cover
Contact Name
Muji Sri Prastiwi
Contact Email
mujiprastiwi@unesa.ac.id
Phone
+6281803190335
Journal Mail Official
bioedu@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi, FMIPA, Unesa. Gedung C3, Lt. 2. Kampus Unesa, Ketintang, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu)
ISSN : -     EISSN : 26859289     DOI : -
BioEdu merupakan Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Biologi yang diterbitkan oleh Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. BioEdu terbit tiga kali dalam setahun. BioEdu memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang kependidikan Biologi yang ditulis oleh para penulis dan peneliti dari Program Studi S1 Pendidikan Biologi
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 1 (2022)" : 25 Documents clear
Profil dan Validitas Instrumen Penilaian Autentik pada Materi Sel Risti Efrilia Yudiandani; Mahanani Tri Asri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n1.p1-9

Abstract

Penilaian autentik yaitu proses penilaian secara utuh yang dapat menilai kesiapan peserta didik, proses dan hasil belajar. Pembelajaran pada materi sel dapat lebih bermakna dengan menggunakan penilaian autentik karena penilaian autentik tidak hanya menilai pengetahuan tetapi juga menilai sikap dan keterampilan peserta didik. Namun, instrumen penilaian autentik sebagian besar belum dikembangkan dan diimplementasikan dibeberapa jenjang pendidikan. Kondisi tersebut bertentangan dengan tuntutan penilaian pada kurikulum 2013 yang menuntut semua aspek kompetensi peserta didik diukur dalam penilaian. Penelitian ini bertujuan menghasilkan instrumen penilaian autentik materi sel yang valid. Pengembangan instrumen penilaian autentik menggunakan model R&D dengan 6 tahapan yaitu melakukan pengamatan potensi dan masalah, mengumpulkan informasi untuk merancang instrumen penilaian, mendesain produk instrumen penilaian disesuaikan dengan tuntutan kurikulum 2013, validasi desain dengan cara validator memberikan saran terhadap instrumen penilaian yang telah dikembangkan, merevisi desain produk sesuai saran validator dan uji coba terbatas. Namun penelitian ini hanya sampai pada tahap revisi desain produk tanpa melakukan uji coba terbatas karena adanya pandemi covid-19. Kelayakan instrumen penilaian didapatkan dengan metode validasi oleh 3 validator. Instrumen penilaian autentik yang dihasilkan layak ditinjau dari aspek ranah isi sebesar 3,71, kontruksi sebesar 3,93 dan bahasa sebesar 3,83 sehingga rata-rata keseluruhan sebesar 3,82 dengan kategori sangat valid. Penelitian ini menghasilkan instrumen penilaian autentik materi sel masing-masing disertai petunjuk penggunaan meliputi penilaian diri sikap spritual, penilaian sikap sosial oleh guru, penilaian pengetahuan beserta kisi-kisi dan kunci jawaban, penilaian keterampilan proses dan kunci jawaban serta keterampilan kinerja laporan praktikum yang berguna untuk mengukur sikap, pengetahuan dan keterampilan peserta didik. Kata Kunci: instrumen, autentik, kurikulum 2013, sel.
Validitas Lembar Kegiatan Peserta Didik Berbasis Inkuiri untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains pada Materi Fungi Muchammad Shobachan Nur; Guntur Trimulyono
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n1.p10-20

Abstract

Pembelajaran pada kurikulum 2013 mengharapkan peserta didik mempunyai kemampuan untuk aktif saat proses pembelajaran dalam mencari, membangun dan menggunakan pengetahuannya. Keaktifan peserta didik dalam mencari dan menemukan konsep dapat dilatihkan dengan keterampilan proses sains yang bisa mengembangkan pengetahuan maupun konsep dengan ditunjang model pembelajaran inkuiri. Materi Fungi dalam pembelajaran diperlukan adanya pengamatan atau kegiatan praktikum sehingga objek yang dipelajari yaitu jamur dapat diamati secara langsung, kegiatan tersebut dapat didukung dengan model pembelajaran inkuiri sebab membutuhkan keterampilan proses sains untuk memahaminya. Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan Lembar Kegiatan Peserta Didik Berbasis Inkuiri untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains pada Materi Fungi yang valid. Penelitian ini dilakukan memakai model pengembangan 4D yang memiliki 4 tahap yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Namun tahap disseminate tidak dilakukan. Penelitian ini memiliki batasan sampai tahap pengembangan dan validasi, belum diujicobakan. Data dikumpulkan menggunakan metode validasi oleh 2 dosen ahli yaitu pendidikan dan materi dengan instrumen validasi yang meliputi aspek penyajian, isi, dan bahasa. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan skor validitas LKPD 1 Fungi Mikroskopis yaitu 3,88 yang dapat dikategorikan sangat valid dan skor validitas LKPD 2 Fungi Makroskopis yaitu 3,86 yang dapat dikategorikan sangat valid. Berdasarkan hasil tersebut bisa disimpulkan bahwa LKPD yang dihasilkan peneliti dikategorikan layak berdasarkan validitas, sehingga bisa dijadikan sebagai bahan ajar pada materi Fungi. Kata kunci : Validitas, LKPD, Inkuiri, Keterampilan Proses Sains, Fungi
Misconception Profile of 11Th Grade High School Students on Membrane Transport Using Three Tier Diagnostic Tests Tyas Tania Azqiya; Yuni Sri Rahayu
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n1.p21-27

Abstract

The learning method in Indonesia employed distance learning during the Covid-19 pandemic with the purpose that the Ministry of Education and Culture released a decree number 719/P/2020 on Diagnostic Assessment, of which one was meant to identify misconceptions with the intent that teachers must carry out. Identification of misconceptions needs to be done because it can interfere with the formation of concepts in the next material because there are several concepts that are correlated with other concepts. Cognitive assessment is one tool to recognize students that have misconceptions. The objective of this descriptive evaluative research is to assess the profile of students’ misconceptions and the factors that have contributed to misconceptions faced by students in membrane transport sub materials using the Three Tier Diagnostic Test, and justification of some concepts at the highest misconceptions. The research phase consisted of validation of the test instrument, testing the student using the test instrument, analyzing the outcomes of the sample using a table for grouping students’ conceptions and parameters for deciding the level of misconceptions, and drawing the conclusions. The target of this research is 40 students of State High School 1 Babat in 11th grade that was XI Science 1 and XI Science 2 classes. The findings revealed that the misconception profile of students who understand the concept, do not understand the concept, and have encountered misconceptions were 9.625%; 31.250%; and 59.125% respectively. Students who experienced misconceptions were divided into three criteria for the level of misconception, a namely high misconception by 45.00%, a moderate misconception by 37.50%, and low misconception by 17.50%. Factors that affect the misconceptions faced by students were teacher, teaching method, learning media, students’ textbooks, and including students themselves. This research implies that students experience more misconceptions than understand the concepts. Keywords: Membrane Transport, Misconception Profile, Three Tier Diagnostic Test
Analisis Faktor Pengaruh Hasil Belajar Siswa Materi Ekologi Sekolah Menengah Atas pada Masa Pandemi Covid-19 Kholif Deigo Praja; Muji Sri Prastiwi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n1.p39-48

Abstract

Pendidikan ekologi penting diberikan untuk membantu siswa menjadi individu yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan bertanggung jawab demi memelihara keseimbangan antara kehidupan dan lingkungan hidup. Hasil belajar materi ekologi merupakan salah satu indikator pencapaian sikap peduli terhadap lingkungan, kemampuan merawat, dan tanggung jawab terhadap kehidupan untuk mencapai perubahan gaya hidup dan perilaku ramah lingkungan. Faktor eksternal dan faktor internal dapat mempengaruhi hasil belajar materi ekologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lingkungan siswa, dan bagaimana cara mengajar guru biologi selama pembelajaran daring dirumah, dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi hasil belajar materi ekologi siswa SMA. Penelitian ini memanfaatkan mix method dengan sequential explanatory dengan analisis regresi linier berganda terhadap 44 sampel siswa SMA kelas X di Kecamatan Jambangan. Penelitian ini menghasilkan kategorisasi hasil belajar kognitif siswa pada materi ekologi secara berturut-turut dari sangat baik: baik: cukup: perlu bimbingan adalah 0%: 2.27%: 13.63%: 84.10%. Berdasarkan kategorisasi hasil belajar kognitif siswa pada materi ekologi, 14.8% dipengaruhi faktor lingkungan dan faktor cara mengajar guru, sedangkan 85.2% oleh faktor selain dalam penelitian. Faktor cara mengajar guru (X2) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan nilai thitung 2.499. Kontribusi faktor lingkungan dan faktor cara mengajar guru dalam hasil belajar dituliskan dengan persamaan Hasil belajar = -5.758 + (-0.413) Lingkungan + 1.117 Cara Mengajar Guru. Simpulan dari penelitian ini adalah faktor cara mengajar guru biologi berpengaruh besar atas perolehan hasil belajar siswa.
Pengembangan E-Book Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Pertumbuan dan Perkembangan Tumbuhan untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XII SMA Hilda Malinda Mulya Fitri; Yuni Sri Rahayu
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n1.p28-38

Abstract

Pendidikan di Indonesia sedang menjalankan sistem pembelajaran jarak jauh salah satunya secara online akibat pandemi Covid-19. Hal tersebut seolah mendukung era revolusi industri 4.0. Oleh karena itu bahan ajar seperti e-book dirasa sesuai untuk mendukung pembelajaran jarak jauh karena dikemas dalam bentuk file atau alamat URL dilengkapi fitur teks, tabel gambar, audio dan video. Penelitian pengembangan dilakukan dengan tujuan menghasilkan e-book berbasis inkuiri terbimbing pada materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan yang valid untuk melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian menggunakan model pengembangan 4D yakni (Define, Design, Develop, dan Diseminate) tanpa tahapan diseminate. Penilaian validitas e-book dilakukan oleh tiga validator yang terdiri dari dosen ahli materi, dosen ahli pendidikan, dan guru biologi. Pengambilan data kepraktisan e-book dilakukan dengan uji keterbacaan menggunakan Grafik Fry, dan tingkat kepraktisan e-book diambil dari respon berbagai praktisi yakni, tiga belas peserta didik kelas XII IPA dan tiga guru dari sekolah yang berbeda. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil rata-rata validitas e-book sebesar 95% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan e-book juga ditunjang oleh hasil uji keterbacaan pada level 12 dengan persentase rata-rata respons positif peserta didik sebesar 97,43% dan persentase rata-rata respons positif guru biologi sebesar 95,56% yang tergolong dalam kategoti sangat praktis. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa e-book berbasis inkuiri terbimbing pada materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Kata Kunci : E-book, pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, inkuiri terbimbing, berpikir kritis.
Pengembangan E-Book Interaktif Berorientasi Contextual Teaching and Learning untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kreatif pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Izzah Rosyidah; Yuni Sri Rahayu
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n1.p49-59

Abstract

Bahan ajar berbasis elektronik dibutuhkan dalam pembelajaran jarak jauh secara kontekstual pada masa pandemi covid-19, yaitu dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Tuntutan keterampilan juga harus dimiliki siswa pada abad ke-21, salah satunya melalui keterampilan berpikir kreatif yang dapat dicapai dengan pengembangan e-book interaktif materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Penelitian ini memiliki tujuan menghasilkan e-book interaktif berorientasi CTL yang valid maupun praktis untuk melatih keterampilan berpikir kreatif. Model pengembangan pada penelitian ini menggunakan 4-D (Define, Design, Develop dan Diseminate), tanpa tahap Diseminate. Validitas e-book interaktif diperoleh dari validasi pakar yaitu 2 dosen ahli (pendidikan dan Biologi) dan 1 guru Biologi SMAN 1 Gondang Mojokerto. Kepraktisan e-book interaktif diperoleh dari uji keterbacaan menggunakan formulasi grafik Fry, angket respons guru yaitu tiga responden guru biologi berbeda sekolah dan angket respons 20 siswa heterogen kelas XII MIPA 4 SMAN 1 Gondang Mojokerto. Analisis data validitas dan kepraktisan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil analisis e-book interaktif yang dihasilkan diperoleh persentase validitas sebesar 96,54% tergolong kriteria sangat valid. Kepraktisan e-book interaktif diperoleh dari hasil uji keterbacaan yang menunjukkan e-book interaktif sesuai digunakan siswa kelas XII SMA, serta respons guru dan siswa diperoleh persentase kepraktisan secara berurutan sebesar 97,22% dan 99,50% tergolong kriteria sangat valid. Berdasarkan penelitian tersebut, e-book interaktif berorientasi CTL ini dinyatakan valid dan praktis untuk diterapkan pada kegiatan pembelajaran karena mampu melatihkan keterampilan berpikir kreatif pada materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Kata Kunci: e-book interaktif, Contextual Teaching and Learning (CTL), berpikir kreatif, pertumbuhan dan perkembangan
Profil Miskonsepsi Siswa pada Materi Protista Menggunakan Four Tier Test Lia Agustina; Sifak Indana
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n1.p60-67

Abstract

AbstrakMiskonsepsi adalah ide atau pandangan siswa tentang konsep yang berbeda dengan konsep ilmiah dan pemahaman tersebut sulit diubah. Miskonsepsi dapat terjadi pada materi protista. Miskonsepsi harus dideteksi secara dini dengan menggunakan tes diagnostik agar dapat direduksi. Tes diagnostik yang dapat digunakan adalah four tier tes. Four tier test memberikan informasi secara lengkap sehingga dianggap paling akurat dalam mendeteksi miskonsepsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil miskonsepsi siswa pada materi protista menggunakan instrumen tes diagnostik Four tier test dan mendeskripsikan penyebab miskonsepsi siswa pada materi protista. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif yang merupakan kegiatan pengumpulan data yang digunakan untuk mendeskripsikan profil miskonsepsi siswa pada materi protista. Sasaran penelitian adalah 64 siswa X MIPA yang terdiri dari 31 siswa X MIPA 4 dan 33 siswa X MIPA 5 SMA Negeri 1 Gondang. Instrumen penelitian berupa 20 butir soal Four Tier Test Protista, instrumen wawancara, dan lembar telaah validasi teoritis. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata miskonsepsi siswa pada materi protista sebesar 32,44 %. Persentase miskonsepsi paling rendah yaitu pada indikator mengidentifikasi cara reproduksi Amoeba sebesar 15,6 %. Persentase miskonsepsi paling tinggi yaitu pada indikator mengelompokkan protista mirip jamur ke dalam kelas berdasarkan struktur sel dan reproduksinya sebesar 54,7 %. Tingkat miskonsepsi protista yang banyak dialami siswa adalah tingkat miskonsepsi rendah yaitu sebesar 48,44 % siswa. Penyebab miskonsepsi siswa adalah dari siswa itu sendiri, cara mengajar guru, dan dari sumber belajar siswa. Kata kunci : profil miskonsepsi, four tier test, protista
Profil dan Validitas Media Permainan Truth Or Dare Berbasis Tgt untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Sistem Sirkulasi Kelas XI Estu Salma Vijayta; Isnawati Isnawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n1.p68-76

Abstract

The skills demand that must be possessed by students in this 21st century are being able to think critically in order to compete in a global environment. Student’s critical thinking skills can be trained according to the teacher innovation and creativity, one of which is using learning media. Learning media that can create a pleasant atmosphere is game media. Game media is a learning medium that is used in the learning process with certain rules. Teams Games Tournament based learning can create a joyful learning atmosphere that is supported by playing media. This study aims to determine the validity and produce Truth or Dare game media with a Teams Games Tournament based learning model to train students' critical thinking skills in the circulation system material for class XI SMA. This study used the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) model. However, implementation and evaluation were not carried out in this study. The research instrument used was a validation sheet which included a question validation sheet, a game card, and a game guide book. Analysis of the data in this study used quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. Quantitative descriptive analysis was conducted to analyze validation-resulted data which included questions, game cards and game guides. Qualitative descriptive analysis was carried out by collecting data in the form of comments and suggestions from the validator regarding the game media profile so that improvements could be made. The result of question validation was very valid, which was 93.76%, the game card is very valid, which was 96%, and the game guide book is very valid, which was 94.46%. Based on the results of this validation, the Truth or Dare game media was valid and can be used to train students' critical thinking skills through learning in the classroom. Keywords: Game media, Truth or Dare, Teams Games Tournament, Sirculation System
Pengembangan E-Book Berbasis Collaborative Learning pada Materi Keanekaragaman Hayati untuk Melatihkan Keterampilan Literasi Sains Kelas X SMA Durriyatut Tayyibah; Fida Rachmadiarti
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n1.p77-88

Abstract

Abstrak Tuntutan pada abad ke-21 akan adanya kebutuhan literasi sains sebagai wadah untuk memfasilitasi peserta didik di Indonesia agar bisa bersaing di luar. Melihat tingkat literasi sains siswa di Indonesia yang cukup rendah sehingga menjadi perhatian penuh bagi pemerintah untuk membenahi dan memperbaiki hal tersebut dari dunia pendidikan. Pemilihan e-book yang tepat diharapkan mampu meningkatkan literasi sains peserta didik agar mampu menghadirkan bekal untuk menjawab segala permasalahan yang dihadapi di lingkungan manusia. Penelitian berikut ingin menghasilkan e-book berbasis collaborative learning pada materi keanekaragaman hayati yang layak ditinjau dari kelayakan penyajian, isi, bahasa, dan respon peserta didik. E-book ini didesain dengan menggunakan penelitian 4-D yaitu define, design, develop, dan dessiminate. Lokasi penelitian dikerjakan di jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya dan diujicobakan terbatas kepada 15 peserta didik di SMAN 14 Surabaya. Parameter yang diukur menggunakan analisa metode oleh para ahli yaitu satu dosen ahli materi keanekaragaman hayati, satu dosen ahli pendidkan, dan satu guru biologi. Penelitian ini memakai metode analisis kuantitatif. E-book berbasis collaborative learning pada materi keanekaragaman hayati mempunyai tujuan agar menambah keahlian literasi sains. Kelayakan empiris E-book memperoleh hasil rata-rata persentase 99,27%, sedangkan kelayakan teoritis mendapat presentasi sebesar 98,92%, sehingga bisa dikategorikan sangat layak. E-book mendapat kategori sangat layak, karena aktivitas praktikum dengan kelompok memuat aktivitas sains yang menarik bagi siswa untuk membantu pemahaman dan latihan mereka tentang materi biologi yang diajarkan. Kata Kunci: E-book, Collaborative Learning, Keanekaragaman Hayati, Literasi Sains
Pengembangan Instrumen Penilaian untuk Mengukur Keterampilan Literasi Sains pada Submateri Sistem Peredaran Darah Manusia Zahrin Nur Azizah; Widowati Budijastuti
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n1.p89-97

Abstract

Kurikulum 2013 menekankan peserta didik untuk menguasai keterampilan berpikir tingkat tinggi. Salah satu keterampilan yang wajib dikuasai yaitu keterampilan literasi sains. Literasi sains merupakan keterampilan untuk memahami cara penggunaan sains, cara sains diperoleh, dan cara membedakan sains dengan pengetahuan lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan validitas, reliabilitas, dan tingkat kesukaran soal instrumen penilaian serta mengukur keterampilan literasi sains terhadap submateri sistem peredaran darah manusia. Metode penelitian menggunakan metode R&D, namun hanya sampai tahap ke enam yaitu uji coba terbatas. Instrumen penilaian berisikan lima belas soal pilihan ganda dengan empat opsi pilihan. Validasi teoritis dilaksanakan oleh ahli pendidikan dan materi. Instrumen validasi menggunakan skala Guttman terdiri dari enam belas pernyataan terkait aspek materi, konstruk, dan bahasa. Validitas empiris ditentukan berdasarkan hasil uji coba terbatas terhadap 20 peserta didik kelas XI MIPA SMA Labschool Unesa dengan mengidentifikasi validitas empiris, reliabilitas, tingkat kesukaran soal, dan keterampilan literasi sains. Hasil validitas teoritis mendapatkan nilai 100% dengan kategori sangat valid. Hasil validitas empiris mendapatkan nilai 86,67% dengan kategori valid. Hasil uji reliabilitas mendapatkan nilai 0,722 dengan kategori valid. Proporsi tingkat kesukaran soal menunjukkan 13% soal sukar, 74% soal sedang, dan 13% soal mudah. Tingkat keterampilan literasi sains peserta didik menunjukkan rata-rata nilai 51,67 dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa produk instrumen penilaian keterampilan literasi sains pada submateri sistem peredaran darah manusia telah dinyatakan valid, reliabel, dan dapat mengukur keterampilan literasi sains peserta didik. Kata Kunci: Instrumen penilaian, keterampilan literasi sains, sistem peredaran darah manusia.

Page 1 of 3 | Total Record : 25