cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tata Rias
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 381 Documents
DESKRIPSI UNSUR MANAJEMEN PADA LAYANAN JASA RIAS PENGANTIN DI CITRA ASRI TRADITIONAL WEDDING ARHAMIYAH, WASILATUL; FAIDAH, MUTIMMATUL
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK DESKRIPSI UNSUR MANAJEMEN PADA LAYANAN JASA RIAS PENGANTIN DI CITRA ASRI TRADITIONAL WEDDING Nama : Wasilatul Arhamiyah Nim : 12050634011 Program Studi/Angkatan : S1 Pend.Tata Rias/ 2012 Fakultas : Teknik Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dr. Mutimmatul Faidah, S.Ag., M.Ag Citra Asri Traditional Wedding menjalankan usaha yang bergerak pada bidang jasa yang melayani berbagai macam keperluan acara pernikahan. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan penerapan unsur manajemen meliputi man, money, methods dan materials, serta 2) Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat penerapan unsur manajemen pada Citra Asri Traditional Wedding. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis melalui empat tahap yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini adalah owner, karyawan dan konsumen. Hasil penelitian ini diketahui (1) Man, memiliki tenaga kerja sebanyak 3 orang yaitu perias, asisten rias dan marketing yang dibantu dengan adanya penambahan karyawan freelance dan vendor. (2) Money, pegelolaan keuangan diatur oleh pemilik usaha, harga paket yang tiawarkan disuaikan berdasarkan keinginan dan kebutuhan klien. (3) Materials, meliputi kosmetik yang sudah memiliki ijin edar dan BPOM, busana yang digunakan merupakan koleksi dari Citra Asri Traditional wedding. (4) Method atau cara untuk mencapai tujuan dilakukan melalui tahap penentuan harga, rapat dan fitting baju pengantin, pra wedding, survei lokasi, rapat keluarga, pengemasan barang, siraman, pemberkatan dan respsi yang ditangani oleh tim Citra Asri Traditional Wedding. Faktor pendukung yang ada di Citra Asri Traditional Wedding, sudah memiliki brand yang terkenal di masyarakat, lokasi yang strategis, harga yang relatif murah dengan hasil yang maksimal. Citra Asri Traditional Wedding juga memiliki kerja sama dengan beberapa vendor terkenal dengan rating yang bagus. Faktor penghambat Citra Asri Traditional Wedding hanya memiliki 2 karyawan tetap sehingga pembagian tugas sering tumpang tindih. Hal ini juga berpengaruh pada pengambilan jumlah klien setiap bulan yang dibatasi serta keuangan yang ada di Citra Asri Traditional Wedding. Kata Kunci: Unsur Manajemen, Wedding Organizer, jasa ABSTRACT THE DESCRIPTION OF MANAGEMENT ELEMENS IN CITRA ASRI TRADITIONAL WEDDING?S SERVICE ame : Wasilatul Arhamiyah Registration number : 12050634011 Courses/Forces : S1 Pend.Tata Rias/ 2012 Faculty : Teknik Intituation Name : Universitas Negeri Surabaya Supervisor : Dr. Mutimmatul Faidah, S.Ag, M.Ag Citra Asri Traditional Wedding run business that moves on the field in serving various purposes weddings. The purpose of this research is to 1) Describes the application of item management include man, money, methods and materials, As well as 2) describes the factors restricting application and supporting management elements of the Citra Asri Wedding. This type of research is qualitative, descriptive. The technique of data collection is done using interviews, observation and documentation. Analytical techniques through four stages namely, data collection, data presentation, data reduction and withdrawal of the conclusion. Informants in this study is the owner, employees and consumers. The results of this tesearch note (1) Man, has workforce of as many as three people, namely first, dressing dan marketing assistant who a assisted with the addition of freelance employees and vendors. (2) Money, financial areas govermed by business owners, the price of the packages offered are customized based on the needs and requirements of the client. (3) Materials, cosmetic covers that already have circulation permit from BPOM, Clothing that used is collection of Citra Asri Traditional wedding. (4) Methods or ways to achieve goals are done through price meetings, meetings and installation of bridal clothes, pra wedding, location surveys, family meetings, packaging of goods, shower, blessings and responses held by the Citra Asri Traditional Mariage Team. Supporting factors in Citra Asri Traditional Wedding, already have a well-known brand in the community, a strategic location, relatively cheap prices with most results. Citra Asri Traditional Wedding also has cooperation with several well-known vendors with good ratings. Inhibiting Factors Asri Traditional Wedding only has 2 permanent employees so the division tasks often overlaps. This also influences the number of clients are limited every month as well as finances in Citra Asri Traditional Wedding.. .Keywords: Element?s of management, Wedding Organizer, Service
PENINGKATAN KETERAMPILAN MERIAS WAJAH PANGGUNG MELALUI PELATIHAN BAGI ANGGOTA UKAWANGI ITB ROFIQOH, ILMA; SINTA MEGASARI, DINDY
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Unit Kebudayaan Banyuwangi setiap tahunnya memiliki sebuah acara tahunan yaitu sebuah pementasan seni budaya yang didalamnya menampilkan sebuah pertunjukan seni tradisional yang mengangkat cerita-cerita sejarahmBanyuwangi. Sejauh ini anggota Ukawangi belum menguasai keterampilan merias wajah panggung dengan benar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: (1) pengelolaan pelatihan merias wajahmpanggung, (2) aktifitas peserta pelatihan, (3) hasil merias wajah panggung, (4) respon peserta pelatihan. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental design, desain rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah pretest design dan posttest design. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi, metode tes kinerjamdan metode angket. Analisis data penelitian menggunakan rerata berupa pengelolaan pelatihan dengan hasil yang diperoleh yaitu 3,8 dengan kriteria sangat baik, aktifitas peserta memperoleh rerata nilai 3,8 dengan kriteria sangat baik, hasil merias wajah panggung pada pretest menunjukkan rerata 41,95 dan pada posttest menunjukkan hasil 86,65. Kemudian uji t berpasangan dengan hasil yang diperoleh 25.851 denganmsignifikasi 0,000 maka terdapat peningkatan keterampilan merias wajah panggung. Dan respon peserta dalam sebuah presentase diperoleh hasil dengan kriteria sangat baik. Dari hasil penelitian yang didapat oleh peneliti dapat disimpulkanmbahwa terdapat peningkatan keterampilan merias wajah panggung bagimmahasiswa anggota Ukawangi ITB setelah dilakukan pelatihan. Kata Kunci: pelatihan, tata rias wajahmpanggung. Abstractt Ukawangi is a student activity unit in ITB, it has an annual event which is a culturalmarts performance it is features a traditional art performance that promote Banyuwangis historical stories. However the Ukawangi members have not mastered the skills of stage makeup properly. The objectives of this study was to find out: (1) management of stage makeup makeup training, (2) training participant activities, (3) results of stage makeup, (4) training participants responsesmtowards the stage makeup training. This research using pre- experimental design, in this research was using the pretest design and posttest design. The research method used observation method, skill test method and questionnaire method. The data collection technique of this study was using mean in the form of themimplementation of training. The result was 3.8 with very good criteria, the activities of the participants obtained an average score of 3.8 withmvery good criteria, the results of makeup onmthe pretest showed an average of 41.95 and the posttest showed results 86.65. Then the paired t test with the results obtained 25,851 with amsignificance of 0,000, there is an increase in stage makeup makeup skills. And the response of participants in a percentage obtained results with very good criteria. From the results of the research obtained by researchers it can be concluded that there is an increasemin stage makeup skills formUkawangi ITB member students after training.
MINAT KONSUMEN TERHADAP NAIL ART HALAL DI COUNTER HALAL NAIL GRESIK DONASAGITA, AMELLIA; , MASPIYAH
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK MINAT KONSUMEN TERHADAP NAIL ART HALAL DI COUNTER HALAL NAIL GRESIK Nama : Amellia Donasagita NIM : 14050634016 Program Studi : S1 Pendidikan Tata Rias Jurusan : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas : Teknik Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dr. Maspiyah M.Kes Perkembangan dunia kecantikan semakin berkembang, terdapat berbagai macam produk yang hadir dalam kosmetik perawatan. Salah satunya dengan perawatan kuku, muslimah hanya menggunakan nail art pada saat ?halangan? atau sedang menstruasi, dengan adanya inovasi baru yaitu nail art halal atau kuteks ?wudhu-friendly?, nail art kaum wanita yang beragama Islam dapat menggenakan cat kuku setiap harinya, dikarenakan nail art halal terbuat dari bahan polimer istimewa yang dapat tembus udara dan mempunyai pori-pori yang dapat menembus air, sehingga pada saat wudhu air masuk ke pori-pori cat kuku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang minat konsumen terhadap nail art halal di counter halal nail Gresik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan cara teknik pengumpulan data wawancara, sebar kuesioner/ angket, dan dokumentasi. Pengambilan data wawancara di Counter halal nail terhadap 50 responden. Hasil penelitian adalah minat konsumen terhadap nail art halal dapat diliat dari faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologi. (1) Faktor budaya meliputi 2 unsur yaitu unsur melestarikan budaya dan agama yang mempengaruhi responden untuk melakukan perawatan nail art halal dengan memilih cukup setuju pada unsur melestarikan budaya dengan presentase tertinggi yaitu sebesar 80%. (2) Faktor sosial mempengaruhi minat konsumen dalam pemilihan nail art halal karena rekomondasi teman, keluarga dan tempat tinggal, unsur yang paling tinggi adalah unsur keluarga yaitu presentase setuju sebesar 52% (3) Faktor pribadi yang terdiri dari 5 unsur yaitu unsur minat, usia, pekerjaan,ekonomi dan gaya hidup yang mempengaruhi minat konsumen dari presentase yang tertinggi adalah unsur gaya hidup yaitu setuju presentase 60%. (4) Faktor psikologi dinyatakan berperan penting sangat mempengaruhi minat konsumen terhadap nail art halal adalah di counter halal nail terbukti baik dalam pelayanan dan profesional yaitu presentase tertinggi yaitu pada unsur presepsi yaitu presentase sangat setuju sebesar 72%. Semua faktor mempengaruhi minat konsumen terhadap nail art halal di counter halal nail Gresik dengan perolehan nilai presentase tertinggi adalah pada faktor budaya unsur melestarikan budaya. Kata kunci : Minat konsumen, Nail art halalABSTRACTCONSUMER INTEREST ON HALAL ART NAIL IN HALAL NAIL GRESIK COUNTER Name : Amellia DonasagitaNIM : 14050634016Study Program : S1 Undergraduate Education CosmetologyDepartment : PKKFaculty : EngineeringInstitution : Universitas Negeri SurabayaAdvisor : Dr. Maspiyah M. Kes The development of the world of beauty growing, there is a wide range of products are present in cosmetic treatments. One of them with nail care, nail art using only a Muslim at a time when "hitch" or is menstruating, a new innovation that is halal or nail art kuteks "user-friendly" ablution, nail art a Muslim women can paint menggenakan Nail Polish every day, because the nail art halal made from a special polymer that can be translucent and has pores that can penetrate water, so at the moment the ablution water enters into the pores of the nail polish. This research aims to find out about consumer interest against nail art nail in the halal halal counter Gresik. Type of this research is a descriptive quantitative data collection techniques by means of interviews, questionnaires spread/question form, and documentation. Data retrieval interview in kosher Counter nail against 50 respondents. The research results are of interest consumers against halal nail art can diliat from the cultural factors, social, personal and psychological. (1) cultural factors include 2 elements i.e. the elements of preserving culture and religion influence the respondent to do nail art kosher to pick enough to agree on elements of preserving culture with the highest percentage of IE of 80%. (2) Social Factors affect the consumer interest in the selection of nail art lawful because the rekomondasi friends, family and a place to live, the most high elements are elements family i.e. percentage agree of 52% (3) personal Factors which consists of 5 elements that is the element of interest, age, employment, economy and lifestyle that affect the consumer interest is the highest percentage of elements of the lifestyle that is a percentage of 60% agreed. (4) psychological Factors stated instrumental greatly affect consumer interest against the nail art is lawful in the proven nail kosher counter in both the professional services and that is the highest percentage in presepsi elements i.e. the percentage of the very agree of 72%. All factors affecting consumer interest against halal in nail art nail Gresik kosher counter with the highest percentage of the value of the acquisition is on preserving cultural elements of cultural factors. Keywords: Consumer interest, Halal nail art
PENGARUH PROPORSI EKSTRAK SARANG SEMUT (MYRMECODIA PENDANS) DAN EKSTRAK DAUN TEH HITAM (CAMELIA SINENSIS VARIETAS ASSAMICA) TERHADAP HASIL JADI LULUR TRADISIONAL MANGINAR HUTAPEA, NATALIA; LUTFIATI, DEWI
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lulur tradisional terbuat dari sarang semut dan daun teh hitam dengan bahan dasar tepung beras. Sarang semut dan daun teh hitam merupakan kombinasi bahan yang memiliki aktivitas antioksidan tertinggi. Tujuan darigcpenelitian inigcadalah untuk: 1) gcmengetahuigcpengaruhgcproporsi ekstrak sarang semut dan ekstrak daun teh hitam terhadap sifat organoleptik hasil jadi lulur tradisional dengan bahan dasar tepung beras yang meliputi aroma, gcwarna, gctekstur,gcdaya lekat, gcdan tingkat kesukaangcpanelis. 2) masa simpan dari hasil jadi lulur tradisional terbaik. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen proporsi ekstrakgcsaranggcsemut dan ekstrakgcdaungctehgchitam dengangctepunggcberas yaitu X1= 6g : 60g, X2= 4g : 50g, dan X3= 2g : 40g. Pengumpulan datagcmenggunakangcmetodegcobservasi yanggcdilakukan olehgc30gcpanelis. Data yang diperoleh dari hasil uji organoleptik diolah menggunakan SPSS dan dianalisis dengan uji anava tunggal dan uji duncan. Hasil uji anavagctunggal dan ujigcduncan menyatakan bahwa sampel X1, X2, dan X3 berpengaruhgcnyata terhadap hasilgcjadigclulurgctradisional. Pada tingkatgckesukaan panelis disimpulkangcbahwa panelis sangat suka sampel X2 dengan nilai 3,57, yaitu cukup beraroma tajam, warna kuning gading, tekstur cukup kasar, dan daya lekat yang cukup. Berdasarkan hasil uji mikrobiologi, ditemukan jumlah bakteri 3,8x103 kol/g di hari ke-1 pada sampel X2. Sehingga sampel X2 hanya dapat digunakan selama 1 hari karena jumlah mikroba tidak boleh lebih dari 103 kol/g sesuai peraturan BPOM. Kata Kunci: lulur tradisional, sarang semut, daun teh hitam, tepung beras
PENINGKATAN KETERAMPILAN RIAS WAJAH PANGGUNG MELALUI PELATIHAN DI EKSTRAKURIKULER BEAUTY INNOVATIONS SMK NEGERI 2 JOMBANG SUZENTY, INDRYA; KUSSTIANTI, NIA
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Latar belakang yang mendasari penelitian ini yaitu setiap kegiatan yang diikuti SMK Negeri 2 Jombang yang biasannya melakukan merias wajah panggung adalah guru kecantikan. Jumlah guru dan peserta kegiatan tidak seimbang, sehingga mengakibatkan kurang efektif dan efesien saat kegiatan. Padahal SMK Negeri 2 Jombang memiliki ekstrakurikuler Beauty Innovations yang seharusnya dapat membatu dalam merias. Karena berbagai kesibukan guru tidak setiap minggu diadakan kegiatan Ekstrakurikuler, sehingga peserta belum di ajarkan rias wajah panggung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pelatihan, aktifitas peserta pelatihan, keterampilann peserta pelatihan dan respon peserta pelatihan pada rias wajah panggung di ekstrakurikuler Beauty Innovations SMK Negeri 2 Jombang. Subjek penelitian adalah siswa ekstrakurikuler Beauty Innovations SMK Negeri 2 Jombang berjumlah 32 peserta. Penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental designs dengan jenis penelitian one group pretest-postest. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan angket yang dilaksanakan dalam 2 pertemuan. Teknik analisis data menggunakan penghitungan rata-rata, uji-t, dan presentase. Hasil penelitian yang diperolah menujukan bahwa: 1) keterlaksanaan pengelolaan pelatihan rias wajah panggung memperoleh rata-rata pada pertemuan pertama 3,17 dan pada pertrmuan kedua 3,74 dengan kategorikan baik sekali, 2) aktifitas peserta pelatihan memperoleh rata-rata pertemuan pertama 3,7 dan pertemuan kedua 3,84 dengan kategorikan baik sekali, 3) hasil keterampilan peserta pelatihan pada pretest memperoleh rata-rata 74,92 dan pada posttes perolehan rata-rata 84,19, data dinyatakan homogen dan normal serta terdapat peningkatan antara sebelum dan sesudah diadakannya pelatihan tata rias wajah panggung 4) respon peserta pelatihan rias wajah panggung memperoleh rata-rata 98,2% dengan kategori sangat baik. Kata Kunci: Pelatihan, Keterampilan, Rias wajah panggung.Abstract : The background which underlie this research is every activity related to make up which is followed by SMK Negeri 2 Jombang usually doing makeup on the stage is a beauty teacher. Teacher and the participants imbalance, therefore the activity become less effective and efficient. However, SMK Negeri 2 Jombang has the extracurricular Beauty Innovations which should be able to help in make up. Evidently, the participants have been tought about stage make up yet because the teacher is busy enough therefore the extracurricular activity is not held every week. This research aims to know the implementation of trainning, participants training?s activity and skill, and their responses on stage make up in extracurricular Beauty Innovation in SMK Negeri 2 Jombang. The subject research is extracurricular Beauty Innovations students of SMK Negeri 2 Jombang which are about 32 of participants. This study is pre-experimental design by one group pretest-posttest. Method of collecting data use observation and questionnaire which conducted in two meetings. Technique of analyzing data used average calculation, T-test, and percentage The result of research obtained show that: 1) the implementation of trainning management stage make up got the average score 3,17in first meeting and 3,74 in second meeting with very good category, 2) participants trainning?s activity got the average score 3,7 in the first meeting and 3,84 in the second meeting with very good category, 3) the result of participants training?s skill on pre-test got the average score 74,92, while in post test got the average score 84,19, the data is stated homogeneous and normal and there is an improvement between before and after the trainning of stage make up is held, 4) participants? responses got 98,2 percent with very good category. Keywords: Training, Skill, Stage make up
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR PERAWATAN KULIT KEPALA DAN RAMBUT MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN MEDIA VIDEO NINDYA NINGTYAS HUTAMI, LAKSHITA; , MASPIYAH
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran langsung dirancang khusus untuk menunjang proses belajar siswa yang berkaitan dengan pengetahuan deklaratif dan pengetahuan prosedural sehingga membantu siswa mempelajari keterampilan dasar. Tujuan penelitian ini: 1) mengetahui keterlaksanaan sintaks model pembelajaran langsung dengan media video, 2) mengetahui aktivitas siswa, 3) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, dan 4) mengetahui respon siswa pada penerapan model pembelajaran langsung dengan media video pada kompetensi dasar perawatan kulit kepala dan rambut di SMKN 2 Jombang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan subyek siswa kelas X Kecantikan 2 SMK Negeri 2 Jombang sebanyak 27 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes hasil belajar dan angket. Hasil penelitian pada menunjukkan: 1) keterlaksanaan sintaks model pembelajaran langsung dengan media video mendapatkan nilai rata-rata 35,67 (sangat baik), 2) aktivitas siswa pada siklus I mendapatkan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 89% (sangat baik) dan pada siklus II mendapatkan 97% (sangat baik), 3) hasil belajar siswa pada siklus I terdapat siswa yang tidak tuntas sebanyak 11 siswa dengan nilai rata-rata 76,2 dan pada siklus II memiliki nilai rata-rata 81,6 dengan ketuntasan 100%, 4) respon siswa mendapat presentase sebesar 90% (sangat baik). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, terjadi peningkatan pada aktivitas siswa dari siklus I ke siklus II meningkat 8%, dan hasil belajar siswa sebesar 5,4. Kata kunci: penerapan model pembelajaran langsung, media video.
PENGARUH PROPORSI TEPUNG KETAN PUTIH (ORYZA SATIVA L. VAR GLUTINOSA) DAN TEPUNG PEPAYA (CARICA PAPAYA) TERHADAP SIFAT FISIK MASKER WAJAH TRADISIONAL FAJAR SURYADI, ARFIANTI; , SUHARTININGSIH
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH PROPORSI TEPUNG KETAN PUTIH (Oryza Sativa L. var Glutinosa) DAN TEPUNG PEPAYA (Carica Papaya) TERHADAP SIFAT FISIK MASKER WAJAH TRADISIONAL Arfianti Fajar Suryadi S1 Pendidikan Tata Rias,. Fakultas Teknik, Universitas Negeri. Surabayaa arfiantisuryadi@mhs.unesa.ac.id Dra. Hj. Suhartiningsih, M.Pd Dosen S1 Pendidikan Tata Rias, Fakultas Teknik,. Universitas. Negeri Surabaya suhartiningsih@unesa.ac.id Abstrak : Masker wajah tradisionall pada umumnya terbuat dari. bahan ? bahan alami. Berdasarkan survey dilapangan, beberapa masker wajah yang beredar dipasar mengandung bahan alami seperti jeruk nipis, pegagan, serta teh hijau. Penelitian ini menggunakan bahan dasar alami ketan putih, bahan aktif pepaya bangkok setengah matang, serta bahan aromatik melati putih sebagai inovasi baru masker wajah tradisional. Ketan putih memiliki kandungan amilopektin lebih tinggi sehingga masker dapat melekat dengan baik. Pepaya mengandung enzim papain yang dapat membersihkan wajah hingga ke pori ? porii dan mengangkat sell kulit mati.i Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh.hproporsii tepung. ketan putih dan tepung.g.pepaya terhadap sifat fisik masker yang meliputi warna, aroma, tekstur,r daya lekat,,t kekentalan, dan tingkat kesukaan panelis, serta untuk mengetahui masa simpan masker wajah tradisional..l Jenis penelitiannini adalah eksperimen. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah proporsii tepung ketan putih dan. tepung pepaya yaitu X1 (1:1), X2 (3:2), X3 (7:3) dan X4 (4:1). Variabel terikat dalam penelitian inii adalahhsifatt fisik yang meliputi warna, aroma, tekstur, daya lekat, kekentalan, dan tingkat kesukaan panelis.sPengumpulan data dilakukan dengan observasi oleh 30 orang panelis. Analisis data menggunakan uji Anava Tunggal dilanjutkan uji Duncan dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh proporsi tepung ketan putih dan tepung pepaya terhadap semua aspek sifat fisik masker wajah tradisional. Uji duncan menunjukkan sifat fisik sediaan masker X4 (4:1) lebih berwarna coklatt muda, bertekstur lebih halus, lebih beraroma khas bunga melati, lebih lekat, lebih kental, dan lebih disukai.iipanelis.ssJumlah koloni bakteri dan jamur dibawah sehingga sampai hari ke 7 masker.r wajah tradisional masihhlayak digunakan. Disarankan untuk dilakukan uji masa simpan yang lebih lama. dengan syarat lebih meningkatkan kebersihan saat penambahan masker serta perbaikan proses pengeringan pada buah pepaya. Kata Kunci: Masker Wajah Tradisional, Ketan Putih, Pepaya. Abstract The traditional face mask is usually made of natural ingredients. Based on the field survey, most of face mask found in market are made of natural ingredients such as limes, kola and green tea. This study uses natural white rice as basic ingredient, active medium bangkok papaya, and additional ingredient as aromatic feature which is white jasmine as a new innovation in traditional face mask. White rice has higher amyl pectin that will make the mask become stickier. Papaya is a fit ingredient for face mask as it contains papaya enzyme that can clean face through its pores and eliminate skin?s dead cell. The objective of study aims to reveal the proportion effect on the physical properties that cover colors, fragrances, textures, stickiness, density, and preference level of panelists, another objective of this study to measure the use expectancy of traditional mask. The study uses experiment method. The free variable of study is white rice and papaya powder which are X1 (1:1), X2 (3:2), X3 (7:3), and X4 (4:1). The bound variables of study are the physical properties which are colors, fragrances, textures, stickiness, density, and preference level of panelists. The data. collection.n techniquee is using observation of 30 panelists. The data analysiss uses One ?Way Anova test followed by Duncan test by using SPSS program.m The result of study shows that there is an effect on the physical properties of traditional face mask. The Duncant test that shows the physical properties of preparation mask X4 (4:1) has lighter brown color, smoother texture, significance jasmine fragnance, and preferred by panelists. The number of bacteria anad fungus are less than , the traditional face mask is still able to use until 7th day of experiment. It is suggested to apply longer use expectancy within condition of cleaner situation while adding the mask and the fixation of drying process of papaya fruit. Keywords: Traditonal Face Mask, White Rice, Papaya
PENINGKATAN KETERAMPILAN TATA RIAS WAJAH PANGGUNG UNTUK PERFORMA SINDEN DI KOTA MALANG MELALUI PELATIHAN IRIANI PUTRI PRATIWI, PUSPITA; SINTA MEGASARI, DINDY
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENINGKATAN KETERAMPILAN TATA RIAS WAJAH PANGGUNG UNTUK PERFORMA SINDEN DI KOTA MALANG Puspita Iriani Putri Pratiwi S1 Pendidikan Tata Rias, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya puspitapratiwi@mhs.unesa.ac.id Dindy Sinta Megasari, S.Pd.,M.Pd Dosen S1 Pendidikan Tata Rias, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya dindymegasari@unesa.ac.id Abstrak : Peningkatan keterampilan tata rias wajah panggung h adalah pelatihan tata rias wajah k panggung untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tentang tata rias wajah panggung pada sinden di Kota Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui hasil dari pelatihan keterampilan tata rias wajah panggung pada sinden di Kota Malang, untuk mengetahui hasil respon pesinden terhadap pelatihan, untuk mengatahui hasil respon penonton. Jenis Penelitian ini adalah pre-eksperimental design dengan rancangan one group pre-test dan post-test design. Subjek penelitian ini adalah sinden di Kota Malang sebanyak 25 orang peserta. Teknik dalam pengambilan data menggunakan angket dan observasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan respon peserta meningkat 100% mendapat respon positif terhadap kegiatan pelatihan, hasil dari sebelum dan sesudah diadakan pelatihan untuk performa sinden di Kota Malang menunjukkan nilai sebelum sebanyak 62.0, sedangkan nilai sesudah sebanyak 88,4, hasil yang di dapatkan melalui uji normalitas adalah 0,032 > 0.05 data dapat dinyatakan terdistribusi normal dan memiliki perbedaan yang signifikan pada hasil pre-test dan post-test dengan selisih 10.56. Hasil respon penonton mendapat nilai aspek 1 sebanyak 82.50%, nilai aspek 2 sebanyak 79.20, nilai aspek 3 sebanyak 95.70%, nilai aspek 4 sebanyak 99%, aspek 5 sebanyak 92%. Terdapat peningkatan yang signifikan sebelum ataupun sesudah adanya pelatihan untuk sinden di Kota Malang. Kata Kunci a : Tata Rias Wajah Panggung Performa, Sinden Abstract: Improving tehe stage make-up skills is a stage make-up training to improve the skills and knowledge of stage make-up sinden in Malang City. the purpose of this research is to find out the results of stage make-up skills training at sinden in Malang City, to find out the results of the pesinden?s respons to training audience response. This type ofresearch is pre-ekperimental design with the design of one group pre-test and post-tes design. The subject of this study was sinden in Malang City as manyas 25 participants. The technique in collecting data uses questionnaires and observations. The analysis in this study used the t-test. The results showed that the management of participant?s responses to improved stage make-up skills shwed that the everage results of 100% received a positive response to the training activities, the results of before and after the stage make-up skills improvement for sinden performance in Malang Cityshowedan average valu the pre-test is 62,0, while the value for the post-test average is 88.4, the results , the results obtained through the normality test are 0.032> 0.05 data can be declared normally distributed and has a significant pre-test, post-test difference of 10.56. The results of the audience response received aspect 1 scores as much as 82.50%, aspect 2 values ??as much as 79.20, aspect 3 values ??as much as 95.70%, aspect 4 values ??as much as 99%, aspect 5 as much as 92%. There is a significant increase in the skills and knowledge of stage makeup before or after the improvement of makeup stage skills for sinden performance in Malang City. Keywords : Stage Performance Formation, Sinden
PELATIHAN KETERAMPILAN MEMBUAT HEADPIECE UNTUK PENATAAN SANGGUL DAN HIJAB DI PONDOK PESANTREN MANBA’UL HIKAM TANGGULANGIN SIDOARJO IZZA AL HAKIM, AMILA; , MASPIYAH
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) keterlaksanaan pelatihan membuat headpiece, 2) aktivitas peserta pelatihan membuat headpiece, 3) hasil keterampilan peserta pelatihan membuat headpiece, dan 4) respon peserta pelatihan keterampilan membuat headpiece. Jenis penelitian ini yaitu pre experimental design dengan rancangan penelitian One Shoot Case Study. Subyek penelitian ini yaitu 20 santri Pondok Pesantren Manba?ul Hikam Tanggulangin Sidoarjo. Metode Pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi untuk mengumpulkan data keterlaksanaan pelatihan dan aktivitas peserta pelatihan, metode tes peserta untuk mengumpulkan hasil keterampilan, dan metode angket untuk respon peserta. Teknik analisis data menggunakan Statistik Deskriptif Kuantitatif menggunakan rumus rata-rata untuk keterlaksanaan, persentase untuk aktivitas dan respon peserta, rata-rata untuk hasil tes keterampilan membuat headpiece. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Keterlaksanaan pelatihan membuat headpiece didapatkan nilai rata-rata 3,8 dengan kriteria sangat baik, 2) Aktifitas peserta pelatihan sebesar 94,2% dengan kriteria sangat baik, 3) Hasil membuat headpiece mendapatkan nilai rata-rata mencapai 81,01 dengan kriteria baik, dan 4) Respon peserta pelatihan Ponpes Manba?ul Hikam pada pelatihan, menyatakan hand out mudah dipahami, pelatihan membuat headpiece merupakan hal baru, membuat headpiece merupakan suatu keterampilan yang tidak sulit dikerjakan, metode demonstrasi dapat membantu dalam melakukan praktik, pelatih menyampaikan materi dengan baik dan mudah dipahami, dengan rata-rata 93% dalam kategori sangat baik. Kata Kunci : Pelatihan, Headpiece, Pondok Pesantren Manba?ul Hikam. ABSTRACT The purpose of this study was to find out 1) the implementation of the training in making a headpiece, 2) the activity of the trainees making a headpiece, 3) the results of the skills of the training participants in making a headpiece, and 4) the response of the headpiece skills training participants. Type of this study were pre experimental design with one shoot case study design. The subject of this study were 20 santri boarding schools in Manba?ul Hikam Tanggulangin Sidoarjo. Data collected by observing, test, and questionaire method. Data analysis technique used were statistic deskriptif kuantitatif using formulas the average for training management, the percentage for the activity and response participants , the average for the results of the skill test for making a headpiece. The result of this study showed that 1) the implementation of management training in making a headpiece obtained an average value of 3,8 with very good criteria, 2) The percentage score aimed from activity of the participants were 94,2%, 3) The average score of participant skill 81,01 and 4) Response of participants at Manbaul Hikam of training , said hand out understandable , training make a headpiece was something new, make a headpiece is a skill that is not hard work, the demonstration can help to practice, coach given the lectures well and comprehensible , were 93% in a category very good. Keywords : Training, Headpiece, Manba?ul Hikam Islamic Boarding School.
PERBANDINGAN PENGGUNAAN EYEBROW GEL DAN EYEBROW PENCIL TERHADAP HASIL KOREKSI ALIS PADA TATA RIAS WAJAH PESTA DWI RAHMAWATI, KARTIKA; PUSPITORINI, ARITA
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui hasil koreksi bentuk alis pada tata rias wajah pesta dengan menggunakan eyebrow gel 2) Mengetahui hasil koreksi bentuk alis pada tata rias wajah pesta dengan menggunakan eyebrow pencil 3) Mengetahui perbandingan hasil koreksi bentuk alis pada tata rias wajah pesta antara eyebrow gel dan eyebrow pencil. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, obyek dalam penelitian ini adalah hasil perbandingan koreksi bentuk alis dengan menggunakan eyebrow gel dan eyebrow pencil. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi yang dilakukan oleh 30 observer. Metode analisis data yang digunakan adalah Uji T-test (Independent sample T test) dengan menggunakan program SPSS 21. Hasil penelitian ini adalah : 1.) Hasil jadi penggunaan eyebrow gel dengan rincian nilai rata-rata aspek ketepatan bentuk alis 4,56 , kerataan eyebrow pada bentuk alis 4,4 , kerapian bentuk alis 4,2 , kesesuaian bentuk alis 4,7, dan tingkat kesukaan observer 4,5. 2) Hasil jadi penggunaan eyebrow Pencil dengan rincian nilai rata-rata aspek ketepatan bentuk alis 3,23 , kerataan eyebrow pada bentuk alis 3,16 , kerapian bentuk alis 3,1 , kesesuaian bentuk alis 3,3 , dan tingkat kesukaan observer 3,46. 3) Hasil penelitian ini menunjukan terdapat perbandingan hasil jadi yang terbaik dari koreksi bentuk alis pada tata rias wajah pesta dengan menggunakan eyebrow gel dan eyebrow pencil sebanyak 5 aspek. Perbandingan hasil penggunaan eyebrow gel dan eyebrow pencil terhadap hasil koreksi bentuk alis pada tata rias wajah pesta menunjukkan terdapat perbedaan signifikan hasil jadi koreksi bentuk alis pada tata rias wajah pesta dengan penggunaan eyebrow gel dan eyebrow pencil. Hasil jadi koreksi bentuk alis pada tata rias wajah pesta yang menggunakan eyebrow gel lebih baik dari pada hasil jadi koreksi bentuk alis pada tata rias wajah pesta yang menggunakan eyebrow pencil. Dilihat dari aspek ketepatan bentuk alis, kerataan eyebrow, kerapian bentuk alis, kesesuaian bentuk alis, dan tingkat kesukaan observer. Kata Kunci :Koreksi Bentuk Alis, Eyebrow Gel dan Eyebrow Pencil Abstract The purpose of this study is 1) to find out the results of the eyebrow shape correction on the party makeup using eyebrow gel 2) Knowing the results of the eyebrow shape correction on the party makeup using eyebrow pencil eyebrow gel and eyebrow pencil. The type of this research is experiment, the object of this research is the comparison of the correction of eyebrow shape using eyebrow gel and eyebrow pencil. The data collection method used is observation carried out by 30 observers. The data analysis method used is the T-test (Independent sample T test) using the SPSS 21 program. The results of this study are: 1.) The results are using eyebrow gel with details of the average value of the eyebrow shape accuracy 4.56, evenness eyebrow on 4.4 eyebrow shape, 4.2 neat eyebrow shape, 4.7 eyebrow shape conformity, and 4.5 observer favorite level. 2) Results are used for eyebrow Pencil with details of the average value of the accuracy of eyebrow shape 3.23, eyebrow flatness at eyebrow shape 3.16, neatness of eyebrow shape 3.1, conformity of eyebrow shape 3.3, and level of observer 3 preference, 46. 3) The results of this study indicate that there is a comparison of the results to be the best of the correction of eyebrow shape on the party makeup using eyebrow gel and eyebrow pencil as many as 5 aspects. Comparison of the results of using eyebrow gel and eyebrow pencil against the results of correction of eyebrow shape on party makeup make it show that there are significant differences in the results of the correction of eyebrow shape on the makeup of the party with the use of eyebrow gel and eyebrow pencil. The results of the correction of the eyebrow shape on party makeup using the eyebrow gel are better than the results of the correction of eyebrow shape on the makeup of the party using eyebrow pencil. Viewed from the aspect of the shape of the eyebrows, the flatness of the eyebrow, the neatness of the eyebrow shape, the suitability of the eyebrow shape, and the level of the observers preference. Keywords: Eyebrow Correction, Eyebrow Gel and Eyebrow Pencil