cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
PENGALAMAN MENJADI AGNOSTIK DI INDONESIA SEBUAH PENDEKATAN INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS (IPA) I Gusti Ngurah Agung Purwatamashakti; Yeniar Indriana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2020.28960

Abstract

Eksistensi Tuhan dan agama yang selalu menjadi perdebatan sepanjang sejarah umat manusia melahirkan berbagai pandangan yang berbeda, salah satunya adalah agnostisisme. Indonesia sebagai negara berketuhanan dengan enam agama yang diakui serta adanya aturan pencantuman status agama dalam data identitas ternyata masih dijumpai individu yang memilih menjadi agnostik. Keberadaan kaum agnostik yang ada di Indonesia menjadi fenomena yang cukup unik untuk ditelusuri. Penelitian ini menambahkan literatur yang ada dengan tujuan mengeksplorasi dan memahami pengalaman menjadi agnostik di Indonesia. Partisipan berjumlah tiga orang yang mengungkapkan dirinya sebagai agnostik dan dipilih dengan teknik purposive sampling. Wawancara dilakukan secara semi-terstruktur. Transkrip wawancara kemudian dianalisis dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Tema superordinat yang ditemukan mencakup (1) keberagamaan lewat ibadah, (2) konflik dalam keberagamaan, (3) kebimbangan akan Tuhan dan agama, (4) upaya memahami Tuhan dan agama, (5) penolakan terhadap Tuhan dan agama, (6) agnostik sebagai kebebasan, (7) dinamika respons sosial, (8) pengambilan keputusan setelah belajar, dan (9) landasan agama yang kurang. Ketiga partisipan menunjukkan pengalaman dalam menjadi agnostik di Indonesia yang beragam di aspek kehidupannya. 
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI DUNIA KERJA PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Hanny Mentari Putri; Dinni Asih Febriyanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2020.30065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orangtua dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Populasi penelitian ini berjumlah 300 mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro dengan masa studi 7 semester dan atau sudah mengambil skripsi, dengan sampel 162 mahasiswa yang diperoleh dengan teknik simple random sampling. Alat ukur dalam penelitian ini adalah Skala Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja (31 aitem, α 0,942) dan Skala Dukungan Sosial Orangtua (36 aitem, α 0,937). Analisis regresi sederhana menunjukkan nilai rxy = -0,175 dan nilai p = 0,013 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial orangtua dengan kecemasan menghadapi dunia kerja. Semakin tinggi Dukungan Sosial Orangtua, maka semakin rendah kecemasan menghadapi dunia kerja, dan sebaliknya. Dukungan sosial orangtua memberi sumbangan efektif sebesar 3,1% terhadap kecemasan menghadapi dunia kerja, sedangkan 96,9 % sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PERILAKU KERJA INOVATIF PADA PENYIAR RADIO KAMPUS DI JAKARTA Meralda Juliana Purada Tobing; Ika Zenita Ratnaningsih
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.30424

Abstract

Radio kampus perlu fleksibel dalam merespon penurunan jumlah dan perubahan perilaku pendengar radio akibat perkembangan teknologi dan komunikasi di Indonesia. Kru dapat menjaga eksistensi radio kampus dengan menampilkan perilaku kerja inovatif, yaitu menciptakan dan mengimplementasikan ide kreatif dalam bentuk produk, prosedur, atau pelayanan untuk meningkatkan performa organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilaku kerja inovatif. Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk merasakan dan mengekspresikan emosi secara akurat dan adaptif, memahami makna dan ilmu tentang emosi, menggunakan perasaan untuk memfasilitasi pikiran, serta mengatur emosi dalam diri dan orang lain ketika berinteraksi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang mengikuti UKM radio kampus di tujuh universitas di Jakarta. Sampel yang terlibat sejumlah 118 kru tetap (39 laki-laki dan 79 perempuan) dengan rentang usia 18 - 22 tahun dan rata-rata telah menjadi penyiar radio kampus selama 1,5 tahun. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportional random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Kecerdasan Emosional (23 aitem, α = 0,854) dan Skala Perilaku Kerja Inovatif (28 aitem, α = 0,911). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan perilaku kerja inovatif pada penyiar radio kampus (rxy = 0,653 ; p < 0,001), yang berarti semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin tinggi pula perilaku kerja inovatif pada penyiar radio kampus di Jakarta. Kecerdasan emosional memberikan sumbangan efektif sebesar 42,7 % terhadap perilaku kerja inovatif pada penyiar radio kampus.  
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA REMAJA SISWA KELAS X DI SMAN 15 SEMARANG Karlina Raudya Maharani; Diana Rusmawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2020.28951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan komunikasi interpersonal. Komunikasi interpersonal pada remaja merupakan bagian yang tak terpisahkan dari hubungan sosial remaja, hal ini karena kebutuhan remaja agar diterima di dalam kelompok. Remaja yang cerdas secara emosional dapat mengerti dan mengelola perasaan dengan baik, dan mampu memahami dan mengatasi perasaan orang lain. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA kelas X yang terdiri dari 10 kelas (360 siswa) dengan sampel penelitian sebanyak 6 kelas (208 siswa). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala kecerdasan emosional (32 aitem, α= 0,876) dan skala komunikasi interpersonal (35 aitem, α=0,902). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kecerdasan emosional dan komunikasi interpersonal sebesar =0,678; dengan p= 0,000 (p<0,05). Kecerdasan emosional memberikan sumbangan efektif sebesar 46% terhadap komunikasi interpersonal.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KONTROL DIRI PADA REMAJA PRIA ATLET SEPAK BOLA DI KOTA PATI Nan Tiara Cahyani; Siswati Siswati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2020.29267

Abstract

Sekolah Sepak Bola menjadi sasaran masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan tentang teknis dasar bermain bola serta mencetak atlet baru.Atlet sepak bola memerlukan kontrol diri yang baik.Kontrol diri merupakan kemampuan individu dalam mengendalikan tingkah laku, menahan keinginan yang muncul dari dalam diri sehingga mampu mengambil tindakan untuk mencapai hasil yang diinginkan dan menghindari akibat yang tidak diinginkan.Salah satu faktor yang diduga penting terhadap kontrol diri adalah kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional merupakan kemampuan mengenali perasaan diri sendiri dan orang lain, memotivasi diri sendiri untuk mengelola emosi sehingga dapat berinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan kontrol diri pada remaja pria atlet di Sekolah Sepak Bola Bintang Muda Kota Pati.Populasi penelitian ini berjumlah 130 dengan sampel penelitian berjumlah 95 orang.Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Alat ukur penelitian menggunakan dua buah skala yakni Skala Kontrol Diri (21 item valid, α = 0,851) dan Skala Kecerdasan Emosional (23 item, α = 0,859). Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi spearman rxy = 0,487 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Hal ini berarti hipotesis yang telah diajukan diterima dan terdapat hubungan positif yang signifikan antara kedua variabel. 
HUBUNGAN ANTARA EMOTIONAL LABOR DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA AGENT CALL CENTER PT. X Hendar Ardiansyah; Ika Zenita Ratnaningsih
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.30419

Abstract

Berkembangnya dunia industri khususnya di bidang jasa menuntut perusahaan untuk semakin unggul dalam segala bidang, terutama dalam pelayanan. Banyak perusahaan mulai berusaha meningkatkan kualitas pelayanan dengan menghadirkan layanan call center. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan secara empiris antara emotional labor (EL) dengan organizational citizenship behavior (OCB) pada agent call center PT. X untuk layanan PT. Y Semarang. EL merupakan upaya positif oleh agent untuk melakukan pengelolaan emosi sebagai respon dari tuntutan pekerjaan memberikan pelayanan terbaik. OCB adalah sebuah perilaku dari agent yang melakukan pekerjaan diluar dari deskripsi kerja formal yang sudah diberikan. Penelitian ini dilakukan kepada 99 agent yang terdiri dari 7% laki-laki, 89% perempuan, dan sisanya tidak diketahui.  Pemilihan subjek dilakukan dengan menggunakan teknik sampling convenience. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Emotional Labor (31 aitem, α= 0,934) dan Skala Organization Citizenship Behavior (24 aitem, α= 0, 934). Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Hasil dari analisis ini adalah rxy = 0,783, p= 0,000 (p<0,05), R2= 0,613, F= 182,305, dan β= 0,783. Hasil ini berarti terdapat hubungan positif yang signifikan antara EL dengan OCB pada agent call center PT. X untuk layanan PT. Y.    
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI DUNIA KERJA PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Hanny Mentari Putri; Dinni Asih Febriyanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2020.29261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orangtua dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Populasi penelitian ini berjumlah 300 mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro dengan masa studi 7 semester dan atau sudah mengambil skripsi, dengan sampel 162 mahasiswa yang diperoleh dengan teknik simple random sampling. Alat ukur dalam penelitian ini adalah Skala Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja (31 aitem, α 0,942) dan Skala Dukungan Sosial Orangtua (36 aitem, α 0,937). Analisis regresi sederhana menunjukkan nilai rxy = -0,175 dan nilai p = 0,013 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial orangtua dengan kecemasan menghadapi dunia kerja. Semakin tinggi Dukungan Sosial Orangtua, maka semakin rendah kecemasan menghadapi dunia kerja, dan sebaliknya. Dukungan sosial orangtua memberi sumbangan efektif sebesar 3,1% terhadap kecemasan menghadapi dunia kerja, sedangkan 96,9 % sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini. 
PERBEDAAN RESILIENSI PADA ADIYUSWA YANG TINGGAL DI RUMAH BERSAMA KELUARGA DAN ADIYUSWA YANG TINGGAL DI PANTI WREDA Mutia Isnaini Hanifah; Yeniar Indriana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2020.30071

Abstract

Adiyuswa adalah mereka yang berada di tahap akhir perkembangan manusia. Pada tahap ini umumnya adiyuswa mengalami penurunan secara fisik, mental dan sosial. Perubahan tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya dapat berasal dari lingkungan tempat tinggal, seperti adiyuswa yang tinggal di rumah bersama keluarga dan adiyuswa yang tinggal di Panti Wreda. Dengan adanya berbagai tantangan, adiyuswa membutuhkan kemampuan resiliensi agar dapat mencapai successful aging. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perbedaan resiliensi pada adiyuswa yang tinggal di rumah bersama keluarga dan adiyuswa yang tinggal di Panti Wreda. Subjek penelitian ini terdiri atas adiyuswa yang tinggal bersama keluarga sebanyak 39 orang (18 pria dan 21 wanita) dan adiyuswa yang tinggal di Panti Wreda 38 orang (13 pria dan 25 wanita) yang berjumlah 77 orang. Metode pengumpulan data menggunakan skala resiliensi (22 aitem, ɑ = 0,897). Teknik pengambilan sampel yang digunakan, yaitu incidental sampling. Analisis data menggunakan Mann Whitney U yang menunjukkan hasil bahwa terdapat perbedaan resiliensi antara adiyuswa yang tinggal di rumah bersama keluarga dengan adiyuswa yang tinggal di Panti Wreda, nilai Z = -5.220 dan nilai signifikansinya (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah resiliensi adiyuswa yang tinggal bersama keluarga lebih tinggi daripada adiyuswa yang tinggal di Panti Wreda. 
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DENGAN EFIKASI DIRI BERWIRAUSAHA PADA KELOMPOK MAHASISWA UNDIP YOUNG ENTREPRENEUR Rebina Bilqis Antoxida; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2020.28962

Abstract

Efikasi diri berwirausaha adalah keyakinan yang dimiliki individu bahwa ia mampu menjalankan peran dalam aktivitas wirausaha dengan berbagai risiko untuk mendapatkan keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orangtua dengan efikasi diri berwirausaha pada kelompok mahasiswa Undip Young Entrepreneur. Dukungan sosial pada penelitian ini merujuk pada perceived support yaitu segala bentuk bantuan dari orangtua yang dirasakan individu, sehingga membuat individu merasa diperhatikan, dicintai, dihargai, dan diandalkan. Dukungan yang paling dirasakan mahasiswa adalah guidance (bimbingan). Populasi penelitian ini adalah 285 mahasiswa wirausaha di Undip yang tergabung pada kelompok mahasiswa Undip Young Entrepreneur (UYE). Sampel sebanyak 155 mahasiswa diperoleh dengan convenience sampling. Alat ukur dalam penelitian ini adalah Skala Dukungan Sosial Orangtua (45 aitem, α = 0,952 ) dan Skala Efikasi Diri Berwirausaha (40 aitem, α = 0,943). Uji korelasi Spearman’s Rhomenunjukkan nilai r= 0,507 dengan p = 0,000 (p< 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial orangtua dengan efikasi diri berwirausaha pada kelompok mahasiswa Undip Young Entrepreneur. Laki-laki memiliki efikasi diri berwirausaha yang lebih tinggi daripada perempuan. 
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DENGAN STRES AKADEMIK PADA SISWA SMA ISLAM AL AZHAR 14 SEMARANG Dhimas Rifqi Priyo Purwiantomo; Diana Rusmawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2020.30066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris hubungan antara kecerdasan emosi dengan stres akademik pada siswa SMA Islam 14 Al Azhar Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Islam 14 Al Azhar sejumlah 150 siswa, sedangkan jumlah subjek penelitian 114 siswa.Teknik pengambilan sampel menggunakan teknikconvenience sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Kecerdasan Emosi (37 aitem, α = 0,917.) dan Skala Stres Akademik (30 aitem, α = 0,901.). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,468 dengan tingkat signifikan korelasi p = 0,000 (p<0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan stres akademik pada siswa SMA Islam Al Azhar 14 Semarang. Artinya semakin tinggi kecerdasan emosi, maka semakin tingi stres akademik. Pada penelitian ini, variabel kecerdasan emosi memiliki koefisien determinasi sebesar 0,219. Hasil tersebut menunjukkan bahwa variabel kecerdasan emosi memiliki sumbangan efektif sebesar 21,9% sedangkan sisa 78,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. 

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue