cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
ISSN : 23375752     EISSN : 27209660     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), published thrice a year (January, Mei, and September), is a peer-reviewed journal that is managed by the Department of Economic Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Surabaya. JUPE aims to help researchers publish their work for a wider audience. We consider original research articles and review articles in any research areas of (but is not limited to) economics and business education, such as economics education, entrepreneurship education, economics learning strategies, educational economics, classroom action research, development of learning materials, teaching models, learning instruction, and learning media.
Arjuna Subject : -
Articles 1,004 Documents
MENINGKATKAN AKTIVITAS SISWA DAN HASIL BELAJAR MELALUI METODE PEMBELAJARAN AKTIF TIPE TEAM QUIZ MELANIA NUR UTAMI, IFA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah metode pembelajaran aktif tipe Team Quiz. Tujuan yang telah dirumuskan dalam penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan penerapan pembelajaran menggunakan menggunakan metode pembelajaran team quiz. (2) mendeskripsikan aktivitas siswa setelah menggunakan metode pembelajaran team quiz (3) mendeksripsikan hasil belajar siswa setelah menggunakan metode pembelajaran team quiz dikelas XI IPS SMA Negeri 1 Bangsal Mojokerto. Pada penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dimana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas XI IPS 4 yang berjumlah 30 siswa. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah penilaian aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Sedangkan untuk penilaian terhadap hasil belajar siswa menggunakan nilai pretest dan postest. Indikator yang digunakan untuk mengukur keberhasilan dalam peningkatan aktivitas siswa adalah memiliki rata-rata skor ≥2,51 pada lembar penilaiannya. Untuk ketentuan penilaian hasil belajar adalah 75 dari kriteria ketuntasan minimal yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh hasil dari aktivitas siswa pada siklus I yaitu 2,6 dengan kriteria skor baik sedangkan pada siklus II diperoleh 3,4 dengan kriteria skor baik. Untuk hasil belajar siswa pada siklus I diperoleh sebesar 40% dan pada siklus II diperoleh 80% siswa yang telah memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Dengan demikian peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa menggunakan metode pembelajaran team quiz dapat dikatakan telah tuntas secara klasikal. Kata Kunci: Team Quiz, Aktivitas, Hasil Belajar.
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK DI  SMA NEGERI 1 SOOKO KABUPATEN MOJOKERTO NURSETYA PUTRI, AJENG
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis saintifik, (2) untuk mendeskripsikan tingkat kelayakan, (3) Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis saintifik dan untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis saintifik. Bentuk penelitian Lembar Kegiatan Siswa (LKS) ini merupakan bentuk pengembangan dan penelitian (Litbang). Tahap penelitian ini menggunakan pengembangan 4D,namun dalam batasan penelitian ini hanya melakukan tiga tahap yaitu mendefinisikan (define),merancang (design) dan mengembangkan (develop).Tahap pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) mengandung pendekatan saintifik yaitu mengamati, menanya,menalar,mengumpulkan data dan mengkomunikasikan. Penelitian ini menggunakan uji coba pre experimental design dengan model one shot case study.Pada proses pengembangan penelitian ini menggunakan dua metode yaitu, metode kualitatif diterapkan untuk telaah ahli,sedangkan kuantitatifnya untuk validasi ahli dan respon siswa. Hasil pengukuran data tingkat rata-rata presentase validasi ahli pada kelayakan isi sebesar 93%,kelayakan penyajian sebesar 93%,kelayakan kebahasaan sebesar 83%,kelayakan kegrafikan sebesar 95% dan kelayakan kurikulum 2013 sebesar 96% atau secara keseluruhan tingkat rata-rata lima kelayakan komponen tersebut sebesar 92%. Sedangkan, hasil pengukuran data tingkat rata-rata presentase respon siswa menunjukkan tingkat persentase kelayakan isi sebesar 89%,kelayakan penyajian sebesar 92%,kelayakan kebahasaan sebesar 93%,kelayakan kegrafikan sebesar 92% dan kelayakan kurikulum 2013 sebesar 86% atau secara keseluruhan tingkat rata-rata lima kelayakan komponen tersebut sebesar 90%. Berdasarkan hasil persentase data penghitungan menghasilkan ≥80% maka komponen kelayakan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis pendekatan saintifik tersebut dengan kategori sangat layak. Kata Kunci: Lembar Kegiatan Siswa, Penelitian Pengembangan, Pendekatan Saintifik, Komponen Kelayakan. Abstract This research aims (1) to describe the development of students activity sheets (LKS) that is based on the scientific approach, (2) the feasibility of students activity sheets (LKS) that is based on the scientific approach, (3) and students’ responses of students activity sheets (LKS) that is based on the scientific approach. This research is included in the development research type. The development of student activity sheets (LKS) is based on scientific approach of 4D development stage, but this research only conducts the three stages that are define, design, and develop. The Stage of develop contains a scientific approach that are observing, asking, reasoning, collecting data, and communicating. This research uses pre-experimental design with one shot case study model where the researcher gives products of student activity sheets to twenty nine students of X IIS 4 class in SMAN 1 Sooko and observes the process and results of that student activity sheets use. This research uses qualitative and quantitative methods. The qualitative method is applied for the expert analysis and the quantitative one is for questionnaires of the expert validation and students’ responses. The result from experts’ validation shows the percentage average got on the feasibility of the content component is 93%, the presentation component is 93%, the language component is 83%, the charts presentation component is 95%, and the 2013 curriculum component is 96%. The whole average of that five components feasibility is 92%. Meanwhile, the result from students’ responses on the feasibility of the content component is 89%, the presentation component is 92%, the language component is 93%, the charts presentation component is 92%, and the 2013 curriculum component is 86%. The whole average of that five components feasibility is 90%. The result of data percentage calculation shows 80%, so it can be concluded that components of students’ activity sheets (LKS) based on the scientific approach are included in the category of very feasible. Keywords: Students’ activity sheets, development research, scientific approach, components feasibility
ANALISIS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMA NOER MAHWIYAH, ELI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Proses belajar merupakan indikator yang dapat melihat berhasil tidaknya suatu pembelajaran. Secara umum pembelajaran mempunyai tujuan untuk mengadakan perubahan didalam diri individu seperti tingkah laku, mengubah kebiasaan, mengubah sikap, merubah keterampilan, dan untuk menambah pengetahuan dalam berbagai bidang ilmu. Tujuan pembelajaran dicapai untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal dimana pembelajaran merupakan proses aktif dari setiap individu yang dapat menghubungkan dan mempraktikan pengalaman dan tindakan di suatu lingkungan tertentu. Dalam penilaiannya, hasil belajar digunakan untuk mengetahui tercapai atau tidaknya tujuan pembelajaran pada saat proses pembelajaran yang dapat dibagi menjadi tiga aspek yaitu kognitif, afektif, dan psikomotor sehingga untuk mendapatkan tiga aspek tersebut dibutuhkan strategi pembelajaran yang berupa metode pembelajaran yang dapat menarik siswa untuk mendapatkan hasil belajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yaitu pada metode pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS). Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis metode pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap hasil belajar siswa dengan menggunakan penelitian telaah pustaka sebagai desain penelitian dengan sumber dari jurnal. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa di SMA. Kata Kunci: Two Stay Two Stray (TSTS), Hasil Belajar Siswa
PENGEMBANGAN MEDIA ADOBE CAPTIVATE PADA MATERI PERDAGANGAN INTERNASIONAL KELAS XI IPS SMA NEGERI 18 SURABAYA LIANAWATI,
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran menggunakan Adobe Captivate pada materi perdagangan internasional, dan (2) Mendeskripsikan respon siswa kelas XI IPS menggunakan media pembelajaran Adobe Captivate pada materi perdagangan internasional. Model pengembangan yang digunakan yaitu 4-D yang terdiri dari define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan dessiminate (penyebaran) tetapi dessiminate (penyebaran) yang tidak digunakan, karena keterbatasan waktu. Desain uji coba ini menggunakan one group pretest-posttest design. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar tes tertulis, lembar angket validasi media, angket validasi materi, dan lembar butir soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) validasi materi oleh ahli materi dengan skor secara keseluruhan yaitu 80% yang memiliki kriteria layak. validasi media oleh ahli media dengan skor secara keseluruhan yaitu 100% yang memiliki kriteria sangat layak, hasil dari nilai pretest - posttest siswa mengalami peningkatan dalam ketuntasan klasikal 75%. 2) Hasil respon siswa sangat baik dengan nilai rata-rata 82,1%, dikarenakan siswa sangat senang dan tertarik terhadap media yang disajikan. Kata kunci: Hasil belajar, Media Adobe Captivate, dan Respon siswa. Abstract The purpose of this research is (1) Describe the feasibility of learning media by using Adobe Captivate on international trade coursel, (2) Describe the student’s response of XI IPS class by using Adobe Captivate learning media on international trade course. The research used 4-D development model which consists of define, design, develop, and dessiminate but only consist define, design, and develop due to time constraints. This research uses pretest-posttest control group design.The research instruments used include written test sheet, media validation questionnaire, course validation questionnaire, and questionnaire test. The results show that: 1) material validation by material expert with an overall score is 80% which has reasonable criteria. Media validation by a media expert with an overall score is 100% which has very reasonable criteria. The result of student’s pretest and posttest score gets an advance on classical completeness 75%. 2) The student response result is very good with the score average is 82,1%, because students are very please and are interested to media presented. Keywords: Learning outcomes, Adobe Captivate Media, and Student Response.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 DRIYOREJO NUR LATHIFAH, CICIK
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran pada mata pelajaran ekonomi di kelas XI IIS 1 SMA Negeri 1 Driyorejo dengan menggunakan model pembelajaran Treffinger. Dalam pelaksanaannya menggunakan lembar kerja siswa. Jenis penelitian ini adalah pre-experimental dengan desain One Group Pretest-Postest. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampel jenuh yang terdiri dari 29 siswa. Hasil penilitian menunjukkan bahwa diperoleh rata-rata nilai pretest sebesar 27,58 dan posttest sebesar 70,69. Selanjutnya hasil dari uji hipotesis dengan metode Paired Sample T-Test menunjukkan bahwa model pembelajaran Treffinger berbantuan Lembar Kerja Siswa (LKS) diperoleh nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hal ini berarti 14H0"> ditolak dan 14Ha"> diterima, sehingga ada peningkatan berpikir kreatif dengan menggunakan model pembelajaran Treffinger berbantuan LKS. Kata Kunci : Kemampuan berpikir kreatif, Lembar Kerja Siswa, Model pembelajaran Treffinger Abstract This research aims to describe the learning process on economic subjects in class XI IIS 1 SMA Negeri 1 Driyorejo by using Treffinger learning model. In the implementation of learning using aided Student Worksheet (LKS) to the ability of creative thinking. This type of research is pre-experimental One Group Pretest-Postest Design. The sampling technique used a saturated sample technique consisting of 29 students. The results showed that the average pretest score of 27.58 and posttest was 70.69. Furthermore, the result of hypothesis test by Paired Sample T-Test method shows that the learning model of Treffinger with Student Works Sheet (LKS) is obtained by 0.000 significance value less than 0.05. This means that 14H0"> is rejected and 14Ha"> accepted, so there is an increase in creative thinking using the Treffinger assisted LKS. Keywords: Creative thinking ability, Student Worksheet, Treffinger learning model
PENGARUH INTERAKSI EDUKATIF DAN REWARD TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI RIFAI, AHMAD
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Penelitian&ldquo;ini bertujuan untuk mengetahui apakah Interaksi edukatif dan Reward mempunyai pengaruh positifFdan signifikansi terhadap keaktifan belajar ekonomi siswa Kelas X IPS SMA Negeri 1 Gresik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X IPS SMA Negeri 1 Gresik yang berjumlah 100 orang. Teknik sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling dengan jumlah sampel sebesar 78 orang. Teknik pengumpulan dataayang digunakan adalahhobservasi, dokumentasiidan angket. Teknikkanalisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, regresi linear berganda, uji t, uji f, dan determinasi. Berdasarkan analisis data diperoleh persamaan regresi linear&rdquo;berganda Y= 27,531 + 0,188 X1 + 0,218 X2.&ldquo;Variabel Interaksi edukatif memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap keaktifan belajar ekonomi siswa dengan nilai sig <0.05 atau 0.15<0.05 dengan T hitung 2,494, Variabel Reward memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap keaktifan belajar ekonomi siswa dengan nilai sig <0.05 atau 0.39<0.05 dengan Thitung 2,101. Secara bersama-sama Interaksi edukatif dan Reward memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap keaktifan dengan nilai sig <0.05 atau 0.00<0.05. Persentase sumbangan Interaksi edukatif dan Reward terhadap keaktifan sebesar 22,1%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Interaksi edukatif memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keaktifan dan Reward memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keaktifan. Secara simultan Interaksi edukatif dan Reward memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keaktifan. Kata kunci: Interaksi Edukatif, Reward dan Keaktifan Belajar Ekonomi Siswa.
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X IPS 1 MAN 7 JOMBANG KAMILATUL ABIDAH, S
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Perkembangan IPTEK semakin hari semakin maju membuat kita harus bisa menyesuaikan diri dengan berbagai situasi dalam semua aspek kehidupan. Salah satunya yaitu terkait pendidikan. Di Indonesia aturan tentang pendidikan dibuat sedemikian rupa untuk pendidikan terbaik. Namun, pada kenyatannya masih terdapat permasalahan. Contoh permasalahan pendidikan terdapat disekolah MAN 7 Jombang dikelas X IPS I yaitu aktivitas siswa dan hasil belajar siswa kurang maksimal. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa pengamatan, tes tulis dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas X IPS I di MAN 7 Jombang. Materi pembelajaran yang digunakan adalah materi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang termasuk dalam KD 3.5. Hasil penelitian ini adalah keterlaksanaan pembelajaran yang dilakukan mengalami peningkatan. Dari siklus I nilai rata-rata keseluruhan 79,86% yang termasuk dalam kategori baik namun belum mencapai keberhasilan menjadi 90,7% pada siklus II, yang termasuk dalam kategori sangat baik dan telah mencapai keberhasilan. Aktivitas siswa pada saat pembelajaran menunjukkan peningkatan nilai rata-rata keseluruhan dari siklus I sebesar 75% yang termasuk kategori baik namun belum mencapai keberhasilan menjadi 90% pada siklus II yang termasuk kategori sangat baik dan telah mencapai keberhasilan. Hasil belajar siswa meningkat setelah diterapkannya model cooperative learning tipe Think Talk Write (TTW). Hal ini dibuktikan dengan ketuntasan belajar siswa secara klasikal mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 67,5% menjadi 87,5% pada siklus II. Kesimpulam dari penerapan model cooperative learning tipe Think Talk Write (TTW) ini adalah model cooperative learning tipe Think Talk Write (TTW) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Kata kunci: Cooperative Learning, Think Talk Write, aktivitas siswa, Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X – IIS SMA NEGERI 17 SURABAYA NUR HAYATI, PARAMITA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pengaruh model pembelajaran talking stick terhadap hasil belajar siswa kelas X IIS SMA Negeri 17 Surabaya pada Tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif. Jenis pada penelitian ini kuasi eksperimen (Quasi Eksperimentas Design) dengan bentuk desain Nonequivalen Control Gruop Design. Populasi dalam pelitian ini adalah seluruh kelas X IIS SMA Negeri 17 Surabaya dengan kelas X IIS 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IIS 3 sebagai kelas kontrol. Sebelum model pembelajaran talking stick diterapkan, penelitimelakukan pre &ndash; test untuk manteri manajemen dan didapatkan nilai 55,00 untuk nilai rata &ndash; rata kelas eksperimen dan 54,21 untuk kelas kontrol. Setelah model pembelajaran talking stick diterapkan dan post test dilakukan, skor yang didapat mencapai 85,00 untuk nilai rata &ndash; rata kelas eksperimen dan 73,28 untuk kelas kontrol. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan analisis SPSS dari t &ndash; test dengan taraf signifikansi &alpha; = 0,05, nilai &rho; didapat sebesar 0,000 < 0,05 dan dapat dikatakan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Dari nilai, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran talking stick mempengaruhi hasil belajar siswa mata pelajaran ekonomi materi manajemen kelas X IIS SMA Negeri 17 Surabaya. Kata Kunci : Talking stick, Hasil belajar siswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIME TOKEN ARENDS UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA IQBAL, RIZAL
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajarann, keaktifan siswa, dan hasil belajar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu PTK (penelitian tindakan kelas). Proses penelitian dilakukan dua siklus. Setiap siklusnya memiliki empat tahap yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, serta Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni: Observasi, Wawancara, dan Tes. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IIS 2 SMA Negeri 1 Gresik, serta objek penelitian ini yaitu penerapan model pembelajaran kooperatif tipe time token arends untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas XI IIS SMA Negeri 1 Gresik pada mata pelajaran Ekonomi. Hasil penelitian menunjukan bahwasanya penerapan model pembelajaran kooperatif tipe time token arends meningkat siklus I presentase penerapan model pembelajaran sebesar 75,61%. Siklus II presentase penerapan model pembelajaran sebesar 85,37%. Sedangkan keaktifan siswa siklus I presentase keaktifan klasikal sebesar 60,16%. Siklus II presentase keaktifan klasikal mengalami kenaikan mencapai 81,25%. Hasil belajar peserta didik siklus I rata-rata sebesar 73,06. Ketuntasan klasikal 65,63%.SSiklus II rata-rata kelasmmengalami peningkatan sebesar 81,93 serta ketuntasan klasikal sebesar 81,82%. Sehingga dapat disimpulkan bahwasanya model pembelajaram kooperatif tipe timeetoken arends dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Kata kunci: time token arends, keaktifan, hasil belajar.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI PREZI PADA POKOK BAHASAN KD 3.5 MENDESKRIPSIKAN BANK SENTRAL, SISTEM PEMBAYARAN DAN ALAT PEMBAYARAN DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA DI KELAS X IPS AL-ISLAM KRIAN SIDOARJO FAUZIA, ALIF
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan media, kelayakan media, dan respon siswa terhadap media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Prezi pada KD 3.5 mendeskripsikan bank sentral, sistem pembayaran dan alat pembayaran. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Uji coba terbatas pada penelitian pengembangan ini di lakukan pada 16 siswa kelas X IPS 4 dan 16 siswa kelas X IPS 7. Hasil uji validasi materi memperoleh presentase sebesar 82,72% dengan kriteria sangat layak dan hasil uji validasi media memperoleh presentase sebesar 85,45% dengan kriteria sangat layak. Sehingga diperoleh rata-rata presentase keseluruhan validasi sebesar 84,08% dengan kriteria sangat layak. Sedangkan hasil respon siswa memperoleh presentase sebesar 93,12% dengan kriteria sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Prezi sangat layak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Aplikasi Prezi

Page 35 of 101 | Total Record : 1004