cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 1,286 Documents
PELAYANAN PRIMA POSYANDU LANSIA  DI PUSKESMAS JAGIR KOTA SURABAYA NURUL FADLILAH LAELY
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Abstrak Angka harapan hidup dari tahun ke tahun terus meningkat, akibatnya jumlah lansia terus bertambah. Pemerintah memberikan perhatian yang serius akan hal tersebut dengan terlaksananya pelayanan lanjut usia melalui (posyandu) lanjut usia. Pelayanan yang dilakukan di posyandu lansia merupakan pelayanan ujung tombak dalam penerapan kebijakan pemerintah untuk pencapaian lanjut usia yang sehat, mandiri dan berdaya guna. Permasalahan mendasar bagaimana pelayanan prima yang diberikan petugas kepada anggota posyandu lansia agar mereka bersedia hadir dalam kegiatan posyandu lansia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis menggunakan data kualitatif berdasarkan konsep Miles dan Huberman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelayanan prima posyandu lansia di Puskesmas Jagir Kota Surabaya. Dengan fokus penelitian paparan yang jelas,aturan tentang prosedur yang tepat, hak dan kewajiban pemberi atau penerima pelayanan diatur secara jelas, loket informasi dan kotak saran, petugas yang kompeten, pola pelayanan yang tepat, biaya / tarif ditetapkan secara wajar, pelayanan dilakukan secara tertib,teratur dan adil, kebersihan dan sanitasi pelayanan harus selalu dijamin, dan petugas harus ramah dan sopan.Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa di posyandu lansia sudah terdapat paparan yang jelas yaitu di setiap meja terdapat tulisan pendaftaran, pencatatan, pemeriksaan dan penyuluhan. Aturan yang berlaku dinilai tepat, konsisten dan konsekuen dengan menggunakan 4 meja. Hak dan kewajiban pemberi dan penerima layanan sudah terpenuhi.Kritik dan saran disampaikan melalui musyawarah dan sesi tanya jawab. Proses pelayanan ditangani oleh petugas yang trampil, pola pelayanan yang diberikan sudah tepat yakni efisien dan efektif. Pelayanan diberikan secara gratis. Pelayanan dilakukan secara tertib dan adil sesuai dengan nomor urut yang di dapat setiap anggota. Kebersihan dan sanitasi pelayanan sudah cukup baik. Petugas dalam memberikan pelayanan cukup ramah dan sopan, menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh para anggota posyandu lansia. Kata Kunci: Pelayanan Prima, Posyandu Lansia Abstract People’s life expectancy is always increasing year by year, it causes the content of the elderly is increasing too. The government gives a seriously attention about it through the elderly Posyandu and that services is done. This service at elderly Posyandu is the spreadhead of implementation by the government’s wisdom for reaching out the healthy, independent and meaningful elderly. The basic problem, how the prime service by the officer of elderly posyandu is given in order to make them being there in every activities. This research is qualitative descriptive with using data collecting technique, through observation, interview and documentary then being analysed using qualitative data according to Miles and Huberman concept. The purpose of this research is knowing about the prime service of elderly posyandu at Puskesmas in Jagir Surabaya. This research’s focus is clearly description, exactly procedural condition, right and obligasion by user and recipient of this service, information desk and suggestion box, compentences officers, good services form, reasonable cost, orderly and fair services, good sanitation of service must be guaranted, polite and friendly officers. This conclusion of this research is the elderly Posyandu already has a clearly description, which is replication listing book, checking and suggesting notification in every desk. The conditions on duty are exactly, consistent and consequences using 4 tables. The right and obligasion of user and recipient is being completed. People could give their critics and suggestion by conversation session. Services proses is handled by an expert officer, service form given with efficience and effevtive. There is not any cost for services. This service is giving with orderly and fair. according to the number who everyone gets. Clean and good sanitation of service are good enough. The officers who gave services are polite and friendly, they using language easier for people of elderly Posyandu. Keywords : Prime service, elderl
STRATEGI LAYANAN  PENGURUSAN IJIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) DI DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG  SURABAYA ALDY DWI ALVIANTO
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Abstrak Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) adalah merupakan alat pengendali pemanfaatan ruang serta berfungsi sebagai jaminan kepastian Hukum atas bangunan. Berkaitan dengan pelayanan perizinan khususnya IMB, pemerintah dan khususnya Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Surabaya harus menetapkan standar pelayanan yang optimal guna mengubah citra aparatur yang sebelumnya di pandang lamban menjadi efisien dan efektif sesuai dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Tujuan dari penulisan Skripsi ini dimaksudkan untuk menganalisis dan mendeskripsikan Strategi Layanan Mobil Keliling dalam Pengurusan IMB di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Focus dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik, antara lain: strategi ini, strategi konsekuensi, strategi pelanggan, strategi pengawasan, dan strategi budaya. Penelitian ini memilih lokasi di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Surabaya. Teknik pengumpulan datanya berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya strategi yang dibuat oleh pihak Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Surabaya melihat konsep David Osborne antara lain: Pertama, strategi inti (adanya peraturan berkaitan dengan IMB, adanya penerapan 5 (lima) pilar utama berdasarkan misi DCKTR. Kedua, strategi konsekuensi (adanya hukuman dan imbalan, pemberian insentif, pemberian disentif, serta adanya pegawai yang baik. Ketiga, strategi pelanggan (adanya mobil keliling, adanya kotak saran, adanya Website DCKTR, serta adanya Kontak Tanya. Keempat, strategi pengawasan (pembenahan pengurusan IMB, adanya pelatihan bagi calon pegawai DCKTR, membantu menggambar bagi masyarakat umum dalam IMB, serta adanya petugas Humas. Kelima, strategi budaya (bersikap ramah serta sopan, memberikan senyuman serta mengucapkan terimakasih, setiap hari Jumat, rapat kecil untuk evaluasi pegawai yang mengurusi bagian IMB. Rekomendeasi tersebut antara lain agar strategi yang dilaksanakan benar-benar dapat dilaksanakan dengan baik, benar-benar menempatkan dirinya sebagai pelayan publik, harus bersabar dalam memberikan pelayanannya. Perlunya sosialisasi bahwa pengurusan IMB dapat dilakukan secara online serta meningkatkan pelayanan pengurusan IMB melalui mobil keliling sehingga masyarakat umum yang belum terjangkau dapat dijangkau melalui mobil keliling. Kata Kunci : IMB, Strategi Pelayanan Dinas Cipta dan Tata Ruang Surabaya. Building Permit (IMB) is a means of controlling the use of space and serves as Legalcertainty of the building. In connection with the licensing service IMB particular, the governmentand especially on Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Surabaya should establish optimaservice standards in order to change the image of the previous apparatus in view of slow to beefficient and effective in increasing appropriate service to the community. The purpose of this thesisis intended to analyze and describe the Strategy Services Cars Around the IMB on Dinas CiptaKarya dan Tata Ruang (DCKTR) Surabaya. This type of research is descriptive qualitative. The focus of the research is: Core strategyConsequences strategy, Customer strategy, Monitoring strategy, and Cultural strategies. Thelocation of the research is Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Surabaya. Data is collectedby observation, interviews, and documentation. Result of the research showed that Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Surabayausing David Osborne concepts, the strategies are: First, Core strategy (lack of legislation relating tothe IMB, the application of five (5) main pillars based mission DCKTR. Consequences strategy(punishment and reward, incentive, disincentive provision, and the existence of a good employeeCustomer strategy (presence around the car, the presence of the suggestion box, the presenceDCKTR website, as well as the ask contact. Control strategy (improvement of the management ofthe IMB, the existence of training for prospective employees DCKTR, helping draw for the generalpublic in the permit, as well as the public relations officer. Cultural strategy (being friendly andpolite, give a smile and say thank you, every Friday, a small meeting for employee evaluations careof the IMB. Based on the result of the research, it is recommended thah all of strategies should be wellimplemented by employee of Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Surabaya. Thenecessity of obtaining a building permit dissemination that can be done online as well as improvethe management of IMB services through the car around so that the general public is not reachedcan be reached by car around. Keywords : Building Permit, Strategy Service on Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR)Surabaya.
IMPLEMENTASI CAR FREE DAY DI JALAN ACHMAD YANI KABUPATEN SIDOARJO Studi Pada Pelaksanaan Surat Keputusan Bupati Sidoarjo omor: 188/17/404.1.3.2/2013 Tentang Segmen Jalan Sebagai Center Point Kegiatan Car Free Day di Kabupaten Sidoarjo DEDDY YUDHA PRAMANA
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Abstrak Car free day atau hari bebas kendaraan bermotor adalah sebuah program Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo yang bertujuan untuk meningkatan kualitas lingkungan serta penghematan bahan bakar di Sidoarjo. Dalam implementasinya, car free day di Sidoarjo masih terdapat beberapa permasalahan, seperti pemindahan polusi udara dari center point car free day ke jalan yang dijadikan jalur alternatif dan juga pembukaan arus jalan lebih awal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan implementasi Car Free Day di Jalan Achmad Yani Kabupaten Sidoarjo Studi Pada Pelaksanaan Surat Keputusan Bupati Sidoarjo Nomor: 188/17/404.1.3.2/2013 Tentang Segmen Jalan Sebagai Center Point Kegiatan Car Free Day di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo. Informan dalam penelitian ini adalah para petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo khususnya dalam bidang Manajemen Rekayasa Transportasi Darat dan juga bidang Pengendalian dan Keselamatan yang menaungi program ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis yang digunakan dengan melakukan pendekatan logika induktif. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan car free day di Jalan Achmad Yani Kabupaten Sidoarjo dilihat dari model implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Van Metter dan Van Horn secara keseluruhan sudah dilaksanakan tetapi masih terdapat kendala. Sasaran dan tujuan kebijakan sudah tercapai sedangkan standar kebijakan masih belum tercapai. Sumber daya yang dimiliki sudah memenuhi untuk melaksanakan program ini. Setiap agen pelaksana mempunyai tugas masing-masing. Komunikasi dan koordinasi sudah berjalan dengan baik. Kondisi sosial, politik dan ekonomi juga berpengaruh dalam pelaksanaannya dan respon implementor sangat positif sehingga mempengaruhi dalam proses pelaksanaan car free day. Saran yang diberikan dalam penelitan ini adalah tujuan pelaksanaan car free day harus ditinjau ulang, para petugas pelaksana harus lebih memperhatikan ketepatan waktu sesuai dengan peraturan, sosialisasi tentang pelaksanaan car free day harus lebih diintensifkan dan juga dampak akibat kemacetan di jalur alternatif khususnya di Jalan Sultan Agung harus segera diatasi. Kata Kunci: implementasi, car free day Abstract Peraturan Car free day is a Department of Transportation Sidoarjo program which aims to improve the quality of the environment and fuel economy in Sidoarjo. There are still some problems in implementing car free day in Sidoarjo, such as the removal of air pollutants from the center point to the way the car free day is used as an alternative path and also opening the flow path early. The purpose of this study is to describe the implementation of the car free day on Jalan Ahmad Yani Sidoarjo study on implementation of Decree of Regency Sidoarjo No. 188/17/404.1.3.2/2013 about road segment as a center point activity of car free day in Sidoarjo. This research is a descriptive study with a qualitative approach in district office of the Department of Transportation Sidoarjo . Informants in this study are the Department of Transportation officials in District Sidoarjo, especially in the field of Engineering Management and Land Transportation and Safety Control field that houses the program. Data collection techniques are used to perform observations, interviews, documentation and triangulation. The analysis technique used inductive logic approach. The results showed the implementation of car free day on Jalan Ahmad Yani Sidoarjo is based on policy implementation model proposed by Van Metter and Van Horn as a whole has been carried out but there are still obstacles. Targets and policy objectives have been achieved while still not reach a standard policy. Resources have already meet the needed number to implement the program. Each agent has the task of implementing. Communication and coordination are already well underway. The social, political and economic influence its implementation and also the implementor gives very positive response thus affecting the car free day implementation process. The advice which is given in this research is the purpose of the car free day should be reviewed, the executive officers must pay more attention to timeliness in accordancing with the regulations, the socialization of the car free day implementation should be intensified and also the impact of congestion on the alternate path, especially in Jalan Sultan Agung must be addressed immediately. Keywords: implementation, car free day
EFEKTIVITAS TIKET ONLINE BERBASIS RAIL TICKET SYSTEM (RTS)DI PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) DAERAH OPERASI 8  STASIUN BESAR SURABAYA GUBENG IKE CYNTHIA OCTARISQI SIAGIAN
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Abstrak Rail Ticket System (RTS) merupakan suatu sistem informasi berupa aplikasi yang digunakan oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai aplikasi pem-backup semua data-datamilik PT. KAI baik itu data pegawai, data keuangan perusahaan, data manifes penumpang keretaapi sampai pada keistimewaannya yaitu untuk reservasi tiket online. PT. KAI merupakan BUMNyang menggunakan aplikasi tiket online berbasis RTS ini sejak tahun 2011. Oleh karena itu, tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan tiket online berbasis RTS di PT. KAIyang mengacu pada 6 (enam) aspek penilaian tiket online berbasis RTS yaitu kualitas sistem,kualitas informasi, kualitas pelayanan, penggunaan, kepuasan pelanggan dan keuntungan bersih.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi daripenelitian ini adalah seluruh calon penumpang kereta api. Jumlah seluruh anggota sampel dalampenelitian ini sebanyak 30 orang yang merupakan penumpang kereta api yang melakukan reservasitiket melalui website resmi PT. KAI. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitianini adalah kuesioner, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitaspenerapan tiket online berbasis RTS di PT. KAI dapat dikatakan efektif. Hal ini dilihat daripenilaian setiap sub variabel efektivitas yang memperoleh presentase nilai 76,6% yaitu kualitassistem, 79,2% yaitu kualitas informasi, 76,6% yaitu kualitas pelayanan, 80% yaitu penggunaan,79,6% kepuasan pelanggan dan 77,3% yaitu keuntungan bersih Berdasarkan presentasi nilairesponden tersebut maka efektivitas penerapan tiket online berbasis Rail Ticket System (RTS) diPT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Stasiun Besar Surabaya Gubeng dinyatakanefektif dimana termasuk dalam rentang nilai 61%-80%. Kata Kunci: Efektivitas, Rail Ticket System (RTS) EFFECTIVENESS ONLINE TICKET BASED RAIL TICKET SYSTEM (RTS) AT PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) DAERAH OPERASI 8 STASIUN BESAR SURABAYA GUBENG Abstract Rail Ticket System ( RTS ) is an information system of application used by PT . KeretaApi Indonesia (Persero) as an application development backup all owned data by PT . KAI bothemployee data , financial data , the data train passenger manifest until the merits are for onlineticket reservation . PT. KAI is a state-owned enterprises that use online ticket application basedRTS started since 2011. Therefore , the purpose of this study was to determine the effectiveness ofonline ticket -based RTS in PT. KAI which refers to the 6 ( six ) aspects of online ticket -basedassessment of RTS is system quality, information quality, service quality, use, customer usersatisfaction and net benefit. This study is a descriptive study with a quantitative approach .Popolation for this study is all of passanger. Total samples in this study of 30 people who arepassenger trains that make reservation tickets through the official website of PT . KAI . Datacollection techniques used in this study were questionnaires, observation and interview. Theresults showed that the effectiveness of online ticket -based RTS in PT. KAI can be said to beeffective . It is seen from the assessment of effectiveness of each sub- variable -based online ticketRTS obtain a percentage value of 76.6 % that system quality, 79.2 % is information quality, 76.6% is service quality, 80% of which use, 79.6 % user satisfaction and 77.3 % is net benefit. Basedon the presentation of the respondents value the effectiveness of online ticket -based Rail TicketSystem ( RTS ) at PT . Kereta Api Indonesia ( Persero ) Regional Operations 8 Big StationSurabaya Gubeng declared effective range of values which are included in the 61 % -80 % Keywords : Effectiveness, Rail Ticket System ( RTS )
EFEKTIVITAS REMUNERASI DI KANTOR REGIONAL IIBADAN KEPEGAWAIAN NEGARA SURABAYA  MIFTACHUL ULUM
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

ABSTRAK Remunerasi merupakan salah satu program pemerintah yang menjadi trending topic dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Indonesia. Dalam proses sosialisasi dan internalisasi perlu kesatuan pandangan bahwaperbaikan remunerasi merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan kinerja organisasi dan bukan menjaditujuan reformasi birokrasi (dalam Majalah Layanan Publik Edisi XXVI tahun 2008). Dengan adanya perbaikanremunerasi pada pegawai, diharapkan mampu membenahi kinerja pegawai agar semakin efektif dan profesionalsesuai target yang telah ditetapkan oleh pemerintah yang tertuang pada Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuiEfektivitas Remunerasi di Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara Surabaya dengan konsep KetepatanSasaran program, Sosialisasi program, Tujuan Program dan Pemantauan Program (dalam Budiani, 2007).Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini mengambilsampel sejumlah 36 orang dari keseluruhan pegawai Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara Surabayayang berjumlah 182 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, dokumentasi, danobservasi. Adapun data yang sudah diolah dalam tabel akan dideskripsikan sesuai dengan teori ataupunwawancara dengan beberapa pegawai Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara Surabaya. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa dari pengolahan data, kriteria penilaian masing-masing item pertanyaan dalamangket didominasi oleh penilaian efektif dan sangat efektif. Adapun prosentase terendah dalam penelitian iniadalah 77,08% sementara prosentase tertinggi adalah 92,36%. Jadi, penelitian yang berjudul EfektivitasRemunerasi di Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara Surabaya dinyatakan efektif.Kata Kunci: Efektivitas, Remunerasi, Kinerja Pegawai. ABSTRACT Remuneration is one of government programs who become trending topics an implementation BureaucraticReform in Indonesian. In the process of socialization and internalization, necessary unity of view t hatimprovement of remuneration is part of strategy for increase organizational performance and not become goalsof Bureaucratic Reform (in Majalah Layanan Publik edition XXVI, 2008th). With improvement of remunerationin employee, be expect able to reorganize performance of employee that more and more effective andprofessional appropriate target of set bu governments in Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 about GrandDesign Bureaucratic Reform 2010-2025. This study purpose is knowing about effectiveness of the remunerationin Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara Surabaya with concept: program’s targeting accuracy,socialization programs, programs objectives, and monitoring programs (in Budiani, 2007). This study usingtypes of descriptive with quantitative approach. This study took a sample amount thirty six employee from allemployee Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara Surabaya amount one hundred and eighty two. Datacollection techniques used were questionnaires, documentation and observation. Data that has been processed intable will described appropriate theory or interview with some employee Kantor Regional II BadanKepegawaian Negara Surabaya. The results showed that from processed data, assessment criteria eachquestion’s item in questionnaires dominated by assessment effective and very effective. As for lowestpercentage in this study was 77,08%, while higher percentage was 92,36%. So, this study entitled Effectivenessof the Remuneration in Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara Surabaya stated effective. Key Words: Effectiveness, Remuneration, Performance of Employee.
PERANAN BADAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM PROGRAM PENILAIAN PERINGKAT KINERJA PERUSAHAAN (PROPER) (Studi Pada Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur) CENDRA ESKA KURIANANDA
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini yaitu menjelaskan peran BLH Provinsi Jawa Timur dalam PROPER untuk mengurangidampak pencemaran lingkungan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus dan teknik analisis data yangdigunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui cara observasi, wawancara, snowballsampling, dan dokumentasi. Informan penelitian berasal dari Kasubbid Pengendalian dan Pengawasan Pencemaran Airdan Laut BLH Provinsi Jatim dan Staf di Bidang Pengendalian dan Pengawasan Pencemaran Lingkungan BLH ProvinsiJatim. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalahBLH Provinsi Jawa Timur sampai sekarang ini masih melaksanakan PROPER. Tetapi BLH Jawa Timur menilaiperusahaan atau industri hanya sebatas hitam, merah, dan biru. Untuk penilaian hijau dan emas BLH Jawa Timur tidakmemiliki wewenang, yang berwenang menilainya adalah Dewan PROPER dan Kementerian LH. Hambatan yang adaialah jarak lokasi yang jauh, kondisi industri, dan juga tidak ada pembinaan bagi pegawai BLH kabupaten sehinggapada saat pelaksanaan PROPER, mereka hanya mendampingi saja. Kata Kunci: Peran, PROPER, Pengawasan dan Pengendalian, Lingkungan Hidup Abstract The purpose of this study is to explain the role of BLH in the East Java province PROPER to reduce the impact ofenvironmental pollution. This research is a case study and data analysis technique used is descriptive qualitativemethod. The technique of collecting data through observation, interviews, snowball sampling, and documentation.Research informants came from Sub Head Water and Sea Pollution Control and Monitoring and BLH East JavaProvince and staff in the Field of Environmental Pollution Control and Monitoring BLH East Java Province. The dataanalysis technique used is descriptive qualitative method. The results obtained are BLH East Java province until todaystill carry PROPER. But BLH East Java assess the company or industry was limited to black, red, and blue. For theassessment of green and gold BLH East Java does not have the authority, which is a vote of the Board PROPERauthorities and the Ministry of Environment. Barriers that there is a distance remote location, industry conditions, andalso there is no training for employees so that when the district BLH PROPER implementation, they just accompany it. Keywords: Roles, PROPER, Supervision and Control, Environment
FUNGSI DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN DALAM MENGELOLA RUANG TERBUKA HIJAU (Studi Pengelolaan Taman Bungkul) RINDI PUJI ASTRIANA
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Abstrak Taman kota merupakan salah satu bentuk ruang terbuka hijau yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk melakukan berbagai macam aktivitas mulai rekreasi, olahraga maupun aktivitas yang bersifat pasif. Sebagai bentuk RTH, taman kota memiliki fungsi ekologis, sosial budaya, estetika dan ekonomi. Taman Bungkul merupakan salah satu taman kota di Surabaya yang keberadaannya sangat sentral bagi masyarakat Surabaya dikarenakan berbagai element yang sangat menunjang keberadaannya mulai aktivitas masyarakat didalamnya, sejarah, kenyamanan masyarakat yang berada disana, akses lingkungan dan kondisi sosial. Oleh karena itu, Dinas Kebersihan dan Pertamanan sebagai instansi yang bertanggung jawab mempunyai peran yang sangat vital terhadap pengelolaan Taman Bungkul melalui Seksi Pertamanan agar taman tersebut terpelihara dan fungsi-fungsinya tetap berjalan. Hal yang menarik dari penelitian ini adalah Taman Bungkul merupakan taman kota yang mengusung konsep education, entertainment dan sport. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Dinas Kebersihan Pertamanan Kota Surabaya dan di Taman Bungkul. Informan penelitian ini terdiri dari 6 orang yaitu Kepala Bidang Pertamanan dan PJU, Kepala UPTD Taman Bungkul, 1 orang Petugas Lapangan, dan 3 orang pengunjung taman. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, dokumentasi dan penulusuran internet.Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan serta analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran Dinas Kebersihan dan Pertamanan dalam mengelola Taman Bungkul dalam upaya pemeliharaan, penataan, dan pemanfaatan dilakukan sesuai dengan fungsi dari Seksi Pertamanan. Mulai dari penyusunan program, pelaksanaan program, bentuk kerja sama dengan PT.Telkom, pengawasan, pengevaluasian, dan pelaksanaan tugas lain dari DKP Surabaya. Dan diharapkan agar Seksi Pertamanan dan jajarannya dalam mengelola Taman Bungkul lebih dimaksimalkan. Kata Kunci: Dinas Kebersihan dan Pertamanan, taman kota, Taman Bungkul Abstract Garden city is a form of open greem space that is widely used by yhe public to undertake a variety of activities ranging from recreational, sport and othet passive activities. As aform of open green spaces, city parks have ecological, socio-cultural function, aesthetics and economic. Bungkul park’s is one of the parks in the city of Surabaya whose existence is central to the community because of the wide range of excellent support elemnt of its existence began community activity in it, the history, the convenience of people who were there, the access environment and social conditions. Therefore, the service of cleanliness and landscaping as a responsible agency has a role that is vital to the management of the park trough the park is preserved for landscaping and its functions. The interesting thing about this research is Bungkul Park is city park that brings the concept of education, entertainment and sport. This research uses qualitative descriptive method with type a descriptive research. This research was conducted in the service of cleanliness and landscaping in the garden city of Surabaya and bungkul park. Informant this research consisted of six people: head of public street lighting and landscaping, head of UPTD Bungkul park, 1 officer in the field, and 3 garden visitor. Data collection using in-depth interviews, documentation techniques and interner searches. Technique of data analysis, data reduction is done through the presentation of data as well as data analysis.The result of this researh indicate that the role of the Departement of hygiene and landscaping in managing Bungkul Park in setup, maintenance and utilization of the function conducted in accordance with section lanscaper. Start of preparation program, program execution, forms a partnership with PT. Telkom, surveillance, evaluating, and executing other tasks of DKP Surabaya. And it is expected that the section of the range and to manage landscaping Bungkul Park more maximed. Keywords : Department of Hygiene and Managing, city parks , Bungkul Park
PENGARUH DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT (JAMKESMAS) DI POLI BEDAH UMUM INSTALASI RAWAT JALAN RSUD dr. MOHAMMAD SOEWANDHIE SURABAYA ARDY NOVIAWAN PUTRA
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

ABSTRAK Kualitas pelayanan merupakan suatu proses atau aktivitas yang dilakukan oleh instansiyang dapat dirasakan secara langsung hasilnya, yang pada akhirnya memenuhi harapanpelanggan. Pentingnya kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien mengharuskan PoliBedah Umum RSUD dr. Mohammad Soewandhie Surabaya memberikan pelayananyang berkualitas kepada pasien Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Variabeldari kualitas mencakup lima hal, yaitu Reliabilitas (reliability), Daya Tanggap(responsiveness), Jaminan (assurance), Empati (emphaty), dan Bukti Fisik (tangibles).Hal ini diterima, dirasakan, serta dievaluasi oleh pengguna jasa yaitu pasien JaminanKesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh dimensi kualitas pelayanan secara bersama-sama dan secara parsial terhadapkepuasan pasien pada Poli Bedah Umum Instalasi Rawat Jalan RSUD dr. MohammadSoewandhie Surabaya.Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan sampel(sampling) menggunakan cara survey. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitianini adalah teknik analisis statistik regresi linier berganda dengan menggunakan programSPSS versi 11,5 for windows. Dalam penelitian ini 60 orang pasien yang melakukanrawat jalan (control) dijadikan sebagai sampel. Variabel yang akan diukur dalampenelitian ini adalah variabel Reliabilitas (X1), Daya Tanggap (X2), Jaminan (X3),Empati (X4) dan Bukti Fisik (X5).Hasil perhitungan dan analisis menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel bebasyang terdiri dari Reliabilitas, Daya Tanggap, Jaminan, Empati dan Bukti Fisik memilikipengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien. Dan memiliki nilai koefisien determinasi(R2) sebesar 0,646. Berarti kelima dimensi kualitas pelayanan mampu memberikanpengaruh terhadap kepuasan pasien sebesar 64,6%. Secara parsial variabel kualitaspelayanan yang terdiri dari Reliabilitas, Daya Tanggap, Jaminan, Empati dan BuktiFisik memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien.Dalam pengujian secara simultan dan parsial menunjukan bahwa terdapat pengaruhyang signifikan kualitas pelayanan terhadap kepuasaan pasien, dari indikatorkeseluruhan variable terdapat indikator yang terendah yaitu pada variable daya tanggapbahwa tenaga medis, paramedis, karyawan tidak membiarkan pasien menunggu antrianterlalu lama hal ini perlu diperhatikan dan ditingkatkan. Kata kunci : Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pelanggan.
PELAYANAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) DI  SDN LIDAH KULON III SURABAYA CATUR FRANSIYANTI
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Permasalahan Pelayanan Penerimaan Peserta Didik Baru dengan konsep semi online menimbulkan kekhawatiran para calon wali murid (orang tua) tentang sulitnya melakukan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Pelayanan PPDB semi online bertujuan mempermudah pendaftaran, informasi serta pengolahan akan hasil pendaftaran. Sedangkan tujuan penelitian ini yaitu mendiskripsikan pelaksanaan pelayanan Penerimaan Peserta Didik Baru. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara serta dokumentasi. Fokus penelitian adalah Delapan prinsip Pelayanan Publik berdasarkan Keputusan Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara No:63/KEP/M.PAN/2003 tentang Pedoman penyelenggaraan Pelayanan Publikantara lain yaitu Kesederhanaan, Kejelasan, Keamanan, Keterbukaan, Efisien, Ekonomi, Keadilan dan Ketepatan waktu. Lokasi Penelitian SDN Lidah Kulon III/466. Teknik Analisis Data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Kesimpulan dari hasil penelitian tersebut adalah pelayanan Penerimaan Peserta Didik Baru di Sekolah Dasar Negeri Lidah Kulon III/466 telah memenuhi kesederhanaan prosedur pelayanan dengan cepat. Penerimaan berkas pendaftaran lansung di entry dan dimasukan ke dalam website dan kemudian mendapat print out formulir pendaftaran online. Kejelasan prosedur tercantum dalam buku pedoman dan website dinas pendidikan. Keterbukaan juga telah dilaksanakan sehingga masyarakat dapat langsung melihat hasil dari pendaftaran. Keamanan serta keterbukaan berjalan dengan baik aman karena pelayanan berjalan dengan transparan tentang data siswa yang diterima. Sangat Efisien dan ekonomis karena pendaftaran tanpa biaya/gratis. Keadilan berjalan dengan adil karena tidak ada perbedaan dalam menentukan penerimaan siswa baru. Ketepatan waktu dimulai dan berakhirnya penerimaan peserta didik menggunakan sistem timer.Saran Penyederhanaan dalam pendaftaran PPDB menjadi full online, Penyediaan sarana kapasitas data dan prasarana komputer yang lebih memadahi, Sosialisasi kepada para pendaftar oleh dispendik baik mengenai ketersediaan informasi via online serta upaya pemenuhan pagu sekolah di sekolah yang tidak favorit. Kata Kunci : Pelayanan Publik, Pelayanan Peserta Didik Baru
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN BOJONEGORONOMOR 19 TAHUN 2011 TENTANG RETRIBUSI JASA UMUM  DI KABUPATEN BOJONEGOROSTUDI PARKIR BERLANGGANAN DI TEPI JALAN UMUM DIPONEGORO KABUPATEN BOJONEGORO) ISMI NAFILA SAPUTRI
Publika Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v2n2.p%p

Abstract

Abstrak Peraturan Daerah Nomor 19 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum salah satunya mengatur tentangetribusi parkir berlangganan. Pelaksanaan retribusi parkir berlangganan di Kabupaten Bojonegoro memberikankontribusi yang cukup besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bojonegoro. Tetapi padapelaksanaannya masih ditemukan masalah yang terjadi dilapangan, salah satunya yaitu masih ditemukan petugas parkiriar, serta adanya pungutan ganda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses Implementasi PeraturanDaerah Nomor 19 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum,yang salah satunya mengatur tentang retribusi parkirberlangganan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif (descriptive research). Denganmenggunakan metode penelitian kualitatif, adapun subyek penelitian yaitu pengguna jasa parkir, petugas parkir, KepalaBidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Tim pengendali dan monitoring pelayananparkir, Kepala Kantor Samsat Kabupaten Bojonegoro. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Fokuspenelitian adalah variabel implementasi yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Teknikpengumpulan data yaitu dengan dokumentasi, wawancara dan observasi. Teknik analisis data pada penelitianmplementasi retribusi parkir berlangganan di Jalan Diponegoro Kabupaten Bojonegoro, dari data yang diperolehdisusun secara sistematis yaitu dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pelaksanaan retribusi parkir berlangganan di Jalan Diponegoro Kabupaten Bojonegoro dilihat darisetiap variabel model implementasi menurut George Edward yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi danstruktur birokrasi. Pada variabel komunikasi masih ditemukan kendala terkait kejelasan lokasi area parkir berlanggananserta terkait tentang himbauan larangan untuk memberi uang pada petugas parkir, yang dirasa para pengguna parkirbelum jelas. Kemudian terkait variabel sumber daya ditemukan kendala mengenai jumlah petugas parkir. Kemudianpada variabel disposisi ditemukan kendala yang diakibatkan dari faktor pemberian insentif. Serta pada variabel strukturbirokrasi belum ditemukan kendala terkait SOP dan pelaksanaan fragmantasi di Dinas Perhubungan. Sehinggadiharapkan Dinas Perhubungan dalam pelaksanaan retribusi parkir berlangganan, dapat memperhitungkan setiapvariabel implementasi yaitu terkait komunikasi, sumber daya, disposisi. Agar pelaksanaan retribusi parkir berlangganandapat berjalan dengan baik.Kata Kunci: Implementasi, Retribusi Parkir Berlangganan. Abstract Regional Regulation No. 19 Year 2011 on Public service levies regulates e.g. parking fees subscribe. Themplementation of parking fees subscription in Bojonegoro provide a substantial contribution to improve the originalncome of Bojonegoro. But in practice still found problems that occur in the field, one of which is still found illegalparking attendants, as well as multiple levies. This study aims to describe the implementation process of the RegionalRegulation. This type of research is descriptive research. By using qualitative research methods, while the studysubjects are users of parking services, parking attendants, Head of Infrastructure Department of TransportationBojonegoro, controlling and monitoring of parking services team, Head Office of SAMSAT Bojonegoro. Sources ofdata are primary data and secondary data. The focus of the research is the implementation of variable that iscommunication, resources, disposition, and bureaucratic structures. Data collection techniques are namely thedocumentation, interviews and observations. Data analysis techniques on the studyare those, from the data obtainedare arranged systematically using data reduction, data display and conclusion. The results showed that themplementation of parking fees subscribe along Jalan Dponegoro viewed from each variable according to GeorgeEdward implementation model that includes communication , resources , disposition and bureaucratic structures . In the communication variables are still found constraints related to the right subscription site and related to the appealof forbidding to give money to the parking attendants , about which the parking site users is not yet clear . Related tothe resources variable, the constaint is found on the number of parkuing attendants. In the disposition variable theconstraints is found on the incentive factor. While in the bureaucratic structure one, the constraint which is related tothe Implementation Operation Standart and fragmantation implementationat the Department of Tansportation hasn’tbeen found. So, we hope the Department of Transportation can take acount every variable in the mplementation ofparking fees subscribes, so that in the next time it can be implemented better. Keywords: Implementation, Levy Subscribe parking.

Page 32 of 129 | Total Record : 1286