cover
Contact Name
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara)
Contact Email
jman@untidar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jman@untidar.ac.id
Editorial Address
Department of Public Administration, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Tidar Jl. Barito 1 No.2, Kedungsari, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56911 Indonesia
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara)
Published by Universitas Tidar
ISSN : 26144220     EISSN : 26158825     DOI : https://doi.org/10.31002/jman
Core Subject :
This journal contains several issues and problems in the development of State Administration such as public policy, public management, development management, administrative ethics, leadership, administrative reform, community empowerment, e-government, organizational behavior, public sector governance, and others.
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
ANALISIS PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KELURAHAN PANJANG KOTA MAGELANG Naufal Enji Athaya; Muhammad Al Fadly Pratama; Julia Febrianti Simanjuntak; Dewi Rahmawati; Sarah Novia Andini; Winna Kurniasari; Yofa Aldila DM; Anisa Noviliyani; Putri Nuraziizah
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v7i1.3449

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah pembangunan yang selama ini di hadapi oleh berbagai negara. Termasuk di Indonesia, kemiskinan masih menjadi pusat perhatian dan merupakan salah satu persoalan mendasar dalam proses pembangunan nasional. Belum optimalnya upaya penanggulangan kemiskinan, maka diperlukan adanya peranan pemerintah dalam pembangunan masyarakat. Maka dari itu Pemerintah Kota Magelang menggalakkan program unggulan yaitu program Rodanya Mas Bagia atau Rodanya Masbagia sendiri singkatan dari “Program Pemberdayaan Masyarakat Maju Sehat Bahagia”. Program ini memiliki fokus memberikan bantuan sejumlah 30 juta per RT per tahun, program ini juga dijadikan sebagai pola yang akan dipakai dalam pembangunan Kota Magelang di mana masyarakat akan ikut berperan aktif. Penelitian ini dilaksanakan di RT 01/RW 08 Kelurahan Panjang, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang. Dengan sasaran penelitian masyarakat miskin RT 01/RW 08 Kelurahan Panjang, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah kemajuan Kota Magelang yang signifikan akan menjadi modal utama dalam kesejahteraan masyarakatnya. Maka dari itu untuk membantu mengurangi tingkat kemiskinan Kota Magelang, dibutuhkan pembangunan yang dimulai dari sektor paling kecil yaitu di taraf Rukun Tetangga (RT). Dengan ini peneliti merencanakan program pemberdayaan dan pembangunan  di RT 001 Rw 008 Kelurahan Panjang. Program perencanaan tersebut diharapkan dapat merespon kodisi riil di lapangan yang massih terdapat banyak warga kurang mampu dengan kondisi rumah yang tidak layak huni atau kurang sehat, serta pendapatan yang masih rendah yang disebabkan kurangnya modal. Kegiatan utama dari rencana program  tersebut adalah bedah rumah keluarga miskin menjadi layak huni. Selain bedah rumah, program ini mencangkup pembuatan usaha kepada keluarga miskin. Keywords : Perencanaan Pembangunan, Kemiskinan, Pemberdayaan
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENANGANAN KASUS COVID 19 KABUPATEN MAGELANG Sandy Mahendra Prasetyo
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v7i1.3450

Abstract

Pada tahun 2020, dunia dihebohkan dengan wabah virus menular yang mematikan. Dengan adanya virus tersebut, maka seluruh dunia dibuat panik karena virus ini. Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah jenis virus baru yang dapat menjangkiti manusia. Dampak dari pandmi virus ini mneyebar dalam aspek kehidupan seperti kesehatan, ekonomi, sosial budaya, dan pendidikan. Oleh karena itu, untuk menangani dan memutus penyebaran  kasus Covid-19, dibentuklah Gugus Tugas Penanganan Covid 19 berdasarkan Keputusan Pusat dan Keputusan Bupati. Dalam hal ini, seluruh elemen bekerjasama serta berkolaborasi dalam penangani kasus Covid 19. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui, menganalisis, dan mendiskripsikan Collaborative Governance (kolaborasi antar lembaga) dalam penanganan kasus Covid 19 di Kabupaten Magelang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian di yaitu Pemerintahan Daerah Kabupaten Magelang. Penelitian ini memiliki fokus kajian sesuai dengan teori Collaborative Governance Anshell dan Gash yaitu kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, dan proses kolaborasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data. Pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan metode librar research. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa, Pemerintah Kabupaten Magelang kerjasama dengan stakeholders terkait penanganan Covid 19 untuk membentuk Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid 19. Pembentukan Gugus Tugas Peanganan Covid 19 dilatar belakangi oleh semakin tingginya angka penularan Covid di Kabuaptan Magelang sehingga seluruh elemen harus bersiap siaga demi mminimalisir angka penularan Covid 19. Dengan adanya aturan dasar yang jelas maka adanya suatu struktur peran berbagai pihak dalam penanganan Covid 19. Suatu keputusan tersebut diambil melalui rapat forum kepemimpinan terkait penanganan Covid 19 di kabupaten Magelang. Oleh karena itu proses kolaborasi berjalan sesuai dengan komitmen pemerintah dan masyarakat serta saling membangun  kepercayaan antar pihak dalam proses kolaborasi. Kata Kunci : Collaborative Governance,  Covid-19, Stakeholder
INOVASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN UMKM (Studi Kasus di RT5/RW8, Kel. Panjang, Magelang Tengah) Fenia D. S; N.H Indri L; Amita R; Rifda A, S; Fitria I. P; Lia Shabilla; Diah Ayu S; Alfina D
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v7i1.3451

Abstract

Inovasi merupakan suatu proses untuk mewujudkan, mengkombinasikan, atau mematangkan suatu pengetahuan atau gagasan ide yang kemudian disesuaikan guna mendapat nilai baru suatu produk, proses atau jasa. Dalam perencanaan pengembangan UMKM diperlukan adanya inovasi guna memberikan solusi untuk mengatasi persoalan dan meningkatkan nilai produktivitas. Pemberdayaan masyarakat P diberikan  memfasilitasi masyarakat lokal dalam mengelola potensi sumberdaya untuk meningkatkan kemandirian masyarakat. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi berdasarkan potensi yang ada di RT 5 RW 8 Kelurahan Panjang. Metode pada penelitian ini menggunakan jenis kualitatif.  Keywords: Inovasi, Perencanaan Pembangunan
PENGEMBANGAN WISATA EDUKASI MELALUI PEMBAHARUAN MENARA DENGUNG DAN PENATAAN ULANG BANTARAN SUNGAI RW 03 KELURAHAN KEMIRIREJO Daffy Oktafinno Nugraha; Dewi Ontro Wulan; Rizal Ferdiansyah; Wendy Alwan Aziz; Yusuf S. P Bakti; Sukma Raja Atmajane; Gita Frahmah Diah; Adip Sapuan
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v7i1.3452

Abstract

RW.003 Kelurahan Kemirirejo, Kota Magelang memiliki potensi wilayah yang dapat dikembangan menjadi kampung wisata berbasis edukasi. Kampung yang wilayahnya dibelah oleh sungai ini, memiliki beberapa potensi yang berada di wilayah bantaran sungai yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pariwisata. Oleh karenanya, wilayah bantaran sungai menjadi fokus utama dalam pembuatan perencanaan pembangunan guna mempersiapkan wilayah RW 03 Kelurahan Kemirirejo menjadi kampung wisata melalui potensi yang ada, salah satunya Menara Dengung dan bantaran sungai. Dengan adanya program perencanaan pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masayarakat setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Fokus penelitian ini adalah menelaah potensi wisata di wilayah bantaran sungai RW 03 Kelurahan Kemirirejo khususnya pemanfaatan Menara Dengung dan penataan kembali wilayah bantaran sebagai objek wisata edukasi guna meningkatkan perekonomian masyarakat tanpa mengurangi nilai sosial budaya yang ada di dalamnya. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa untuk mendukung pengembangan kapung wisata di wilayah RW 03, Menara Dengung akan dimanfaatkan sebagai objek unggulan yang menyuguhkan atraksi bunyi dan lampu gemerlap di malam hari. Kemudian, guna menguatkan aspek pendidikannya, maka akan juga dipasang papan informasi di bawahnya, yang berisi penjelasan terkait Menara Dengung dan sejarahnya lengkap dengan Barcode untuk menunjukkan eksistensi Menara Dengung tempo dulu.  Kata kunci (Keywords) : sistem pertanian organik, pemanfaatan pekarangan rumah, kearifan lokal.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA WISATA DALAM MEMANFAATKAN POTENSI DI RW 8 KAMPUNG BOGEMAN KELURAHAN PANJANG Artika Simanjuntak; Nadia Amalia Fildzah; Divanadia Della Rosania; Olivia Meliyana; Fidela Azaria; Ghora Yossy Pamungkas; Afifah Afifah; Azadira Dusevimaris Alfariyani
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v7i1.3453

Abstract

Salah satu kampung di Kota Magelang yakni RW 8 Kampung Bogeman Kelurahan Panjang merupakan salah satu desa yang berpotensi sebagai desa wisata di Kota Magelang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi wisata di RW 8 Kampung Bogeman Kelurahan Panjang dan menyusun langkah strategis dalam rangka pengembangan desa wisata di RW 8 Kampung Bogeman Kelurahan. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif mengenai potensi wisata di RW 8 Kampung Bogeman, dukungan pemerintah desa dalam pengembangan wisata di RW 8 Kampung Bogeman dan langkah strategis dalam rangka pengembangan desa wisata RW 8 Kampung Bogeman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi wisata yang dapat dikembangkan di RW 8 Kampung Bogeman terdiri dari potensi usahanya, potensi alam, dan potensi kebudayaannya. Rencana pengembangan Desa wisata RW 8 Kampung Bogeman, antara lain: Pengembangan taman habitat dan pembangunan panggung budaya dan taman bermain serta tempat duduk secara menarik dan terstruktur; pembenahan makam mbah bogem dengan ditambah pagar dan papan informasi; pengembangan aksesibilitas melalui penyediaan fasilitas infrastruktur yang memadai seperti pemberian lampu jalan menuju taman habitat; dan pengembangan aktivitas wisata baik dari masyarakat maupun dari pengelola Desa Wisata RW 8 Kampung Bogeman untuk mewujudkan pengembangan wisata yang berkelanjutan. Keywords : Perencanaan, Desa Wisata, Potensi wisata
PROGRAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI UMKM DI KELURAHAN KEMIRIREJO RW 03 RT 06 KOTA MAGELANG Ahmad Rhofik Ramdani; Ardhito Abimanyu; Luky Ryanada Widjonarko; Oktario Dwi Pangestu; Anggun larasati; Santoso Ragil Mochammad
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v7i1.3454

Abstract

Perencanaan pembangunan merupakan kegiatan dalam menentukan arah kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dengan berbagai metode dan alur kegiatan yang sistematis dengan melihat kualitas sumber daya yang dimiliki.  Salah satu bentuk dari perencanaan pembangunan adalah sebuah kegiatan pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu program pendidikan nonformal untuk meningkatkan kemampuan masyarakat agar dapat lebih berkembang melalui suatu peningkatan keterampilan yang dimiliki atau ada. Daerah di Kota Magelang yang berpotensi untuk dilakukan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat adalah Kelurahan Kemirirejo RW 06. Metode penelitian yang peneliti gunakan pada jurnal ini adalah metode pendekatan kualitatif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam upaya pembangunan masyarakat di Kelurahan Kemirirejo sehingga terbentuk masyarakat yang lebih mandiri dan mampu melaksanaakan upaya  pembangunan nasional. Keywords : perencanaan pembangunan, pemberdayaan, UMKM
STRATEGI DINAS KESEHATAN KABUPATEN MAGELANG DALAM PENANGGULANGAN STUNTING Rina T, P Utami
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v7i1.3455

Abstract

Pada saat ini masalah pembangunan manusia menjadi isu yang sangat penting dan menjadi sorotan utama dalam pembangunan kesehatan secara global. Salah satu masalah kesehatan yang penting dalam pembangunan manusia adalah isu stunting. Stunting sendiri adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Terdapat berbagai faktor internal dan eksternal penyebab terjadinya stunting. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan strategis baru yang lebih tepat dan sesuai sasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis dan menjelaskan strategi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang dalam penanggulangan stunting. Penelitian ini, menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif.Dalam melakukan analisis digunakan aspek penelitian secara internal dan eksternal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang. Analisis dari aspek tersebut akan menghasilkan empat set strategis dari analisi SWOT dan telah diuji tingkat nilai kestrategisannya menggunakan Uji Test Litmus. Hasil penelitian ini diharapkan bisa memberikan jawaban strategis dalam mengatasi permasalahan stunting untuk bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam membuat kebijakan dan pemecahan masalah yang bersifat konstruktif dalam pembangunan kesehatan di Kabupaten Magelang. Kata Kunci : Perencanaan Strategis, Stunting, Analisis SWOT
STUDI KOMPARATIF ANALISIS COMMUNITY BASED TOURISM ANTARA DESA KARANGREJO DAN DESA KARANGANYAR SEBAGAI DESA WISATA DI KECAMATAN BOROBUDUR KABUPATEN MAGELANG Dwi Darsiswanti
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v7i2.4269

Abstract

Saat ini pariwisata berkembang pesat. Permasalahannya kemajuan sebuah daerah wisata belum menjamin peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal karena masih rendahnya sumber daya manusia dalam pengelolaan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Community Based Tourism antara Desa Karangrejo dan Desa Karanganyar sebagai Desa Wisata di Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang. Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa analisis Community Based Tourism antara Desa Karangrejo dan Desa Karanganyar sebagai Desa Wisata sudah terwujud merujuk pada indikator Aspek Pengembangan CBT menurut Suansri (2003:21-22) yaitu, Dimensi Sosial, Dimensi Budaya, Dimensi Ekonomi, Dimensi Politik, dan Dimensi Linkungan. Hal ini dibuktikan dengan masyarakat bersama karang taruna dan pokdarwis sepakat untuk mengembangkan Desa Wisata, adanya perubahan kehidupan masyarakat seperti masyarakat menjadi lebih tertata, masyarakat dapat bekerja sama dengan tim, masyarakat menjadi mandiri dan dapat mengenal perekonomian modern, membuka lapangan pekerjaan, keamanan lingkungan menjadi lebih terjaga serta terciptanya kemampuan masyarakat dalam mengembangkan ide. Namun dalam pelaksanaannya, Desa Karangrejo dan Desa Karanganyar dalam pengembangan desa wistanya masih terdapat hambatan, yaitu di Desa Karangrejo lahan-lahan yang strategis masih sawah jadi tidak dapat di bangun wisata baru, selain itu kondisi jalanan yang sempit sehingga bus belum bisa sampai tempat wisata dan untuk Desa Karanganayar masyarakat yang masih belum sadar tentang potensi wisata di desanya.Keywords : Studi Komparatif, Community Based Tourism, Desa Wisata Karangrejo DanKaranganyar
IMPLEMENTASI MASTER STRATEGI DALAM MENCIPTAKAN NILAI PUBLIK PADA UMKM WARUNG SHAKTI Andini Rahman; Nirvana Setya; Gunadi Gusniarda; Zefanya Gloria; Tazkia Athala; Dinda Widia; Ahmad Zulkarnain; Alifia Firda
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v7i2.4271

Abstract

keberadaan UMKM sangat bermanfaat bagi masyarakat indonesia dalam hal meningkatkan pendapatan masyarakat, selain itu adanya umkm juga dapat menciptakan kreatifitas masyarakat untuk mempertahankan dan mengembangkan potensi wilayah tersebut baik itu dalam hal kebudayaan, alam maupun yang lainya. UMKM juga sudah banyak menyerap tenaga kerja sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran di negara ini Warung makan Shakti merupakan warung makan yang didirikan oleh bu Ama, warung makan ini berada di RT 03 RW 08 Kelurahan Panjang Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang. Warung ini berdiri sejak tahun 2019. Tujuan penelitian ini yaitu merencanakan program pengembangan UMKM Warung Shakti, peningkatan kuantitas (jumlah) dengan penambahan peralatan, dan peningkatan kualitas produk melalui Master Strategi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan observasi dan wawancara kepada narasumber. Hasil dari penelitian ini yaitu pemilik UMKM Warung Shakti tidak pernah melanggar aturanaturan yang ditetapkan oleh pemerintah dan tidak melakukan perbuatan curang dalam usahanya. Pemilik Warung Shakti juga sering menunjukan interaksi dengan masyarakat atau warga sekitar. Keywords : UMKM, Warung Shakti, Master Strategi
MENGATASI KEMISKINAN EKSTREM DI PAPUA BARAT MELALUI SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS TAHUN 2021 M. llzam; P.N Syavira; A.N. Libriana; Salma F.S; Mudham T
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v7i2.4272

Abstract

Kasus kemiskinan ekstrem yang melanda di wilayah negara Indonesia yaitu daerah Papua Barat menjadi suatu fokus yang perlu diperhatikan dan menjadi fokus bagi pemerintah untuk segera diselesaikan agar kesejahteraan masyarakat di Papua Barat dapat membaik. Kemiskinan ekstrem yang terjadi di Papua Barat memiliki beberapa faktor, seperti kurangnya kesadaran warga atau masyarakat Papua Barat untuk mengenyam pendidikan layak dan kurangnya lapangan pekerjaan yang ada di sana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja upaya yang dilakukan oleh pemerintah melalui Sustainable Development Goals untuk mengurangi atau menanggapi adanya kasus kemiskinan ekstrem yang terjadi di Papua Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menggali sumber-sumber yang telah ada, baik melalui jurnal maupun artikel-artikel yang menujukkan data mengenai topik penelitian. Hasil yang didapatkan adalah pemerintah telah melakukan upaya untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem dengan program-program sosial. Program-program tersebut yang dilakukan oleh pemerintah seperti Strategi Bantuan dan Jaminan Sosial, Peningkatan Pendapatan Masyarakat, dan Pengembangan dan Penjaminan Keberlanjutan Usaha Ultra Mikro dan Makro di daerah Papua Barat. Keywords : Ekstrem; kemiskinan; Papua Barat; pemerintah; Sustainable Development.

Page 11 of 14 | Total Record : 135