Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Teaching Skills and Views of Pre-Service Biology Teachers on Response to The Instructional Video With Scientific Approach in Cooperative Learning Susantini, Endang; Faizah, Ulfi; Prastiwi, Muji Sri
Proceeding of International Conference on Teacher Training and Education Vol 1, No 1 (2016): Proceeding of International Conference on Teacher Training and Education
Publisher : Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.266 KB)

Abstract

Essential teaching skills of pre-service teachers, including scientific approach teaching in which become primary goal in science education, are often developed through modeling. This study utilized an instructional video in biology that showed scientific approach teaching in cooperative learning model. The purpose of this study was (1) to describe the teaching skills of pre-service biology teachers after a modeling session which used the instructional video using scientific approach in cooperative learning, and (2) to describe the views of those pre-service teachers in response to the learning process involving the instructional video. The study involved 11 pre-service teachers in Biology Education program, The State University of Surabaya, Indonesia. The pre-service teachers were asked to conduct teaching simulations according to the video they had observed with different biology topics. Results showed that the instructional video was effective in training pre-service teachers to implement scientific approach in their own cooperative learning. In addition, the pre-service teachers showed positive responses towards the video modeling. Educational implication of this study implies that the instructional video is able to train teaching skills of pre-service teachers.
PARADIGMA PENILAIAN PERILAKU BERKARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BIOLOG Prastiwi, Muji Sri
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.006 KB)

Abstract

ABSTRAK   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan paradigma penilaian perilaku berkarakter dalam pembelajaran Biologi. Khususnya, mengembangkan indikator domain kognitif, afektif, dan psikomotorik dari kompetensi dasar Mengidentifikasi kelangsungan hidup makhluk hidup melalui adaptasi, seleksi alam, dan perkembangbiakan untuk melakukan penilaian perilaku berkarakter yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran, serta mengembangkan metode belajar mengajar yang selaras dengan tujuan dan penilaian pada materi tersebut. Penelitian ini merupakan bagian penelitian pengembangan perangkat pembelajaran IPA-Biologi SMP Berbasis ICT untuk memfasilitasi pendidikan karakter dan proses belajar mengajar bertaraf internasional. Hasil penelitian ini adalah paradigma penilaian pada aspek kognitif, afektif dan psikomotorik yang dapat mendeskripsikan perilaku berkarakter siswa yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran.   Kata kunci:  Penilaian, Perilaku Berkarakter, Pembelajaran Biologi
PROFIL PERANGKAT PEMBELAJARAN TAKSONOMI TUMBUHAN TINGGI BERBASIS PROYEK UNTUK MELATIH MAHASISWA BERPIKIR KREATIF Wisanti, Wisanti; Prastiwi, Muji Sri; Indah, Novita Kartika
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.146 KB)

Abstract

ABSTRAK   Tujuan umum penelitian ini adalah mengetahui profil  perangkat pembelajaran Taksonomi Tumbuhan Tinggi berbasis proyek untuk melatih  mahasiswa berpikir kreatif . Penelitian  tahun I  (2011) telah  menghasilkan perangkat pembelajaran berupa, (a) Hand out, (b) Lembar Kerja Mahasiswa berbasis proyek dan Panduannya, yang  layak untuk  diujicoba ke mahasiswa. Adapun tujuan khusus penelitian tahun II (2012) adalah (1) Mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa setelah menggunakan perangkat pembelajaran Taksonomi Tumbuhan Tinggi berbasis proyek. Perangkat tersebut diterapkan dengan menggunakan rancangan one shot case study, pada mahasiswa prodi Pendidikan Biologi angkatan 2010 jurusan biologi sebanyak dua  kelas, semester genap TA 2011/2012. Data yang diperoleh berupa hasil penilaian yang mengakses kreativitas mahasiswa dan respon mahasiswa terhadap penerapan perangkat pembelajaran berbasis proyek. Data ini dianalisis secara deskriptif. Mahasiswa memberikan respon yang baik terhadap pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek. Kreativitas yang dapat dilatihkan pada mahasiswa antara lain menghasikan produk orisinil, merancang, merumuskan hipotesis, menarik kesimpulan dan menciptkan gagasan baru. Hasilnya menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran Taksononomi Tumbuhan Tinggi berbasis proyek dapat melatih berpikir kreatif  pada aspek  menghasilkan produk orisinil, efektif dan  kompleks, inventif (mencipta atau merancang), merumuskan hipotesis,  dan pensintesis.   Kata Kunci: pembelajaran proyek, berpikir kreatif, taksonomi tumbuhan tinggi
DETERMINANT FACTORS OF GENETIC MISCONCEPTION AT 12th GRADE SENIOR HIGH SCHOOL STUDENT IN SAMPANG Nufus, Hayatin; Prastiwi, Muji Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Twelfth grade senior high school students potentially have misconceptions in genetic material. The characteristics of genetic material are difficult to sense and complex, difficult to understand, and have the potential to cause misconceptions. Misconceptions can be caused by student factors, textbooks, contexts, teachers, and learning methods. This study aims to describe the categories of genetic misconceptions in students, to determine the determinant factors that cause the students' genetic misconceptions, and to give solutions in reducing or preventing the genetic misconceptions in students. The research used a mixed-method with sequential explanatory with multiple linear regression analysis on 58 samples of 12th-grade high school students in Sampang. The results of this study were categorization of students' genetic misconceptions percentage from low: moderate: high misconception, were 27.59%: 41.38%: 31.03%. Based on the high and medium categorization of students who have genetic misconceptions, 17.9% of the misconceptions were caused by student factors and learning methods. Student factor (X1) has a significant positive effect on students' genetic misconceptions (Y) with the t value of 2.590. The contribution of students and learning methods to student misconceptions can be written with the equation Misconception = 51.285 + 0.268 Student - 0.256M.Learning. The solution to minimize students' genetic misconceptions is through clinical learning by conducting a misconception test and continued with the 5e learning cycle model learning such as engagement, exploration, explanation, elaboration, and evaluation. The implication of this study is teacher can strategize minimizing student factor in genetic misconception, such as through learning activity in the class. Keyword: determinant factor, misconception, student’s factor, learning method factor, 5e learning
Determinant Factors of Genetic Misconception at 12th Grade Senior High School Student in Sampang Hayatin Nufus; Muji Sri Prastiwi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p579-587

Abstract

Twelfth grade senior high school students potentially have misconceptions in genetic material. The characteristics of genetic material are difficult to sense and complex, difficult to understand, and have the potential to cause misconceptions. Misconceptions can be caused by student factors, textbooks, contexts, teachers, and learning methods. This study aims to describe the categories of genetic misconceptions in students, to determine the determinant factors that cause the students' genetic misconceptions, and to give solutions in reducing or preventing the genetic misconceptions in students. The research used a mixed-method with sequential explanatory with multiple linear regression analysis on 58 samples of 12th-grade high school students in Sampang. The results of this study were categorization of students' genetic misconceptions percentage from low: moderate: high misconception, were 27.59%: 41.38%: 31.03%. Based on the high and medium categorization of students who have genetic misconceptions, 17.9% of the misconceptions were caused by student factors and learning methods. Student factor (X1) has a significant positive effect on students' genetic misconceptions (Y) with the t value of 2.590. The contribution of students and learning methods to student misconceptions can be written with the equation Misconception = 51.285 + 0.268 Student - 0.256M.Learning. The solution to minimize students' genetic misconceptions is through clinical learning by conducting a misconception test and continued with the 5e learning cycle model learning such as engagement, exploration, explanation, elaboration, and evaluation. The implication of this study is teacher can strategize minimizing student factor in genetic misconception, such as through learning activity in the class. Keyword: determinant factor, misconception, student’s factor, learning method factor, 5e learning
Analisis Faktor Pengaruh Hasil Belajar Siswa Materi Ekologi Sekolah Menengah Atas pada Masa Pandemi Covid-19 Kholif Deigo Praja; Muji Sri Prastiwi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n1.p39-48

Abstract

Pendidikan ekologi penting diberikan untuk membantu siswa menjadi individu yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan bertanggung jawab demi memelihara keseimbangan antara kehidupan dan lingkungan hidup. Hasil belajar materi ekologi merupakan salah satu indikator pencapaian sikap peduli terhadap lingkungan, kemampuan merawat, dan tanggung jawab terhadap kehidupan untuk mencapai perubahan gaya hidup dan perilaku ramah lingkungan. Faktor eksternal dan faktor internal dapat mempengaruhi hasil belajar materi ekologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lingkungan siswa, dan bagaimana cara mengajar guru biologi selama pembelajaran daring dirumah, dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi hasil belajar materi ekologi siswa SMA. Penelitian ini memanfaatkan mix method dengan sequential explanatory dengan analisis regresi linier berganda terhadap 44 sampel siswa SMA kelas X di Kecamatan Jambangan. Penelitian ini menghasilkan kategorisasi hasil belajar kognitif siswa pada materi ekologi secara berturut-turut dari sangat baik: baik: cukup: perlu bimbingan adalah 0%: 2.27%: 13.63%: 84.10%. Berdasarkan kategorisasi hasil belajar kognitif siswa pada materi ekologi, 14.8% dipengaruhi faktor lingkungan dan faktor cara mengajar guru, sedangkan 85.2% oleh faktor selain dalam penelitian. Faktor cara mengajar guru (X2) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan nilai thitung 2.499. Kontribusi faktor lingkungan dan faktor cara mengajar guru dalam hasil belajar dituliskan dengan persamaan Hasil belajar = -5.758 + (-0.413) Lingkungan + 1.117 Cara Mengajar Guru. Simpulan dari penelitian ini adalah faktor cara mengajar guru biologi berpengaruh besar atas perolehan hasil belajar siswa.
Keefektifan Pembelajaran Daring pada Materi Biologi dalam Meningkatkan Literasi Digital Siswa Ervi Ifadah; Muji Sri Prastiwi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n1.p228-239

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu menguji keefektifan pembelajaran daring dengan menggunakan learning management system (Google Classroom) dan media sosial (Whatsapp) pada materi Biologi untuk meningkatkan literasi digital siswa selama pembelajaran jarak jauh masa pandemi Covid-19. Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang menggunakan media teknologi dan jaringan. Pembelajaran daring dapat berpengaruh terhadap literasi digital siswa karena kegiatan berorientasi literasi digital dengan tujuan membiasakan siswa dalam menggunakan teknologi dan jaringan terhadap literasi digital. Literasi digital yaitu kemampuan dalam mengakses, mengelola, mengevaluasi, dan membuat informasi baru menggunakan media digital. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Sidayu dengan jumlah partisipan 30 siswa untuk kelas 11 MIPA 4 dan kelas 11 MIPA 5. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu penggabungan metode kuantitatif dan kualitatif secara berurutan (Sequential explanatory). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Terdapat perbedaan literasi digital sebelum dan sesudah pembelajaran daring dengam Google Classroom, 2) Terdapat perbedaan literasi digital sebelum dan sesudah pembelajaran daring dengam Whatsapp, 3) Tidak terdapat perbedaan literasi digital antara pembelajaran daring menggunakan Google Classroom dan Whatsapp, 4) Siswa memiliki kesadaran literasi digital setelah pembelajaran daring, 5) Pembelajaran daring dengan Google Classroom mendapat respon positif dari siswa karena dapat membantu memudahkan kegiatan pembelajaran, dan pembelajaran dengan Whatsapp mendapat respon positif dan negatif karena kegiatan pembelajaaran yang menarik namun komunikasi yang kurang efektif. Kesimpulannya yaitu pembelajaran daring pada materi Biologi baik menggunakan Google Classroom maupun Whatsapp dapat meningkatkan literasi digital siswa.
PARADIGMA PENILAIAN PERILAKU BERKARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BIOLOG Muji Sri Prastiwi
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 9, No 1 (2012): Prosiding Seminar Nasional IX Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.006 KB)

Abstract

ABSTRAK   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan paradigma penilaian perilaku berkarakter dalam pembelajaran Biologi. Khususnya, mengembangkan indikator domain kognitif, afektif, dan psikomotorik dari kompetensi dasar Mengidentifikasi kelangsungan hidup makhluk hidup melalui adaptasi, seleksi alam, dan perkembangbiakan untuk melakukan penilaian perilaku berkarakter yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran, serta mengembangkan metode belajar mengajar yang selaras dengan tujuan dan penilaian pada materi tersebut. Penelitian ini merupakan bagian penelitian pengembangan perangkat pembelajaran IPA-Biologi SMP Berbasis ICT untuk memfasilitasi pendidikan karakter dan proses belajar mengajar bertaraf internasional. Hasil penelitian ini adalah paradigma penilaian pada aspek kognitif, afektif dan psikomotorik yang dapat mendeskripsikan perilaku berkarakter siswa yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran.   Kata kunci:  Penilaian, Perilaku Berkarakter, Pembelajaran Biologi
KESESUAIAN ASESMEN BUATAN GURU DENGAN SILABUS KURIKULUM 2013 Nofika Kartika Dewi; Johanes Djoko Budiono; Muji Sri Prastiwi
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 11, No 1 (2014): Prosiding Seminar Nasional XI Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to describe suitability between assessment made by Biology teacher of 10th grade with the Syllabus. The kind of this research was descriptive. The subject of this research was Biology teacher at Senior High School in Ponorogo Regency. The source of this research was the teacher’s lesson plan and the responses in teacher’s questionnaire. The data collecting techniques were questionnaire and documentation. The data analysis was descriptive percentage. Based on the data analysis are known that assessment made by Biology teacher of 10th grade in the first semester is categorized less in accordance with the Syllabus. Keywords: assessment, Kurikulum 2013
PROFIL PERANGKAT PEMBELAJARAN TAKSONOMI TUMBUHAN TINGGI BERBASIS PROYEK UNTUK MELATIH MAHASISWA BERPIKIR KREATIF Wisanti Wisanti; Muji Sri Prastiwi; Novita Kartika Indah
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 9, No 1 (2012): Prosiding Seminar Nasional IX Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Tujuan umum penelitian ini adalah mengetahui profil  perangkat pembelajaran Taksonomi Tumbuhan Tinggi berbasis proyek untuk melatih  mahasiswa berpikir kreatif . Penelitian  tahun I  (2011) telah  menghasilkan perangkat pembelajaran berupa, (a) Hand out, (b) Lembar Kerja Mahasiswa berbasis proyek dan Panduannya, yang  layak untuk  diujicoba ke mahasiswa. Adapun tujuan khusus penelitian tahun II (2012) adalah (1) Mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa setelah menggunakan perangkat pembelajaran Taksonomi Tumbuhan Tinggi berbasis proyek. Perangkat tersebut diterapkan dengan menggunakan rancangan one shot case study, pada mahasiswa prodi Pendidikan Biologi angkatan 2010 jurusan biologi sebanyak dua  kelas, semester genap TA 2011/2012. Data yang diperoleh berupa hasil penilaian yang mengakses kreativitas mahasiswa dan respon mahasiswa terhadap penerapan perangkat pembelajaran berbasis proyek. Data ini dianalisis secara deskriptif. Mahasiswa memberikan respon yang baik terhadap pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek. Kreativitas yang dapat dilatihkan pada mahasiswa antara lain menghasikan produk orisinil, merancang, merumuskan hipotesis, menarik kesimpulan dan menciptkan gagasan baru. Hasilnya menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran Taksononomi Tumbuhan Tinggi berbasis proyek dapat melatih berpikir kreatif  pada aspek  menghasilkan produk orisinil, efektif dan  kompleks, inventif (mencipta atau merancang), merumuskan hipotesis,  dan pensintesis.   Kata Kunci: pembelajaran proyek, berpikir kreatif, taksonomi tumbuhan tinggi