cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Prestasi Olahraga
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
EFEKTIVITAS POINTING JONGKOK DAN BERDIRI PADA JARAK 7 DAN 9 METER DENGAN TEKNIK HALF LOB CABANG OLAHRAGA PETANQUE IKA ANA, KHOLIFATUL; , NURKHOLIS
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengawali permainan petanque harus melakukan pointing terlebih dahulu. Pointing dalam permainan petanque bertujuan untuk mendekatkkan bola besi (boules) dengan boka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Berapa efektivitas antara pointing jongkok jarak 7 dan 9 meter. 2) Berapa efektivitas antara pointing berdiri jarak 7 dan 9 meter. Penelitian ini dilakukan sebanyaak 12 atlet petanque New Kampret Petanque Club. Setiap individu atlet melakukan 9 kali lemparan pada setiap jarak dan satu teknik. Hasil dari penelitian ini adalah 1). Evektifitas pointing jongkok lebih besar dari pada berdiri pada jarak 7 meter dengan ditunjukkan hasil efektifitas pada pointing jongkok sebesar 5,558% > pointing berdiri sebesar 5,267%. Perbedaan ini tidak terlalu signifikan karena selisih nilai yang diperoleh tidak terlalu tinggi. 2). Untuk nilai efektivitas pointing berdiri jarak 9 meter adalah 5,108 % lebih tinggi 0,358 % dibandingkan nilai ponting jongkok jarak 9 meter dengan nilai efektivitas nya 4,750 %. Kata Kunci : Efektivitas, Pointing, Jongkok, Berdiri
KONTRIBUSI KONSENTRASI, TINGGI BADAN, PANJANG LENGAN, DAN PERSEPSI KINESTETIK TERHADAP HASIL POINTING ATLET PETANQUE JAWA TIMUR ADHA KRISTANTO, ALVIAN; , NURKHOLIS
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Petanque adalah permainan menghantarkan bola besi (bosi) yang tujuannya untuk mendekatkan menuju bola kayu (boka) sebagai targetnya untuk mencetak angka, dan posisi kaki harus berada di dalam lingkaran (circle). Permainan petanque pada dasarnya dimainkan dengan menggunakan dua teknik. Yaitu teknik shooting dan teknik pointing. Teknik shooting adalah menjauhkan bola lawan dari target. Teknik pointing mendekatkan bola besi menuju target. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar sumbangan dari konsentrasi, tinggi badan, panjang lengan, dan persepsi kinestetik, terhadap hasil pointing atlet petanque Jawa Timur. Dengan mengetahui besarnya kontribusi dari masing-masing variabel tersebut, maka sebagai pelatih kita diharapkan dapat memberikan metode dan program latihan yang tepat. Sehingga dapat meningkatkan performa atlet petanque Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis korelasional dan menggunakan metode deskriptif karena menggambarkan berapa besar sumbangan dari masing-masing variabel. Data dari penelitian ini diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS Windows Release 20. Data dari penelitian ini diambil dari 15 atlet petanque Jawa Timur. Dari semua data yang sudah diolah, secara keseluruhan memberikan kontribusi sebesar 45,6%. Sumbangan terbesar adalah variabel tinggi badan dengan nilai 24,2%. Sumbangan terbesar kedua yaitu variabel konsentrasi dengan nilai 14,3%. Sumbangan terbesar ketiga yaitu variabel panjang lengan dengan nilai 11,8%, sedangkan untuk variabel persepsi kinesetik memiliki nilai negatif dengan nilai -4,7% Kata Kunci: Konsentrasi, Tinggi Badan, Panjang Lengan, Persepsi Kinestetik, Pointing, PetanqueAbstract Petanque is a sport to throw boules with the purpouse to place it near the jack as a target to gain points, and both feet has to be inside the circle. Petanque is played with two technique such as shooting and pointing. Shooting is a technique with an intention to make oppenent?s boules away from the target. Pointing is a technique with the intention to make our boules near the target. This research purpose is to understand the contribution of concentration, height, arm lenght, and kinestetic perception from the result of east java petanque athlete. By knowing the value from the contribution of each variable, therefore coach should be able to give the perfect method and training program. With the result that increase athlete performance. This research is using quantitative approach with correlational analysis and uses descriptive methode because it describe hw much is the contribution of each variable. The data from this research were processed with the SPSS Windows Release 20. Data from this research were taken from 15 East Java petanque athlete. From all of the data, as whole contributed 45,6%. The biggest contribution is height with 24,2% value, the second biggest contribution is concentration with 14,3% value, the third biggest is arm lenght with 11,8% of value, while kinestetic perception variable resulting in negative contribution with -4,7%. Keywords: Concentration, Height, Arm Lenght, Kinestetic Perception, Pointing, Petanque
ANALISIS UNFORCED ERROR, ERROR, DAN PEROLEHAN POINT CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS PADA BABAK SEMIFINAL DAN FINAL PERORANGAN TUNGGAL PUTRA PORPROV JAWA TIMUR 2019 M FARID PASYA FIRDAUS, A; WIRIAWAN, OCE
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara pemain memberoleh Point, melakukan Unforced error dan error pada babak semifinal dan final cabang olahraga bulutangkis dalam kejuaraan PORPROV Jawa Timur 2019 dikategori perorangan tunggal putra. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data dengan pengambilan video secara langsung pada kejuaraan tersebut. Hasil yang didapatkan dari analisis video yaitu dengan uraian perolehan Point dengan rata-rata pada aspek Netting sebesar 12%, pada aspek smash sebesar 35% pada aspek Dropshot sebesar 5%, pada aspek lobbing 5%, pada aspek drive sebesar 7%, pada aspek service sebesar 0%, dan pada aspek error lawan sebesar 37%. Hasil Unforced error dengan rata-rata pada aspek Fault sebesar 15%, pada aspek Netting failed sebesar 8%, dan pada out sebesar 22% . Dan Hasil pada error dengan rata-rata pada aspek Fault sebesar 41%, pada aspek Netting failed sebesar 9%, dan pada out sebesar 5%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis video dan mengamatan hasil video menunjukkan bahwa setiap pemain memiliki keistimewaan masing-masing. Kata kunci : Unforced error, Error dan cara Perolehan Point, Bulutangkis.
EVALUASI PEMBINAAN PRESTASI DAYUNG PENGPROV PODSI JATIM ARIF SETIADIN, GIGIH; , NURKHOLIS
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dayung merupakan salah satu olahraga air yang populer di Indonesia, dan olahraga ini dapat dikategorikan sebagai olahraga rekreasi maupun prestasi. Dayung juga olahraga yang sangat kompleks, selain harus memiliki fisik yang kuat, untuk mencapai prestasi maksimal maka ada faktor lain yang ikut menentukan keberhasilan atlet dalam mencapai prestasi yaitu faktor kualitas pelatih, sarana prasarana, pendanaan, dan hubungan dengan pengurus. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pembinaan prestasi ditinjau dari faktor kualitas pelatih, rekrutmen, sarana prasarana, pendanaan dan organisasi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan serta bahan evaluasi bagi pembinaan Dayung Jawa Timur khususnya. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah evaluasi dengan metode CIPP (Context, Input, Process, Product). Subjek penelitian meliputi pengurus, pelatih, dan atlet yang terlibat tentang masalah yang diteliti. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pembinaan dayung di Jawa Timur Pengcab dan club yang aktif yaitu Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan dan Banyuwangi, serta ada kemajuan dalam proses rekrutmen atlet yang sudah melalui tahapan seleksi. Meskipun dalam pelaksanaannya masih banyak kendala seperti kinerja organisasi yang belum maksimal, terbatasnya prasarana dan biaya serta kurangnya kaderisasi. Jika dilihat dari kualitas pelatih hampir seluruh pelatih yang menangani Puslatda memiliki sertifikat pelatih dan untuk Pengcab juga di isi oleh para mantan atlet yang sudah memiliki pengalaman sebelumnya. Dari hasil prestasi Puslatda Jatim pada PRAPON 2019 memperoleh 3 perak dan 6 perunggu. Untuk prestasi pada Pengcab sudah banyak menorehkan prestasi dari berbagai lomba yang di ikuti baik tingkat Regional maupun Nasional. Kata Kunci: Evaluasi pembinaan, PODSI Jatim, Metode CIPP. Abstract Rowing and Canoeing is one of the most popular water sports in Indonesia, and this sport can be categorized as both recreational and achievement sports. Rowing and Canoeing is also a very complex sport because besides having to have a strong physique, to accomplish maximum achievement, there are other factors that determine the athletes success in attaining achievement, namely the quality of the trainer, the infrastructure, the funding, and the relationships with the manager. The purpose of this study is to determine the achievement of development in terms of the quality factors of trainers, the recruitment, the infrastructure, the funding, and the organization. The results of this study are expected to be a reference and evaluation material for the formation of East Java Rowing in particular. The research method used in this study was the evaluation by the CIPP (Context, Input, Process, Product) method. The subjects of this study included the administrators, coaches, and athletes involved related to the problem under the study. The results of this study indicate that the development of rowing in the East Java branch management and the active clubs are those in Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan and Banyuwangi, and there was progress in the process of recruiting athletes who had passed the selection stage, although in its implementation there were still many obstacles such as organizational performance that had not been maximized, limited infrastructure and costs, and lack of regeneration. If it is seen from the quality of the trainers, almost all trainers who handled Puslatda had a trainer certificate, as well as the branch administrators who were filled by former athletes who had previous experience. From the results of the East Java Puslatda achievements at PRAPON 2019, 3 silver and 6 bronze were obtained. As for the achievements in the branch management, there have been many achievements from various competitions which were participated in both Regional and National level. Keywords: Coaching evaluation, East Java PODSI, CIPP Method
PENGARUH LATIHAN EXPLOSIVE POWER TUNGKAI, KEKUATAN LENGAN DAN KESEIMBANGAN TERHADAP KETEPATAN SERANG CABANG OLAHRAGA ANGGAR (STUDI ATLET PUTRI SITUBONDO FENCING TEAM) ULFA, MARIA; ISMALASARI, RINI
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Di dalam permainan anggar terdapat gerakan mendasar yaitu gerakan serang. Dimana dari hasil gerakan serang tersebut dapat menghasilkan point dan dapat memenangkan pertandingan, namun pada saat kejuraan sering kali atlet saat akan melakukan serangan tidak tepat sasaran. Dikarenakan pada saat atlet melakukan serangan, gerakan cenderung lambat dan ketika senjata menuju kearah sasaran sudah bisa dibaca oleh lawan. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh latihan box jump, push up dan single leg balance terhadap ketepatan serang anggar pada atlet putri Situbondo Fencing Team. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experiment kuantitatif dengan desain penelitian control group pre-test post-test. Jumlah sampel 20 orang atlet putri usia 16-17 tahun dan merupakan kategori Kadet. Pemberian latihan selama 6 minggu, setiap minggu terdapat 3 kali latihan. Hasil: Hasil dari Independent Sample T-test dimana uji ini dilakukan menggunakan SPSS versi 20. Adapun hasilnya yaitu mean pre-test signifikansi p-value untuk ketepatan serang anggar 0,844; dan signifikansi p-value untuk waktu serang anggar 0,710. Mean difference bernilai -0,17 (negatif) untuk kelompok treatment menunjukkan bahwa waktu serang lebih rendah dari kelompok kontrol. Dari kedua nilai Signifikansi < 0,05 maka pada latihan box jump, push up dan single leg balance dinyatakan terdapat pengaruh. Simpulan: Bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada latihan box jump, push up dan single leg balance terhadap ketepatan serang anggar pada atlet putri Situbondo Fencing Team.Kata kunci: pengaruh, latihan box jump, push up dan single leg balance, fencing electric test,ketepatan serang.
UNFORCED ERROR DAN ERROR ATLET PB. FIFA SIDOARJO KATEGORI TUNGGAL TARUNA PUTRA SISTEM SETENGAH KOMPETISI HAKIKY, ILHAM; WIRIAWAN, OCE
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga merupakan aktivitas fisik yang dilakukan oleh manusia sejak lama untuk mendapatkan manfaat kebugaran jasmani. Bulutangkis merupakan permainan yang bersifat individual yang dapat dilakukan dengan cara satu lawan satu orang atau dua orang melawan dua orang. Didalam Olahraga bulutangkis terdapat beberapa teknik pukulan dasar seperti, Serve, Lob, dropshot, smash, drive, netting, bagi atlet pemula dasar teknik tersebut wajib diketahui dan dikusai pada saat melakukan latihan agar mendapatkan hasil yang maksimal pada saat pertandingan.Dalam dunia bulutangkis ada dua kesalahan yang di dapat di timbulkan yang dapat menyebabkan kerugian dalam pertandingan yaitu kesalahan yang di timbulkan atas dasar pemain itu sendiri (Unforced error) dan kesalahan yang di timbulkan atas dasar disebabkan oleh tekanan lawan (Error). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase unforced error dan error yang dilakukan oleh atlet tunggal taruna putra PB. FIFA Sidoarjo yang memenangkan pertandingan dan yang mengalami kekalahan kategori tunggal taruna putra.Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan rekaman video langsung dengan menggunakan sistem babak setengah kompetisi di Gor Fifa Sidoarjo. Dari penelitian tersebut menghasilkan data jenis pukulan net forehand 33%, net backhand 20 %, Dropshot forehand 13%, dropshot backhand 6%, smash forehand 6%, serve backhand 4%, lob backhand 4%, lob forehand 4%, drive forehand 4%, drive backhand 3%, serve forehand 2% smash backhand 1%. Sementara pada jenis pukulan Error forehand dan backhand paling banyak dilakukan atau banyak dominan mati pada area net backhand 19%, net forehand 16%, smash backhand 14%, lob forehand 13%, dropshot forehand 9 %, smash forehand 9%, lob backhand 5%, dropshot backhand 5%, drive backhand 5%, drive forehand 3%, serve backhand 1%, serve forehand 0%.
PENGARUH LATIHAN BICEPS CURL DAN SIDE LATERAL RAISE TERHADAP POWER LENGAN SISWA EKSTRAKURIKULER SMAN 1 PURWOSARI KEDIRI PUNGKAS ILHAMI, OKI; WIRIAWAN, OCE
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian memiliki tujuan mengetahui pengaruh latihan biceps curl dan latihan side lateral raise terhadap power otot lengan dan memberikan variasi latihan terhadap siswa ekstrakulikuler SMAN 1 Purwoasri Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian ekpserimen dengan ?two group desain?. Sampel menggunakan ektrakulikuler bola voly dan bulutangkis berjumlah 20 orang. Instrument penelitian menggunakan medicine ball test. Hasil penelitian ini menunjukkan power lengan siswa ektrakulikuler siswa SMAN 1 Purwoasri Kediri sebesar 198.0 joule/detik dengan menggunakan latihan bicep curls sedangakan menggunakan latihan side lateral raise meningkat sebesar 200.0 joule/detik. Kesimpulan penelitian ini ialah rata ? rata power otot lengan siswa ektrakulikuler 11% dari kedua latihan tersebut. maka latihan paling bagus ialah latihan side lateral raise sebagai mana sudut dari latihan tersebut lebih lebar dari pada latihan biceps curlKata Kunci: Eksperimen, Signifikan
TINGKAT PEMAHAMAN ATLET PENCAK SILAT TENTANG PERATURAN PERTANDINGAN KATEGORI TANDING (STUDI PADA ATLET PENCAK SILAT KATEGORI TANDING PPLP JAWA TIMUR) RISNA WATI, MUNIKA; RIZANUL WAHYUDI, ACHMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK TINGKAT PEMAHAMAN ATLET PENCAK SILAT TENTANG PERATURAN PERTANDINGAN KATEGORI TANDING (STUDI PADA ATLET PENCAK SILAT KATEGORI TANDING PPLP JAWA TIMUR) Nama : Munika Risna Wati NIM : 16060474116 Program studi : S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga Angkatan : 2016 Pembimbing : Achmad Rizanul Wahyudi, S.Pd., M.Pd. Pencak silat sadalah suatu cabang olahraga prestasi yang membutuhkan kemenangan sebagai bukti pencapaian maksimal atlet. Sebagai olahraga prestasi, pertandingan pencak silat diatur dengan peraturan pertandingan. Pemahaman tentang peraturan pertandingan ini sangat dibutuhkan oleh seorang atlet, hal ini diberikan kepada atlet agar mereka lebih siap mental dan skill dalam menghadapi suatu pertandingan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat pemahaman atlet pencak silat PPLP Jawa Timur terhadap peraturan pertandingan pada kategori tanding. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah untuk membuat gambaran secara sistematis mengenai fakta-fakta tentang tingkat pemahaman atlet terhadap peraturan pertandingan. Instumen yang digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman atlet adalah kuisioner yang telah divalidasi oleh tiga dosen ahli. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah mean, standar deviasi, nilai minimum, nilai maximum, frekuensi, dan presentase. Hasil dari penelitian ini adalah rata-rata tingkat pemahaman atlet PPLP Jawa Timur terhadap peraturan pertandingan adalah 66,01 yang mengartikan bahwa pada skor tersebut masuk dalam kategori yang tinggi. Pada hasil penelitian yang telah dilakukan juga menunjukkan bahwa persentase kategori pada tingkat pemahaman atlet PPLP Jawa Timur terhadap peraturan pertandingan adalah sebanyak 12,5% subjek penelitian memiliki tingkat pemahaman pada peraturan pertandingan dengan kategori yang sangat tinggi. Sebanyak 75% subjek penelitian memiliki tingkat pemahaman pada peraturan pertandingan dengan kategori yang tinggi. Sebanyak 12,5% subjek penelitian memiliki tingkat pemahaman pada peraturan pertandingan dengan kategori yang rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rata-rata tingkat pemahaman atlet PPLP Jawa Timur masuk dalam kategori yang tinggi. Untuk dapat meningkatkan pemahaman atlet pencak silat terhadap peraturan pertandingan, dibutuhkannya peran pelatih untuk senantiasa mendidik dan mengajarkan atletnya untuk memahami peraturan pertandingan yang berlaku. Kata kunci : Atlet, Pemahaman, Peraturan Pertandingan, Pencak Silat, Prestasi
TINGKAT PEMAHAMAN ATLET PENCAK SILAT TENTANG PERATURAN PERTANDINGAN KATEGORI TANDING (STUDI PADA ATLET PENCAK SILAT KATEGORI TANDING PPLP JAWA TIMUR) RISNA WATI, MUNIKA; RIZANUL WAHYUDI, ACHMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK TINGKAT PEMAHAMAN ATLET PENCAK SILAT TENTANG PERATURAN PERTANDINGAN KATEGORI TANDING (STUDI PADA ATLET PENCAK SILAT KATEGORI TANDING PPLP JAWA TIMUR) Nama : Munika Risna Wati NIM : 16060474116 Program studi : S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga Angkatan : 2016 Pembimbing : Achmad Rizanul Wahyudi, S.Pd., M.Pd. Pencak silat sadalah suatu cabang olahraga prestasi yang membutuhkan kemenangan sebagai bukti pencapaian maksimal atlet. Sebagai olahraga prestasi, pertandingan pencak silat diatur dengan peraturan pertandingan. Pemahaman tentang peraturan pertandingan ini sangat dibutuhkan oleh seorang atlet, hal ini diberikan kepada atlet agar mereka lebih siap mental dan skill dalam menghadapi suatu pertandingan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat pemahaman atlet pencak silat PPLP Jawa Timur terhadap peraturan pertandingan pada kategori tanding. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah untuk membuat gambaran secara sistematis mengenai fakta-fakta tentang tingkat pemahaman atlet terhadap peraturan pertandingan. Instumen yang digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman atlet adalah kuisioner yang telah divalidasi oleh tiga dosen ahli. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah mean, standar deviasi, nilai minimum, nilai maximum, frekuensi, dan presentase. Hasil dari penelitian ini adalah rata-rata tingkat pemahaman atlet PPLP Jawa Timur terhadap peraturan pertandingan adalah 66,01 yang mengartikan bahwa pada skor tersebut masuk dalam kategori yang tinggi. Pada hasil penelitian yang telah dilakukan juga menunjukkan bahwa persentase kategori pada tingkat pemahaman atlet PPLP Jawa Timur terhadap peraturan pertandingan adalah sebanyak 12,5% subjek penelitian memiliki tingkat pemahaman pada peraturan pertandingan dengan kategori yang sangat tinggi. Sebanyak 75% subjek penelitian memiliki tingkat pemahaman pada peraturan pertandingan dengan kategori yang tinggi. Sebanyak 12,5% subjek penelitian memiliki tingkat pemahaman pada peraturan pertandingan dengan kategori yang rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rata-rata tingkat pemahaman atlet PPLP Jawa Timur masuk dalam kategori yang tinggi. Untuk dapat meningkatkan pemahaman atlet pencak silat terhadap peraturan pertandingan, dibutuhkannya peran pelatih untuk senantiasa mendidik dan mengajarkan atletnya untuk memahami peraturan pertandingan yang berlaku. Kata kunci : Atlet, Pemahaman, Peraturan Pertandingan, Pencak Silat, Prestasi
PROFIL ATLET SENAM AMALIA FAUZIAH DALAM MERAIH PRESTASI MIRANDA DEVIRA, TAZSA; HERDYANTO, YONNY
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Amalia Fauziah adalah atlet senam lantai yang memulai karirnya sejak sekolah dasar. Diawali dengan mengikuti cabang olahraga senam sejak kelas 3 SD, tazsa mampu menunjukan potensinya pada cabang tersebut. Senam lantai adalah salah satu jenis olahraga yang memadukan berbagai bentuk keterampilan tubuh yang mengutamakan keindahan, kekuatan keluwesan gerak dan keseimbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses atlet senam senam Amalia Fauziah dalam meraih prestasi dari awal latihan pada tahun 2005 sampai dengan tahun 2020. Dengan mengetahui proses latihan atlet tersebut, diharapkan mampu menginspirasi bagi pembaca jurnal ini kedepannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penggunaan pendekatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku, peristiwa serta kegiatan secara terperinci. Dari semua data yang sudah diambil kemudian di olah, dapat disimpulkan bahwa latian senam sejak usia dini dan mengikuti program latihan jangka panjang dapat mencetak atlet dengan prestasi yang lebih baik.