cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
HUBUNGAN ANTARA LITERASI KESEHATAN DENGAN PELAKSANAAN PROGRAM UKS DI SMAN KOTA SURABAYA SAFITRIYANA HIDAYANTI, DESI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Literasi kesehatan adalah keahlian seseorang untuk mendapatkan, memproses dan menelaah dasar dari informasi kesehatan dan kebutuhan pelayanan yang akan digunakan untuk pengambilan keputusan terkait dengan kesehatan. Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) ialah upaya agar meningkatkan pola hidup sehat dan kualitas kesehatan peserta didik yang dilaksanakan di sekolah sejak dini. Dengan meningkatkan literasi kesehatan seseorang maka akan berakibat positif terhadap kesehatannya. Di lingkungan sekolah peserta didik dapat menerapkan literasi kesehatan pada program UKS (trias UKS) agar kesehatan dari peserta didik tersebut meningkat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi kesehatan dengan pelaksanaan program UKS SMA Negeri di Kota Surabaya. Peneliti menggunakan jenis penelitian non eksperimen dengan desain penelitian korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tiga kuesioner yaitu, HLS-EU-Q16, Newest Vital Sign, dan Promoting School Observation Sheets For High School. Populasi penelitian ini adalah 22 SMA Negeri yang ada di Kota Surabaya dengan sampel berjumlah 5 SMA Negeri di Kota Surabaya dengan pemilihan sampel menggunakan cluster random sampling berdasarkan wilayah. Sedangkan untuk analisis data peneliti menggunakan korelasi spearman dan persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi kesehatan persepsi (domain penerapan) dengan program UKS (pelayanan kesehatan) terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai sig. 0,016 ( 0,05) dan besar sumbangan sebesar 1,77%. Untuk domain mencari, menilai dan memahami tidak ada hubungan yang signifikan dengan program UKS. Sedangkan untuk literasi kesehatan fungsional dengan program UKS (pendidikan kesehatan dan pelayanan kesehatan) memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai sig. Berturut-turut 0,00 dan 0,00 ( 0,05) dengan besar sumbangan sebesar 16,6% dan 3,9%. Sedangkan untuk literasi kesehatan fungsional dengan program UKS lingkungan sekolah sehat tidak memiliki hubungan yang signifikan. Dari hasil penelitian tersebut dapat dikatakan pemahaman literasi kesehatan tinggi secara tidak langsung akan mempengaruhi program UKS di SMA Negeri di Kota Surabaya. Kata Kunci: literasi kesehatan, program UKS, SMA Negeri Abstract Health literacy is an individuals proficiency to acquire and examine related to health information and service needs that will be used for health decision making. School Health Promotion is an early stage to improve healthy lifestyles and the quality of student?s health which is supported by school. Increased health literacy in students will have a positive impact on their health. In the school environment, students can apply health literacy by the School Health Promotion program (trias UKS) so that the health of the students improves. This study aims to determine the correlation between health literacy and the implementation of School Health Promotion of State High School in the city of Surabaya. The researcher used non-experimental research types with correlational research designs. Data collection was done used three questionnaires namely, HLS-EU-Q16, Newest Vital Sign, and Promoting School Observation Sheets for High School. The population of this study was twenty-two state high schools in the city of Surabaya used a sample of five state high schools in the city of Surabaya with sample selection using cluster random sampling by area. Although, the data analysis researchers used Spearman correlation and percentages. Referring to the results of the study showed that perceptual health literacy (application domain) with the School Health Promotion (Service program) there was a significant relationship with sig. 0.016 (?> 0.05) and a contribution of 1.77%. For the domain searching, assessing and understanding there is no significant relationship with the School Health Promotion. However, functional health literacy with the School Health Promotion program has a significant relationship with sig. Correspondingly 0.00 and 0.00 (?> 0.05) with a contribution of 16.6% and 3.9%. As for functional health literacy with the School Health Promotion program a healthy school environment does not have a significant relationship. From the results of this research it can be said that comprehension of high health literacy will obliquely affect the School Health Promotion in State High Schools in the City of Surabaya. Keywords: health literacy, school health promotion program, state high school
HUBUNGAN PENDAPATAN ORANG TUA DENGAN STATUS GIZI SISWA RIDHO ISLAMI, ACHMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keadaan status gizi dapat dipengaruhi oleh keadaan ekonomi para orang tua, karena semua kebutuhan makanan dan minuman yang mendukung gizi didapat dari penghasilan orang tua. Pendapatan orang tua adalah salah satu faktor yang berdampak dalam memenuhi kebutuhan primer yaitu makanan Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara pendapatan orang tua dengan status gizi siswa SDN Buncitan kabupaten Sidoarjo dan Untuk mengetahui seberapa besar sumbangan pendapatan orang tua terhadap status gizi siswa SDN Buncitan kabupaten Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian non eksperimen melalui pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SDN Buncitan, Sidoarjo dengan jumlah populasinya adalah 532 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling, dan jumlah sampel yang diambil berjumlah 124. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan adalah IMT/U untuk status gizi dan angket untuk pendapatan orang tua. Analisa data yang digunakan adalah koefisien kontingensi. Berdasarkan paparan analisa data memberi gambaran bahwa siswa dengan status gizi kurus berjumlah 8 (tersebar pada pendapatan orang tua kategori kurang 3, sedang 4, serta tinggi 1. Status gizi normal berjumlah 94 (tersebar dalam pendapatan orang tua kurang 23, sedang 52, tinggi 17, tinggi sekali 2). Status gizi siswa gemuk 19 (tersebar dalam pendapatan orang tua yaitu kurang 2, sedang 10, tinggi 7). Status gizi obesitas 3 (tersebar merata dalam pendapatan orang tua kurang, sedang, dan tinggi masing-masing 1). Hasil perhitungan data menggunakan SPSS 20.0 menghasilkan sig 0.223, hal ini menunjukkan sig (0.233) > alpha (0.005) yang berarti Ho diterima dan H1 ditolak. Hal ini dapat ditarik simpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pendapatan orang tua dan status gizi siswa di SDN Buncitan Sidoarjo. Kata Kunci: pendapatan orang tua, status gizi Abstract The status of nutrition can be affected by the economic circumstances of parents, since all the dietary and drinking-related needs are derived from the parents income. The income of the parent is one of the factors that have an impact on meeting the primary needs of the food the purpose of this study is to find out if there is a link between the income of the parent and the nutrition status of Elementary School in district sidoarjo. The kind of research used in this study is non-experimental research through a quantitative descriptive approach with correlation design. The population in this study was a Elementary School buncitan student, sidoarjo with the populous number of 532 students. This study used the simple random sampling technique, and 124 samples are taken. In research the instrument used is imt/u for the nutritional status and questionnaire for parent incomes. The data analysis used is contingency coefficient. Based on the data analysis, it told us that there are 8 students with under-nutrition from 3 different category of parents income. 3 from low income, 4 from middle income, and 1 from upper income. The 94 students are in a good supply of nutrition and coming from different level of parents income. 23 from lower income, 52 from middle income, 17 from upper income, and 2 from higher income. There are 3 students with obesity that coming from each level of parents income (lower, middle, upper). From the data calculation with SPSS 20.0 method, the result is sig 0.223. This shows that sig (0.233) is higher than the alpa (0.005) which means H0 is accepted and H1 is rejected. The conclusion is there is no significant correlation between parents income and the student of Elementary School Buncitan Sidoarjos nutritional status. Keywords: parental income, nutritional status