cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN EFIKASI DIRI GURU RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL (RSBI) DI SMA NEGERI 1 PURWODADI Agesti Septi Arinda; Imam Setyawan
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.3 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.7325

Abstract

Kemampuan mengajar guru bergantung pada keyakinan guru terhadap kemampuan yang dimiliki, sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang optimal. Tugas guru tidak hanya mengajar namun juga mendidik siswa, dimana semua tugas tersebut melibatkan emosi. Guru membutuhkan kecerdasan emosional tinggi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi.Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Kecerdasan emosional dengan Efikasi Diri Guru Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) di SMA Negeri 1 Purwodadi. Populasi dalam penelitian adalah guru SMA Negeri 1 Purwodadi, dengan populasi yang berjumlah 62 guru. Karakteristik subjek dalam penelitian ialah tercatat secara resmi sebagai guru disekolah bersangkutan dan minimal telah mengajar selama 1 tahun. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian adalah teknik sampling jenuh.Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan skala, yaitu skala Kecerdasan Emosional dan skala Efikasi Diri Guru. Skala Kecerdasan Emosional terdiri atas 37 aitem valid (α = 0,939) dan skala Efikasi Diri Guru terdiri atas 26 aitem valid (α = 0,932).Analisis data dalam penelitian menggunakan metode analisis regresi sederhana dengan menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,777 dan p=0,000 (p<0,05). Artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan efikasi diri guru. Semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin tinggi efikasi diri guru. Sebaliknya semakin rendah kecerdasan emosional maka semakin rendah efikasi diri guru. Koefisien determinasi sebesar 0,603 menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memberikan sumbangan efektif sebesar 60,3%. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa terdapat faktor lain 39,7% yang juga ikut berperan mempengaruhi efikasi diri guru yang tidak diungkapkan dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA PERAWAT INSTALASI RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT X KOTA SEMARANG Retno Tri Wahyuni Simanullang; Ika Zenita Ratnaningsih
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.63 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.23479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan keterikatan kerja pada perawat di Rumah Sakit X Kota Semarang. Keterikatan kerja adalah suatu keadaan positif yang berkaitan dengan pemenuhan kerja yang dikarakteristikkan melalui adanya vigor, dedication, dan absorption. Kesejahteraan psikologis adalah kondisi dimana individu memiliki sikap positif terhadap dirinya sendiri dan orang lain, dapat membuat keputusan dan mengatur tingkah lakunya sendiri, dapat menciptakan dan mengatur lingkungan sesuai dengan kebutuhannya, memiliki tujuan hidup, serta berusaha mengekplorasi dan mengembangkan dirinya. Populasi dalam penelitian ini adalah 148 perawat instalasi rawat inap di Rumah Sakit X Kota Semarang dengan sampel penelitian sejumlah 91 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Keterikatan Kerja (20 item, α = 0,899) dan Skala Kesejahtehteraan Psikologis (31 item, α = 0,896). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini dengan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara kesejahteraan psikologis dan keterikatan kerja (rxy =0,759 dan p=0,000; p<0,05). Kesejahteraan psikologis memberikan sumbangan efektif (R2) sebesar 57,6% terhadap keterikatan kerja. 
PENGAMBILAN KEPUTUSAN BELUM MENIKAH PADA DEWASA AWAL Rizki Dwi Jayanti; Achmad Mujab Masykur
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.382 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.14351

Abstract

Tujuan penelitian ingin mengetahui bagaimana dinamika psikologi mengambil keputusan belum menikah pada dewasa awal. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan melakukan wawancara. Teknik yang digunakan peneliti untuk penentuan subjek penelitian adalah dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik pengambilan sumber data dengan pertimbangan tertentu, yang dianggap paling tahu tentang apa yang diharapakan sehingga memudahkan penelitti menjelajahi obyek atau situasi sosial yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa  subjek pertama mengambil keputusan menunda pernikahan disebabkan karena faktor biaya yang kurang mencukupi. Subjek kedua mengambil keputusan menunda pernikahan disebabkan belum menemukan jodoh dan lelaki yang mau menerima kondisi adik kembar yang keterbelakangan mental. Subjek ketiga mengambil keputusan menunda pernikahan disebabkan pernah gagal merencanakan pernikahan dan belum menemukan pasangan kekasih yang baru. Kesimpulannya adalah pengambilan keputusan yang diambil oleh ketiga subjek merupakan cara terbaik dalam mencapai tujuan kejenjang pernikahan. Ketiga subjek telah memikirkan baik buruknya keputusan yang diambil dalam menunda pernikahan.
HUBUNGAN ANTARA ADVERSITY INTELLIGENCE DAN STRES AKADEMIK PADA ANGGOTA ORGANISASI MAHASISWA PECINTA ALAM (MAPALA) DI UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG Ardhi Budi Prasetyawan; Jati Ariati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.608 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Adversity Intelligencedan stres akademik pada mahasiswa yang menjadi anggota organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) di Universitas Diponegoro Semarang. Jumlah sampel penelitian adalah 110 orang yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Subjek penelitian berusia antara 18-24 tahun yang terdiri dari 53% laki-laki dan 47% perempuan. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Stres Akademik (42 aitem, α = .92), dan Skala Adversity Intelligence (20 aitem, α = .87). Analisis data yang digunakan yaitu teknik korelasi parametrik product moment yang dibantu dengan program SPSS ver.21.0. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif antara Adversity Intelligence dan stres akademik pada anggota organisasi Pecinta Alam (Mapala) di Universitas Diponegoro Semarang dengan koefisien korelasi = -.556 (p < 0,05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan Adversity Intelligence yang tinggi mahasiswa dapat mengatasi situasi sulitnya sehingga stres akademik cenderung rendah. Adversity Intelligence memberikan sumbangan efektif sebesar 30,9 % pada stres akademik.
EKSPLORASI PENGALAMAN PASANGAN YANG MENGALAMI KEHAMILAN PRANIKAH Aprillicilia Terdani Putri Sabarini; Karyono Karyono
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2015.12977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman pasangan yang mengalami kehamilan pranikah. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis ini dilakukan dengan pengkhususan pada Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Pendekatan IPA dipilih karena berfokus pada proses interpretatif dalam memahami pengalaman subjek secara mendalam. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua pasang suami istri yang mengalami kehamilan pranikah di kehidupan pernikahannya. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara semi terstruktur. Transkrip wawancara dianalisis untuk mendapatkan tema-tema yang terdiri dari delapan tema super-ordinat yang kemudian dikelompokkan dalam dua tema induk, yaitu (1) proses pengambilan keputusan; dan (2) kehidupan pernikahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kehamilan pranikah memunculkan kecemasan dan pertentangan keputusan untuk melanjutkan kehamilan atau melakukan aborsi. Pernikahan merupakan solusi yang diambil subjek sebagai upaya mempertahankan kehamilan, meskipun dilakukan tanpa persiapan yang matang. Di kehidupan pernikahan, subjek dihadapkan pada permasalahan yang menyangkut penyesuian dan perubahan peran baru. Adanya sikap toleransi dan dukungan dari pasangan dan keluarga membantu subjek dalam menyesuaikan diri dengan kehidupan pernikahan. 
HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS TERHADAP TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU KONSUMTIF PADA SISWI DI SMA SEMESTA SEMARANG Hanindya Sucita Putri; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.663 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15391

Abstract

Seiring dengan berkembangnya teknologi membuat kebutuhan hidup menjadi semakin bertambah. Kondisi ini memunculkan perilaku baru dalam diri masyarakat, terutama pada siswi yang disebut dengan perilaku konsumtif. Siswi akan melakukan perilaku konsumtif dengan mengacu pada kelompoknya yang disebut dengan konformitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konformitas terhadap teman sebaya dengan perilaku konsumtif pada siswi. Subjek penelitian berjumlah 50 siswi kelas X (sepuluh) dan XI (sebelas) SMA Semesta Semarang. Penentuan sampel menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen skala, yaitu Skala Perilaku Konsumtif yang terdiri dari 27 aitem (α= 0,928) dan Skala Konformitas terhadap Teman Sebaya yang terdiri dari 28 aitem (α= 0,930). Hasil pengolahan data menggunakan teknik analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,565 dengan p= 0,000 (p<0,01). Hasil tersebut menunjukkan arah hubungan yang positif dan signifikan antara konformitas terhadap teman sebaya dengan perilaku konsumtif pada siswi kelas X (sepuluh) dan XI (sebelas) SMA Semesta Semarang. Konformitas terhadap teman sebaya memberikan sumbangan efektif sebesar 31,9% pada perilaku konsumtif dan sisanya sebesar 68,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA CITRA TUBUH DENGAN PERILAKU MEMBELI MAHASISWI TAHUN 2012 PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA Aditiya, Mila Rahayu; Karyono, Karyono
Empati Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.569 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan citra tubuh dengan perilaku membeli pada mahasiswi tahun 2012 program studi akuntansi fakultas ekonomi Universitas Kristen Satya Wacana. Populasi dalam penelitian ini adalah 203 mahasiswi dan jumlah sampel penelitian 127 mahasiswi. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan Skala Citra Tubuh terdiri dari 29 aitem (ɑ = 0,909) dan Skala Perilaku membeli terdiri dari 30 aitem (ɑ = 0,859). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan negatif dan sangat signifikan antara citra tubuh dengan perilaku membeli yang ditunjukkan oleh angka korelasi  = - 497 dengan p= 0,000 (p<0,05) sehingga hipotesis yang menyatakan ada hubungan negatif antara citra tubuh dengan perilaku membeli pada mahasiswi tahun 2012 program studi akuntansi fakultas ekonomi Universitas Kristen Satya Wacana dapat diterima.Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara citra tubuh dengan perilaku membeli pada mahasiswi tahun 2012 program studi akuntansi fakultas ekonomi Universitas Kristen Satya Wacana. Hubungan antara kedua variabel tersebut bahwa semakin negatif citra tubuh maka akan semakin tinggi perilaku membeli, sebaliknya semakin positif citra tubuh maka akan semakin rendah perilaku membeli. Sumbangan efektif citra tubuh terhadap perilaku membeli sebesar 22,6% sedangkan 77,4% dipengaruhi faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X SMA Radhitya Arief Noerpratama; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.001 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.23581

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mencari tahu seberapa pengaruh kecerdasan spiritual terhadap motivasi belajar siswa kelas X SMA. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA yang berjumlah 481 siswa yang terdiri dari 14 kelas. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 217 siswa. Pengumpulan data menggunakan Skala Perilaku Kecerdasan Spiritual yang terdiri dari 30 aitem (α=0,868) dan Skala Motivasi Belajar yang terdiri dari 28 aitem (α=0,897). Penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana dengan hasil koefisien korelasi sebesar 0,555 dan p = 0,000. Sumbangan efektif kecerdasan spiritual terhadap motivasi belajar sebesar 30,8% sedangkan 69,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkapkan dalam penelitian ini. Hasil menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti yaitu, terdapat hubungan positif antara kecerdasan spiritual dengan motivasi belajar siswa kelas X SMA dapat diterima. Semakin tinggi kecerdasan spiritual yang dimiliki oleh siswa, semakin tinggi motivasi belajar dan semakin rendah kecerdasan spiritual yang dimiliki oleh siswa, semakin rendah motivasi belajar.
HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI INTERPERSONAL DENGAN PRESTASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS XI REGULER DI SMAN 2 KOTA TANGERANG SELATAN Ratnasari Hinggardipta; Jati Ariati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.832 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.14884

Abstract

Selama ini banyak yang berpendapat bahwa untuk meraih prestasi akademik yang tinggi diperlukan Kecerdasan Intelektual (IQ) yang juga tinggi. Namun, beberapa hasil penelitian membuktikan bahwa IQ bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi prestasi akademik seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kompetensi interpersonal dengan prestasi akademik pada siswa kelas XI di SMAN 2 Kota Tangerang Selatan. Hipotesis yang diajukan yaitu terdapat hubungan yang positif antara kompetensi interpersonal dengan prestasi akademik siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah 329 siswa kelas XI reguler SMAN 2 Kota Tangerang Selatan. Sampel yang digunakan sebanyak 165 siswa yang diperoleh dengan menggunakan metode cluster random sampling. Dalam pengumpulan data kompetensi interpersonal digunakan skala dengan 28 aitem (α = .93) yang disusun berdasarkan aspek-aspek kompetensi interpersonal dari Buhrmster, yaitu: kemampuan berinisiatif (Initiative), kemampuan untuk membuka diri (self disclosure), kemampuan bersikap asertif atau kemampuan untuk menyampaikan suatu ketidaksetujuan (negative assertion), kemampuan untuk memberikan dukungan emosional (emotional support), kemampuan untuk mengatasi konflik (conflict management); sedangkan untuk mengukur prestasi belajar menggunakan nilai rapor kelas XI semester I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kompetensi interpersonal dengan prestasi akademik siswa kelas XI reguler di SMAN 2 Kota Tangerang Selatan dengan Koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,531 pada signifikansi 0,000 (p < 0,05) dan koefisien determinasi sebesar 0,282 yang berarti kompetensi interpersonal memberikan sumbangan efektif sebesar 28,2% terhadap prestasi akademik siswa.
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA SISWA DAN SISWI KELAS VII YAYASAN PONDOK PESANTREN FUTUHIYYAH MRANGGEN KABUPATEN DEMAK DIAN LESTARI; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.196 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.20098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan penyesuaian diri pada siswa dan siswi kelas VII Yayasan Pondok Pesantren Futuhiyyah. Penyesuaian diri adalah usaha individu dalam merespons mental dan tingkah laku untuk mengatasi kebutuhan-kebutuhan, ketegangan, konflik dan frustasi yang dialami, sehingga terwujud keselarasan antara tuntutan dari dalam diri dan lingkungan. Religiusitas adalah penghayatan nilai agama individu melalui internalisasi ajaran agama sehingga menjadi kerangka acuan dalam bersikap dan bertingkah laku. Subjek adalah siswa dan siswi kelas VII Yayasan Pondok Pesantren Futuhiyyah. Sampel penelitian berjumlah 183 orang dengan menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala yaitu skala religiusitas (27 aitem, α = 0,894) dan skala penyesuaian diri (28 aitem, α = 0,845). Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara religiusitas dengan penyesuaian diri pada siswa dan siswi kelas VII Yayasan Pondok Pesantren Futuhiyyah (rᵪᵧ = 0,414, p = 0,000). Religiusitas memberikan sumbangan efektif sebesar 17,1%.  

Page 98 of 146 | Total Record : 1454


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue