cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 1,286 Documents
STRATEGI DALAM MENGEMBANGKAN WISATA TELAGA SEWU DI DESA DUREN SEWU KECAMATAN PANDAAN AKBUPATEN PASURUAN FITRIATUS SHOLICHAH
Publika Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n1.p%p

Abstract

Abstrak Pemerintah telah berusaha untuk melakukan pengembangan disektor pariwisata dengan mebuat rencana dan strategi berupa pengembangan objek-objek wisata yang ada daya tarik utama bagi wisatawan. Salah satu contoh pengembangan pada sektor pariwisata yang memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakatnya adalah Wisata Telaga Sewu di Desa Duren Sewu Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan. Persoalan yang terjadi di Wisata Telaga Sewu yaitu akses jalan yang rusak dan bergeronjal serta tampilan depan wisata yang kurang menarik wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi dalam mengembangkan Wisata Telaga Sewu di Desa Duren Sewu Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitiannya menggunakan teori tentang strategi pengembnagan pariwisata menurut Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor PM.35/UM.001/MPEK/2012 yang meliputi strategi sumber daya pariwisata dan ekonomi kreatif, strategi sumber daya manusia, strategi investasi, dan strategi pengelolahan lingkungan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dokumentasi, study kepustakaan. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi dalam mengembangkan wisata Telaga Sewu di Desa Duren Sewu Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan dilakukan dengan 4 indikator yaitu pertama strategi sumber daya pariwisata dan ekonomi kreatif dengan mengembangkan pedagang di tempat wisata Telaga Sewu, penyediaan fasilitas sarana dan prasarana bagi pengunjung yang sudah lengkap. Kedua strategi sumber daya manusia dengan memberdayakan masyarakat Desa Duren Sewu sendiri, adanya pelatih serta kualifiksi dan persyaratan khusus yang diberikan. Ketiga strategi investasi tersedianya telekomunikasi listrik yang disediakan oleh pihak sponsor, memberikan pelayanan dan iklim yang kondusif bagi pihak sponsors dan provider. Keempat strategi pengelolahan lingkungan yang ramah dan hemat energy dengan penggunaan air kolam yang asli dari telaga tanpa bahan kaporit, melindungi pohon-pohon sebagai sumber resapan, serta selalu menjaga kebersihan disekitar lingkungan wisata dengan menempatkan cukup banyak personil tim kebersihan serta tersedianya bak-bak sampah. Kata Kunci : Strategi Pengembangan, Pariwisata
EVALUASI PELAKSANAAN LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN PEMUDA TINGKAT DASAR DI DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA SURABAYA RAHMADI MUSWIANTO
Publika Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n1.p%p

Abstract

Abstrak Pemerintah mengeluarkan UU No. 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan yang kemudian dipertegas dengan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga No. 0059 Tahun 2013 tentang Pengembangan Kepemimpinan Pemuda yang menjadi pedoman bagi Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surabaya untuk melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan Pemuda sebagai wujud dari implementasi pengembangan kepemimpinan pemuda. Latihan dasar kepmimpinan pemuda mempunyai tujuan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga No. 0059 tahun 2013 pasal 3 yang berbunyi pengembangan kepemimpinan pemuda bertujuan untuk meningkatkan potensi keteladanan, keberpengaruhan, serta pergerakan pemuda sebagai kekuatan moral, kontrol sosial dan agen perubahan yang berwawasan kebangsaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan tiga metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan evaluasi pelaksanaan latihan dasar kepemimpinan pemuda tingkat dasar di dinas pemuda dan olahraga kota Surabaya. Fokus penelitian menggunakan enam kriteria evaluasi menurut William N. Dunn yaitu efektifitas, efisiensi, perataan, kecukupan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan ini secara umum sudah terlaksana dengan baik namun dengan beberapa evaluasi atau perbaikan diantaranya perlunya aturan teknis mengenai pelaksanaan pelatihan selain itu pendampingan setelah kegiatan serta data mengenai kepemudaan perlu diperbarui, sehingga kedepannya pelaksanaan pelatihan ini bisa lebih baik lagi. Kata kunci : evaluasi, Latihan Dasar Kepemimpinan Pemuda (LDKP)
UPAYA KOMISI PENANGGULANGAN AIDS DALAM MENANGGULANGI HIV DAN AIDS DI KOTA SURABAYA RENDY OKY SAPUTRA
Publika Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n1.p%p

Abstract

Abstrak Epidemic HIV/AIDS di Kota Surabaya mejadikan kekhawatiran bagi masyarakat dan pemerintah Kota Surabaya. Pada tahun 2015 tercatat penderita HIV/AIDS berjumlah 933 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa upaya KPA dalam menanggulangi HIV dan AIDS di Kota Surabaya, hambatan, dan solusi untuk untuk mengatasi hambatan tersebut. Jenis penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purpose sampling, untuk validitas data dilakukan dengan trianggulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya KPA Kota Surabaya telah berjalan dengan baik mengacu pada Perwali Kota Surabaya No. 29 Tahun 2015 yaitu menggunakan langkah promosi kesehatan, pencegahan penularan HIV, pemeriksaan diagnosis, pengobatan, perawatan, dukungan, dan rehabilitasi. Namun ada beberapa kekurangan yaitu kurang optimalnya promosi kesehatan pada media cetak dan media online, kordinasi multi sektor antar anggota KPA yang kurang terstruktur, tenaga pelaksana penanggulangan yang perlu dioptimalkan, dan juga fasilitas rehabilitasi potensi diri ODHA kurang memadai. Selain kekurangan tersebut, hambatan lain yaitu kurangnya pengetahuan masyarakat terkait HIV/AIDS semakin menyulitkan kinerja KPA Kota Surabaya. Hal tersebut dapat diatasi melalui bekerjasama pemerintah dengan pihak telekomunikasi online dan offline di Surabaya, pengoptimalan kordinasi anggota KPA Surabaya dari semua sektor, meningkatkan lapangan kerja untuk ODHA, serta mengoptimalkan kinerja KPA dalam pelaksanaan Perwali Kota Surabaya No. 29 tahun 2015. Kata Kunci : Upaya, Penanggulangan, HIV&AIDS, ODHA
EVALUASI PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 37 TAHUN 2013 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PEMBERIAN PELAYANAN KESEHATAN GRATIS BAGI MASYARAKAT MISKIN KOTA SURABAYA DI PUSKESMAS KREMBANGAN SELATA ACHMAD HIDAYAT
Publika Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n1.p%p

Abstract

Abstrak Untuk menanggulangi masalah kesehatan di kota Surabaya, pemerintah menjalankan peraturan walikota nomor 37 tahun 2013 tentang petunjuk teknis pemberian pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin kota Surabaya. Kebijakan ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah kota dengan BPJS kesehatan. Permasalahan yang terjadi meliputi ketidaktepatan yang dipicu proses verifikasi yang dilakukan kurang sungguh-sungguh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan evaluasi peraturan walikota Surabaya no 37 tahun 2013 tentang petunjuk teknis pemberian layanan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin kota Surabaya di puskesmas krembangan selatan. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan enam kriteria evaluasi William N. Dunn, menunjukkan bahwa kriteria efektivitas menunjukkan bahwa kebijakan ini sudah mencapai tujuannya. Kriteria efisiensi menunjukkan usaha yang dilakukan sudah maksimal dan baik. Kriteria kecukupan menunjukkan bahwa kebijakan ini sudah mampu mengatasi masalah yang ada. Kriteria perataan menunjukkan semua pihak sudah bisa merasakan manfaat dari kebijakan ini. Kriteria responsifitas pelaksana telah melaksanakan kewajibannya dan mendapat respon yang baik. Dan kriteria ketepatan menunjukkan bahwa alternatif yang dipakai sudah efektif. Namun, kelemahan dari kebijakan ini adalah data kelompok sasaran yang tidak sesuai sehingga ada beberapa kelompok sasaran yang tidak tepat sasaran, sehingga diperlukan perbaruan data kependudukan. Kata kunci : Evaluasi, kebijaka layanan kesehatan gratis
MEKANISME PERUMUSAN KEBIJAKAN UPAH MINIMUM PROVINSI JAWA TIMURDI DEWAN PENGUPAHAN PROVINSI JAWA TIMUR SYAH RIZAL HUMARDANI
Publika Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n1.p%p

Abstract

Abstrak Persoalan upah selalu memicu konflik hubungan antara pekerja dan pengusaha. Untuk mengatasi persoalan tersebut Pemerintah mengeluarkan kebijakan upah minimum Provinsi sebagai jaring pengaman atau safety net. Untuk merumuskan kebijakan tersebut, Pemerintah membentuk Dewan Pengupahan Provinsi yang terdiri dari unsur Pemerintah, unsur pekerja, unsur pengusaha. Kebijakan upah minimum Provinsi Jawa Timur dirumuskan oleh Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini ditujukan untuk memperoleh deskripsi mengenai dinamika perumusan kebijakan upah minimum Provinsi Jawa Timur, khususnya ketika dirumuskan di Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur. Penilitian ini ditulis dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukan bahwa proses perumusan kebijakan upah minimum Provinsi Jawa Timur di Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur penuh dengan dinamika. Dinamika yang terjadi terlihat sejak tahap input perumusan kebijakan yang menghasilkan tuntutan masing-masing unsur Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur berbeda. Bahkan pada tahap withinput banyak aktivitas yang dilakukan aktor pembuat kebijakan tidak sesuai dengan PP No. 78 Tahun 2015 dan masih menggunakan teknik perumusan yang lama. Output perumusan kebijakan upah minimum di Dewan Pengupahan yang berupah rekomendasi saran dan pertimbangan membuat proses ini tanggung. Sementara itu, masing-masing unsur Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur mendapatkan umpan balik yang berbeda-beda yang didasarkan pada kebijakan upah minimum Provinsi Jawa Timur yang ditetapkan oleh Gubernur. Kata Kunci: Perumusan Kebijakan, Upah Minimum, Dewan Pengupahan
Strategi Pengembangan Pelayanan Parkir Melalui E-Parking Di Tepi Jalan Umum Oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya (Studi Kasus E-Parking Di Jalan Jimerto dan Jalan Sedap Malam Kota Surabaya) rahadatul hayati
Publika Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n1.p%p

Abstract

Abstrak Banyaknya penggunaan lahan parkir harusnya dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir, namun kenyataannya ditemukan kebocoran PAD sektor parkir. Hal ini disebabkan adanya pungutan liar atau tarikan biaya parkir yang melebihi tarif normal dari juru parkir dan akhirnya berdampak pada parkir liar. Sebagai instansi penyelenggara pelayanan publik Dinas Perhubungan Kota Surabaya berupaya memberikan penyelesaian atas permasalahan peparkiran dengan menerapkan electronik parking melalui parkir meter. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sehingga data yang diperoleh bersikap deskriptif berbentuk kata dan kalimat dari hasil wawancara dan hasil observasi di lapangan serta dokumentasi seperti halnya yang dijelaskan di bab sebelumnya. Analisis data dari penelitian ini dengan menggunakan model Miles dan Huberman. Strategi teori yang digunakan adalah strategi pengembangan e-government yang dikemukakan oleh Intruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 yaitu: mengembangkan sistem pelayanan yang andal dan terpercaya serta terjangkau oleh masyarakat luas, menata sistem manajemen dan proses kerja pemerintah dan pemerintah daerah otonom secara holistik, memanfaatkan teknologi informasi secara optimal, meningkatkan peran serta dunia usaha dan mengembangkan industri telekomunikasi dan teknologi informasi, mengembangkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) baik pada pemerintah maupun pemerintah daerah otonom, disertai dengan meningkatkan e-literacy masyarakat, melaksanakan pengembangan secara sitematik melalui tahapan yang realistik dan terukur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan pelayanan parkir melalui electronic parking (e-parking) di tepi jalan umum oleh dinas perhubungan kota surabaya dapat dikatakan berjalan dengan baik, namun masih ada beberapa kekurangan dan kendala yang terjadi. Kendala yang ditemukan berupa sosialisasi yang tidak menyeluruh kepada seluruh masyarakat sehingga banyak masyarakat khususnya pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) yang tidak begitu tahu apa itu parkir meter, ditemukannya juru parkir yang masih lalai yaitu terjadinya kerusakan kaca spion milik pengguna jasa parkir perlunya pengawasan yang lebih lagi oleh pengawas dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya, perlunya kajian terkait biaya parkir agar lebih terjangkau karena nantinya jika diterapkan parkir progresif akan mempengaruhi biaya parkir bagi masyarakat, perlunya perbaikan kualitas dari transportasi masal agar mengurangi penggunaan kendaraan pribadi oleh masyarakat. Kata kunci : Strategi, Electronic Government, Parkir Meter
STRATEGI DESA DALAM PENGEMBANGAN  WISATA PETUNG ULUNG ADVENTURE (PTA) DI DESA MARGOPATUT KECAMATAN SAWAHAN KABUPATEN NGANJUK EVA NOVIANTI
Publika Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n1.p%p

Abstract

Abstrak Strategi pengembangan wisata Petung Ulung Adventure (PTA) di Desa Margopatut Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk sebagai destinasi wisata. Stretegi pengembangan yang dilakukan oleh pemerintah Desa Margopatut dengan memerintahkan kelompok karang taruna sebagai pengelola wisata Petung Ulung Adventure (PTA) dengan tujuan menjadi mitra pemerintah desa dalam meningkatkan kunjungan wisata Petung Ulung Adventure (PTA). Persoalan yang terjadi di wisata Petung Ulung Adventure (PTA) belum dikenal oleh masyatrakat luas, sehingga kunjungan wisatawan masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi desa dalam mengembangkan wisata Petung Ulung Adventure (PTA) di Desa Margopatut Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk.penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan trianggulasi data,. Analisis data dilakukan pengumpulan data , reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini berfokus pada strategi dalam pengembangan wisata Petung Ulung Adventure (PTA) di Desa Margopatut Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk. Dengan menggunakan teori dari Strategi kepariwisataan menurut Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.105/UM.001/MKP/2010 yang mempunyai empat indikator yaitu: Mengembangkan industri parriwisata, Mengembangkan potensi pariwisata, Mengembangkan pemasaran dan promosi pariwisata, Mengembangkan sumber daya pariwisata. Hasil dari penelitian menunjukkan strategi pemeerintah Desa Margopatut dalam mengembangkan wisata Petung Ulung Adventure (PTA) sudah baik namun masih terdapat beberapa kekurangan. Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Pariwisata, Desa Wisata
MANAJEMEN STRATEGI PROGRAM LAYANAN INTERNET ANAK-ANAK DESA TEPIAN HUTAN (LITERASI HUTAN) DI KECAMATAN KARE OLEH DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN MADIUN NANANG KHOIRUDDIN
Publika Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n1.p%p

Abstract

Abstrak Seiring dengan perkembangan zaman, sumber daya manusia dituntut untuk menguasai teknologi dan informasi khususnya internet. Sedangkan tidak semua daerah dan masyarakat mampu untuk memiliki dan menguasai hal tersebut. Oleh karena itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun membuat dan melaksanakan Program Layanan Internet Anak-Anak Desa Tepian Hutan (Literasi Hutan) khususnya di Kecamatan Kare Kabupaten Madiun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen strategi yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun dalam melaksanakan Program Literasi Hutan di Kecamatan Kare. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitiannya menggunakan teori proses manajemen strategi menurut J. David Hunger dan Thomas L. Wheelen yang meliputi pengamatan lingkungan, perumusan strategi, implementasi strategi dan evaluasi serta pengendalian dengan teknik Purposive Sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun berusaha keras memaksimalkan kekuatan yang dimiliki berupa struktur organisasi, komitmen petugas, SDM yang berkompeten dan memperbesar peluang yang ada yaitu menjadikan Program Literasi Hutan sebagai program percontohan baik lokal maupun nasional. Selain itu juga didukung dengan adanya penghargaan dari Provinsi Jawa Timur, kerjasama dengan komunitas lokal, anggaran dari APBD Kabupaten Madiun setiap tahunnya dan dilengkapi dengan Silabus sebagai pedoman. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kekurangan yaitu fasilitas yang kurang memadai dan intensitas kunjungan yang masih kurang. Sehingga peneliti memberikan saran yaitu supaya menambah fasilitas dan sumber daya manusia yang dikhususkan untuk Program Literasi Hutan. Dan juga diharapkan dapat bekerja sama dengan instansi terkait. Kata Kunci : Manajemen Strategi, Pelayanan Publik, Program Literasi Hutan
IMPLEMENTASI LAYANAN SISTEM PENGELOLAAN KENAIKAN PANGKAT (SIPEKAT) di BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN SIDOARJO Nurul Fahtika Sari
Publika Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n1.p%p

Abstract

Abstrak Pelayanan publik merupakan salah satu tugas pemerintah yang harus dilakukan. Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sidoarjo yang mempunyai tugas dan fungsi serta kewenangan di bidang kepegawaian dituntut untuk mampu meningkatkan kualitas layanan administrasi kepegawaian (khususnya di Kabupaten Sidoarjo) melalui Innovation Government dan Electronic Government. BKD Sidoarjo meluncurkan aplikasi berbasis elektronik yang bernama SIPEKAT (Sistem Pengelolaan Kenaikan Pangkat). Berdasarkan SK Bupati Sidoarjo Nomor: 800/307/404.6.1/2015 SIPEKAT dapat memangkas alur layanan kepegawaian dan proses tatap muka antara admin atau staf di Sub Bidang Kepangkatan dan Pensiun dengan pihak yang berkepentingan menjadi berkurang. Aspek-aspek dalam implementasi e-Government untuk mewujudkan pelayanan yang lebih baik menurut Rianto dan Lestari (2012:43) yang memiliki tujuh indikator, antara lain: Perangkat Keras (Hardware), Perangkat Lunak (Software), Human Resources (SDM), Data dan Informasi, Struktur Organisasi, Komunikasi, dan Sikap Pelaksana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun fokus yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Perangkat Keras (Hardware), Perangkat Lunak (Software), Human Resources (SDM), Data dan Informasi, Struktur Organisasi, Komunikasi, dan Sikap Pelaksana. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan implementasi layanan SIPEKAT sudah cukup direspon dengan baik oleh PNS Sidoarjo, infrastruktur yang memadai baik dari segi Hardware dan Software guna untuk mencapai tujuan dari layanan SIPEKAT ini. SDM yang ada tidak berdasarkan latar belakang pendidikan ahli teknologi informasi, tetapi hal tersebut bukan menjadi penghalang untuk berjalannya program layanan SIPEKAT. Selain itu sikap pengguna dari SKPD lain harus lebih meningkatkan pengetahuan serta meningkatkan fasilitas pendukung program layanan berbasis e-Government ini. Kata Kunci: Implementasi, Pelayanan Publik, SIPEKAT
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMUGARAN PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN DESA TERPADU (P2LDT) OLEH DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA KABUPATEN KEDIRI (STUDI KASUS DI DESA TENGGERLOR KECAMATAN KUNJANG KABUPATEN KEDIRI) RINALDY SANDY LAKSONO
Publika Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n2.p%p

Abstract

Abstrak Program Pemugaran Perumahan dan Lingkungan Desa Terpadu (P2LDT) merupakan program inovasi DPMPD Kabupaten Kediri untuk meningkatan jumlah rumah layak huni di Kabupaten Kediri yang ditujukan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Kediri terutama yang memiliki rumah tidak layak huni serta sanitasi kesehatan yang memadai. Program P2LDT yang dilaksanakan pada tahun 2012 hingga tahun 2016 telah merenovasi 5.771 rumah di Kabupaten Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif pelaksanaan Program P2LDT oleh DPMPD Kabupaten Kediri (studi kasus di Desa Tenggerlor Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri).Dalam penelitian ini,indikator yang digunakan adalah teori pengukuran efektivitas oleh Budiani. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran (kuantitatif dan kualitatif). Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Tenggerlor Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri pemilik rumah tidak layak huni yaitu sebanyak 128 KK. untuk menentukan jumlah sampel peneliti menggunakan teknik purposive sampling dengan rumus Slovin dengan batas toleransi sebesar 5% sehingga diperoleh sampel sebanyak 97 orang. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data peneliti menggunakan kuesioner, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian pengukuran efektivitas yang dilakukan diperoleh rata-rata nilai yang dihasilkan sebesar 4,19 maka berada pada interval 3,41-4,2 yang mempunyai arti Efektif. Sementara prosentase efektivitas Program P2LDT oleh DPMPD Kabupaten Kediri (studi kasus di Desa Tenggerlor Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri) mencapai 84%. Saran yang dapat peneliti berikan yaitu kepada pelaksana Program P2LDT untuk lebih memaksimalkan pelaksanaan Program P2LDT dalam hal sasaran program dan sosialisasi program. Sehingga masyarakat dapat menerima informasi serta manfaat program secara jelas. Kata Kunci: Efektivitas, Program, P2LDT

Page 72 of 129 | Total Record : 1286