cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Avatara
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
E-Journal AVATARA terbit sebanyak tiga kali dalam satu tahun, dengan menyesuaikan jadwal Yudisium Universitas Negeri Surabaya. E-Jounal AVATARA diprioritaskan untuk mengunggah karya ilmiah Mahasiswa sebagai syarat mengikuti Yudisium. Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UNESA
Arjuna Subject : -
Articles 456 Documents
HARMONISASI%2520KEHIDUPAN%2520ANTAR%2520UMAT%2520ISLURA%2520MANDHARA%2520GIRI%2520SEMERU%2520AGUNG%2520PADA%2520TAHUN%25201990%2520-%25202018 ROHMANIYAH, NURUL; , WISNU
Avatara Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pura Mandhara Giri Semeru Agung merupakan pura kahyangan jagat Bali yang terletak di Jalan Serma Dohir Sumberagung Senduro. Pura Mandhara Giri Semeru Agung dibangun ditengah-tengah Masyarakat Senduro yang mayoritas beragama islam. Berdasarkan latar belakang tersebut menimbulkan tiga rumusan masalah yaitu (1). Apa yang melatar belakangi terbentuknya harmonisasi sosial antar Umat Islam dan Umat Hindhu di Lingkungan Pura Mandhara Giri Semeru Agung pada tahun 1990-2018? (2). Bagaimana proses mewujudkan harmonisasi kehidupan antar Umat Islam dan Umat Hindhu di Lingkungan Mandhara Giri Semeru Agung pada tahun 1990-2018? (3). Bagaimana pengaruh harmonisasi sosial dalam bidang sosial, agama dan ekonomi di Lingkungan Pura Mandhara Giri Semeru Agung pada tahun 1990-2018?. Penelitian ini menggunakan teori penelitian lapangan field research dan penelitian kepustakaan yang bersifat kualitatif. Dengan menggunakan metode sejarah diharapkan dapat membantu dan mempermudah jalannya suatu proses penelitian. Metode sejarah (historical approach) memiliki empat tahapan proses penelitian yaitu heuristic, kritik, interpretasi dan historiografi.Proses mewujudkan keharmonisan Umat Islam dan Umat Hindu di Lingkungan Pura Mandhara Giri Semeru Agung yaitu tercermin pda kegiatan tradisi kematian, Umat Hindu bagi-bagi takjil di Bulan Ramadhan, Umat Hindu membantu menyembelih hewan kurban, Umat Islam dan arak-arakan ogoh-ogoh dan Wakil Bupati Lumajang mengikuti Upacara Tabur Labuh Gentuh.Hasil penelitian ini adalah kehidupan yang harmonis antar Umat Islam dan Umat Hindu yang tercipta di Lingkungan Pura Mandhara Giri Semeru Agung, sehingga memberikan pengaruh terhadap kehidupan masyarakat Lingkungan Pura Mandhara Giri Semeru Agung yaitu bidang sosial, budaya dan ekonomi.Kata Kunci: Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Harmonisasi.
HARMONISASI%2520KEHIDUPAN%2520ANTAR%2520UMAT%2520ISLURA%2520MANDHARA%2520GIRI%2520SEMERU%2520AGUNG%2520PADA%2520TAHUN%25201990%2520-%25202018 ROHMANIYAH, NURUL; , WISNU
Avatara Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pura Mandhara Giri Semeru Agung merupakan pura kahyangan jagat Bali yang terletak di Jalan Serma Dohir Sumberagung Senduro. Pura Mandhara Giri Semeru Agung dibangun ditengah-tengah Masyarakat Senduro yang mayoritas beragama islam. Berdasarkan latar belakang tersebut menimbulkan tiga rumusan masalah yaitu (1). Apa yang melatar belakangi terbentuknya harmonisasi sosial antar Umat Islam dan Umat Hindhu di Lingkungan Pura Mandhara Giri Semeru Agung pada tahun 1990-2018? (2). Bagaimana proses mewujudkan harmonisasi kehidupan antar Umat Islam dan Umat Hindhu di Lingkungan Mandhara Giri Semeru Agung pada tahun 1990-2018? (3). Bagaimana pengaruh harmonisasi sosial dalam bidang sosial, agama dan ekonomi di Lingkungan Pura Mandhara Giri Semeru Agung pada tahun 1990-2018?. Penelitian ini menggunakan teori penelitian lapangan field research dan penelitian kepustakaan yang bersifat kualitatif. Dengan menggunakan metode sejarah diharapkan dapat membantu dan mempermudah jalannya suatu proses penelitian. Metode sejarah (historical approach) memiliki empat tahapan proses penelitian yaitu heuristic, kritik, interpretasi dan historiografi.Proses mewujudkan keharmonisan Umat Islam dan Umat Hindu di Lingkungan Pura Mandhara Giri Semeru Agung yaitu tercermin pda kegiatan tradisi kematian, Umat Hindu bagi-bagi takjil di Bulan Ramadhan, Umat Hindu membantu menyembelih hewan kurban, Umat Islam dan arak-arakan ogoh-ogoh dan Wakil Bupati Lumajang mengikuti Upacara Tabur Labuh Gentuh.Hasil penelitian ini adalah kehidupan yang harmonis antar Umat Islam dan Umat Hindu yang tercipta di Lingkungan Pura Mandhara Giri Semeru Agung, sehingga memberikan pengaruh terhadap kehidupan masyarakat Lingkungan Pura Mandhara Giri Semeru Agung yaitu bidang sosial, budaya dan ekonomi.Kata Kunci: Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Harmonisasi.
SUTAN SJAHRIR, SOSIALISME, DAN PERJUANGAN KEMERDEKAAN INDONESIA TAHUN 1927-1962 SETIAWAN, HANIF; , SUMARNO
Avatara Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sutan Sjahrir merupakan salah satu tokoh pemegang peranan penting dalam proses berdirinya Republik Indonesia. Sebagai Perdana Menteri pertama RI, Sjahrir lah yang pertama kali menegakkan politik Luar Negeri yang Bebas dan Aktif.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan riwayat hidup Sutan Sjahrir serta menganalisa pemikiran Sjahrir terutama mengenai Sosialisme Kerakyatan. Maka dirumuskanlah permasalahan sebagai berikut, pertama mengenai latar belakang, riwayat hidup dan pemikiran sosialisme kerakyatan Sutan Sjahrir. Kedua, perjuangan Sutan Sjahrir dalam memerdekakan Indonesia. Ketiga, perjuangan serta kegiatan Sjahrir setelah tidak menjabat dalam pemerintahan. Ada pun tahapan yang digunakan dalam merekonstruksi sejarah ini, yaitu heuristik, kritik, interprestasi, dan historiografi.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Sutan Sjahrir adalah seorang negarawan yang segala tindakan, strategi, dan juga pengetahuannya adalah untuk kemajuan serta kemerdekaan rakyat Indonesia dalam jangka panjang. Ia memiliki cara pandang yang melampaui zamannya pada masa itu. Ketika nasionalisme menjadi pegangan garis perjuangan, Sjahrir menekankan bahwa tanpa demokrasi, nasionalisme bisa bersekutu dengan feodalisme. Menurutnya, humanisme jauh lebih penting dari segala-galanya, karena jika tanpanya, maka yang terjadi hanyalah sebatas memerdekakan dan mensejahterakan diri sendiri.Kata Kunci : Sjahrir, Sosialisme, Kemerdekaan
SUTAN SJAHRIR, SOSIALISME, DAN PERJUANGAN KEMERDEKAAN INDONESIA TAHUN 1927-1962 SETIAWAN, HANIF; , SUMARNO
Avatara Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sutan Sjahrir merupakan salah satu tokoh pemegang peranan penting dalam proses berdirinya Republik Indonesia. Sebagai Perdana Menteri pertama RI, Sjahrir lah yang pertama kali menegakkan politik Luar Negeri yang Bebas dan Aktif.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan riwayat hidup Sutan Sjahrir serta menganalisa pemikiran Sjahrir terutama mengenai Sosialisme Kerakyatan. Maka dirumuskanlah permasalahan sebagai berikut, pertama mengenai latar belakang, riwayat hidup dan pemikiran sosialisme kerakyatan Sutan Sjahrir. Kedua, perjuangan Sutan Sjahrir dalam memerdekakan Indonesia. Ketiga, perjuangan serta kegiatan Sjahrir setelah tidak menjabat dalam pemerintahan. Ada pun tahapan yang digunakan dalam merekonstruksi sejarah ini, yaitu heuristik, kritik, interprestasi, dan historiografi.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Sutan Sjahrir adalah seorang negarawan yang segala tindakan, strategi, dan juga pengetahuannya adalah untuk kemajuan serta kemerdekaan rakyat Indonesia dalam jangka panjang. Ia memiliki cara pandang yang melampaui zamannya pada masa itu. Ketika nasionalisme menjadi pegangan garis perjuangan, Sjahrir menekankan bahwa tanpa demokrasi, nasionalisme bisa bersekutu dengan feodalisme. Menurutnya, humanisme jauh lebih penting dari segala-galanya, karena jika tanpanya, maka yang terjadi hanyalah sebatas memerdekakan dan mensejahterakan diri sendiri.Kata Kunci : Sjahrir, Sosialisme, Kemerdekaan
SUTAN SJAHRIR, SOSIALISME, DAN PERJUANGAN KEMERDEKAAN INDONESIA TAHUN 1927-1962 SETIAWAN, HANIF; , SUMARNO
Avatara Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sutan Sjahrir merupakan salah satu tokoh pemegang peranan penting dalam proses berdirinya Republik Indonesia. Sebagai Perdana Menteri pertama RI, Sjahrir lah yang pertama kali menegakkan politik Luar Negeri yang Bebas dan Aktif.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan riwayat hidup Sutan Sjahrir serta menganalisa pemikiran Sjahrir terutama mengenai Sosialisme Kerakyatan. Maka dirumuskanlah permasalahan sebagai berikut, pertama mengenai latar belakang, riwayat hidup dan pemikiran sosialisme kerakyatan Sutan Sjahrir. Kedua, perjuangan Sutan Sjahrir dalam memerdekakan Indonesia. Ketiga, perjuangan serta kegiatan Sjahrir setelah tidak menjabat dalam pemerintahan. Ada pun tahapan yang digunakan dalam merekonstruksi sejarah ini, yaitu heuristik, kritik, interprestasi, dan historiografi.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Sutan Sjahrir adalah seorang negarawan yang segala tindakan, strategi, dan juga pengetahuannya adalah untuk kemajuan serta kemerdekaan rakyat Indonesia dalam jangka panjang. Ia memiliki cara pandang yang melampaui zamannya pada masa itu. Ketika nasionalisme menjadi pegangan garis perjuangan, Sjahrir menekankan bahwa tanpa demokrasi, nasionalisme bisa bersekutu dengan feodalisme. Menurutnya, humanisme jauh lebih penting dari segala-galanya, karena jika tanpanya, maka yang terjadi hanyalah sebatas memerdekakan dan mensejahterakan diri sendiri.Kata Kunci : Sjahrir, Sosialisme, Kemerdekaan
SUTAN SJAHRIR, SOSIALISME, DAN PERJUANGAN KEMERDEKAAN INDONESIA TAHUN 1927-1962 SETIAWAN, HANIF; , SUMARNO
Avatara Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sutan Sjahrir merupakan salah satu tokoh pemegang peranan penting dalam proses berdirinya Republik Indonesia. Sebagai Perdana Menteri pertama RI, Sjahrir lah yang pertama kali menegakkan politik Luar Negeri yang Bebas dan Aktif.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan riwayat hidup Sutan Sjahrir serta menganalisa pemikiran Sjahrir terutama mengenai Sosialisme Kerakyatan. Maka dirumuskanlah permasalahan sebagai berikut, pertama mengenai latar belakang, riwayat hidup dan pemikiran sosialisme kerakyatan Sutan Sjahrir. Kedua, perjuangan Sutan Sjahrir dalam memerdekakan Indonesia. Ketiga, perjuangan serta kegiatan Sjahrir setelah tidak menjabat dalam pemerintahan. Ada pun tahapan yang digunakan dalam merekonstruksi sejarah ini, yaitu heuristik, kritik, interprestasi, dan historiografi.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Sutan Sjahrir adalah seorang negarawan yang segala tindakan, strategi, dan juga pengetahuannya adalah untuk kemajuan serta kemerdekaan rakyat Indonesia dalam jangka panjang. Ia memiliki cara pandang yang melampaui zamannya pada masa itu. Ketika nasionalisme menjadi pegangan garis perjuangan, Sjahrir menekankan bahwa tanpa demokrasi, nasionalisme bisa bersekutu dengan feodalisme. Menurutnya, humanisme jauh lebih penting dari segala-galanya, karena jika tanpanya, maka yang terjadi hanyalah sebatas memerdekakan dan mensejahterakan diri sendiri.Kata Kunci : Sjahrir, Sosialisme, Kemerdekaan
EKSISTENSI INDUSTRI SOUVENIR KERIS DI DESA AENG TONG-TONG KECAMATAN SERONGGI KABUPATEN SUMENEP TAHUN 1970 – 1987 IVAN NUR YASIN, MOH.; , SUMARNO
Avatara Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri souvenir keris di Desa Aeng Tong-tong merupakan salah wujud perkembangan budaya yang muncul untuk mengatasi pergeseran fungsi dan makna keberadaan keris di masyarakat. Terdapat 2 penyebab dari masalah ini yang pertama adalah masuknya budaya yang dibawa bangsa asing dan kedua ketidakpedulian pemerintah yang mengikuti perkembangan modernisasi penelitian ini menjadi penting karena menghadirkan informasi sebagai bentuk solusi untuk mempertahankan keberadaan budaya keris dan mengetahui dampak yang akan ditimbulkan. Pada penelitian ini terdapat 3 rumusan masalah yang pertama mengenai latar belakang industri souvenir keris, kedua Perkembangan industri souvenir keris dan ketiga eksisnya kerajinan souvenir keris. Penelitian ini bertujuan untuk menghadirkan fakta yang sesuai guna mendapatkan solusi yang tepat menggunakan 4 metode yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Industri souvenir keris dimulai pada tahun 1970-1971 oleh Mpu Murka? dan pengrajin lainnya berhasil memajukan keberadaan industri souvenir keris, tahun pada tahun 1973-1976 terjadi revitalisasi. tahun 1977 datang pemerhati keris nasional bernama Bambang Hasrinuksmo souvenir keris, pada tahun 1983-1987 Desa Aeng Tong-tong ditinggalkan Bambang Hasrinuksmo perkembangan dilanjutkan oleh Jaknal dan Hosni.Kata Kunci: industri, budaya, souvenir dan keris.
PEDAGANG BUAH MADURA DI GRESIK TAHUN 1974-1990 ARJANGGI, SUTIONO
Avatara Vol 4, No 1 (2016): Vol 4 Nomer 1 (Maret 2016)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu suku di Nusantara yang dikenal suka melakukan migrasi ke daerah lain adalah suku Madura. Di sepanjang masa telah terjadi migrasi dalam jumlah besar baik untuk waktu yang panjang maupun singkat ke Jawa atau pulau-pulau lain di Nusantara. Migrasi ini dilakukan untuk memperbaiki kehidupan ekonomi mereka yang kurang baik di Madura. Pada akhirnya Gresik menjadi tujuan orang-orang Madura untuk migrasi. Kota Gresik merupakan kota pelabuhan dan tumbuh menjadi kota dagang yang selanjutnya menjadi kota industri yang pesat diawali dengan berdirinya Semen Gresik pada tahun 1953. Gresik juga pernah menjadi ibu kota dari Surabaya pada tahun 1974. Masyarakat Madura yang migrasi ke Gresik, kebanyakan berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi di sektor informal, salah satunya adalah menjadi pedagang buah di pasar. Kata kunci: Madura, Gresik, Migrasi, Pedagang Buah
PERKEMBANGAN GRUP MUSIK “DARA PUSPITA” TAHUN 1965-1972 ASMARA SUBIYANTOROH, PREVA
Avatara Vol 4, No 1 (2016): Vol 4 Nomer 1 (Maret 2016)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dara Puspita merupakan grup band musik tahun 1960-an yang keseluruhan anggotanya perempuan. Dara Puspita hadir dengan genre musik pop dan instrumen-instrumen latin. Seiring dengan semakin berkembangnya musik di Indonesia mendorong Dara Puspita hadir dengan genre musik hard rock. Perjalanan karir Dara Puspita berawal dari grup musik sekolah ?Nirma Puspita? dengan sering mengikuti perlombaan musik antar sekolah. April 1964, grup ini bertemu dengan Koes Bersaudara yang show di Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya. Anggota dan Teknisi Koes Bersaudara menyarankan grup ini untuk hijrah ke Jakarta jika ingin sukses berkarir dalam dunia musik. Nama Dara Puspita mulai dikenal tahun 1965 saat tour show ke Bangkok. Dara Puspita merupakan grup band perempuan yang memiliki skill cukup baik dalam bermain alat musik, sehingga diikutkan tour showkeliling Eropa yang dipromotori oleh Mr. Wilhelm Butz mendorong Dara Puspita dikenal baik di Indonesia dan Luar Negeri. Penelitian ini membahas (1) Apa latar belakang Dara Puspita bergenre rock? dan (2) Bagaimana perkembangan karir bermusik Dara Puspita tahun 1965-1972?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan tahapan (1)pengumpulan sumber-sumber berupa artikel, majalah, koran, buku penunjang yang berhubungan dengan Dara Puspitadan grup band rock tahun 1965-1972; (2)melakukan kritik terhadap sumber artikel, majalah, koran, buku penunjang yang berhubungan dengan Dara Puspitadan grup band rock tahun 1965-1972; (3)proses interpretasi hubungan antar fakta yang diperoleh dan (4) historiografi sebagai bagian akhir hasil penulisan yang sesuai dengan tema yang dipilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dara Puspita merupakan band perempuan asal Surabaya yang mencoba peruntungan karir bermusiknya di Jakarta sejak tahun 1965. Dara Puspita memiliki ciri khas aksi panggung yang kompak dengan kostumnya yang seragam.Permainan alat musik Dara Puspita dengan genre rock sangat totalitas dan cukup baik untuk permainan musik perempuan.Musik rock menjadi genre musik Dara Puspita karena anggota Dara Puspita terinspirasi dengan musik The Beatles. Perkembangan karir Dara Puspita tahun 1965 diawali dengan show Dara Puspita di Bangkok menggantikan show Koes Bersaudara. Tahun 1966 seorang promotor musik asal Makasar membuat show khusus Dara Puspita di Istora saat hari Kartini. Tahun 1968 Dara Puspita tour showkeliling Eropa yang dipromotori oleh Mr. Wilhelm Butz. Sepulang dari Eropa tahun 1972 Dara Puspita pulang ke Indonesia dan mengadakan tour show keliling Indonesia yang dipromotori oleh C.V. Rovina dan Majalah Aktuil Bandung, dalam showterakhir Dara Puspita di Makasar secara resmi band Dara Puspita dibubarkan. Kata Kunci: Musik, Dara Puspita, Perkembangan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MODEL GAME WARS UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA SMP KELAS VII F PADA MATERI KEHIDUPAN MASYARAKAT INDONESIA MASA HINDU-BUDHA LAKSMI SISKARANI, DYTA
Avatara Vol 4, No 1 (2016): Vol 4 Nomer 1 (Maret 2016)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib ditempuh oleh siswa SMP dan MTs. Pembelajaran IPS disusun secara terpadu, memiliki tujuan agar peserta didik dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas dan mendalam pada bidang ilmu yang berkaitan. Oleh sebab itu, pembelajaran IPS dtingkat SMP dan MTs di Indonesia seharusnya menerapkan pembelajaran IPS secara terpadu. Namun ada beberapa kendala yang menyebabkan pembelajaran IPS terpadu berjalan kurang baik. Sehingga masih banyak sekolah yang menerapkan pembelajaran IPS terpadu secara terpisah-pisah tanpa ada keterpaduannya. Beberapa faktor penyebab pelaksanaan IPS terpadu yang terpisah-pisah tersebut, antara lain: 1. Kurikulum IPS Terpadu belum menggambarkan satu kesatuan yang terintegrasi; melainkan masih terpisah-pisah antar bidang ilmu-ilmu sosial; 2. Latar belakang pendidikan guru merupakan guru dengan disiplin ilmu yang berbeda, belum ada guru yang mempunyai latar belakang sebagai guru IPS Terpadu; dan 3. Kurangnya sosialisasi mengenai pembelajaran IPS Terpadu. Rumusan masalah yang digunakan adalah (1) Bagaimana kelayakan media Game Wars sebagai media pembelajaran IPS; (2) Bagaimana minat siswa setelah medida Game Wars digunakan dalam pembelajaran IPS?. Metode pengembangan media kartu Game Wars mengikuti tahapan pengembangan sebagai berikut, (1) Pendefinisian, (2) Perancangan, (3) Pengembangan. Alat pengumpulan data dalam pengembangan media, yaitu angket. Subjek ujicobanya terdiri dari ahli media, guru IPS dan siswa. Instrumen observasi diuji cobakan pada ahli media dan guru. Instrumen angket diuji cobakan pada siswa. Melakukan wawancara pada 2 orang siswa setelah melakukan uji coba media Game Wars. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu Game Wars secara keseluruhan mendapatkan penilaian 100% dari validasi guru IPS dan nilai 97.4% dari respon siswa pada keseluruhan aspeknya. Selama proses uji coba, media ini juga terbukti dapat meningkatkan minat, pemahaman, dan antusiasme siswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil persentase dan respon siswa selama uji coba berlangsung, dapat di simpulkan bahwa media kartu Game Wars yang dikembangkan telah layak digunakan sebagai media pembelajaran IPS pada materi Kehidupan Masyarakat Indonesia Masa Hindu-Budha. Kata kunci: Media pembelajaran kartu Game Wars, Pembelajaran IPS.

Page 3 of 46 | Total Record : 456