cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Swara Bhumi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2020)" : 22 Documents clear
ANALISIS DAYA DUKUNG AIR METEORIK UNTUK PEMENUHAN AIR DOMESTIK MASYARAKAT DESA NGEPUNG, KECAMATAN LEGKONG, KABUPATEN NGANJUK PRAMESTI, DEBBY; MURTINI, SRI
Swara Bhumi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKabupaten Nganjuk memiliki potensi rawan kekeringan pada musim kemarau. Pernyataan tersebut merujuk pada peta rawan bencana kekeringan Kabupaten Nganjuk. Kecamatan Lengkong merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Nganjuk yang rawan bencana kekeringan. Empat desa yang rawan berdampak kekeringan yaitu Desa Pinggir, Desa Prayungan, Desa Sumberono, dan Desa Ngepung. Satu desa yang selalu langganan kekeringan di setiap tahunnya yaitu Desa Ngepung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebutuhan air, daya dukung air meteorik, dan strategi adaptasi yang dilakukan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air pada musim kemarau.Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Perhitungan yang digunakan dalam penelitian ini adalah perhitungan neraca air. Tahapan penelitian ini ini dimulai dengan mengidentifikasi sebaran waktu hujan, identifikasi sebaran tempat dan tebal hujan, penghitungan ketersediaan air, menghitung kebutuhan air domestik, dan menyusun daya dukung air.Hasil perhitungan daya dukung air menunjukkan potensi air meteorik masih mampu mencukupi kebutuhan air domestik penduduknya sampai 657 kali lipat dari jumlah penduduk yang ada sekarang, sedangkan strategi adaptasi yang diakukan dari berbagai segi yaitu pemerintahan, lembaga desa, kelompok masyarakat desa, dan strategi individu sudah sedikit membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air meskipun tidak maksimal. Distribusi besaran curah hujan dipengaruhi musim dengan total kebutuhan air domestik yang cenderung tetap bahkan meningkat menjadikan perbandingan keduanya sering tidak tepat sehingga perlu diwaspadai pada bulan Mei sampai dengan November dimana pada bulan-bulan tersebut curah hujan sangat kecil sehingga sangat dimungkinkan terjadi kekeringan.Kata kunci: kekeringan, kebutuhan air domestik, neraca air, daya dukung air meteorik,
ANALISIS KUALITAS AIR TAMBAK UDANG DI DESA SUKOMULYO DAN DESA ROOMO KECAMATAN MANYAR KABUPATEN GRESIK PUDJI ASTUTIK, ERNIKA; , MUZAYANAH
Swara Bhumi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTambak di kawasan utara, terutama di Desa Sukomulyo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik, telah mengalami penurunan produksi sejak tahun 2009. Penurunannya berkisar antara 30-50% . Kematian massal udang pernah terjadi pada tahun 2019, hal ini menimbulkan kerugian besar pada petani tambak. Penelitian ini bertujuan mngetahui kualitas air tambak udang Desa Sukomulyo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik.Jenis penelitian adalah penelitian deskiptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, pengukuran dan uji laboratorium. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif, dengan acuan baku mutu kualitas air berdasarkan PermenKPRI 75 Tahun 2016 Tentang Pedoman Umum Pembesaran Udang Windu (Penaeus Monodom) Dan Udang Vaname (Litopennaeus Vannamei). Unit analisis adalah kawasan tambak udang desa Sukomulyo dan desa Roomo yang mendapat sumber pengairan air laut muara Sungai Sukomulyo dan Sungai Roomo.Hasil penelitian menyatakan bahwa pada sampel 1(tambak yang berbatasan langsung dengan laut dan Sungai Sukomulyo), parameter yang tidak sesuai adalah pH, amonia, hidrogen sulfida, timbal, kadmium. Pada sampel 2 (kawasan tambak yang berbatasan dengan permukiman penduduk dan Sungai Sukomulyo) ,3 (kawasan tambak yang berada di dekat pemukiman penduduk dan berbatasan dengan Sungai Roomo) dan 4 (tambak yang berbatasan dengan laut dan Sungai Roomo), parameter yang tidak sesuai dengan baku mutu adalah pH, hidrogen sulfida, alkalinitas dan amonia.Kata Kunci: Tambak udang, Kualitas air tambak
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP BAU YANG DITIMBULKAN AKIBAT LIMBAH INDUSTRI FARMASI DI DESA KEPATIHAN KECAMATAN MENGANTI KABUPATEN GRESIK HAMDUN WAHYUNINGTYAS, AMALIA; HARIYANTO, BAMBANG
Swara Bhumi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakLimbah farmasi merupakan salah satu sumber pencemaran yang sangat potensial. Limbah farmasi pada dasarnya adalah limbah medis yang berbahaya karena sifatnya beracun, mudah terbakar, dan dapat merusak lingkungan apabila tidak dikelola dengan benar. Limbah farmasi ini menghasilkan bau yang dirasakan mengganggu oleh masyarakat saat ada hembusan angin yang sedikit kencang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) persepsi masyarakat terhadap bau yang ditimbulkan akibat limbah industri farmasi di Desa Kepatihan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik, 2) persebaran bau yang ditimbulkan akibat limbah industri farmasi di Desa Kepatihan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik.Lokasi penelitian terletak di Desa Kepatihan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik. Populasi yang diambil pada penelitian ini yaitu masyarakt di Desa Kepatihan Kecamatan Menganti yang berjumlah 2.047 dan jumlah sampel yang diambil berjumlah 95. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Cluster Sampling (Area Sampling ). Pengambilan sampel ini menggunakan One-Stage Cluster. Pembagian kelompok didasarkan pada jarak antara lokasi sampel dengan lokasi industri farmasi. Wakil dari populasi dipilih secara acak, yang kemudian dijadikan sampel penelitian. Analisis data yang digunanakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif , data persepsi masyarakat terhadap bau dan persebaran bau yang ditimbulkan akibat limbah industri farmasi diambil dengan cara membagi kluster atau kelompok berdasarkan jarak rumah dengan lokasi industri farmasi dan dianalisis secara deskriptif dengan menggunkaan model pengelompokan, penyederhanaan, dan penyajian tabel distribusi frekuensi serta pengukuran dengan menggunakan Skala Likerts.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Persepsi masyarakat terhadap bau yang ditimbulkan akibat limbah industri farmasi menujukkan persepsi negatif, yang artinya masyarakat merasa sangat terganggu dengan adanya limbah yang sangat bau, 2) Persebaran bau akibat limbah industri farmasi dapat dirasakan masyarakat yang rumahnya berjarak 550 meter dari lokasi industri farmasi.Kata Kunci : Persepsi masyarakat, Bau, Limbah Farmasi, Jarak
ANALISIS KONVERSI LAHAN PERTANIAN MENJADI PERUMAHAN DI KECAMATAN POHJENTREK KABUPATEN PASURUAN SAFITRI DIANTI, YUANITA; HARI PURNOMO, NUGROHO
Swara Bhumi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKabupaten Pasuruan merupakan kota pegunungan yang setiap tahun mengamalami konversi lahan pertanian menjadi perumahan. Daerah yang mengalami perubahan intensif adalah Kecamatan Pohjentrek. Kebutuhan hunian perumahan yang dekat dengan perkotaan membuat Kecamatan Pohjentrek terus mengalami konversi lahan pertanian menjadi perumahan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis konversi lahan menjadi perumahan yang terjadi di Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan.Identifikasi konversi lahan pertanian menjadi perumahan di Kecamatan Pohjentrek dengan analisis data penggunaan lahan menggunakan pendekatan spasial berdasarkan analisis deskriptif dan metode tumpang susun (overlay). Data spasial yang ditampilkan adalah penggunaan lahan tahun 2010 dengan penggunaan lahan tahun 2020 serta membandingkan perubahan lahan. Penggunaan lahan terbangun didapatkan dari hasil digitasi citra Google Earth tahun 2010 dan tahun 2020. Metode pengambilan sampel berdasarkan tujuan tertentu atau purposive sampling. Sampel dipilih berdasarkan pengamatan perubahan lahan pertanian menjadi perumahan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konversi lahan yang terjadi di Kecamatan Pohjentrek dari tahun 2010 dan tahun 2020 ditampilkan dalam bentuk peta. Kecamatan Pohjentrek mengalami perubahan lahan pertanian sebesar 9,22 ha menjadi lahan perumahan. Lahan perumahan mengalami perkembangan mulai tahun 2010 sampai pada tahun 2020 dengan total sebanyak delapan perumahan yang terbangun. Lokasi strategis yang didukung dengan akses jalan yang langsung menghubungkan dengan pusat kota serta ketersediaan lahan yang ada dan belum adanya peraturan yang mengatur penetapan lahan pertanian membuat perkembangan perumahan terus terjadi.Kata Kunci: konversi lahan, perumahan, lahan pertanian
KAJIAN PENURUNAN ANGKA PENUMPANG MIKROLET KOTA PASURUAN DANDY RACHMANA, ABDULLAH; , MUZAYANAH
Swara Bhumi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMikrolet di Pasuruan sudah ada sejak tahun 1980an. Seiring berjalannya waktu, keberadaan mikrolet sudah tidak lagi diminati masyarakat. Tahun 2017? 2019 terjadi penurunan jumlah pendapatan operasional mikrolet sebanyak 33,39%. Penurunan jumlah pendapatan terus terjadi akan berdampak pada tidak digunakannya mikrolet sebagai transportasi umum di Kota Pasuruan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor penyebab turunnya minat penumpang mikrolet,lalu mengetahui alternatif moda transportasi lain yang diminati masyarakat serta mendapatkansolusi yang diinginkan masyarakat agar mikrolet kembali diminati.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Populasi penelitian adalah masyarakat yang menggunakan mikrolet dan masyarakat yang pernah menggunakan mikrolet. Titik pengambilan sampel pada penelitian ini terdapat pada 4 pangkalan mikrolet yaitu terminal Blandongan, pangkalan KH Mansyur, pangkalan KH Ahmad Dahlan, serta pangkalan pasar Kebonagung. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 100 orang dengan menggunakan metode Accidental Sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, kuisioner dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah menggunakan teknik skoring skala likert dan teknik deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) faktor penyebab turunnya minat penumpang mikrolet adalah lama waktu tempuh mikrolet serta lama waktu tunggu mikrolet, 2) Alternatif moda transportasi yang diminati masyarakat adalah kendaraan pribadi, ojek pangkalan dan ojek online, 3) Solusi yang diinginkan masyarakat agar mikrolet kembali diminati adalah menambahkan jam operasional dan memberikan ketegasan terkait mikrolet yang berhenti lama waktu menunggu penumpang.Kata kunci: Mikrolet, Penurunan, Penumpang
EVALUASI KETERLAKSANAAN PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS SISTEM KREDIT SEMESTER (SKS) KELAS XI IPS DI SMA NEGERI 1 PROBOLINGGO TAHUN PELAJARAN 2019-2020 LESTARI, KHARISMA; SIGIT WIDODO, BAMBANG
Swara Bhumi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakUpaya untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dapat disesuaikan dengan kebutuhannya.Seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem PendidikanNasional Pasal 12 ayat (1) yang menyatakan bahwa : ?Setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikanberhak mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai bakat, minat dan kemampuannya?. Butir (f) dinyatakan?Peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak menyelesaikan pendidikan sesuai kecepatan belajarmasing-masing dan tidak menyimpang dari ketentuan batas waktu yang diperlukan?. Tujuan penelitian iniuntuk mendeskripsikan pengelolaan dan pelaksanaan pembelajaran geografi berbasis Sistem KreditSemester (SKS) kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Probolinggo Tahun Pelajaran 2019-2020.Jenis penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian evaluasi, penelitian yang terfokus pada modelCIPP (Context evaluation, Input evaluation, Proces Evaluation dan Product evaluation). Pendekatanyang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskripif. Teknikanalisis data yang dilakukan dalam penelitian evaluasi terkait dengan pengelolaan dan pelaksanaanpembelajaran menggunakan instrumen yang berbentuk ratingscale.Hasil penelitian yang dilakukan dapat mengetahui evaluasi pengelolaan dan pelaksanaanpembelajaran geografi berbasis Sistem Kredit Semester (SKS) di kelas XI IPS dengan peserta didikkategori cepat, normal dan lambat. Berdasarkan penilaian evaluasi yang dilakukan oleh peserta didikdengan kategori cepat, pada aspek model dan metode pembelajaran yang disampaikan mendapat nilai 66,efektifitas pembelajaran mendapatkan nilai 74 dan pada aspek kreativitas guru geografi mendapatkannilai 74. Penilaian evaluasi yang dilaksanakan peserta didik kategori normal dan lambat pada semuaaspek yang diamati rata-rata mendapat nilai 80. Perlu adanya pembaruan dan perbaikan kebijakan yangberlaku tentang pembelajaran berbasis Sistem Kredit Semester (SKS) untuk pendidikan dasar danmenengah.Kata Kunci: Evaluasi, Pembelajaran, Geografi, Sistem Kredit Semester (SKS)
DAMPAK PEMBUANGAN LIMBAH INDUSTRI PENGELOLAHAN UDANG TERHADAP KUALITAS AIR DI ALIRAN SUNGAI KECING DESA CEBOLEK KIDUL KECAMATAN MARGOYOSO KABUPATEN PATI FITRIANI, WAHYU; HARIYANTO, BAMBANG
Swara Bhumi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakAliran Sungai Kecing menjadi tempat pembungan limbah yang dihasilkan oleh industri pengelolahan udang, dan aliran Sungai Kecing mengalir melewati Desa Cebolek Kidul. Kondisi Sungai Kecing saat ini diperkirakan telah mengalami penurunan kualitas air yang di sebabkan karena limbah cair dari pabrik pengelolahan udang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Kualitas air Sungai Kecing yang melewati Desa Cebolek Kidul 2) Persepasi masyarakat sekitar Sungai Kecing Desa Cebolek Kidul terhadal limbah pabrik udang.Analisis kualitas air sungai menggunakan uji laboratorium yang selanjutnya akan dibandingkan dengan baku mutu air limbah menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 dan melakukan survei terhadap masyarakat di sekitar aliran Sungai Kecing. Metode deskrisi kuantitatif. Analisis prioritas strategi pengendalian pencemaran air dengan menggunakan uji laboratorium.Hasilnya adalah 1) Parameter BOD dan COD di semua titik telah melebihi baku mutu air sungai menurut Peraturan Mentri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2014. Penurunan dan kenaikan kualitas air Sungai Kecing semakin jauhnya titik pembuangan limbah ke sungai, kenaikan kandungan kualitas air sungai ini diakibatkan oleh tercampurnya limbah air sungai dengan limbah rumah tangga serta pada titik B2 semua kandungan kualitas air meningkat karena adnya pencampuran limbah pengelolahan udang dengan limbah pengolahan tepung tapioca. 2) Bau yang dirasakan warga sekitar aliran sungai kecing terjadi ketika pabrik produksi puncaknya terjadi ketika pabrik produksi lagi setelah libur.Kata Kunci : Kualitas Air , Baku mutu air , Bau
KAJIAN KENYAMANAN TINGGAL MASYARAKAT DI PEMUKIMAN KUMUH KELURAHAN NGAGELREJO KECAMATAN WONOKROMO KOTA SURABAYA WAHYUNINGTYAS, IKA; HARI PURNOMO, NUGROHO
Swara Bhumi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakJumlah penduduk yang cenderung meningkat setiap tahun ini menyebabkan tingginya kebutuhan akan lahan tempat tinggal. Pemukiman kumuh di Kelurahan Ngagelrejo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya merupakan pemukiman yang terletak di tepi Sungai Jagir. Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Jamaludin (2015:315) bahwa pemukiman kumuh ini biasanya terdapat pada lahan kosong, seperti di jalur hijau sepanjang bantaran sungai, rel kereta api, taman kota, ataupun di bawah jembatan layang. Lingkungan pemukiman kumuh dengan segala permasalahannya, baik secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi kenyamanan tinggal masyarakat yang berada di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik dan lingkungan masyarakat serta persepsi masyarakat terhadap kenyamanan tinggal.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi yang digunakan yaitu seluruh kepala keluarga yang bertempat tinggal di pemukiman kumuh yaitu sebanyak 180 KK. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan persentase kelonggaran ketelitian kesalahan sebesar 10% sehinga diperoleh sampel sebanyak 64 KK. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui data primer dengan mengumpulkan variabel yang sejenis kemudian dipersentasekan.Hasil observasi secara langsung di lapangan menunjukkan bahwa tinggi bangunan sebagian besar memiliki tinggi antara 3,5-7 meter. Luas bangunan pada umumnya <7,2 m2 per orang. Kondisi fisik rumah sebagian besar merupakan bangunan semi permanen. Kondisi saluran pembuangan air kotor pada umumnya menggunakan saluran sungai, selokan/parit. Saluran pembuangan tinja seluruhnya menggunakan tangki septic. Distribusi air bersih seluruhnya menggunakan air dari PDAM. Saluran listrik sebagian besar menggunakan saluran dengan tegangan 450 Volt. Sistem pengelolaan sampah hampir seluruhnya membuang sampah dengan dibuang ke sungai/tanah kosong. Melalui 18 indikator kenyamanan, dapat diketahui bahwa sebanyak 34 responden penelitian atau sekitar 53% berpendapat agak nyaman tinggal di pemukiman kumuh Kelurahan Ngagelrejo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya.Kata Kunci: pemukiman kumuh, kondisi fisik dan lingkungan, persepsi, kenyamanan tinggal.
PENGEMBANGAN MEDIA DIORAMA PROSES PEMBENTUKAN STALAKMITE STALAKTITE PADA MATA KULIAH GEOMORFOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA AKBAR KURNIAWAN, MUHAMMAD; SIGIT WIDODO, BAMBANG
Swara Bhumi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak :Permasalahan dalam perkuliahan di jurusan pendidikan geografi salah satunya adalah kurangnya inovasi dalampenerapan media pembelajaran. Penerapan media pembelajaran pada materi goa karst selama ini kurang inovatif karenadosen terbatas pada penggunaan media powerpoint dan disertai dengan metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui 1) Pengembangan Media Diorama Pada Mata Kuliah Geomorfologi Jurusan Pendidikan GeografiUniversitas Negeri Surabaya yang layak. 2) Respon mahasiswa terhadap Media Diorama Pada Mata KuliahGeomorfologi Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Surabaya.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan Four-D atau R&D (Researchand Development) oleh Thiagarajan dkk yang terdiri dari beberapa tahap yaitu pendefinisian (define), perancangan(design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Teknik pengumpulan data dengan metode angketrespon mahasiswa yang melibatkan 20 mahasiswa kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatifdengan teknik skor Likert.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Media diorama pada materi goa karst mata kuliah Geomorfologi layakdigunakan karena telah melalui tahap revisi dan validasi oleh ahli media dan ahli materi dengan perolehan 86,5%. 2)Respon mahasiswa sebagai calon pengguna memperoleh persentase sebesar 89,7%. Menurut liker persentase antara80,01-100% maka media tersebut dikategorikan sebagai media yang ?Sangat Layak? dan ?Sangat Menarik?. Mediadiorama materi goa karst mata kuliah geomorfologi layak digunakan pada perkuliahan geomorfologi di Jurusan S1Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya.Kata kunci : Penelitian Pengembangan, Media Diorama, Geomorfologi, Goa Karst
ANALISIS KESESUAIAN LOKASI TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) EKSISTING DI KABUPATEN MOJOKERTO MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS NOVAN HARIYANTO, RAHMAN; SRI UTAMI, WIWIK
Swara Bhumi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSampah dianggap sebagai barang sisa dari berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari yang dapat menimbulkan permasalahan lingkungan. Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu daerah padat populasi di Jawa Timur dengan kepadatan 1596 jiwa/Km2 dari 692 Km2 luasannya, namun Kabupaten Mojokerto hanya memiliki satu TPA yang beroperasi untuk 18 kecamatan. Berdasarkan (detik.com dan RadarMojokerto.id), ditemukan peninggalan kerajaan Majapahit disekitar TPA eksisting membuat tidak dapat dilakukannya pelebaran luas TPA, serta meningkatnya jumlah penduduk sebesar 3% pada tahun 2015-2018 di Kabupaten Mojokerto berdampak terhadap jumlah timbulan sampah, sehingga terjadi lonjakan timbunan sampah di TPA membuat keadaan TPA lebih terdesak tanpa adanya pelebaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian dan kelayakan lokasi TPA eksisting di Kabupaten Mojokerto.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Penelitian ini menggunakan subjek penelitian wilayah Kabupaten Mojokerto. Data-data diperoleh melalui teknik pengumpulan observasi dengan bantuan lembar observasi, dokumentasi, dan overlay. Data yang diperoleh dianalaisis menggunakan bantuan SIG dengan acuan pada SNI 03-3241-1994 tentang pemilihan lokasi TPA. Analisis dalam SIG menerapkan analisis Overlay, Buffer, dan Query guna mendapatkan hasil kesesuaian lokasi.Hasil analisis menunjukkan bahwa TPA eksisting memiliki kemiringan lereng kurang dari 15%, berjarak lebih dari 100m terhadap sempadan sungai, berada di lahan sawah, berjarak lebih dari 100m terhadap pemukiman, memiliki jenis tanah Mediteran, memiliki curah hujan 100-200 mm/tahun, dan memiliki tingkat rawan banjir yang rendah, sehingga TPA Belahan Tengah sudah sesuai dengan SNI yang berlaku. TPA eksisting menggunakan metode pengelolaan lahan uruk, namun belum mampu menjalankan metode sanitary landfill sepenuhnya karena tidak adanya proses pengolahan di zona aktif.Kata Kunci : TPA, Kesesuaian, Timbunan Sampah

Page 2 of 3 | Total Record : 22