cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Swara Bhumi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2019)" : 21 Documents clear
ANALISIS TINGKAT KERENTANAN PERMUKIMAN TERHADAP BANJIR DI SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI MARMOYO KECAMATAN PLOSO KABUPATEN JOMBANG NAZMELIA, AUDHIYAH; HARI PURNOMO, NUGROHO
Swara Bhumi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakBanjir adalah salah satu permasalahan umum yang sering terjadi di Kabupaten Jombang. Kabupaten jombang mempunyai kapasitas aliran sungai yang kurang memadai sehingga kondisi topografi juga menjadi salah satu faktor pendorong terjadinya genangan banjir setiap tahun pada musim penghujan. Topografi wilayah Kabupaten Jombang relatif landai dengan kemiringan 0-2% dengan tingkat elevasi 44 mdpl yang mana relatif lebih rendah dibandingkan daerah sekitarnya. Kawasan Marmoyo memiliki ketinggian lebih rendah dari ketinggian Sungai Brantas, dengan tingkat elevasi 0 sampai 50 m. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat bahaya banjir dan tingkat kerentanan permukiman terhadap banjir di Sub Daerah Aliran Sungai Marmoyo Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan Random Sampling dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 39 orang. Subjek penelitian yang dijadikan sumber data adalah masyarakat yang bermukim di daerah rawan banjir di Sub Daerah Aliran Sungai Marmoyo yang dipilih secara Purposive Sampling dan Accidental Sampling. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, kuesioner, dan wawancara.Hasil penelitian ini adalah dari perhitungan skor parameter tingkat bahaya banjir di Sub Daerah Aliran Sungai Marmoyo menunjukkan bahwa untuk kategori lama genangan >48 jam. Pada kategori tinggi genangan dan frekuensi genangan banjir menunjukkan bahwa tinggi genangan >50 cm dan frekuensi genangan 2-5 kali kejadian dalam satu tahun. Perhitungan tingkat kerentanan permukiman terhadap banjir dengan menjumlahkan skor indikator variabel kondisi rumah, intensitas genangan, dan persepsi kenyamanan tempat tinggal masyarakat dengan jumlah 39 sampel penelitian yaitu ada 10 sampel penelitian yang menunjukkan tingkat kerentanan rendah, sisanya 18 sampel penelitian menunjukkan tingkat kerentanan tinggi di seluruh kawasan Sub Daerah Aliran Sungai Marmoyo Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang.Kata kunci : Bahaya Banjir, Kerentanan Permukiman, Sub Daerah Aliran Sungai Marmoyo
DAMPAK RELOKASI TERHADAP KONDISI SOSIAL DAN EKONOMI PEDAGANG PASAR BURUNG KUPANG KOTA SURABAYA RIULFI HIDAYATULLAH, ACHMAD; , RINDAWATI
Swara Bhumi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPasar Kupang merupakan pasar yang menyediakan aneka jenis hewan, perlengkapan hewan seperti kandang dan aksesoris serta makanan hewan. Pasar Kupang didominasi oleh pedagang hewan unggas yaitu burung, sehingga pasar ini lebih dikenal sebagai Pasar Burung Kupang. Pasar ini direncanakan oleh pemerintah Kota Surabaya untuk di relokasi ke pasar Karang Pilang, tetapi karena ada permasalahan sosial maka pedagang pasar Burung Kupang lebih memilih pindah dan berjualan di Jl. Kembang Kuning dan di Pasar Grand Medaeng sesuai dengan lokasi ke dua yang baru ditentukan pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak tingkat kondisi sosial dan ekonomi pedagang yang di relokasi dari pasar Burung Kupang.Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pedagang di pasar Burung Kupang yang telah di relokasi dan sudah diketahui berjualan kembali di pasar Grand Medaeng dan di Jl. Kembang Kuning sejumlah 47 responden, terdiri dari 14 responden yang berdagang di jalan Kembang Kuning dan 33 responden berjualan di Pasar Grand Medaeng. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah skoring dengan skala likert.Hasil analisis data menunjukkan dampak kondisi sosial responden setelah di relokasi sangat baik karena dari hubungan berbagai pihak membentuk kelompok sosial seperti paguyuban untuk saling bertukar informasi tentang koleksi burung dan cara perawatannya seperti yang dilakukan oleh pedagang di Jl. Kembang Kuning, namun ada sebagian pedagang yang tidak melakukan hubungan sosial dengan baik karena lokasi relokasi di Pasar Medaeng jauh dari jangkauan pelanggan lama. Dampak kondisi ekonomi responden setelah di relokasi sangat baik karena omset penjualan meningkat, jenis dagangan dan waktu berjualan bertambah seperti di Jl. Kembang Kuning, sedangkan di Pasar Grand Medaeng tidak baik karena omset penjualan menurun dan jam operasional dibatasi.Kata Kunci: relokasi, pasar burung, pedagang, dampak sosial, dampak ekonomi
KAJIAN MATA PELAJARAN GEOGRAFI SEBAGAI BEKAL PESERTA DIDIK UNTUK MENGHADAPI TUNTUTAN PEMBELAJARAN ABAD 21 DI SMA SURABAYA WAHYU HIDAYAT, ESA; SRI UTAMI, WIWIK
Swara Bhumi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTuntutan pembelajaran abad 21 mengharuskan peserta didik untuk memiliki keterampilan, pendidikan, dan kemampuan daya saing yang merupakan cara untuk menciptakan sistem pendidikan yang selaras dengan tuntutan global agar dapat memenangkan persaingan. Secara sederhana terdapat empat hal untuk mencapai kompetensi abad 21, yaitu berpikir kritis, komunikatif, kolaboratif, dan kreatif. Kurikulum dikembangkan atas teori ?pendidikan berdasarkan standar? (standard-based education), dan teori kurikulum berbasis kompetensi (competency-based curriculum). Kurikulum 2013 diharapkan dapat mengimplementasikan pembelajaran abad 21. Pembelajaran geografi bertujuan untuk mewujudkan peserta didik memiliki kemampuan dan keterampilan dalam mengembangkan analisis keruangan. Bedasarkan survey, peneliti tertarik untuk melakukan pendalaman terhadap kesesuaian antara mata pelajaran geografi dengan tuntutan pembelajaran abad 21. Pendalaman materi yang didukung kurikulum 2013 mata pelajaran geografi dapat membuat peserta didik berkompetisi, tetapi berbeda dengan pelaksanaan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran Geografi yang sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.Jenis penelitian ini adalah deskriptif explanatory dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi di lapangan dengan metode wawancara guru mata pelajaran Geografi dan survei kegiatan pembelajaran di kelas menggunakan metode skala Guttman dan skala Likert yang nantinya akan dideskripsikan di dalam tabel countenance. Proses tuntutan pembelajaran abad 21 dianalisis menggunakan tabel countenance dari model countenance stake. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli - Agustus 2018 pada dua tempat yaitu SMAN 16 Surabaya dan SMA Terpadu YPP Nurul Huda Surabaya.Hasil observasi menunjukkan bahwa antecedent pembelajaran geografi di SMAN 16 Surabaya dan SMA Terpadu YPP Nurul Huda sudah sesuai dengan standar pemerintah. Guru mata pelajaran geografi belum memiliki ide untuk memasukan tuntutan pembelajaran abad 21 kedalam materi geografi sebagai bekal peserta didik untuk menghadapi persaingan secara global. Terlihat dari masih kurang berkembangnya kemampuan dan keterampilan geografi pada peserta didik. Hasil survei di lapangan, terdapat kesan kompetensi guru geografi masih belum seperti yang diharapkan untuk menghadapi tuntutan abad 21. Sebagian besar masih sebagai pelaksana kurikulum, bahkan lebih bersifat rutinitas. Kondisi ini menunjukkan Guru geografi banyak yang tidak atau belum siap menghadapi berbagai perubahan.Kata Kunci : Kompetensi, Tuntutan Belajar, Pembelajaran abad 21
KAJIAN TENTANG PENYEBAB MASYARAKAT TETAP MEMILIH BERMUKIM PADA DAERAH RAWAN BANJIR DI KELURAHAN RONG TENGAH KECAMATAN SAMPANG KABUPATEN SAMPANG GEMPUR ANARKI, IBRAHIEM; HARIYANTO, BAMBANG
Swara Bhumi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKelurahan Rong Tengah mempunyai letak yang sangat strategis yaitu berada di tengah Kota Sampang. Kelurahan Rong Tengah Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang. Kelurahan Rong Tengah merupakan daerah yang sering mengalami banjir ketika musim hujan. Banjir di daerah tersebut disebabkan oleh meluapnya sungai Kemoning yang berada tidak jauh dari pemukiman. Seiring berjalannya waktu dari tahun ketahun selalu mengalami banjir, akan tetapi masyarakat Kelurahan Rong Tengah Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang tetap memilih untuk bertahan di tempat tinggal mereka. Sehingga peneliti tertarik untuk mengatahui penyebab masyarakat tetap memilih bermukim pada daerah rawan banjir di Kelurahan Rong Tengah Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat di Kelurahan Rong Tengah yang tetap memilih bermukim di wilayah rawan banjir dilihat dari segi faktor ekonomi, faktor non ekonomi, dan adaptasi.Jenis penelitian ini adalah Deskriptif Kuantitatif dengan metode Skoring. Prosedur data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sedangkan subjek penelitian ini adalah warga Kelurahan Rong tengah Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang. Objek dari penelitian ini adalah faktor ekonomi, faktor non ekonomi, dan adaptasi masyarakat ketika banjir.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Kelurahan Rong Tengah Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang mampu beradaptasi dengan sangat baik. Dengan dilihat masyarakat yang sudah meninggikan tempat tinggal mereka dengan tujuan dapat mengantisipasi dampak banjir yang berlebihan. Masyarakat Kelurahan Rong Tengah Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang juga memiliki keterampilan dan penyesuaian diri dengan lingkungan yang berubah, hal ini dilihat dari masyarakat yang sudah memindahkan barang barang berharga pada bagian rumah yang lebih tinggi dan masyarakat berinisiasi menyimpan air bersih dalam skala besar dengan tujuan untuk beradaptasi pada lingkungan sekitar yang berubah.Kata kunci : Banjir, Adaptasi, Kelurahan Rong Tengah Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TIGA DIMENSI MATERI DINAMIKA GERAKAN LEMPENG TEKTONIK MATA KULIAH GEOLOGI UMUM PRODI S1 PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA ARIFANDI NOR, DWINDA; , DARYONO
Swara Bhumi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMedia merupakan salah satu komponen dalam sistem pembelajaran yang mempunyai fungsi dan peran yang sangat vital bagi keberhasilan pembelajaran. Tanpa media, komunikasi tidak akan terjadi dan proses pembelajaran tidak akan bisa berlangsung secara optimal. Pemilihan media yang tepat akan membuat proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien dalam mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Selama ini, proses pembelajaran materi Tektonisme dalam mata kuliah Geologi Umum hanya menggunakan media power point saja yang membuat mahasiswa hanya fokus pada menulis dibanding mendengarkan penjelasan pendidik. Agar mahasiswa dapat memahami materi tektonisme dengan baik dan proses pembelajaran lebih efektif, perlu adanya pengembangan media tiga dimensi yang layak untuk menunjang proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media tiga dimesi yang layak dan untuk mengetahui respon mahasiswa terhadap media yang dikembangkan.Jenis penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek dalam pengembangan media model ini yaitu mahasiswa Prodi S-1 Pendidikan Geografi Universitas Negeri Surabaya angkatan 2014 yang telah lulus mata kuliah Geologi Umum sebanyak 30 mahasiswa. Data penelitian dikumpulkan menggunakan lembar validasi media dan lembar validasi materi serta lembar angket respon mahasiswa terhadap media pembelajaran tiga dimensi yang telah dikembangkan.Media pembelajaran tiga dimensi materi Tektonisme ini mengalami validasi sebelum dikatakan layak oleh validator ahli media dan ahli materi. Hasil skor validasi oleh ahli media yaitu sebesar 83,3% dan hasil skor validasi oleh ahli materi yaitu sebesar 88,8%. Berdasarkan kelayakan pada skala likert, hasil nilai validasi dari ahli media dan ahli materi termasuk antara 80%-100% sehingga termasuk dalam kriteria ?sangat layak?. Total hasil respon dari 30 mahasiswa mendapat perolehan skor sebesar 90,1% dan termasuk dalam kriteria ?sangat setuju?. Artinya, mahasiswa memberikan tanggapan baik terhadap media yang dikembangkan dan setuju terhadap media sebagai penunjang dalam proses pembelajaran materi tektonisme mata kuliah Geologi Umum.Kata Kunci: Penelitian Pengembangan, Media Tiga Dimensi, Tektonisme
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN 3 DIMENSI MATERI LIPATAN DAN PATAHAN MATA KULIAH GEOLOGI STRUKTUR PRODI S1 PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA WAHYU SETIAJI, RIFKI; , DARYONO
Swara Bhumi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPemilihan media yang tepat akan menghasilkan proses pembelajaran yang lebih efektif dan efisien dalam mencapai tujuan, karena media mempunyai berbagai kelebihan antara lain membuat konsep yang abstrak dan kompleks menjadi sesuatu yang nyata, sederhana, sistematis, dan jelas. Selama ini perkuliahan Geologi Struktur khususnya materi lipatan dan patahan dalam pembelajaran menggunakan media power point yang di dalamnya terdapat animasi dan video. Kelemahannya mahasiswa hanya dapat mengamatinya secara sekilas sehingga banyak mahasiswa yang belum memahami materi yang di jelaskan. Mengatasi hal tersebut perlu dikembangkan media lipatan dan patahan yang dapat menunjang proses pembelajaran dan dapat diamati setiap saat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media 3 dimensi pembelajaran geologi struktur materi lipatan dan patahan yang layak untuk mengetahui respon mahasiswa terhadap kesesuaian media yang di kembangkan untuk memudahkan pemahaman materi pembelajaran.Jenis penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kuantitatif berdasarkan hasil validasi oleh ahli media dan ahli materi serta angket respon mahasiswa terhadap media pembelajaran tiga dimensi yang telah dikembangkan.Hasil skor validasi oleh ahli media yaitu sebesar 93% dan hasil skor validasi oleh ahli materi sebesar 91%. Berdasarkan skala likert, hasil nilai validasi dari ahli media dan ahli materi termasuk antara 80%-100% sehingga termasuk dalam kriteria ?sangat layak?. Total hasil repon dari responden mahasiwa menunjukkan bahwa media yang di kembangkan sudah sangat sesuai dan memudahkan pemahaman terhadap materi dengan skor masing-masing 93,5% sehingga media yang dikembangkan sangat sesuai sebagai media yang di kembangkan.Kata Kunci:Penelitian Pengembangan, Media Tiga Dimensi, Lipatan dan Patahan
KAJIAN KONDISI SOSIAL EKONOMI MIGRAN MADURA MASUK DI KELURAHAN TANAH KALI KEDINDING KECAMATAN KENJERAN KOTA SURABAYA OKSA RIYANTA, RIDZAL; , MURTEDJO
Swara Bhumi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractTanah Kali Kedinding village is one areas in Kenjeran District, from the data on incoming migrationthe village has a total of 1460 Madura migrations. The number of incoming migrants is influenced by variousfaktors not only from migrants origin area and destination area. Therefore, the researcher was interested to findout The Study of The Socio- Economic Condition of Incoming Madura Migrant In Tanah Kali KedindingVillage of Kenjeran Dirstrict. This study was aimed (1) to find out the socio-economic condition of incomingMadura migrant in Tanah Kali Kedinding Sub-District of Kenjeran District Surabaya, (2) to know the factorsinfluenced Madura migrant in Tanah Kali Kedinding Sub-District of Kenjeran District of Surabaya.This type of reseaerch is a survey by observing and collecting facts based on variables and it presentedin the form of quantitative descriptive. The sampling used in determining respondents of this study was randomsampling, it is taking the sample randomly, the calculation of sample quantity used Slovin formula so thesample was 94, while the method to determine respondents as quantitative descriptive analysis technique withpercentages.Based on this study, the result indicated that the socio-economic of Madura Migrants in Tanah KaliKedinding Sub-Dirstrict of Kenjeran District of Surabaya were dominated by the age between 25-29 or as muchas 24.47% of 23 respondents, the gender was dominated men with 43 or 45.74% respondents, the largest maitalstatus was married ith the number 67 or 71.27% out of 94 respondents, the migrants education level wasdominated by Senior high School migrant with the total of 32.98% or 31 out of 94 respondent.Keywords : Social Condition, Economic Condition, Madura Migrant.
PENGEMBANGAN MEDIA MODEL DAERAH TOPOGRAFI KARST PADA MATAKULIAH GEOMORFOLOGI UMUM DENGAN MATERI MORFOLOGI KARST DI PRODY PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA MASRUROH, HANIK; , DARYONO
Swara Bhumi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMedia memiliki kontribusi dalam meningkatkan mutu dan kualitas pembelajaran. Penyampaian pesan pembelajaran dapat lebih terstruktur dan pembelajaran dapat lebih menarik. Selama ini perkuliahan geomorfologi umum khususnya materi morfologi karst dalam penyampaianya menggunakan metode ceramah dengan media power point. Mahasiswa supaya dapat memahami materi morfologi karst dengan lebih baik perlu adanya media model daerah topografi karst yang dapat menunjang proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui karakteristik model daerah topografi karst pada mata kuliah geomorfologi umum materi morfologi karst yang layak digunakan dan 2) mengetahui respon mahasiswa terhadap media model daerah topografi karst.Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian R & D (Research and Develoment) Borg and Gall (1983:775). Subjek dalam pengembangan media model ini yaitu mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi yang telah memprogram matakuliah geomorfologi umum sebanyak 30 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan R & D (Research and Development) yang di adopsidari Borg and Gall. Model pengembangan dari Borg and Gall ini terdiri dari 10 tahapan, namun peneliti menggunakan 7 tahapan yang terdiri dari potensi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, revisi produk, persepsi mahasiswa, produk akhir. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah validasi oleh ahli media dan ahli materi serta angket respon mahasiswa terhadap media model daerah topografi karst.Media pembelajaran model daerah topografi karst mengalami validasi sebelum dikatakan layak oleh validator ahli media dan ahli materi. Hasil validasi total ahli media dan ahli materi media model daerah topografi karst mendapatkan nilai sebesar 81%, dengan rincian validasi ahli media sebesar 82% dan validasi ahli materi yaitu sebesar 80%. Berdasarkan kriteria kelayakan pada skala likert nilai 81% termasuk antara 80%-100% sehingga termasuk dalam kriteria ?Sangat Layak?. Total hasil respon dari 30 mahasiwa di dapat 9% mahasiswa mengatakan bahwa media ?Baik? dan 91% mahasiswa mengatakan ?Sangat Baik? untuk digunakan dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini, diperoleh bahwa media model daerah topografi karst layak digunak sebagai pembelajaran di Pada Materi Morfologi Karst di Prodi Pendidikan Geografi Universitas Negeri Surabaya.Kata kunci:Penelitian Pengembangan, Media Model, Morfologi Karst
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MAKET PADA MATERI VULKANISME DALAM MATA KULIAH GEOLOGI UMUM PRODI S1 PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA NOVITA SARI, HENY; , DARYONO
Swara Bhumi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKetersediaan media pembelajaran dapat membantu mahasiswa dalam memahami materi pembelajaran sehingga berperan penting serta memperlancar dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu materi pembelajaran Mata Kuliah Geologi Umum adalah Vulkanisme. Pembelajaran mata kuliah tersebut sebagian besar menggunakan media Power Point. Hal ini membuat mahasiswa sulit memahami materi yang disampaikan karena dengan menggunakan Power Point yang membuat peserta didik fokus menulis daripada mendengarkan. Berdasarkan analisis kebutuhan mahasiswa, khususnya pada Mata Kuliah Geologi Umum pada materi vulkanisme, mahasiswa memerlukan media maket yang menggambarkan fenomena vulkanisme. Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Mengembangkan media pembelajaran maket pada materi vulkanisme yang layak; 2) Mengetahui respon mahasiswa tentang media pembelajaran maket pada materi vulkanisme.Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi, berjumlah 30 orang yang telah memprogram Mata Kuliah Geologi Umum. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model 4D yang terdiri dari tahap Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan) dan Desseminate (penyebaran). Namun tahap Desseminate tidak dilakukan karena keterbatasan waktu dan biaya. Teknik pengumpulan data berupa instrumen validasi oleh ahli media dan ahli materi serta angket respon mahasiswa. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik skoring.Kelayakan maket ditentukan oleh hasil penilaian dari validator ahli media dan ahli materi. Berdasarkan hal itu ahli media memberikan penilaian 89% dan ahli materi 94%. Berdasarkan angka tersebut, media yang dikembangkan ?Sangat Layak?. Hal ini Berdasarkan skala likert nilai persentase diantara 80,01%-100,00% termasuk dalam kategori ?Sangat Layak?. Hasil penelitian ini, diperoleh bahwa maket 3D sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran materi Vulkanisme Mata Kuliah Geologi Umum di Jurusan pendidikan Geografi Universitas Negeri Surabaya.Kata kunci : Penelitian Pengembangan, Model 4D, Media Pembelajaran 3D, Vulkanisme
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS) DI KABUPATEN BANGKALAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS ISTIQOMAH, NUR; HARI PURNOMO, NUGROHO
Swara Bhumi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakIndonesia mempunyai harapan yang sangat besar dalam pengembangan pertanian lahan kering di masa mendatang mengingat potensi dan luas lahannya yang jauh lebih besar daripada lahan sawah atau lahan gambut. Pulau Madura merupakan salah satu pulau yang terletak di wilayah Jawa Timur yang memiliki areal untuk tanaman untuk jagung kurang lebih 360.000 Ha (30% areal jagung di Jawa Timur). Bangkalan adalah kabupaten penghasil jagung terbesar kedua di Madura dengan produksi sebanyak 144.771 ton pada tahun 2016, namun informasi mengenai kelas kesesuaian lahan untuk tanaman jagung di Kabupaten Bangkalan masih sangat terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik lahan, kelas kesesuaian lahan, produksi dan produktivitas tanaman jagung serta keselarasan antara kondisi lahan dan potensi pertanian tanaman jagung di daerah penelitian sehingga lahan yang ada dapat dimanfaatkan dengan maksimal.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis spasial dengan teknik matching yaitu mencocokkan antara karakteristik penggunaan lahan di daerah penelitian dengan syarat tumbuh optimal tanaman jagung di Kabupaten Bangkalan, sehingga diperoleh kelas-kelas kesesuaian lahan S1 yang berarti sangat sesuai, S2 cukup sesuai, S3 sesuai marginal dan N tidak sesuai. Sumber data dalam penelitian ini berupa data primer dan sekunder. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah jumlah curah hujan tahunan (mm/th), temperatur (°C), tekstur tanah, kemiringan lereng, pH tanah dan C-organik.Hasil dari penelitian ini Kabupaten Bangkalan memiliki 3 kelas kesesuaian lahan aktual untuk tanaman jagung yaitu S2, S3, dan N. Lahan seluas 16301 Ha (29,31%) dengan kelas kesesuaian S2, 25610 Ha (46%) lahan dengan kelas kesesuaian S3 dan 13706 Ha (24.64%) lahan dengan kelas kesesuaian N. Berdasarkan identifikasi keselarasan antara kesesuaian lahan dengan produktivitas tanaman jagung di daerah penelitian, diperoleh lahan dengan kategori "S2-Rendah" dengan luasan 31370 Ha (11,2%) yang pengusahaan pertanian tanaman jagungnya belum dilakukan secara optimal. Kategori "S3-Rendah? dan "N-Rendah" seluas 123903 Ha (44%) yang menunjukkan bahwa wilayah-wilayah tersebut memiliki daya dukung yang relatif buruk kaitannya dengan usaha tanaman jagung.Kata kunci : kesesuaian lahan, keselarasan, produktivitas pertanian

Page 1 of 3 | Total Record : 21