cover
Contact Name
Muji Sri Prastiwi
Contact Email
mujiprastiwi@unesa.ac.id
Phone
+6281803190335
Journal Mail Official
bioedu@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi, FMIPA, Unesa. Gedung C3, Lt. 2. Kampus Unesa, Ketintang, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu)
ISSN : -     EISSN : 26859289     DOI : -
BioEdu merupakan Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Biologi yang diterbitkan oleh Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. BioEdu terbit tiga kali dalam setahun. BioEdu memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang kependidikan Biologi yang ditulis oleh para penulis dan peneliti dari Program Studi S1 Pendidikan Biologi
Articles 50 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 3 (2021)" : 50 Documents clear
Validity of Ecology Misconception Test Instrument using Three-Tier Test Method for 10Th-Grade High School Students Muhammad Izhar Mahendra Surya Nugraha; Herlina Fitrihidajati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p627-634

Abstract

Biology is a science built on various concepts, one of them is the concept of ecology. The difference in conceptual understanding from what has been agreed by experts is described as a misconception that can impact decision making including students’ learning outcomes. It is crucial to identify the existing misconception in ecological material to avoid sustainable misconception during studying ecological material, because misconception can impact students’ learning outcomes during learning. This study aims to produce a valid ecology misconception test instrument for 10th-grade high school students. This research is development research conducted using 4D research design consisting of 4 stages, namely define, design, develop, and disseminate. This ecology misconception test instrument was developed using three-tier test method on ecology material to map students’ conceptual understanding of ecological material. The parameter used is the instrument test validity, including the content, construction, and language aspects determined by calculating the percentage of profit validity for each item according to the aspects tested. The validation process of this misconception test instrument was reviewed by 3 validators consisting of ecologists, assessment experts, and high school biology teachers. Validation is done by assessing each item on the suitability of the aspects being assessed, and the data was carried out in a descriptive quantitatively by calculating the percentage of instrument validity. Based on the results of the study, it is known that the ecology misconception instrument test with a three-tier test method developed was valid in the aspect of the material is 98,40%, construction is 94,58%, and language is 99,50% and the average result after analyzing for each question item is 98,95%. Keywords: misconception, ecology, instrument, validity.
Pengembangan e-LKPD Berorientasi Learning Cycle 7E pada Sub-Materi Perkecambahan Biji untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Diana Eka Pratiwi; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p541-553

Abstract

Model pembelajaran Learning Cycle 7E merupakan kumpulan dari rangkaian tahapan-tahapan kegiatan belajar yaitu Elicit, Engagement, Exploration, Elaboration, Evaluation, dan Extend. Setiap tahapan dari Learning Cycle 7E bertujuan untuk memecahkan suatu masalah dengan cara mengamati, menginterpretasi, mengklasifikasi, memprediksi, melakukan percobaan, menerapkan konsep, dan menerapkan pertanyaan lanjutan yang dapat membentuk keterampilan proses sains. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan e-LKPD berorientasi Learning Cycle 7E pada sub-materi perkecambahan biji untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas XII SMA yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan guna menunjang proses pembelajaran di sekolah. e-LKPD yang dikembangkan menggunakan desain penelitian model 4-D (Define, Design, Develop, dan Desseminate) tanpa tahap Desseminate. Penelitian pengembangan ini dilakukan secara terbatas dengan 20 peserta didik pada kelas XII IPA 2 SMA Negeri 1 Tarik Sidoarjo. Kriteria penelitian ini meliputi validitas dilihat dari hasil validasi para ahli, kepraktisan yang dilihat dari aktivitas peserta didik, dan keefektifan yang dilihat dari hasil belajar, keterampilan proses sains, dan respon siswa. Analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan validitas e-LKPD yang dikembangkan sebesar 97,49 dengan kategori sangat layak. Kepraktisan e-LKPD berdasarkan observasi aktivitas peserta didik mendapatkan hasil sebesar 80,08% untuk e-LKPD 1 dengan kategori praktis dan 97,08% untuk e-LKPD 2 dengan kategori sangat praktis. Keefektifan yang dilihat dari hasil belajar peserta didik mencapai peningkatan sebesar 90% dengan rata-rata skor 100%. Keterampilan proses sains siswa mencapai 91%, dan respon peserta didik mencapai 97,4% dengan kategori positif. Kata kunci : lembar kegiatan peserta didik elektronik (e-LKPD), learning cycle 7E, keterampilan proses sains, perkecambahan biji.
The Validity and Readability of Ebook on Immune System to Upskill Students Scientific Literacy Anindita Rahadinar Kinanti; Raharjo Raharjo
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p647-654

Abstract

Science literacy is very closely related to the era of the Industrial Revolution 4.0 which demands graduates of quality, able to compete globally and master the development of technology-based on information literacy. The quality of teaching materials such as books needs to be improved and developed in line with advances in information and communication technology. One effort that can be done to develop learning resources in the form of printed books is to package them in the form of electronic books. The purpose of this research was to develop an electronic book on Immune system materials to upskill students’ scientific literacy. This research was constructed as a development study using the 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate) but in this research we didn’t include a Disseminate step. Development stage was held in Biology Department of FMIPA Universitas Negeri Surabaya which produced Immune System e-book. Then, the developed electronic book was being assessed by two validators based on its construction requirements, technical requirements, and didactic requirements which include the scientific literacy aspects. Meanwhile the readability assessed by Fry Graphs. This Immune System e-book have 4 features, wish that it will help the students understanding and upskill the students scientific literacy. The results of the e-book’s validity based on its construction requirements, technical requirements, and didactic requirements were 3.9, 4, and 3.75 respectively. These results are categorized as valid and the e-book can be used in class without any significant revision. The readability assessments showed that the passages are suited for 9th‑grade, 10th grade, and 13th grade students. Even though the results are all in a difficult reading category which suits for high school students, revision needed to be done so that the passage in the e-book will specifically suits for 11th grade students. Keywords: Scientific Literacy, Validity and Readability
Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik Berbasis Concept Attainment Model Subpokok Bahasan Filum Echinodermata untuk Melatihkan Pemahaman Konsep Siswa Zahrotul Laili Mahbubah; Sunu Kuntjoro; Ulfi Faizah
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p588-596

Abstract

Abstrak Pemahaman konsep adalah kemampuan dalam menguasai pengertian, memberikan interpretasi serta mengetahui sesuatu untuk dapat dilihat dari berbagai segi. Pemahaman konsep peserta didik dapat diajarkan melalui Concept Attainment Model (CAM). Model pembelajaran CAM dalam penerapannya dapat dibantu melalui sumber belajar Lembar Kegiatan Peserta Didik. Penelitian ini bertujuan menghasilkan LKPD berbasis CAM subpokok bahasan Filum Echinodermata untuk melatihkan pemahaman konsep peserta didik yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan. LKPD tersebut menggunakan desain penelitian model 4-D yang terdiri atas tahap Define, Design, Develop, dan Dessiminate, namun tahap akhir tidak dilakukan. Uji coba dilakukan pada 16 peserta didik kelas XI MIA 3 SMA Negeri 1 Ngimbang. Berdasarkan hasil validasi para ahli terhadap kelayakan isi, bahasa, penyajian serta karakteristik CAM menunjukkan bahwa LKPD dikatakan sangat valid dengan skor sebesar 3.86%. Hasil pengamatan aktivitas peserta didik dikatakan sangat praktis dengan skor sebesar 86.72%. Berdasarkan respons peserta didik memperoleh skor rata-rata 96.50% dengan kategori sangat efektif. Selain itu, Keefektifan LKPD berdasarkan hasil belajar yang ditinjau dari nilai pre-test dan post-test mendapatkan skor dengan kategori tinggi. Tes pemahaman konsep peserta didik mendapatkan skor rata-rata pada saat pre-test adalah 48.6% dan skor rata-rata post-test adalah 82.7%. Kata kunci : Concept Attainment Model, Pengembangan, Echinodermata
Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) Berbasis Guided Inquiry pada Materi Perubahan Lingkungan untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA Putri Nur Ikhwani; Sunu Kuntjoro
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p597-604

Abstract

Berpikir kritis adalah salah satu tuntutan pembelajaran dari beberapa keterampilan pada abad 21. Model pembelajaran dan materi yang cocok untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis adalah guided inquiry dan materi perubahan lingkungan. Materi perubahan lingkungan tidak cukup di ajarkan secara teoritif saja melainkan perlu melakukan pembelajaran secara aplikatif dengan praktikum untuk itu dibutuhkan LKPD sebagai panduan dalam proses pembelajaran. Dalam menyambut digitalisasi bahan ajar di era industri 4.0 ini perlu dilakukan perubahan dari LKPD biasa menjadi bentuk elektronik atau E-LKPD. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKPD guided inquiry pada materi perubahan lingkungan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa yang layak secara teoritis dan empiris. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Diseminate), tanpa tahap diseminate. Kelayakan secara teoritis diperoleh dari hasil validasi ahli (yaitu ahli pendidikan dan ahli materi) dan guru biologi SMA ditinjau dari komponen isi, penyajian, dan kebahasaan. Kelayakan secara empiris didapatkan dari tiga respon guru sebagai praktisi dari instansi yang berbeda. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data menggunakan metode validasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD dinyatakan layak secara teoritis dengan skor validitas sebesar 3.69 dengan interpretasi sangat valid dan dinyatakan layak secara empiris dengan respon positif guru sebesar 97% dengan interpretasi sangat layak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa E-LKPD guided inquiry pada materi perubahan lingkungan untuk melatihkan ketrampilan berpikir kritis siswa dinyatakan layak secara teoritis dan empiris untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: E-LKPD, guided inquiry, keterampilan berpikir kritis, perubahan lingkungan
Pengembangan Permainan Ular Tangga pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas XII SMA Fareza Vismala Bahari; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p617-626

Abstract

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Kurikulum 13 menyatakan bahwa pendidikan mengalami perkembangan seiring dengan berkembangnya kualitas peserta didik. Salah satu tuntutan keterampilan berpikir kritis juga perlu sumber belajar atau media pembelajaran yang sesuai. Salah satu media pembelajaran yang sesuai adalah permainan edukatif berupa permainan ular tangga pada materi pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menghasilkan permainan ular tangga yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini dilakukan menggunakan model pengembangan 4D (Define, design, develop, tanpa disseminate). Validitas permainan ular tangga diperoleh dari validasi dua dosen ahli dan guru biologi. Kepraktisan permainan uar tangga ditinjau dari hasil angket aktivitas peserta didik oleh observer atau peneliti. Keefektifan ditinjau dari sepuluh angket respon peserta didik. Teknik analisis data dengan cara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan ular tangga dinyatakan sangat layak dalam aspek validitas yang meliputi validasi kartu pertanyaan dengan presentase skor sebesar 97,6%, validasi panduan permainan yang mendapat presentase skor sebesar 93,3%, validasi soal mendapat presentase skor 87,5%. Aspek kepraktisan berdasarkan hasil observasi mendapatkan presentase skor sebesar 97,9%, dan keefektivan berdasarkan angket respon peserta didik mendapatkan presentase skor sebesar 97,36%. Dengan demikian, permainan ular tangga pada materi pertumbuhan dan perkembangan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas XII SMA dapat dikatakan valid, praktis, dan efektif apabila digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: pertumbuhan dan perkembangan, keterampilan berpikir kritis, permainan ular tangga
Profile of 10th Grade High School Students Misconception on Virus Topic Based on Three-Tier Multiple Choice Diagnostic Test Listya Eka Ningtyas; Mahanani Tri Asri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p674-682

Abstract

Biology learning is closely tied to concepts. Misconceptions arise within learning of several fundamental biological principles. One of the biology topics frequently faces misconceptions is viruses. To recognize misconceptions in students, the three-tier multi-choice diagnostic test method is important to be used. This research was intended to explain the misconception of students, the percentage of student misconception and the source of virus topic misconception in high school. This research was a multi-stage qualitative descriptive research, including the preparation of a three-tier multi-choice diagnostic test instrument, the validation of instruments, conducting student observations, conducting interviews with the students, the analysis of data and the assessment of outcomes. This research was performed at 10 th grade High School with as many as 36 students receiving virus topic. Results showed that 5.43% of students encountered positive misconceptions, 6.88% students encountered negative misconceptions, 30.56% students encountered misconception. Total misconceptions showed that 42.87% of students encountered misconception of virus topic. The highest misconception was found in the concept of bacteriophage reproduction, which had the largest misconception of 49.07%. The lowest misconception was found in the concept of the role of viruses, which had the smallest misconception of 36.8%. The highest misconception was found in the indicator of Identifying the way the virus lives in the host cell, which had the largest misconception of 63.89%, while the lowest was 19.44% in the indicator of identifying the role of viruses that are beneficial to human life. The aspects that contributed to the misconception were inadequate books, restricted choice of learning approaches during the Covid-19 pandemic, and context errors faced by students. Keywords: profile, misconception, virus topic, three-tier diagnostic test.
Pengembangan LKPD Mollusca Berbasis Learning Cycle 7E untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Imanda Eprilia; Rinie Pratiwi Puspitawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p655-662

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model 4D (Define, Design, Develop dan Diseminate) untuk menghasilkan LKPD Mollusca berbasis Learning Cycle 7E untuk melatih keterampilan berpikir kritis. LKPD ini merupakan sumber belajar yang memuat kegiatan berdasarkan fase Learning Cycle 7E untuk melatih peserta didik dalam berpikir kritis secara mandiri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan LKPD Mollusca berbasis Learning Cycle 7E yang valid dan praktis untuk melatih keterampilan berpikir kritis. Validitas LKPD ditinjau dari aspek isi, penyajian, kebahasaan, kesesuaian dengan Learning Cycle 7E dan kesesuaian dengan indikator berpikir kritis. Kepraktisan LKPD ditinjau dari hasil respon guru Biologi SMA dan 10 peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Paciran. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD dinyatakan sangat valid dengan skor rata-rata kelayakan sebesar 3,52 yang meliputi aspek isi sebesar 3,49, aspek penyajian sebesar 3,53, aspek kebahasaan sebesar 3,58, aspek kesesuaian dengan Learning Cycle 7E sebesar 3,52 serta aspek kesesuaian dengan indikator berpikir kritis sebesar 3,48. LKPD juga dinyatakan sangat praktis dengan memperoleh rata-rata respon dari peserta didik sebesar 99,7% dan dari guru sebesar 100%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa LKPD Mollusca berbasis Learning Cycle 7E ini sangat valid dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran karena dapat melatih keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi Mollusca.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) Berbasis Inkuiri pada Submateri Fotosintesis untuk Meningkatkan Kemampuan Argumentasi Peserta Didik Adi Kus Rochman JK; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p663-673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKPD berbasis inkuiri pada submateri fotosintesis untuk meningkatkan kemampuan argumentasi peserta didik yang layak berdasarkan dari aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan siklus instruksional Fenrich. Model pengembangan siklus instruksional Fenrich meliputi analysis, planning, design, development, implementation, evaluation, dan revision. Metode pengambilan data dilakukan melalui proses validasi menggunakan lembar validasi E-LKPD oleh tiga validator yaitu dosen ahli pendidikan, dosen ahli materi, dan guru biologi SMA. Uji coba terbatas dilakukan di kelas 12 MIPA 3 SMAN 1 Tarik dengan jumlah 20 peserta didik. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor E-LKPD sebesar 3,83 dengan kategori sangat valid, kepraktisan E-LKPD didapatkan persentase sebesar 98% kategori sangat praktis, keefektifan E-LKPD didapatkan peningkatan kemampuan argumentasi dengan N-gain 0,69 kategori sedang dan respon peserta didik didapatkan persentase sebesar 94,8% kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan dinyatakan layak berdasarkan aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan.
Pengembangan E-Book berbasis STEM Materi Bakteri untuk Melatihkan Kemampuan Literasi Sains Evi Putri Marifatus Salafiyah; Fida Rachmadiarti
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p683-693

Abstract

Kurikulum 2013 menekankan pembelajaran yang menerapkan pendekatan saintifik yang mampu menyeimbangkan kompetensi pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Kemampuan literasi sains yang dimiliki peserta didik masih tergolong rendah, hal tersebut dapat dilatihkan melalui sumber belajar dan cara pengajaran yang tepat. Kemajuan teknologi dapat menyediakan buku ajar elektronik yaitu e-book dengan berbagai fitur yang dapat meningkatkan motivasi belajar, terlebih saat pandemi COVID-19 dengan menggunakan sistem PJJ (pembelajaran jarak jauh). Kemampuan literasi sains dapat dilatihkan melalui pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics). Pada pendekatan STEM terdapat langkah-langkah yang mencerminkan kompetensi literasi sains. Penelitian ini bertujuan menghasilkan E-book berbasis STEM materi bakteri untuk melatihkan kemampuan literasi sains dan menguraikan kelayakan teoritis dan empiris dari E-book yang dikembangkan. Pengembangan E-book dilakukan dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), tetapi tidak menggunakan tahapan disseminate. E-book diuji cobakan terbatas, yaitu pada peserta didik kelas X IPA di SMA Negeri 1 Waru yang berjumlah sepuluh orang. Kelayakan teoritis didapatkan dari hasil validasi dosen ahli materi dan guru biologi SMA dengan menggunakan instrumen validasi. Kelayakan empiris atau kepraktisan diperoleh dari hasil analisis respon peserta didik yang dilihat melalui angket respon peserta didik. Hasil yang diperoleh yaitu, pada kelayakan teoritis E-book mendapat skor validasi 89% yang menunjukkan sangat valid. Kelayakan empiris E-book mendapatkan skor 94,35% dengan kategori sangat praktis. Disimpulkan bahwa E-book yang dikembangkan telah layak secara teoritis dan empiris, dapat melatihkan kemampuan literasi sains bagi peserta didik.