik didapat pada nilai Kp = 0,15 sampai 0,3, Ki = 0,06 sampai 0,6, dan Kd = 0,005 sampai Kd = 0,1. Nilai koefisien PSO yang digunakan adalah C1 = 1,5,  C2 = 2 dan bobot inersia dari 0,7 sampai 1,2.

Page 60 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue