cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
ISSN : 23375752     EISSN : 27209660     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), published thrice a year (January, Mei, and September), is a peer-reviewed journal that is managed by the Department of Economic Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Surabaya. JUPE aims to help researchers publish their work for a wider audience. We consider original research articles and review articles in any research areas of (but is not limited to) economics and business education, such as economics education, entrepreneurship education, economics learning strategies, educational economics, classroom action research, development of learning materials, teaching models, learning instruction, and learning media.
Arjuna Subject : -
Articles 1,004 Documents
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X SMA SYUKHUFI MASRURUN, LI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Teknik make a match ialah satu dari model-model pembelajaran kooperatiffdalam proses pengajaran dimana peserta didik mencari pasangan (bekerjasama dengan teman) untuk menyelesaikan permasalahan tertentu dengan suasana yang menyenangkan. Tujuannpenelitian ini adalah mendeskripsikan keefektifan model tipe make a match terhadap perubahan nilai peserta didik pada materi konsep dasar manajemen kelas X SMA. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IIS SMA Negeri 1 Badegan. Sedangkan subjek penelitian ini ialah kelas X IIS 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IIS 4 sebagai kelas kontrol dengan jumlah peserta didik sama yaitu 34 siswa. Subjek penelitian dilakukan dengan melihat nilai pretest siswa yang mempunyai rata-rata hampir sama.”Penelitian ini adalah penelitian aksperimen dengan” desain quasi experimental design tipe non equivalent control group design, yakni dengan menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe make a match dengan membandingkan nilai”pretest maupun posttest kelasskontrol dengan kelasseksperimen”. Teknik pengumpulanndata pada penelitian ini memakai teknik observasi langsung, tes hasil belajar (pretes, posttest), dokumentasi. Analisis awal memakai uji normality, homogenity. Sedangkan analisis hasil memakai uji One Way Anova. Diperoleh hasil nilai rerata kelasseksperimen sebesar 78,74 sedangkan kelaskontrol sebesar 73,29. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model tipe make a match lebih efektif daripada dengan model konvensional. Kata kunci: make a match , pelajaran ekonomi, hasil belajar.
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DENGAN TEKNIK MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MANAJEMEN KELAS X SMA NEGERI 16 SURABAYA NAJIB, AINUN
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Upaya peningkatan pembelajaran dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning(CTL) dengan teknik Mind Mapping. Dengan tujuan penelitian (1) mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, (2) mendeskripsikan hasil belajar, (3) mendeskripsikan respon siswa menggunakan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) dengan teknik Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus di mana masing-masing siklus dilalui dengan empat tahapan,yaitu: (1)perencanaan tindakan; (2) pelaksanaan tindakan;(3)observasi tindakan;dan (4)refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas X IPS SMA Negeri 16 Surabaya TahunPelajaran 2016/2017 semester genap. Penelitian ini dilaksanakan secara kolaborator bersama dengan guru mata pelajaran ekonomi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, teknik evaluasi atau tes, dan angket. Hasil penelitian ini yaitu penerapan pendekatan contextual Teaching and Learning dengan teknik mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 16 Surabaya.Kata Kunci : Pendekatan CTL, Mind Mapping, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ADOBE FLASH DILENGKAPI TEKA-TEKI SILANG PADA MATERI LEMBAGA JASA KEUANGAN KELAS X SMA NEGERI 1 DRIYOREJO MAGHFIROH, ANISATUL
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis adobe flash dilengkapi teka-teki silang pada materi lembaga jasa keuangan, 2) Mendeskripsikan respon guru ekonomi terhadap pembelajaran interaktif berbasis adobe flash dilengkapi teka-teki silang pada materi lembaga jasa keuangan dan 3) Mendeskripsikan respon siswa kelas X terhadap media pembelajaran interaktif berbasis adobe flash dilengkapi teka-teki silang pada materi lembaga jasa keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) model prosedural dengan langkah-langkah yang diadaptasi dari Dick and Carrey. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Driyorejo dengan melibatkan 20 siswa kelas X Ips 2. Setelah tahap ujicoba produk dilanjutkan tahap analisis dan pelaporan terhadap data yang diperoleh. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah teknik analisis deskriptif yang diungkapkan dalam butir skor dan kategori skala penilaian yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Hasil penilaian kelayakan media oleh ahli materi adalah sebesar 86,57% berada pada kategori “sangat layak”. Sedangkan penilaian oleh ahli media memperoleh nilai 82,28% berada pada kategori “sangat layak”. 2) Hasil tanggapan guru dengan presentase kelayakan 100% berada pada kategori “sangat layak”. Berdasarkan hasil tersebut maka media pembelajaran layak digunakan dalam proses pembelajaran lembaga jasa keuangan di SMA Negeri 1 Driyorejo. Kata Kunci: media pembelajaran, adobe flash, teka-teki silang, lembaga jasa keuangan.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION EKO ARFIANTO, UDIN
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Keterampilan guru dalam memotivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran adalah sangat penting, untuk itu guru harus memakai model pembelajaran yang inovatif. Kecenderungan guru mengajar menggunakan metode ceramah dirasakan kurang dapat memotivasi siswa dalam belajar, sehingga hasil belajar siswa banyak yang mendapat dibawah kriteria ketuntasan minimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran problem based instruction (PBI). Penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas (PTK). Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan lembar observasi. Hasil penilaian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada siklus I mendapatkan nilai sebesar 83,75% atau sangat baik dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 90% atau sangat baik. Aktivitas siswa pada siklus I mendapatkan nilai sebesar 82,5% atau sangat baik dan meningkat pada siklus II menjadi sebesar 90% atau sangat baik. Hasil belajar siswa mendapatkan persentase ketuntasan klasikal pada siklus I adalah sebesar 76,4% kemudian pada siklus II meningkat menjadi sebesar 85,29% atau sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based instruction dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: problem based instruction (PBI), hasil belajar, mata pelajaran ekonomi.
PENGARUH RESPON SISWA TENTANG PROSES PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMA NEGERI 1 WONOAYU KABUPATEN SIDOARJO AGUSTYA, ZEVA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian explanatory dengan pendekatan kuantitatif. Desain pre-experimental yang digunakan dalam penelitian ini yaitu “One-shoot case study”. Desain pada perlakuan proses pembelajaran akan di observasi hasilnya berupa respon siswa dan hasil belajar. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, karena menggunakan angka atau perhitungan dalam pengumpulan menggunakan instrument penelitian yang berbentuk angket penelitian ini dilakukan pada Sembilan puluh empat siswa kelas X IIS di SMA Negeri 1 Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Ada lima aspek yang akan dinilai dalam proses pembelajaran yaitu waktu pembelajaran, teknik variasi pembelajaran, frekuensi tugas rumah, frekuensi penilaian, dan umpan balik.”Analisis data menunjukkan bahwa dari hasil olah data pada penelitian ini yakni, Thitungsebesar5,971 dan nilai”signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai alpha 0,05.”Dan diketahui nilai koefisien determinasi (R²) 0,018. Hal ini berarti 1,8% dari perubahan variabel hasil”belajar pada mata pelajaran ekonomi kelas X IPS di SMA Negeri 1”Wonoayu dipengaruhi oleh proses”pembelajaran.”Selain itu dari hasil korelasi R sebesar 0,134 atau 13,4% menunjukkan”hubungan yang positif dan tergolong kuat antara proses pembelajaran dengan hasil belajar siswapadamatapelajaran”ekonomikelas X”IPS di SMA Negeri 1 Wonoayu. Kata Kunci: Pengaruh, Respon Siswa, Proses Pembelajaran, Hasil Belajar.
ANALISIS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN”GROUP INVESTIGATION PADA”MATA PELAJARAN EKONOMI HALIMAH, NUR
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Abstrak Pembelajaranodengan model group investigation merupakan suatu tipe pembelajaran kooperatif yang paling lengkap. Siswa ikut aktif mulai dari perencanaan dalam menentukan topik maupun cara untuk mempelajarinya melalui investigasi, setelah itu menyiapkan dan mempresentasikan laporannya di depan kelas. Model ini mengajarkan siswa untuk berkomunikasi kelompok dengan baik. Penggunaan model pembelajaran yang kurang bervariasi berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis penelitian terdahulu (litrature review) yang bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran group investigation pada mata pelajaran ekonomi. Kata Kunci: model pembelajaran, group investigation, hasil belajar Abstract Learning with the model group investigation cooperative learning is a type of the most complete. Students are actively involved fromxthexplanning ingdetermining thextopic as wellkas a way to learn through investigation, then prepare and present its report to the class. This model teaches students to communicate with a good group. Use of learning models varied very low impact on student learningtoutcomes. The methodwused in thisgresearch is the analysis of previous studies (litrature review) which aims to analyze the application of learning models investigation group on economic subjects. Keywords: learning model, group investigation, learning outcomes
ANALISIS HASIL PENGEMBANGAN MEDIA KOKAMI (KOTAK DAN KARTU MISTERIUS) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, AKTIVITAS BELAJAR DAN KETUNTASAN BELAJAR SMP-SMA MIFTAH RAHMAWATI, AFIFAH
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Abstrak Dalam kegiatan belajar mengajar, guru berperan penting di dalamnya dalam mencapai tujuan pembelajaran. Untuk mencapai tujuan pembelajaran maka dalam meyampaikan materinya guru dibantu dengan media pembelajaran agar siswa dapat menerima informasi dengan baik, selama media yang digunakan tepat, diketahui bahwa media adalah fasilitator dalam membantu guru menyampaikan informasi kepada siswa. Dengan dilakukan pengembangan media maka dalam proses perancangan, produksi dan penilaian, guna mengetahui apakah media yang digunakan sudah tepat diterapkan kepada siswa. Dengan media yang tepat diharapkan siswa dapat menerima informasi dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran Kokami dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, aktivitas belajar dan ketuntasan belajar siswa dari analisis beberapa hasil penelitian serupa mengenai media Kokami. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran Kokami dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, aktivitas belajar dan ketuntasan belajar siswa. Sehingga media layak dan tepat digunakan sebagai media pembelajaran. Kata Kunci: pengembangan media, kokami, media pembelajaran. Abstract In teaching and learning activities, teachers play an important role in achieving the learning objectives. To achieve the learning objectives, the teacher is assisted by the learning media so that the students can receive the information well, as long as the media is used correctly, it is known that the media is the facilitator in helping teachers to convey information to the students. With the development of the media then in the process of design, production and assessment, to determine whether the media used is appropriately applied to students. With the right media is expected students can receive information well. The purpose of this study is to know the development of Kokami learning media in improving critical thinking skills, learning activities and mastery of student learning from the analysis of several similar research results on Kokami media. The results of this study indicate that Kokami learning media can improve critical thinking skills, learning activities and mastery of student learning. So the media is feasible and appropriately used as a learning media. Keywords: media development, kokami, learning media
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KD 3.8 MENDESKRIPSIKAN PASAR MODAL DALAM PEREKONOMIAN KELAS XI IPS SMAN 1 MOJOKERTO FEBRINA KASAOMADA, PUTRI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitan ini adalah untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan modul berbasis pendekatan saintifik pada materi pasar modal, (2) mendeskripsikan kelayakan modul berbasis pendekatan saintifik pada materi pasar modal, (3) mendeskripsikan respon siswa terhadap pengembangan modul berbasis pendekatan saintifik pada materi pasar modal. Jenis penelitan ini adalah penelitain pengembangan dengan model 4D (define, design, develop dan disseminate) namun, terbatas pada tahap develop. Desain uji coba yang digunakan adalah pre-experimental design dengan model one-shoot case study. Instrumen yang digunakan berupa angket telaah, dan validasi ahli dan angket respon siswa yang diadaptasi dari BSNP. Hasil penelitan ini menunjukan: 1) modul dikembangkan menggunakan model pengembangan Thiagarajan, Semmel, dan Semmel pada tahun 1974 yaitu model 4D. Selain itu, modul berdasarkan pendekatan saintifik yang menggunakan lima tahap dalam pembelajaran yaitu mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan menginformasi, 2) modul dinyatakan sangat layak pada aspek materi yaitu sebesar 83,34%, validasi bahasa diperoleh sebesar 90% yang dapat di interpretasikan sangat layak, selain itu aspek kegrafikan diperoleh sebesar 100% dengan kategori sangat layak, dan hasil validasi ahli penyajian diperoleh sebesar 92,3 %, yang juga dinyatakan sangat layak, 3) dari aspek respon diperoleh skor sebesar 86%, yang dapat di interpretasikan bahwa modul sangat layak digunakan. Kata Kunci : Modul, Pendekatan Saintifik, Pasar Modal Abstract The aim of this research is to (1) describe the development process of module with scientific approach, (2) describe appropriate of module scientific approach at capital market , (3) describe student response the development process of module with scientific approach at capital market. Type of this research is 4D development models (define, design, develop, and disseminate) however was conducted until develop step. The trial design was applied pre experimental design with one shoot case study model. Instrument validity and student response was applied from BSNP. The result of this research show: 1) the develop of module was applied with Thiagarajan, Semmel, and Semmel models ath 1964 it is 4D models. Beside that, moduls with scientifict approach with five process in learning process, that is observing, questioning, experimenting,, associating, communicating. 2) module show very acceptable by the material expert is 83,34%, the language validity was 90% interpreted as very acceptable, furthermore the chart expert reached 100% with category is very acceptable, and the result validty of the presentation expert was 92,3% which was very acceptable too.2) From students response get score 86%, can be interpreted that modul very acceptable to use. Keywords: Module, Scientific Approach, Capital Marke
UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN ARENDS KELAS XI IPS 2  SMAN 2 MOJOKERTO PURNAMASARI, NURLITA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan model pembelajaran yang digunakan adalah Time Token Arends. Tujuannya adalah (1) mendeskripsikan keaktifan belajar siswa pada kelas XI IPS 2 di SMAN 2 Kota Mojokerto dan (2) mendeskripsikan respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran Time Token Arends siswa kelas XI IPS 2 di SMAN 2 Kota Mojokerto kompetensi dasar perdagangan internasional. Instrumen penelitian yang digunakan antara lain respon siswa untuk menilai penerapan model pembelajaran Time Token Arends, lembar keaktifan belajar siswa untuk menilai keaktifan belajar siswa dan lembar pengamatan guru yang digunakan untuk menilai kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa telah memenuhi kriteria keberhasilan tindakan, baik dari penilaian siswa maupun pengamat. Pada siklus I aktivitas yang sering dilakukan siswa adalah emotional activities sebesar 70,69% dan yang sedikit dilakukan adalah motor activities sebesar 45,26%. Pada siklus II terjadi peningkatan aktivitas yaitu emotional activities sebesar 81,47% dan motor activities sebesar 65,95%. Hasil serupa atas keaktifan belajar siswa dari pengamat pada aktivitas siklus I adalah emotional activities sebesar 68,53% dan aktivitas terendah motor activities yaitu 42,24%. Pada siklus II kedua aktivitas tersebut mengalami peningkatan yaitu sebesar 79,31% dan 65,09%. Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran Time Token Arends pada siklus I sebesar 63,40% dan siklus II sebesar 74,49%. Peningkatan tersebut terjadi setelah dilakukan adanya perbaikan aturan diskusi yaitu setiap siswa wajib menggunakan kupon yang mereka miliki untuk memberikan pendapat maupun sanggahan dan penambahan waktu pada kupon yang digunakan siswa dalam diskusi sehingga dapat memberikan kesempatan siswa dalam menyampaikan pendapat. Kata kunci: Keaktifan, Time Token Arends.
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning Pada KD Mendeskripsikan Bank Sentral, Sistem Pembayaran dan Alat Pembayaran dalam Perekonomian Indonesia Kelas X IIS SMAN 1 Krembung DWI MEILAN SARI, RIZKY
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v5n3.p%p

Abstract

Kegiatan pembelajaran di sekolah akan terlaksana dengan lancar dan sesuai harapan dari pihak sekolah maupun siswa apabila didukung dengan berbagai fasilitas serta buku pendukung pembelajaran berupa bahan ajar yang memadai.”Salah satu bahan ajar yang dapat memenuhi kebutuhan siswa secara mandiri adalah bahan ajar berbasis cetak berupa modul.”Berdasarkan hasil studi pendahuluan, bahwa sekolah belum memiliki modul, guru sudah pernah membuat modul namun dalam prakteknya modul tersebut bukan diimplementasikan pada siswa, dan ketersediaan buku belajar siswa masih belum bervariasi. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengembangkan modul berbasis problem based learning. Tujuan dari penelitian ini untuk mencari data kegiatan pengembangan, kelayakan produk dari ahli materi, bahasa, dan penyajian, serta respon siswa setelah melakukan kegiatan dalam modul. “Dalam penelitian pengembangan ini menggunakan jenis penelitian 4D, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran), namun pada penelitian ini peneliti hanya melakukan sampai pada taham develop. Jenis pengembangan ini dikembangkan oleh Tiagarajan, Semmel dan Semmel (dalam Trianto, 2015:93).”Pada penelitian yang dilakukan di kelas X IIS 4, dengan jumlah siswa sebanyak 29 siswa, diperoleh hasil respon siswa dinyatakan sangat layak dengan adanya modul ekonomi. Kata Kunci : Modul Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning

Page 37 of 101 | Total Record : 1004