cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
ISSN : -     EISSN : 26565757     DOI : -
Core Subject :
Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 125 Documents
Gambaran Deteksi Dini Masalah Psikososial Anak menggunakan Pediatric Checklist Symptom-17 (PSC-17) pada Anak Usia 4-17 Tahun di Puskesmas Pasar Minggu Yunita Sri Ulina Sitepu; Mia Ayu Prasetya Diyan Astri; Dewi Purnamawati
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Anak memiliki kebutuhan dasar untuk tumbuh kembang secara optimal baik secara fisik maupun mental. Kebutuhan tersebut terdiri dari kebutuhan fisik-biologis (asuh), kebutuhan kasih sayang dan emosi (asih), dan kebutuhan stimulasi (asah). Masalah Psikososial pada anak merupakan salah satu isu kesehatan mental yang mendesak dan berdampak pada perkembangan emosional, perilaku, sosial, serta akademik. Deteksi dini masalah psikososial pada anak menjadi suatu hal yang sangat penting untuk dilakukan. Selain mengidentifikasi potensi masalah psikososial, juga dapat memungkinkan intervensi yang tepat dalam melakukan tatalaksana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran hasil deteksi dini masalah psikososial anak dengan menggunakan kuesioner Pediatric Symptom Checklist (PSC-17). Metode: Rancangan deskriptif analitik dengan metode cross sectional menggunakan uji statistik chi square test. Deteksi Dini Dilakukan pada 52 anak usia 4-17 Tahun yang mendapatkan pelayanan di Puskesmas Pasar Minggu dengan rentang waktu bulan Januari-September 2023. Saat melakukan sesi konseling, responden atau wali mengisi maupun mendapatkan pertanyaan terkait kuesioner PSC-17 yang berisi 17 pertanyaan mengenai variable psikososial, yaitu internalisasi, atensi, dan eksternalisasi. Hasil: Deteksi Dini masalah psikososial menggunakan PSC-17 didapatkan hasil sebanyak 35 anak (67.3%) dari 52 responden yang mengalami masalah psikososial. Analisis faktor yang ditemukan adanya hubungan penggunaan gagdet (P=0.0001) dan status keluarga (P=0.004) terhadap masalah psikososial pada anak. Sedangkan faktor usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan serta status gizi anak tidak memiliki hubungan bermakna secara statistik terhadap masalah psikososial anak. Kesimpulan: Deteksi Dini menggunakan PSC-17 efektif digunakan untuk melihat potensi masalah psikososial pada anak. Faktor yang mempengaruhi masalah psikososial anak pada penelitian ini adalah penggunaan gagdet dan status keluarga. Rekomendasi PSC-17 dapat digunakan sebagai alat petugas maupun dokter di Puskesmas Pasar Minggu dalam mengidentifikasi masalah dan memberi intervensi yang tepat terhadap permasalahan psikososial yang dialami oleh anak.
Perubahan Perilaku pada Ibu Hamil yang Mengikuti Senam Yoga di Puskesmas Pasar Minggu Andi Athaya Tenri Ampareng; Purhaniyung Sayekti; Dewi Purnamawati
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Dalam mengevaluasi perubahan perilaku pada ibu hamil yang mengikuti senam yoga di Puskesmas Pasar Minggu. Senam yoga merupakan salah satu kegiatan promotif dan preventif yang diadakan secara rutin setiap pekan untuk meningkatkan kualitas Kesehatan ibu hamil dan menurunkan angka kematian ibu. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan kohort retrospektif, melibatkan 37 responden yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan pengisian kuesioner yang disebarkan via WhatsApp. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara pasien yang melakukan senam rutin dengan keluaran proses persalinan, sebanyak 53% ibu menempuh persalinan secara section caesaria dan 47% mendapatkan persalinan pervaginam dengan p-value 0.170 (p value >0.50). Simpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa senam yoga dapat memperbaiki perilaku sehat ibu hamil, meskipun masih ada hambatan dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, peningkatan jumlah tenaga kesehatan terlatih dan perbaikan dalam fasilitas sangat diharapkan untuk mendukung program ini di masa mendatang.
Pelatihan Pembuatan Puding Daun Kelor untuk Mengatasi Stunting pada Balita Lucia Hendriati; Anastasia Febiola; Teguh Widodo
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Berdasarkan data prevalensi stunting, Indonesia menempati urutan ketiga di Asia setelah India dan Timor Leste. Untuk dapat menurunkan angka prevalensi stunting, perlu mencari alternatif sumber makanan yang kaya akan zat gizi dan tersedia melimpah di sekitar masyarakat, salah satunya adalah daun kelor (Moringa oleifera). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memperkenalkan sari daun kelor yang telah diolah dalam bentuk puding yang disukai anak-anak sebagai salah satu makanan yang bergizi untuk mencegah stunting pada balita. Pelatihan pembuatan puding daun kelor dilakukan pada ibu-ibu peserta posyandu balita di Kelurahan Ketandan Lor, Surabaya. Pelatihan diawali dengan presentasi mengenai kandungan dan khasiat daun kelor, dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan puding. Ibu-ibu peserta posyandu dibagi menjadi kelompok kesil beranggotakan 5 orang untuk membuat puding. Hal baru yang didapatkan oleh ibu-ibu peserta posyandu adalah cara melakukan penyarian terhadap daun kelor dan membuat puding yang disukai oleh anak-anak. Kesimpulan dalam kegiatan ini adalah sari daun kelor memiliki nilai gizi tinggi dan dapat diolah menjadi puding yang disukai anak-anak.
Edukasi Donor Darah menggunakan Media Puzzle Edukatif pada Remaja di Kelurahan Bener, Tegalrejo, Yogyakarta Nur Aini Purnamaningsih; Francisca Romana Sri Supadmi; Dwi Eni Danarsih
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan pelayanan darah semakin meningkat, khususnya untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), penanganan penyakit degeneratif, cedera akibat kecelakaan, penyakit darah (hemofilia, thalasemia), memerlukan transfusi darah untuk tujuan pengobatan dan pemulihan kesehatan pasien. Kebiasaan untuk donor darah dapat ditanamkan sejak usia awal dapat melakukan donor darah. Kegiatan ini sebagai upaya membantu kegiatan rekrutmen donor untuk mengerahkan masyarakat untuk menjadi pendonor darah sukarela. Edukasi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja untuk melakukan donor darah. Solusi yang ditawarkan berdasarkan permasalahan yang muncul dapat dilakukan dengan kegiatan edukasi donor darah kepada remaja untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja dalam melakukan donor darah, dengan media edukatif berupa puzzle. Oleh karena itu, pada program pengabdian masyarakat ini akan diadakan kegiatan edukasi donor darah secara luring bagi remaja Kelurahan Bener, Tegalrejo, Yogyakarta.
Edukasi Pengelolaan dan Pemanfaatan Sampah dengan Metode Ecobrick di Desa Tawang Muhammad Farhan Musyafa; Yahya Mustika Haji; Rarasanti Kurnia Aprilia; Bethari Mukti Kusumaningtyas; Dia Amana Saputri; Fioriska Putri Meyzwari; Lisa Pitaloka; Ananda Putri Dwi Budiarti; Jennia Wahyuning Tyas; Eny Fauzia; Yuli Kusumawati
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidup bersih dan sehat merupakan harapan bagi setiaap individu dalam masyarakat. lingkungan yang bersih dan sehat adalah lingkungan yang bebas dari berbagai kotoran. Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat warga dapat mengelola sampah yang ada di sekitar rumah, baik sampah organik maupun non-organik. Permasalahan yang ada di desa tawang yaitu tentang penumpukan sampah dan kurangnya kesadaran tentang pengelolaan sampah. Di Dukuh 2 Desa Tawang sampah plastik menjadi salah satu permasalahan yang ada disana. Sampah plastik tersebut menumpuk dan kurangnya dalam pengelolaan dengan baik sehingga menyebabkan masalah di lingkungan. Salah satu solusi untuk pengelolaan sampah plastik dengan cara pembuatan ecobrick, Manfaat membuat ecobrick antara lain pengelolaan limbah, melindungi lingkungan dengan mengurangi jumlah plastik plastik, dapat menjadi pilihan pengganti bahan bangunan dan futniture, dan meningkatkan pengetahuan dan kerampilan baru. Metode kegiatan pada pengabdian masyarakat ini berupa ceramah dan demonstrasi yang direaslisasikan dalam bentuk edukasi dan praktik secara langsung tentang pembuatan ecobrick. Media edukasi pada pelatihan ini power-point dan video pembuatan ecobrick. Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan pre-test dan post-test didapatkan hasil, untuk pengetahuan rendah mengalami kenaikan sebesar 3,38% sedangkan berpengetahuan baik mengalami kenaiakan sebesar 8,48%. Edukasi ecobrick kedepannya diharapkan dapat menumbuhkan budaya anti plastik dan masyarakat bisa lebih menjaga lingkungan demi terciptanya lingkungan yang sehat dan bersih. Masyarakat cukup antusias untuk mengurangi penggunaan plastik mengingat dampak negatif yang ditimbulkan sangat merugikan dibandingkan dengan manfaatnya.
Upaya Peningkatan ABJ dengan PSN Serentak, Pendampingan dan Pemeriksaan Jentik di Dusun 2 Desa Karakan Hendri Dika Leo Permana; Ershela Putri Arnanda; Adelia Saputri; Ayu Rusdiana Dewi; Sandiva Budi Normalia; Rezha Kharisma Putri; Ramadani Nur Laili; Luthfi An Nisa Novitasari; Azfikar Nur Azhar; Eni Fauziana; Dwi Linna Suswardany
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Di wilayah Kabupaten Sukoharjo tahun 2019, Angka Bebas Jentik (ABJ) pada bulan Januari - Juli sebesar 83,00%, masih di bawah target Nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan Angka Bebas Jentik dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk Serentak, Pendampingan dan Pemeriksaan Jentik di Dusun 2 Desa Karakan. Metode, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode proporsional random sampling dengan populasi seluruh Masyarakat di Dusun 2 Karakan, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo yang terdiri dari 360 KK yang terdiri dari 4 RW dan 9 RT. Hasil Penelitian, hasil diketahui bahwa berdasarkan hasil pelaksanaan PSN Serentak ada peningkatan Angka Bebas Jentik (ABJ) dan masyarakat hanya fokus pada upaya pemberantasan nyamuk dengan fogging. Kesimpulan, kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 4M PLUS dapat meningkatkan Angka Bebas Jentik Demam Berdarah Dengue (ABJ-DBD).
Pengolahan Sampah Organik melalui Penerapan Lubang Resapan Biopori di Dusun 1 Desa Karakan Oktavian Reno Saputra; Erlien Aunina Linggar Aji; Diyan Nurul Afifah; Widya Galih Puspita; Aura Assyifaul Marifah; Anggun Febriana Puspitasari; Dewi Kurniawati; Indra Maulana Ade Pratama; Titis Lulut Pujiati; Eni Fauziana; Kusuma Estu Werdani
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah selalu menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh setiap wilayah. Pengelolaan sampah yang kurang baik dapat menimbulkan kerugian, diantaranya menimbulkan bau busuk, mengganggu keindahan, menyebabkan banjir, dan ancaman meningkatnya berbagai macam penyakit. Resapan Biopori merupakan teknologi tepat guna dan ramah lingkungan untuk mengatasi banjir. Fungsinya dapat meningkatkan daya resap tanah pada air sehingga mengurangi limpasan permukaan dan genangan air yang timbul selama dan setelah hujan. Hasil musyawarah masyarakat desa (MMD) menunjukkan bahwa warga bersepakat untuk menjadikan permasalahan sampah warga sebagai prioritas sehingga membutuhkan solusi yang harus segera dilakukan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga tentang bahaya sampah dan potensi pemanfaatan biopori melalui kegiatan penyuluhan dan mempraktikkan pemasangan biopori di rumah warga setempat. Metode kegiatan penyuluhan menggunakan media poster dan PPT, sedangkan metode pemasangan biopori menggunakan alat dan bahan yaitu bor tanahatau bor biopori, linggis, bor dinding atau solder, pipa PolyVinyl Chloride (PVC) dengan tutup diameter 10-30 cm, panjang 50-100 cm dan sampah organik. Hasil kegiatan penyuluhan menunjukkan bahwa setelah dilakukan pre-test dan post-test terjadi peningkatan pengetahuan peserta sebesar 23%. Pemasangan biopori dilakukan pada 5 titik rumah warga. Efek pemasangan biopori menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan tentang konsep, manfaat, dan teknik pemasangan biopori. Rekomendasi diberikan kepada seluruh masyarakat dusun 1 desa karakan untuk melakukan pembuatan Lubang Resapan Biopori sebagai salah satu upaya pencegahan dini terjadinya banjir dan salah satu caranya pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos.
Pembentukan Bank Sampah dan Pemanfaatan Sampah di Dusun 1, Tawang, Weru, Sukoharjo Alfida Aulia Rahma Firdausy Nurhaliza; Mila Eka Nurhidayah; Rais Fadhila; Afrian Muhammad Rizal; Jamiatulhita Alfirizqi; Alfiana Sahrina Cahyaningrum; Aura Putri Zahira; Anggita Cinderella Maharani Khosid; Ziddan Arif Darmawan; Yasinta Teeza; Eny Fauziana; Sri Darnoto
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah hingga saat ini masih menjadi kasus yang banyak disoroti di Indonesia. Hal ini lantaran masyarakat masih belum bisa menekan angka laju pertumbuhan sampah akibat pola hidup masyarakat. Berbagai upaya dan cara telah banyak diusung oleh masyarakat guna mengurangi angka peningkatan sampah tiap saatnya. Inisiasi Pembentukan Bank Sampah dan Pemanfaatan Sampah Plastik menjadi Handicraft menjadi salah satu upaya yang dilakukan oleh masyarakat Desa Tawang Dusun 1, Weru, Sukoharjo dalam usaha mereka mengurangi sampah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memecahkan permasalahan tentang sampah melalui program pengelolaan sampah dengan menginisiasi masyarakat untuk membentuk Bank Sampah dan pelatihan pemanfaatan sampah plastik. Pemberian edukasi inisiasi pembentukan bank sampah dan pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi handicraft ini menjelaskan tentang manajemen bank sampah dan demonstrasi pembuatan handicraft berupa bunga plastik dengan metode ceramah melalui media buku pedoman dan PowerPoint. Dari kegiatan tersebut, hasilnya menunjukkan bahwa sebelum adanya edukasi inisiasi pembentukan bank sampah dan pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi handicraft, hasil dari Survei Mawas Diri menunjukkan bahwa terdapat 75 (74%) permasalahan pengelolaan sampah yang masih tidak memenuhi persyaratan akibat cara pengelolaannya yang masih mengandalkan pembakaran sampah. Setelah pemberian sosialisasi terkait inisiasi pembentukan Bank Sampah dan pemanfaatan sampah plastik menjadi handicraft terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Nilai pengetahuan sebelum diadakan penyuluhan sebesar 69,2% meningkat setelah dilakukan penyuluhan menjadi 81% dengan p-value 0,048 (<0,05). Meskipun kegiatan baru sekali dilakukan, namun sudah terdapat peningkatan, meskipun masih bertahap baik dalam inisiasi pembentukan Bank Sampah maupun pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi handicraft.
Hubungan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri dengan Dermatitis pada Tenaga Kerja Lingkungan Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan Alfreda Parisya Saputro; Sri Darnoto; Dwi Astuti
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan penyakit dermatitis menduduki peringkat kedua dari lima besar penyakit akibat kerja. Prevalensi penyakit ini di seluruh dunia diperkirakan sekitar 25 -66 kasus dari 1000 pekerja per tahun dengan tingkat insidensi berkisar antara 4-7%. Lingkungan industri kulit dan produk kulit Magetan merupakan sebuah tempat untuk melakukan aktivitas penyamakan. Industri ini dalam proses produksi hampir 90% menggunakan bahan kimia yang dapat menyebabkan terjadinya iritasi kulit salah satunya Dermatitis. Salah satu faktor terjadinya dermatitis adalah kurangnya kesadaran para pekerja untuk menggunakan alat pelindung diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dengan dermatitis di lingkungan industri kulit dan produk kulit Magetan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 105 responden dengan teknik pengambilan sampel teknik proportional sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah teruji valid dan reliabel. Analisis data yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dengan dermatitis (p-value = 0,000) (CC = 0,409) yang menunjukkan bahwa tingkat keeratan dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa semakin banyak pekerja yang tidak patuh menggunakan alat pelindung diri maka semakin tinggi risiko mengalami dermatitis. Perlu adanya pelatihan keselamatan kesehatan kerja dan edukasi pada para pekerja mengenai pentingnya menggunakan alat pelindung diri lengkap saat melakukan pekerjaan agar dapat terhindar dari penyakit akibat kerja.
Cerita Hipertensi: Pengabdian Masyarakat Aktivitas Fisik Pencegah Hipertensi Ramadani Nur Laili; Aldise Zulianing Dewi; Nur Aini Azhari Nugrahani; Dony Prasetyo Aji; Fadilah Rolavi Jannah; Renaya Amelta Sahda; Shafira Sukma Anggreani; Meisya Madrinia Rahmawati; Yanuar Rizky Dwi Achmad; Putri Adi Setyaningsih; Eny Fauziana; Denny Saptono Fahrurodzi
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau dikenal dengan tekanan darah tinggi merupakan kondisi dimana tekanan darah pada pembuluh darah meningkat secara terus-menerus. Metode yang dilakukan dengan cara sosialisasi secara langsung kepada lansia terkait pengetahuan hipertensi. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan di Dusun Banaran, Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, pada tanggal 11 Januari 2024. Sasaran dari kegiatan ini adalah lansia di Dusun Banaran yang rata rata berumur 50-60 keatas sebelum dilakukan edukasi dilakukan pre test kepada para lansia lalu Bagian inti dari kegiatan ini adalah pemberian materi hipertensi, yang meliputi pengertian hipertensi, fakta hipertensi, faktor penyebab hipertensi, cara pencegahan dan penaggulangan hipertensi, pengertian aktivitas fisik, pentingnya melakukan aktivitas fisik. Setelah dilakukan pemberian edukasi terkait hipertensi, kegiatan selanjutnya adalah post-tes. Hasil post-test menunjukkan para lansia sudah bisa menjawab semua pertanyan yang diberikan dengan benar setelah mendengarkan materi yang telah dipaparkan.

Page 7 of 13 | Total Record : 125