cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Olahraga
  • jurnal-kesehatan-olahraga
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
EFEKTIVITAS KOMBINASI MINUMAN SARI BUAH PISANG DAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP DAYA TAHAN ANAEROB ARRAFIF, UBAIDILLAH
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Daya tahan anaerob merupakan salah satu bentuk kondisi fisik yang digunakan dan dibutuhkan dalam permainan olahraga hockey. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektivitas minuman sari buah pisang dan air kelapa muda terhadap daya tahan anaerob pemain hockey. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental dengan desain penelitian Group Post Test Only Design. Sampel penelitian sebanyak 16 orang. Karena F hitung < F tabel (2,459 < 6,94), maka Ho ditolak. Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai indeks kelelahan pada pemberian air putih mineral sebesar 4,71, pada pemberian kombinasi sari buah pisang sebesar 3,52, dan pada pemberian air kelapa muda sebesar 4,24. Dari perhitungan indeks kelelahan tersebut menunjukkan bahwa pemberian kombinasi sari buah pisang dan air kelapa muda lebih efektif dalam penurunan nilai indeks kelelahan dibandingkan denganair putih dan air kelapa muda pada daya tahan anaerob. Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara rata-rata pemberian minumanair putih,kombinasi sari buah pisang dan air kelapa muda dengan hasil pemberian kombinasi sari buah pisang dan air kelapa muda lebih efektif dalam penurunan nilai indeks kelelahan pada daya tahan anaerob. Kata Kunci : Hockey, Sari Buah Pisang, Air Kelapa Muda, Daya Tahan Anaerob.
KONTRIBUSI PANJANG TUNGKAI DAN KECEPATAN LARI 40 YARD TERHADAP HASIL LOMPAT JAUH PADA MAHASISWA IKOR ANGKATAN 2015 SEPTIANI, INDAH
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK KONTRIBUSI PANJANG TUNGKAI DAN KECEPATAN LARI 40 YARD TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH PADAMAHASISWA IKOR ANGKATAN 2015 Faktor yang mempengaruhi kemampuan lompat jauh diantaranya panjang tungkai, semakin panjang tungkai maka semakin panjang langkah lari. Kecepatan lari yang tinggi berpengaruh terhadap jauhnya lompatan.Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui apakah ada kontribusipanjang tungkai terhadap kemampuan lompat jauh. 2) Untuk mengetahui apakah ada kontribusikecepatan lari 40 Yard terhadap kemampuan lompat jauh, 3)Untuk mengetahui apakah ada kontribusi panjang tungkai dan kecepatan lari 40 Yard terhadap kemampuan lompat jauh.Penelitian ini merupakan penelitian korelasi. Populasi dari penelitian ini adalah Mahasiswa Ikor Angkatan 2015. Pengambilan sampel menggunakan teknik quota sample sejumlah 30 mahasiswa. Teknik Analisis Data menggunakan aplikasi SPSS 18.Hasil Penelitian dan kesimpulan yaitu ada kontribusi panjang tungkai dan kecepatan lari 40 Yard terhadap kemampuan lompat jauh.
POLA PEMBINAAN PRESTASI KLUB OLAHRAGA HOCKEY DI SMA NEGERI 1 MENGANTI EKO PRABOWO, ADITIA
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Olahraga dapat dijadikan sebagai sarana untuk memiliki tubuh yang sehat dan fisik yang baik dan juga sebagai alat pengukur prestasi disetiap cabang olahraga. Pembinaan atlet dalam dunia olahraga hingga mencapai prestasi puncak sangat erat kaitannya dengan sarana prasarana dan program latihan yang ada. Pada penelitian ada beberapa tahapan untuk penelitian yaitu: 1) perencanaan penelitian yang terdiri dari pengajuan surat permohonan, penyerahan surat permohonan, dan menyiapkan perlengkapan penelitian, 2) prosedur penelitian yang terdiri dari pengamatan atau observasi,dan penyebaran angket, 3) penyebaran angket yang dilakukan dengan mengambil foto pada saat penelitian. Penelitian ini termasuk pada jenis penelitian deskriptif kualitatif, data dari penelitian ini adalah kualitatif. Jenis instrumen yang digunakan berupa angket. Dengan menggunakan instrumen ini diharapkan mendapatkan hasil yang optimal dalam mengamati pola pembinaan prestasi klub olahraga hockey di SMA Negeri 1 Menganti. Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa pola pembinaan prestasi klub olahraga hockey di SMA negeri 1 Menganti adalah sangat baik, sarana dan prasarana yang sangat memadai untuk melakukan pembinaan dan latihan. Kemudian program latihan yang baik dari pelatih baik program latihan jangka panjang ataupun program latihan jangka pendek. Kata Kunci : Pola Pembinaan Prestasi.
PENGARUH LATIHAN LADDER DRILLS TWO FEET EACH SQUARE DAN ICKY SHUFFLE TERHADAP KECEPATAN GERAK FAJAR IHTIARINI, WAHYU
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT THE EFFECT OF LADDER DRILL TWO EACH SQUARE FEET AND ICKY SHUFFLE TOWARD MOVEMENT SPEED Name: Wahyu Fajar Ihtiarini NIM: 12060484253 Study Program: S-1 Department : Health Education and Recreation Faculty : Faculty of Sport Science Name of Institution : State University of Surabaya Supervisor : Dr. Achmad Widodo, M.Kes Speed is the ability of someone to work on the continuous movement in the same form with the shortest time. The purpose of this research was to know the effect of ladder drill two legs each square and icky shuffle exercise against speed motion. This research used experimental research using pre-test and post-test with 30 samples. The results of the research obtained the average of speed in two feet each square are 4.863 in the pre-test and 4.535 in the post-test. While, the average of speed in icky shuffle test are 5.747 in pre-test and 5.536 in post-test. Based on the homogeneity test, it is obtained that Ftable is more than Fcounting (3.18 > 0.5077) in ladder drill two feet each square data whereas Ftable is more than Fcounting (3.18 > 0.5897) in ladder drill icky shuffle). Based on the normality test of ladder drill two feet each square, the result shows that x2table is more than x2counting (5,991 > 3,455) in the pre-test and (5,991 > 2,291) in the post-test. Besides, on ladder drill icky shuffle, the result shows that x2table is more than x2counting (5,991> 3,461) in the pre-test and (5,991> 2,3115) in the post-test, so the data is normally distributed. The calculation of average difference test on speed before and after exercise by using ladder drill two feet each square results in tcounting -2478 while in ladder drill icky shuffle tcounting -4054. The value of ttable with the significance level of 0.05 by the df = 14 is 2977. Since both are smaller from ttable 2.977, H1 is accepted which means there are differences in speed before and after given treatment. In summary, both ladder drill two feet each square dan ladder drill icky shuffle affect the increasing of the speed. Keywords: drills, ladder drills drill two feet each square and icky shuffle, speed. ABSTRAK PENGARUH LATIHAN LADDER DRILLS TWO FEET EACH SQUARE DAN ICKY SHUFFLE TERHADAP KECEPATAN GERAK Nama : Wahyu Fajar Ihtiarini NIM : 12060484253 Program Studi : S-1 Jurusan : Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Fakultas : Fakultas Ilmu Keolahragaan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dr. Achmad Widodo, M.Kes Kecepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengerjakan gerakan berkesinambungan dalam bentuk yang sama dengan waktu yang sesingkat-singkatnya. Tujuanpenelitianiniadalahuntuk mengetahui pengaruh latihan ladder drill two feet each square dan icky shuffle terhadap kecepatan gerak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan pre-test dan post-test. Sampel penelitian ini sebanyak 30 sampel. Hasil penelitian diperoleh rata-rata – rata kecepatan pada pre-test two feet each square sebesar 5,747 dan pada post test sebesar 5,536. Sedangkan hasil rata-rata pre-test icky shuffle sebesar 5,676 dan post-test sebesar5,374 . Berdasarkan uji homogenitas data ladder drill two feet each square diperoleh Ftabel lebih besar dari F hitung (3,18 > 0,5077) sedangkan data ladder drill icky shuffle diperoleh Ftabel lebih besar dari F hitung (3,18 > 0,5897). Berdasarkan uji normalitas data pre test dan post test ladder drill two feet each besar squarediperoleh x2tabel lebih dari x2hitung (5,991 > 3,455) dan post test (5,991 > 2,291),sedangkan pre test dan post test ladder drill icky shuffle diperoleh x2tabel lebih dari x2hitung (5,991 > 3,461) dan post test (5,991 > 2,3115), sehingga data berdistribusi normal. Perhitungan uji perbedaan rata-rata kecepatan sebelum dan sesudah diberi latihan menggunakan ladder drill two feet each square diperoleh thitung -2,478 sedangkan ladder dril icky shuffle thitung -4,054 nilai ttabel dengan taraf signifikansi 0,05 dengan df = 14 adalah 2,977. Karena keduanya lebih kecil dari ttabel 2,977, maka H1 diterima yang berarti terdapat perbedaan kecepatan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Jadi bentuk latihan ladder drill two feet each square dan ladder drill icky shuffle keduanya memiliki pengaruh terhadap peningkatan kecepatan. Kata kunci : latihan, ladder drills two feet each square dan ladder drill icky shuffle, Kecepatan.
KONTRIBUSI DAYA LEDAK OTOT LENGAN DAN KELENTUKAN OTOT PUNGGUNG TERHADAP HASIL LEMPARAN PADA LEMPAR CAKRAM GAYA MEMBELAKANGI YUDISTIRA, RIKSA
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dalam olahraga lempar cakram diperlukan beberapa kemampuan dasar agar dapat menghasilkan lemparan yang jauh, diantaranya adalah power otot lengan dan kelentukan otot punggung. Power atau daya ledak otot lengan dan kelentukanotot punggungmerupakan komponen fisik yang sangat penting dalam nomor lempar cakram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi daya ledak otot lengan dan kelentukan otot punggung terhadap hasil lemparan pada nomor lempar cakram gaya membelakangi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa siswa kelas 7SMP N Babat Lamongan yang berjenis kelamin laki-laki dan menguasai teknik lempar cakram serta mampu melakukan lempar cakam gaya membelakangi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple purposive sampling.Hasil penelitian menunjukan bahwa power otot lengan memberikan kontribusi terhadap jauhnya lemparan pada nomor lempar cakram sebesar = 42,64 %, kelentukan otot punggung memberikan kontribusi terhadap jauhnya lemparan pada nomor lempar cakram sebesar = 41,1%. Sedangkan daya ledak otot lengan dan kelentukan otot punggung secara bersamaan memberikan kontribusi terhadap jauhnya lemparan pada nomor lempar cakram sebesar 0,581 %. Dari hasil penelitian di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat korelasi antara daya ledak otot lengan, kelentukan otot punggung dan hasil lemparan pada lempar cakram gaya membelakangi.
ANALISIS TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN DI SDN LIDAH WETAN IV/566 KECAMATAN LAKARSANTRI SURABAYA JANAH, ROUDHOTUL
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi seberapa besar tingkat kebugaran jasmani siswa putra usia 10-12 tahun di SDN Lidah Wetan IV/566 Kecamatan Lakarsantri Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa putra usia 10-12 tahun SDN Lidah Wetan IV/566 Surabaya berjumlah 29 orang. Adapun sampel untuk penelitian sebanyak 29 sampel yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang dilakukan 1 kali pertemuan. Hasil analisis data menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) 23.0 diketahui bahwa persentase hasil tingkat kebugaran jasmani siswa SDN Lidah Wetan IV/566 Surabaya yang termasuk dalam kategori baik sekali sebanyak 6 anak sebesar 20,69%, yang masuk dalam kategori baik sebanyak 14 anak sebesar 48,28%, yang masuk dalam kategori sedang sebanyak 5 anak sebesar 17,24%, yang masuk dalam kategori kurang sebanyak 3 anak sebesar 10,34%, yang masuk dalam kategori kurang sekali sebanyak 1 anak sebesar 3,45%. Maka disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani anak usia 10-12 tahun sebesar 18,14 termasuk dalam kategori baik (B). Kata kunci : Kebugaran jasmani, TKJI, Usia 10-12 tahun.
KONTRIBUSI POWER DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI DENGAN JAUHNYA TENDANGAN (LONG PASSING) DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA SSB PSP JEMBER U-15 WILDA SANY AMRULLAH, GHANY
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sepakbola merupakan permainan olah raga atau olahraga permainan yang memasyarakat, dikenali sejak zaman dahulu sampai sekarang. Untuk menjadi seorang pemain sepakbola yang baik dan handal, seorang harus memiliki kekuatan, keuletan, kecepatan, kelincahan, kelenturan, dan daya tahan yang prima. Menendang bola merupakan teknik dengan bola yang paling banyak dilakukan dalam permainan sepakbola. Seorang pemain yang tidak menguasai teknik menendang bola dengan baik, tidak akan mungkin menjadi pemain yang baik. Dalam aktivitas olahraga, kekuatan otot merupakan unsur penting untuk menggerakkan organ-organ tubuh. Tanpa kekuatan otot yang besar, tidak akan tercapai prestasi yang maksimal. Berkaitan dengan hal tersebut diatas, maka peneliti ingin mencoba mengkaji tentang ’’kontribusi power dan kekuatan otot tungkai dengan jauhnya tendangan (long passing) dalam permainan sepakbola pada SSB PSP Jember U-15’’. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian non-eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Bentuk sederhana dari penelitian ini adalah hubungan antara tiga variabel, Karena dalam  penelitian ini penulis ingin mengkaji kontribusi power dan kekuatan otot tungkai dengan jauhnya tendangan (long passing) dalam permainan sepak bola pada SSB PSP Jember U-15. Untuk mendapatkan data yang diperlukan, metode pengumpulan data yang digunakan penelitian ini adalah metode observasi dan metode tes, yaitu tes power dengan menggunakan standing board jump kekuatan otot tungkai dengan menggunakan tes rope jump, dengan jauhnya menendang yaitu dengan melakukan tes long passing. Berdasarkan analisa perhitungan yang dilakukan menggunakan perhitungan manual dan menggunakan perhitungan dengan program computer SPSS (Statistical Package for the Social Science) 21, dapat diketahui bahwa Kecilnya kontribusi power terhadap jauhnya menendang bola (long passing). Hal ini ditunjukan dari hasil perhitungan analisis data dengan menggunakan korelasi ganda dengan menggunakan tabel distribusi F yang menunjukkan bahwa F-hitung lebih kecil dari F-tabel (0,0014 < 3,68),yang ke dua yaitu Kecilnya kontribusi kekuatan otot tungkai dengan jauhnya  tendangan, Hal ini ditunjukkan dengan hasil perhitungan analisis data dengan menggunakan korelasi ganda dengan menggunakan tabel distribusi F yang menunjukkan bahwa F-hitung lebih kecil daripada F tabel yaitu (0,0014 < 3,68). Kecilnya kontribusi kekuatan otot tungkai dengan jauhnya tendangan pada pemain SSB PSP Jember U-15 yaitu sebesar 0,0081%. Dengan mengetahui hasil tersebut dapat disimpulkan tidak ada kontribusi yang signifikan antara power dan kekuatan otot tungkai dengan ketepatan menendang bola (long passing) pada pemain SSB PSP Jember U-15. Kata kunci: Power,Kekuatan Otot Tungkai,Jauhnya Tendangan (long passing)
SURVEI STATUS GIZI DAN KEBUGARAN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR (STUDI PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDIYAH IBTIDAIYAH DESA SUMARI KECAMATAN DUDUKSAMPEYAN KABUPATEN GRESIK) ADI F, SOFYAN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Status gizi seseorang dapat diperhitungkan melalui kecukupan zat gizi yang diperoleh dari makanan yang di cerna sehari-hari. Semakin banyaknya makanan sehat yang dicerna oleh tubuh dapat membantu kebugaran jasmani yang ada pada tubuh. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui status gizi dan tingkat kebugaran jasmani siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Da’waturrosyidin Desa Sumari Kabupaten Gresik. Berdasarkan Pengukuran status gizi dan instrument tes kebugaran jasmani Indonesia (TKJI). Jenis Peneitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengukuran tinggi badan,berat badan, usia dan tes kebugaran jasmani Indonesai (TKJI).Hasil dari penelitian ini adalah status gizi siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Da’waturrosyidin memiliki kategori gizi normal dan tingkat kebugaran jasmani dengan kategori kurang. Kata kunci : Siswa Kelas Sekolah Dasar, Status Gizi, Kebugaran Jasmani.
KONTRIBUSI KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KETEPATAN TEMBAKAN 3 POIN PADA TIM BOLABASKET PUTRA SMA KATOLIK SANTA AGNES SURABAYA ZAHRONY, MUHAMMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  (Permainan bola basket saat ini banyak digemari oleh semua kalangan. Bolabasket adalah olahraga yang menggunakan kemampuan fisik, tekhnik, dan taktik yang bervariasi. Kemampuan fisik dan teknik yang dimaksud adalah kekuatan otot lengan dan teknik shooting, terutama shooting 3 poin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kontribusi kekuatan otot lengan terhadap ketepatan tembakan 3 poin pada tim bolabasket putra SMA katolik Santa Agnes Surabaya, dengan jumlah sampel 12 anak. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode statistik kuantitatif deskriptif korelasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh, bahwa terdapat kontribusi yang cukup kuat pada kekuatan otot lengan terhadap ketepatan tembakan 3 poin pada tim bolabasket putra SMA katolik Santa Agnes Surabaya. Dengan mean variabel X = 413,3, standar deviasi sebesar 61,838, dengan nilai terendah 344 dan tertinggi 498. Sedangkan rata-rata (mean) ketepatan tembakan 3 poin (variabel y) yaitu 1,833, standar deviasi 1,527, dengan nilai terendah 0 dan nilai tertinggi 4. Korelasi product moment (r) adalah 0,613, yang berarti terdapat kontribusi antara kekuatan otot lengan dengan ketepatan tembakan 3 poin pada tim bolabasket putra SMA katolik Santa Agnes Surabaya. Dan besarnya prosentase kontribusi kekuatan otot lengan terhadap ketepatan tembakan 3 poin pada tim bolabasket putra SMA Katolik Santa Agnes Surabaya dari perhitungan koefisien determinasi sebesar 37,5%. Kata Kunci : Bolabasket, Kekuatan Otot Lengan, Ketepatan
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL (VO2 MAX) PADA MAHASISWA JURUSAN PENKESREK UNESA ANGKATAN 2015 JAKFAR ZUHDI, ALEX
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 5, No 1 (2017): Edisi Februari 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Saat ini jumlah perokok khususnya di kalangan remaja semakin meningkat. Banyaknya jumlah perokok ini dikarenakan masih banyak remaja yang menganggap bahwa merokok merupakan bagian dari kehidupan sosial dan gaya hidup, padahal sudah banyak penyakit yang ditimbulkan oleh rokok terutama yang menyerang organ paru-paru seperti kanker paru-paru, bronkhitis kronis, asma, dan lain lain. Apabila paru-paru telah terserang penyakit, kinerja paru-paru dalam memproduksi VO2 Max juga akan menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara kebiasaan merokok terhadap VO2 Max. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Penkesrek UNESA Angkatan 2015 yang berjumlah 160 orang. Adapun sampel untuk penelitian sebanyak 30 sampel yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen angket untuk mengetahui nilai kebiasaan merokok dan Test MFT untuk mengetahui kadar VO2 Max. Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai kebiasaan merokok sebesar 41,27 dan nilai VO2 Max sebesar 36,88. Berdasarkan uji korelasi diperoleh koefisien korelasi sebesar -0,45 sehingga dapat dinyatakan tingkat korelasinya sedang. Adapun tanda minus (-) pada nilai koefisien korelasi menunjukkan adanya hubungan yang berbanding terbalik antara kebiasaan merokok terhadap kadar VO2 Max. Untuk menguji keberartian koefisien korelasi tersebut menggunakan rumus uji t dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh harga thitung = 2,667 dan ttabel dengan df = 28 ditemukan 1,701. Karena thitung > ttabel (2,667 > 1,701) maka koefisien korelasi yang ditemukan adalah signifikan. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi, kebiasaan merokok memiliki kontribusi terhadap VO2 Max sebesar 20,25%. Dengan demikian peneliti menarik kesimpulan bahwa kebiasaan merokok pada Mahasiswa Penkesrek UNESA Angkatan 2015 berpengaruh terhadap VO2 Max, dari kedua variabel tersebut terdapat hubungan yang signifikan dengan sifat hubungan yang berbanding terbalik, sehingga disarankan agar Mahasiswa Penkesrek UNESA Angkatan 2015 dapat mengurangi atau menghentikan kebiasaan merokok. Kata kunci: Kebiasaan Merokok, VO2 Max.