cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2023)" : 25 Documents clear
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN KAMPUNG EDUKASI SAMPAH DI KELURAHAN SEKARDANGAN KECAMATAN SIDOARJO KABUPATEN SIDOARJO Ningsih, Halimatus Syadiyah; Ma'ruf, Muhammad Farid
Publika Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v11n2.p1835-1848

Abstract

Partisipasi masyarakat menjadi hal yang penting dalam pembangunan, termasuk di Kabupaten Sidoarjo. Salah satu bentuk pembangunan yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo dalam bidang lingkungan adalah Program Sidoarjo Bersih dan Hijau (SBH). Program SBH ini mulai dilaksanakan pada tahun 2010. Pada periode 2017-2018, RT 23 RW 07 Kelurahan Sekardangan menjadi pemenang kampung terinovatif. Masyarakat RT 23 RW 07 Kelurahan Sekardangan terus mengembangkan pengelolaan lingkungan dan sampah, sehingga menjadi role model untuk kampung-kampung yang lainnya dan dikenal dengan nama kampung edukasi sampah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini adalah partisipasi masyarakat dengan menggunakan bentuk-bentuk partisipasi meliputi partisipasi dalam pengambilan keputusan, partisipasi dalam pelaksanaan, partisipasi dalam kemanfaatan, dan partisipasi dalam evaluasi. Subyek penelitian ini ditentukan dengan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan Kampung Edukasi Sampah menggunakan bentuk-bentuk partisipasi berjalan baik. Partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan, masyarakat terlibat langsung ikut serta dalam memberikan ide pemikiran program kegiatan. Partisipasi dalam pelaksanaan, masyarakat mengikuti kegiatan pengembangan kampung edukasi sampah yang diselenggarakan. Partisipasi dalam kemanfaatan lingkungan yang bersih dan hijau, pengelolaan sampah menjadi peluang usaha, dan lain-lain. Partisipasi masyarakat dalam evaluasi, masyarakat memberikan kritik dan saran yang membangun untuk kampung edukasi sampah selanjutnya dapat menjadi lebih baik lagi. Community participation is important in development, including in Sidoarjo Regency. One form of development carried out by the Regional Government of Sidoarjo Regency in the environmental field is the Clean and Green Sidoarjo Program (SBH). The SBH program began in 2010. In the 2017-2018 period, RT 23 RW 07 Sekardangan Village won the most innovative village. The RT 23 RW 07 Sekardangan Village community continues to develop environmental, and waste management to become a role model for other villages and is known as the waste education village. The type of research used in this research is descriptive and uses a qualitative approach. The focus of this research is community participation by using forms of participation, including participation in decision-making, implementation, benefits, and evaluation. The purposive sampling technique determined the subject of this research. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques are data collection, reduction, presentation, and conclusion. The research results show that community participation in the development of the Waste Education Village using other forms of participation is going well. Community participation in decision-making, the community is directly involved in providing ideas for thinking about program activities. Participating in the implementation, the community participated in the waste education village development activities. Participation in the benefits of a clean and green environment, waste management as a business opportunity, and others. Community participation in the evaluation, the community provides constructive criticism and suggestions for the next garbage education village to be even better.
STRATEGI DINAS KEBUDAYAAN, KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA, SERTA PARIWISATA KOTA SURABAYA DALAM OPTIMALISASI WISATA TUNJUNGAN ROMANSA Tifany, Marisa; Meirinawati, Meirinawati
Publika Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v11n2.p1763-1778

Abstract

Manajemen strategis merupakan suatu keputusan dan tindakan dalam menghasilkan formulasi dan implementasi rencana-rencana guna mencapai tujuan. Konsep manajemen strategi ini mendorong partisipasi dari para stakeholder dalam setiap proses implementasi kebijakan, terutama dalam memajukan pembangunan nasional dan pembangunan ekonomi melalui sektor pariwisata. Pemerintah melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata Kota Surabaya meresmikan Tunjungan Romansa sebagai destinasi wisata kota heritage untuk dapat menarik kunjungan wisatawan yang lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata Kota Surabaya dalam optimalisasi Wisata Tunjungan Romansa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi. Adapun fokus penelitian ini berdasarkan pada Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2020 yang terdiri dari aksesibilitas, amenitas, atraksi, dan promosi. Hasilnya, aksesibilitas Wisata Tunjungan Romansa yang terletak di pusat Kota Surabaya sangat mudah ditempuh dan menjangkau wisatawan dari berbagai arah dengan berbagai jenis moda transportasi. Dari segi amenitas, fasilitas serta layanan di Wisata Tunjungan Romansa dirasa telah memenuhi kebutuhan wisatawan, namun hanya perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut. Dari segi atraksi, objek atau daya tarik Wisata Tunjungan Romansa sudah sesuai dengan konsep wisata kota modern dengan tema lifestyle-heritage yang menyuguhkan keindahan bangunan-bangunan kuno dan keunikannya seni lainnya. Serta untuk strategi promosi yang dilakukan sudah cukup efektif dan berhasil menarik wisatawan untuk berkunjung melalui berbagai media promosi dan sosialisasi secara luas. Strategic management is a decision and action in producing the formulation and implementation of plans to achieve goals. This strategic management concept encourages the participation of stakeholders in every policy implementation process, especially in advancing national development and economic development through the tourism sector. The government through the Department of Culture, Youth and Sports, and Tourism of the City of Surabaya inaugurated Tunjungan Romansa as a heritage city tourist destination to be able to attract more tourist visits. This research aims to identify and describe the strategy of the Department of Culture, Youth and Sports, and Tourism for the City of Surabaya in optimizing Tunjungan Romansa Tourism. This research uses a descriptive qualitative research type with data collection methods carried out through observation, interviews, literature studies and documentation. The focus of this research is based on the Regulation of the Minister of Tourism and Creative Economy/Head of the Tourism and Creative Economy Agency of the Republic of Indonesia Number 12 of 2020 which consists of accessibility, amenities, attractions and promotions. As a result, the accessibility of Tunjungan Romansa Tourism which is located in the center of Surabaya City is very easy to reach and reach tourists from various directions with various modes of transportation. In terms of amenities, facilities and services at Tunjungan Romansa Tourism are deemed to have met the needs of tourists, but it just needs further evaluation. In terms of attractions, the object or attraction of Tunjungan Romansa Tourism is in accordance with the concept of modern city tourism with a lifestyle-heritage theme that presents the beauty of ancient buildings and other unique arts. As well as for the promotion strategy that has been carried out is quite effective and succeeded in attracting tourists to visit through various promotional media and widespread socialization.
ANALISIS PERAN STAKEHOLDERS DAERAH DALAM PENGEMBANGAN CITY BRANDING "LAMONGAN MEGILAN" Febrianti, Eni; Eprilianto, Deby
Publika Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v11n2.p1849-1862

Abstract

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PUBLIK TERHADAP TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT PADA PROGRAM PETE JAWA RASA TIMUN DI PUSKESMAS GEDONGAN KOTA MOJOKERTO Sintania, Jihan; Oktariyanda, Trenda Aktiva
Publika Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v11n2.p1863-1876

Abstract

Program Pete Jawa Rasa Timun hadir karena melihat adanya masalah kesehatan pada pekerja wanita. Wanita memiliki peran ganda sebagai seorang istri dan ibu yang memiliki risiko gangguan kesehatan seperti rendahnya pemberian ASI eksklusif pada anak, permasalahan gizi yang berakibat anemia, obesitas, dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan publik terhadap tingkat kepuasan masyarakat pada Program Pete Jawa Rasa Timun di Puskesmas Gedongan Kota Mojokerto. Metode penelitian adalah asosiatif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik incidental sampling dengan jumlah 67 responden. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan koefisien korelasi, koefisien determinan, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang positif dan signifikan sebesar 0,862 yang tergolong dalam kategori hubungan sangat kuat antara kualitas pelayanan dengan tingkat kepuasan masyarakat. Besarnya pengaruh kualitas pelayanan terhadap tingkat kepuasan masyarakat pada Program Pete Jawa Rasa Timun di Puskesmas Gedongan Kota Mojokerto adalah sebesar 74,3% dan sisanya sebesar 25,7% dipengaruhi oleh faktor lain. Program Pete Jawa Rasa Timun was created because it saw health problems among women workers. Women have a dual role as a wife and mother who have a risk of health problems such as low exclusive breastfeeding for children, nutritional problems that result in anemia, obesity, and others. The purpose of this research was to analyze the effect of the quality of public services on the level of community satisfaction in Program Pete Jawa Rasa Timun at the Gedongan Health Center, Mojokerto City. The research method is quantitative associative. Sampling using incidental sampling technique with a total of 67 respondents. Data collection techniques are observation, questionnaires, interviews, and documentation. Data anylisis technique use correlation coefficients, determinant coefficients, and simple linear regression. The results showed that there was a positive and significant relationship of 0.862 which was classified as a very strong relationship between the quality service and level of community satisfaction. The magnitude of the influence of service quality on the level of community satisfaction in the Program Pete Jawa Rasa Timun at Gedongan Health Center, Mojokerto City was 74.3% and the remaining 25.7% was influenced by other factors.
STRATEGI PELAYANAN DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN DALAM MENINGKATKAN WISATAWAN PADA OBJEK WISATA TELAGA SARANGAN KABUPATEN MAGETAN Yustikasari, Yustikasari; Meirinawati, Meirinawati
Publika Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v11n2.p1877-1888

Abstract

Objek wisata Telaga Sarangan merupakan icon objek wisata yang ada di Kabupaten Magetan yang mampu menarik ratusan ribu wisatawan dalam setiap tahunnya. Namun sering waktu berjalan, terjadi penurunan atau ketidak stabilan jumlah wisatawan pada objek wisata Telaga Sarangan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan selaku pengelola objek wisata Telaga Sarangan, dinilai perlu menerapkan strategi pelayanan guna meningkatkan wisatawan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi pelayanan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam meningkatkan wisatawan pada objek Wisata Telaga Sarangan. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun fokus penelitian menggunakan lima rumusan strategi peningkatan pelayanan publik menurut Osborne dan Plastrik 1997. Berikut lima strategi dan hasil penelitian, 1) Core Strategy (Strategi Inti), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan melakukan pembinaan sumber daya manusia (SDM) kepada pegawai yang berada pada objek wisata Telaga Sarangan, merawat fasilitas sarana dan prasarana pariwisata pada objek wisata Telaga Sarangan. 2) Consequences Strategy (Strategi Konsekuensi), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan mempunyai aturan sesuai dalam memberikan pelayanan yaitu maklumat pelayanan. 3) Customer Strategy (Strategi Pelanggan) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan memberikan pelayanan bagi para wisatawan dengan menyediakan fasilitas pelayanan 4) Control Strategy (Strategi Pengawasan) Pengawasan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan terhadap objek wisata Telaga Sarangan adalah dengan adanya arahan dan evaluasi dari pimpinan. 5) Culture Strategy (Strategi Budaya) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan memberikan pembinaan kepada anggota paguyuban dan pegawai agar sesuai dengan tupoksi. The Sarangan Lake tourist attraction is an icon of a tourist attraction in Magetan Regency which is able to attract hundreds of thousands of tourists every year. But often as time goes by, there is a decrease or instability in the number of tourists at the Sarangan Lake tourist attraction. The Magetan Regency Tourism and Culture Office as the manager of the Sarangan Lake tourist attraction, is deemed necessary to implement a service strategy to increase tourists. The purpose of this study is to describe the service strategy of the Tourism and Culture Office in increasing tourists at the Sarangan Lake Tourism object. This research method is a qualitative descriptive method of collecting data using observation, interviews, and documentation techniques. The research focus uses five formulations of strategies to improve public services according to Osborne and Plastrik 1997. The following are the five strategies and the results of the research are 1) Core Strategy, the Tourism and Culture Office of Magetan Regency conducts human resource (HR) training for employees who located at the Sarangan Lake tourist attraction, maintains tourism facilities and infrastructure at the Sarangan Lake tourist attraction, and cooperates with the relevant stakeholders. 2) Consequences Strategy, the Tourism and Culture Office of Magetan Regency has appropriate rules in providing services, namely service announcements. 3) Customer Strategu, The Office of Tourism and Culture of Magetan Regency provides services for tourists by providing service facilities 4) Control Strategy, Supervision of the Tourism and Culture Office of Magetan Regency for the Telaga Sarangan tourist attraction is with directions and evaluations from leader. 5) Culture Strategy, Office of Tourism and Culture of Magetan Regency provides guidance to community members and employees so that they are in line with their main duties and functions.
IMPLEMENTASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (STUDI PADA PROGRAM BINA LINGKUNGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM DELTA TIRTA KABUPATEN SIDOARJO) Jumiase, Jumiase; Meirinawati, Meirinawati
Publika Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v11n2.p1889-1902

Abstract

Tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan suatu bentuk kepedulian perusahaan terhadap kondisi sosial dan lingkungan sekitar. Namun dalam implementasinya, mayoritas CSR di Indonesia hanya dijadikan sebagai ajang untuk membentuk citra positif perusahaan saja dan bukan merupakan kesadaran dari internal perusahaan untuk membangun sebuah perekonomian yang berkelanjutan. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Delta Tirta Sidoarjo adalah salah satu perusahaan yang memiliki kewajiban melaksanakan CSR. CSR yang dilakukan oleh PDAM Delta Tirta Sidoarjo ialah CSR pada program bina lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi dan gambaran mengenai implementasi corporate social responsibility pada program bina lingkungan di PDAM Delta Tirta Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDAM Delta Tirta Sidoarjo telah melaksanakan program CSR bina lingkungan dalam program pemberian bantuan sosial berupa sembako. Berdasarkan prinsip keberhasilan implementasi CSR menurut Crowther dan Aras, ada 3 (tiga) aspek implementasi program CSR bina lingkungan di PDAM Delta Tirta Sidoarjo, yakni: a) Accountability (pertanggung jawaban), b) Transparency (keterbukaan), dan c) Sustainability (keberlanjutan). Pada aspek accountability sudah memenuhi tiga poin capaian keberhasilan. Pada aspek transparency hanya satu poin saja yang terpenuhi. Sedangkan pada aspek sustainability ada dua poin yang terpenuhi. Saran untuk penelitian ini adalah dalam meningkatkan aspek transparency sebaiknya laporan kegiatan dan pendanaan program CSR dapat diunggah di website resmi PDAM Delta Tirta Sidoarjo sebagai bagian dari laporan tahunan perusahaan. Corporate social responsibility (CSR) is a form of company concern for social conditions and the surrounding environment. However, in its implementation, the majority of CSR in Indonesia is only used as a platform to form a positive image of the company and is not an internal awareness of the company to build a sustainable economy. Regional Drinking Water Company (PDAM) Delta Tirta Sidoarjo is one of the companies that has an obligation to implement CSR. The CSR carried out by PDAM Delta Tirta Sidoarjo is CSR in the environmental development program. This study aims to provide a description and description of the implementation of corporate social responsibility in the environmental development program at PDAM Delta Tirta Sidoarjo. The research method used is descriptive method with a qualitative approach. The data collection technique was carried out using the literature study method. Data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation and conclusion. The results of the study show that PDAM Delta Tirta Sidoarjo has carried out the CSR program for environmental development in a program of providing social assistance in the form of groceries. Based on the principle of successful CSR implementation according to Crowther and Aras, there are 3 (three) aspects of implementing the CSR program for environmental development in PDAM Delta Tirta Sidoarjo, namely: a) Accountability, b) Transparency (openness), and c) Sustainability. In the aspect of accountability, three points of success have been met. In the aspect of transparency, only one point is met. While in the aspect of sustainability there are two points that are fulfilled. The suggestion for this research is to increase the transparency aspect, it is better if the CSR program activities and financing reports can be uploaded on the official website of PDAM Delta Tirta Sidoarjo as part of the company's annual report.
EFEKTIVITAS PENYALURAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA BAGI KELUARGA PENERIMA MANFAAT (STUDI PADA DESA TURI KABUPATEN MAGETAN) Safitri, Rismaya Elly; Pradana, Galih Wahyu
Publika Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v11n2.p1903-1914

Abstract

Akibat Pandemi COVID-19 yang membawa dampak besar bagi perekonomian masyarakat, pemerintah berupaya mengatasinya dengan program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Dalam proses penyaluran BLT-DD masih terdapat permasalahan seperti kurangnya sosialisasi, permasalahan pendataan dan penetapan KPM, dan kriteria yang kurang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas penyaluran BLT-DD bagi Keluarga Penerima Manfaat di Desa Turi, Kabupaten Magetan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan 108 sampel yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan tujuh indikator efektivitas yaitu ketepatan waktu, ketepatan perhitungan biaya, ketepatan menentukan pilihan, ketepatan berpikir, ketepatan melakukan perintah, ketepatan menentukan tujuan, dan ketepatan sasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan proses penyaluran BLT - Dana Desa di Desa Turi sudah berjalan sangat efektif dengan tingkat efektivitas 83,02%. Dari tujuh indikator, ada dua indikator yang masuk kategori Cukup Efektif yaitu indikator ketepatan melakukan perintah (69,35%) dan ketepatan sasaran (61,81%). Saran yang diberikan untuk dua indikator tersebut adalah pemerintah harusnya menetapkan standarisasi yang mudah diadaptasikan pada keadaan masyarakat saat ini serta melakukan pendataan secara selektif agar dalam penetapan KPM bisa tepat sasaran, melakukan sosialisasi kepada KPM terkait kriteria penerima, persyaratan administrasi, dan proses pengambilan bantuan agar informasi yang didapatkan oleh KPM bisa utuh dan menyeluruh. As a result of COVID-19 which had major impact on the community, the government has tried to overcome it with focusing Village Funds for Direct Cash Assistance (BLT-DD). In the distribution of BLT-DD there are still problems such as lack of socialization, problems with data collection and determination of beneficiaries (KPM), inappropriate criteria, etc. This research aims to determine the level of effectiveness of BLT-DD distribution for KPM in Turi Village, Magetan Regency. This research is a descriptive research with quantitative approach using 108 samples selected using probability sampling techniques. Data collection techniques used questionnaire and observation. Data analysis techniques used descriptive statistics with seven indicators of effectiveness that is timeliness, cost calculation accuracy, choice accuracy, thinking accuracy, command execution accuracy, goal determination accuracy, and target accuracy. The results of this research show that the entire process of distributing BLT-DD in Turi Village had been running very effectively with an effectiveness rate 83,02%. Of the seven indicators, there are two indicators that fall into category Moderately Effective, that is command execution accuracy (69,35%) and target accuracy (61,81%). The advice given for these indicators is that the government should set standards that are easy to adapt to the current state of society and selectively collect data so that determination of KPM can be right on target, conduct outreach to KPM regarding criteria for recipients, administrative requirements, and the process of taking aid so that the information obtained by KPM can be intact and comprehensive.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KERJASAMA ANTAR DESA DI BADAN USAHA MILIK DESA BERSAMA ( STUDI KASUS BUMDESMA KAMPUNG BATIK DI DESA KLAMPAR KEC. PROPPO KAB. PAMEKASAN) Nasution, Parlindungan Arief; Kurniawan, Badrudin
Publika Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v11n2.p1915-1926

Abstract

Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) Kampung Batik merupakan salah satu badan usaha yang terjalin berkat kerjasama dari tiga desa dalam satu kecamatan di Kabupaten Pamekasan. Badan usaha milik desa bersama kampung batik merupakan penggabungan dari BUMDES Desa Toket, Desa Rangperang Daya, dan Desa Klampar yang bekerja sama guna mengembangkan kesamaan potensi desa yang dimiliki. Badan usaha ini menarik untuk diamati karena hasil kerjasama yang didasari dengan kesamaan potensi desa yaitu produksi batik tulis yang merupakan budaya dan ciri khas Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan kerjasama dan melihat permasalahan yang ada pada Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) Kampung Batik di Desa Klampar Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan dengan menggunakan teori implementasi kebijakan menurut Grindle. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi literatur. Berdasarkan kerangka teori, penelitian ini menjelaskan implementasi kebijakan melalui dua aspek yaitu konten dan konteks dari kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan kerjasama di BUMDESMA Kampung Batik hampir sepenuhnya memenuhi implementasi kebijakan yang baik sesuai dengan variable keberhasilan implementasi kebijakan yang disebutkan dalam teori merilee s. grindle. Namun ada satu variable yang masih belum berjalan dengan optimal. Artikel ini diakhiri dengan rekomendasi kepada pengelola BUMDESMA terkait peningkatan kapasitas SDM pengelola. The Joint Village Owned Enterprise (BUMDESMA) Kampung Batik is one of the business entities that was established thanks to the cooperation of three villages in one sub-district in Pamekasan Regency. The village-owned business entity with the batik village is an amalgamation of the BUMDES of Toket Village, Rangperang Daya Village, and Klampar Village which work together to develop the common potential of the village they have. This business entity is interesting to observe because it is the result of cooperation based on the similarity of village potential, namely the production of written batik which is the culture and characteristic of Pamekasan Regency. This study aims to describe the implementation of cooperation policies and see the problems that exist in the Village-Owned Enterprises (BUMDESMA) Kampung Batik in Klampar Village, Proppo District, Pamekasan Regency by using the theory of policy implementation according to Grindle. The method used in this research is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of observation, interviews, and literature study. Based on the theoretical framework, this study explains policy implementation through two aspects, namely the content and context of the policy. The results showed that the implementation of the cooperation policy in BUMDESMA Kampung Batik almost completely met the implementation of good policies in accordance with the variables of successful policy implementation mentioned in Merilee's theory. grind. However, there is one variable that is still not running optimally. This article ends with recommendations to BUMDESMA managers regarding capacity building for managing human resources.
INOVASI LAYANAN KEPEGAWAIAN TERPADU MELALUI APLIKASI SEDAKEP (SISTEM ELEKTRONIK DATA DAN KEBUTUHAN KEPEGAWAIAN) DI KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN SLEMAN Audinalupita, Amalia; Oktariyanda, Trenda Aktiva
Publika Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v11n2.p1927-1938

Abstract

EVALUASI PELAKSANAAN KEBIJAKAN SERTIFIKASI JAMINAN PRODUK HALAL DALAM MENDORONG PERKEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH PASCA COVID-19 Donny, Achmad; Kurniawan, Badrudin
Publika Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v11n2.p1965-1982

Abstract

Kebijakan pelaksanaan sertifikasi produk halal sebagai amanat Undang-Undang tentang Jaminan Produk Halal yang dilaksanakan oleh pemerintah diharapkan mampu memberikan kepastian hukum dan manfaat perkembangan ekonomi kerakyatan khususnya pasca pandemic Covid-19. Pelaksanaan kebijakan sertifikasi produk halal sejatinya haruslah berjalan sejak diterbitkannya Undang-Undang Jaminan Produk Halal pada tahun 2014, akan tetapi aturan pelaksananya barulah terbit pada tahun 2019, sehingga berlaku efektif pada tahun 2019 hingga sekarang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan gambaran terkait evaluasi kebijakan sertifikasi produk halal yang telah berjalan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan penelitian studi kepustakaan (library research), dimana data diperoleh dari literatur-literatur terkait evaluasi kebijakan dan proses sertifikasi halal, melalui makalah, artikel, jurnal dan berita dari internet (website). Hasil penelitian ini menyatakan bahwa evaluasi kebijakan pelaksanaan sertifikasi produk halal di Indonesia masih belum optimal. Efektivitas masih belum tercapai dengan baik, seperti halnya pemerataan dan jangkauan masih belum memadai dikarenakan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) terakreditasi yang masih minim. Akan tetapi dalam berjalannya waktu respon pemerintah dan ketepatan sasaran dalam memberikan bantuan subsidi sertifikat halal sangat baik. Penulis memiliki saran dalam meningkatkan pemerataan dan jangkauan LPH, Pemerintah haruslah menggandeng berbagai elemen masyarakat seperti Organisasi Islam, yayasan masyarakat, maupun elemen-elemen lainnya agar tujuan dari sertifikasi halal cepat terealisasi. The policy of implementing halal product certification as mandated by the Law on Halal Product Assurance implemented by the government is expected to be able to provide legal certainty and benefits for the development of people's economy, especially after the Covid-19 pandemic. The implementation of the halal product certification policy actually has to run since the issuance of the Halal Product Guarantee Act in 2014, but it will be applied to its implementers only in 2019, so that it is effective in 2019 until now. This study aims to provide an overview of the evaluation of halal product certification policies that have been running in Indonesia. This research uses an approach approach and the use of library research, where the data obtained from the literature related to policy evaluation and halal certification process, through papers, articles, journals and news from the internet (website). The results of this study indicate that the evaluation of policies for implementing halal product certification in Indonesia is still not optimal. Effectiveness is still not well achieved, as well as distribution and coverage is still inadequate because the accredited Halal Inspection Agency (LPH) is still minimal. However, the government's response time and target accuracy in providing halal certificate subsidies are very good. The author has suggestions in increasing the distribution and reach of LPH, the government must cooperate with various elements of society such as Islamic organizations, community foundations, and other elements so that the goal of halal is quickly realized.

Page 2 of 3 | Total Record : 25