cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Prestasi Olahraga
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
KARAKTERISTIK ANTROPOMETRI DAN KONDISI FISIK PADA TIM SEPAKBOLA NGANJUK LADANG FC 2019 EKA APRIYANTO, LUKMAN; SYAFII, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi Fisik dan Antropometri merupakan faktor untuk menunjang kemampuan atlet untuk mencapai prestasi yang maksimal. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan antropometri pemain nganjuk ladang FC. Kondisi fisik meliputi kecepatan,kelincahan, Daya Tahan Jantung, dan kekuatan.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 responden Hasil penelitian menujukkan pemain nganjuk ladang FC, memiliki kategori "sangat baik" sebanyak 2 atlet (9,09%), kategori "baik" sebanyak 3 atlet (13,64%), kategori "sedang" sebanyak 10 atlet (45,45%), kategori "kurang" sebanyak 4 atlet (18,18%), kategori "sangat kurang" sebanyak 3 atlet (13,64%). Kekuatan memiliki kategori "baik" sebanyak 4 atlet (18,18%), kategori "sedang" sebanyak 18 atlet (81,82%). Kelincahan kanan kategori "baik" sebanyak 3 atlet (13,64%), kategori "sedang" sebanyak 18 atlet (81,82%), kategori "kurang" sebanyak 1 Atlet (4,55%). Kelincahan kiri memiliki kategori "baik" sebanyak 9 atlet (40,91%),kategori "sedang" sebanyak 13 atlet (59,09%). Vo2max memiliki kategori "sedang" sebanyak 9 atlet (40,91%),kategori "kurang" sebanyak 13 atlet (59,09%). Pada hasil Antropometri, IMT memiliki kategori "ideal" sebanyak 18 atlet (81,82%) dan pada kategori "Gemuk (Tingkat Ringan)" sebanyak 4 atlet (18,18%). Ketebalan lemak memiliki kategori "baik" sebanyak 18 atlet (81,82%) dan kategori "sedang" sebanyak 4 atlet (18,18%). Dari hasil penelitian dan pengambilan data kondisi fisik dan antropometri pada pemain nganjuk ladang fc bahwa kondisi fisik dan antropometri secara keseluruhan baik, adapun aspek kondisi fisik yang perlu ditingkatkan adalah kemampuan daya tahan jantungKata Kunci: Kondisi fisik, Antropometri, Sepakbola.
PENGARUH LATIHAN SMALL SIDED GAMES TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX PESERTA EKSTRAKULIKULER FUTSAL SMP LABSCHOOL UNESA TIRTA KUSUMA, ERIKA; PURNOMO, MOCHAMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk meningkatkan olahraga prestasi pemain futsal membutuhkan beberapa faktor , yaitu dari teknik, taktik dan mental di perlukan juga kondisi fisik yang bagus. Kebugaran sangat diperlukan dalam permainan futsal karena memiliki tujuan agar pemain dapat bertahan dan bermain dalam waktu yang lama tanpa mengalami kelelahan. Kebugaran tidak lepas kaitannya dengan VO2max yang merupakan kualitas daya tahan paru jantung yaitu banyaknya oksigen maksimum yang dapat dikonsumsi dan diproses oleh tubuh manusia Dalam permainan futsal, daya tahan aerobik yang baik atau VO2 Max yang tinggi sangat diprioritaskan. Apabila kedua tim dengan kemampuan teknik dan taktik yang hampir sama, maka tim yang kalah atau menang ditentukan oleh tingkat kondisi fisik dan mental para pemain. Maka dari itu dapat dikatakan bahwa daya tahan paru aerobik atau VO2 Max menjadi salah satu faktor penentu kemenangan dalam permainan futsal. Pada penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengetahui pengaruh latihanasmall side games terhadap peningkatan VO2max. penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan desain penelitian one group pre dan post test desain yang menggunakan dua puluh subjek penelitian yang menjalani treatment selama enam minggu. Analisisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah mean, stadar deviasi, presentase, nilai minimum, nilai maksimum, uji normalitas, dan uji pengaruh menggunakan paired t-test. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan pada latihan small side games terhadap peningkatan VO2max ( p < 0,05 ). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan pada latihan small sided games terhadap peningkatan VO2max. Kata kunci : Futsal, Kondisi fisik, Small side games, VO2max
ANALISIS BLOCK TERHADAP KEMENANGAN SEBUAH TIM PADA FINAL FOUR ALJOEN, MOCH; IRSYADA, MACHFUD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bolavoli olahraga yang memiliki kemampuan keterampilan yang cukup banyak untuk dikuasai. Terdapat 4 keterampilan yaitu service, passing, spike, dan block, pemain harus menguasai semuanya dengan baik. Keterampilan ini termasuk kategori bertahan namun bisa juga untuk serangan dengan membendung pukulan lawan yanghasil bolanya kembali kelawan dan tidak bisa dikembalikan. Pada penelitian ini akan meneliti salah satu keterampilan yaitu block dan mencari tahu kontribusinya pada waktu pertandingan. Pada penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan deskriptif dengan sumber berasal dari analisis video dengan cara statistik. Terdapat beberapa poin yang diamati dalam pengambilan data yaitu keterampilan block secara keseluruhan, model serangan lawan, posisi block, jenis block, langkah block, arah serangan lawan, block point, block rally, block fault. Teknik analisis data menggunkan penjumlahan lalu mencari presentase pada setiap poin. Hasil menunjukan yang berbeda-beda pada setiap pertandingan, dimana tim yang block menghasilkan poin bisa dikatakan akan menjadi pemenang begitu juga tim yang banyak mengalami block gagal tidak bisa dikatakan akan kalah. Dilihat dari hasil 4 tim yang bertanding dengan jumlah pertandingan yang diamati sebanyak 12, banyak hasil yang ditemukan dimana terdapat tim yang memiliki point block yang banyak dari pada lawannya dan menjadi pemenang namun juga ada beberapa tim yang kalah. Terdapat 8 atau 66,67% pertandingan dimana tim yang poin block lebih banyak dari pada lawannya menjadi pemenang dalam pertandingan, sedangkan 4 atau 33,33% pertandingan sisanya mengalami kekalahan walaupun tim tersebut memiliki poin block lebih banyak dari pada tim lawan. kemenangan tidak dapat dilihat dari poin keberhasilan block saja namun tingkat kegagalan yang dimiliki harus sedikit agar lebih efektif dan keterampilan yang merata pada setiap teknik yang dimiliki oleh pemain bolavoli. Dari semua pertandingan yang dianalisis dapat disimpulkan keterampilan block memiliki fungsi bertahan yang bisa juga menjadi serangna yang menghasilkan angka untuk tim. tim yang baik tidak hanya memiliki serangna ynag baik saja namun juga pertahanan salah satunya adalah block maka dari itu pelatih harus memperhatikan gimana pertahan dari timnya tidak hanya serangan saja. Kata Kunci: Keterampilan Block, Bolavoli, Point, Rally, Fault, Final four PROLIGA 2019
POLA PEMBINAAN JUDO JAWA TIMUR NOOR TRISNA, BAYU; SUBAGIO, IRMANTARA
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahu Pola Pembinaan Judo Jawa Timur dengan cara mengetahui Struktur organsasi , Kualitas Pelatih ,dan Rekutmen Atlet. Sasaran penelitan ini adalah Puslada judo Jawa Timur yang meliputi : Koni Jawa Timur, Pengurus, pelatih, dan Atlet . Analsisis yang di gunakan bersifat kualitatif.Jenis penelitian ini termasuk kedalam penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang di gunakan adalah SWOT(strength, weakness, opportunity, threat ) sumber data Penelitian di peroleh dari hasil wawancara dengan KONI Jawa Timur, pengurus, pelatih, dan atlet judo Jawa Timur teknik pengumpulan data menggunakan wawancara , observas, dan dokumentasi. Hasil dai penelitian ini adalah dapat di ketahui (1) kekuatan (strength) meliputi: Perekrutan dari hasil musyawarah provinsi Jawa Timur struktur organisasi, Pelatih Judo Jawa Timur bersetifikat Di naungi PB PJSI dan KONI ,Di lakukan nya rekrutmen dengan standarisasi PJSI Jawa Timur dengan peringkat dan poin yang di peroleh atlet dan serangkaiyan tes yang di berikan. (2) kelemahan (weakness) meliputi: Kekurangan yang dihadapi untuk struktur organisasi nya ialah kurang nya pecap dan perkembangan nya dengan banyak nya keorganisasian belum berjalan dengan semesti nya, Kuranagnya pemahaman, evaluasi , dan jumlah pelatih yang teridentifikasi, Keterbukaan dalam perekrutan atlet dalam PJSI Jawa Timur maupun di Luar Jawa Timur. (3) peluang (opportunity) meliputi: Dengan adanya pelatihan dan penataran kuaitas yang dimiliki pada pelatih judo Jawa Timur akan menghasilkan pelatih yang berkualitas seta siap membuat atlet yang di bina nya mampu menuju perstasi yang lebih gemilang lagi, Dengan pemilihan atlet yang di lakukan oleh PJSI dan KONI ini berpeluang untuk mendapatkan atlet yang berkualitas dan dapat menjadi kan target mendali emas di karenakan pdalan proses pemilihan nya melalui tahapan dan tes yang sangat ketat. (4) ancaman (threat) meliputi: Dalam organisatori pembina tidak aktif dan berkerja tidak sesuai jobdis nya maka akan menghambat dari visi dan misi yang telah di inginkan oleh organisasi, Kurang nya evaluasi yang di lakukan oleh pelatih dapat menyebabkan tidak berkembang dalam proses pembinaan judo Jawa Timur dan kualitas dalam pelatih di Jawa Timur masih kurang dapat menjadi ancaman akan tertinggal dalam proses pembinaan yang ada. Kata Kunci: Pola, Pembinaan, Judo Jawa Timur. Abstract This study aims to determine the Judo coaching Pattern of East Java by knowing the Organizational Structure, Quality of Trainers, and Athletes recruitment. The targets of this research are East Java Judo Puslada which includes: East Java KONI, administrators, Trainers, and Athletes.The analysis used is qualitative. This type of research is included in qualitative descriptive research. The method used is SWOT (strength, weakness, opportunity, threat) research data sources obtained from interviews with East Java koni, administrators, trainers, and judo athletes in East Java data collection techniques using interviews, observations, and documentation. The results of this study can be identified (1) strengths (strength) include: Recruitment from the results of the East Java provincial deliberation organizational structure, certified East Java Judo Trainer in the shade of PB PJSI and KONI. athletes get and a series of tests given. (2) Weaknesses include: Weaknesses faced for the organizational structure are lack of speech and development with many organizations not running as it should, lack of understanding, evaluation, and the number of trainers identified, Openness in recruiting athletes in PJSI East Java and Outside East Java. (3) opportunities include: With the training and upgrading of quality possessed by the East Java judo trainers, it will produce quality trainers who are ready to make the athletes they build capable of leading to more brilliant persuasion, with the selection of athletes carried out by PJSI and KONI have the opportunity to get quality athletes and can be the target of gold medal because in the selection process through very strict stages and tests. (4) threats (threats) include: In the organization of the coach is not active and does not work according to his job then it will hinder the vision and mission that has been desired by the organization, the lack of evaluation by the trainer can cause no development in the judo coaching process East Java and the quality of trainers in East Java still lack the threat of being left behind in the existing coaching process Keywords: Pattern, Development, Judo East Java
UNFORCE%2520ERROR%2520DAN%2520ERROR%2520ATLET%2520PERSATUAN%2520BULU%2520TANGKIS%2520FIFA%2520SIDOARJO%2520KATEGORI%2520TUNGGAL%2520REMAJA%2520PUTRA%2520SISTEM%2520SETENGAH%2520KOMPETISI TRI WIDODO, DIBYO; WIRIAWAN, OCE
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pertandingan sistem setengah kompetisi menjadi salah satu faktor penting untuk melihat konsistensi permainan dari seorang atlet. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis kualitas permainan pada sector tunggal putra pada PB FIFA Sidoarjo yang merupakan salah satu club besar di Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif yang disajikan secara sistematis mengenai fakta-fakta tentang perolehan poin secara keseluruhan, menyajikan tentang penyebab atlet dapat meraih kemenangan, dapat mengetahui pola permainan dan jenis pukulan yang banyak menghasilkan poin serta kelemahan yang menyebabkan lawan mendapatkan poin pada permainan bulutangkis tunggal remaja putra dengan menggunakan sistem setengah kompetisi. Hasil dari penelitian ini adalah persentase pukulan unforced error dan error yang dilakukan selama pertandingan adalah pukulan netting paling banyak dilakukan unforced error dan error sebesar 38.5%, kemudian diikuti dengan pukulan defend sebesar 26,3%; lob sebesar 15.9%; dropshot sebesar 6.2%; smash sebesar 5.4%; drive sebesar 4.1%; dan service sebesar 3.3%. Persentase pengaruh pukulan unforced error dan error terhadap kemenangan lawan adalah unforced error dan error seluruh pertandingan sebesar 441. Unforced error sebesar 199 kali (45.1%) dan error sebesar 242 kali (54.9%). Kesimpulannya adalah berdasarkan keseluruhan pertandingan yang dimenangkan oleh masing-masing pemain, terdapat 4 yang dimenangkan dengan error lebih banyak, 1 pertandingan dimenangkan dengan unforced error lebih banyak, dan 1 pertandingan berimbang antara unforced error dan error. Jadi dapat disimpulkan bahwa pukulan unforced error yang paling berpengaruh terhadap kemenangan lawan. Kata kunci : Bulutangkis, error, Unforce error, achievement, setengah kompetisi
PENGARUH PEMBERIAN AIR GULA, AIR MADU DAN LATIHAN FISIK TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX (STUDI PADA CLUB WESTERN BASKETBALL SURABAYA KU 14 PUTRA) ARI FEBRIYANTO, DIMAS; IVANO AVANDI, RAYMOND
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENGARUH PEMBERIAN AIR GULA, AIR MADU DAN LATIHAN FISIK TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX (Studi pada Club Western Basketball Surabaya KU 14 Putra) Nama : Dimas Ari Febriyanto NIM : 15060474097 Program Studi : S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga Jurusan : Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas : Ilmu Olahraga Nama Lembaga : Universitas Negeri Olahraga Pembimbing : Raymond Ivano Avandi,S.Pd.,M.Kes. Glukosa yang diolah dari karbohidrat berfungsi sebagai bahan bakar yang akan digunakan oleh tubuh. Manfaat karbohidrat yang utama adalah sebagai sumber energi bagi tubuh dalam menjalankan berbagai fungsi, serta untuk melakukan beragam aktivitas setiap harinya. Karbohidrat dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu sederhana dan kompleks. Kedua jenis karbohidrat ini memiliki perbedaan dalam struktur kimiawinya. . Tujuan dalam penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui apakah pemberian air gula sebelum melakukan tes berpengaruh terhadap peningkatan VO2max pada Club Western Basketball Surabaya KU 14; 2) Mengetahui apakah pemberian air madu sebelum melakukan tes berpengaruh terhadap peningkatan VO2max pada Club Western Basketball Surabaya KU 14; 3) Mengetahui apakah pemberian latihan fisik ebelum melakukan tes berpengaruh terhadap peningkatan VO2max pada Club Western Basketball Surabaya KU 14; 4) Mengetahui kelompok mana yang memberikan pengaruh terhadap peningkatan VO2max pada Club Western Basketball Surabaya KU 14. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dan desain penelitian yang digunakan adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Analisis data pada penelitian ini menggunakan deskripsi data, pengujian persyaratan analisa, pengujian hipotesis, pengujian determinasi, dan pengujian regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini adalah Mean Difference antara kelompok pemberian air gula dan latihan fisik dengan pemberian latihan fisik adalah 0.90000, Mean Difference antara kelompok pemberian air madu dan latihan fisik dengan pemberian latian fisik adalah 1.26833. Kelompok yang memberikan pengaruh tertinggi pada peningkatan VO2max pada Club Western Basketball Surabaya KU 14 Putra adalah Kelompok 2 yaitu pemberian Madu dan Latihan Fisik dengan nilai signifikansi 0,025<0,05 dan mean Difference sebesar -0.36833 berarti VO2max kelompok 1 (Pemberian Air Gula Dan Latihan Fisik) memiliki VO2max lebih sedikit dibandingkan dengan Kelompok 2 (Pemberian Air madu Dan Latihan Fisik). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang diberikan air gula dan air madu terhadap peningkatan nilai VO2max. Kata Kunci: Pemberian Air Gula, Air Madu, Latihan Fisik Peningkatan Vo2max ABSTRACTTHE INFLUENCE OF SUGAR, HONEY WATER AND PHYSICAL EXERCISE ON INCREASING VO2MAX (Study at Club Western Basketball Surabaya KU 14 Putra) Name : Dimas Ari FebriyantoNIM : 15060474097Study Program : Sport Coaching EducationDepartement : Sport Coaching EducationFaculty : Sport ScienceName Of Institution : State University of Surabaya Supervisior : Raymond Ivano Avandi,S.Pd.,M.Kes.Glucose which is processed from carbohydrates serves as a fuel that will be used by the body. The main benefits of carbohydrates are as a source of energy for the body to carry out various functions, as well as to perform various activities every day. Carbohydrates can be divided into two types, simple and complex. The two types of carbohydrates differ in their chemical structure. . The objectives in this study are: 1) Determine whether the provision of sugar water before conducting the test affects the increase in VO2max at the Club Western Basketball Surabaya KU 14; 2) Determine whether the administration of honey water before conducting the test affects the increase in VO2max at the Western Basketball Club Surabaya KU 14; 3) Determine whether the provision of physical exercise before conducting the test affects the increase in VO2max at the Western Basketball Club Surabaya KU 14; 4) Determine which group has an influence on the increase of VO2max at KUs Western Basketball Basketball Club 14. The research method used is Quasi Experiment and the research design used is Pretest-Posttest Control Group Design. Data analysis in this study uses data description, testing requirements analysis, hypothesis testing, determination testing, and simple linear regression testing. The results of this study are the Mean Difference between the group giving sugar water and physical exercise with the provision of physical exercise is 0.90000, the Mean Difference between the group giving honey water and physical exercise by giving a physical exercise is 1.26833. The group that gave the highest influence on increasing VO2max at Club Western Basketball Surabaya KU 14 Putra was Group 2 namely Honey and Physical Exercise with a significance value of 0.025 <0.05 and mean Difference of -0.36833 means VO2max of group 1 (Water Provisioning Sugar and Physical Exercise) have less VO2max compared to Group 2 (Giving Honey Water and Physical Exercise). The conclusion of this study is that there is no significant difference between the groups given sugar water and honey water to increase VO2max values. Keywords: Giving Sugar Water, Honey Water, Physical Exercise Increased Vo2max
PERBANDINGAN TENDANGAN PENALTI MENGGUNAKAN PUNGGUNG KAKI, KAKI BAGIAN DALAM, DAN UJUNG KAKI TERHADAP KEBERHASILAN GOL PADA SISWA EKSTRAKULIKULER FUTSAL DI SMA NEGERI 4 SIDOARJO ACHMAD, IMAM; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas tentang perbandingan tendangan penalti menngunankan punggung kaki, kaki bagian dalam dan ujung kaki terhadap keberhasilan gol pada siswa ekstrakurikuler futsal di SMAN 4 Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tendangan penalti menggunakan punggung kaki, kaki bagian dalam dan ujung kaki terhadap keberhasilan gol pada siswa ekstrakulikuler futsal SMA Negeri 4 Sidoarjo. Dari hasil ini pelatih serta pemain mengerti bahwa impact yang efektif adalah menggunakan punggung kaki. Metode penelitian ini adalah penelitian komparasi dan jenis penelitian ini bersifat kuantitatif karena banyak dituntut menggunakan angka. Subjek penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler futsal SMAN 4 Sidoarjo yang berjumlah 14 siswa. Penelitian ini menggunakan desain One-Shot Case Study. Hasil penelitian punggung kaki memiliki gol terbanyak yaitu 27 gol dengan Mean 1,92 dan persentase 64%. Hasil penelitian menggunakan kaki bagian dalam memiliki gol yang berjumlah 26 gol dengan Mean 1,85 dan persentase 61%. Hasil penelitian menggunakan ujung kaki memiliki gol yang berjumlah 16 gol dengan Mean 1,14 dan persentase 38%. Dapat disimpulkan bahwa tendangan penalti menggunakan punggung kaki lebih besar persentase gol apabila dibandingkan dengan kaki bagian dalam dan ujung kaki sehingga tendangan penalti menggunakan pungung kaki lebih efektif digunakan. Kata kunci: tendangan penalti, futsal, ekstrakurikuler Abstract . A penalty kick is a kick that is obtained if a player from one team violates another teams player in the goal area. Penalty kicks are done by kicking the ball from the white spot in the goal area. From the results of research at SMAN 4 Sidoarjo the absence of training on penalties made the futsal team of SMAN 4 Sidoarjo make defeat more and more frequent. With a comparative test of penalty kicks using the instep, inner legs and toes, the futsal team of SMAN 4 Sidoarjo learned about the effective impact of kicking penalties.This study aims to determine the comparison of penalty kicks using the instep, inner leg and toe to the success of goals in futsal extracurricular students of SMA Negeri 4 Sidoarjo. From this result the coach and the player understand that an effective impact is to use the instep.The type of data obtained in the form of quantitative data. the results of the back foot study had the most goals, 27 goals with a mean of 1.92 and a percentage of 64%. The results of the study using the inner leg has a goal of 26 goals with a mean of 1.85 and a percentage of 61%. The results of the study using toe tips have a total of 16 goals with a Mean of 1.14 and a percentage of 38%. It can be concluded that penalty kicks using the instep have a greater goal percentage when compared to the inside foot and toe so penalty kicks using the back foot are more effective to use. Keywords: penalty kick, futsal, extracurricular
PENGARUH LATIHAN PUNCH RESISTANCE BAND DAN PUNCH DUMBELL TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT LENGAN PURWADINATA, FANDI; , WIJONO
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada cabang olahraga bela diri, daya ledak otot lengan berperan penting untuk melontarkan pukulan, oleh sebab itu daya ledak otot lengan adalah komponen yang sangat diperlukan untuk menunjang pukulan atlet agar menghasilkan pukulan yang eksplosif. Untuk mendapatkan daya ledak yang bagus, seorang atlet harus melakukan latihan. Jenis latihan yang tepat digunakan adalah latihan weight training atau dapat juga disebut dengan resistance training yang memiliki tujuan memberian rangsangan gerak pada tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan antara latihan punch resistance band dan latihan punch dumbell terhadap peningkatan daya ledak otot lengan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan menggunakan desain penelitian berupa two ekperimental groups design. Analisis data yang digunakan adalah mean, standart deviasi, uji normalitas, uji homogenitas, uji paired sample t-test, uji independent samples t-test. Hasil dari penelitian ini adalah hasil uji paired sample t-test pada kelompok punch resistance band sebesar 0,001 (P<0,05), hasil uji paired sample t-test pada kelompok puch dumbell sebesar 0,003 (P<0,05), dan hasil uji independent samples t-test pada kelompok resistance band dan punch dumbell adalah 0,2 (P>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan pada latihan resistance band terhadap peningkatan daya ledak otot lengan, terdapat pengaruh yang signifikan pada latihan punch dumbell terhadap peningkatan daya ledak otot lengan, dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara latihan resistance band dan punch dumbell terhadap peningkatan daya ledak otot lengan. Kata Kunci: Daya ledak, resistance band, otot lengan, punch dumbell
ANALISIS PROGRAM LATIHAN ATLET PENCAK SILAT SMA NEGERI OLAHRAGA SIDOARJO , WAHYUDI; HERDYANTO, YONNY
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Di balik prestasi yang gemilang tidaklah di raih secara instan namun di lakukan lakukan melalului latihan secara rutin, berkelanjutan dan tidak lepas dari bimbingan pelatih, Prestasi dapat tercapai dengan adanya perencanaan program latihan yang memiliki goal setting atau tujuan yang jelas serta melibatkan beberapa pihak seperti atlet, orang tua, suporter, dan pelatih. penyusunan program latihan merupakan proses merancang dan menyusun materi, beban, sasaran dan metode latihan pada tahap-tahap yang akan di lakukan oleh olahragawan. Setiap pelatih profesional akan mengembangkan kemampuan fisik atlet di sertai dengan sebuah perencanaan penyusunan program latihan yang sistematis sesuai dengan cabang olahraga. Dalam penelitian ini mengkaji tentang Analisis Program Latihan Atlet Pencak Silat SMA Negeri Olahraga Sidoarjo. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada atlet pencak silat SMA Negeri Olahraga Sidoarjo adalah 1) Hasil tes kelincahan menunjukan hasil tes awal (pre test) terendah 11,94 detik dan tertinggi 11,21 detik. Tes akhir (post test) tertinggi 10,94 dan terendah 10,44. Rata-rata pre test 11,49 dan post test 10,75, Rata-rata perubahan sebesar 0,72 detik. Dapat di simpulkan bahwa program yang di terapkan oleh pelatih pencak silat SMA Negeri Olahraga Sidoarjo menunjukan peningkatan yang cukup signifikan yakni sebesar 6,26%. 2) Hasil tes power menunjukan hasil tes awal (pre test) terendah 38,94 dan tertinggi 58,84. Tes akhir (post test) terrendah 41,66 dan tertinggi 61,15. Rata-rata pre test 48,07 dan post test 50,98, Rata-rata perubahan sebesar 2,91 detik. Dapat di simpulkan bahwa program yang di terapkan oleh pelatih pencak silat SMA Negeri Olahraga Sidoarjo menunjukan peningkatan yang cukup signifikan yakni sebesar 6,05% Kata Kunci : Program Latihan, Kelincahan dan pwer, Pencak Silat, SMA Negeri Olahraga Sidoarjo ABSTRACT Behind the glorious achievement is not achieved instantly but done through regular, ongoing training and can not be separated from the coachs guidance, Achievement can be achieved by planning an exercise program that has a clear goal setting or goals and involves several parties such as athletes, parents, supporters and coaches. the preparation of an exercise program is the process of designing and compiling material, weights, targets and training methods at the stages to be carried out by the athlete. Each professional trainer will develop the athletes physical abilities accompanied by a systematic preparation of training programs in accordance with sports. In this study examines the Analysis of the Pencak Silat Athletes Training Program at the Sidoarjo State Sports High School. From the results of research that has been done on martial arts athletes in Sidoarjo State High School Sports 1) Agility test results show the results of the initial test (pre test) the lowest 11.94 seconds and the highest 11.21 seconds. The final test (post test) the highest 10.94 and the lowest 10.44. The average pre test 11.49 and 10.75 post test, the average change of 0.72 seconds. It can be concluded that the program implemented by pencak silat trainers at the Sidoarjo Sports State High School showed a significant increase of 6.26%. 2) The results of the power test showed the lowest initial test results (pre test) of 38.94 and the highest of 58.84. The final test (post test) was as low as 41.66 and as high as 61.15. The average pre-test 48.07 and post-test 50.98, the average change of 2.91 seconds. It can be concluded that the program implemented by pencak silat trainers at the Sidoarjo Sports State High School showed a significant increase of 6.05%. Keywords: Exercise Program, Agility and Power, Pencak Silat, Sidoarjo State High School.
PERBANDINGAN KETERAMPILAN BERMAIN PEMAIN ASING DAN PEMAIN LOKAL PUTRI FINAL FOUR PROLIGA 2019 WISNA AGATA, AVIOLA; IRSYADA, MACHFUD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keterapilan bermain merupakan suatu hal rangkaian yang penting yang harus dikuasi setiap individu pemain bolavoli, keterampilan bermain itu sendiri merupakan kemampuan seseorang untuk melakukan gerak secara efektif dan efisien dalam sebuah permainan. Ada beberapa jenis keterampilan dalam permainan bolavoli yaitu service, block, attack, receive, dig, dan toss. Selain itu kejuaraan tingkat elit di Indonesia yaitu Proliga yang di perkuat oleh pemain lokal dan pemain asing. Proliga juga membuat aturan yang wajib dilakukan setiap tim yang mendaftar, salah satu aturannya adalah wajib mendatangkan pemain asing maksimal dua pemain asing dalam satu tim. Maka dari itu dalam penelitian ini mengkaji tentang perbandingan keterampilan bermain pemain asing dan pemain lokal putri pada final four Proliga 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan bermain pemain asing putri seperti apa dan pemain lokal putri seperti apa yang bermain pada final four Proliga 2019 pada putaran kedua yang di selenggarakan di Gor Ken Arok Malang Jawa Timur Indonesia. metode yang digunakan dalam penelitan in adalah kuantitatif non eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah tim putri yang masuk pada final four Proliga 2019. Penelitian ini dilakukan selama 10 hari dengan melihat video pertandingan final four Proliga 2019. Hasil penelitian ini menggunakan bantuan rumus efektivitas dan presentase dengan hasil yang terbaik pemain lokal Manganang (9) untuk scooring skill service, block, dan attack dengan total aktivitas 246 kali dengan rincian poin 74 kali dengan presentase 30.8%, rally 126 kali dengan presentase 51.2%, dan fault 46 kali dengan presentase 18.6%. Amalia (7) untuk non scooring skill meliputi receive, dig, dan toss dengan total aktivitas 105 kali dengan rincian bagus 65 kali dengan presentase 61.9%, jelek 28 kali dengan presentase 26.6% dan gagal 12 kali dengan presentase 11.4%. Sedangkan dari sumbangan poin pada tim Manganang (9) yaitu 74 poin dengan efektivitas 32.03% dari total poin tim Jakarta Popsivo Polwan yaitu 231 poin. Pemain asing Lindsay (8) untuk scooring skill service, block dan attack dengan total aktivitas 250 kali dengan rincian poin 52 kali dengan presentase 20.8%, rally 152 kali dengan presentase 60.8%, dan fault 46 kali dengan presentase 18.4%. Acharapon (18) untuk non scooring skill meliputi receive, dig, dan toss dengan total aktivitas 144 kali dengan rincian bagus 103 kali dengan presentase 71.5%, jelek 33 kali dengan presentase 9.4%, dan gagal 8 kali dengan presentase 5.5%. Sedangkan dari sumbangan poin pada tim Kokram (16) yaitu 65 poin dengan efektivitas 25,9% dari total poin tim Bandung Bank BJB Pakuwan yaitu 198 poin. Dan untuk setter terbaik yaitu dari pemain lokal Tisya (1) dengan total aktivitas toss 290 dengan rincian bagus 272 kali jelek 17 kali gagal 6 kali. Kesimpulan dari keseluruhan menunjukan adanya perbandingan keterampilan bermain antara pemain lokal dan pemain asing dari segi service, block, attack, receive, dig, dan toss. Kata Kunci: Perbandingan, Keterampilan Bermain, Final Four, Proliga