cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tata Rias
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 381 Documents
PENGARUH PROPORSI TEPUNG KEDELAI (GLYCINE MAX) , YOGURT DAN STROBERI TERHADAP SIFAT FISIK MASKER RAMBUT LINTANG ANGKASA, HENI; KECVARA PRITASARI, OCTAVERINA
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Masker rambut merupakan kosmetik perawatan rambut yang berfungsi memperbaiki rambut yang rusak dengan bahan alami seperti tepung kedelai, yogurt dan stroberi. Tepung kedelai mengandung protein yang baik untuk memperbaiki keratin pada batang rambut. yogurt mengandung B12 untuk memberikan nutrisi folikel rambut untuk pertumbuhan rambut, sedangkan stroberi mengandung vitamin C yang baik untuk kelenturan rambut, serta menjaga agar rambut tidak rusak. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh proporsi tepung kedelai, yogurt dan stroberi terhadap hasil jadi yang dinilai dari sifat fisik meliputi warna, aroma, tekstur, daya lekat, kekentalan dan kemudahan dibilas 2) Untuk mengetahui proporsi masker rambut yang paling disukai panelis; 3) Untuk mengetahui masa simpan hasil jadi masker rambut. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Metode pengumpulan data menggunakan observasi yang dilakukan 30 panelis. Teknik analisis data menggunakan uji Anova tunggal dan uji Duncan dengan hasil terbaik pada aspek, warna, aroma, daya lekat dan kemudahan dibilas, pada produk masker X1 dengan proposi 2 gram tepung kedelai, 13 ml yogurt dan 10 ml stroberi dan hasil masker terbaik pada aspek kekentalan yang terbaik yaitu pada X2 dengan proporsi 4 gram tepung kedelai, 11 ml yogurt dan 10 ml stroberi. hasil uji mikrobiologi produk terbaik dapat disimpan hingga hari ke-7. Kata Kunci : Masker Rambut, Kedelai, Yogurt, Stroberi. Abstract Hair mask is a hair care cosmetics that serves to repair damaged hair with natural ingredients such as soy flour, yogurt and strawberries. Soy flour contains good protein to repair keratin in the hair shaft. yogurt contains B12 to provide hair follicle nutrition for hair growth, while strawberries contain vitamin C which is good for hair flexibility, and keeps hair from being damaged. The purpose of this study was 1) to find the effect of the proportion of soy flour, yogurt and strawberry to the results of hair masks on phisical characteristics which are colour, smell, texture, stiky, viscosity and ease of washing; 2) To know the proportion of hair masks that are most preferred by panelists; 3) To find investigate the savings period of the mask. This research is an experimental research. The method of collecting data uses observations made by 30 panelists. Data analysis techniques used a single ANOVA test and Duncan test with the best results on aspects, color, aroma, adhesion and ease of rinsing, on Xmask products1 with a proportion of 2 grams of soy flour, 13 ml of yogurt and 10 ml of strawberries and the best mask results the best viscosity aspect is at X2 with a proportion of 4 grams of soy flour, 11 ml of yogurt and 10 ml of strawberries. the results of the best product microbiology test can be stored until the 7th day. Keywords: Hair mask, soy flour, yogurt, strawberry.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN AURORA 3D PRESENTATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA SUB KOMPETENSI PENATAAN HAIRPIECE DI SMKN 6 SURABAYA PUSPITA RANI, FEBRINA; FAIDAH, MUTIMMATUL
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penerapan media pembelajaran Aurora 3D Presentation dan pada model pembelajaran langsung diberikan pada siswa tata kecantikan rambut dan kulit di SMK Negeri 6 Surabaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran Aurora 3D Presentation, aktifitas guru, aktifitas siswa, hasil belajar siswa dan respon siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pre Experimen Design yang menggunakan design penelitian ?One group pretest?posttest design?. Analisis data yang didapat berupa hasil kelayakan media pembelajaran Aurora 3D Presentation, aktifitas guru, aktifitas siswa, hasil belajar siswa dan respon siswa. Subyek penelitian adalah 30 siswa tata kecantikan rambut dan kulit di SMK Negeri 6 Surabaya. Berdasarkan data hasil kelayakan media memperoleh nilai rata-rata keseluruhan sebesar 3,6 yang berarti baik. Data analisis aktivitas guru memperoleh rata-rata keseluruhan yaitu 3,5 yang berarti baik. Hasil analisis data aktivitas siswa dari petemuan pertama hingga pertemuan kedua mengalami peningkatan dengan prosentase yang sangat baik 100%. Data hasil belajar dari hasil uji t sebesar 9,542 dengan taraf Sign (2-tailed) 0,000 kurang dari 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan media pembelajaran Aurora 3D Presentation. Dari hasil analisis data diatas setelah dilakukan penelitian, nilai siswa mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata yang sangat baik daripada sebelum dilakukan penelitian. Dengan nilai rata-rata keseluruhan yang sangat baik dan telah diuji validasikan, maka media pembelajaran Aurora 3D Presentation dinyatakan telah layak untuk diterapkan dalam pembelajaran pada kompetensi dasar penataan hairpiece. Sehingga terciptanya media pembelajaran berbasis teknologi kreatif dan inovatif bagi siswa. Kata Kunci : Aurora 3D Presentation, Penataan Hairpiece. Abstract Implementation of Aurora 3D Presentation learning media in the direct learning model was given to students of hair and skin beauty at SMK Negeri 6 Surabaya to improve student learning outcomes. This study aims to determine the feasibility of Aurora 3D Presentation learning media, teacher activities, student activities, student learning outcomes and student responses. This study used a Pre Experiment Design study using a "One Group Pretes-Posttest Design" research design. Data analysis was obtained from the results of the feasibility of Aurora 3D Presentation learning media, teacher activities, student activities, student learning outcomes and student responses. The research subjects were 30 students of hair and skin beauty at SMK Negeri 6 Surabaya. Based on data from the media feasibility, the overall score is 3.6 which means good. Data on teacher activity analysis obtained an overall average of 3.5 which means good. The results of the analysis of student activity data from the first meeting to the second meeting increased with a very good percentage of 100%. Learning outcomes data from the results of the t test amounted to 9.542 with the Sign level (2-tailed) 0.000 less than 0.05 so that Ho was rejected and Ha was accepted which meant there was a significant increase in student learning outcomes between before and after the application of Aurora 3D Presentation learning media. From the results of the data analysis above after the study, the value of students has increased with a very good average value than before the research was conducted. With an overall score that is very good and has been validated, Aurora 3D Presentation learning media has been declared feasible to be applied in learning on the basic competencies of hairpiece arrangement. So that the creation of creative and innovative technology-based learning media for students. Key Words : Aurora 3D Presentation, Hairpiece Arrangem
PERBANDINGAN PROPORSI TEPUNG TERIGU SEBAGAI BAHAN PENGENTAL LATEKS CAIR TERHADAP HASIL JADI PROSTHETIC LUKA ROBEK TIGA DIMENSI WIJANARKO, SETIAWAN; DWIYANTI, SRI
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Prosthetic adalah efek tambahan pada tata rias karakter yang didesain untuk ditempelkan pada wajah atau badan aktor. Lateks cair merupakan bahan yang sering digunakan sebagai bahan pembuatan prosthetic, tetapi lateks cair memiliki voskositas yang rendah sehingga terlalu cair dan menyulitkan proses pencetakan. Untuk meningkatkan viskositas lateks cair, perlu ditambahkan bahan pengental. Pada penelitian ini akan dilakukan penambahan tepung terigu sebagai bahan pengental lateks cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi perbandingan tepung terigu sebagai bahan pengental lateks cair yang terbaik. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, dengan variabel bebas perbandingan lateks cair dan tepung terigu yaitu 5:3, 5:2, dan 5:1. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil jadi prosthetic berupa luka robek berdasarkan aspek kekentalan, warna, elastisitas, kesesuaian bentuk desain dan kesukaan. Proses penelitian melibatkan 30 orang panelis ahli. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, yang kemudian dihitung menggunakan SPSS 21 dengan teknik anova tunggal dan uji duncan. Penelitian ini menghasilkan bahwa penambahan tepung terigu mempengaruhi aspek kekentalan, elastisitas, dan kesesuaian bentuk desain luka robek. Aspek warna tidak terpengaruh oleh penambahan tepung terigu. Perbandingan X2 mendapatkan nilai tertinggi pada aspek kekentalan dengan nilai 3,8, warna 3,7 dan kesesuaian desain 3,6. Pada aspek elastisitas nilai tertinggi dimiliki oleh perbandingan X3. Faktor kesukaan menunjukkan perbandingan X2 sangat disukai dengan prosentase kesukaan 91,6%. Kata Kunci: Prosthetic, lateks cair, tepung terigu Abstract Prosthetic is an additional effect on character makeup that is designed to be attached to the face or body of an actor. Liquid latex is a material that is often used as a prosthetic material, but liquid latex has a low vicosity so it is too liquid and difficult to mold. To increase the viscosity of liquid latex, thickening agents need to be added. In this study, flour will be added as thickening agent for liquid latex. This study aims to determine the composition of the comparison of wheat flour as thickening agent of the best liquid latex. This type of research is an experiment, with the independent variable ratio of liquid latex and flour, namely 5: 3, 5: 2, and 5: 1. The dependent variable in this study is prosthetic results in the form of torn wounds based on aspects of thickness, color, elasticity, suitability of the design and preferences. The research process involved 30 expert panelists. The method of data collection uses the observation method, which is then calculated using SPSS 21 with a single anova technique and duncan test. This study resulted in the addition of wheat flour affecting aspects of viscosity, elasticity, and conformity of the shape of the torn wound design. The color aspect is not affected by the addition of flour. Comparison of X2 gets the highest value on the viscosity aspect with a value of 3.8, color 3.7 and suitability of design 3.6. In the elasticity aspect the highest value is owned by the X3 comparison. The favorite factor shows that the ratio of X2 is very favored with a favorite percentage of 91.6%. Keywords: prosthetic, liquid latex, flour
PEMANFAATAN TEPUNG BERAS MERAH DAN YOGHURT SEBAGAI MASKER WAJAH TRADISIONAL UNTUK PERAWATAN KULIT WAJAH KERING SILVIA HANDAYANI, BETY; SINGKE, JUHRAH
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tepung beras merah mengandung oryzanol yang dapat membantu memperbarui pigmen melanin sehingga kulit lebih terlindungi dari paparan sinar matahari. Sedangkan yoghurt mengandung asam laktat yang dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk pada pori-pori sehingga membuat kulit menjadi lebih segar dan cerah. Tujuan Penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh masker tepung beras merah dan yoghurt terhadap tingkat kelembaban kulit wajah, kondisi kulit dan waktu peningkatan. 2) Untuk mengetahui masker tepung beras merah dan yoghurt yang memiliki pengaruh terbaik terhadap kulit yang kering. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tepung beras merah dan yoghurt yang digunakan dengan perbandingan X1 (3.5gr : 6.5ml ), X2 (5gr : 5ml), X3 (6.5gr : 3.5ml). Variabel terikat dari penelitian ini adalah kondisi kulit, tingkat kelembaban kulit, waktu perubahan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi yang melibatkan 30 orang panelis. Analisis data penelitian ini menggunakan Anava one way yang dilanjutkan dengan Uji Duncan menggunakan program SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masker yang memiliki pengaruh terbaik adalah masker X3 dengan proporsi 6.5 gram tepung beras merah dan 3,5 gram yoghurt dengan pengaruh pada wajah yaitu 1) tingkat kelembaban kulit meningkat secara signifikan pasca penggunaan masker, 2) waktu peningkatan kelembaban wajah mengalami peningkatan signifikan pada setiap treatment yang dilakukan, 3) kondisi kulit wajah mengalami perubahan menjadi lebih lembab dan halus. Kata Kunci: perawatan kulit, kulit kering, tepung beras merah, yoghurt
PENGARUH WARNA KONTAK LENSA MATA DIPADU DENGAN WARNA EYE SHADOW DAN TEKNIK WING EYELINER TERHADAP HASIL RIASAN KOREKSI MATA BESAR UNTUK PENGANTIN MODERN ARMOR, MUKHLISA; PUSPITORINI, ARITA
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENGARUH WARNA KONTAK LENSA MATA DIPADU DENGAN WARNA EYE SHADOW DAN TEKNIK WING EYELINER TERHADAP HASIL RIASAN KOREKSI MATA BESAR UNTUK PENGANTIN MODERN Nama : Mukhlisa Armor NIM : 14050634040 Program Studi : S1 Pendidikan Tata Rias Jurusan : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas :Teknik Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dra. Arita Puspitorini, M.Pd. Koreksi bentuk mata menggunakan kontak lensa yang dipadu dengan eyeshadow dan wing eyeliner adalah salah satu perkembangan dalam teknik untuk merias wajah. Hal tersebut dapat membantu terciptanya sebuah inovasi dalam bidang tata rias wajah khususnya untuk mengoreksi bentuk mata pada tata rias wajah pengantin modern atau tata rias wajah yang lainnya. Salah satu bentuk mata yang perlu dikoreksi adalah mata besar bulat dan mata besar menonjol. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui hasil koreksi penggunaan kontak lensa yang dipadu dengan eyeshadow dan wing eyeliner terhadap riasan mata besar bulat dan besar menonjol; 2) pengaruh hasil jadi riasan koreksi pada mata besar bulat dan besar menonjol pada pengantin modern. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Metode pengumpulan data yan digunakan adalah observasi dengan melibatkan 30 observer. Teknik analisi data yang digunakan adalah mean dan uji independent sample t-test degan menggunakan batua program SPSS 25 dengan taraf signifikan 5% (P<0,05). Hasil penelitian ini memperoleh data meliputi 1) hasil koreksi penggunaan kontak lensa yang dipadu dengan eyeshadow dan wing eyeliner terhadap riasan mata besar bulat dan besar menonjol dengan nilai mean masing-masing 3,68 dan 3,16. Selanjutnya 2) terdapat pengaruh penggunaan kontak lensa yang dipadu dengan eyeshadow dan wing eyeliner terhadap riasan mata besar bulat dan besar menonjol. Hal tersebut dapat dilihat dari data yang diperoleh pada aspek keseluruhan hasil tata rias mata besar memperoleh nilai t hitung 6,605 dengan signifikasi 0,000 yaitu < 0,05. Kata kunci : tata rias mata besar, koreksi mata besar, penggunaan kontak lensa yang dipadu dengan eyeshadow dan wing eyeliner. ABSTRACT THE INFLUENCE OF CONTACT LENS COLOR COMBINED WITH EYE SHADOW COLOR AND WING EYELINER TEHNIQUE TO THE RESULT OF BIG EYES MAKEUP CORRECTION FOR MODERN BRIDE Name : Mukhlisa Armor NIM : 14050634040 Study Program :Bachelor of Cosmetology Education Department : Home Economic Education Faculty of Engineering Name of Institution : Surabaya State University Advisor : Dra. Arita Puspitorini, M.Pd. The correction of eye shape use the contact lens combined with eye shadow and wing eyeliner is one of the development in technique for makeup. This can help create an innovation in the field of makeup especially to correct the shape of the eye on modern bride makeup or other makeup. One of eye shape that needs to be corrected is a big round eye and big protruding eye. This research aims to 1) know the result of using contact lens combined with eye shadow and wing eyeliner to the big round and protruding eyes; 2) know the influence of makeup correction result to the big round and big protruding eyes on modern bride. This type of research is experimental research. The data collection method that used was observation by involving 30 observers. Data analysis technique that used was mean and independent sample t-test test using the SPSS 25 program with a significance level of 5% (P <0.05). The results of this research obtained data including 1) the correction result of using contact lens combined with eye shadow and wing eyeliner to the big round and big protruding eyes with a mean value of 3.68 and 3.16 respectively. Furthermore, 2) there is an influence of using contact lens combined with eye shadow and wing eyeliner to the big round and big protruding eyes. This can be seen from the data obtained in the aspect of the overall results of the big eye makeup obtaining the value of t count 6.605 with a significance of 0,000, which is <0,05. Keyword: big eyes makeup, big eyes correction, use of contact lens combined with eye shadow and wing eyeliner
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN KOSMETIK TATA RIAS WAJAH BERLABEL HALAL LIANTIN NINGRUM, ERMA; WAHINI, MEDA
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perkembangan dunia kecantikan berhubungan erat dengan peredaran produk kosmetik yang cukup beragam. Sebagai negara yang mayoritas penduduknya adalah muslim, maka produk kosmetik berlabel halal merupakan suatu kebutuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap terkait kosmetik tata rias wajah berlabel halal, serta untuk mengetahui korelasi atau hubungan antara pengetahuan dan sikap yang dimiliki oleh mahasiswa Universitas Negeri Surabaya dengan perilaku dalam penggunaan kosmetik tata rias wajah berlabel halal. Jenis penelitian ini adalah cross sectional yaitu penelitian yang dilakukan pada satu titik waktu tertentu (point approach) dan objek penelitian diobservasi hanya satu kali. Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 101 mahasiswa perempuan di Universitas Negeri Surabaya dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive dengan pertimbangan mahasiswi aktif selain prodi S1 Pendidikan Tata Rias. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Tingkat pengetahuan tentang kosmetik tata rias wajah berlabel halal yang dimiliki responden adalah tinggi dengan persentase 61,39%. 2)Persentase sikap sebesar 40,59% yang termasuk dalam kategori cukup. Analisis data korelasi menggunakan Spearman Rho. Hasil statistik uji Spearman Rho memberikan hasil nilai p-value sebesar 0,000 pada hubungan sikap dan perilaku pemilihan kosmetik halal. 3) Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku penggunaan kosmetik tata rias wajah berlabel halal pada mahasiswi Universitas Negeri Surabaya dengan nilai p-value kurang dari ? (0,05). Sedangkan keeratan hubungan masing-masing sebesar 0,557 dan 0,706. Koefisien yang dihasilkan bernilai positif yang berarti terdapat hubungan searah. Kata kunci: pengetahuan, sikap, perilaku, kosmetik tata rias wajah, label halal Abstract The rise of the beauty closely related to the distribution of cosmetic products were quite diverse. As a country that the majority of people are muslims, then halal cosmetic products is a necessity. The purpose of this research is the knowledge and the attitude of related halal make up cosmetics, also to find a correlation or the relationship between knowledge and attitude by Surabaya State University?s students with the behavior in the use of halal make up cosmetics. The research is cross sectional using approach ex post facto and is quantitative research. The total sample that is used is as many as 101 people female undergraduates at the Surabaya State University and the collection of samples was purposive technique in consideration of the sampling method of a college student are active besides Beauty Cosmetology Education undergraduate degree. The result shows that: 1) Knowledge of respondents increasing with the percentage 61,39 %. 2) Percentage of the attitude 40,59 % included in average category. The correlation data analysis using Spearman Rho. 3)The statistics Spearman Rho test results p-value value of 0,000 to relations attitudes and behavior toward halal make up cosmetics. The value of the p-value less than ( 0,05 ) stating that there is a correlation or a significant relation exists between knowledge and attitudes towards behavior respondents in an halal make up cosmetics. A correlation coefficient produced is 0,557 and 0,760. The result also positive which means there are relations in line. Key words: knowledge, attitude, behavior, make up cosmetics, halal label
TATA RIAS WAJAH DENGAN APLIKASI EYESHADOW BOLD EYES DIPADU EYESHADOW GLITER UNTUK KOREKSI KELAINAN MATA PSEUDOPTOSIS. SALISA, WERA; FAIDAH, MUTIMMATUL
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Teknikkaplikasi eyeshadow bold eyes dipadu dengan eyesshadow gliter untuk koreksi mata pseudoptosis adalah tata rias korektiffyang menutupi suatu kekurangan dengan ilmu tata rias yang mengalami inovasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1.) Pengaplikasian aplikasi eyeshadow bold eyes dipadu dan eyesshadow gliterruntuk koreksi mata pseudoptosi. 2.) Untuk mengetahui penilaian ahli terhadap hasil jadi tata rias wajah dengan teknik aplikasi eyeshadow bolddeyesk dipadu dan eyesshadowngliter untuk koreksi mata pseudoptosi. Jenis penelitian ini diskriptiffkualitatif data yang didapat berupa hasil pengaplikasian aplikasi eyeshadow bold eyes dipadu dan eyesshadow gliter untuk koreksi mata pseudoptosi yang digunakan pra penelitian dengan rekayasa desain, pendapat ahli, pelaksanaan penelitian, penilaian ahli terhadap hasilm tata riasswajah aplikasi eyeshadow bold eyes dipadu dengan eyesshadow gliter untuk koreksi kelainan mata pseudoptosis.,.Metode pengumpulan data wawancara, dan observasi.Hasil penilaian observer terhadap tata rias wajah dengan aplikasi eyeshadownbold eyes dipadu eyeshadow glitter untuk koreksi kelainan mata pseudoptosis menyatakan bahwa keseluruhan pengaplikasianmini sesuai diterapkan di pengantin Sunda Siger muslim ditinjau dari hasil eksperimen yang pernah dilakukan dan dinilai dengan para ahli. Kata Kunci: Aplikasi Eyeshadow Bold Eyess Dipadu Dengan EyesshadowwGliter Untuk Koreksi Mata Pseudoptosis. Abstract: Bold eyes eyeshadow application techniques combined withheyesshadow eye correction to gliter pseudoptosis is corrective makeup that covers a lack with the science of Cosmetology who experience innovation. This research aims to find out: 1.) Application Deployment) eyeshadowwbold eyes combined and gliter eyesshadow pseudoptosi eye for correction. 2.) To find out the results of the expert assessment against so makeup eyeshadow application techniques with bold eyes combined and gliter eyesshadow pseudoptosi eye for correction. This type of research is qualitative diskriptif the data obtained in the form of bold eyeshadow application deployment results eyes combined and eyesshadow eye pseudoptosi correction to gliter used pra research with engineering design, expert opinion, implementationnof research, expert assessment against the results of the application of eyeshadow makeup bold eyes combined with eyesshadow for the correction of the eye disorder gliter pseudoptosis on Sunda Siger muslim bride. Methods of data collection, interview and observation. The results of the assessment of the observer towards the makeup with bold eyes eyeshadow application combined eyeshadow glitter for the correction of eye disorders pseudoptosis stated that overall this deployment applied in Sundanese Siger muslim bride reviewed the results of experiments ever conducted and assessed by the experts. Keywords: Bold Eyes Eyeshadow Application Combined With Eyesshadow Eye Correction To Gliter Pseudoptosis.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PADA SUB KOMPETENSI RIAS KARAKTER ORANG TUA KUSUMA WARDANI, RIA; FAIDAH, MUTIMMATUL
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Era teknologi pembelajaran pada masa modern ini telah mengalami banyak perkembangan. Hal ini menyebabakan pembelajaran di sekolah memerlukan pembaharuan agar lebih efektif dan tidak monoton Pembelajaran masih berpusat pada guru belum melibatkan siswa secara aktif. Hal tersebut menyebabkan hasil belajar siswa masih kurang, nilai belum melampaui jauh dari kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka perlu dilakukan pendekatan model pembelajaran yang berbeda, agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan mencapai tujuan pendidikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui: 1) keterlaksanaan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, 2) aktivitas siswa selama proses pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, 3) peningkatan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran rias karakter orang di SMK Negeri 4 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian yaitu siswa kelas XII Kecantikan Kulit 1 SMK Negeri 4 Yogyakarta. Tempat dan waktu penelitian di SMK Negeri 4 Yogyakarta pada tahun ajaran 2018/2019 di bulan November-Desember 2018. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) keterlaksanaan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada mata pelajaran rias karakter orang tua di SMK Negeri 4 Yogyakarta memperoleh skor rata-rata yang semakin meningkat setiap siklusnya. Hal ini berarti keterlaksanaan sintaks proses pembelajaran dengan model kooperatif tipe Jigsaw sudah berjalan dengan sangat baik. 2) aktivitas siswa selama proses pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada mata pelajaran rias karakter orang tua di SMK Negeri 4 Yogyakarta berdasarkan penilaian observer mengalami peningkatan setiap siklusnya yang terlihat dari indikator yang ditetapkan. 3) Peningkatan hasil belajar kognitif siswa setelah dilaksanakan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada mata pelajaran rias karakter orang tua di SMK Negeri 4 Yogyakarta menjadi lebih baik. Pada siklus I masih terdapat siswa yang belum tuntas. Namun pada siklus II seluruh siswa telah mencapai ketuntasan belajar. Hasil belajar telah memenuhi standar ketuntasan sekolah dan standar Departemen Pendidikan Nasional. Kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, hasil belajar kognitif, rias karakter orang tua Abstract The era of technology learning has experienced many developments. Ths causes learning in schools to require renewal to be more effective and better. Meanwhile, learning is still teacher centered which means that students do not involve actively and causing low students learning result and students?s score is stil far from minimal completeness criteria. Therefore it is needed to conduct a different approach of learning model to be able to improve students? learning result and achieve education goal. The aims of this research are (1) to know the implementation of cooperative learning type Jigsaw, (2) to know students? activity during the process of cooperative learning type Jigsaw, (3) to know the improvement of students? cognitive learning result in make up old people character subject in SMK Negeri 4 Yogyakarta. This research is experimental study. The subject of the research is third grade skin beauty 1 students of SMK negeri 4 Yogyakarta in academic year 2018/2019 on November to December 2018. Collecting data done by using observation sheet, test, and documentation. Analyzing data use descriptive analysis. Research result show that (1) the implementation of cooperative learning type Jigsaw on make up old people character subject obtain average score which increase in every cycle. This means that implementation of syntax learning process by cooperative model type Jigsaw has run well, (2) students? activity during the process of cooperative learning type Jigsaw based on observer have increase in every cycle which show from the indicator set. (3) the improvement of students? cognitive learning result in make up old people character subject in SMK Negeri 4 Yogyakarta become better. Finally, learning result has fulfilled the standard of school completeness and the standard of National Education Department. Keyword: cooperative learning model type Jigsaw, cognitive learning result, make up old people character
PENGARUH PENAMBAHAN LIDAH BUAYA (ALOE VERA) TERHADAP SIFAT FISIK SHAMPO ANTI KETOMBE BERBAHAN DASAR LERAK (SAPINDUS RARAK) RAHMAWATI, YULIANA; , SUHARTININGSIH
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSalah satu jenis shampo anti ketombe tradisional dapat dibuat dari buah lerak sebagai bahan dasar yang ditambah dengan lidah buaya sebagai anti ketombe. Lerak mengandung senyawa saponin yang bersifat sebagai surfaktan alami serta sebagai anti jamur dan anti mikroba sedangkan gel lidah buaya mengandung saponin, vitamin A,B, Asam amino dan Zn. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan lidah buaya terhadap sifat fisik shampo anti ketombe berbahan dasar lerak. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, variabel bebas adalah jumlah lidah buaya dengan 9 variasi yaitu : X1(1ml), X2(2ml), X3(3ml), X4(4ml), X5(5ml), X6(6ml), X7(7ml), X8(8ml), X9(9ml). Variabel terikat berupa sifat fisik shampo anti ketombe yang meliputi aroma, warna, daya buih, kesukaan panelis, viskositas dan pH. Variabel kontrol yaitu ekstrak lerak 5 ml dan minyak kulit jeruk purut 0,2 ml pada setiap sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi yang dilakukan oleh 30 panelis. Analisis data menggunakan SPSS anava tunggal dan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penambahan lidah buaya terhadap seluruh sifat fisik shampo anti ketombe. Berdasarkan hasil uji anava tunggal terhadap aroma diperoleh nilai signifikan 0.000 sig<0,05, warna nilai signifikan 0.000 sig<0,05, daya buih shampo nilai signifikan 0.000 sig<0,05, tingkat kesukaan nilai signifikan 0.000 sig<0,05, pH shampo diperoleh nilai signifikan 0.000 sig<0,05. Adapun pengaruhnya pada produk X9 denga jumlah lidah buaya 9 ml merupakan produk shampo yang paling disukai panelis dengan kriteria shampo: tidak beraroma lerak dan lidah buaya, berwarna coklat muda, sangat berbuih, viskositas 2,21cp dengan nilai pH 5,01. Shampo Anti ketombe berbahan dasar lerak dengan kombinasi lidah buaya dapat diformulasikan sebagai sedian shampo yang telah memenui persyaratan uji sifat fisik dan sesuai dengan nilai pH shampo pada SNI yaitu pada rentang 5-9. Kata Kunci:Shampo Anti ketombe, Lerak, Lidah buaya, Sifat fisik shampo.AbstractOne type of traditional anti-dandruff shampoo can be made from sapindus rarak as a basic ingredient plus aloe vera for anti-dandruff. Sapindus rarak contains saponin compounds which are natural surfactants as well as anti-fungal and anti-microbial and aloe vera gel contains saponins, vitamins A, B, Amino acids and Zn. This research is experimental, the independent variables in this research are the sum of aloe vera with nine variations such as: X1 (1ml), X2 (2ml), X3 (3ml), X4 (4ml), X5 (5ml), X6 (6ml), X7 (7ml), X8 (8ml), X9 (9ml). The dependent variable is physical charakter of anti-dandruff shampoo which includes aroma, color, froth power, panelist fondnees, viscosity and pH. Control variables are 5 ml sapindus rarak extract and 0.2 ml kaffir lime oil in each sample. Data collection was carried by observation methods conducted by 30 panelists. Anayzing data use SPSS one way Anova and Duncan test. The results of research show that there was an effect of adding aloe vera to all the physical properties of anti-dandruff shampoo. Based on the results of one way Anova test on aroma obtained a significant ??of 0.000 sig <0.05, the color a significant of 0.000 sig <0.05, the shampoo froth power a significant of 0.000 sig <0.05, on the level of significant panelist preference of 0.000 sig <0.05, for the pH shampoo a significant of 0.000 sig <0.05. The effect on the X9 product with the amount of 9 ml of aloe vera is the most favorite product shampoo which panelists with the criteria: not flavorful of aloe vera and sapindus rarak, light brown colored, very foamy, viscosity 2.21cp with a pH of 5,01. Anti-dandruff shampoo made from sapindus rarak based with a combination of aloe vera can be formulated as a shampoos that have accepted the requirements for testing physical properties and in accordance with the pH value of shampoo on SNI, which is in the range 5-9.keyword: Anti-dundruff shampoo, Sapindus rarak, Aloe vera, Physical properties shampoo.
PENINGKATAN KETERAMPILAN TATA RIAS WAJAH PANGGUNG MELALUI PELATIHAN PADA TIM PADUAN SUARA UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA KARTIKAWATI, MELINDA; LUTFIATI, DEWI
Jurnal Tata Rias Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tata rias wajah panggung digunakan dalam kegiatan pementasan. Berdasarkan hasil observasi awal dalam salah satu pementasan paduan suara Universitas Airlangga ditemui beberapa kekurangan hasil riasan pada anggota tim yaitu kerataan foundation, pembentukan alis yang kurang proporsional dan pengaplikasian eyeshadow. Hal ini menimbulkan permasalahan untuk hasil pementasan yang optimal. Berdasarkan hasil wawancara dengan pengurus tim diharapkan adanya pelatihan tata rias wajah panggung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) keterlaksanaan pelatihan, 2) peningkatan keterampilan, dan 3) respon peserta pelatihan tata rias wajah panggung. Jenis penelitian menggunakan pre experimental design dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Subyek penelitian 30 orang anggota wanita paduan suara. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes kinerja, dan angket. Teknik analisis data menggunakan tes rata-rata dan uji-t dengan hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan pelatihan memperoleh nilai rata-rata 3,78 (sangat baik). Peningkatan keterampilan memperoleh nilai rata-rata pretest 46,53 dan posttest 81,47, dengan hasil uji-t menunjukkan taraf signifikan 0,000<0,05 sehingga dapat dinyatakan terdapat peningkatan yang signifikan antara pretest dan posttest. Rata-rata respon keseluruhan memperoleh nilai 93,3% (sangat baik). Disimpulkan bahwa pelatihan tata rias wajah panggung dapat meningkatkan keterampilan merias wajah panggung pada tim paduan suara Universitas Airlangga. Kata Kunci: Pelatihan, Tata Rias Wajah Panggung, Tim Paduan Suara Universitas Airlangga ABSTRACT Stage makeup used in performance activities. Based on the result of preliminary observation in one of the Airlangga University choir performances encourated several drawbacksof the team members, flatness of the foundation, forming of eyebrows the are not ideal shape, and application of eyeshadow. This caused problems for optimal performance result. Based on the result of interviews with the team administrator, its hoped that there will be a stage makeup training. This research purposed to know: 1) the implementation of the training, 2) the improvement of skills, and 3) the response of the participants to stage makeup training. This type of research uses pre-experimental design with a research design of one group pretest-posttest. The subjects of the study were 30 female choir members. Data collection methods used were observation, performance tests, and questionnaires. The data analysis technique used the average test and the t-test with the results of the study showed that the implementation of the training obtained an average value of 3.78 (very good). Increased skills obtained an average value of pretest 46.53 and posttest 81.47, with the results of the t-test showing a significant level of 0,000 <0.05 so that it can be stated that there was a significant increase between pretest and posttest. The overall overall response score is 93.3% (very good). It was concluded that stage makeup makeup training could improve stage makeup skills on the Airlangga University choir team. Keyword: Training, Stage Makuep, Airlangga University Choir Team