cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
  • jurnal-pendidikan-teknik-mesin
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 3 (2020)" : 16 Documents clear
PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN (K3) KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA MEKANIK DI BENGKEL UMC SUZUKI MADIUN EKO SAPUTRA, BIMO; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN (K3) KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA MEKANIK DI BENGKEL UMC SUZUKI MADIUN Nama : Bimo Eko SaputraNIM : 17050524087Program Studi : S1 Pendidikan Teknik MesinJurusan/Fakultas : Teknik Mesin/Fakultas TeknikDosen Pembimbing : Dyah Riandadari, S.T.,M.T. Di bengkel UMC Suzuki Madiun mekanik masih sering kali tidak memerhatikan keselematan dan kesehatan kerja yang ada seperti sembrono, tidak mengembalikan alat kerja tidak rapi, tidak menggunakan APD secara lengkap, dan sering berimain Handphone saat bekerja. Hal ini tanpa mekanik sadari dapat menyebabkan kecelakaan kerja kemudian dapat mempengaruhi produktivitas kerja mekanik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja terhadap Produktivitas Kerja Mekanik di Bengkel UMC Suzuki Madiun. Objek penelitiannya yaitu mekanik di Bengkel UMC Suzuki Madiun. Jenis penelitian yaitu diskriptif kuantitatif dengan metode Cross sectional Study. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan teknik observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan tentang penerapan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas kerja di bengkel UMC Suzuki Madiun dengan nilai r sebesar 0,7672 dan nilai uji t sebesar 3,78 serta koefisien determinasi (rxy²) sebesar 0,5885 atau 58,85 %. Kata Kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Produktivitas Kerja, Mekanik ABSTRACT THE EFFECT OF WORKING SAFETY AND HEALTY ON THE PRODUCTIVITY OF MECHANICAL WORK IN THE GARAGE OF UMC SUZUKI MADIUN Name : Bimo Eko Saputra NIM : 170505240487 Courses : Bachelor of Mechanical Engineering Education Departement : Mechanical Engineering Faculty : Engineering Institution : State University of Surabaya Supervisor : Dyah Riandadari, S.T.,M.T. In the garage of UMC Suzuki Madiun, mechanics still often do not pay attention to the safety and health of working such as reckless, do not return the work tools back neatly, do not wear APD completely, and often play handphone while working. Its not been realized by the mechanics that its causing accidents at work and then it can affect the productivity of mechanical work.This study aims to know the effect of Safety and Health on the Productivity Working of Mechanics at the Garage of UMC Suzuki Madiun. The object of this study is mechanics at the Garage of UMC Suzuki Madiun. The type of this study is quantitative descriptive with cross sectional study method. The technique of cillecting data in this study are using observation techniques, questionnaires, and documentation. The results of this study showed that there was a significant effect on the application of safety and health to the productivity of working at the Garage of UMC Suzuki Madiun with an r value of 0.7672 and a t-test value of 3.78 and a coefficient of determination (rxy²) of 0.5885 or 58, 85%. Keywords: Safety and Health, the Productivity of Working, Mechanics
ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEDISIPLINAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA TEKNISI BAGIAN SERVIS UMC SUZUKI AHMAD YANI SURABAYA ILHAMDAN PRIMA, DHOVAN; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEDISIPLINAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA TEKNISI BAGIAN SERVIS UMC SUZUKI AHMAD YANI SURABAYA Nama : Dhovan Ilhamdan Prima NIM : 17050524086 Program Studi : S1 Pendidikan Teknik Mesin Jurusan : Teknik Mesin Fakultas : Teknik Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Dosen Pembimbing : Dyah Riandadari, S.T., M.T. Seiring dengan berkembangnya industri maka mendorong peningkatan berbagai peralatan kerja, dan bahan bahan kimia dalam proses produksi. Hal ini kemudian menimbulkan dampak peningkatan jumlah intensitas sumber bahaya dan resiko kecelakaan kerja yang lebih tinggi. Banyak manfaat dari menggunakan alat pelindung diri tidak menjamin semua pekerja akan menggunakannya. Hal ini juga berlaku bagi para pekerja di UMC Suzuki Ahmad Yani Surabaya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor ? faktor yang berhubungan atau mempengaruhi kedisiplinan penggunaan APD pada teknisi servis UMC Suzuki Ahmad Yani Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dan rancangan penelitian adalah potong lintang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh teknisi bagian servis yaitu sebanyak 20 orang teknisi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan observasi. Data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis univariat dan bivariat. Analisis univariat digunakan untuk melihat distribusi frekuensi dari variabel ? variabel penelitian. Analisis bivariat dengan uji statistik chi square digunakan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Hasil penelitian pada faktor predisposisi yang terdiri dari variabel pengetahuan, variabel sikap, dan variabel tingkat pendidikan menunjukan bahwa hanya variabel tingkat pendidikan yang tidak memiliki hubungan terhadap kedisiplinan penggunaan APD, dengan nilai p - value masing ? masing variabel yaitu variabel pengetahuan sebesar 0.004, variabel sikap sebesar 0.004, dan variabel tingkat pendidikan sebesar 0.242. Pada faktor pendukung yang terdiri atas variabel ketersediaan APD menunjukan hasil tidak memiliki hubungan terhadap tingkat kedisiplinan penggunaan APD dengan nilai p ? value 1.000. Pada faktor penguat yang terdiri dari variabel pengawasan dan variabel dorongan teman kerja menunjukan hasil memiliki hubungan terhadap tingkat kedisiplinan penggunaan APD dengan nilai p ? value yaitu pada variabel pengawasan sebesar 0.019, dan variabel dorongan teman kerja sebesar 0.028. Kata Kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Alat Pelindung Diri (APD), Faktor ? faktor kedisiplinan APD ABSTRACT ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING THE DISCIPLINE IN THE USE OF PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT IN UMC SUZUKI AHMAD YANI SURABAYA SERVICES PARTS Name : Dhovan Ilhamdan Prima NIM : 17050524086 Study Program : Bachelor of Mechanical Engineering Education Major : Mechanical Engineering Faculty : Faculty Of Engineering Institute Name : State University Of Surabaya Supervisor : Dyah Riandadari, S.T., M.T. Along with the development of the industry it encourages an increase in a variety of work equipment, and chemicals in the production process. It then has the effect of increasing the number of sources of hazards and the risk of work accidents is higher. Many benefits of using personal protective equipment do not guarantee that all workers will use it. This also happened at UMC Suzuki Ahmad Yani Surabaya workers. The purpose of this research was to analyze the factors that related to or influenced the discipline of using PPE on service technicians UMC Suzuki Ahmad Yani Surabaya.This type of research is descriptive correlative and the research design is cross sectional. The population in this research were all service technicians, as many as 20 technicians. Sampling in this research using total sampling. Data collection techniques such as questionnaires and observations. The data obtained were then performed with univariate and bivariate analysis. Univariate analysis is used to look the frequency distribution of research variables. Bivariate analysis with chi square statistical tests is used to determine whether there is a relationship between the independent variable and the dependent variable.The results of the study on predisposing factors consisting of knowledge variables, attitude variables, and education level variables shows that only education level variables do not have a relationship to the discipline of using PPE, with the p-value of each variable, i.e. the knowledge variable is 0.004, the attitude variable is 0.004, and education level variable is 0.242. The supporting factors consisting of PPE availability variables show the results do not have a relationship with the level of discipline in the use of PPE with a p-value is 1,000. The reinforcement factor which consists of supervision variables and coworkers encouragement variables shows the results have a relationship to the level of discipline in the use of PPE, with the p-value of the supervision variable is 0.019, and coworkers encouragement variables is 0.028.Keywords : occupational Health and Safety, Personal Protective Equipment (PPE), Discipline factors of PPE
PENERAPAN MODEL MARKET PLACE ACTIVITY (MPA) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PDTM KELAS X TPM SMK NEGERI 1 KALITENGAH LAMONGAN AJI WASKITA, BIMA; DWI KURNIAWAN, WAHYU
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai institusi pendidikan, sekolah mempunyai tanggung jawab dalam usaha mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing di era abad 21 ini. Namun, pada kenyataannya masih terdapat beberapa kekurangan yang tentunya perlu dibenahi demi mewujudkan harapan tersebut. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kalitengah didapatkan bahwa salah satu kekurangan pada pembelajaran di sekolah tersebut adalah kurang tepatnya pemilihan model pembelajaran yang diterapkan. Permasalahan tersebut ternyata berpengaruh pada kurangnya keterampilan berpikir kritis dan keterampilan berkomunikasi siswa, sehingga juga berdampak pada hasil belajar siswa. Oleh karena itu, maka dilakukan penerapan model MPA sebagai upaya dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas, dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, dan tes. Hasil penelitan menunjukkan adanya peningkatan kualitas proses pembelajaran, hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan keterampilan berpikir kritis, keterampilan berkomunikasi, dan hasil belajar siswa. Bahkan, dari persentase ketuntasan belajar klasikal siswa dari sebelum diterapkan model MPA yang hanya berada pada angka 28,60% di akhir siklus 3 menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dengan mencapai hasil 77,77%.
PENGARUH PELAKSANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP PRODUKTIFITAS KERJA PADA KARYAWAN BAGIAN OPERATOR MESIN DALAM DI PT DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA (PERSERO) WAHYU ROCHMATULLAH, WIRATAMA; MADE MULIATNA, I
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Lingkungan kerja pada bagian mesin dalam di PT. Dok dan Perkapalan Surabaya (persero). Sudah menerapkan keselamatan serta kesehatan kepada para pekerjanya hal tersebut bertujuan untuk meningkatan disiplin kerja yang dapat mempengaruhi produktifitas karyawan. Namun pada perjalanannya, masih banyak pekerja yang kurang memiliki kesadaran untuk melaksanakan kesehatan dan keselamatan kerja yang sesuai standart perusahaan seperti, kurangya kesadaran dalam penggunan APD (Alat Pelindung Diri) dan belum melakukan Standart operational Prodsedur kerja secara aman sehingga berisiko terhadap suatu kecelakaan kerja yang nantinya akan mengganggu kinerja karyawan tersebut yang berdampak terhadap pemenuhan target yang telah ditetapkan perusahaan tersebut. Untuk itu penelitian ini di laksanakan dengan tujuan mencari tahu ada atau tidaknya pengaruh pelaksanaan (K3) kesehatan dan keselamatan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan bagian operator mesin dalam di PT. Dok dan Perkapalan Surabaya (persero). metode penelitian yang digunakan ialah penelitian Deskriptif kuantitatif dan pengumpulan data yang digunakan adalah, observasi, angket dan dokumentasi. Dengan objek penlitian pada karyawan sebanyak 10 orang karyawan. Hasil penelitian pada intrumen angket dan data pengamatan menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap produktifitas kerja karyawan bagian operator mesin dalam di PT. Dok dan Perkapalan Surabaya (persero)?. Dengan nilai r hitung 0,641 dan uji t hitung diperoleh 2,359. koefisien determinasi diperoleh 0,410. Selanjutnya pada tabel Pengamatan didapat nilai r hitung 0,643. hasil uji t hitung diperoleh 2,377. koefisien determinasi diperoleh 0,413.Kata Kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Produktifitas, Operator Mesin , Uji T.AbstractThe work environment on the inside machine at PT. Doc and Shipping Surabaya (Persero). Already applying safety and health to its workers it aims to improve work discipline that can affect employee productivity. But on the way, there are still many workers who do not have the awareness to carry out occupational health and safety in accordance with company standards, such as lack of awareness in the use of PPE (Personal Protective Equipment) and have not carried out operational Standards for safe work procedures so that there is a risk of a work accident that will later will disrupt the employees performance which has an impact on meeting the targets set by the company. For this reason, this research was carried out with the aim of finding out whether or not the effect of the implementation of (K3) occupational health and safety on the work productivity of employees in the machine operator section at PT. Doc and Shipping (Persero). The research method used is quantitative descriptive research and data collection used is, observation, questionnaire and documentation. With the object of research on employees as many as 10 employees. The results of the research on questionnaire instruments and observational data conclude that there is a significant influence between occupational safety and health (K3) on the work productivity of employees of the machine operator section at PT. Surabaya Docs and Shipping (Persero) ". With the value of r count 0.641 and t test obtained 2,359. The coefficient of determination is 0.410. Furthermore, in the Observation table the r count value is 0.643. And the t test was obtained 2,377. The coefficient of determination obtained 0.413. Keywords: Occupational Safety and Health (K3), Productivity, Machine Operators, T Test
HUBUNGAN ALAT PELINDUNG DIRI TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN PADA BIDANG PENGECORAN LOGAM DI PT. APIE INDO KARUNIA SIDOARJO DWI CAHYA, WASHINGTON; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakBerkembangnya Hasil Produksi serta majunya Pemasukan Perusahaan bisa dipengaruhi dari bagimana karyawan mampu membuat produk secara banyak dan kontinu serta kemampuan produktivitas karyawan yang dimilikinya. Adapun cara yang bisa dilaksanakan sebuah perusahaan dengan tujuan meningkatkan produktivitas karyawan yaitu dengan melaksanakan program K3 Karyawan. Penelitian ini dilakukan tujuannya untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan K3 dan hubungan APD terhadap produktivitas kerja karyawan pada bagian pengecoran logam di PT. Apie Indo Karunia Sidoarjo. Populasi yang diteliti adalah karyawan pada bagian pengecoran logam dengan jumlah 6 orang karyawan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang menerapkan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Produktivitas karyawan dibidang pengecoran logam diuji di PT. Apie Indo Karunia Sidoarjo. Hal yang memengaruhi penggunaan APD dan pelaksanaan program K3 diukur menggunakan rumus uji validitas. Untuk mendapatkan bagaimana hubungannya, maka hasil dimasukkan ke rumus deskriptif kuantitatif untuk mendapatkan analisa yang lebih akurat menggunakan rumus r product moment kemudian dihitung menggunakan t hitung. Hasil analisis deskriptif menunjukan adanya hubungan rendah antara penggunaan APD terhadap Produktivitas Karyawan sesuai dengan korelasi r product momen yaitu 0,88 yang kemudian dianalisa menggunakan tabel analisis product termasuk dalam kategori Sangat Kuat. Dari tabulasi data yang telah diperoleh dengan menggunakan uji t menghasilkan koefisien korelasi lebih besar dari t tabel yaitu 3,099 ? 2,132. Kata Kunci : Alat Pelindung Diri , Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Produktivitas Kerja. AbstractThe Development of Production Results and the advancement of Company Revenue can be influenced by how employees are able to make a lot of products and continously as well as the productivity capabilities of its employees. The way a company can be implemented with the aim of increasing employee productivity is by implementing the Occupational Safety and Health program for Development. The purpose of this research is to find the implementation of K3 and the relationship of PPE to employee work productivity in the metal casting section at PT. Apie Indo Karunia Sidoarjo. The population studied was worker in the metal casting section with a total of 6 development. This research is a quantitative descriptive study that applies the method of observation, interview and documentation. Worker productivity in metal casting is tested at PT. Apie Indo Karunia Sidoarjo. Things that affect the use of PPE and the implementation of the K3 program can be measured using the validity test formula. To get the correlation between the two, than each result is entered into a quantitative descriptive formula to get a more accurate analysis using the r product moment formula and then calculated using t arithmetic. Descriptive analysis results show a low relationship between the use of PPE to worker Productivity in accordance with the correlation of produk r moment which is 0.88 which is then analyzed using the product analysis table included in the category of Very Strong. From the tabulation of data that has been obtained using the t test produces a correlation coefficient that is greater than t table that is 3,099 ? 2,132.Keywords: Personal Protective Equipment, Occupational Safety and Health , Work productivity.
HUBUNGAN ALAT PELINDUNG DIRI TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN PADA BIDANG PENGECORAN LOGAM DI PT. APIE INDO KARUNIA SIDOARJO DWI CAHYA, WASHINGTON; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakBerkembangnya Hasil Produksi serta majunya Pemasukan Perusahaan bisa dipengaruhi dari bagimana karyawan mampu membuat produk secara banyak dan kontinu serta kemampuan produktivitas karyawan yang dimilikinya. Adapun cara yang bisa dilaksanakan sebuah perusahaan dengan tujuan meningkatkan produktivitas karyawan yaitu dengan melaksanakan program K3 Karyawan. Penelitian ini dilakukan tujuannya untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan K3 dan hubungan APD terhadap produktivitas kerja karyawan pada bagian pengecoran logam di PT. Apie Indo Karunia Sidoarjo. Populasi yang diteliti adalah karyawan pada bagian pengecoran logam dengan jumlah 6 orang karyawan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang menerapkan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Produktivitas karyawan dibidang pengecoran logam diuji di PT. Apie Indo Karunia Sidoarjo. Hal yang memengaruhi penggunaan APD dan pelaksanaan program K3 diukur menggunakan rumus uji validitas. Untuk mendapatkan bagaimana hubungannya, maka hasil dimasukkan ke rumus deskriptif kuantitatif untuk mendapatkan analisa yang lebih akurat menggunakan rumus r product moment kemudian dihitung menggunakan t hitung. Hasil analisis deskriptif menunjukan adanya hubungan rendah antara penggunaan APD terhadap Produktivitas Karyawan sesuai dengan korelasi r product momen yaitu 0,88 yang kemudian dianalisa menggunakan tabel analisis product termasuk dalam kategori Sangat Kuat. Dari tabulasi data yang telah diperoleh dengan menggunakan uji t menghasilkan koefisien korelasi lebih besar dari t tabel yaitu 3,099 ? 2,132. Kata Kunci : Alat Pelindung Diri , Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Produktivitas Kerja. AbstractThe Development of Production Results and the advancement of Company Revenue can be influenced by how employees are able to make a lot of products and continously as well as the productivity capabilities of its employees. The way a company can be implemented with the aim of increasing employee productivity is by implementing the Occupational Safety and Health program for Development. The purpose of this research is to find the implementation of K3 and the relationship of PPE to employee work productivity in the metal casting section at PT. Apie Indo Karunia Sidoarjo. The population studied was worker in the metal casting section with a total of 6 development. This research is a quantitative descriptive study that applies the method of observation, interview and documentation. Worker productivity in metal casting is tested at PT. Apie Indo Karunia Sidoarjo. Things that affect the use of PPE and the implementation of the K3 program can be measured using the validity test formula. To get the correlation between the two, than each result is entered into a quantitative descriptive formula to get a more accurate analysis using the r product moment formula and then calculated using t arithmetic. Descriptive analysis results show a low relationship between the use of PPE to worker Productivity in accordance with the correlation of produk r moment which is 0.88 which is then analyzed using the product analysis table included in the category of Very Strong. From the tabulation of data that has been obtained using the t test produces a correlation coefficient that is greater than t table that is 3,099 ? 2,132.Keywords: Personal Protective Equipment, Occupational Safety and Health , Work productivity.
ANALISA KELAYAKAN TEKNIS DAN UJI KINERJA MESIN PENGUPAS EMPON-EMPON HASIL PKMT UNESA TAHUN 2019 CATRI MUTIA, ARIFANI; , SOERYANTO
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Salah satu UKM yang memproduksi jamu di Indonesia dan terletak di Surabaya adalah UKM Jamu Bu Puji yang sudah berdiri sejak tahun 2010. Proses produksi jamu bu puji ini dimulai dari persiapan dan pengupasan bahan baku, lalu pencucian, pengolahan menjadi jamu, dan pengemasan dengan waktu yang diperlukan kurang lebih 6 jam setiap harinya. Pertama, bahan baku jamu seperti kunyit dan kunir di kupas yang membutuhkan waktu 2.5 jam untuk mengupas 5kg bahan baku karena masih menggunakan cara konvensional dengan pisau serta bentuknya yang tidak beraturan. Karena proses pengupasan empon-empon bahan baku jamu di UKM Jamu Bu Puji masih secara manual dan cukup memakan waktu yang lama. Maka tim PKM-T UNESA pada tahun 2019 telah merancang bangun mesin pengupas empon-empon.Mesin pengupas empon-empon yang telah dibuat perlu dilakukan analisa kelayakan teknis dan uji kinerja supaya diketahui tentang kelayakan secara teknis dan performa optimal Mesin pengupas empon-empon yang telah dirancang bangun.Analisa kelayakan teknis mesin yang dilakukan pada penelitian ini meliputi : Kapasitas teoritis, kebutuhan daya penggerak, analisis unit transmisi, dan analisis poros. Uji Kinerja mesin meliputi : kapasitas aktual, efisiensi mesin, dan kebutuhan daya aktualHasil dari penelitian yaitu menunjukan bahwa mesin pengupas empon-empon secara teknis telah memenuhi perhitungan teoritis mesin, dan memiliki performa kinerja yang baik yakni dapat melakukan proses pengupasan 2x lebih baik produktivitasnya dibanding dengan manual, memiliki kebutuhan daya yang sesuai dengan daya rumahan milik UKM. Kata kunci: mesin pengupas, empon-empon, analisa kelayakan teknis, uji kinerja. Abstract One of the SMEs that produce jamu in Indonesia and is located in Surabaya is the Jamu Bu Puji SME which has been established since 2010. The process of producing this herbal medicine starts from the preparation and stripping of raw materials, then washing, processing into jamu, and packaging with time. it takes approximately 6 hours every day. First, the raw materials of herbal medicine such as turmeric and turmeric are peeled which takes 2.5 hours to peel 5kg of raw materials because they still use conventional methods with a knife and irregular shape. Because the process of stripping the empon-empon of raw materials for herbal medicine in UKM Jamu Bu Puji is still manually and it takes a long time. So the UNESA PKM-T team in 2019 had designed the empon-empon peeling machine.The empon-empon peeling machine that has been made needs to be analyzed by technical feasibility and performance testing so that it is known about the technical feasibility and optimal performance of the empon-empon peeling machine that has been designed and built.The technical feasibility analysis of the machine carried out in this study includes: Theoretical capacity, drive power requirements, transmission unit analysis, and shaft analysis. Engine performance tests include: actual capacity, engine efficiency, and actual power requirements.The results of the study are showing that the empon-empon peeling machine technically meets the theoretical calculations of the engine, and has good performance that is able to do the stripping process 2x better productivity than the manual, has the power requirements in accordance with the home-owned power of SMEs.Keyword : peeling machines, herbal ingredients, technical feasibility analysis, performance testing.
STUDI EKSPERIMEN KEKUATAN IMPACT DAN BENDING BAJA KARBON PEGAS DAUN AISI 1095 PADA MOBIL KIJANG KAPSUL 7K-EFI TAHUN 2000 DENGAN PERLAKUAN PANAS TEMPERING BAGUS PERMANA, AFIF; MAHENDRA SAKTI, ARYA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Industri Otomotif pada zaman sekarang lebih cenderung mengutamakan kenyamanan dan keamanan saat berkendara di jalan. Untuk terwujudnya hal tersebut sangat dibutuhkan sistem suspensi yang sangat baik untuk kendaraan tersebut. Sistem suspensi berfungsi untuk meredam getaran dan meredam guncangan yang diterima kendaraan saat di jalan. Mengetahui pengaruh proses laku panas tempering terhadap baja pegas pada uji impact. Dan Mengetahui pengaruh proses laku panas tempering terhadap baja pegas pada uji bending.Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan suhu tempering 420?C, 540?C, dan 660?C. Benda kerja yang digunakan pada proses tempering adalah baja pegas baru mobil kijang kapsul AISI 1095. Sesudah proses pemanasan dilakukan tahap selanjutnya, benda kerja akan dilakukan pengujian kekuatan impact, dan bending. Standarisasi pengujian Impactnya adalah ASTM A370. Dan Standarisasi pengujian Bendingnya adalah ASTM E23-02Pada hasil pengujian impact baja pegas daun baru kekuatan impact maksimal, beban maksimal, dan sudut semua spesimen yang mendapat perlakuan panas tempering menunjukan adanya penurunan, seperti yang terjadi pada kekuatan impact maksimal variasi temperatur tempering 420?C yaitu sebesar 0,00359 Mpa menurun sebesar 55,71%, variasi temperatur 540?C yaitu sebesar 0,00159 Mpa menurun sebesar 20,12%, kemudian pada variasi 660°C yaitu sebesar 0,00127 Mpa menurun sebesar 81,62% dari kekuatan impact maksimal raw material sebesar 0,00691 Mpa. Pada hasil pengujian bending, baja pegas yang di beri perlakuan, nilai bending pada material menunjukan penurunan, pada variasi temperatur tempering 420?C yaitu sebesar 1057,50 Mpa menurun sebesar 4,79%, lalu variasi temperatur 540?C yaitu sebesar 1006,88 Mpa menurun sebesar 13,4%, kemudian variasi temperature 660°C yaitu sebesar 871,88 Mpa atau menurun sebesar 28,24% dari kekerasan raw material sebesar 1215,00 Mpa.
PENGARUH MEDIA PENDINGIN DAN KECEPATAN PUTAR SPINDLE TERHADAP HASIL KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA PADA PROSES FINISHING MENGGUNAKAN MESIN BUBUT CNC PU MASHUDI, AMIR; AINI SUSANTI, NUR
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi komputer mengalami kemajuan yang pesat seperti pengaplikasian pada mesin perkakas (mesin frais, bubut, gerinda, las, dan lain-lain). Perpaduan hasil teknologi komputer dengan mekanik ini telah menghasilkan mesin perkakas yang dinamakan Computer Numeric Controlled (CNC). Namun, terdapat kendala dalam proses pendinginan benda kerja yang disebabkan keausan alat potong, kecepatan potong, jalan pemakanan, dan kedalaman pemotongan. Penelitian dilakukan untuk menguji pembubutan dengan bahan baja S45C dengan memberi variasi media pendingin coolant dromus, udara bertekanan, dan tanpa pelakuan (tanpa coolant) dan kecepatan putaran spindle 1400 rpm, 1650 rpm, 1950 rpm. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen. Penelitian dilaksanakan bulan Februari-Maret 2020 di PT Tjokro Putra Perkasa Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan tiga variabel, yaitu jenis variasi pendingin dan kecepatan putar spindle (variabel bebas), tingkat kekerasan permukaan baja S45C pada proses bubut CNC (variabel terikat), dan seluruh faktor yang mempengaruhi tingkat kekasaran permukaan pembubutan CNC selain variasi pendingin dan kecepatan spindle (variabel kontrol). Hasil penelitian adalah (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara variasi media pendingin dan kecepatan putar spindel terhadap hasil kekasaran permukaan benda kerja S45C pada proses finishing menggunakan mesin bubut CNC PU; (2) variasi media pendingin berpengaruh terhadap nilai kekasaran permukaan; (3) variasi yang paling rendah nilai kekasarannya yaitu media pendingin coolant dengan kecepatan putar spindel 1950 rpm menghasilkan nilai kekasaran 2,771 µm, dan variasi yang paling tinggi nilai kekasarannya yaitu variasi media pendingin udara bertekanan dengan kecepatan putar spindel 1400 rpm menghasilkan nilai kekasaran 3,313 µm. Kata Kunci: kecepatan putar, pendingin, CNC, baja S45C.
PENGARUH MEDIA PENDINGIN DAN KECEPATAN PUTAR SPINDLE TERHADAP HASIL KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA PADA PROSES FINISHING MENGGUNAKAN MESIN BUBUT CNC PU MASHUDI, AMIR; AINI SUSANTI, NUR
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi komputer mengalami kemajuan yang pesat seperti pengaplikasian pada mesin perkakas (mesin frais, bubut, gerinda, las, dan lain-lain). Perpaduan hasil teknologi komputer dengan mekanik ini telah menghasilkan mesin perkakas yang dinamakan Computer Numeric Controlled (CNC). Namun, terdapat kendala dalam proses pendinginan benda kerja yang disebabkan keausan alat potong, kecepatan potong, jalan pemakanan, dan kedalaman pemotongan. Penelitian dilakukan untuk menguji pembubutan dengan bahan baja S45C dengan memberi variasi media pendingin coolant dromus, udara bertekanan, dan tanpa pelakuan (tanpa coolant) dan kecepatan putaran spindle 1400 rpm, 1650 rpm, 1950 rpm. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen. Penelitian dilaksanakan bulan Februari-Maret 2020 di PT Tjokro Putra Perkasa Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan tiga variabel, yaitu jenis variasi pendingin dan kecepatan putar spindle (variabel bebas), tingkat kekerasan permukaan baja S45C pada proses bubut CNC (variabel terikat), dan seluruh faktor yang mempengaruhi tingkat kekasaran permukaan pembubutan CNC selain variasi pendingin dan kecepatan spindle (variabel kontrol). Hasil penelitian adalah (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara variasi media pendingin dan kecepatan putar spindel terhadap hasil kekasaran permukaan benda kerja S45C pada proses finishing menggunakan mesin bubut CNC PU; (2) variasi media pendingin berpengaruh terhadap nilai kekasaran permukaan; (3) variasi yang paling rendah nilai kekasarannya yaitu media pendingin coolant dengan kecepatan putar spindel 1950 rpm menghasilkan nilai kekasaran 2,771 µm, dan variasi yang paling tinggi nilai kekasarannya yaitu variasi media pendingin udara bertekanan dengan kecepatan putar spindel 1400 rpm menghasilkan nilai kekasaran 3,313 µm. Kata Kunci: kecepatan putar, pendingin, CNC, baja S45C.

Page 1 of 2 | Total Record : 16