cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
ISSN : -     EISSN : 26565757     DOI : -
Core Subject :
Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 125 Documents
Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Kelambu Anti Nyamuk Berinsektisida oleh Ibu Hamil di Pulau Sumba Rais Yunarko; Yona Patanduk; Mefi Mariana Tallan
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Infeksi malaria selama kehamilan dapat meningkatkan keparahan penyakit dan meningkatkan risiko kematian ibu hamil. Pulau Sumba merupakan daerah endemis tinggi malaria. Distribusi kelambu berinsektisida merupakan salah satu strategi untuk mengendalikan kasus malaria dan melindungi masyarakat rentan. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang mempengaruhi penggunaan kelambu berinsektisida oleh ibu hamil di Pulau Sumba. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain potong lintang, mengambil lokasi di empat kabupaten di Pulau Sumba pada tahun 2019. Sampel dipilih menggunakan metode Rapid Survey. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung kepada 1.208 responden terpilih menggunakan kuesioner terstruktur. Prevalensi ibu hamil yang pernah didiganosis malaria sebesar 3%. Faktor yang mempengaruhi penggunaan kelambu berinsektisida oleh ibu hamil di Pulau Sumba adalah: Umur responden > 30 tahun (OR: 3,077; 95% CI 1,584-5,982); Jumlah kelompok tidur ≧3 (OR: 7,226; 95% CI 4,590 - 11,377); Sesuainya jumlah kelambu berinsektisida dengan kelompok tidur (OR: 25,863; 95% CI 15,746-42,483); dan Pengetahuan tentang malaria yang cukup dan baik ((OR: 1,514; 95% CI 1,007-2,274). Kesimpulan dari penelitian ini adalah Umur ibu hamil >20 tahun, pengetahuan yang cukup dan baik, kelmpok tidur ≧3, dan sesuainya jumlah kelambu dengan kelompok tidur merupakan faktor dominan terhadap penggunaan kelambu berinsektisida oleh ibu hamil.
Surveilans Vektor Dengue di Kota Palopo: Evaluasi Program Pasca-Kejadian Luar Biasa Yona Patanduk; Sitti Ashlihah; N Nurjanah; Citra Lande; Musrianti Syachrim; Andi Zulkifli
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surveilans vektor dengue ditujukan untuk menghasilkan indikator kepadatan vektor dalam menilai efektivitas upaya pencegahan, pengendalian kasus dan rekomendasi terbaik dalam kewaspadaan dini. Evaluasi ini bertujuan untuk menilai surveilans vektor dengue di Kota Palopo setelah terjadinya peningkatan kasus dan kematian akibat DBD pada 2021-2022. Kajian ini merupakan studi observasional deskriptif, dilakukan di 12 puskesmas di Kota Palopo. Data primer dikumpulkan dengan wawancara terstruktur pada petugas surveilans vektor dengue. Data sekunder adalah laporan kasus dan hasil entri aplikasi SILANTOR 2019-2021. Data vektor semua puskesmas belum representatif, tidak tersedia data indikator kepadatan vektor dan endemisitas per wilayah. Sebanyak 50% petugas surveilans vektor merangkap >5 program lain. Format pengumpulan data vektor tidak mencakup seluruh variabel untuk menghitung indikator kepadatan vektor (HI, CI, BI). Sekalipun sederhana dari segi format dan alur pelaporan namun hanya 16,7% petugas yang mengolah data vektornya. Luaran dari program ini belum mampu menjawab kriteria sistem surveilans vektor yang baik berdasarkan indikasi tingkat kemanfaatan. Perlu peningkatan kapasitas bagi tenaga surveilans vektor dengue di puskesmas dan penguatan dukungan lintas sektor.
Baktoremediasi Amonia Kolam Pakar menggunakan Acinetobacter radioresistens Nia Rossiana; Keukeu Kaniawati Rosada; Adinda Shabilanisa; Sri Rejeki Rahayu Ningsih
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Amonia merupakan salah satu zat toksik yang dapat menyebabkan kematian pada biota air dan gangguan kesehatan pada manusia. Hasil pengujian amonia pada air Kolam Pakar sebesar 1,5 mg/L yang melebihi syarat baku mutu PP No. 22 Tahun 2021 Kelas I. Salah satu metode untuk menurunkan kadar amonia dalam suatu perairan adalah dengan baktoremediasi. Baktoremediasi merupakan teknik remediasi untuk degradasi polutan organik maupun anorganik menggunakan bakteri. Bakteri Acinetobacter radioresistens merupakan kelompok bakteri nitrifikasi indigenous Kolam Pakar yang memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar amonia dengan memanfaatkan amonia sebagai sumber nutrisinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bakteri A. radioresistens dalam menurunkan kadar amonia pada air Kolam Pakar. Metode penelitian ini adalah deskriptif eksperimental yang terdiri dari uji pendahuluan dan uji eksperimental. Parameter utama dalam penelitian ini adalah kadar amonia yang dianalisis berdasarkan SNI 06-6989.30-2005. Selanjutnya, parameter pendukung adalah nilai pH, suhu, nilai DO, nilai BOD, dan jumlah total bakteri pada setiap sampel uji yang dianalisis setiap lima hari. Data penurunan amonia dianalisis secara statistik menggunakan ANAVA. Sementara, parameter pendukung dianalisis secara deskriptif . Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah bakteri A. radioresistens mampu menurunkan kadar amonia secara signifikan sebesar 47,8% selama 15 hari waktu inkubasi pada air Kolam Pakar Tahura Ir. H. Djuanda Kota Bandung.
Optimalisasi BBS dengan Inspekta untuk Meningkatkan Keterlibatan Pegawai di PT. PLN UPDL Surabaya Elfin Kurniawan
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimalisasi pelaksanaan Behavior Based Safety (BBS) melalui penggunaan aplikasi Inspekta di PT PLN (Persero) UPDL Surabaya-Pusdiklat bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan pegawai dalam keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Implementasi Sistem Manajemen K3 (SMK3) di organisasi ini telah sesuai dengan perundangan yang berlaku, yaitu UU No. 1 Tahun 1970 dan PP 50 Tahun 2012. BBS adalah pendekatan yang menitikberatkan pada perilaku pekerja dalam mengurangi kecelakaan dan cedera di tempat kerja, dengan mengaplikasikan riset psikologi dan memberikan umpan balik secara langsung. Inspekta, sebagai aplikasi korporat berbasis web, memungkinkan pelaporan tindakan tidak aman (unsafe act), kondisi tidak aman (unsafe condition), hampir celaka (nearmiss), dan kecelakaan (accident) dalam setiap aktivitas kerja. Aplikasi ini mendukung mapping potensi bahaya dan risiko, serta mendorong langkah preventif. Diharapkan, implementasi Inspekta dapat menciptakan budaya kerja yang peduli, taat, dan tanggap, serta menurunkan tingkat unsafe act dan unsafe condition. Keterlibatan aktif pegawai dalam pelaporan dan pengawasan HSSE yang sinergi dan profesional akan meningkatkan keselamatan kerja dan mengurangi risiko kecelakaan. Optimalisasi BBS dengan Inspekta bertujuan untuk mencapai empat aspek Zero Loss dan meningkatkan citra positif perusahaan melalui partisipasi karyawan, data observasi, dan umpan balik yang sistematis dan observasional.
Perilaku Pencarian Pengobatan pada Penderita Covid-19 di Kota Palu, Sulawesi Tengah Hayani Anastasia; Made Agus Nurjana; O Octaviani
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO mengklasifikasikan COVID-19 sebagai pandemi pada 11 Maret 2020. Kota Palu memiliki kasus terbanyak di Sulawesi Tengah per 12 April 2022, dengan 13.121 kasus dengan 239 kasus kematian (1,79%). Penelitian observasional dengan desain potong lintang berdasarkan laporan kasus COVID-19 di fasilitas kesehatan masyarakat dilakukan untuk mengetahui perilaku perilaku mencari pengobatan untuk pengobatan terhadap COVID-19 pada 268 kasus konfirmasi PCR COVID-19 antara Maret 2020 dan Mei 2021 di Kota Palu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57,8% pasien mencari tenaga kesehatan (puskesmas atau rumah sakit), 62,7% mencari obat kimia sendiri, 58,8% mengonsumsi obat tradisional, dan 69% melakukan kombinasi pengobatan. Sebagian besar pasien mencari pengobatan untuk Covid-19 di fasilitas kesehatan, pengobatan sendiri, melakukan pengobatan tradisional, atau menggabungkan beberapa perawatan.
Upaya Meningkatkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di SMK N 7 Semarang Sri Wahyuningsih
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berawal dari ke-2 info, pertama tentang hasil seleksi siswa-siswi di PT. KAI tahun 2019-2020. Dari 200 pendaftar hanya 10 yang lolos tes kesehatan, dan lanjut ke tahap seleksi berikutnya. Ke-2 secara tidak sengaja saya bertanya ke salah satu siswa, tentang hasil selesai calon pegawai di Industri, ternyata siswa tidak lolos seleksi dan gagal di tes kesehatannya. Dari ke-2 info ini saya sebagai salah satu pengajar di SMK Negeri 7 Semarang merasa prihatin dengan kondisi ini, dan berharap lulusannya bisa melewati atau Lolos tes kesehatan, sehingga dapat mengikuti seleksi berikutnya. Kesehatan dan Keselamatan Kerja bagi civitas akademika di SMK Negeri 7 menjadi sangat penting dan harus diupayakan terus menerus dengan semaksimal mungkin, karena keduanya sangat dibutuhkan oleh siswa-siswi kelak setelah mereka menyelesaikan studinya dan bekerja di Industri. Harapannya semua siswa-siswi sehat dan selamat dalam menjalani kehidupannya kelak (10 – 20 tahun ke depan), baik studi lanjut maupun bekerja di Industri. Upaya-upaya mulai dilaksanakan sejak mereka diterima di SMK Negeri 7 Semarang dan terus menerus dilaksanakan selama mereka belajar (program 3 tahun atau 4 tahun lulus) dan sampai hari ini agar siswa-siswa saya tetap / selalu sehat. Upaya-upaya tersebut (dapat dilihat di uraian artikel ini) dilakukan dengan pendampingan ketat oleh guru-guru yang ada di SMK Negeri 7 Semarang.
Hubungan Implementasi Rekam Medis Elektronik dan Kesesuaian Teknologi di Unit Gawat RSUD Kota Tidore Kepulauan Maluku Utara Fahrianti Samad
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) dan kesesuaian teknologi di Unit Gawat Darurat RSUD Kota Tidore, Kepulauan Maluku Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Hasil analisis terhadap 50 responden menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara implementasi RME dan kesesuaian teknologi. Mayoritas responden yang menilai implementasi RME terlaksana dengan baik juga menilai teknologi yang digunakan sesuai. Sebaliknya, responden yang merasa implementasi RME tidak terlaksana cenderung menganggap teknologi yang digunakan tidak sesuai. Uji chi-square memperkuat kesimpulan ini dengan nilai Sig. sebesar 0.012 (< α=0.05), menegaskan peran penting kesesuaian teknologi dalam keberhasilan implementasi RME di Unit Gawat Darurat RSUD Kota Tidore, Kepulauan Maluku Utara.
Evaluasi Penggunaan APD dalam Konteks Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Industri Kontruksi Ina Sartina; Dewi Purnamawati
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dalam proyek konstruksi yang sudah dijalankan di Jatinangor, Sumedang, dengan fokus pada tingkat kepatuhan pekerja dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya kepatuhan penggunaan APD, hanya 54% pekerja yang menggunakan APD secara lengkap, yang disebabkan oleh ketidaknyamanan dan kurangnya pengawasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi survei, wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan yang ketat, edukasi berkelanjutan, penyediaan APD yang ergonomis, dan penerapan insentif serta sanksi tegas dapat meningkatkan kepatuhan penggunaan APD. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya upaya bersama antara perusahaan dan pengawas untuk memastikan keselamatan kerja melalui penggunaan APD yang konsisten, guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif.
Efektivitas Pelatihan Kader dalam Rangka Peningkatan Kompetensi dan Keterampilan Kader di Puskesmas Pasar Minggu Z Zalela; Wika Mayang Prasiwi; Dewi Purnamawati
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Penguatan peran kader dan standarisasi layanan di posyandu merupakan 2 dari 4 poin transformasi pelayanan primer. Kader merupakan salah satu ujung tombak pelayanan di posyandu. Tingkat pengetahuan dan kemampuan kader dalam memberikan pelayanan di posyandu akan sangat menentukan kualitas layanan yang diberikan. Metode penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan kader yang dilakukan oleh puskesmas pasar minggu. Penelitian dilakukan dengan metode quasi eksperimental. Jumlah sampel penelitian adalah sebesar 154 orang. Pelatihan dilakukan sebanyak 4x pada bulan Maret, Mei, Juni dan Juli 2023 dengan peserta pada 1 kali pelatihan 35-40 kader. Materi yang diberikan adalah konsep dan regulasi terbaru tentang posyandu, cara pemantauan perkembangan dan pertumbuhan balita, komunikasi antar personal serta workshop pengukuran antropometri yang benar. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai mean pre-test adalah sebesar 56.42 sedangkan nilai mean post-test adalah sebesar 70.76, terjadi peningkatan nilai sebesar 14.34 dan setelah diuji dengan paired t-test nilai p-value adalah 0.000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara nilai pre-test dan nilai post-test. Variabel tingkatan usia juga menunjukkan bahwa ada perbedaan pada nilai post test, akan tetapi variabel lama menjadi kader, tingkat Pendidikan tidak menjadi faktor yang berpengaruh terhadap nilai pre-test dan post-test kader. Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa pelatihan yang telah diberikan meningkatkan kemampuan dan keterampilan kader melalui penilaian post-test yang dilakukan. Hasil dari penelitian ini diharapkan bisa menjadi media evaluasi terhadap pelaksanaan pelatihan kader sehingga pelatihan periode berikutnya bisa memberikan hasil yang lebih baik.
Hubungan Daily Fit to Work dengan Kecelakaan Kerja: A Systematic Review Vanya Ihda Ayesha
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara daily fit to work dengan kejadian kecelakaan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic review, di mana studi-studi yang relevan dipilih dan dianalisis secara sistematis untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang topik ini. Temuan dari penelitian ini menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara daily fit to work dengan tingkat kecelakaan kerja. Pekerja yang secara konsisten dalam kondisi fit untuk bekerja cenderung memiliki risiko kecelakaan kerja yang lebih rendah. Faktor-faktor seperti istirahat yang memadai, pola tidur yang baik, nutrisi yang tepat, dan manajemen stres yang efektif, telah terbukti berkontribusi dalam menjaga tingkat kewaspadaan dan responsabilitas pekerja terhadap keselamatan di tempat kerja. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya perusahaan untuk memperhatikan kesejahteraan karyawan secara menyeluruh sebagai strategi untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan produktivitas. Oleh karena itu, penekanan pada upaya-upaya untuk memastikan bahwa pekerja dalam kondisi optimal setiap hari dapat menjadi langkah yang efektif dalam mencapai lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif.

Page 5 of 13 | Total Record : 125