cover
Contact Name
Sari Listyorini
Contact Email
sariadbis96@gmail.com
Phone
+6283848898843
Journal Mail Official
jiabundip@gmail.com
Editorial Address
Departemen Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. H. Soedarto, S.H. Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27461297     DOI : 10.14710/jiab
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis diterbitkan oleh Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,510 Documents
Pengaruh Fasilitas Pelayanan dan Service Performance terhadap Kepuasan Nasabah PT Asabri (Persero) Kantor Cabang Semarang Ika Kusumadewi; Wahju Hidajat; Hari Susanta Nugraha
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.679 KB) | DOI: 10.14710/jiab.2022.34659

Abstract

The growth of increasingly resulted in intense competition in the business. The insurance industry has grown significantly in recent years. Company need to improve and focus more on customer satisfaction since they deserve the greatest service. This research aims to determine the effect of service facilities and service performance on customers satisfaction of PT ASABRI (Persero) Regional Office of Semarang. The population in this study was all insurance participants of PT ASABRI (Persero) Semarang Branch Office, amounting to 39.005 as of June 2022. The number of samples used as respondents in this study amounted to 100 participants or insurance heirs of PT ASABRI (Persero) Semarang Regional Office with predetermined requirements. Sampling technique used was the Non Probability Sampling with accicental sampling method and purposive sampling method. Data analysis is performed using validity test, reliability test, correlation coefficient, coefficient of determination, linear regression and significance test with t test and F test. This analysis used SPSS 25.0 software for windows. The tests result showed that variables that service facilities and service performance simultaneously had a positive effect on costumer satisfaction, with a score of 11.245 (F Value) > 3.09 (F table). Pertumbuhan yang semakin meningkat mengakibatkan persaingan bisnis yang semakin ketat. Industri asuransi telah tumbuh secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan perlu meningkatkan dan lebih fokus pada kepuasan pelanggan karena mereka layak mendapatkan layanan terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas pelayanan dan Service Performance terhadap kepuasan pelanggan PT ASABRI (Persero) Kantor Wilayah Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta asuransi PT ASABRI (Persero) Kantor Cabang Semarang yang berjumlah 39.005 per Juni 2022. Jumlah sampel yang digunakan sebagai responden dalam penelitian ini berjumlah 100 peserta atau ahli waris asuransi PT ASABRI (Persero) Kantor Wilayah Semarang dengan persyaratan yang telah ditentukan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Non Probability Sampling dengan metode accicental sampling dan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, koefisien korelasi, koefisien determinasi, regresi linier dan uji signifikansi dengan uji t dan uji F. Analisis ini menggunakan software SPSS 25.0 for windows. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel fasilitas pelayanan dan service performance secara simultan berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan, dengan skor sebesar 11,245 (F Value) > 3,09 (F tabel).
Pengaruh Pemilihan Brand Ambassador dan Brand Awareness terhadap Keputusan Pembelian melalui Minat Beli Konsumen Kopi Lain Hati Wonosobo Fauzia Hanum Salsabiela; Sari Listyorini; Dinalestari Purbawati
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.506 KB) | DOI: 10.14710/jiab.2022.35361

Abstract

The increasing consumption of coffee in Indonesia shows that people are increasingly fond of consuming coffee. So that there is competition between coffee shops to create uniqueness and the best taste. In winning the competition, it is important for a company to be able to retain consumers so that they are willing to make purchasing decisions. The strategy that can be done is to increase brand ambassadors, brand awareness, and buying interest, so that it can encourage consumers' willingness to make purchasing decisions. This study aims to determine the effect of brand ambassador and brand awareness variables on purchasing decisions through buying interest as an intervening variable. This type of research is explanatory research. The sampling technique used is non-probability sampling and purposive sampling. This study uses 100 respondents (Cooper & Emory theory, 1992) who are other consumers of Kopi Lain Hati in Wonosobo. The data in this study were processed using the SmartPLS version 3.0 application. Based on the results of the study, it is known that there is a positive and significant influence on brand ambassadors on buying interest, brand awareness on buying interest, brand awareness on purchasing decisions, and buying interest on purchasing decisions. However, the results obtained are not significant on the brand ambassador variable on purchasing decisions, which means that the relationship has a small effect. Meanwhile, it is also produced if the buying interest variable becomes an intervening variable between brand ambassadors on purchasing decisions in full mediation, and brand awareness on purchasing decisions in partial mediation.Meningkatnya konsumsi kopi di Indonesia menunjukkan masyarakat yang semakin gemar mengkonsumsi kopi. Sehingga muncul persaingan diantara kedai kopi untuk menciptakan keunikan dan cita rasa terbaik. Dalam memenangkan persaingan, penting bagi sebuah perusahaan untuk dapat mempertahankan konsumen agar mereka bersedia melakukan keputusan pembelian. Strategi yang dapat dilakukan adalah meningkatkan brand ambassador, brand awareness, serta minat beli, sehingga dapat mendorong kemauan konsumen untuk melakukan keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara variabel brand ambassador dan brand awareness terhadap keputusan pembelian melalui variabel minat beli sebagai variabel intervening. Tipe penelitian ini adalah explanatory research. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode non-probability sampling dan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan 100 responden (teori Cooper & Emory,1992) yang merupakan konsumen Kopi Lain Hati di Wonosobo. Data dalam penelitian ini diolah menggunakan aplikasi SmartPLS versi 3.0. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan pada brand ambassador terhadap minat beli, brand awareness terhadap minat beli, brand awareness terhadap keputusan pembelian, serta minat beli terhadap keputusan pembelian. Namun diperoleh hasil yang tidak signifikan pada variabel brand ambassador terhadap keputusan pembelian   yang artinya hubungan tersebut memiliki pengaruh yang kecil. Sementara itu dihasilkan pula jika variabel minat beli menjadi variabel intervening antara brand ambassador terhadap keputusan pembelian secara penuh, serta brand awareness terhadap keputusan pembelian secara parsial.
Pengaruh Kualitas Produk dan Harga dengan Keputusan Pembelian sebagai Variabel Intervening terhadap Loyalitas Konsumen Fika Nadia Nurhasna; Reni Shinta Dewi; Dina Lestari
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.247 KB) | DOI: 10.14710/jiab.2022.36078

Abstract

The culinary business is one of the businesses that continue to grow rapidly. One of the culinary businesses that growing rapidly is the packaged fresh liquid milk business. Ultra Milk is the first pioneer of liquid milk with UHT technology and is packaged with antiseptic packaging. Based on sales data, Ultra Milk shows fluctuating sales.This study aims to determine the effect of product quality and price on purchasing decisions n consumer loyalty of Ultra Milk to Diponegoro University students. The type  of research used is purposive sampling and the sample taken is 100 consumers. Data collection techniques used are questionnaires and literature studies. The data analysis techniques used were validity and reliability test, correlation coefficients and determinations, simple and mutiple regression analysis, t and f tests, and path analysis with the help of the IBM SPSS (Statistical Product and Service Solution) version 26.0 program.The test result show that the product quality variable has a contributing effect on consumer loyalty and puchashing decisions as evidenced by the result of t count > table but the price variable has no contribution effect on concumer loyalty and purchasing decisions as evidenced by the result of t count < t table. The conclusion of this study is that product quality is the most influencing factor for consumer loyalty. There is a positive and significant influence between product quality on consumer loyalty and on purchasing decisions. The advice given is t maintain good product quality and pay attention to prices that are considered expensive compared to competitors so that consumer purchasing decisions are high.Bisnis kuliner menjadi salah satu bisnis yang terus berkembang pesat. Salah satu bisnis kuliner yang sangat berkembang pesat yaitu bisnis susu cair segar dalam kemasan. Susu Ultra Milk adalah pelopor pertama susu cair dengan teknologi UHT dan dikemas dengan packaging antiseptic. Berdasarkan data penjualan Susu Ultra Milk menunjukkan penjualan yang fluktuaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan harga dengan keputusan pembelian terhadap loyalitas konsumen  susu Ultra Milk pada Mahasiswa Universitas Diponegoro. Tipe penelitian yang digunakan adalah purposive sampling dan sampel yang diambil sebanyak 100 konsumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan uji validitas dan reliabilitas, koefisien korelasi dan determinasi, analisis regresi sederhana dan berganda, uji t dan uji f serta analisis jalur dengan bantuan program IBM SPSS (Statistical Product and Service Solutions) versi 26.0. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel kualitas produk memiliki pengaruh kontribusi terhadap loyalitas konsumen maupun keputusan pembelian dibuktikan dengan hasil t hitung > t tabel namun, variabel harga tidak memiliki pengaruh kontribusi terhadap loyalitas konsumen maupun keputusan pembelian dibuktikan dengan hasil t hitung < t tabel. Kesimpulan dalam penelitian adalah kualitas produk merupakan faktr yang paling mempengaruhi loyalitas konsumen. Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kualitas produk terhadap loyalitas konsumen maupun terhadap keputusan pembelian. Adapun saran yang diberikan adalah tetap mempertahankan kualitas produk yang sudah baik dan memperhatikan harga yang dinilai mahal dibandingkan dengan pesaing agar keputusan pembelian pada konsumen tinggi.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Profitabilitas Perbankan (Studi pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa Go Public yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020) Aaqila Salsabila; Saryadi Saryadi
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.887 KB) | DOI: 10.14710/jiab.2022.33541

Abstract

Perbankan sebagai lembaga perantara keuangan untuk masyarakat berperan sangat penting untuk keberlangsungan kegiatan ekonomi. Bank perlu menjaga kinerja perusahaannya agar mendapat kepercayaan dari masyarakat. Kinerja perusahaan dapat dilihat dari profitabilitas yang diproksikan dengan ROA. Namun, dari 27 Bank Umum Swasta Nasional Devisa yang diteliti, 9 diantaranya berada pada kriteria kurang sehat bahkan sampai tidak sehat dengan nilai ROA < 0,5%. Maka dari itu, untuk menjaga nilai ROA tetap berada pada kriteria sehat diperlukan analisis terhadap faktor apa aja yang dapat memengaruhi nilai ROA. Tipe penelitian yang digunakan ialah explanatory research dengan 27 Bank Umum Swasta Nasional Devisa Go Public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebagai objek penelitian. Data penelitian diperoleh melalui website resmi Bursa Efek Indonsia dan Otoritas Jasa Keuangan. Penelitian ini menggunakan metode analisis faktor, yaitu Uji KMO & Bartlette’s Test, dan Anti Image Matrices serta analisis data dengan Uji Koefisien Korelasi, Uji Koefisien Determinasi, Uji Regresi Linear Sederhana, Uji Linear Berganda, Uji T, dan Uji F dengan aplikasi pengolah data SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan NPL memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap ROA, LDR tidak memiliki pengaruh terhadap ROA, NIM memiliki pengaruh positif signifikan terhadap ROA. BOPO memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap ROA dan menjadi rasio yang paling banyak memengaruhi ROA. Adapun saran untuk bank agar selalu menjaga nilai profitabilitasnya yang diukur oleh ROA pada kondisi yang sehat minimal lebih dari 1,25% agar dapat menjalankan fungsi-fungsinya dengan baik dengan memperhatikan kualitas rasio-rasio keuangan seperti BOPO, NIM, NPL, dan LDR.
Analisis Strategi Pemasaran Menggunakan Analisis SWOT pada Industri Konveksi Tas CV. Gerhatas Ignatius Fortino; Ari Pradhanawati; Apriatni Endang Prihatini
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.399 KB) | DOI: 10.14710/jiab.2022.34205

Abstract

Setiap perusahaan membutuhkan manajemen strategi dalam melakukan aktivitasnya, satu strategi fungsional dalam manajemen strategi adalah strategi pemasaran yang merupakan hal pokok dalam pemasaran untuk meraih sebuah tujuan pemasaran. CV. Gerhatas merupakan perusahaan yang bergerak pada industri konveksi tas mengalami penurunan pendapatan karena persaingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang tepat untuk dilakukan oleh perusahaan. Tipe penelitian ini adalah deskriptif dengan jenis data yang digunakan adalah mixed method. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melakukan wawancara kepada pemilik perusahaan, karyawan perusahaan, dan konsumen, serta melakukan pengamatan langsung pada usaha CV. Gerhatas. Hasil dari penelitian perusahaan telah melakukan strategi usaha, namun bila dilihat dari faktor internal dan faktor eksternal masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki. Dari perhitungan matriks IFAS 2,70 dan EFAS 2,55 posisi matriks IE berada pada kuadran 5 dan posisi matriks SWOT berada pada kuadran I. Terdapat kekuatan dan peluang yang besar pada perusahaan dan harus dimanfaatkan. Menurut perhitungan matriks QSPM strategi alternatif yang paling baik digunakan perusahaan adalah penetrasi pasar. 
Analisis Green Supply Chain Management dan Porter's Five Forces pada Industri Pertanian Kopi (Studi Kasus UMKM Two Heart Kopi Posong) Almira Viani; Bulan Prabawani; Reni Shinta Dewi
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.629 KB) | DOI: 10.14710/jiab.2022.34711

Abstract

This study aims to determine the application of GSCM in the coffee industry and analyze the competition in it with the Porter's Five Forces analysis model in Two Heart Kopi Posong SMEs. In this study, the author uses a descriptive analytical method with a qualitative approach. Collecting data through observation, oral interviews, and documentation studies. Observations were made on the operational activities of coffee product processing to determine the process of implementing GSCM. The results of interviews and observations were used as primary data to determine the application of GSCM practices in Two Heart Kopi Posong SMEs. The results of the analysis are that the SMEs have carried out the four GSCM activities but the practice has not been carried out optimally. The motives that drive SMEs in implementing GSCM practices are based on the role of the government, personal environmental awareness, and increased efficiency. The practice of GSCM provides many strengths and opportunities that can be exploited by business to compete in the coffee industry, which is relatively easy for new competitors to enter. For further research, attention can be given to optimizing green manufacturing activities and implementing GSCM as a business competitive advantage strategy in facing competition. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan GSCM pada industri kopi dan menganalisis persaingan didalamnya dengan model analisis Porter’s Five Forces pada UMKM Two Heart Kopi Posong. penulis menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara lisan, dan studi dokumentasi. Observasi dilakukan terhadap kegiatan operasional pengolahan produk kopi untuk mengetahui proses penerapan GSCM. Hasil wawancara dan observasi dalam penelitian ini digunakan sebagai data primer untuk mengetahui penerapan praktik GSCM di UMKM Two Heart Kopi Posong. Hasil analisis dari penelitian ini adalah UMKM Two Heart Kopi Posong telah menjalankan keempat aktivitas GSCM namun praktiknya belum dilakukan secara maksimal. Motif pendorong usaha dalam menerapkan praktik GSCM didasari oleh peran pemerintah, kesadaran lingkungan pribadi, dan peningkatan efisiensi. Praktik GSCM memberikan banyak kekuatan dan peluang yang bisa dimanfaatkan usaha untuk bersaing di tengah industri kopi yang tergolong mudah dimasuki pesaing baru. Kekuatan dari praktik GSCM dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi usaha dalam menghadapi persaingan. Saran untuk penelitian selanjutnya, perhatian dapat diberikan kepada optimalisasi aktivitas green manufacturing dan penerapan GSCM sebagai strategi keunggulan kompetitif usaha dalam menghadapi persaingan. Saran untuk penelitian selanjutnya, perhatian dapat diberikan kepada optimalisasi aktivitas green manufacturing dan penerapan GSCM sebagai strategi keunggulan kompetitif usaha dalam menghadapi persaingan.
Pengaruh Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian pada Lost In Coffee Semarang Fariz O Oktrichaendy; Ari Pradhanawati; Handojo Djoko Waloejo
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.477 KB) | DOI: 10.14710/jiab.2022.34971

Abstract

Lost In Coffee is one of the coffee shops in the city of Semarang which has a mainstay menu, namely milk coffee. Lost In Coffee to be able to compete and be able to make consumers feel satisfied to want to make a repurchase decision has a way, namely by doing good and maximum product quality and service quality in accordance with what is expected by consumers. However, in reality, the product quality and service quality provided by Lost In Coffee do not always get a positive response from its consumers. The purpose of this research is to prove the influence of product quality and service quality on consumer purchasing decisions for Lost In Coffee. The number of samples in this study were 100 respondents who had bought products at Lost In Coffee at least twice. This type of research is explanatory research and purposive sampling method. The data analysis method in this study uses the SPSS version 25 application. The results in this study indicate that product quality variables have a positive influence on purchasing decisions, then there are service quality variables which also have a positive influence on purchasing decisions and the final product quality and service quality variables have a positive influence on purchasing decisions. The advice given by the researcher based on the results of the study is that Lost In Coffee must provide a distinctive taste and provide glasses and glasses that have a larger volume and have innovations in the packaging in each cup. Lost In Coffee is expected to have an indoor room that has an air-conditioned room so that consumers don't feel hot and maintain the cleanliness of the shop so that consumers are satisfied and want to continue to make repurchase decisions. Lost In Coffee merupakan salah satu coffee shop yang ada di kota Semarang yang memiliki menu andalan yaitu kopi susu. Lost In Coffee untuk dapat bersaing dan dapat membuat konsumen merasa puas hingga mau melakukan keputusan pembelian kembali memiliki cara yaitu dengan melakukan kualitas produk dan kualitas pelayanan yang baik dan maksimal sesuai dengan apa yang diharapkan oleh konsumennya. Namun pada kenyataannya, kualitas produk dan kualitas pelayanan yang diberikan oleh Lost In Coffee tidak selalu mendapatkan respon positif dari konsumennya. Adanya penelitian ini memiliki tujuan untuk dapat membuktikan adanya pengaruh kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian pada konsumen Lost In Coffee. Jumlah sample pada penelitian ini adalah sebanyak 100 responden yang pernah membeli produk pada Lost In Coffee minimal dua kali. Tipe penelitian ini yaitu explanatory research dan metode purposive sampling. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kualitas produk memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian, kemudian terdapat variabel kualitas pelayanan yang juga memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian dan yang terakhir variabel kualitas produk dan kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Saran yang diberikan oleh peneliti berdasarkan hasil penelitian adalah Lost In Coffee harus memberikan cita rasa yang khas serta memberikan gelas dan cup yang memiliki volume lebih besar serta memiliki inovasi terhadap kemasan pada setiap cupnya. Lost In Coffee diharapkan memiliki ruangan indoor yang memiliki ruangan ber AC agar konsumen tidak merasa gerah serta tetap menjaga kebersihan kedai agar konsumen puas dan ingin terus melakukan keputusan pembelian kembali
Pengaruh Harga, Promosi, dan Kemudahan Transaksi terhadap Keputusan Pembelian (Studi pada Konsumen Traveloka di Semarang) Putri Anugerah Shabilla; Sari Listyorini; Sudharto P Hadi
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.842 KB) | DOI: 10.14710/jiab.2022.34854

Abstract

The research was conducted based on the finding of a decrease in the value of the Top Brand Index owned by the Traveloka brand. By decreasing the value of the Top Brand Index which is calculated through three parameters, it is assumed that there will be a decrease in purchasing decisions by consumers. Purchasing decisions can be determined by several factors, in this study factors that include price, promotions, and ease of transaction.This study is explanatory research conducted with the aim of knowing the effect and magnitude of the variable brand image, word of mouth, and brand trust on purchasing decisions made by Traveloka consumers in Semarang City. The population in this study were consumers of Traveloka products in the city of Semarang with a total sample of 100 respondents. The data used are primary and secondary data, the results of calculations on the SPSS application, and previous literature studies. Sampling was done by using non-probability sampling method through purposive sampling technique. Data collection is done by spreading it to related respondents. This research uses validity test, reliability test, correlation coefficient, coefficient of determination, simple regression, multiple regression, t test, and path analysis with SPSS version 25 application tools. The results showed that there was a positive and significant influence partially or simultaneously between price, promotions, and ease of transactions on purchasing decision Traveloka products. The better the price, the better promotions created by the company, the better the ease of transactions, the higher the purchase decision for Traveloka products.Penelitian dilakukan berdasarkan temuan menurunnya nilai pada Top Brand Index yang dimiliki oleh merek Traveloka. Melalui penurunan nilai Top Brand Index yang dihitung melalui tiga parameter, diasumsikan adanya penurunan keputusan pembelian oleh konsumen. Keputusan pembelian dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, pada penelitian ini faktor yang dimaksud ialah harga, promosi, dan kemudahan transaksi. Penelitian ini merupakan penelitian explanatory research yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dan besaran pengaruh variabel harga, promosi, dan kemudahan transaksi terhadap keputusan pembelian yang dilakukan oleh konsumen Traveloka di Kota Semarang. Populasi yang pada penelitian ini ialah konsumen produk Traveloka di Kota Semarang dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Data yang dipergunakan ialah data primer dan sekunder yaitu kuesioner, hasil perhitungan pada aplikasi SPSS, dan studi pustaka skripsi terdahulu. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode non-probability sampling melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kepada responden terkait. Penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, koefisien korelasi, koefisien determinasi, regresi sederhana, regresi berganda, uji t, dan analisis jalur dengan alat bantu aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan secara parsial maupun simultan antara variabel harga, promosi, dan kemudahan transaksi terhadap keputusan pembelian produk Traveloka. Semakin baik harga, semakin baik promosi produk yang diciptakan oleh perusahaan, dan semakin baik kemudahan transaksi, maka akan semakin tinggi pula keputusan pembelian produk Traveloka.
Analisis Pengembangan Literasi Digital dalam Kinerja Layanan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Ratih Amalia Widhi; Hari Susanta Nugraha; Saryadi Saryadi
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.99 KB) | DOI: 10.14710/jiab.2022.36003

Abstract

PT Kereta Api Indonesia has developed a system to excel in service quality and make it easier for train consumers to purchase train tickets by launching the KAI Access Application. This research is a qualitative research namely research that produces descriptive words in writing or orally from people and observed behavior from the phenomena that are happening. The sample in this qualitative research was carried out when the researcher entered the field and during the research. The results of this study indicate that the KAI Access application has not yet become a user friendly application in the sense that it does not fully meet the needs of the KAI Access application users, there are still many problems that arise from the KAI Access application itself. Based on these results, it is recommended that KAI Access develop the KAI Access Application into a user friendly application, providing convenience for consumers when registering and logging in to user account. Become an application that has lighter size, so that when used, the application does not crash and error. Being an application that has many payment features that work well, can enter more than one ID (NIK). The schedule change feature that can be functioned properly, so that application users when they want to reschedule tickets do not have to come to the nearest CS station.PT.Kereta Api Indonesia telah mengembangkan sistem guna mengunggulkan kualitas pelayanan serta mempermudah para konsumen kereta api dalam melakukan pembelian tiket kereta api dengan meluncurkan Aplikasi KAI Access. Dalam pengembangan Aplikasi KAI Access yang dimilikinya terdapat kelemahan terhadap pelayanan yang diberikan kepada pengguna aplikasi tersebut. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja layanan PT. Kereta Api Indonesia khususnya dalam Aplikasi KAI Access yang dilatar belakangi banyaknya rating negatif terhadap Aplikasi KAI Access. Informan dari penelitian ini adalah beberapa pengguna Aplikasi KAI Access yang berdomisili di Semarang, pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) DAOP IV Semarang yaitu Unit Angkutan Umum dan Unit SDM. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan kata – kata deskriptif secara tertulis atau lisan dari orang – orang dan perilaku yang diamati dari fenomena yang sedang terjadi. Informan dalam penelitian kualitatif ini dilakukan saat peneliti mulai memasuki lapangan serta selama penelitian berlangsung, peneliti memilih orang tertentu yang dipertimbangkan akan memberikan data yang diperlukan, selanjutnya berdasarkan data maupun informasi yang diperoleh dari sample sebelumnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Aplikasi KAI Access belum menjadi aplikasi yang user friendly dalam artian belum memenuhi kebutuhan pengguna Aplikasi KAI Access seutuhnya, masih terdapat banyak permasalahan yang timbul dari Aplikasi KAI Access itu sendiri. Sehingga membuat para pengguna Aplikasi KAI Access menjadi tidak nyaman dalam mengaplikasikan Aplikasi KAI Access, dan mengakibatkan banyaknya pengguna yang memberikan rating rendah terhadap Aplikasi KAI Access dan berkurangnya minat pengguna untuk menggunakan Aplikasi KAI Access lagi untuk mengorder tiket KA. Hasil diatas disarankan supaya KAI Access mengembangkan Aplikasi KAI Access menjadi aplikasi yang user friendly, memberi kenyamanan konsumen pada saat melakukan register dan log in akun pengguna, menjadi aplikasi yang memiliki ukuran yang lebih ringan, sehingga pada saat digunakan aplikasi tidak ngebug dan error, menjadi aplikasi yang memiliki banyak fitur pembayaran yang berfungsi dengan baik, sehingga konsumen pengguna aplikasi merasa terbantu pada saat ingin melakukan pembayaran, dapat memasukkan lebih dari satu ID (Nomor NIK) agar pengguna iOS dapat melakukan pembelian lebih dari 1 tiket,fitur ubah jadwal yang dapat difungsikan dengan baik, agar penguna aplikasi pada saat ingin reschedule tiket tidak harus datang ke CS stasiun terdekat.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Promosi terhadap Keputusan Penggunaan Aplikasi Grab V. Nia Aprilia Riski Putri; Ari Pradhanawati
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.285 KB) | DOI: 10.14710/jiab.2021.32456

Abstract

Grab is an on demand service provider company that offers various services to meet needs. The number of competitors with similar services makes Grab's position in the Top Brand Index fluctuating from 2017 - 2020 and has not been able to outperform its toughest competitor, Gojek. It is suspected that service quality and promotion are factors that can influence the decision to use the Grab Application. This study aims to determine the effect of service quality and promotion on decisions to use the Grab Application. The results showed that the service quality variable (X1) and promotion variable (X2) simultaneously gave a significant, strong and positive influence on the decision variable to use Grab (Y). Simultaneous calculation of service quality has the greatest influence on the decision to use. Partially, service quality contributes 45% to usage decisions, while promotion contributes 37.7% to usage decisions. Then simultaneously the quality of service and promotion contributed 49.5% to the decision to use. It is recommended that Grab should be more responsible in providing compensation / compensation related to poor service without going through a complicated process and carrying out sales promotion activities by providing a longer validity period. Grab merupakan perusahaan penyedia layanan jasa on demand yang menawarkan berbagai layanan guna memenuhi kebutuhan. Banyaknya pesaing dengan layanan sejenis membuat posisi Grab pada Top Brand Index mengalami fluktuatif dari tahun 2017 – 2020 dan belum dapat mengungguli pesaing terberatnya yakni Gojek. Diduga kualitas pelayanan dan promosi sebagai faktor yang dapat mempengaruhi keputusan penggunaan Aplikasi Grab. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan promosi terhadap keputusan penggunaan Aplikasi Grab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan (X1) dan variabel promosi (X2) secara simultan memberi pengaruh signifikan, kuat dan positif terhadap variabel keputusan penggunaan Grab (Y). Perhitungan secara simultan kualitas pelayanan memiliki pengaruh yang paling besar terhadap keputusan penggunaan. Secara parsial kualitas pelayanan menyumbang sebesar 45% terhadap keputusan penggunaan, sedangkan promosi menyumbang sebesar 37,7% terhadap keputusan penggunaan. Kemudian secara simultan kualitas pelayanan dan promosi menyumbangkan sebesar 49,5% terhadap keputusan penggunaan. Disarankan Grab harus lebih bertanggung jawab dalam memberikan kompensasi/ganti rugi terkait pelayanan yang buruk dengan tanpa melalui proses yang rumit dan melaksanakan kegiatan promosi penjualan dengan memberikan jangka waktu berlaku yang lebih lama.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 4 (2025) Vol 14, No 3 (2025) Vol 14, No 1 (2025) Vol 13, No 4 (2024) Vol 13, No 3 (2024) Vol 13, No 2 (2024) Vol 13, No 1 (2024) Vol 12, No 4 (2023) Vol 12, No 3 (2023) Vol 12, No 2 (2023) Vol 12, No 1 (2023) Vol 11, No 4 (2022) Vol 11, No 3 (2022) Vol 11, No 2 (2022) Vol 11, No 1 (2022) Vol 10, No 4 (2021) Vol 10, No 3 (2021) Vol 10, No 1 (2021) Vol 9, No 4 (2020) Vol 9, No 3 (2020) Vol 9, No 2 (2020) Vol 9, No 1 (2020) Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 8, No 4 (2019) Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 8, No 3 (2019) Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 8, No 2 (2019) Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 8, No 1 (2019) Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 7, No 4 (2018) Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 7, No 3 (2018) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 7, No 1 (2018) Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 Vol 6, No 4 (2017) Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 Vol 6, No 3 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 Vol 6, No 1 (2017) Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 Vol 5, No 4 (2016) Vol 5, No 3 (2016) Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016) Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016) Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 Vol 4, No 4 (2015) Vol 4, No 3 (2015) Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 Vol 3, No 4 (2014) Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Vol 3, No 3 (2014) Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Vol 3, No 2 (2014) Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Vol 3, No 1 (2014) Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Vol 2, No 4 (2013) Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Vol 2, No 3 (2013) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 Vol 2, No 2 (2013) Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013 Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 2 (2012) Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 More Issue