cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
ISSN : 23375752     EISSN : 27209660     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), published thrice a year (January, Mei, and September), is a peer-reviewed journal that is managed by the Department of Economic Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Surabaya. JUPE aims to help researchers publish their work for a wider audience. We consider original research articles and review articles in any research areas of (but is not limited to) economics and business education, such as economics education, entrepreneurship education, economics learning strategies, educational economics, classroom action research, development of learning materials, teaching models, learning instruction, and learning media.
Arjuna Subject : -
Articles 1,004 Documents
PERANAN SEKTOR BASIS TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN GRESIK SELIFIA FIFI INDRIATY
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

This study aimed to determine the role of the base sector to the labour absorption in Gresik regency. This research is quantitative descriptive study using the LQ (Location Quotient) and methods of analysis of labor absorption. Results of this study explain that Gresik has two base sectors, namely Manufacturing sector, and Mining and Quarrying; Electricity, Gas, and Water supply. Manufactoring sector as the main base sector have a high employment elasticity negative amounted to -0.076 which means that if there is an increase of 1 percent GDP will decline in employment by 0,076 percent. While the Mining and Quarrying sector, electricity, gas and water supply have high levels of employment elasticity positive of 2.31 which means that if there is an increase of 1 percent GDP, there will be increase in employment of 2.31 percent. Keyword: Base Sector, Employment
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR EKONOMI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT DENGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN MULTIMEDIA SITI AISAH
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi aktivitas guru dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan menggunakan permainan multimedia 2) mengidentifikasi aktivitas siswa dalam menerapkann model pembelajaran kopoeratif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan menggunakan permainan multimedia 3) meningkatkan hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan menggunakan permainan multimedia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahapan meliputi perencanaan, pelaksaksanaan, pengamatan, refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan menggunakan permainan multimedia. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-10 SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Dalam penelitian ini digunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan data yang diperoleh dari hasil pengamatan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar. Dalam penelitian ini, diperoleh temuan bahwa aktivitas guru termasuk dalam kategori sangat baik dengan peningkatan pada setiap siklusnya dan aktivitas siswa juga termasuk dalam kategori sangat baik dengan persentase setiap siklus yang mengalami peningkatan. Hasil belajar siswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan permainan multimedia mengalami peningkatan. Kata kunci : Pembelajaran kooperatif, TGT, Permainan multimedia, Hasil belajar.
PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKSI INDUSTRI KECIL DI SURABAYA TALITHA ISLAMY
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

Sektor industri merupakan salah satu penggerak perekonomian dalam suatu negara. Mulai dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2010 dari 3.347 industri yang terdaftar di Dinas Perdagangan dan Perindustrian 1.890 atau 56,57 persen diantaranya adalah industri kecil. Namun jika dilihat dari produksinya dari tahun 2003 sampai tahun 2010 produksinya hanya sebesar 5,58 persen dari total produksi sektor industri di Surabaya. Investasi industri kecil hanya 0,58 persen dan tenaga kerja yang diserap sebesar 18,15 persen. Industri kecil yang ada di Surabaya terdiri dari industri kimia, agro, pulp dan kertas, hasil hutan, alat angkut, logam, mesin dan rekayasa, tekstil, logam, mesin dan rekayasa Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui berapa besar pengaruh investasi dan tenaga kerja secara parsial terhadap produksi dan (2) mengetahui berapa besar pengaruh investasi dan tenaga kerja secara simultan terhadap produksi. Data yang terkumupul berupa data sekunder runtut waktu dari tahun 2003 sampai 2010 lalu dianalisis dengan menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan (1) Investasi berpengaruh signifikan terhadap produksi sedangakan variabel tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi. (2) Investasi dan tenaga kerja berpengaruh secara simultan terhadap produksi. Pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 83.43 persen sedangkan sisanya sebesar 16,57 persen dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Investasi, Tenaga Kerja, Produksi
ANALISIS KETIMPANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI ANTARA WILAYAH UTARA DAN SELATAN PROVINSI JAWA TIMUR WARDA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketimpangan pembangunan ekonomi antar kabupaten yang terjadi di Provinsi Jawa Timur. Teknik analisa data menggunakan sistem Kuadran (Tipologi Klassen), Indeks Williamson, Indeks Entropi Theil, dan Hipotesis Kuznets. Teknik sampel yang digunakan adalah seluruh kabupaten/kota yang berada di Provinsi Jawa Timur, sampel tersebut dibagi menjadi dua bagian, wilayah utara dan wilayah selatan Provinsi Jawa Timur. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pada tahun 20011, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Madiun, Kabupaten Gresik dan Kota Surabaya berada dikuadran I (pertumbuhan dan pendapatan yang tinggi). Wilayah yang termasuk kategori berpendapatan tinggi, namun pertumbuhannya rendah antara lain Kabupaten Sidoarjo, Kota Probolinggo dan Kota Mojokerto. Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban dan Kota Batu dapat dikategorikan di daerah yang pertumbuhannya tinggi namun berpendapatan rendah. Sedangkan wilayah yang termasuk kategori berpendapatan rendah dan pertumbuhan ekonomi rendah adalah Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Lumajang, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Jombang, Nganjuk, Magetan, Lamongan, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Blitar, Kediri, Ngawi, Jember, Madiun, serta Kota Pasuruan dan Kota Blitar. Berdasarkan Indeks Williamson, Provinsi Jawa Timur mengalami kenaikan ketimpangan pembangunan ekonomi, namun berdasarkan Indeks Entropi Theil Provinsi Jawa Timur mengalami penurunan ketimpangan pembangunan ekonomi. Berdasarkan Indeks Williamson dan Indeks Entropi Theil, Hipotesis Kuznets tidak berlaku di Provinsi Jawa Timur. Kata kunci: PDRB, pertumbuhan ekonomi, ketimpangan pembangunan
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP DISTRIBUSI PENDAPATAN DI INDONESIA WILDAN ARIFIANTO
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap distribusi pendapatan di Indonesia.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap distribusi pendapatan di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis statistik non-parametris Spearman Rank. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap distribusi pendapatan adalah positif dan signifikan, dan hal ini tidak sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Kusnetz. Faktor penyebabnya adalah rendahnya tingkat pendidikan, teknologi, dan faktor institusional yang masih buruk. Kata Kunci : pertumbuhan ekonomi, distribusi pendapatan
PERBEDAAN PENDAPATAN MASYARAKAT SEBELUM DAN SESUDAH ADANYA INDUSTRI KECIL RAMBAK DI DESA KAUMAN KECAMATAN BANGSAL KABUPATEN MOJOKERTO FITRI FATMAWATI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

Industri kecil rambak adalah sektor yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Hal ini dapat diketahui dari beralihnya mata pencaharian sebagian besar masyarakat. Sebelum adanya industri kecil rambak, mata pencaharian penduduk sebagian besar sebagai petani. Namun karena pendapatan yang diterima dari hasil bertani dirasakan kurang, akhirnya sebagian besar masyarakat beralih mata pencaharian untuk mendirikan industri rambak dan bekerja sebagai tenaga kerja pada industri rambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan masyaraakat sebelum dan sesudah adanya industri rambak di desa Kauman Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto. Hasil penelitian maka dapat diartikan terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata pendapatan masyarakat sebelum dan sesudah adanya industri rambak di desa Kauman Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto Kata Kunci : perbedaan pendapatan, industri kecil
PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG DAN EFISIENSI MODAL KERJA TERHADAP RENTABILITAS EKONOMIS PADA KPRI GOTONG ROYONG KEDUNGPRING LAMONGAN DIAH MIRANTY
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari perputaran piutang dan efisiensi penggunaan modal kerja terhadap rentabilitas ekonomis pada KPRI Gotong Royong Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan tahun 2003 sampai 2012. Rasio yang digunakan dalam penelitian ini adalah perputaran piutang. Sedangkan efisiensi modal kerja menggunakan perhitungan Return on Working Capital. Di sisi lain, Rentabilitas Ekonomi koperasi menggunakan perhitungan rentabilitas ekonomis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Untuk analisis data digunakan analisis regresi berganda, uji t, uji f, koefisien determinasi, dan asumsi klasik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui uji f bahwa perputaran piutang dan efisiensi modal kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap rentabilitas ekonomis. Hasil dari koefisien determinasi penelitian ini sebesar 68,2% rentabilitas dipengaruhi oleh perputaran piutang, dan efisiensi modal kerja, dan 31,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci : Perputaran piutang, Efisiensi modal kerja, dan Rentabilitas Ekonomis.
ANALISIS PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI DAN PENENTUAN SEKTOR UNGGULAN KOTA SURABAYA TAHUN 2007-2011 SETIA NILGA MARETA
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

Kota Surabaya merupakan pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur selain itu peran Kota Surabaya sebagai salah satu pintu gerbang perdagangan utama di wilayah Indonesia Timur. Dengan segala potensi, fasilitas, dan keunggulan geografisnya. Surabaya dominan di sektor sekunder dan tersier, dan lemah pada sektor primer karena hanya memberikan peranan dalam pembentukan PDRB Kota Surabaya yang kurang dari 1 persen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan dan pergeseran struktur ekonomi yang terjadi di Kota Surabaya serta untuk mengetahui sektor apa yang menjadi sektor unggulan di Surabaya selama periode tahun 2007-2011. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Alat analisis yang digunakan adalah Location Quotient (LQ) dan Shift Share. Alat analisis Location Quotient (LQ) member gambaran apakah Kota Surabaya terdapat sektor unggulan yang dapat dikembangkan. Alat analisis Shift Share memberikan gambaran tentang kinerja atau produktivitas suatu daerah serta untuk melihat perubahan dan pergeseran struktur ekonomi. Dari penelitian ini diketahui bahwa dalam kurun waktu tahun 2007-2011 yang tergolong sektor unggulan yaitu adalah sektor listrik, gas dan air bersih, sektor konstruksi dan bangunan, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor pengangkutan dan komunikasi, sektor keuangan, dan sektor persewaan dan jasa perusahaan. Sedangkan yang termasuk sektor non basis adalah sektor pertanian, sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri dan pengolahan dan sektor jasa-jasa. Struktur perekonomian Kota Surabaya masih bertumpu pada sektor tersier dan tidak mengalami perubahan. Kata kunci : struktur ekonomi, sektor unggulan
PENGARUH JUMLAH PENDUDUK DAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) TERHADAP PENGANGGURAN DI KOTA MOJOKERTO ABDUL MANAP
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

High unemployment is one of the few obstacles to development in almost all regions, so it’s interesting to assessed, considering this problem also potentially lead to poverty. Mojokerto is one of the regions that currently trying to reduce the amount of unemployment as few as possible. There are several factors that cause high unemployment such as Gross Domestic Product and population explosion in Mojokerto. The purpose of this study was to analyze the effect of population and Gross Domestic Regional Product on unemployment in Mojokerto. The type of this research is quantitative using associative approach. The data used on this research are time series data (periodic) in 2001 – 2011. The research variables are population and Gross Domestic Product as an independent variable and unemployment as the dependent variable. Hypothesis testing is performed by multiple linear regression analysis, which first tested the classical assumptions. Results of this research proved that partially or simultaneously population and Gross Domestic Regional Product significantly affect on unemployment in Mojokerto. The coefficient of determination (R2) by 57 percent, while the remaining 43 percent is explained by other variables not included in the research. Keywords: Unemployment, Gross Domestic Regional Product (GDRP), and Population
PERANAN INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN PONOROGO ANDRI RATNASARI
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 1 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jupe.v1n3.p%p

Abstract

Sektor industri kecil menengah merupakan sektor yang memiliki berbagai peran penting dalam perekonomian. Diantara berbagai peran tersebut, yang paling menonjol adalah perannya dalam penyerapan tenaga kerja. Di Kabupaten Ponorogo jumlah penyerapan tenaga kerja oleh industri kecil menengah terus meningkat seiring peningkatan jumlah unit usaha industri kecil menengah. Namun pertumbuhan penyerapan tenaga kerja industri kecil menengah tidak secepat pertumbuhan jumlah unit usahanya. Selain itu jumlah angkatan kerja yang bekerja mengalami penurunan selama beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu di lakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar peranan industri kecil menengah terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Ponorogo. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dengan cara menghitung jumlah tenaga kerja yang bekerja di industri kecil menengah dibagi dengan total jumlah angkatan kerja yang bekerja di Kabupaten Ponorogo. Hasil dari penelitian adalah industri kecil menengah memiliki peranan yang besar dalam penyerapan tenaga kerja di kabupaten Ponorogo. Sektor industri kecil menengah merupakan sektor potensial yang akan mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Ponorogo. Kata Kunci : Indutri Kecil Menengah, Industri Kecil, Industri Menengah, Tenaga Kerja, dan Penyerapan Tenaga Kerja

Page 74 of 101 | Total Record : 1004