cover
Contact Name
Kharis Syuhud Mujahada
Contact Email
salaminstitut2023@gmail.com
Phone
+6281216176489
Journal Mail Official
salaminstitut2023@gmail.com
Editorial Address
ELSALIMA - Elsalam Literasi Madani, Denokan, Kelurahan Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Slema
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
LENTERA SALAM INSTITUTE
ISSN : 30638127     EISSN : 30638127     DOI : https://doi.org/10.67716/
Core Subject :
Pengembangan Masyarakat: - Program pengabdian masyarakat yang berhasil dalam mengatasi masalah sosial dan ekonomi. - Inovasi dalam pendekatan pengembangan masyarakat yang berkelanjutan dan berdaya. Pendidikan Masyarakat: - Proyek-proyek pendidikan yang bertujuan meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di masyarakat. - Strategi pengajaran inovatif yang telah terbukti efektif dalam konteks masyarakat tertentu. Kesehatan Masyarakat: - Inisiatif kesehatan masyarakat yang berhasil dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. - Penelitian dan implementasi program-program kesehatan preventif. Pemberdayaan Ekonomi: - Proyek-proyek pengembangan ekonomi yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. - Pendekatan ekonomi kreatif dan berkelanjutan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Lingkungan dan Keberlanjutan: - Upaya pelestarian lingkungan dan proyek-proyek keberlanjutan yang melibatkan partisipasi masyarakat. - Inisiatif untuk mengatasi dampak perubahan iklim di tingkat lokal. Pemberdayaan Perempuan dan Kelompok Marginal: - Program pemberdayaan perempuan dan kelompok marginal dalam masyarakat. - Kajian mengenai upaya-upaya untuk mengurangi ketidaksetaraan sosial dan ekonomi. Partisipasi Masyarakat: - Analisis mengenai partisipasi masyarakat dalam perencanaan, implementasi, dan evaluasi program pengabdian. - Strategi untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan lokal.
Arjuna Subject : -
Articles 34 Documents
Akselerasi Pemasaran Produk Umkm Kuliner Melalui Pelatihan E-Commerce Dan Strategi Konten Digital Di Kota Padang, Sumatera Barat saifulhuda
Lentera Salam Institute Vol. 3 No. 1 (2026): LENTERA SALAM INSTITUTE
Publisher : Elsalima (Salam Institute)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67716/wb4gr432

Abstract

Abstrak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor kuliner di Kota Padang menghadapi tantangan serius dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran yang efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengakselerasi kemampuan pemasaran digital pelaku UMKM kuliner melalui pelatihan e-commerce dan strategi konten digital yang terstruktur. Program dilaksanakan pada tanggal 13 November 2025 dengan melibatkan 50 peserta pelaku UMKM kuliner di Kota Padang menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yakni pendekatan yang mengoptimalkan potensi dan aset lokal yang telah dimiliki komunitas sebagai modal utama pengembangan. Metode kegiatan mencakup serangkaian tahapan ABCD mulai dari pemetaan aset (discovery), pembuatan impian kolektif (dream), perencanaan program (design), hingga pelaksanaan dan pendampingan (destiny). Evaluasi dilakukan menggunakan model empat level Kirkpatrick yang diintegrasikan dengan Taksonomi Bloom pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotor. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata pemahaman peserta berada pada kategori Kurang (48,2%), sementara post-test mencatat peningkatan signifikan ke kategori Baik (79,6%). Pada dimensi kognitif, afektif, dan psikomotor terjadi peningkatan masing-masing sebesar 34,8%, 28,4%, dan 31,2%. Temuan utama menunjukkan bahwa program pelatihan berhasil meningkatkan kompetensi peserta dalam pengelolaan toko online, pembuatan konten visual, penerapan strategi Search Engine Optimization (SEO), serta penguatan branding produk kuliner lokal. Implikasi temuan ini menegaskan pentingnya integrasi pendekatan berbasis aset dengan literasi digital dalam pemberdayaan UMKM kuliner di era ekonomi digital, sekaligus menjadi model intervensi yang berpotensi direplikasi pada konteks daerah serupa di Indonesia
Penguatan Ekonomi Sirkular Melalui Pendampingan Bank Sampah Produktif Pada Komunitas Ibu Pkk Desa Wisata Di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur umi faizah
Lentera Salam Institute Vol. 3 No. 1 (2026): LENTERA SALAM INSTITUTE
Publisher : Elsalima (Salam Institute)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67716/n7d4k559

Abstract

Waste management challenges in tourism village areas of Banyuwangi Regency represent a strategic issue that directly intersects with environmental quality and sustainable tourism competitiveness. The PKK (Family Welfare Empowerment) women's community, as the frontline of social empowerment at the village level, lacks adequate capacity to integrate circular economy practices into community-based waste management systems. This community service program aims to (1) implement productive waste bank mentoring based on circular economy principles for PKK women's communities in Banyuwangi's tourism villages, and (2) measure the program's impact on environmental awareness and community economic value. The program was conducted on November 24, 2025, involving 50 active participants using a Participatory Action Research (PAR) approach. Activity stages included participatory assessment, collaborative planning, productive waste bank implementation, monitoring, and critical reflection. Evaluation was conducted using Kirkpatrick's Four Levels of Evaluation framework integrated with Bloom's Taxonomy. Results showed significant improvements across all competency aspects: the cognitive domain increased from an average of 48.2% to 84.6% (Good category), the affective domain from 52.4% to 87.3% (Excellent category), and the psychomotor domain from 45.6% to 82.1% (Good category). The program successfully fostered an organized productive waste bank system, increased community supplementary income averaging IDR 350,000–500,000 per month per group, and cultivated sustainable ecological awareness. These findings demonstrate that integrating the PAR approach with circular economy models can holistically and sustainably transform community capacity within tourism village contexts.
Optimalisasi Digital Branding Berbasis Storytelling Produk Dalam Meningkatkan Daya Saing Umkm Batik Giriloyo Di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Hudan Mudaris; Setyoadi Purwanto
Lentera Salam Institute Vol. 3 No. 1 (2026): LENTERA SALAM INSTITUTE
Publisher : Elsalima (Salam Institute)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67716/1rzwje84

Abstract

 Batik Giriloyo is one of the intangible cultural heritage products with high historical and aesthetic value in Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta. However, amid the rapid wave of economic digitalization, SME artisans in the Giriloyo batik center still face significant capacity limitations in utilizing digital platforms for promotion and market expansion. This community service program aims to optimize product storytelling-based digital branding capabilities among Giriloyo batik artisans to enhance their competitiveness and strengthen local product identity in the digital economy era. The program was implemented on June 15, 2025, involving 50 participants from the local batik artisan and SME community, employing an Asset Based Community Development (ABCD) approach that focuses on identifying and optimizing the existing potential and assets of the community. Activities included community asset mapping, digital literacy training, storytelling content creation workshops, hands-on content production practice, and independent mentoring. Evaluation results using the Kirkpatrick model integrated with Bloom's Taxonomy revealed significant improvements across all competency dimensions: cognitive domain increased by an average of 29%, affective domain by 27.5%, and psychomotor domain by 34%. A total of 42 out of 50 participants successfully produced and independently uploaded product content, and visual identity guidelines were established for six artisan groups. This program implies the critical importance of integrating local cultural values into digital branding strategies as a sustainable competitive foundation for locally-based SMEs.
Penguatan Pemahaman Nilai-nilai Sufistik Melalui Literasi Manaqib Bagi  Anggota Jamiyyah Ahlul Khoir Yogyakarta Farida Musyrifah; Ahmad Arifi; Kana Safrina Rouzi; Ali Sofha
Lentera Salam Institute Vol. 3 No. 1 (2026): LENTERA SALAM INSTITUTE
Publisher : Elsalima (Salam Institute)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67716/yshbhe06

Abstract

Artikel pengabdian ini membahas bagaimana komunitas Jamiyyah Ahlul Khoir Yogyakarta memaknai nilai-nilai sufistik melalui praktik literasi manaqib. Tradisi membaca manaqib Syekh Abdul Qadir al-Jailani tidak sekadar menjadi ritual penghormatan terhadap seorang wali, melainkan merupakan bentuk pembelajaran spiritual yang aktif dan mendalam. Komunitas ini menafsirkan secara simbolis berbagai kisah dan narasi dalam manaqib untuk menginternalisasi nilai-nilai utama tasawuf, di antaranya mahabbah (cinta spiritual), zuhud dalam kesederhanaan, kesabaran, rasa syukur, tawakal (berserah diri kepada Tuhan), tawaduk (rendah hati), dan ikhlas. Proses literasi yang berlangsung secara kolektif—meliputi kegiatan membaca, menyimak, serta merenungkan makna-makna tersirat dalam teks manaqib—terbukti menjadi sarana yang efektif untuk membersihkan jiwa (tazkiyatun nafs). Lebih dari itu, kegiatan ini juga membentuk akhlak mulia (akhlakul karimah) di tengah arus kehidupan modern yang cenderung materialistis dan individualistis. Dengan memahami simbol-simbol sufistik dalam manaqib, anggota komunitas tidak hanya memperoleh ketenangan batin, tetapi juga mampu mentransformasikan nilai-nilai spiritual tersebut ke dalam perilaku keseharian. Dengan demikian, praktik literasi manaqib berperan ganda: sebagai media pendidikan karakter berbasis tasawuf sekaligus benteng moral dalam menghadapi tantangan zaman.

Page 4 of 4 | Total Record : 34