cover
Contact Name
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara)
Contact Email
jman@untidar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jman@untidar.ac.id
Editorial Address
Department of Public Administration, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Tidar Jl. Barito 1 No.2, Kedungsari, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56911 Indonesia
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara)
Published by Universitas Tidar
ISSN : 26144220     EISSN : 26158825     DOI : https://doi.org/10.31002/jman
Core Subject :
This journal contains several issues and problems in the development of State Administration such as public policy, public management, development management, administrative ethics, leadership, administrative reform, community empowerment, e-government, organizational behavior, public sector governance, and others.
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
MANAJEMEN PROGRAM BANTUAN SOSIAL PENANGANAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI APBD KABUPATEN (BANSOS-RTLH APBD KABUPATEN) OLEH DINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN DI KABUPATEN MAGELANG Rima Atikal Kafa
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v6i1.2482

Abstract

Program penanganan RTLH merupakan program yang dicanangkan pemerintah sebagai upaya mengentasan kemiskinan melalui perbaikan rumah salah satunya yaitu program bantuan sosial RTLH bersumber dana APBD Kabupaten Magelang. Kegiatan ini tak lepas dari proses manajemennya, yang masih ditemukan kendala seperti belum proporsionalnya pegawai, kurangnya dana, tingkat gotong royong masih rendah, dan kendala lainnya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis manajemen program penanganan Bantuan Sosial RTLH APBD Kabupaten oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Magelang. Metode penelitiannya yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Analisis menggunakan mix method fungsi manajemen Luther Gullick dan George R. Terry menurut Rusdiana & Ghazin (2014) yaitu planning, budgeting, organizing, staffing, directing, coordinating, controlling, reporting. Hasil menunjukkan manajemen program telah berjalan dengan baik, hasilnya telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pada perencanaan target masih belum tercapai, aspek penganggaran dana masih kurang dan tidak semua daerah dilakukan pengawasan anggaran langsung, aspek pengorganisasian jumlah pegawai masih kurang, pada staffing masih kekurangan tenaga sesuai kualifikasi, aspek pembinaan kerja berjalan baik hanya disayangkan tidak dilakukan pembinaan dari pemda, aspek pengorganisian telah berjalan baik, aspek pengawasan masih ada masyarakat tidak tepat waktu dalam pembangunan, aspek pelaporan telah sesuai dengan pedoman hanya tidak dilakukan pengecekan ulang / recheck langsung oleh dinas..Keywords : Manajemen, Bantuan Sosial, Rumah Tidak Layak Huni, APBD
NILAI PUBLIK DALAM PENGEMBANGAN TAMAN HABITAT MELALUI HIDROPONIK Azida Sabrina; Fina Hayatul Faroh; Glagah Krisnawan; Husna Selvia; Khusna Nadzif; Mochammad Aulia Rizky; Vina Apriliyani; Vivianna Aulia; Widy Astuti
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v6i1.2483

Abstract

Pengembangan diperlukan sebagai bentuk perubahan mendasar menuju arah yang lebih baik sehingga perlu adanya konsep dan strategi menuju transformasi pembangunan melalui nilai publik. Seperti halnya pada Kelurahan Panjang yang merupakan kelurahan terkecil di wilayah Kecamatan Magelang Tengah yang sempit dengan keterbatasan lahan pertanian yang dikhawatirkan dapat mengakibatkan degradasi lahan. Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan nilai publik dalam pengembangan taman habitat melalui hidroponik. Metode yang digunakan merupakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan program pemberdayaan tanaman habitat yang dilakukan melalui teknik hidroponik dianggap cocok untuk mengatasi minimnya lahan pertanian di perkotaan agar tetap asri. Dalam Pengembangan Tanaman Habitat melalui Hidroponik yaitu setiap rumah yang berada di RW 8 akan diberikan bibit tanaman, seperti cabai, kacang panjang, tomat, sawi dan tanaman hias untuk ditanam pada media penanaman hidroponik. Program pemberdayaan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkan lahan pertanian secara maksimal.Keywords:  Hidroponik, Nilai Publik, Taman Habitat.
PERAN DINAS SOSIAL DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN LANJUT USIA TERLANTAR DI KOTA MAGELANG MELALUI PROGRAM ASISTENSI SOSIAL LANJUT USIA TERLANTAR (ASLUT) Oktaviana Ratnawati
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v6i1.2484

Abstract

Peningkatan kesejahteraan sosial merupakan kebijakan, upaya maupun tindakan yang semestinya dilakukan oleh pemerintah dalm rangka mengurangi angka kemiskinan. Salah satu penyebab tingginya angka kemiskinan yaitu adanya Lanjut Usia Terlantar, dimana lansia terlantar merupakan salah satu diantara golongan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Mengingat kondisi lansia di Kota Magelang rata-rata sudah bed rest, tidak berpenghasilan dan sudah tidak produktif lagi sehingga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka bergantung kepada keluarga maupun sanak saudara. Dinas Sosial Kota Magelang sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melaksanakan urusan pemerintahan bidang sosial memiliki peran penting dalam menangani masalah kemiskinan maupun ketelantaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Sosial dalam peningkatan kesejahteraan lanjut usia terlantar di Kota Magelang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori peran dari Jim Ife dan Frank Tesoriero (2016) yang terdiri dari peran dan keterampilan memfasilitasi, peran dan keterampilan mendidik, peran dan keterampilan representasi dan peran dan keterampilan teknis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa peran Dinas Sosial dalam peningkatan kesejahteraan lanjut usia terlantar di Kota Magelang dilakukan dengan mengakomodir capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang sosial bagi lanjut usia terlantar melalui layanan Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar (ASLUT). Keywords: Kesejahteraan, Peran, Dinas Sosial, ASLUT
PERENCANAAN PEMBANGUAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT BOGEMAN WETAN, PANJANG, MAGELANG TENGAH Arini Lestari; Ariska Maulita; Hasna Kurnia Mirta; Linda Astika; Lutfia Ika Cahyani; Meita Ika Setiowati; Muhammad Fiiki Nurrohman; Ridha Nur Aini
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v6i1.2485

Abstract

UMKM dalam perekonomian nasional memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan mengatasi masalah pengangguran UMKM juga memiliki peran penting dalam pembangunan, diantaranya yaitu penyerapan tenaga kerja, pemerataan pendapatan, pembangunan ekonomi pedesaan, dll. Program UMKM akan menjadi salah satu faktor yang akan menaikkan daya beli masyarakat yang nantinya UMKM akan menjadi pengaman dari situasi krisis moneter. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui implementasi dan penciptaan nilai publik program pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Program pemberdayaan UMKM dan Rumah Miskin di Bogeman Wetan, RT 03/ RW 08 Kelurahan Panjang merupakan salah satu rencana program Pemberdayaan Masyarakat Maju Sehat Bahagia (Rodanya Mas Bagia)yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Magelang. Dalam prakteknya, berkaitan dengan pemberdayaan UMKM dan rumah miskin sudah mencakup nilai-nilai publik seperti partisipasi, legitimasi dan dukungan, outcome dan nilai ekonomi. Salah satu program pemberdayaan UMKM yang direncanakan adalah pengembangan kedai makanan RA-RESHA milik Ibu Nurkhasanah dengan inovasi menambahkan bangunan di halaman depan dan samping rumah kemudian menggunakan furniture yang estetik agar pembeli merasa tertarik dan merasa nuaman ketika menikmati makanan di tempat. Pada proses pelaksanaannya Pemerintah Kota Magelang harus memberikan dukungan secara penuh baik dalam finansial atau pendampingan agar program pemberdayaan tersebut dapat terlaksana dengan baik. Keywords : Nilai Publik, Pemberdayaan, Rodanya Mas Bagia
NILAI PUBLIK DALAM PERENCANAAN REVITALISASI BANTARAN SUNGAI MENJADI DAERAH WISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL (STUDI KASUS KELURAHAN KEMIRIREJO RW 03,KOTA MAGELANG) Afif Desnaba Ramadhan; Arizka Rofahiyatin; Awiddya Sekar Ayu; Bagas Daifullah; Evina Ulfiya; Ferdi Yuliantoro; Naela Rizki Amalia; Mizu Ihza Qutrunada; Oktavia Windi A
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v6i1.2486

Abstract

Kelurahan Kemirirejo merupakan salah satu daerah di Kabupaten Magelang yang memiliki beberapa peninggalan penjajah salah satunya yaitu Pelengkung yang berada di bagian selatan Kelurahan Kemirirejo sebagai pembatas antara Kelurahan Kemirirejo dengan Kelurahan Panjang. Sungai di bagian selatan Kelurahan Kemirirejo tepatnya di RW 03 tersebut  memiliki potensi wisata. Namun sayangnya di sungai tersebut terdapat banyak sampah. Oleh karena itu dibutuhkan perencanaan pembangunan dengan melakukan revitalisasi bantaran sungai untuk meningkatkan nilai publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif. Revitalisasi bantaran sungai berkaitan erat dengan penataan ruang, meliputi penambahan tempat duduk, pembangunan jembatan sebagai akses penyeberangan, serta penambahan  penyaring sampah dan komposer untuk mengurangi sampah.Revitalisasi tersebut dapat meningkatkan nilai publik berdasarkan teori O’Flynn (2007) yang terdiri dari segitiga strategis yaitu legitimasi dan dukungan, kemampuan operasional, dan nilai substansial. Dalam nilai substansial, revitalisasi bantaran sungai tersebut mampu menghadirkan nilai ekonomi, social, politik, pendidikan dan ekologi. Berdasarkan hal tersebut, perencanaan revitalisasi tersebut harus dapat diimplementasikan sehingga tujuan untuk menjadikan Kelurahan Kemirirejo RW 03 menjadi daerah wisata dengan berbasis kearifan local dapat tercapai.Keywords: Kearifan lokal, Nilai publik, Revitalisasi.
PERENCANAAN PROGRAM KENANGA SEBAGAI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA KETOSARI, KAB. PURWOREJO Vivianna Aulia; Nur Halimah
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v6i1.2487

Abstract

Penanggulangan bencana (PB) sebagai rangkaian kegiatan baik sebelum maupun saat dan sesudah terjadi bencana dilakukan untuk mencegah, mengurangi, menghindari dan memulihkan diri dari dampak yang ditimbulkan oleh bencana. Dalam kurun waktu 2018-2021, di Desa Ketosari juga terjadi tanah longsor yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan material seperti permukiman, lahan pertanian, dan jalur transportasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mengkaji kesiapsiagaan masyarakat dalam mitigasi bencana di Desa Ketosari Kabupaten Purworejo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh melalui wawancara dengan masyarakat sekitar Desa Ketosari Kabupaten Purworejo dan menggunakan literature review yaitu dengan menelaah serta menganalisis dari berbagai kajian berupa dokumen, jurnal, ataupun dari artikel resmi untuk dapat memperoleh informasi yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Ketosari merupakan Daerah yang terletak di Perbukitan Menoreh dimana sebagian besar bertopografi miring sampai sangat terjal dengan jenis batuan yang beku dimana itu menjadikan tanah sangat rawan akan bencana longsor. Maka dari itu perlunya perhatian lebih dari pemerintah untuk membuat program terkait dengan bencana ini. Kesiapsiagaan dalam mitigasi bencana perlu disosialisasikan lebih lanjut oleh pemerintah dalam menangani kasus ini. Peneliti membuat rancangan program pemberdayaan masyarakat yang disebut sebagai program KENANGA (Kesiapsiagaan Penanggulan Bencana). Adapun program kenanga yaitu adanya perencanaan pembangunan yang didalamnya mengandung berbagai upaya pencegahan dari potensi bencana, kesiapsiagaan serta PRB (Pengurangan Risiko Bencana) pasca bencana.Keywords : Pemberdayaan Masyarakat, Mitigasi Bencana, Tanah Longsor
STRATEGI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN MAGELANG DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN PROGRAM KARTU IDENTITAS ANAK Al Fitriyan Maghfiroh
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v6i1.2488

Abstract

Pemberian identitas anak resmi dan diakui secara nasional oleh pemerintah pusat melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2016 tentang kartu identitas anak. Kabupaten Magelang merupakan salah satu kabupaten yang menjadi percontohan pelaksanaan kartu identits anak. Pelaksanaan Kartu Identitas Anak di Kabupaten Magelang masih dikatakan minim dikarenakan dari jumlah anak di Kabupaten Magelang belum ada setengah anak yang memiliki Kartu Identitas Anak. Mengatasi minimnya jumlah anak yang memiliki Kartu Identitas Anak, dinas kependudukan telah melakukan berbagai cara untuk meningkatkan Kartu Identitas Anak, namun hingga saat ini jumlah pemilik Kartu Identitas Anak masih sedikit. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana strategi yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Magelang dalam mendukung pelaksanaan program Kartu Identitas Anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian berada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Magelang. Penelitian ini menggunakan teori Richard Rumiet yang memiliki empat kriteria evaluasi strategi yang meliputi konsistensi, kecocokan, kemungkinan dan keuntungan. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsistensi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Magelang pernah mengalami perubahan dalam pelaksanaan kartuidentitas anak. Kedua, kurangnya pegawai dalam bidang sosialisasi dan kurangnya sarana prasarana terkait dengan kartu identitas anak. Ketiga, dalam melaksanakan tugas sumber daya manusia Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Magelang memiliki kemampuan srta berkompeten dan berdedikasi sesuai dengan bidangnya. Keempat, yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Magelang menjalin kerja sama yang dapat menguntungkan para pemilik kartu identitas anak dan tidak adanya biaya dalam pendaftran kartu identitas anak. Kata kunci : Strategi , Evaluasi strategi,  Program kartu identitas anak.
STRATEGI PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN MASYARAT MELALUI PENGEMBANGAN UMKM WARUNG GORENGAN Aufar Adhi Permana Firdaus; Fifi Oktaningtyas; Lilis Sofiana; Maretha Rahmawati; Rahmad fauzi; Rizky Nurhanifah; Sherly Ardhania Widyasari; Yusna Hidayat
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v6i1.2489

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi pemberdayaan masyarakat  bagi pelaku usaha yaitu melalui pengembangan UMKM yang ada di Kelurahan Kemirirejo, Kota Magelang. Alasan mengambil pemberdayaan UMKM karena peneliti melihat adanya potensi dan peluang dari UMKM milik salah satu warga Kemirirejo yaitu Bu Nuryati untuk dapat dikembangkan/diberdayakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran dan strategi bagaimana cara mengembangkan UMKM  supaya dapat meningkatkan pendapatan dan juga kesejahteraan bagi pelakunya yang dalam hal ini adalah Bu Nuryati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya program pemberdayaan dari Pemerintah Kota Magelang yang  terdapat pada Peraturan Walikota Magelang Nomor 24 tahun 2001, Bab V pasal 12 ayat 2 butir (c), serta  Peraturan Walikota Magelang Nomor 24 tahun 2001, Bab V pasal 13 ayat 3 butir (a) dan (b). Hal tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah sudah menaruh perhatian kepada para pelaku UMKM yang ada di Kota Magelang dan hal tersebut harus mendapat dukungan serta respon yang baik dari masyarakat. Pemberdayaan juga erat kaitannya dengan nilai publik, pasalnya nilai publik  kerangka kerja dalam pengelolaan suatu layanan publik atau program untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai atau bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kata Kunci : Nilai Publik.Pengembangan UMKM, Strategi Pemberdayaan,
COLLABORATIVE GOVERNANCE PADA PROGRAM KELUARGA HARAPAN SEBAGAI UPAYA PENGENTASAN KEMISKINAN DI KOTA MAGELANG Fatimatuzzuhro 1
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v6i1.2490

Abstract

PKH adalah program yang diarahkan untuk menjadi Episentrum Center Of Excellence atau penanggulangan kemiskinan dengan mensinergikan berbagai program perlindungan dan pemberdayaan sosial. PKH dianggap sebagai program yang paling efektif dalam menurunkan tingkat kemiskinan menurut survey Bank Dunia (2019). Dalam pencapai PKH yang efektif dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi mengingat PKH merupakan bantuan sosial yang memberikan fasilitas pendidikan dan kesehatan kepada penerimanya. Pada  implementasinya PKH di Kota Magelang masih menemui permasalahan terkait keterpaduan data dan koordinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis bagaimana Collaborative governance PKH dalam upaya pengentasan kmiskinan di Kota Magelang. Lokus penelitian ini dilingkungan Dinas Sosial dan masyarakat penerima manfaat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui sumber data primer berupa wawancara mendalam dan sumber data sekunder yaitu literatur, jurnal dan dokumen lainnya yang berkaitan dengan penelitian. Hasil dari penelitian ini di antaranya yaitu proses kolaborasi dijalankan dengan cukup baik walaupun masih terdapat kendala dalam komitmen dukungan dari pemerintah daerah terkait dana sharing dan kurangnya keterlibatan media cetak dalam kolaborasi. Adapun saran yang diberikan untuk penelitian ini meliputi, perluasan jaringan kolaborasi, pengoptimalan forum KUBE dan perencanaan anggaran.Keywords : Collaborative Governance, Kebijakan, Pogram Keluarga Harapan.
KINERJA APARATUR DESA DALAM PELAYANAN PUBLIK DI DESA TREKO KECAMATN MUNGKID KABUPATEN MAGELANG Tri Ardiana Riyadi
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v6i2.2779

Abstract

Kinerja adalah pelaksanaan kegiatan,program atau  kebijaksanaan dalam mewujdkan suatu sasaran yang telah di tetapkan oleh suatu instansi atau pun suatu perusahaan sesuai visi dan misi yang telah di tetapkan oleh suatu organisasi tersebut, hasil dari kinerja itu sendiri untuk mewujudkan tujuan yang strategis dalam suatu perusahaan, organisasi atau instansi. Tujunan penelitian ini untuk mengetahui faktor- faktor kinerja para pegawai yang ada di kantor Kepala Desa Treko Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang. Metode penelitian yang digunakan Melalui metode penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Treko Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang. Sasaran peneitian  yaitu Kepala Desa Aparatur Desa  serta masyarakat Desa Treko. Untuk teknik pengambilan data melalui wawancara dan dokumentasi selanjutnya penelitian ini akan di analisis dengan metode penelitian teknik analisis data Miles dan Huberman.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kinerja Pegawai kantor Desa Treko Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang belum seenuhnya menjalankan Kinerja pelayanan yang baik dari segi Pemahaan Tupoksi, Inovasi, Kecepatan Kerja, Keakuratan Kerja dan Kerja sama antar para pegawai untuk mewujudkan good govermence.Kata Kunci : Kinerja, Pelayanan di desa

Page 9 of 14 | Total Record : 135