cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Olahraga
  • jurnal-kesehatan-olahraga
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
TINGKAT KEMAMPUAN MOTORIK SISWA EKSTRAKURIKULER HOKI DI SMP NEGERI 1 MENGANTI GRESIK GATRA HADIGA, SHAVANCA
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA TERHADAP NYERI PERSENDIAN PADA POSYANDU LANSIA KARANG WERDHA KEDURUS SURABAYA RAHMANDA PUTRA, RYAN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lanjut usia adalah suatu keadaan yang akan dialami oleh setiap orang. Pada usia lanjut tubuh mengalami penurunan pada sistem muskuloskeletal. Penurunan sistem muskuloskeletal ini ditandai dengan adanya nyeri pada persendian dan juga melemahnya fungsi otot. Nyeri persendian banyak dirasakan setiap lanjut usia saat ini. Salah satu upaya untuk mengurangi nyeri pada persendian adalah dengan terapi non farmakologis dengan senam bugar lansia. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh senam bugar lansia terhadap nyeri pesendian pada lanjut usia. Metode yangdigunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis eksperimental dan design one grouppre- test dan post test design. Sampel dalampenelitian ini adalah lansia baik pria maupun wanita di Posyandu Lansia Karang Werdha Kedurus Surabaya.Instrumen yang digunakan berupa skala nyeri Numeric Rating Scale dan WOMAC. Sampel 15 orang pemilihan dengan teknik purposive sampling. Hasil perhitungan data pre-test mempunyai rata-rata 4,00 dan post-test2,67, standart deviasi pre-test2,507 dan post-test1,633. Hasil perhitungan nyeri persendian sebelum dan sesudah diberi latihan senam bugar lansia diperoleh nilai thitungsebesar 6,325. Jika hasil nilai dari t hitung nilai t tabel maka, penelitian tersebut dinyatakan ada pengaruh. Hasilnilai dari thitung 6,325ttabel 1,76131dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penurunan nyeri persendian pada lansia di Posyandu Lansia Karang Werdha Kedurus Surabaya. Kata kunci : Senam bugar lansia, Lanjut usia, Nyeri persendian
PENGARUH LATIHAN ROPE JUMP SELAMA 20 DETIK DENGAN METODE INTERVAL TRINNING 1:5 TERHADAP KECEPATAN GERAK LARI ANGGA PRAYUDA, BAYU
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kecepatan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan gerak atau serangkaian gerak secepat mungkin sebagai jawaban terhadap rangsang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah pelatihan rope jump dengan metode interval training terhadap kecepatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan pre test dan post test. Sampel penelitian sebanyak 15 sampel. Penelitian ini menggunakan rancangan " One Group Pre-test and Post-test Desaign . Hasil penelitian diperoleh rata-rata kecepatan pada pre test sebesar 5,494 dan pada post test sebesar 5,456. Berdasarkan uji normalitas data pre test diperoleh tabel lebih besar dari hitung (5,991> 3,985) dan post test (5,991>2,097), sehingga data berdistribusi normal. Perhitungan uji t perbedaan rata-rata kecepatan sebelum dan sesudah diberi latihan menggunakan ropejump diperoleh thitung nilai ttabel dengan taraf signifikasi 0,05 dengan df = 14 adalah 2,977. Karena thitung lebih kecil dari ttabel ( <2,977), maka Ho diterima yang berarti tidak terdapat perbedaan kecepatan sebelum dan sesudah diberi perlakuan atau latihan rope jump. Abstract Speed ??is the ability to perform a series of motion or the motion as soon as possible in response to stimuli. Purpose of this study was to determine the effect before treatment (pre test) and after treatment (post test) the rope jump training with interval training method to the speed. This study uses the type of experimental research using the pretest and posttest samples are 15. This study with One Group Pret test and Post test Desaign. Average of the results obtained in the pretest speed of pre test 5,494 and post test 5,456. Based on the pre test normality data derived x2 table is smaller than x2 count (5,991 > 3,985) and post test (5,991 > 2,097), so the data were normally distributed. Test calculations the average difference before treatment and after treatment is obtained t by and the value t table with a significance level of 0.05 with df = 14 is 2,977. Because t is smaller than t table (< 2.977), then Ho is accepted which means that there is no differences for leg muscle strength before and after given treatment or rope jump treatment.
PERBANDINGAN LATIHAN LADDER DRILLS TWO FEET EACH SQUARE DAN LADDER DRILL ICKY SHUFFLE TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN WAHYU DANAR TAFAKKUR, KANWANGWANG
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelincahan adalah kemampuan seseorang dalam merubah arah dan posisi tubuhnya dengan cepat dan tepat pada waktu bergerak, sesuai dengan situasi yang dihadapi di arena tertentu tanpa kehilangan keseimbangan tubuhnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah pelatihan ladder drill two feat each square dan ladder drill icky shuffleterhadap peningkatan kelincahan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan pre-test dan post-test. Sampel penelitian ini sebanyak15 sampel. Hasil penelitian diperoleh rata-rata – rata kelincahan pada pre-test sebesar 4,863 dan pada post test sebesar 4,535. Berdasarkan uji homogenitas data ladder drill two feeteach square diperoleh Ftabel lebih besar dari F hitung (3,18 >1,3828) sedangkan data ladderdrill icky shuffle diperoleh Ftabel lebih besar dari F hitung(3,18>0,1781). Berdasarkan uji normalitas data pre test dan post test ladder drill two feet each besar square diperoleh x2tabel lebih dari x2hitung (5,991 > 2942) dan post test (5,991 > 2,885),sedangkan pre test dan post test ladder drill icky shuffle diperoleh x2tabel lebih dari x2hitung(5,991 > 4,228) dan post test (5,991 > 3,317), sehingga data berdistribusi normal. Perhitungan uji perbedaan rata-rata kelincahan sebelum dan sesudah diberi latihan menggunakan ladder drill two feet each squarediperoleh thitung -5,8128 sedangkan ladder dril icky shuffle thitung -4,02473 nilai ttabel dengan taraf signifikansi 0,05 dengan df = 14 adalah 2,977. Karena keduanya lebih kecil dari ttabel 2,977, maka H1 diterima yang berarti terdapat perbedaan kelincahan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan atau latihan ladder drill two feet each squaredan ladder drill icky shuffle. Kata kunci : latihan, ladder drills two feet each squaredan ladder drill icky shuffle, kelincahan
ANALISIS KONDISI FISIK ATLET PUTRI BOLAVOLI SIDOARJO JAYA USIA 13-15 TAHUN GALUH PRASOJO, ANDRI
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANALISIS KONDISI FISIK ATLET PUTRI BOLAVOLI SIDOARJO JAYA USIA 13-15 TAHUN Andri Galuh Prasojo (Program Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Surabaya) Andriygaluhp@gmail.com Dr. Andun Sudijandoko, M.Kes Abstrak Olahraga bolavoli merupakan jenis olahraga yang dimainkan oleh dua grup berlawanan, masing-masing memiliki enam orang pemain. Olahraga bolavoli dinaungi FIVB (Federation International de Volleyball) sebagai induk organisasi internasional, sedangkan di Indonesia dinaungi oleh PBVSI (Persatuan Bolavoli Seluruh Indonesia). Olahraga bolavoli merupakan olahaga yang dengan banyak mengandalkan kondisi fisik, dan kelincahan maka kondisi fisik setiap pemain sangat penting dalam menunjang efektifitas pemain. Diperlukan metode yang tepat untuk meningkatkan kondisi fisik setiap pemain, seperti kecepatan, kekuatan tangan, kelenturan, dan daya tahan. Kualitas kemampuan fisik yang baik digunakan untuk mendukung setiap gerakan dalam bermain. Untuk mendapatkan kondisi fisik yang bagus diperlukan latihan rutin untuk menunjang prestasi pemain. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa kondisi fisik atlet putri Sidoarjo Jaya usia 13-15 tahun. Jenis dalam penelitian ini adalah jenis penelitian diskriptif kuantitatif, populasi dalam penelitian ini sebanyak 17orang dengan karakteristik putri usia 13-15 tahun yang berada dibinaan DISPORABUDPAR. Dalam pengambilan data menggunakan cara TKJI yaitu dengan 1 pertemuan. Dari hasil analisa menggunakan aplikasi yang ada komputer yaitu SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 16 dan perhitungan manual dapat diketahui rata-rata kondisi fisik pemain bolavoli putri Usia 13-15tahun dapat disimpulkan bahwa atlet yang masuk dalam kategori Kurang Sekali tidak ada atau sebesar 0, atlet yang masuk dalam kategori Kurang tidak ada atau sebesar 0%, atlit yang masuk dalam kategori Sedang ada 6 orang atau sebesar 33,33 atlit yang masuk dalam kategori Baik sebanyak 8 orang atau sebesar 58,33 dan Baik Sekali sebanyak 3 orang atau sebesar 8,33. Kata kunci : Tingkat Kondisi Fisik, Bolavoli Abstract Sport volleyball is sport that is played by two opposing groups , each having six players. Sports shaded volleyball FIVB ( Federation International de Volleyball ) as the parent international organization, while in indonesia shadded by PBVSI (Association of All Indonesian Volleyball). Sport volleyball sports is with that many relying on the physical condition, and agility of the physical condition, and agility , the physical condition of each player is very important in supporting the effectiveness of the player .Appropriate methods are needed to improve the physical condition of each player , such as speed , arm strength , flexibility , and endurance . Quality good physical abilities are used to support any movement in the play .To get a good physical condition required regular exercise to support the achievements of the players .The purpose of this research is to find out how the physical condition of women athletes 13-15 years old Sidoarjo Jaya . Type in this research is quantitative descriptive research type ,population in this study were 17and the characteristics daughter aged 13-15 who are target Disporabudpa. In collecting using TKJI way that the first meeting .From the analysis using the existing computer application SPSS ( Statistical Package for the Social Sciences) version 16 and the manual calculation can be discovered that the average physical condition of players volleyball princess 13-15 years old it can be concluded that athletes who fall into the category Less Once there or equal to 0 ,athletes who fall into the category of Less is absent or equal to ,Athletes entered in the Average category there are 6 people or 33,33 ,athletes who fall into the category of Good as many as 8 people or by 58.33and Good Once as many as 3 people or by 8.33 .Keywords : Level of Physical Condition , volleyball
PENGARUH LATIHAN BEBAN DENGAN MENGGUNAKAN ALAT MEKANIS DAN NON MEKANIS TERHADAP KEKUATAN OTOT PERUT MAHASISWA FIK UNESA SURABAYA HELMI ZAMRONI, MUHAMMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

latihan beban merupakan suatu bentuk latihan yang menggunakan media alat beban untuk menunjang proses latihan dengan tujuan untuk meningkatkan kebugaran, kekuatan otot, kecepatan, pengencangan otot, hypertrophy otot, rehabilitasi, maupun penambahan dan pengurangan berat badan. Latihan beban dapat dilakukan dengan menggunakan beban dari berat badan sendiri (beban dalam) atau menggunakan beban luar yaitu beban bebas (free weight) seperti dumbell, barbell, atau mesin beban (gym machine).Penelitian ini mengunakan teknik random sampling dengan menggunakan pretest, posttest dan treatment. Sample penelitian sebanyak 23 sample. Hasil penelitian diperoleh : (1) kekuatan otot perut pretest sebesar 37,60 dan posttest sebesar 47,30 secara keseluruhan (2) Tes kekuatan kelompok mekanis rata – rata diperoleh pretest 38,8 dan posttest 46,2. (3) Tes Kekuatan kelompok non mekanis pretest sebesar 40,80 dan posttest 50,90. (4) berdasarkan hasil uji t tes Perhitungan Uji perbedaan rata – rata hasil t hitung keseluruhan 4,095, Mekanis t hitung 0,009, non mekanis t hitung 0,097 nilai tabel dengan taraf signifikan 0,05. Karena t hitung lebih besar dari t tabel (38.4783 > 47.3043), maka Ho Ditolak yang berarti terdapat perbedaan pengaruh latihan beban dengan mnggunakan alat mekanis dan non mekanis sebelum dan sesudah diberi perlakuan atau latihan. Kata Kunci : Latihan beban, alat mekanis dan non mekanis,kekuatan otot perut
MOTIVASI MAHASISWI UNESA DALAM MENGIKUTI OLAHRAGA FUTSAL DI UKM UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA AYU PUSPA SARI, EKA
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this research is the sport become a necessity for everyone , both men and women , young and old, to maintain and improve the freshness and physical health. One sport that is very popular today and is favored by many futsal. Futsal is enough activity to attract many people either as a pastime or event kopetisi. Futsal become a popular sport among female students UNESA. This is evidenced by the emergence of UKM ( Student Activity Unit ) futsal Universitas Negeri Surabaya ( UNESA ) where to catch the spirit of the students is very high due to competition or tournaments are held at the national level, regions as well as between students. Formulation of the problem in this research is how high the level of motivation in following the UNESA student futsal in UKM Universitas Negeri Surabaya.This research was descriptive qualitative data collection using questionnaires contain a statement of the revelations that have been validated . Goal of research is the level of student motivation in following the sport of futsal Unesa in UKM Universitas Negeri Surabaya. The subjects were 30 students who are members of the UKM Universitas Negeri Surabaya.The results showed that the level of student motivation in following the sport of futsal Unesa in UKM State Universitas Negeri Surabaya seen from the intrinsic dimension is very high while the views of the extrinsic dimension is high . The overall level of student motivation in following Unesa futsal at the State Universitas Negeri Surabaya UKM is high .Keywords : Motivation , futsal
TINGKAT KECEMASAN ATLET BOLAVOLI PUTRI SURABAYA PADA KEJUARAAN LIGA REMAJA TINGKAT JAWA TIMUR TAHUN 2016 WINSA PRADINA, YOLANDA
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK TINGKAT KECEMASAN ATLET PUTRI SURABAYA PADA KEJUARAAN LIGA REMAJA TINGKAT JAWA TIMUR TAHUN 2016 Nama : Yolanda Winsa Pradina NIM : 120604840248 Program Studi : S-1 Jurusan : Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Fakultas : Ilmu Keolahragaan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dr. Made Pramono, M.Hum Kecemasan adalah salah satu bentuk reaksi kejiwaan atau emosi terhadap suatu kondisi yang dianggap sebagai ancaman, dengan kata lain kecemasan dapat diartikan sebagaisuatu reaksi emosi atau perasaan tidak berdaya dan tidak aman yang menghinggapi seorang atlet tanpa sebab yang jelas pada saat menjelang pertandingan. Perasaan cemas apabila tidak mampu dikendalikan dengan baik kinerja atlet menjadi kurang optimal, seperti:pelaksanaan strategi, taktik, dan teknik yang telah dipersiapkan sebelum pertandingan menjadi tidak jalan. Oleh karena itu masalah kecemasanatlet dalam menghadapi kejuaraan merupakan faktor yang penting untuk menjadi perhatian yang lebih dalam melakukan pembinaan atlet, terutama pada atlet bolavoli khususnya atlet Putri Surabaya dalam mengikuti Kerjuaraan Liga Remaja tingkat Jawa Timur tahun 2016. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan atlet Bolavoli Putri Surabaya dalam menghadapiKejuaraan Liga Remaja tingkat Jawa Timur tahun 2016. Sasaran penelitian ini adalah atlet Bolavoli Putri Surabaya usia 12 sampai 16 tahun yang mengikuti Kejuaraan Liga Remaja tingkat Jawa Timur tahun 2016 yang berjumlah 12 pemain. Metode dalam analisa ini menggunakan metode campuran transformatif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengisian angket (kuesioner). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket Sport Competition Anxiety Test (SCAT). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kecemasan atlet Bolavoli Putri Surabaya secara keseluruhan dapat dikategorikan kecemasan sedang atau rata-rata dengan skor 18,33. Dengan skor tersebut atlet dapat mengendalikan permainan dan lebih maksimal untuk mencapai kemenangan. Terbukti Atlet Bolavoli Putri Surabaya mendapatkan kemenangan dengan meraih juara 1 dalam Kejuaraan Liga Remaja Tingkat jawa Timur Tahun 2016. Kata Kunci: Kecemasan, Bolavoli, Kejuaraan, Atlet.
KONDISI MENTAL TIM FUTSAL SEMBAYAT FC PRE SESION PADA KOMPETISI SEMBAYAT SPORT CENTER CHAMPIONSHIP LABIB, M.ARIQ
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Futsal (futbol sala dalam bahasa spanyol berarti sepak bola dalam ruangan) merupakan sepak bola yang dilakukan di dalam ruangan dengan sedikit perubahan dan penyesuaian seperti dalam jumlah pemain maupun ukuran lapangan. futsal merupakan salah satu olahraga prestasi yang sangat dipengaruhi oleh fisik, teknik, taktik, dan mental, namun dalam prakteknya faktor mental dalam futsal sering dianggap remeh oleh para pemain futsal. Kondisi mental merupakan salah satu aspek penting yang digunakan untuk menunjang performa atlet dalam pertandingan. ketika seorang olahragawan akan turun dalam perlombaan atau pertandingan, diperlukan kesiapan mental untuk dapat meraih prestasi yang optimal. Olahragawan dikatakan siap mentalnya manakala olahragawan tersebut tidak merasa tertekan, merasa takut, khawatir, dan perasaan negatif lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kondisi mental tim futsal Sembayat FC pre sesion pada kompetisi SEMBAYAT SPORT CENTER CHAMPIONSHIP. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei dengan menggunakan metode diskriptif kuantitatif dan menggunakan angket sebagai instrumen penelitian. Dalam angket tersebut menggunakan 5 alternatif pilihan yang berfungsi untuk mencari gradasi dari masing-masing pilihan, dengan menggunakan 10 atlet futsal dari tim futsal Sembayat FC sebagai sampel dalam penelitian ini. Setelah atlet selesai mengisi angket tersebut, untuk langkah selanjutnya akan dilakukan penghitungan skor (skoring) terhadap angket yang telah diisi tersebut. Kondisi mental tim futsal Sembayat FC diperoleh dari sisi aspek motivasi, fokus, pengendalian, percaya diri, visualisasi, dan persiapan pemain futsal Sembayat FC peneliti mendapatkan jumlah keseluruhan dari masing-masing aspek yaitu sebesar 1664 dan diambil rata-rata menjadi 277,33, jumlah tersebut dibagi dengan jumlah pemain sembayat FC (10 atlet) hingga didapatkan angka 27,73, kemudian dibagi dengan jumlah pernyataan dari masing-masing aspek (7 pernyataan) maka didapatlah rata-rata kondisi mental tim futsal Sembayat FC sebesar 3,9. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kondisi mental pre sesion tim futsal Sembayat FC pada kompetisi SEMBAYAT SPORT CENTER CHAMPIONSHIP adalah baik. Kata kunci : Mental, Futsal. Abstract Futsal (futbol sala in Spanish means indoor football) football is done indoors with a few changes and adjustments as in number of players as well as the size of the field. Futsal is one of the sports achievements strongly affected by physical, technique, tactics, and mental, but in practice the mental factors in the futsal is often taken lightly by the futsal players. Mental condition is one of the important aspects that are used to support the athlete's performance in the match. When a sportsman is going down in a race or game, mental readiness necessary to reach optimum achievement. Sportsmen are said to be ready mental state while sportsmen were not depressed, feel the fear, worry and other negative feelings. The purpose of this research was to describe the mental condition of the team Sembayat FC futsal pre sesion on competition SEMBAYAT SPORT CENTER CHAMPIONSHIP. This research uses a type of survey research using quantitative and diskriptive methods use the question form as a research instrument. In the question form using 5 alternative options for finding gradations of each option, using the 10 athletes of the futsal team futsal Sembayat FC as a sample in this research. After the athlete has finished filling out the question form, the next step will be to do the calculation score (scoring) against now that it has been filled. The mental condition of the team Sembayat FC futsal retrieved from the aspects of motivation, focus, control, confidence, visualization, and preparation of Sembayat FC futsal players researchers get the total from each aspect that is of 1664 and the average taken into 277,33, that number is divided by the number of players Sembayat FC (10 athletes) to the obtained number 27,73, then divided by the number of statements from each of the aspect (7 questions) the obtained an average mental condition futsal team Sembayat FC of 3,9. Thus it can be concluded that mental condition pre sesion futsal team Sembayat FC on competition SEMBAYAT CENTER CHAMPIONSHIP is good. Key Word : Mental, Futsal
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PEMAIN BOLAVOLI PUTRA U-16 NANGGALA SURABAYA SABIL KELANA WIDY, TEGAR
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Physical fitness is a person’s body’s ability to perform daily without causing significant fatigue, so that the body still has energy reserves to cope with the additional workload. Not experience fatigue with means the point is that once a person’s doing and activity or event, still have enough passion and energy to enjoy there spare time and for other sudden. The purpose of this study was to determine how the level physical fitness of volleyball player men’s U16 Nanggala Surabaya. This type of research is a quantitative descriptive research. The population in this study is a volleyball player men’s U16 Nanggala Surabaya totaling 30 people. While the sample in this study amounted to 12 people with the characteristics of male average age was 15-16 years. Following the exercise routine, the competition or championships. How to obtain data using TKJI test conducted one meetings. From the analysis results using computer application SPSS (Statistical Package for the Social Science) versions 21 and manual calculation can be discovered that the average physical fitness of player U16 men’s volleyball Nanggala Surabaya is 12,9167 with a standar deviation of 1, 67649. Lowest value is a 16 and highest value is 22. While the percentage of the results physical fitness of player volleyball men’s U16 Nanggala Surabaya can be concluded, that athlete who fall into the category of less absolutely no of 0%. The athelete who fall into category of medium is 4 people or 33,33 %. Athelete who fall into category good as many 7 people or 58,33 % and the good once is a 1 people or 8,33 %. Keyword : Survey, Level of physically fitness, volleyball.