cover
Contact Name
M Nashoihul Ibad
Contact Email
nashoihulibad@uiidalwa.ac.id
Phone
+6285608675638
Journal Mail Official
nashoihulibad@uiidalwa.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Raci No.51, RT.04/RW.03, Panumbuan, Raci, Kec. Bangil, Pasuruan, Jawa Timur 67153
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
WASILATUNA: JURNAL KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM
ISSN : 26542609     EISSN : 26542595     DOI : https://doi.org/10.38073/wasilatuna
Core Subject :
Wasilatuna Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam is a journal published by the Islamic Communication and Broadcasting Study Program Faculty of Dawah Universitas Islam Internasional Darullughah Waddawah Bangil Pasuruan. This journal provides writings for practitioners and academics to develop theories and empirical research and introduce new concepts in the field of Islamic broadcasting communication and dawah from a broad perspective. It contains actual issues related to Islamic Communication Islamic Broadcasting and Islamic Dawah through the media produced by academics through various literature reviews both in the form of conceptual based articles and research based articles that will be published in the form of Scientific Journals. WASILATUNA Journal is published three times a year every 4 months published in February June and October and already has P ISSN 2654 2609 and E ISSN 2654 2595. Vision Become a scientific journal of Islamic communication and broadcasting with national and international quality. Mission Present research results in the field of Islamic communication and broadcasting for education research and community service. Objective To improve the means of information and public literacy in Islamic communication and broadcasting in the global era.
Arjuna Subject : -
Articles 139 Documents
Penerapan Fungsi Manajemen Penyiaran pada Program “Mengenal Wali Allah” Syiar TV Ampel Muhammad Iqbal Dewantara
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v1i2.380

Abstract

Media penyiaran merupakan bagian penting dalam dakwah islam dewasa ini. Dengan berdasar dari Al Qur’an dan Hadist, dakwah melalui media elektronik TV lebih diminati oleh masyarakat karena program siarannya lebih menarik. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui penerapan fungsi manajemen penyiaran di Syiar TV Ampel pada program”Mengenal Wali Allah”. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang menggunakan metode observasi, pencatatan dan wawancara untuk mengumpulkan data. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Syiar TV Ampel belum sepenuhnya menerapkan standar manajemen penyiaran karena keterbatasan beberapa masalah, seperti masalah sumber daya manusia, struktur organisasi yang tidak lengkap, tidak adanya tenaga ahli di bidang penyiaran, dan kurangnya pelatihan produksi di bidang penyiaran. bidang penyiaran TV. Diharapkan penulisan selanjutnya dapat menganalisa mengenai fungsi manajemen penyiaran di media elektronik lain seperti radio.
Pola Komunikasi Pelaksanaan Majelis Taklim dalam Menyampaikan Pesan Dakwah Studi Kasus Majelis Taklim Al-Maliki Kecamatan Sukerejo Kabupaten Ponorogo Alfan Arifuddin
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v1i2.382

Abstract

Pola Komunikasi Majelis Taklim, Menyampaikan Pesan Dakwah. Penelitian ini mengkaji tentang pola komunikasi yang disampaikan dalam ruang lingkup majelis taklim yang berada di Desa Gegeran Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo dalam menyampaikan dakwah yang di lakuka oleh Kiyai Abdul Malik. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi yang digunakan oleh Kiyai Abdul Malik selaku muballig atau pendakwah dalam menyampaikan pesan dakwah baginda Nabi Muhammad Saw di Desa Gegeran Kecamnatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metote penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dokumentasi, observasi dan wawancara terhadap Kiyai Abdul Malik di Desa Gegeran. Maka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beliau di dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah itu menggunakan berbagai macam cara baik itu mengkaji kitab-kitab salaf maupun ceramah atau mauidzoh khasanah, serta menanamkan pola kehidupan bermasyarakat yang sesuai dengan ajaran syariat islam.
Analisis Isi Pesan Dakwah Program Samara Bersholawat di Radio Samara 96.2 FM Tulungagung A. Roisul Burhani; Barkatullah Maulidi
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v1i2.383

Abstract

Radio Samara 96,2 FM Tulungagung adalah radio dakwah keluarga muslim yang mempunyai misi untuk membentuk keluarga muslim yang sakinah, mawadah wa rahmah dengan cara menyampaikan dakwah melalui program-program yang telah dirancang agar keluarga muslim tertarik dan mau mendengarkan dakwah yang disampaikan, salah satu program unggulan yaitu acara “Samara Bersholawat”. Dari acara ini, diharapkan mampu sebagai media penyampai dakwah Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui isi pesan dakwah apa yang terkandung pada program “Samara Bersholawat” ,untuk mengetahui apa kecenderungan isi pesan dakwah pada program “Samara Bersholawat” dan untuk mengetahui apa ciri khas dari program “Samara Bersholawat”. Metode Penelitian : Pendekatan kualitatif. Metode Analisis : content analysis (analisis data) memakai model analisis isi Philip Mayring. Hasil Penelitian : Analis isi pesan dakwah di 6 materi yang dikategorisasikan ke dalam 3 kategori pesan dakwah yaitu masalah aqidah, syari’at dan akhlak dan yang untuk pertama yaitu masalah syari’at 42 ungkapan, yang kedua yaitu akhlak 27 ungkapan dan yang ketiga aqidah sebanyak 22 ungkapan. Kecenderungan isi pesan dakwah lebih cenderung pada isi pesan yang mengandung masalah syari’at itu karena minimnya pengetahuan tentang ilmu syari’at di masyarakat. Dan ciri khas pada program “Samara Bersholawat” yaitu sholawat yang kebanyakan syairnya dilantunkan oleh Habib Syech, penyiar dan pengisi dakwah harus dari kalangan pria, juga diselingi dengan kirim salam dari pendengar dan disiarkan melalui Facebook.
Aplikasi Fungsi Manajemen Penyiaran pada Program “Mengenal Wali Allah” Syiar TV Ampel Ahmad Avisena; Andriansyah Andriansyah
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v1i2.384

Abstract

Tuntutan masyarakat yang semakin meningkat akan informasi, terutama di bidang keagamaan, membuat banyak organisasi berusaha membuat stasiun televisi (TV) sebagai media penyalur informasi pada publik. Satu diantaranya yaitu SYIAR TV. SYIAR TV mempunyai program atau topik pendidikan khususnya di bidang agama, hal tersebut sesuai dengan tujuan awal didirikannya Stasiun SYIAR TV Ampel Adapun tujuan penelitian ini yakni mendiskripsikan dan mengkaji Aplikasi Fungsi Manajemen Penyiaran SYIAR TV terhadap program “Mengenal Wali Allah”. Peneliti memilih field research sebagai pendekatan dalam penelitian ini. Field reasearch digunakan sebagai metode pengumpulan data kualitatif. Sedangkan deskriptif kualitatif adalah jenis penelitian yang dipilih untuk penelitian ini. Penelitian ini menemukan bahwa aplikasi fungsi manajemen penyiaran SYIAR TV tidak dapat dijalankan secara optimal karena beberapa hal, yaitu kompetensi SDM yang kurang dan alat-alat yang tidak maksimal. SYIAR TV secara profesional mengaplikasikan manajemen siaran dengan tidak lupa melaksanakan empat fungsi manajemen siaran, yaitu planning, organizing, actuating, dan controlling. Ini mempunyai agar produksi siaran dapat dilakukan dalam lingkungan komunitas Ampel.
Becik Ketitik Ala Ketara Kaitan dengan Surah Al Zalzalah Ayat 7 - 8 dalam Penyampaian Pesan Dakwah di Masyarakat Novianto Puji Raharjo
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v1i2.385

Abstract

Islam hadir dapat menyesuaikan diri dengan kebudayaan masyarakat setempat. Pada masyarakat nusantara kebudayaan sebelum islam hadir ialah budaya animisme, dinamisme, agama Hindu serta Budha. Komunikasi antar budaya memandang bahwa masyarakat ialah bentuk dari hubungan yang terjadi baik aspek kecil hingga besar. Komunikasi antar budaya memandang bahwa adanya perbedaan kebiasaan antara budaya satu dengan yang lainnya. Dalam surat Al – Zalzalah ayat 7 – 8 menunjukkan bahwa firman Allah SWT terhadap perbuatan manusia sekecil apapun akan mendapatkan balasannya. Hal ini selaras dengan falsafah jawa yang berbunyi “becik ketitik ala ketara” bermakna “perbuatan baik dan perbuatan yang jelek suatu saat akan nampak dan ketahuan pada akhirnya”. Oleh karena itu penulisan ini bertujuan untuk menggabarkan bagaimana pesan dakwah dari hubungan budaya serta ajaran agama dalam surat Al Zalzalah serta dalam falsafah becik ketitik ala ketara. Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa dalam berdakwah untuk memperhatikan etika komuinikasi budaya untuk dapat memahami strategi dakwah di masyarakat serta penyampaian makna yang dapat diterima masyarakat.
Sosial Media Sebagai Sumber Informasi Dan Dakwah Jamaah Majelis Sholawat Albanjari Koordinator Kecamatan Waru Muhajir Sulthonul Aziz
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v2i2.411

Abstract

Sholawat merupakan suatu anjuran bagi umat muslim diseluruh dunia. Sholawat secara bahasa adalah suatu cara kita untuk memberikan doa keselamatan, yang dalam konteks ini ditujukan kepada nabi Muhammad SAW. Dakwah dalam era digital ini dapat dilakukan dengan berbagai cara dan media. Dalam fleksibilitas dakwah yang melihat subyek dari penikmat dakwah tersebut dakwah dapat dilakukan melalui internet, lebih tepatnya melalui media sosial. penelitian kali ini ingin mengetahui pengaruh dari pemanfaatan media untuk penyebaran informasi dan dakwah dalam Majelis Sholawat Hadrah al-Banjary dan Maulid Shimtudduror Koordinator Kecamatan Waru. Majelis sholawat dengan jumlah jamaah lebih dari 500 orang, lebih dari 50 grup hadroh al-banjary dan lebih dari 38 ranting tersebar didesa-desa yang berada dibawah kecamatan Waru. didapatkan bahwasanya efiensi dakwah untuk masyarakat dapat melalui media sosial. Media sosial Instagram terbukti dapat menjadi fasilitator penyampaian informasi untuk Majelis Sholawat Hadrah al-Banjary dan Maulid Shimtudduror Koordinator Kecamatan Waru. Akun instagram yang aktif menyebarkan pengumuman-pengumuman, kata-kata dakwah berupa quotes, cuplikan-cuplikan tausyiah, rekaman-rekaman qosidah dan juga live streaming saat majelis dimulai. Hasil dari adanya penyebaran informasi melalui akun Instagram @majelis_korcamwaru adalah banyak jamaah yang hadir karena mengetahui informasinya melalui Instagram tersebut.
Analisis Efektifitas Pesan Dakwah Ustadz Segaf Baharun Pada Media Youtube Novianto Puji Raharjo; Muhammad Faizin Febriansyah
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v2i2.412

Abstract

Komunikasi pada era zaman sekarang dapat memanfaatkan media sosial dalam penggunaanya untuk lebih mempermudah proses komunikasi serta memperluas jangkauan komunikasi. Oleh karena itu penggunaan media sosial youtube yang telah digunakan oleh pendakwah Ustad Segaf Baharun telah sesuai dalam strategi komunikasi dakwah era digitalisasi media saat ini, jangkauan lebih luas, komunikasi lebih efektif dalam segi berdakwahnya. Penulisan ini bertujuan untuk melihat bagaimana pesan dakwah yang tergambarkan dan makna yang ingin disampaikan oleh Ustadz Segaf Baharun melalui Youtube. Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan gambaran bagaimana pemanfaatan digitalisasi media saat ini dapat digunakan dalam berdakwah dan bagaimana strategi dakwah yang dapat diterapkan dalam era saat ini. Metode penelitian dalam penulisan ini merupakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan. Data yang diperoleh diolah secara deskriptif analisis dan disajikan dalam bentuk naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pesan Dakwah Al-Habib Segaf Baharun lebih condong kepada kajian fiqih dan tasawwuf. Karena guna memperbaiki akhlak dan syari’at islam yang sesuai dengan Al-qur’an dan Sunnah. Efektifitas Al-Habib Segaf Baharun mampu mengubah tatanan ummat islam dari segi syariat yang dimana korelasi keseluruhan data yang diperoleh tersebut mampu dijadikan sebagai indikator atau barometer tingkat kepuasan pengguna sosmed (target dakwah). Pada akhirnya merupakan salah satu ketercapaian tujuan dakwah.
Dakwah Di Radio Gitaswara Prapitasari Jambi Dalam Program Ramadhan Atm (Ayo Tunggu Maghrib) Reiza Praselanova; Haidar Ammar al-Munawwar
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v2i2.413

Abstract

Era Globalisasi dan perkembangan informasi memberikan banyak pilihan media dalam berdakwah. Radio merupakan media dakwah yang dapat menyebarkan informasi dengan luas. Program radio diharapkan dapat diterima masyarakat dan memberikan implikasi yang bermanfaat. Program radio juga diharapkan dapat mengubah prilaku pendengarnya kea rah yang ditargetkan dari program tersebut. Program radio dapat menjadi ruang diskusi public untuk mendapatkan solusi dari konflik yang ada di masyarakat.
Analisis Isi Pesan Dakwah Pada Program Samara Bersholawat Di Radio Samara 96.2 FM Tulungagung Ahmad Avisena; Barkatullah Maulidi
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v2i2.414

Abstract

Radio merupakan media dakwah klasik yang hingga saat ini masih eksis digunakan oleh para pendakwah terutama untuk ranah lokal, salah satunya yaitu program“Samara Bersholawat” di Radio Samara 96,2 FM Tulungagung. Program ini dirancang agar keluarga muslim tertarik dan mau mendengarkan dakwah yang disampaikan. Adapun tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui isi dan kecenderungan serta ciri khas dari pesan dakwah yang terkandung pada program tersebut. Setelah mendapatkan cukup data deskriptif penelitian melalui pendekatan kualitatif, peneliti memakai teknik analisis isi Philip Mayring untuk menganalisa data yang didapatkan. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa isi pesan dakwah program tersebut mencakup aqidah, syari’ah dan akhlak. Konten syari’ah merupakan konten yang cenderung untuk dibahas dalam program tersebut. Lalu program tersebut mempunyai ciri khas segmen kirim salam sambil memutar lantunan sholawat dari habib Syech serta menggunakan media sosial facebook sebagai tambahan broadcast instrument-nya
TOURISM ADVERTISEMENT SEMIOTIC OF HUNI RAYA GROUP INSTAGRAM POST M. Nashoihul Ibad
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v4i1.552

Abstract

Abstract This article explores the semiotics of CV's Instagram content. Huni Raya is a medium of advertising travel services that it offers to internet users / to obtain consumers. This research aims to uncover the persuasive meaning of CV Instagram posts. Huni Raya to attract tourist consumers to Bromo. This research included qualitative research using John Fiske's semiotics theory. The analysis unit studied is a persuasive message in a CV Instagram post. Huni Raya, Representative from the point of view of photography results and the meaning that Bromo Tourism is beautiful and beautiful so it is very good for tourists to visit. Data was obtained using observation, interviews, and studies of relevant literature by the formulation of the problem. Based on the data obtained, the results of this study explain the meaning of persuasive messages in CV post ads. Huni Raya shows the beauty and beauty of Bromo is very worthy to be used as a tourist spot. Tourism in Bromo some values make tourists can feel the natural nuances, the beauty of sunrise, tranquility, refreshing the brain. The results of advertising photography on Instagram CV. Huni Raya is good enough and satisfying to attract consumers to Bromo.

Page 3 of 14 | Total Record : 139