cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,082 Documents
HUBUNGAN PERILAKU SEHAT DENGAN KUALITAS HIDUP PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU OLAHRAGA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA ALIFAH IZZAH NAJIBAH, DIAN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perilaku adalah segala macam aktivitas makhluk hidup yang saling bersangkutan satu sama lain. Manusia adalah salah satu makhluk hidup yang memiliki berbagai macam aktivitas yang luas, beberapa aktivitas yang dilakukan oleh manusia contohnya: berjalan, berbicara, bekerja, menulis, membaca dan lain-lain. Maka, keterkaitan dengan perilaku sehat akan mempengaruhi ke kualitas hidup seseorang, dengan perilaku sehat seseorang maka semakin berkualitas juga kehidupannya berikut yakni makna atau arti dari kualitas hidup. Kualitas hidup adalah bagaimana cara seseorang untuk memperdulikan diri sendiri agar pola hidup tetap berkualitas. faktor-faktor yang berpengaruh dengan kualitas hidup diantaranya yaitu gender, umur, pendidikan, pekerjaan, status pernikahan, finansial, standar referensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara perilaku sehat dan kualitas hidup mahasiswa, dan seberapa besar hubungan perilaku sehat dengan kualitas hidup mahasiswa Fakultas Ilmu Olahraga. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif non eksperimen dengan metode survei. Pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner Perilaku dan Survei Kesehatan Internasional (IHBS) dan Organisasi Kesehatan Dunia Kualitas Hidup (WHOQOL-BREF). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa FIO UNESA, sedangkan sampel pada penelitian ini adalah 3 jurusan yaitu terdiri dari PENOR, PKO, dan PKR dari angkatan 2017. Analisis data pada penelitian ini menggunakan mean, standar deviasi, persentase, korelasi spearmen, dan koefisien determinasi. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa penelitian ini ada hubungan yang signifikan antara perilaku sehat dengan kualitas hidup yang berdomain kesehatan fisik dan kesehatan psikologi, sedangkan domain hubungan sosial dengan kesehatan lingkungan tidak ada hubungan yang signifikan dan besarnya hubungan kualitas hidup dengan domain kesehatan fisik sebesar 0,26 dan kesehatan psikologi sebesar 0,24, sedangkan hubungan sosial sebesar -0,06, dan kesehatan lingkungan sebesar 0,10. Kata Kunci: perilaku sehat, kualitas hidup Abstract Behavior is all sorts of activities that each living creature in question one another. Humans are one of the living creatures that have wide range of activities, some of the activities undertaken by humans for example: walking, talking, working, writing, reading, and others. Thus, the linkage with healthy behaviors will affect the quality of life, with a healthy persons behavior, the more quality of life also follows the meaning or significance of the quality of life. Quality of life is how a person to care for themselves in order to remain qualified lifestyle factors that affect the quality of life among which gender, age, education, occupation, marital status, financial, reference standards. The purpose of this study was to determine whether there is a relation between health behavior and quality of life of students, and how much the relation healthy behaviors with the quality of life of students of Faculty of Sport Sciences. This study included quantitative research non experiment with survey method. Data collection is done by using a questionnaire Behavior and International Health Survey (IHBS) and the World Health Organization Quality of Life (WHOQOL-BREF). The population in this study were all students FIO UNESA, while the sample in this study is comprised of three departments namely PENOR, PKO, and PKR of force 2017. Analysis of the data in this study using the mean, standard deviation, percentage, spearmen correlation, and the coefficient of determination. Based on the results of this study found that this study there was a significant relation between healthy behaviors and quality of life that domain physical health and psychological health, whereas domain social relation with environmental health no significant relation and the relation quality of life domain physical health by 0,26 and psychological health of 0.24, while the social relations of -0.06, and environmental soundness of 0.10. Keywords: health behavior, quality of life
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI PUTRI DI SMA NEGERI JATIROGO DAN SMK NEGERI JATIROGO DEWI SASMITA, RIKA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Olahraga merupakan suatu aktivitas yang sangat penting bagi kehidupan manusia sehari-hari, karena dapat meningkatkan derajat hidup manusia. Banyak sekali olahraga yang sering kita jumpai, salah satunya adalah bolavoli. Di ekstrakurikuler SMA Negeri Jatirogo dan SMK Negeri Jatirogo sama-sama membutuhkan aktivitas fisik yang merupakan komponen penunjang kebugaran jasmani. Akan tetapi, sampai saat ini pihak sekolah dan pihak pembina ekstrakurikuler belum mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan dan seberapa besar perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli putri di SMA Negeri Jatirogo dan SMK Negeri Jatirogo. Jenis penelitian ini non eksperimen dan desain yang digunakan yaitu desain komparatif artinya membandingkan satu kelompok sampel dengan kelompok lainnya. Berdasarkan hasil TKJI, diperoleh nilai signifikan 0,405>0,05 yang berarti tidak terdapat perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli putri di SMA Negeri Jatirogo dan SMK Negeri Jatirogo dan diperoleh hasil rerata sebesar 2,8571 untuk SMK Negeri Jatirogo dan 2,625 untuk SMA Negeri Jatirogo yang berarti hasil rerata tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli putri di SMK Negeri Jatirogo lebih tinggi dibandingkan di SMA Negeri Jatirogo. Kata Kunci: kebugaran jasmani, ekstrakurikuler, bolavoli Abstract Exercise is an important activity for human in daily life, because, it can increase the life level of human being. There are so many sports that we often encounter, one of which is volleyball. In extracurricular activities Jatirogo Senior High School and Jatirogo Vocational High School both need physical activity which supporting component of physical fitness. However, until now the school and the extracurricular coaches not know the physical fitness level of their students. This study aims to determine whether there are differences and how big the difference in physical fitness level for students who follow womens volleyball extracurricular activities in Jatirogo Senior High School and Jatirogo Vocational High School. This research type is non-experimental and design used is comparative design which mean comparing one sample groupwith another group. Indonesian Physical Fitness Test results obtained are significant value of 0.405>0.05, which means there is no comparison between the physical fitness level of students who follow womens volleyball extracurricular activities in Jatirogo Senior High School and Jatirogo Vocational High School. However, the average physical fitness levels of students who follow women?s volleyball extracurricular activities in Jatirogo Vocational High School is higher than in Jatirogo Senior High School with average results obtained of 2.8571 for Jatirogo Vocational High School and 2.625 for Jatirogo Senior High School. Keywords: physical fitness, extracurricular, volleyball
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI PUTRI DI SMA NEGERI JATIROGO DAN SMK NEGERI JATIROGO DEWI SASMITA, RIKA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Olahraga merupakan suatu aktivitas yang sangat penting bagi kehidupan manusia sehari-hari, karena dapat meningkatkan derajat hidup manusia. Banyak sekali olahraga yang sering kita jumpai, salah satunya adalah bolavoli. Di ekstrakurikuler SMA Negeri Jatirogo dan SMK Negeri Jatirogo sama-sama membutuhkan aktivitas fisik yang merupakan komponen penunjang kebugaran jasmani. Akan tetapi, sampai saat ini pihak sekolah dan pihak pembina ekstrakurikuler belum mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan dan seberapa besar perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli putri di SMA Negeri Jatirogo dan SMK Negeri Jatirogo. Jenis penelitian ini non eksperimen dan desain yang digunakan yaitu desain komparatif artinya membandingkan satu kelompok sampel dengan kelompok lainnya. Berdasarkan hasil TKJI, diperoleh nilai signifikan 0,405>0,05 yang berarti tidak terdapat perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli putri di SMA Negeri Jatirogo dan SMK Negeri Jatirogo dan diperoleh hasil rerata sebesar 2,8571 untuk SMK Negeri Jatirogo dan 2,625 untuk SMA Negeri Jatirogo yang berarti hasil rerata tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli putri di SMK Negeri Jatirogo lebih tinggi dibandingkan di SMA Negeri Jatirogo. Kata Kunci: kebugaran jasmani, ekstrakurikuler, bolavoli Abstract Exercise is an important activity for human in daily life, because, it can increase the life level of human being. There are so many sports that we often encounter, one of which is volleyball. In extracurricular activities Jatirogo Senior High School and Jatirogo Vocational High School both need physical activity which supporting component of physical fitness. However, until now the school and the extracurricular coaches not know the physical fitness level of their students. This study aims to determine whether there are differences and how big the difference in physical fitness level for students who follow womens volleyball extracurricular activities in Jatirogo Senior High School and Jatirogo Vocational High School. This research type is non-experimental and design used is comparative design which mean comparing one sample groupwith another group. Indonesian Physical Fitness Test results obtained are significant value of 0.405>0.05, which means there is no comparison between the physical fitness level of students who follow womens volleyball extracurricular activities in Jatirogo Senior High School and Jatirogo Vocational High School. However, the average physical fitness levels of students who follow women?s volleyball extracurricular activities in Jatirogo Vocational High School is higher than in Jatirogo Senior High School with average results obtained of 2.8571 for Jatirogo Vocational High School and 2.625 for Jatirogo Senior High School. Keywords: physical fitness, extracurricular, volleyball
PERBANDINGAN PELAKSANAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) ANTARA SMA NEGERI DAN SMA SWASTA DI KOTA SURABAYA EKA WAHYUNING AJI, YUNIAR
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak UKS merupakan sebuah pelayanan, pendidikan, dan pembinaan kesehatan yang dilaksanakan di sekolah untuk meningkatkan kualitas kesehatan peserta didik, dan dapat mendukung semua proses belajar dengan optimal. Disamping itu, UKS juga mengarahkan peserta didik tentang kesehatan serta memfasilitasi perubahan perilaku peserta didik dan diharapkan dapat terlaksana dengan baik untuk meningkatkan kondisi kesehatan di lingkungan sekolah. Program UKS dijalankan melalui tiga program pokok yang biasa disebut Trias UKS yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pelaksanaan UKS antara SMA Negeri dan SMA Swasta di Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan komparatif yang membandingkan 2 kelompok. Populasi penelitian ini adalah SMA Negeri dan SMA Swasta di Kota Surabaya dengan sampel berjumlah 10 sekolah, pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling berdasarkan wilayah. Instrumen penelitian menggunakan angket Health Promoting School Observation Sheets For High School. Analisis data yang digunakan adalah persentase dan chi square. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan bahwa pelaksanaan UKS di SMA Negeri keseluruhan masuk dalam kategori baik dan SMA Swasta 4 sekolah masuk dalam kategori baik dan 1 sekolah masuk dalam kategori sedang. Sedangkan hasil perhitungan data dengan menggunakan chi square diperoleh nilai signifikasi lebih besar dari nilai alpha yaitu 0.292 > 0,05 sehingga diputuskan H0 diterima. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) antara SMA Negeri dan SMA Swasta di Kota Surabaya. Kata kunci: Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), SMA Negeri, SMA Swasta Abstract Health Promoting School (UKS) is a service, education, and health development carried out in schools to improve the quality of health of students, and can support all learning processes optimally. In addition, Health Promoting School also directs student about health and facilitates changes in student behavior and is expected to be implemented well to improve health conditions in the school environment. The Health Promoting School program is carried out through three main programs commonly called the Trias UKS namely health education, health services, and fostering a healthy school environment. This study aims to determine the comparison of the implementation of Health Promoting School between state and private high schools in Surabaya. The study uses a quantitative approach that compares two samples. The population of this study is the State High Schools and Private High Schools in the City of Surabaya, with a sample of 10 schools with sampling using cluster random sampling by region. The instrument in this study used the Health Promoting School Observation Sheets for High School questionnaire. Analysis of the data used is percentage and chi Square. Based on the results of calculation show that the implementation of the Health Promoting School in all State high schools in the best category and four Private High schools in the best category and one school in the medium category. While the results of data calculations using chi-square obtained significance value greater than the alpha value of 0.292> 0.05 so it was decided that H0 was accepted. From the results of this study, it can be concluded that there is no significant difference in the implementation of the Health Promoting School (UKS) between State High Schools and Private High Schools in the City of Surabaya. Keywords: School Clinic (UKS), Public High Schools, Private High Schools
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KONSENTRASI DAN KETEPATAN UNDER BASKET SHOOT PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER ARIEF MAQSUDIANTO, RURY
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di era tahun ini bola basket sangat digemari oleh masyarakat dari kalangan remaja maupun orang tua. Bola basket juga termasuk olahraga prestasi di dunia pendidikan. Dalam permainan bola basket ada teknik shooting yang cara melemparkan bola dari bawah ring atau bisa disebut under basket shoot. Setiap melakukan aktivitas kita membutuhkan konsentrasi agar bisa melakukan dengan baik. Tak luput konsentrasi juga dibutuhkan dalam dunia olahraga seperti melakukan lemparan, tendangan, ataupun menembak agar bisa terilis dengan baik. Dalam penelitian ini menggunakan 23 sampel dimana terdiri 8 perempuan dan 15 laki-laki yang diambil dengan teknik purpoisve sampling. Jenis penelitian yang digunakan berupa non eksperimen dengan pendekatan korelasional. Instrumen yang digunakan berupa angket grid concentration test dan tes under basket shoot selama 30 detik. Data ini dilakukan pada peserta ekstrakurikuler bola basket SMA Negeri 1 Sampang. Berdasarkan data yang telah dibahas, diperoleh rhitung lebih kecil dari rtabel (-0,040<0,396) dengan signifikansi 0,857>0,05 di mana Ho diterima dan Ha ditolak yang artinya tidak ada hubungan dalam penelitian tingkat konsentrasi dan under basket shoot di SMA Negeri 1 Sampang. Kata kunci: konsentrasi, under basket shoot, bola basket, ekstrakurikuler Abstract Nowadays basketball is loved all society kids including and adults. Basketball is also performance sport in education sectors. In Basketball gameplay, there is shooting technique which throw the ball from bottom of the ring, it?s called under basket shoot. Every time we do an activity, we need concentration in order to do that activity as well. In addition, concentration is also needed in sport sectors such as doing throwing, kicking, or shooting in order to do those skills well. This research using 23 samples consist of 8 girls and 15 boys which is taken by purposive sampling technique. Type of this research uses non-experimental with correlational approach. The instrument used is grid concentration test polling and under basket shoot test during 30 seconds. The data is taken from basketball extracurricular participants in Senior High School 1 Sampang. Based on data has been discussed, the result show that rcount is lower than rtable (-0.040 < 0.369) with significant rate 0.857 > 0.05 where Ho received and Ha refused which means nothing relationship in concentration level and under basket shoot research in Senior High School 1 Sampang. Keywords: concentration, under basket shoot, basketball, extracurricular
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 BUDURAN NAILAH MAHDIYYAH, ALIMAH
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Status gizi adalah akibat dari konsumsi makanan sehari-sehari dan penggunaan zat-zat gizi yang dibagi menjadi empat klasifikasi, yaitu status gizi: (1) buruk, (2) kurang, (3) baik, dan (4) lebih. Status gizi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani. Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas jasmani seperti olahraga dan secara luas dianggap sebagai indikator penting dalam menjaga kesehatan menjadi lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kebugaran jasmani siswa kelas IX SMPN 2 Buduran Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dan termasuk dalam penelitian non-eksperimen, populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX SMPN 2 Buduran yang terdiri dari 8 kelas total keseluruhan terdapat 293 siswa. Sedangkan sampel menggunakan teknik cluster random sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 66 siswa. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah tes dan pengukuran. Instrumen pada penelitian ini menggunakan pengukuran status gizi berdasarkan indeks massa tubuh menurut umur (IMT/U), sedangkan untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani menggunakan TKJI. Hasil penelitian menggunakan perhitungan data dengan korelasi gamma menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kebugaran jasmani siswa kelas IX SMPN 2 Buduran Sidoarjo dengan nilai korelasi -0,351 dengan sig 0,004 (0,004<0,05), sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi, ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kebugaran jasmani siswa kelas IX SMPN 2 Buduran Sidoarjo tahun 2019/2020 dengan sumbangan sebesar 35,1%. Kata Kunci: status gizi, kebugaran jasmani Abstract Nutritional status is the result of daily food consumption and using nutrients which are divided into four classifications, namely nutritional status: (1) poor, (2) less, (3) good, and (4) overweight. Nutritional status is one of the factors that affect physical fitness. Physical fitness is the bodys ability to carry out physical activities such as sports and is widely considered an important indicator in maintaining better health. This study aims at finding out the correlation between the nutritional status and physical fitness of the ninth-grade students in junior high school state 2 Buduran Sidoarjo. This studys design is a correlational study furthermore, a non-experimental study was implemented in this study. The population in this study was all ninth grade students in junior high school state 2 Buduran Sidoarjo which consisted of eight classes with an overall number of 293 students. In addition, cluster random sampling was implemented which involved 66 students. Tests and measurements were the data collection technique used for this study. This study instrument used the nutritional status analysis based on body mass Index for age (BMI/age). Meanwhile, the analysis of physical fitness used TKJI. The results of the study using data calculations with gamma correlation show that there is a significant relationship between nutritional status and physical fitness of the ninth-grade students in junior high school state 2 Buduran Sidoarjo with a correlation value of -0.351 with sig 0.004 (0.004 <0.05), so Ha is accepted and Ho is rejected. So, there is a significant correlation between nutritional status and physical fitness of the ninth-grade students in junior high school state 2 Buduran Sidoarjo in 2019/2020 with a contribution of 35.1%. Keywords: nutritional status, physical fitness
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN KARET BAN TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR PUKULAN GYAKU TSUKI RENALDI PUTRA, RENO
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan ekstrakurikuler adalah salah satu pendidikan non formal yang dilaksanakan di luar jam pelajaran guna membantu perkembangan peserta didik sesuai dengan potensi bakat yang dimiliknya. Agar tercapainya tujuan tersebut maka diperlukan keberhasilan pada proses pembelajaran ekstrakurikuler itu sendiri, salah satu komponen yang mempengaruhi keberhasilan proses pembelajaran yaitu metode pembelajaran. Oleh karena itu tentunya pengajar harus mempunyai kreativitas dalam mengajar seperti menggunakan metode pembelajaran dengan media, sehingga kegiatan ekstrakurikuler tidak terasa membosankan. Contoh diberikan metode pembelajaran dengan menggunakan media berupa karet ban sehingga peserta didik merasa tertarik untuk menyelesaikan setiap materi yang diberikan. Berdasarkan pengamatan, di SMPN 2 Porong Sidoarjo banyak siswa yang merasa bosan karena tidak adanya media dalam setiap materi yang diberikan sehingga tidak adanya peningkatan hasil belajar dalam teknik dasar yaitu pukulan gyaku tsuki. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui adanya efektivitas dan seberapa besar efektivitas metode pembelajaran dengan menggunakan media karet ban terhadap peningkatan hasil belajar pukulan gyaku tsuki pada siswa ekstrakurikuler karate SMPN 2 Porong Sidoarjo. Menurut hasil uji hipotesis pada hasil metode pembelajaran menggunakan media karet ban terhadap peningkatan hasil belajar pukulan gyaku tsuki memiliki nilai sig 0,00 < 0.05, maka dapat dinyatakan bahwa terdapat efektivitas metode pembelajaran dengan menggunakan media karet ban terhadap peningkatan hasil belajar pukulan gyaku tsuki. Dari hasil perhitungan peningkatan pada metode pembelajaran dengan menggunakan media karet ban diketahui persentase peningkatan sebesar 31,5%, sedangkan kelompok kontrol hanya memiliki persentase peningkatan sebesar 12%. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan maka dapat diketahui kelompok eksperimen memiliki peningkatan yang lebih besar dari pada kelompok kontrol yang tidak mendapatkan perlakuan. Kata Kunci: karate, pukulan gyaku tsuki, media karet ban Abstract Extracurricular is one of the non-formal education held outside of class periods to help students develop their potential skills. In order to achieve that goal, successful extracurricular activity is needed. One of its significant component is learning method. Its therefore required for teachers to have creativity in teaching such as using media during teaching and learning process to avoid banality in extracurricular activities. An example of the learning method used is using rubber tire to draw students interests in completing every given materials. As per the observation, many students in Junior High School 2 Porong Sidoarjo were bored because learning media werent used in any of the materials taught which later stagnated their learning of the basic technique namely gyaku tsuki blow. This study aims to find out the effectiveness of using rubber tire media toward improvement in learning gyaku tsuki blow of karate club students in Junior High School 2 Porong. Hypothesis test reveals that using rubber tire as learning media to improve gyaku tsuki blow scored sig 0,00 < 0.05, which confirmed that theres effectiveness in learning method using rubber tire toward the improvement in learning gyaku tsuki blow. Result of tabulated score shows 31% improvement in experiment group and 12% in control group. Based on the data analysis, its found that experiment group scored bigger improvement than control group that received no treatment. Keyword: karate, gyaku tsuki, rubber tire media
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN DRIBBLE BOLA BASKET , TRIANI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Model pembelajaran picture and picture adalah salah satu bentuk dari pembelajaran kooperatif yang memiliki ciri-ciri aktif, inovatif dan menyenangkan. Siswa lebih menyukai hal-hal visual seperti gambar sehingga motivasi siswa meningkat dalam proses pembelajaran. Peningkatan motivasi siswa akan mempengaruhi proses pembelajaran dan tujuan pembelajaran lebih bisa dicapai. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adakah pengaruh model pembelajaran picture and picture tentang hasil belajar keterampilan dribble bola basket siswa kelas VIII SMP Negeri 21 Surabaya dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran picture and picture terhadap hasil belajar keterampilan dribble bola basket siswa kelas VIII SMP Negeri 21 Surabaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu, dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian menggunakan one group pre-test post-test design. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, rata-rata dan simpangan baku pretest keterampilan dribble bola basket sebesar 6,73±1,36 sedangkan posttest sebesar 8,67±0,88. Hasil dari uji T berpasangan telah menunjukkan nilai 0,000 yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara hasil pre-test dengan post-test atau terdapat pengaruh yang signifikan pemberian model pembelajaran picture and picture terhadap hasil belajar keterampilan dribble bola basket pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 21 Surabaya. Kemudian peningkatan yang dihasilkan dari pemberian model pembelajaran picture and picture terhadap hasil belajar keterampilan dribble bola basket sebesar 28,73 %. Kata Kunci: pembelajaran, picture and picture, dribble, bola basket.Abstract The picture and picture learning model is one form of cooperative learning which has active, innovative and fun characteristics. Students prefer visual things in example picture. Furthermore, students motivation increases in the learning process. The increasement of motivation will affect the learning process and learning goals are more attainable. The purpose of this study is to determine the effect of picture and picture learning models on the learning outcomes of basketball dribble skills in eighth grade students of State Junior High School 21 Surabaya and to find out how much influence the picture and picture learning model has on the learning outcomes of basketball dribble skills in eighth grade students of State Junior High School 21 Surabaya. This research is a type of quasi- experimental research, with a quantitative approach. The research design uses one group pre-test post-test design. The results showed the average and standard deviation of the basketball dribble skills pretest were 6.73 ± 1.36 while the posttest was 8.67 ± 0.88. The paired t test results showed a value of 0,000 which means there is a significant difference between the results of the pre-test and post-test or there is a significant effect of giving a picture and picture learning model to the learning outcomes of basketball dribble skills in class VIII students at State Junior High School 21 Surabaya. Then the increase resulting from the provision of picture and picture learning models to the learning outcomes of basketball dribble skills by 28.73%. Keywords: learning, picture and picture, dribble, basketball.
PENGARUH MEDIA AUDIOVISUAL (VIDEO) TERHADAP TENDANGAN MAWASHI GERI PADA EKSTRAKURIKULER KARATE DI SMAN 1 BANGSAL PUTRI ABRIYANTI, BELLA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kelemahan siswa ekstrakurikuler SMAN 1 Bangsal Mojokerto ketika melakukan tendangan mawashi geri teknik yang dilakukan kurang benar. Untuk mengetahui pengaruh media audiovisual (video) terhadap tendangan mawashi geri pada siswa ekstrakurikuler karate SMAN 1 Bangsal. Pada desain penelitian ini menggunakan pre-test post-test group dengan metode eksperimen semu kuantitatif. Sampel sebanyak 20 siswa putri pemula atau yang bersabuk putih. Treatment dilakukan selama 6 minggu dengan 3x Latihan dalam 1 minggu. Hasil dari uji Paired Sample Test, mean pre-test gerakan tendangan mawashigeri kaki kanan 38,00, kaki kiri 30,00; dan post-test tendangan mawashi geri kaki kanan 82,50, kaki kiri 69,00. Pada pengolahan data yakni menggunakan SPSS versi 25, media audiovisual (video) terhadap tendangan mawashi geri memperoleh nilai Sig 0,000 dan persentase kaki kanan 36% dan kaki kiri 28%. Dari kedua nilai Signifikansi <0,05. Bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada media audiovisual (video) terhadap tendangan mawashi geri siswa putri ekstrakurikuler karate SMAN 1 Bangsal. Kata kunci: media, audiovisual, video, tendangan mawashi geri, karate Abstract Weakness in students of extracurricular Senior High School 1 Bangsal Mojokerto when doing a kick mawashi geri technique done less correctly. To find out the impact of audiovisual media (video) on the mawashi geri kicks on students of extracurricular karate Senior High School 1 Bangsal. In this the study a quantitative quasi experiment method with research design using pre-test post-Test Group Research design. Number of sample 20 students beginner or belated girl white. 6 weeks of training, every week there are 3 exercises. Result of test Paired Sample T-test, mean pre-test kick movement mawashi geri right leg 38.00, left leg 30.00; post-test. The motion of Mawashi geri right leg 82.5 0, left leg 69.00. Based on data processing with SPSS version 25, Audiovisual Media (VIDEO) against Mawashi geri kicks obtained Sig 0.000 value and right foot percentage of 36% and left foot 28%. Of these two significance values <0.05. That there was a significant influence on the Audiovisual Media (VIDEO) against the Princess Mawashi geri kick of the extracurricular karate Senior High School 1 Bangsal. Keyword: media, audiovisual, video, mawashi geri kick, karate
PENGARUH PENGUATAN VERBAL TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLAVOLI HARDIYANTI ALFIAN, RIRIN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Riset ini memiliki tujuan guna memahami adanya pengaruh penguatan verbal pada hasil belajar passing bawah bolavoli. Penguatan merupakan respon pada perilaku yang bisa meningkatkan kemungkinan berulangnya kembali perilaku tersebut. Tujuan pemberian penguatan pada proses pembelajaran yaitu untuk meningkatkan perhatian peserta didik terhadap pelajaran, merangsang sekaligus meningkatkan motivasi dalam belajar dan membina tingkah laku produktif peserta didik. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu, pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sasaran penelitian adalah Sekolah Menengah Atas Negeri 11 Surabaya dengan populasi berjumlah 10 kelas dari kelas XI, metode pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dan mendapatkan kelas XI IPA 3 dengan jumlah 36 siswa sebagai sampel penelitian. Instrumen yang dipergunakan penelitian ini yaitu, penilaian dari ranah pengetahuan dan keterampilan. Berdasarkan hasil penelitian pemberian penguatan verbal, terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar passing bawah bolavoli pada kelas XI IPA 3 di Sekolah Menengah Atas Negeri 11 Surabaya. Hal ini terbukti berdasarkan pada hasil uji beda sampel berpasangan yaitu nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 dan besar pengaruh pemberian penguatan verbal dibuktikan dengan perhitungan persentase nilai pretest dan posttest pengetahuan sebesar 18,59% dan keterampilan sebesar 31,16%. Kata Kunci: hasil belajar, bolavoli, penguatan Abstract This research aims to understand the effect of verbal reinforcement on learning outcomes under volleyball passing. Reinforcement is a response to behavior that can increase the likelihood of the behavior returning. The purpose of providing reinforcement in the learning process is to increase students attention to the lesson, stimulate and increase motivation in learning and foster students productive behavior. This research uses quasi-experimental research, quantitative approach with one group pretest-posttest design. The target of the research is Surabaya State Senior High School 11 with a population of 10 classes from class XI, the sampling method uses cluster random sampling and obtains class XI Science 3 with a total of 36 students as research samples. The instrument used in this study is the assessment of the realm of knowledge and skills. Based on the results of research on the provision of verbal reinforcement there is a significant influence on learning outcomes under volleyball passing in class XI Science 3 in Surabaya State Senior High School 11. This was proven based on the results of the paired sample difference test, which was a significant value of 0,000 < 0,05 and the effect of giving verbal reinforcement was evidenced by the calculation of the percentage of pretest and posttest knowledge of 18,59% and skills of 31,16%. Keywords: learning outcomes, volleyball, reinforcement