cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Paradigma
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN MENJADI PABRIK GULA “KEBUN TEBU MAS” (STUDI PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DUSUN SAMBIREJO DESA SIDOKUMPUL SAMBENG-LAMONGAN) PUTRI HARINI, NIKA
Paradigma Vol 5, No 1 (2017): Vol 5 Nomer 1 (2017)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya industrialisasi pada masyarakat-masyarakat pedesaan khususnya di daerah dusun Sambirejo. Pengalihfungsian lahan produktif pertanian menjadi sebuah bangunan permanen mengakibatkan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang berubah. Penelitian ini mencoba mengungkapkan lebih dalam terkait bagaimana perubahan sosial ekonomi yang terjadi setelah dan sebelum alih fungsi lahan pertanian di dusun Sambirejo Desa Sidokumpul Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan? Serta dampak baik positif maupun negatif yang ditimbulkan. Sedangkan untuk tujuan dari penelitian ini ialah menjawab permasalahan yang dirumuskan sebelumnya yakni terkait dengan perubahan yang terjadi beserta dampak yang ditimbulkan. Adapun penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan subyek penelitian adalah masyarakat yang mengalami alih fungsi lahan. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan melalui teknik wawancara in dept interview ditemukan bahwa masyarakat dusun sambirejo saat ini sudah merasakan perubahan terkait perubahan sikap dan tingkah laku serta pola pemikirannya yang mulai berubah menjadi ekonomis yang meemperhitungkan untung rugi.. Banyaknya kegiatan ekonomi yang tumbuh dan berkembang di sekitar area pabrik seperti penyewaan tempat kos dan warung-warung menjadi loncatan baru untuk sebagian masyarakat yang notabene sebelumnya mengandalkan pertanian. Selain itu, keberadaan pabrik juga menggeser beberapa tradisi yang turun temurun dilakukan oleh masyarakat dusun sambirejo yakni tradisi sedekah bumi yang dilakukan di sendang. Sendang adalah tempat sacral untuk kegiatan bancaan sedekah bumi namun saat ini sudah menjadi bagian dari  pembangunan pabrik. Kata Kunci : Alih Fungsi Lahan, Perubahan Sosial Ekonomi, Industrialisasi.   Abstract   This research is done based on  the development of industrialization in rural society, especially in Sambirejo village . All of them are linked even to social condition of the soceity. High value in tradition as the characteristic of rural society has also been marginalized because of land conversion. This research aims to explore the socio-economic changes caused by agricultural land conversion in Sambirejo, Sidokumpul Village, Sambeng district, Lamongan, and also the positive and negative effects that inflicted. The aim of this research is to answer the problems that have been formulated, it is about the changes and effects that inflicted by the land conversion. The method used for this research is qualitative method , and the subjects are the society who get affected by the land conversion. In-depth interview is also used to get further data. The result shows that Sambirejo villagers currently face the changes of their behavior and also mindset in becoming more economically rational, as they consider more of profit and loss. So many economic activities that grow and evolve in area around the factory, such as house rental and also small shops. They become new job field for the society who prior worked in agricultural sector. Furthermore, the presence of the factory has also marginalized hereditary traditions of Sambirejo villagers, for instance the “Sedekah Bumi” tradition that was done in Sendang. Sendang was a sacred place that used for Sedekah Bumi, but now it is the part of factory establishment. Keywords: Land Conversion, Socio-economic Changes, Industrialization.
RESISTENSI KARYAWAN MINIMARKET TERHADAP KEBIJAKAN PEMOTONGAN GAJI BULANAN SEBAGAI BENTUK GANTI RUGI BARANG STOCK OPNAME DWI ANGGARDINI, TIARA
Paradigma Vol 5, No 1 (2017): Vol 5 Nomer 1 (2017)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas tentang Resistensi Karyawan Minimarket Terhadap Kebijakan Pemotongan Gaji Bulanan Sebagai Bentuk Ganti Rugi Barang Stock Opname.Tujuannya untuk mengetahui struktur dalam kepegawaian minimarket, mengetahui penyebab resitensi karyawan, mengetahui tekanan yang diberikan oleh karyawan, untuk mengetahui bentuk-bentuk perlawanan yang ada dalam minimarket, dan untuk mengetahui tindakan dan strategi yang dilakukan oleh karyawan minimarket terhadap perlawanan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menunjuk salah satu karyawan sebagai key informant. Pengumpulan datadilakukan teknik wawancara dengan teknik snowball.Hasil penelitianmenunjukkan bahwa resistensi yang dilakukan oleh pekerja karena adanya pemotongan gaji di setiap bulannya yang dilakukan oleh pihak minimarket. Pekerja berusaha untuk melakukan resistensi dengan cara resistensi sungguh-sungguh dan resistensi insidental. Resistensi ini memiliki gaya tersendiri disetiap tindakannya. Jabatan menjadi pengaruh dalam resistensi yang ditunjukkan, semakin tinggi jabatan  yang dimiliki oleh pekerja maka tidak terlihatnya resistensi yang ditunjukkan. Pekerja dengan jabatan tinggi akan memilih garis aman untuk tetap memiliki jabatan yang tinggi dalam minimarket tersebut. Kata Kunci: Pekerja, Minimarket, dan Resistensi   Abstract This study discusses Minimarket Resistance Against Employee Monthly Salary Cuts policy as a Form of Indemnity Goods Inventory Taking.The goal is to determine the structure of the staffing minimarket, find the cause resitensi employees, knowing the pressure exerted by the employees, to find forms of resistance that exist in the minimarket, and to identify actions and strategies undertaken by employees minimarket against resistance. This study used qualitative methods to designate one employee as a key informant.The data collection is done interview with snowball technique. The results showed that the resistance by workers for their presence in the monthly salary deductions made by the minimarket. Workers are trying to do with the resistance means resistance and resistance earnest incidental. This resistance has its own style in every action. Position to be an influence in the resistance shown, the higher the position of the workers, the apparent absence of resistance shown. Workers with high office will choose the line is safe to still have a high position in the minimarket. Keyword: Labor, Minimarket, and Resistance
RESISTENSI SOPIR ANGKOT TERHADAP PENGOPRASIAN BUS TRANS SIDOARJO STUDY PADA SOPIR MIKROLET LYN/JOYOBOYO-SIDOARJO-PORONG (JSP) AFIQ MUDZAKKIR, MUHAMMAD
Paradigma Vol 5, No 1 (2017): Vol 5 Nomer 1 (2017)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian dilatar belakangi oleh adanya pengoprasian jenis pelayanan public transportasi masal baru di Sidoarjo yaitu bus rapid transit Trans Sidoarjo dengan moda transportasi baru tersebut memunculkan polemik baru khususnya bagi sopir angkutan umum yang terkena dampak dari pengoprasian trans Sidoarjo. Dampaknya terjadi perebutan penumpang antara angkutan umum seperti lyn/jsp yang rute trayeknya sama dengan Trans Sidoarjo, dinilai banyak merugikan sopir angkot terjadilah aksi-aksi penolakan atau melakukan resistensi yang dilakukan oleh sopir angkot. Fenomena ini merupakan yang pertama di Kabupaten Sidoarjo. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan tentang bentuk resistensi sopir angkot lyn/jsp yang ada di Sidoarjo terhadap pengoprasian bus Trans Sidoarjo serta mendeskripsikan tentang bentuk-bentuk resistensi sopir angkot lyn/jsp terhadap pengoprasian bus Trans Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunkan teknik wawancara dan observasi kepada sopir angkot lyn/jsp. Penelitian ini dilakukan di diTerminal Larangan yang merupakan Terminal pusat di Kabupaten Sidoarjo. subjek dalam penelitian ini adalah sopir angkot lyn/jsp. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dalam penelitian ini adalah  bahwasannya sopir angkot lyn/jsp melakukan aksi penolakan, perlawanan (resistensi) terhadap pengoprasian bus Trans Sidoarjo dengan bentuk, demonstrasi, mogok masal, ngetem dihalte bus Trans Sidoarjo, komunikasi bisik-bisik dengan sopir angkutan umum lain untuk melakkan komunikasi rasional kritis bertujuan, serta musyawarah dengan pemerintah. Perilaku yang ditunjukan oleh informan merupakan sebagai bentuk perlawanan dari pengoprasian bus Trans Sidoarjo. Kata kunci. Resistensi, ruang public, sopir angkot, Trans Sidoarjo   Abstract   Research background by the operator of the type of public service in the new mass transportation is bus rapid transit Sidoarjo Sidoarjo Trans with new transportation modes raises new polemic, especially for public transport drivers affected by the operator of the trans Sidoarjo. , The impact occurred seizure of public transport passengers between such lyn / jsp the same route trayeknya with Trans Sidoarjo, rated much harm to public transportation drivers to pass acts of rejection or doing resistance undertaken by public transportation drivers. This phenomenon is the first in Sidoarjo. The purpose of this study is to describe a form of resistance transportation drivers lyn / jsp in Sidoarjo against the bus operator of Trans Sidoarjo and to describe the forms of resistance transportation drivers lyn / jsp against the bus operator of Trans Sidoarjo. This study used a qualitative method by using a case study approach. The data collection techniques in this study using the technique of interviews and observations to public transportation driver lyn / jsp. This research was conducted at the bus station which is the prohibition of the central bus station in Sidoarjo. subjects in this study is a public transportation driver lyn / jsp. The results obtained from this study in this research is that public transportation drivers lyn / jsp action rejection, resistance (resistance) to the operator of the bus Trans Sidoarjo with forms, demonstration, strike en masse, ngetem front of the bus stop Trans Sidoarjo, communication whispers with driver other public transport to make critical rational communication aims, as well as consultation with the government. Behavior shown by the informant is a form of resistance from the operator of the bus Trans Sidoarjo. Keywords. Resistance, public space, public transportation drivers, Trans Sidoarjo 
STUDI FENOMENOLOGI MOTIF MELAKUKAN JUDI TOGEL DI SURABAYA HAFIFA, NIKMATUL
Paradigma Vol 5, No 1 (2017): Vol 5 Nomer 1 (2017)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERGESERAN GAYA HIDUP MASYARAKAT SUB URBAN AREA DI KOTA MOJOKERTO SETYO SUKIRNO, FIRLA
Paradigma Vol 5, No 1 (2017): Vol 5 Nomer 1 (2017)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RESISTENSI MASYARAKAT KELURAHAN GUNUNG ANYAR KECAMATAN GUNUNG ANYAR SURABAYA TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN APARTEMEN DAN MALL RIZKY KOMORINA, SAVONDA
Paradigma Vol 5, No 1 (2017): Vol 5 Nomer 1 (2017)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini tentang rencana pembangunan apartemen dan mall di wilayah Gunung Anyar Surabaya, tetapi masyarakat Gunung Anyar yang terkena dampak dari rencana pembangunan tersebut tidak setuju dikarenakan pembangunan tersebut dinilai lebih banyak merugikan warga. Penelitian ini mencoba untuk mengkaji lebih dalam dan menganalisis mengenai bentuk-bentuk resistensi masyarakat Gunung Anyar tentang rencana pembangunan apartemen dan mall.             Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskripstif. Dengan tipe penelitian deskriptif ini peneliti akan menjelaskan fenomena secara rinci dengan kata-kata tertulis berdasarkan informasi yang telah didapatkan dari subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan melakukan wawancara secara in dept interview dengan subyek yang telah dipilih secara purposive yaitu pemilihan informan dengan pertimbangan tertentu.             Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat Gunung Anyar telah melakukan berbagai tindakan resistensi. Menurut Scott resistensi dapat dibedakan menjadi dua yaitu resistensi terbuka dan terselubung. Tindakan resistensi secara terbuka yang dilakukan masyarakat antara lain melakukan demo, memasang spanduk dan pamflet, dan membuat surat pernyataan. Sedangkan tindakan resistensi terselubung yang dilakukan masyarakat antara lain membentuk forum komunikasi gunung anyar, dan adanya aktivitas rasan-rasan. Resistensi yang terjadi menimbulkan konflik yang berkepanjangan hingga saat ini belum ada penyelesaian dari masyarakat dengan pihak investor.   Kata Kunci : Pembangunan, Resistensi, Konflik Abstract This research talking about the apartment and mall development planing in Gunung Anyar Surabaya, which is focuses on their impacted resident who againts the development planing and suspected that the development causes more harm for resident. Therefore this research try to analyzing the diversity that came from Gunung Anyar resident’s resistancess about apartment and mall development planing. This type of research is descriptive. It is used to explain the detailed of phenomenon in narative ways based on information from informant. The techniques for collect data used observant also in-depth interview, wherein used purposive techniques for looking informant which is choosing with a certain consideration. The result from this research is the resident of Gunung Anyar already do many kinds of resistance acts. According to Scott, resistancess can be divide by two types. Open-Resistance and Covert-Resistance. The open-resistance that usually do by society are demonstration, put on banner and pamphlet, also writing statement letter. However, the covert-resistance that usually do by society are making communication forum for Gunung Anyar resident, and gossiping about the development planing. This resistance somehow bring out protracted conflicts yet doesn’t reach settlement from resident and investor until now.    Keywords: Development, Resistancess, Conflict
PRAKTIK KOMPETENSI SOSIAL GURU DI MTS AL-AMIN RAJUN PASONGSONGAN SUMENEP FAUZI,
Paradigma Vol 5, No 1 (2017): Vol 5 Nomer 1 (2017)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, keluarga , dan masyarakat. Realitas pendidikan saat ini masih saja dihinggapi oleh berbagai persoalan. Semisal kompetensi sosial yang dimiliki oleh seorang guru, dimana hal ini terkadang tidak  diperhatikan, guru oleh kebanyakan orang hanya dianggap orang yang berilmu dan dapat mengaktualisasikan ilmunya sesuai bidangnya tanpa harus memperhatikan apakah guru tersebut memiliki kompetensi sosial yang baik. Dalam kenyataan sering terjadi permasalahan-permasalahan dalam proses belajar mengajar yang kebanyakan hanya terletak pada tuntasnya materi yang disajikan, sedangkan dari segi pembinaan, memberi bimbingan, perhatian serta pengawasan terhadap siswa masih kurang sehingga kegiatan proses belajar mengajar tidak bejalan sebagaimana yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisis bentuk-bentuk praktik kompetensi sosial guru di MTs Al-Amin dan menganalisis peran ranah dan modal dalam membentuk habitus guru yang ada di MTs Al-Amin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif, dengan menjabarkan setiap informasi yang didapatkan secara observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Setelah data terkumpul, dilakukan analisis dengan mengkategorisasikan data dan simpulan. Hasil penelitian ini yaitu berupa perkumpulan yang diadakan setiap bulan dengan bentuk hatmil Qur-an yang sifatnya kontinyu, dan juga perkumpulan yang bersifat insidental (sewaktu-waktu), bentuk kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kesolidan para dewan guru. Modal yang dimiliki oleh guru dapat mendukung dalam  praktik kompetensi sosial mereka, dan menjadikan sekolah dan lingkungan masyarakat sebagai ranah yang mereka gunakan untuk melatih kompetensinya. Kata Kunci : Kompetensi Sosial, Guru, Praktik Sosial ABSTRACT Education is a responsibility between government, families, and communities. The reality of education today still had many various problems. Social competence possessed by a teacher, where it is sometimes not observed, most of the people just assume a teacher is the knowledgeable and can only teach the knowledge in accordance field without having to attention whether the teacher has a good social competence. In fact, many problems in learning process that only concern on the completely of the presented material, while in terme of coaching, provide guidance, attention and supervision of student is still less, so that learning process is not as expected. This research have purpose to see and analyze from of teacher social competency practice in MTs Al-Amin and analyze the role and capital that create teachers habitus in MTs Al-Amin, this study using qualitative-descriptive method, with explain any information from get in observation, interview and field note. After collecting data, we do analyzes with categorizes the data and take the result. The of this study that every months they had hatmil Qur-an gathering and sometimes insidental, this activity, do to maintain the solidity of the teachers. The role of the capital that teachers had, supporting their social competence practice and the community as a source of anything they want. Keywords : social competence, teacher, social practice.
PENYIMPANGAN SEKSUAL REMAJA DI LINGKUNGAN PROSTITUSI DI DESA MAOSPATI  KABUPATEN MAGETAN KALSUM, YAYUK
Paradigma Vol 5, No 1 (2017): Vol 5 Nomer 1 (2017)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Remaja adalah masa peralihan dari usia anak-anak menuju usia dewasa. Pada usia ini, remaja berada dalam potensi seksual yang aktif, dimana adanya dorongan yang tinggi dipengaruhi hormon yang membuat remaja tidak dapat menahan hasrat seksualnya yang berdampak dengan banyaknya penyimpangan seksual yang dilakukan remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami bentuk-bentuk, motif, serta dampak yang ditimbulkan akibat penyimpangan seksual remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian ini di Desa Maospati, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Informan penelitian ini lima (5) remaja warga Desa Maospati. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyimpangan seksual ditandai dengan kumpul kebo, gigolo, dan biseksual. Motif sebab ditunjukkan dengan sosialisasi yang salah, latar belakang keluarga, kemiskinan, serta seks bebas, dampak yang ditimbulkan ditunjukkan dengan hamil diluar nikah, bahan perbincangan masyarakat, serta dijauhi teman sebaya. Kata kunci:  Penyimpangan seksual, Motif sebab, Motif tujuan Abstract Teenage is the transition from the age of children towards adulthood. At an early age, teenagers are in active sexual potency, where high impetus influenced hormones that make teenagers can not resist his sexual desires which affects the sexual irregularities teenagers. The purpose of this research is to know and understand the forms, motifs, as well as the impact of its adolescent sexual perversion. This study uses a qualitative method. The research location in the Village Maospati, District Maospati, Magetan. The informants five (5) juvenile Maospati village residents. The data collection technique using the technique of in-depth interviews, data analysis using descriptive analysis. The results showed that the form of sexual deviation characterized by cohabiting, gigolo, and bisexual. Motif cause shown with the wrong socialization, family background, poverty, as well as free sex, the impact is shown by pregnant outside of marriage, public discussion materials, as well as shunned by their peers. Keywords : Sexual perversion, because Motif, Motif destination
ANALISIS FENOMENOLOGI TENTANG MOTIF-MOTIF SOSIAL PENGGIAT SENI JALANAN GRAFITI DI SURABAYA ZAINAL ARIFIN, MOCHAMMAD
Paradigma Vol 5, No 1 (2017): Vol 5 Nomer 1 (2017)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Di tengah-tengah usaha untuk memperoleh piala adipura, pada kenyataannya kondisi lingkungan tidak selalu bersih. Saat ini sering kita jumpai goresan cat dengan warna yang beraneka ragam pada tembok, jembatan layang, rolling door, pada tembok bangunan kosong maupun tembok bangunan yang berpenghuni di seluruh penjuru kota. Pada umumnya tembok yang kita jumpai berwarna polos, hanya terdiri dari satu warna, yang umumnya berwarna putih, abu-abu, atau coklat mudaSaat ini, tembok-tembok dengan warna demikian selalu dihiasi coretan atau gambar yang menghadirkan berbagai macam bentuk dan warna, terlbih lagi, jika tembok itu terletak di lokasi yang sering atau ramai dilewati oleh orang banyak. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif – motif para penggiat seni Grafiti Jalanan yang ada di Surabaya. Teknik pengumpulan dilakukan dengan cara observasi dan Indepth Interview subjek dalam penelitian ini adalah anggota seni jalanan yang membuat graffiti di Surabaya. Selanjutnya data dianalisis menggunakan fenomenologi Alferd Scuthz untuk menggali motif sebab dan motif tujuan. Selanjutnya hasil penelitian menunjukkan bahwa motif sebab dipengaruhi karena kondisi ekonomi, lingkungan Surabaya, permasalahan sosial Surabaya dan Aparatus Koersif. Sedangkan motif tujuan tersebut dilakukan denagn tujuan untuk menunjukkan bahwa seni grafiti merupakan seni perlawanan, seni sebagai estetika, seni sebagai soft power/ wacana, dan menunjukkan bahwa seni graffiti bukan merupakan seni anarkis.   Kata kunci: Fenomenologi, Graffiti, Jalanan     Abstract   In the midst of an effort to obtain trophies adipura, in fact the environment does not always clean. Nowadays we often encounter paint scratches with a wide range of colors on the walls, overpasses, rolling door, on a wall of empty buildings and walls of buildings are inhabited throughout the city. In general, the wall that we have encountered in a solid color, consists of only one color, which is mostly white, gray, or brown hues Currently, walls with color thus always decorated with graffiti or images that present a variety of shapes and colors, terlbih again, if the wall was located in a common location or crowded bypassed by the crowd. Therefore, this study aims to determine the motives - motives of the instigators of the Streets Graffiti art in Surabaya. Collection techniques by observation and indept Interview. subject in this study were members of street art that made graffiti in Surabaya. Furthermore, the data were analyzed using the phenomenological Alferd Scuthz to dig motive causes and motives of interest. Furthermore, the results showed that the motive cause is affected due to economic conditions, environmental Surabaya, Surabaya and social issues Coercive apparatus. While the motive is done denagn objectives aim to show that graffiti art is an art of resistance, as an aesthetic art, art as a soft power / discourse, and show that graffiti art is not an anarchist art.   Keywords: Phenomenology, Graffiti, Street
PRAKTIK SOSIAL SABUNG AYAM DI DESA BECIRONGENGOR KECAMATAN WONOAYU BASUKI, WIDODO
Paradigma Vol 5, No 1 (2017): Vol 5 Nomer 1 (2017)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Artikel ini membahas tentang praktik sosial sabung ayam di Desa Becirongengor Kecamatan Wonoayu. Tujuannya yaitu mengetahui bentuk praktik sosial sabung ayam di Desa Becirongengor. Teori yang digunakan yaitu “habitus” Pierre Bourdieu yang mengunakan metode kualitatif, metode kualitatif mendefinisikan penelitian kualitatif sebagai proses mencari pola-pola dan nilai. Pendekatan yang dipakai etnografi untuk belajar mendalami kehidupan masyarakat. Pemilihan subjek dilakukan secara purposive, Subjek penelitian yang dipilih berdasarkan beberapa pertimbangan yaitu memiliki dua aspek terpenting, yakni petarung sabung ayam dan pemilik tempat sabung ayam. Teknik pengumpulan data getting in agar lebih mendalam, kemudian melakukan wawancara dan dokumentasi. Analisis strukturalis genetis yang mengedepankan pada fokus teori Bourdie yaitu habitus melalui lingkungan dan keluarga,perbandingan  modal antara petarung sabung ayam kecil dan petarung sabung ayam besar, ranah perjudian, praktik persaingan antar kelompok yang menimbulkan kelas sosial ketika ayam yang bertarung kalah di tempat sabung ayam kalangan. Kata kunci : petarung kecil dan besar,sabung ayam, kelas sosial   ABSTRACT  Sidoharjo This article discusses about social practices of gambling fihhting cocks in the village of the District Becirongengor Wonoayu. The purpose of this article is to know how the form of social practice cockhfights gambling in the Becirongengor village. Tjhe theory used is the “habitus” Pierre Bourdieu who use qualitative methods define qualitative research as a process looking for pattern and values. The approach used etnography to learn and explore the life of the community. Subject selection is purposive, subject of the study were selected based on several considerations which has two important aspects, the owner the cock and the owner of fighting cocks area. The data collection technique getting in to be more profound, then conduct interviews and documentation. Analysis structuralist genetic emphasis on the theorical focus Bourdieu namely habitus through neighborhood and family, a comparation of capital between fighthers cockfight small and fighter cockfights large,the realm of gambling,the practice of inter-agency rivalry which give rise to social classes when the chickens are fighting losing in a cockfighting kalangan. Keywords : small dan big fighter,cock fight gambling, social class.