cover
Contact Name
Wulandari Dianningtyas
Contact Email
jurnal.lemigas@esdm.go.id
Phone
+6282121181003
Journal Mail Official
jurna.lemigas@esdm.go.id
Editorial Address
BBPMGB LEMIGAS Jl. Ciledug Raya Kav. 109. Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12230
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
LEMBARAN PUBLIKASI MINYAK DAN GAS BUMI (LPMGB)
Published by LEMIGAS
Core Subject :
LPMGB aims the dissemination of information on research activities, technology engineering development and laboratory testing in the oil and gas field. Manuscripts in English are accepted from all in any institutions, college and industry oil and gas throughout the country and overseas.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol 53 no 1 (2019)" : 5 Documents clear
KAJIAN REGULASI PENGUSAHAAN OIL SANDS KEDALAMAN DANGKAL DENGAN METODE OIL MINING Usman Pasarai; Hazman Hazman; Endras Pribadi; Anda Lucia; Bambang Widarsono
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 53 No 1 (2019)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.53.1.265

Abstract

Untuk mengurangi kesenjangan antara kemampuan produksi dan kebutuhan minyak bumi nasional yang semakin lebar ke depan, maka diperlukan kegiatan penganekaragaman sumber daya minyak bumi, diantaranya dari oil sands kedalaman dangkal. Teknologi eksploitasi oil sands kedalaman dangkal dengan cara penambangan terbuka yang dikenal sebagai oil mining sangat berbeda dengan teknologi eksploitasi minyak bumi konvensional, sehingga diperlukan regulasi khusus sebagai landasan hukum operasional oil mining. Tujuan kajian ini adalah menelaah aturan hukum, prinsip-prinsip hukum, maupun doktrin-doktrin hukum guna menjawab isu rezim dan aturan hukum yang diperlukan terkait pengusahaan oil sands kedalaman dangkal. Metodologi kajian menggunakan pendekatan hukum normatif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka terhadap data sekunder serta bahan hukum primer dan sekunder. Hasil kajian menyimpulkan bahwa karakteristik minyak bumi yang ditemukan pada endapan dangkal oil sands di Indonesia memenuhi kriteria pengertian minyak bumi yang dimaksud Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sehingga undang-undang ini dapat menjadi payung hukum pengusahaan oil sands dengan teknologi oil mining. Dukungan formal dari Pemerintah kepada Kontraktor Hulu Migas pada tahap uji coba diperlukan karena belum ada regulasi khusus sebagai landasan hukum operasional kegiatan oil mining. Teknologi oil mining perlu diakomodir dalam definisi Eksploitasi dalam Undang Undang Migas untuk menjadi landasan hukum positif pengembangan oil sands kedalaman dangkal untuk peningkatan cadangan dan produksi minyak bumi nasional.
SOLUSI ANALITIK TYPE CURVES DAN UJI SENSITIVITAS MODEL RESERVOIR KOMPOSIT DENGAN BATAS LUAR RESERVOIR TERTUTUP UNTUK KASUS LAJU PRODUKSI SUMUR KONSTAN Wiwiek Jumiati; Asep Kurnia Permadi
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 53 No 1 (2019)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.53.1.364

Abstract

Type curve  penurunan tekanan alir dasar lubang sumur sebagai fungsi waktu untuk mengkaji efek penurunan produksi reservoir, merupakan salah satu metode analisis kinerja reservoir yang sudah luas dikenal dan digunakan dengan praktis untuk berbagai kondisi di lapangan. Penelitian ini mengangkat aspek laju produksi konstan pada sumur dan tekanan batas terluar bounded no flow  atau tertutup dari reservoir terbatas  yang akan dilihat pengaruhnya terhadap laju penurunan tekanan. Kenyataan menunjukan bahwa laju produksi konstan di sumur dianggap lebih praktis dilakukan di lapangan. Ide awal ini berasal dari Turkidan Demski yang berhasil membuat type curve untuk model reservoir komposit pada kasus tekanan konstan di sumur. Type curves dibuat dari hasil penurunan secara analitis dari persamaan difusivitas untuk aliran fluida satu fasa untuk model reservoir komposit. Pada penelitian  ini akan diperlihatkan bagaimana aplikasi dari type curve yang mewakili  suatu model reservoir komposit dengan dua region dengan pengaruh parameter mobility ratio, storativity ratio, skin pada lubang sumur dan jari-jari discontinuity. Type Curves yang dihasilkan pada studi ini dapat digunakan untuk interpretasi log log type curve matching reservoir komposit dengan batas luar terbatas.
PENGAMATAN MEOR MENGGUNAKAN FORMULA NUTRISI RENDAH GLUKOSA DENGAN METODA IMBIBISI Sugihardjo Sugihardjo; Zulkifliani .; Onie Kristiawan; Cut Nanda Sari; Syafrizal .
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 53 No 1 (2019)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.53.1.365

Abstract

Kegiatan skala laboratorium telah dilakukan untuk merancang formula nutrisi MEOR (Microbial Enhanced Oil Recovery) dengan bahan dasar rendah-glukosa. Bahan yang dipakai meliputi: limbah cair tahu, air kelapa, limbah cair ikan, limbah pengolahan pati, ekstrak teh, pupuk cair, ekstrak daging sapi, dan pepton. Bahan-bahan tersebut diracik untuk menjadi beberapa formula yang dapat merangsang pertumbuhan mikroba yang terkandung pada percontoh fluida dari sumuran SMR-01, SMR-02, dan SMR-03 sehingga menghasilkan bioproduk yang diperlukan untuk MEORPada seleksi kajian awal ada 48 formula nutrisi, kemudian diseleksi dan diperoleh yang potensial dalam pertumbuhan mikroba sebanyak 8 formula, yaitu 2 macam formula untuk SMR-01, 3 untuk SMR-02, dan 3 juga untuk SMR-03. 8 formula tersebut diinkubasi selama 7 hari dan diamati bioproduknya yang meliputi: pertumbuhan mikroba, pH, IFT, densitas, dan viskositas minyak. Pada tiap formula juga ditambahkan konsorsium mikroba exogenous untuk memperkaya jenis mikroba.Uji imbibisi dilakukan terhadap 8 formula tersebut serta ditambah 8 formula lagi dengan menambahkan konsorsium mikroba exogenous selama 71 hari. Hasil yang terbaik ternyata ada pada formula Ef1 dengan penambahan ekstrak teh dan pepton dan Ez1 dengan tambahan ekstrak teh dan ekstrak beef pada fluida SMR-02. Dengan nilai masing masing nilai RF (recovery factor) 56,91 untuk Ef1 dan 55,86% untuk Ez1. Oleh karena itu kedua formula tersebut dapat dijadikan acuan untuk implementasi lapangan. Secara ekonomis mungkin Ez1 akan lebih murah karena prosentase kandungan extract beef hanya 10%.
UJI AKTIVITAS KATALIS CLAY TERMODIFIKASI CU DALAM REAKSI HIDRORENGKAH SENYAWA 1-OKTADEKANOL Wiwit Puji Lestari; Donatus Setyawan Purwo Handoko; Yudi Aris Sulistiyo
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 53 No 1 (2019)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.53.1.367

Abstract

Telah dilakukan proses perengkahan secara katalitik senyawa 1-oktadekanol dengan katalis clay termodifikasi Cu. Hasil perengkahan dianalisis dengan menggunakan X-ray Flouresence (XRF), XRD, adsorpsi piridin dan BET. Katalis dimasukkan dan dipanaskan dalam tabung reaktor, umpan dimasukkan dan dipanaskan pada tabung terpisah sampai berubah menjadi uap sambil dialiri gas H­2. Cairan hasil perengkahan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan GC-MS. Hasil karakterisasi menunjukkan penurunan rasio Si/Al dari katalis clay menjadi clay termodifikasi Cu, sedangkan % kandungan Cu dalam katalis meningkat sebesar 7.39%. Struktur kristal kedua katalis hampir sama, namun muncul beberapa puncak baru yang menunjukkan bahwa logam Cu berhasil dimodifikasikan.  Keasaman katalis muncul pada daerah 1638,6 dan 1627,03 cm-1 yang menunjukkan jenis asam bronsted.  Luas permukaan dan volume pori katalis mengalami kenaikan walau sangat kecil yaitu berturut-turut 45.719 dan 0.009. Aktivitas katalis baik katalis clay dan clay termodifikasi Cu kurang baik, dimana produk yang dihasilkan >C12 lebih banyak daripada C6-C12.
PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI REVERSE DEMULSIFIER TERHADAP NILAI OIL CONTENT DAN EMULSION BLOCK PADA AIR INJEKSI LAPANGAN JAMBI Dahrul Effendi; Fidya Varayesi
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 53 No 1 (2019)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.53.1.1580

Abstract

Air injeksi yang digunakan sebagai fl uida pendesak dalam water fl ooding sering ditemukan masalah pada kualitasnya, diantaranya adalah masalah oil content dan emulsion block. karena minyak bertindak sebagai perekat pada padatan yang menyebabkan penyumbatan pada pori- pori batuan. Hal tersebut berpotensi dalam penyebab terjadinya low oil recovery factor pada proses water fl ooding. Air injeksi (IW) dan air formasi (FW) sebelum di injeksikan kedalam reservoir perlu dianalisa dilaboratorium dengan tujuan air injeksi dapat digunakan sebagai fl uida pendesak pada proses water fl ooding. Berdasarkan hasil uji laboratorium, air injeksi (IW) menunjukkan konsentrasi oil content yang tinggi yaitu 50.55 mg/L, sehingga dapat membentuk emulsion block, hal ini dapat mengakibatkan plugging pada pori-pori batuan. Untuk itu, solusi yang dipilih untuk menyelesaikan masalah emulsion block dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan chemical treatment. Masalah oil content dan emulsion block dapat diatasi dengan menggunakan reverse demulsifi er, pada uji di laboratorium dengan menambahkan konsentrasi 50 mg/L reverse demulsifi er kedalam air injeksi dapat meningkatkan kualitas air injeksi dari poor water quality (oil content 50.55 mg/L) menjadi good water quality (oil content 15.89 mg/L).

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 60 No 2 (2026) Vol 60 No 1 (2026) Vol 59 No 3 (2025) Vol 59 No 2 (2025) Vol 59 No 1 (2025) Vol 58 No 3 (2024) Vol 58 No 2 (2024) Vol 58 No 1 (2024) Vol 57 No 3 (2023) Vol 57 No 2 (2023) Vol 57 No 1 (2023) Vol 56 No 3 (2022) Vol 56 No 2 (2022) Vol 56 No 1 (2022) Vol 55 No 3 (2021) Vol 55 No 2 (2021) Vol 55 No 1 (2021) Vol 54 No 3 (2020) Vol 54 No 2 (2020) Vol 54 No 1 (2020) Vol 53 No 3 (2019) Vol 53 No 2 (2019) Vol 53 No 1 (2019) Vol 52 No 3 (2018) Vol 52 No 2 (2018) Vol 52 No 1 (2018) Vol 51 No 3 (2017) Vol 51 No 2 (2017) Vol 51 No 1 (2017) Vol 50 No 3 (2016) Vol 50 No 2 (2016) Vol 50 No 1 (2016) Vol 49 No 3 (2015) Vol 49 No 2 (2015) Vol 49 No 1 (2015) Vol 48 No 3 (2014) Vol 48 No 2 (2014) Vol 48 No 1 (2014) Vol 47 No 3 (2013) Vol 47 No 2 (2013) Vol 47 No 1 (2013) Vol 45 No 3 (2011) Vol 45 No 2 (2011) Vol 45 No 1 (2011) Vol 44 No 3 (2010) Vol 44 No 2 (2010) Vol 44 No 1 (2010) Vol 43 No 3 (2009) Vol 43 No 2 (2009) Vol 43 No 1 (2009) Vol 42 No 3 (2008) Vol 42 No 2 (2008) Vol 42 No 1 (2008) Vol 41 No 3 (2007) Vol 41 No 2 (2007) Vol 41 No 1 (2007) Vol 40 No 3 (2006) Vol 40 No 2 (2006) Vol 40 No 1 (2006) Vol 39 No 3 (2005) Vol 39 No 2 (2005) Vol 39 No 1 (2005) Vol 38 No 3 (2004) Vol 38 No 2 (2004) Vol 38 No 1 (2004) Vol 37 No 1 (2003) Vol 36 No 3 (2002) Vol 36 No 2 (2002) Vol 36 No 1 (2002) Vol 24 No 2 (1990) Vol 24 No 1 (1990) Vol 23 No 3 (1989) Vol 23 No 1 (1989) Vol 21 No 3 (1987) Vol 21 No 2 (1987) Vol 21 No 1 (1987) Vol 20 No 3 (1986) Vol 20 No 2 (1986) Vol 20 No 1 (1986) Vol 19 No 3 (1985) Vol 19 No 2 (1985) Vol 19 No 1 (1985) Vol 18 No 3 (1984) Vol 18 No 2 (1984) Vol 18 No 1 (1984) Vol 17 No 2 (1983) Vol 15 No 1 (1981) Vol 14 No 3 (1980) Vol 14 No 2 (1980) Vol 14 No 1 (1980) More Issue