cover
Contact Name
Wulandari Dianningtyas
Contact Email
jurnal.lemigas@esdm.go.id
Phone
+6282121181003
Journal Mail Official
jurna.lemigas@esdm.go.id
Editorial Address
BBPMGB LEMIGAS Jl. Ciledug Raya Kav. 109. Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12230
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
LEMBARAN PUBLIKASI MINYAK DAN GAS BUMI (LPMGB)
Published by LEMIGAS
Core Subject :
LPMGB aims the dissemination of information on research activities, technology engineering development and laboratory testing in the oil and gas field. Manuscripts in English are accepted from all in any institutions, college and industry oil and gas throughout the country and overseas.
Arjuna Subject : -
Articles 584 Documents
Reanalisis Cekungan Sedimen Tersier Indonesia; Suatu Tantangan dan Harapan untuk Menunjang Perolehan Cadangan Migas Baru di Masa Mendatang Barlian Yulihanto
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 36 No 2 (2002)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.36.2.1248

Abstract

Aktivitas ekplorasi migas pada dua dekade terakhir dapat dikatakan masih sangat terbatas di dalam eksplorasi sedimen Tersier terutama yang berada di Kawasan Barat Indonesia. Lebih jauh lagi dapat diuraikan bahwa target eksplorasi hidrokarbon di cekungan-cekungan tersebut terutama hanya difokuskan pada pencaharian perangkap hidrokarbon struktur pada sedimen yang berumur paling tua Miosen Awal, sedangkan eksplorasi migas pada "hydrocarbon plays" yang baru seperti halnya sedimen Paleogen belum di lakukan secara intensif. Sementara itu di sisi lain, pada kurun dua dekade ini usaha penemuan cadangan migas di cekungan sedimen Indonesia semakin sulit.Beberapa masalah penyebab sulitnya menemukan cadangan migas baru di Indonesia antara lain karena: kurangnya inovasi di dalam kegiatan eksplorasi, dalam arti program eksplorasi hanya difokuskan hanya pada target ataupun objektif reservoar yang sudah diketahui. Usaha penemuan hydrocarbon plays baru baik pada cekungan sedimen mature maupun frontier tidak begitu intens. Penerapan konsep-konsep eksplorasi migas baru yang digunakan di Indonesia relatif jauh tertingal dibandingkan dengan yang digunakan di kawasan lainnya di dunia.Usaha penemuan cadangan minyak dimasa mendatang pada cekungan yang sudah terbukti mengandung hidrokarbon dapat dilakukan dengan melakukan reanalisis cekungan sedimen Tersier. Renalisis cekungan ini terutama dilakukan pada cekungan sedimen yang diklasifikasikan sebagai mature basin, selain itu juga diusulkan untuk dilakukan pada cekungan sedimen yang bersifat frontier. Beberapa kegiatan yang diusulkan dalam melakukan reanalisis cekungan sedimen Tersier di Indonesia adalah : evaluasi sistem Terban Paleogen, analisis waktu terjadinya tektonik inversi Miosen, evaluasi stratigrafi sekuen endapan Miosen, dan evaluasi batuan karbonat Tersier.
Formulasi Optimum Campuran Surfaktan, Air, dan Minyak Sugihardjo Sugihardjo
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 36 No 3 (2002)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.36.3.1249

Abstract

Formulasi optimum sistem campuran surfaktan, air, dan minyak harus dirancang untuk mendapatkan proses peningkatan perolehan minyak yang efektif pada injeksi surfaktan sebelum dilaksanakan di lapangan. Uji laboratorium dapat menentukan formula surfaktan yang membentuk campuran mikroemulsi fase-tengah apabila dicampur dengan minyak dan air. Pada kondisi campuran optimum mempunyai harga tegangan antarmuka yang sangat rendah dan mempunyai potensi dan efektivitas untuk peningkatan perolehan minyak dengan proses pendesakan terbaur.
Peranan Proses Perengkahan Katalitik untuk Pembuatan Bensin Ramah Lingkungan A S Nasution; E Jasjfi
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 36 No 3 (2002)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.36.3.1250

Abstract

Sehubungan merosotnya jumlah dan mutu umpan proses perengkahan katalitik maka unjuk kerja katalis harus ditingkatkan dalam upaya mendapatkan produk komponen bensin bermutu tinggi dan produk gas olefin untuk umpan proses pembuatan komponen bensin (alkilat, bensin polimer), dan pembuatan aditif oksigenat pengungkit angka oktana bensin (MTBE).Proses perengkahan katalik,mutu produknya dan speksifikasi bensin kormisil, di ASEAN serta pengembangan katalis dan factor-faktor operasi yang dapat menurunkan aktivitas katalis disajikan pada masalah ini.
Rancangan Arsitektur Big Data Management Untuk Mendukung Pengelolaan Sumber Daya Biodesel Berkelanjutan Di Indonesia Supriyanto Supriyanto; Devitra Saka Rani
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 57 No 1 (2023)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.57.1.1305

Abstract

 Kebutuhan biodiesel yang berkelanjutan akan terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan tren pengembangan industri 4.0. Biodiesel dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan transportasi, industri dan pembangkit listrik. Peranan manajemen data nasional sangat diperlukan dalam pengelolaan dan perencanaan pemanfaatan sumber daya untuk produksi biodiesel di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah arsitektur Big Data Management masa depan untuk pengelolaan sumber daya biodiesel berkelanjutan di Indonesia. Metode penelitian ini adalah kerangka pengembangan arsitektur yang terdiri dari tahapan investigasi sistem, desain arsitektur data, desain arstitektur aplikasi, desain arsitektur organisasi dan rencana kebijakan strategis dalam pengelolaan data sumberdaya biodiesel di Indonesia. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah arsitektur pengelolaan Big Data Biodisel dan rencana aksi pengelolaan serta pemanfaatan Big Data biodiesel di Indonesia. Arsitektur terkait koleksi data diperlukan dengan melibatkan pemangku kepentingan dari pihak pemerintah, bisnis, dan akademisi. Teknologi pengelolaan Big Data Management menggunakan manajemen basis data dengan Relational Database Management System, no SQL dan data analytic platform. Visualisasi informasi ditampilkan dalam bentuk laporan yang dikemas dalam bentuk dashboard komputer berbasis situs yang menampilkan deskripsi, prediksi dan hasil analisis.
Potensi Polimer Sintetik Sebagai Bahan Chemical Enhaced Oil Recovery Untuk Meningkatkan Sweep Efficiency Pada Skala Pengujian Laboratorium Nia Raudhatul Auni; Muhammad Khairul Afdhol; Muhamad Ridha Fikri; Tomi Erfando
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 57 No 1 (2023)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.57.1.1307

Abstract

  Masalah yang terjadi di lapangan minyak dan gas saat ini adalah penurunan produksi minyak dan gas. Kondisi ini dipengaruhi oleh keadaan reservoar yang sudah tua yang mengandung minyak berat sehingga sulit mengalir. Selain itu, factor reservoar yang sudah digenangi air, sehingga air lebih banyak diproduksi dibandingkan minyak. Penelitian sebelumnya dengan menggunakan polimer hydrolyzed polyacrylamides (HPAM) mendapat hasil yang kurang maksimal untuk reservoar klastik (seperti sandstone ataupun limestone clastic), dan untuk kondisi temperatur dan tekanan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan sweep efficiency pada proses enhanced oil recovery (EOR) dengan menginjeksikan polimer kationik ke dalam reservoar. Penelitian ini menggunakan metode pengujian laboratorium dengan melakukan pengujian karakterisasi, reologi dan pengujian core flooding. Hasil yang diperoleh dari pengujian ini adalah polimer kationik memiliki morfologi yang teratur seperti film, serta pada suhu 30˚C, 50˚C, dan 60˚C tidak terjadi penggumpalan. Adapun, nilai viskositas mengalami kenaikan seiring dengan peningkatan konsentrasi polimer. Polimer kationik dengan konsentrasi 3000 ppm memiliki nilai viskositas tertinggi yaitu 32,77 cP sehingga nilai konsentrat tersebut memberikan pengaruh yang kuat terhadap peningkatkan oil recovery. Namun, hasil uji reologi (salinitas, suhu, dan shear rate) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja polimer. Nilai incremental recovery factor polimer kationik lebih signifikan dibandingkan polimer sintetik lainnya, yaitu 35,62% ROIP.
Analisis Keefektifan Pour Point Depressant pada Waxy Crude Oil pada Lapangan TAP Astra Agus Pramana D.N; Teddy Anda Pagpa
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 57 No 1 (2023)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.57.1.1312

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengaruh inhibitor terhadap nilai pour point dimana nantinya nilai ini dapat menentukan kapan terjadinya pengendapan wax dengan beberapa tujuan diantaranya ialah menentukan faktor yang mempengaruhi nilai pour point, menentukan inhibitor yang paling efektif untuk menurunkan nilai pour point, dan menentukan pengaruh konsentrasi pada inhibitor yang digunakan. Metode yang digunakan adalah melakukan eksperimen pour point test yang dilakukan di laboratorium. Hasilnya menunjukan bahwa inhibitor sangat berpengaruh terhadap penurunan nilai pour point dimana faktor – faktor yang mempengaruhi nilai pour point antar lain seperti nilai dari saturates, aromatic, resin, dan asphaltenes. Dari hasil beberapa percobaan didapatkan penggunaan inhibitor inorganik lebih efektif dari pada penggunaan inhibitor organik dengan penurunan suhu hingga 7 degC, dimana suhu dari crude oil pada lapangan tersebut akan optimum berjalan pada suhu 38 degC pengaruh dari konsentrasi dari inhibitor yang digunakan menjadi salah satu parameter pengaruh untuk menurunkan nilai pour point pada waxy crude oil
Identifikasi Prospek Reservoir Hidrokarbon Menggunakan Inversi Impedansi Akustik Pada Blok Kampar Martin Horas Parulian Butar Butar; Juventa Juventa; Lenny Marlinda
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 57 No 1 (2023)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.57.1.1324

Abstract

Penentuan zona potensial hidrokarbon diperlukan untuk mendapatkan gambaran kemungkinan tempat atau zona yang dapat dijadikan sebagai endapan hidrokarbon. Lokasi penelitian berada pada Blok Kampar yang termasuk ke dalam Cekungan Sumatera  Tengah. Cekungan Sumatera  Tengah merupakan cekungan belakang busur magmatik penghasil hidrokarbon yang terbantuk selama Tersier Awal (Eosen-Oligosen) sebagai rangkaian struktur setengah graben yang dipisahkan oleh suatu bidang hasil patahan. Penelitian menggunakan data 13 lintasan seismik 2D post-stack dan 3 data sumur dalam metode analisis inversi seismik impedansi akustik. Berdasarkan analisis penentuan zona target dari komponen log gamma ray, densitas, neutron porositas, dan resistivitas menunjukan ketebalan zona target dari formasi Telisa hingga formasi Kelesa. Indikasi ini kemudian dikembangkan dengan melakukan inversi impedansi akustik sebagai fungsi pengolahan data seismik. Hasil inversi impedansi akustik diperoleh rentan nilai AI sebesar 14243 (ft/s)*(g/cc) – 30276 (ft/s)*(g/cc), sedangkan nilai nilai pancung yang menunjukan zona batupasir berada pada rentan 18300 (ft/s)*(g/cc) – 24500 (ft/s)*(g/cc) yang menjadi berpotensi menjadi batuan reservoir hidorkarbon. Hasil picking horizon dan picking fault menunjukan arah migrasi hidrokarbon struktur antiklin yang berasosiasi dengan sesar naik. Didapat zona prospek hidrokarbon MB-1 dan MB-2 berada pada utara barat laut lapisan formasi Tualang dan Formasi Lakat. Lokasi sumur pengembangan 1 berada area tutupan tinggian yang mempunyai reservoar batupasir. 
Fasies Sedimen Laut dalam di Formasi Cinambo (Miosen Awal – Tengah): Pengamatan dari Singkapan di Sebagian Sungai Cilutung, Majalengka, Jawa Barat, Indonesia Muhammad Firdaus; Andri Perdana Putra; Ade Yogi; Ryan Akbar Fadhilah; Iwan Sukma Gumilar; Erwin Hariyanto Nugroho; Amir Hamzah
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 57 No 1 (2023)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.57.1.1333

Abstract

Formasi Cinambo adalah salah satu formasi di Sub-Cekungan Majalengka yang berpotensi memiliki prospektifitas hidrokarbon yang ditunjukkan dengan adanya potensi batuan induk pada sampel batuan di daerah penelitian. Studi-studi terdahulu hanya membahas masing-masing terkait fasies atau potensi kandungan material organic saja, sehingga kami melakukan studi ini untuk mengetahui fasies sedimentologi dan kandungan material organic serta hubungan antara fasies dan kandungan material organik di Sebagian Sungai Cilutung, Majalengka, Jawa Barat. Dari hasil kenampakan di Lapangan, Formasi Cinambo menunjukkan sedimen laut dalam pada bagian lantai samudera, dicirikan oleh endapan turbidit yang dominan dari urutan sekuen Bouma (Ta, Tb, Tc, Td, dan Te) dan endapan suspensi batulempung yang sangat tebal dan dominal. Asosiasi fasies di lapangan terbagi jadi 6 yaitu Dasar Channel, Pengisi Channel – Gosong Channel, Tanggul Channel dan Splay, Cabang-cabang Channel tanpa Tanggul dan Splay, Kipas cabang-cabang Channel, dan Serpih luat dalam. Hasil Analisis geokimia dilakukan pada empat sampel serpih menunjukkan kandungan Total Organic Content (TOC) berkisar antara 0.46-1.27 %, berpotensi menjadi batuan induk dengan kualitas buruk hingga baik. Nilai TOC yang cukup baik ditemukan di serpih di fasies kipas cabang Channel
Studi Pengaruh Beberapa Variabel Operasi Kendaraan Bermotor Diesel Terhadap Konsumsi Bahan Bakarnya Subiyanto Bambang Widodo
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 24 No 1 (1990)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.24.1.1384

Abstract

Konsumsi bahan bakar suatu kendaraan bermotor bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik dari luar maupun dari dalam kendaraan bermotor itu sendiri
Stabilitas Bahan Bakar Avtur pada Suhu Tinggi F. Batti
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 24 No 1 (1990)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.24.1.1385

Abstract

Stabilitas pada suhu tinggi adalah salah satu sifat bahan bakar avtur yang sangat penting yang diukur di laboratorium dengan metode ASTM - CRC Fuel Coker Test. Dengan melakukan pengujian konsep pemanasan tabung dari metode ini terhadap beberapa bahan bakar jenis kerosin untuk pesawat jet, maka dapat diadakan penilian terhadap potensi pengunaan bahan bakar tersebut baik untuk pesawat jet subsonik maupun supersonik

Filter by Year

1980 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 60 No 2 (2026) Vol 60 No 1 (2026) Vol 59 No 3 (2025) Vol 59 No 2 (2025) Vol 59 No 1 (2025) Vol 58 No 3 (2024) Vol 58 No 2 (2024) Vol 58 No 1 (2024) Vol 57 No 3 (2023) Vol 57 No 2 (2023) Vol 57 No 1 (2023) Vol 56 No 3 (2022) Vol 56 No 2 (2022) Vol 56 No 1 (2022) Vol 55 No 3 (2021) Vol 55 No 2 (2021) Vol 55 No 1 (2021) Vol 54 No 3 (2020) Vol 54 No 2 (2020) Vol 54 No 1 (2020) Vol 53 No 3 (2019) Vol 53 No 2 (2019) Vol 53 No 1 (2019) Vol 52 No 3 (2018) Vol 52 No 2 (2018) Vol 52 No 1 (2018) Vol 51 No 3 (2017) Vol 51 No 2 (2017) Vol 51 No 1 (2017) Vol 50 No 3 (2016) Vol 50 No 2 (2016) Vol 50 No 1 (2016) Vol 49 No 3 (2015) Vol 49 No 2 (2015) Vol 49 No 1 (2015) Vol 48 No 3 (2014) Vol 48 No 2 (2014) Vol 48 No 1 (2014) Vol 47 No 3 (2013) Vol 47 No 2 (2013) Vol 47 No 1 (2013) Vol 45 No 3 (2011) Vol 45 No 2 (2011) Vol 45 No 1 (2011) Vol 44 No 3 (2010) Vol 44 No 2 (2010) Vol 44 No 1 (2010) Vol 43 No 3 (2009) Vol 43 No 2 (2009) Vol 43 No 1 (2009) Vol 42 No 3 (2008) Vol 42 No 2 (2008) Vol 42 No 1 (2008) Vol 41 No 3 (2007) Vol 41 No 2 (2007) Vol 41 No 1 (2007) Vol 40 No 3 (2006) Vol 40 No 2 (2006) Vol 40 No 1 (2006) Vol 39 No 3 (2005) Vol 39 No 2 (2005) Vol 39 No 1 (2005) Vol 38 No 3 (2004) Vol 38 No 2 (2004) Vol 38 No 1 (2004) Vol 37 No 1 (2003) Vol 36 No 3 (2002) Vol 36 No 2 (2002) Vol 36 No 1 (2002) Vol 24 No 2 (1990) Vol 24 No 1 (1990) Vol 23 No 3 (1989) Vol 23 No 1 (1989) Vol 21 No 3 (1987) Vol 21 No 2 (1987) Vol 21 No 1 (1987) Vol 20 No 3 (1986) Vol 20 No 2 (1986) Vol 20 No 1 (1986) Vol 19 No 3 (1985) Vol 19 No 2 (1985) Vol 19 No 1 (1985) Vol 18 No 3 (1984) Vol 18 No 2 (1984) Vol 18 No 1 (1984) Vol 17 No 2 (1983) Vol 15 No 1 (1981) Vol 14 No 3 (1980) Vol 14 No 2 (1980) Vol 14 No 1 (1980) More Issue