cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Olahraga
  • jurnal-kesehatan-olahraga
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
TINGKAT KECEMASAN ATLET FUTSAL PUTRA KOTA KEDIRI DALAM MENGHADAPI PERTANDINGAN PERTAMA BABAK PENYISIHAN GRUP PRA PORPROV JAWA TIMUR TAHUN 2019 ANTON WIDODO, MOHAMAD; , PUDJIJUNIARTO
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kecemasan adalah salah satu bentuk reaksi kejiwaan/emosi terhadap suatu kondisi yang dianggap sebagai ancaman. Kecemasan juga dapat diartikan sebagai suatu reaksi emosi atau perasaan tidak tenang yang menghinggapi seorang atlet tanpa sebab yang jelas pada saat menjelang pertandingan. Perasaan cemas apabila tidak mampu dikendalikan dengan baik maka kinerja atlet akan kurang optimal, seperti: pelaksanaan strategi, taktik, dan teknik yang telah dipersiapkan sebelum pertandingan tidak jalan. Oleh karena itu masalah kecemasan atlet dalam menghadapi pertandingan merupakan faktor yang penting untuk menjadi perhatian yang lebih dalam melakukan pembinaan atlet, terutama pada atlet futsal putra Kota Kediri dalam pertandingan pertama babak penyisihan grup Pra PORPROV Jawa Timur tahun 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan pemain Futsal Putra Kota Kediri dalam menghadapi pertandingan pertama babak penyisihan grup Pra PORPROV Jawa Timur Tahun 2019. Sampel dalam penelitian ini adalah pemain futsal putra Kota Kediri usia 16 ? 21 tahun yang mengikuti pertandingan babak penyisihan grup Pra PORPROV Jawa Timur tahun 2019 yang berjumlah 14 pemain. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket Sport Competition Anxiety Test (SCAT) dan pengukuran Denyut Nadi sebelum pertandingan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kecemasan pemain futsal putra Kota Kediri secara keseluruhan dapat dikategorikan rendah dengan nilai skor 15,1. Dengan skor tersebut pemain futsal putra Kota Kediri dapat mengendalikan permainan, menerapkan strategi, taktik, teknik yang telah dipersiapkan pada saat latihan dengan baik, dan lebih maksimal untuk mencapai kemenangan. Hal itu terbukti bahwa pemain futsal putra Kota Kediri mendapatkan kemenangan di pertandingan pertama dan menjadi juara Grup D di babak penyisihan grup Pra PORPROV Jawa Timur tahun 2019. Kata Kunci: Kecemasan, Futsal, Pertandingan, Atlet. ABSTRACT Anxiety is a form of psychological/emotional reaction to a condition that considered as a threat. Anxiety also can be interpreted as an emotional reaction or feeling of uneasiness that plague athletes for no apparent reason before the match. The anxious feelings if not be controlled properly, can make the athletes performance will be less optimal, such as: the implementation of strategies, tactics, and techniques that have been prepared before the game ruined. Therefore the problem of athletes anxiety during the competition is one of the important factor to be get attention in focusing of athletes victory, especially in the male futsal athletes in Kediri City in the early elimination round of East Java Pra PORPROV 2019. The purpose of this study is to find out Mens anxiety level of futsal players of Kediri in facing the first match of the group stage of Pra PORPROV East Java 2019. The sample in this study is Kediri futsal team players aged 16-21 years who take part on preliminary group stage of Pra PORPROV East Java 2019, which amounts to 14 players. The instrument used in this study is the Sport Competition Anxiety Test (SCAT) questionnaire and Pulse Rate measurement before the match begins. The results of this study that the overall anxiety level of the men?s futsal team player of Kediri City can be categorized as low with a score of 15.1. With this score, the men futsal team player in Kediri City can control the game, apply strategies, tactics, techniques that have been prepared during training well, and more optimal to achieve victory. The study is proven by the men futsal team player in Kediri City won the first match and won Group D in the group stage in the East Java PRA PORPROV 2019. Keywords: Anxiety, Futsal, Match, Athletes.
ANALISIS KONDISI FISIK PADA ATLET BOLAVOLI PUTRI CLUB JELITA KECAMATAN GEDEG KABUPATEN MOJOKERTO SETYO PALEVI, MOH.; SUDIJANDOKO, ANDUN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Kondisi fisik merupakan kemampuan yang meliputi kekuatan (strength), daya tahan (endurance), kelentukan (flexibility), dan koordinasi (coordination). Kondisi fisik tersebut harus ditingkatkan agar kemampuan dalam bermain bolavoli menjadi bagus.Tujuan: Analisis kondisi fisik dilakukan dengan Tujuan Mengidentifikasi tingkat kodisi fisik pada atlet bolavoli putri club bolavoli JELITA kecamatan Gedeg kabupaten Mojokerto. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini mengunakan teknik sampling (total sampling) karena pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara menyeluruh tanpa diacak dan tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Data dikumpulkan dengan tes yaitu tes kondisi fisik kecepatan, kelincahan, kekuatan otot lengan, daya ledak otot tungkai, daya tahan. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada atlet putri mengenai analisis kondisi fisik pada atlet putri club bolavoli JELITA kecamatan Gedeg kabupaten Mojokerto, yaitu: Kecepatan dikategorikan baik dengan prosentase 73%, Kelincahan dikategorikan baik dengan prosentase 47%, Kekuatan otot lengan dikategorikan baik dengan prosentase 40%, Daya tahan dikategorikan sedang dengan prosentase 37%. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa hasil yang mendapat kategori baik seperti kecepatan, kekuatan otot lengan serta kelincahan perlu dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi. Untuk yang mendapat kategori sedang seperti daya tahan sangatlah perlu ditingkatkan lagi, karena daya tahan merupakan faktor penting dalam mencapai sebuah prestasi. Kata Kunci : Bolavoli, Kondisi Fisik, Club JELITA.
LATIHAN SPARRING PARTNER TERHADAP PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI PADA TIM PENCAK SILAT TAPAK SUCI MBA SPARTANS SEPTIAN NUR PERMATASARI, ICHA; ROHMAN KAFRAWI, FATKUR
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Pencak silat adalah sistem beladiri yang diwariskan oleh nenek moyang sebagai budaya bangsa Indonesia. Olahraga pencak silat mempunyai hal positif bagi kebugaran fisik dan mental. Mental kepercayaan diri merupakan salah satu sifat kepribadian seseorang. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh latihan sparring partner terhadap peningkatan kepercayaan diri pada tim pencak silat tapak suci MBA Spartans. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei dengan rancangan deskriptif kuantitatif. Pengambilan sample dilakukan dengan stratified random sampling dengan populasi berjumlah 20 atlet putra, diambil 12 sampel atlet putra dengan kriteria yang sudah ditentukan, setiap kelasnya terdiri dari 3 atlet mulai dari kelas A sampai kelas D. Pemberian latihan sparring partner selama 3 minggu, dengan 6 kali pertemuan. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan angket pre-test dan post-test. Hasil: Hasil dari latihan sparring partner terlihat pada hasil nilai angket para responden dengan nilai signifikansii= 0,000 kurang dari taraf signifikan = 0,05, artinya ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai sebelum perlakuan dengan rata- rata nilai sesudah perlakuan serta diperoleh t-hitung sebesar 8,227 > t-tabel 1,796. Simpulan: Bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri sebesar 38,7% pada atlet pencak silat tapak suci MBA Spartans dari sebelum melakukan latihan sparring partner hingga setelah melakukan latihan sparring partner. Bahwa perlu diadakan sparring partner partner minimal 1 minggu dua kali dengan sesama perguruan tapak suci 2 kali seminggu dan dengan perguruan lain 1 minggu sekali dan perlu diadakan pemantauan secara detail terhadap pola tingkah laku atlet. Kata kunci: Sparring Partner, Kepercayaan Diri, Pencak Silat
PENGARUH MODIFIKASI PERMAINAN MEMANTULKAN BOLA TERHADAP KOORDINASI MATA-TANGAN ANAK TUNAGRAHITA SEDANG DI SLB PUTRA MANDIRI SURABAYA , SANIA; ROHMAN KAFRAWI, FATKUR
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disabled children are having easy to switch attention that is difficult to concentrate on something and experiencing limitations in the move and has a less coordination of motion and has an IQ of IQ 55-40. Hand-eye coordination is important to improve the rough motor in the child disabled is in support of daily activities. This research aims to determine the effect of modification of the game reflecting the ball to the coordination of the hands of the child disabled is in the SLB Putra Mandiri Surabaya. This type of research is a pseudo-experimental study using the research design of One Group Pretest-Posttest Design. Sampling was conducted with Purposive sampling with a sample of 8 persons with moderate criteria of disabled, male gender, age 11-14 years, education level SMPLB and SMALB. The research instruments used in this study are hand ball throwing tests. Analytical techniques for obtaining data using test-t. Based on the results of the study that the 6-week training program was changed at the time of the pre-test of students who are in fact SLB Putra Mandiri Surabaya for 1.13 meter has increased to 1.88 meter at the time of post-test. Thus obtained a hand-eye coordination P value before and after the modification of the game reflects the ball of 0.00 < 0.05 and obtained Thitung of 4.583 > This 1.895 with a significant level of 0.05. It can be concluded that there are influences from the modification of the game reflecting the ball against the coordination of the hands of the child Tunagrahita. That this method needs to be practiced and socialized in schools of SLB that the modification of the game reflects the ball is very effective to improve the coordination of eyes and hands for children who are deaf. Keywords: Tunagrahita medium, hand-eye coordination, reflecting the ball.
ANALISI STATUS GIZI DAN MOTORIK KASAR SISWA SDN GUNUNGSEKAR 1 SAMPANG AKBAR KURNIAWAN, MOH; ANITA KUMAAT, NOORTJE
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Perkembangan merupakan hal yang sangat penting bagi anak. Penguasaan keterampilan motorik ini wajib dimiliki oleh anak sebagai dasar untuk menguasai keterampilan motorik selanjutnya yang lebih kompleks dan. Zat gizi merupakan bahan bakar bagi tubuh manusia, zat gizi bisa didapatkan dari suplai makanan yang masuk kedalam tubuh. Jika kecukupan pangan tidak tercukupi, maka tumbuh kembang anak juga akan terganggu. Tujuan: penelitian ini adalah untuk menganalisis status gizi dan motorik kasar. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dekskriptif dengan dekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 1 SDN Gunungsekar 1 sampang yang berjumlah 23 orang. Adapun sempel untuk penelitian sebanyak 23 sempel yang diambil dengan menggunkan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan istrumen tes dan pengukuran untuk mengetahui hasil status gizi dan motorik kasar siswa. Hasil: penelitian diperoleh berdasarkan uji tes status gizi dan pengukuran mototorik kasar, Berdasarkan hasil analisis data, pengujian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bawa hasil yang diperoleh dari status gizi dan motorik kasar siswa kelas 1 SDN Gunungsekar sampang bervariasi. Dari 23 siswa memiki nilai status gizi, nilai Min -0,72, Max 2,77 rata-rata 0,47 dan nilai standart deviasi 0,98, hasil motorik kasar nilai Min 174, Max 263, nilai rata-rata 200 dan nilai standart deviasi 22 dan di temukana hasil korelasi sebesar 0,0148 kesimpulan: sehingga dapat dinyatakan tingkat korelasi sangat rendah. Kata kunci : Status Gizi, Motorik Kasar
PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC DEPTH JUMP TERHADAP TEKNIK TENDANGAN C PADA ATLET PENCAK SILAT PUTRA SEKOLAH MENENGAH TINGKAT PERTAMA AZHAR KHUMAIROH, INAS; WAHYUDI, HERI
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Melalui latihan yang terprogram dan terstruktur kemampuan kondisi fisik atlet dapat ditingkatkan. Daya ledak terutama otot tungkai bagi seorang pesilat adalah hal yang sangat mendasar dan krusial dalam menunjang setiap gerak-gerakan teknik pencak silat, seperti pada teknik tendangan. Untuk melakukan teknik tendangan C, otot tungkai dinilai sangat berpengaruh. Daya ledak merupakan suatu usaha yang dikerjakan dalam satuan detik. Komponen yang ada pada daya ledak ialah kecepatan kontraksi dan kecepetan gerak. Banyak model latihan yang bisa diterapkan, salah satu diantaranya adalah plyometric model depth jump. Plyometric depth jump dapat diartikan sebagai latihan untuk mengembangkan eksplosif dan meningkatkan kekuatan eksentrik dan reaktif. Plyometric depth jump dilakukan diatas box dengan ketinggian 20-80cm kemudian turun ke bawah dan melakukan loncatan ke atas setinggi-tingginya. Tujuan penelitian ini untuk memberikan peningkatan terhadap daya ledak otot tungkai yang bisa mempengaruhi pada tendangan C pesilat putra sekolah menengah tingkat pertama sebelum dan sesudah diberi perlakuan latihan plyometric depth jump. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode eksperimen. Metode ini adalah usaha untuk mencari hubungan sebab akibat antara dua permasalahan atau lebih yang telah diberi perlakuan. Teknik pengambilan data menganut desain One Group Pretest Posttest Design, desain ini terdapat tes sebelum diberi perlakuan (pretest), perlakuan (treatment) dan tes setelah diberikan perlakuan (posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan plyometric depth jump berpengaruh pada teknik tendangan C atlet pencak silat putra sekolah menengah tingkat pertama dengan kenaikan sebesar 23,1%. Kata kunci: plyometric, depth jump, daya ledak otot tungkai, power otot, tendangan C/sabit. 
SURVEI TENTANG TINGKAT KEBUGARAN JASMANI DALAM PEMANFAATAN WAKTU TERLUANG PADA MAHASISWA PUTRA PRODI IKOR ANGKATAN 2017 NARDA KISMONO, AGUSTINUS; SUDIJANDOKO, ANDUN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebugaran jasmani adalah kondisi dimana ketika tubuh dapat melakukan segala aktivitas berat maupun ringan yang memerlukan sejumlah tenaga tanpa kelelahan yang berarti dan masih mempunyai cadangan energi untuk melakukan sejumlah aktivitas yang mendadak. Kebugaran jasmani sangat penting untuk mahasiswa, terlebih mahasiswa olahraga seperti mahasiswa prodi IKOR. Dengan badan yang bugar maka mahasiswa mampu melakukan kegiatan perkuliahan dengan baik bahkan tanpa hambatan apapun yang berkaitan dengan jasmani. Selain kebugaran, pemanfaatan waktu juga penting bagi mahasiswa. Jika mahasiswa dapat memanfaatkan waktu yang ada dengan baik, dan menggunakan waktu luang yang dimilikinya dengan berolahraga maka kebugaran jasmaninya akan tetap terjaga. Oleh sebab itu peneliti ingin menelitivtentang tingkatakebugaran jasmaniypada mahasiswa prodi IKOR angkatan 2017 dengan kegiatan dalam memanfaatkan waktu luangnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kebugaranajasmaniymahasiswa putra prodi IKOR angkatan 2017 Universitas Negeri Surabaya dalam pemanfaatan waktu terluangnya. Penelitian ini menggunkan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah tes lari berjarak 1600 meter guna mengetahuiitingkat kebugaran jasmaniymahasiswa, serta angket sebagai instrumen untuk mencai tahu tingkat pemanfaatan waktu luang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 24 mahasiswa yang diambil dari mahasiswa putra prodi IKOR angkatan 2017 UniversitaseNegeri Surabaya. Berdasar pada hasil penelitian dapat disimpulkan bahwaatingkat kebugaran jasmani mahasiswa putra prodi IKOR angkatan 2017 dikatakan baik, dengan hasil diketahui ada 29.16 % yang masuk dalamakategori ?Baik?, 45.84 % masuk kategoriy?Sedang?, dan 25 % masuk kategorii?Kurang?. Sedangkan untuk pemanfaatan waktu luangnya diketahui sebesar 70.84 % masuk dalammkategori baik, 29.16 % masuk dalam kategori cukup, dan 0 % kurang baik. Kata kunci: Tingkat kebugaran jasmani, pemanfaatan waktu, waktu luang
PENGARUH PELATIHAN SENAM AEROBIK INTENSITAS SEDANG TERHADAP DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI (VO2MAKS) WANITA USIA 30-39 TAHUN WAHYU INDAH ROSSI, DEANDA; ANITA KUMAAT, NOORTJE
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada usia 30 tahun daya tahan kardiorespirasi mengalami penurunan sebanyak 10%. Untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan kardiorespirasi dengan melakukan senam aerobik intenistas sedang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam aerobik intensitas sedang terhadap daya tahan kardiorespirasi pada wanita usia 30-39 tahun. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen kuantitatif dengan One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 12 orang diukur daya tahan kardiorespirasi sebelum dan sesudah perlakuan. Daya tahan kardiorespirasi diukur dengan jalan cepat 1 mil. Data sebelum dan sesudah dianalisis menggunakan uji paired sample test. Hasil terdapat pengaruh senam aerobik intensitas sedang terhadap daya tahan kardiorespirasi (sig < 0,05) dan peningkatan daya tahan kardiorespirasi dari 30,551 menjadi 34,173. Disimpulkan senam aerobik intensitas sedang berpengaruh terhadap daya tahan kardiorespirasi. Kata Kunci: Senam Aerobik, Daya Tahan Kardiorespirasi, IRT. Abstract the age of 30 years has cardiorespiratory endurance of 10%. To maintain and increase cardiorespiratory endurance by doing moderate internal aerobic exercise. The study aimed to determine the effect of moderate intensity aerobic exercise on cardiorespiratory endurance in women aged 30-39 years. This research includes quantitative experimental research with One Group Pretest-Posttest Design. The research subjects were 12 people measured cardiorespiratory endurance before and after treatment. Cardiorespiratory endurance is measured by 1 mile brisk walking. The data of prestest and posttest were analyzed using paired sample test. The results were the effect of moderate intensity aerobic exercise on cardiorespiratory endurance (sig <0.05) and increased cardiorespiratory endurance from 30.551 to 34.173. It was concluded that moderate intensity aerobic exercise had an effect on cardiorespiratory endurance. Keywords: Aerobics, Cardiorerpiratory Endurance, Housewife
ANALISIS KEBUGARAN JASMANI PADA UNIT KEGIATAN MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA SILA PERDANA, HABAIN; SUDIJANDOKO, ANDUN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebugaran jasmani pada unit kegiatan mahasiswa bolatangan Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan dengan metode deskriptif yang artinya penelitian yang menganalisis dan menyajikan fakta secara sistematik sehingga mudah dipahami. Penelitian dilakukan di GOR FUTSAL INTERNASIONAL UNESA. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang atlet putra dan putri di unit kegiatan mahasiswa bolatangan Universitas Negeri Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelincahan (illionis agility run) dengan presentase putra 20% baik dan 80% cukup sedangkan putri 100% cukup, kecepatan (sprint 40 meter) dengan presentase putra 10% baik, 40% cukup dan 50% kurang sedangkan putri 10% cukup dan 90% kurang, daya tahan jantung dan paru-paru (cooper test 2.4k) dengan presentase putra 30% baik dan 70% cukup sedangkan putri 10% baik, 80% cukup dan 10% kurang, kekuatan otot paha (squat jump) dengan presentase putra 40% cukup dan 60% kurang sedangkan putri 10% cukup dan 90% kurang, otot lengan (push up) dengan presentase putra 10% sempurna, 50% baik sekali dan 40% baik sedangkan putri 100% sempurna, otot perut (sit up) dengan presentase putra 30% baik dan 70% cukup sedangkan putri 100% cukup, otot pinggang (back up) putra dan putri menunjukkan hasil yang sama dengan presentase 100% baik sekali. Kata kunci: Kebugaran jasmani (illionis agility run, sprint 40m, cooper test 2.4K, squat jump, push up, sit up, back up), Bolatangan ABSTRACT This study aims to determine physical fitness at the Handball student activity unit in Surabaya State University. This study uses a descriptive method approach which means that research analyzes and presents facts systematically so that they are easily understood. The study was conducted at the UNESA INTERNATIONAL FUTSAL GOR. The sample in this study amounted to 20 male and female athletes in the Handball student activity unit of Surabaya State University. The results of this study indicate that agility (billion agility run with a percentage of male 20% good and 80% is sufficient while the daughter is 100% sufficient, speed (40 meter sprint) with a percentage of male 10% good, 40% sufficient and 50% less while the daughter 10% enough and 90% less, endurance of the heart and lungs (cooper test 2.4k) with a percentage of male 30% good and 70% enough while daughter 10% good, 80% enough and 10% less, thigh muscle strength (squat jump) with male percentage 40% enough and 60% less while 10% female enough and 90% less, arm muscle (push up) with 10% male percentage perfect, 50% very good and 40% good while 100% daughter perfect, abdominal muscles ( sit up) with 30% male percentage good and 70% enough while 100% daughter is enough, waist and back (son) and daughter show the same results with 100% percentage is very good. Keywords: Physical fitness (illionis agility run, sprint 40m, cooper test 2.4K, squat jump, push up, sit up, back up), Handball.
PERAN ORANG TUA DALAM MENDUKUNG DISIPLIN BERLATIH SEPAKBOLA USIA DINI DI PAGUYUBAN SEKOLAH SEPAKBOLA LUMAJANG KATEGORI USIA 12 TAHUN PRASETIYO, RUDI; YULIASTRID, DITA
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan pendidikan yang pertama dan utama bagi anak usia dini adalah lingkungan keluarga yaitu orangtua. Semua bentuk pengajaran dari orang tua akan berfungsi mengoptimalkan perkembangan anak baik dalam aspek fisik, kognitif dan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orangtua dalam mendukung disiplin berlatih sepakbola usia dini di Paguyuban Sekolah Sepakbola Lumajang kategori usia 12 tahun. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan teknik pengumpulan data dan menggunakan angket. Populasi penelitian ini adalah orang tua yang mempunyai anak berusia 12 tahun kebawah dari paguyupan Sekolah Sepakbola Lumajang dengan jumlah 120 orang. sampel dalam penelitian ini adalah orang tua yang mempunyai anak berusia 12 tahun kebawah yang terseleksi untuk mewakili turnament diluar kota dengan jumlah 20 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket. Analisis data menggunakan deskriptif prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam mendukung disiplin berlatih sepakbola usia dini di Paguyuban Sekolah Sepakbola Lumajang kategori usia 12 tahun termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan nilai skor pada kebutuhan Non-materill sebesar 95,60%, Untuk yang kebutuhan materill sebesar 92,70%, Sedangkan perolehan total kedua kebutuhan tersebut sebesar 94,15%. Dapat disimpulkan bahwa peranan orang tua dalam mendukung disiplin berlatih sepakbola usia dini di Paguyuban Sekolah Sepakbola Lumajang kategori usia 12 tahun mempunyai peranan yang sangat tinggi. Kata kunci: Peran orangtua, sekolah sepak bola, usia dini