cover
Contact Name
Dr. dr. Elman Boy, M.Kes., Sp.KKLP., Subsp.FOMC
Contact Email
implementahusada@umsu.ac.id
Phone
+628112570085
Journal Mail Official
implementahusada@umsu.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Jln.Gedung Arca No. 53 Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Implementa Husada (JIH)
ISSN : -     EISSN : 27220877     DOI : https://doi.org/10.30596/jih.v7i3
Core Subject :
Jurnal Implementa Husada (JIH) is a peer reviewed open access scientific journal in the fields of medicine, health sciences, and healthcare. The journal provides a scholarly platform for researchers, academics, clinicians, healthcare professionals, and other health related scholars to disseminate scientific knowledge, research findings, and evidence based practices that contribute to the advancement of medicine and health. Jurnal Implementa Husada publishes four issues per year, in February, May, August, and November. The journal accepts original research articles, review articles, and case reports, as well as other scholarly manuscripts that are relevant to the journal scope and comply with its editorial policies. The scope of the journal encompasses various areas of medicine and health sciences, including biomedical sciences, clinical medicine, family medicine and primary care, community medicine and public health, and medical and health professions education. Since 2026, Jurnal Implementa Husada has adopted English as the primary language of publication as part of its commitment to increasing the international visibility, accessibility, and dissemination of its published research.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "vol 5, no 4 (2024)" : 10 Documents clear
Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Legundi dalam Menghambat Kerja Mycobacterium tuberculosis secara In Vitro Imas Putri Munthe; Humairah Medina Liza Lubis
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i4.21569

Abstract

Latar Belakang. Menurut laporan WHO tahun 2021 diperkirakan 10 juta orang terkena tuberkulosis (TB). Kegagalan pengobatan serta munculnya kasus Multiple Drug Resistance dan TB laten menjadi permasalahan utama. Hal ini disebabkan karena Mycobacterium TB (MTb) beradaptasi dengan baik dan bertahan dalam menghadapi respons kekebalan tubuh host dengan cara mengganggu kerja sitokin dalam mengatur respons imun. Daun legundi memiliki senyawa bioaktif yang menunjukkan efek anti-inflamasi, antibakteri, sifat sitotoksik, analgesik, antioksidan, dan antijamur. Penggunaan daun legundi yang tidak memiliki efek samping dapat digunakan sebagai pengganti obat anti-TB sintetik. Tujuan. Menganalisis ekstrak daun legundi sebagai pertimbangan terapi antiTB tanpa efek samping yang tertuju pada respons imun. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain cross sectional pada kultur sel MTb yang diperoleh dari dahak penderita TB paru yang dikelompokkan menjadi 8 kelompok perlakuan dengan pemberian kstrak daun legundi 10%, 20%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Hasil. Didapatkan Kadar Hambat Minimum dan Kadar Bunuh Minimum yang paling baik ditemukan pada pemberian ekstrak daun legundi dengan konsentrasi 75% dan 100%. Kesimpulan. Daun legundi memiliki aktivitas sebagai antituberkulosis dengan cara menghambat kerja MTb secara in vitro.
Peningkatan Pemahaman Osteoatritis Pada Masyarakat di Desa Pasar X Kecamatan Kutalimbaru: Dampak Edukasi Kesehatan Terhadap Kesadaran dan Pemahaman Dini Nabila Justitia; Shahrul Rahman
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i4.21244

Abstract

Osteoatritis (OA) merupakan penyakit degeneratif sendi yang umum terjadi pada populasi lanjut usia dengan prevalensi yang sangat tinggi di Indonesia. Kondisi ini terutama memengaruhi sendi-sendi besar yang menopang beban tubuh, dan faktor risiko seperti penuaan, obesitas, cedera sendi, serta kecenderungan genetik berperan besar dalam perkembangan penyakit. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat di Dusun III, Desa Pasar X, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, mengenai osteoatritis. Edukasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengenali gejala awal OA dan mengambil langkah pencegahan yang tepat. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan interaktif yang didukung oleh media visual berupa poster. Metode edukasi ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam memahami informasi terkait OA, faktor risikonya, dan strategi pencegahan yang dapat dilakukan. Setelah penyuluhan, sebagian peserta melaporkan kesadaran akan gejala awal OA yang mulai mereka alami. Mereka juga mendapatkan pengetahuan baru tentang pola makan yang dianjurkan serta aktivitas fisik yang sesuai dengan kondisi tubuh mereka. Program edukasi ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai osteoatritis. Dengan pengetahuan yang lebih baik, diharapkan masyarakat dapat menerapkan langkah-langkah pencegahan dan pengelolaan OA secara lebih efektif, sehingga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup di kalangan lanjut usia.
Uji Efek Ekstrak Etanol Daun Tin (Ficus Carica) sebagai Anti Inflamasi terhadap Jumlah Sel Leukosit Tikus Rattus Novergicus yang di Induksi Karagenin Aulia Ardhana; Shahrul Rahman
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i4.21033

Abstract

Inflamasi sering terjadi karena paparan mikroorganisme, bahan kimia, dan pengaruh mekanis. Respon inflamasi bertujuan untuk menarik protein plasma dan sel fagosit ke jaringan yang meradang sehingga dapat menghancurkan agen yang masuk dan menghilangkan sel yang rusak dan menyiapkan jaringan untuk penyembuhan. Daun tin (ficus carica) memiliki senyawa kimia yang berbeda-beda dari setiap spesies. Skrining fitokimia ekstrak etanol daun ficus carica dari varietas aljazair menunjukkan adanya kandungan flavonoid dan polifenol dengan variabilitas yang signifikan antara varietas yang diuji. Tujuan penelitian ini menguji dan menentukan dosis efektif dari ekstrak etanol daun tin pada tikus rattus yang di induksi karagenin. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian true eksperimental dengan metode post test yang bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan Ekstrak daun tin (ficus carica)  sebagai anti inflamasi terhadap jumlah sel leukosit tikus rattus novergicus. Hasil : perbandingan antara Kontrol Negatif (KN) dengan Kontrol Positif (KP) menunjukkan tidak ada perbedaan rata-rata yang signifikan (0,095 0,05). Perbandingan antara Kontrol Negatif (KN) dengan Perlakuan 2 (P2) menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata sel leukosit yang signifikan (1,0000,05) dan Perbandingan antara Kontrol Negatif (KN) dengan Perlakuan 3 (P3) menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata sel leukosit yang signifikan (0,8690,05).Perbandingan antara Perlakuan 1 (P1) dengan Kontrol Kontrol Positif (KP) menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata sel leukosit yang signifikan (0,0620,05).  Perbandingan antara Perlakuan 2 (P2) dengan Perlakuan 3 (P3)  menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata sel leukosit yang signifikan (0,587 0,05). Kesimpulan : ekstrak etanol daun tin dengan dosis 200 mg/KgBB merupakan dosis yang paling efektif dan memiliki aktivitas yang sama dengan  natrium diklofenak yang memiliki fungsi menurunkan inflamasiKata Kunci : Daun Tin, Leukosit, Inflamasi
Hubungan Kualitas Tidur dengan IMT (Indeks Massa Tubuh) pada Mahasiswa Co-Assistant di RSUD Drs. H. Amri Tambunan Fatimah Azzahra; Fardella Lufiana
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i4.21023

Abstract

Salah satu kebutuhan dasar manusia dalam mempertahankan kehidupan dan kesehatan adalah tidur. Salah satu manfaat dari tidur adalah membantu tubuh untuk menyembuhkan dan mengembalikan tingkat stamina yang ideal. Mahasiswa Kalangan rentan mengalami kondisi kurang tidur, termasuk mahasiswa pendamping karena banyaknya tugas referensi, jadwal yang padat dan keharusan jaga malam. Kondisi kurang tidur ini dapat menyebabkan masalah kesehatan, salah satunya adalah masalah berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas tidur dengan IMT pada mahasiswa koas di RSUD Drs. H.Amri Tambunan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling pada mahasiswa koas RSUD Drs. H. Amri Tambunan dengan jumlah 47 orang. Hasil uji hipotesis menggunakan uji korelasi spearman menunjukkan hasil 0,000 (p0,05) yang menunjukkan adanya hubungan antara kedua variabel dengan nilai r sebesar 0,507 yang menunjukkan kekuatan hubungan yang sedang. Simpulan yang didapat yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan IMT pada siswa koas di RSUD Drs. H. Amri Tambunan dengan kekuatan hubungan yang sedang. Sampel terbanyak dengan kualitas tidur buruk (78,7%) dan dengan IMT overweight ( 23) sebesar 55,3%.Kata kunci : IMT, Kualitas Tidur, Mahasiswa Koas Abstrak : Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia dalam menjaga kehidupan dan kesehatan. Tidur membantu tubuh untuk melakukan penyembuhan dan mengembalikan kadar stamina yang ideal. Mahasiswa rentan mengalami kurang tidur, termasuk mahasiswa koas karena banyaknya tugas referensi, jadwal yang padat dan shift malam. Kondisi kurang tidur ini dapat menimbulkan masalah kesehatan salah satunya adalah masalah berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas tidur dengan IMT pada mahasiswa koas di RSUD Drs. H.Amri Tambunan. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analitis dengan pendekatan cross sectional dengan teknik purposive sampling pada mahasiswa koas di RSUD Drs. H. Amri Tambunan dengan jumlah sampel 47 orang. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji korelasi spearman menunjukkan hasil sebesar 0,000 (p0,05) yang menunjukkan adanya hubungan antara kedua variabel dengan nilai r sebesar 0,507 yang menunjukkan kekuatan hubungan sedang. Kesimpulan yang diperoleh yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan IMT pada mahasiswa koas di RSUD Drs. H. Amri Tambunan dengan kekuatan hubungan sedang. Sebagian sampel besar memiliki kualitas tidur buruk (78,7%) dan memiliki BMI kelebihan berat badan (23) sebesar 55,3%.Kata Kunci : BMI, Kualitas Tidur, Mahasiswa Coas
Karakteristik Penyakit yang Ditemukan pada Tindakan Endoskopi pada Pasien Rawat Inap di RSUD Drs. H. Amri Tambunan (Januari 2020 - Desember 2023) Wirandi Dalimunthe; Asri Ludin Tambunan; Leonardo Basa Dairy; Aznan Reinaldi Harahap
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i4.21369

Abstract

Abstrak: Endoskopi merupakan salah satu prosedur medis yang dibutuhkan untuk menegakkan diagnosis dan mengobati masalah-masalah gastrointestinal, prosedur ini menggunakan alat berupa endoscope yang merupakan semacam selang flexible yang di ujungnya terdapat kamera dan lampu yang berfungsi untuk memberikan visualisasi pada saluran gastrointestinal. Metode: penelitian ini merupakan penelitian deskriptif berdasarkan rekam medis pasien rawat inap yang dilakukan tindakan endoskopi di RSUD Drs. H. Amri Tambunan selama periode 01 Januari 2020 – 31 Desember 2023. Hasil: Selama periode Januari 2020 hingga Desember 2023, telah dilakukan sebanyak 1442 tindakan endoskopi, dengan diagnosa gastritis antrum sebanyak 233 kasus (16.40%), ulkus gaster sebanyak 231 kasus (16.26%), varises esofagus sebanyak 179 kasus (12.60%), multiple ulkus sebanyak 171 kasus (12.03%), pan gastritis sebanyak 156 kasus (10.98%), haemoroid interna sebanyak 117 kasus (8.23%), gastropati sebanyak 101 kasus (7.11%), gastritis erosive sebanyak 85 kasus (5.98%), colitis sebanyak 73 kasus (5.14%), esophagitis sebanyak 34 kasus (2.39%), ulkus bleeding sebanyak 28 kasus (1.97%), gastritis kronis sebanyak 13 kasus (0.91%). Kesimpulan: Penyakit yang paling mendominasi saat tindakan endoskopi setiap tahunnya berbeda-beda, namun secara keseluruhan gastritis antrum mendominasi diagnose terbanyak dari keseluruhan diagnosa endoskopi yang dilakukan selama periode 4 tahun tindakan endoskopi di ruangan endoscopy centre RSUD Drs. H. Amri Tambunan Deli Serdang.
Katekin Daun Gambir (Uncaria gambir roxb) dapat Menurunkan Kadar MDA Serum Mencit Model Penuaan di Induksi oleh D-Galaktosa namun Menaikkan Ekspresi Relatif SOD2 di Hipokampus Evirosa Simanjuntak; Zulham Zulham; Lita Feryawati
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i4.21081

Abstract

Abstrak : Penuaan merupakan  proses akumulasi radikal bebas hasil metabolisme normal yang mengakibatkan kerusakan sel. Pertambahan usia mutasi sel dan menimbulkan penyakit degeneratif. Malondialdehid (MDA) terbentuk sebagai hasil per-oksidasi lipid dan merupakan penanda radikal bebas di tubuh. Antioksidan mencegah penuaan dengan menghambat oksidasi molekul dan kerusakan membran sel. Superoksida dismutase (SOD) merupakan antioksidan penting terhadap stres oksidatif. SOD mengkatalisis pelepasan radikal bebas O2- menjadi O2 dan H2O2. Tingkat SOD alami dalam tubuh menurun seiring bertambahnya usia. Katekin daun gambir bersifat antioksidan dan mungkin dapat melindungi membran sel dari radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh katekin daun gambir terhadap kadar MDA serum dan ekspresi SOD2 hipokampus mencit betina model penuaan diinduksi d-galaktosa.  Jenis penelitian adalah eksperimental in vivo dengan desain post-test only with control group. Jumlah sampel penelitian ini adalah 18 ekor mencit betina, dibagi menjadi 4 kelompok yaitu P0, P1, P2, dan P3. Setiap kelompok diinjeksi 150 mg/kgBB d-galaktosa secara intra-peritoneal. hipokampus. Masing-masing kelompok P1, P2, dan P3 diberi katekin daun gambir secara oral dengan dosis 100, 200, dan 400 mg/kgBB. Kadar MDA serum menurun signifikan pada kelompok P2 (p=0,014) dan kelompok P3 (p=0,016). Katekin daun gambir dosis 100, 200 dan 400 mg/kgBB menurunkan ekspresi SOD2 . Dapat disimpulkan bahwa pemberian katekin daun gambir menurunkan kadar MDA serum mencit model penuaan diinduksi oleh d-galaktosa dengan dosis optimal 200mg/kgBB namun tidak dapat menaikkan ekspresi relatif SOD2 di hipokampus.
Ekstrak Air Daun Kirinyu (Chromolaena odorata) Berpengaruh terhadap Ekspresi Fibroblast Growth Factor-2 (FGF-2) pada Fase 2 Penyembuhan Luka pada Mencit (Mus musculus) Desiree Anggia Paramita; Syamsul Rizal; Khairan Khairan; Syafrizal Syafrizal; Rinaldi Idroes; Jessy Chrestella
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i4.21418

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berfokus pada evaluasi efek ekstrak air daun Kirinyu (Chromolaena odorata) terhadap ekspresi Fibroblast Growth Factor-2 (FGF-2) selama fase 2 penyembuhan luka pada tikus (Mus musculus), menyoroti pentingnya senyawa alami dalam perawatan medis. Pendekatan eksperimental laboratorium menggunakan Desain Acak Lengkap diterapkan pada 28 tikus, yang dibagi menjadi empat kelompok, masing-masing menerima konsentrasi ekstrak air daun Kirinyu yang berbeda. Penilaian ekspresi FGF-2 dilakukan melalui analisis imunohistokimia. Penelitian ini menemukan bahwa ada efek ekstrak air daun kirinyu terhadap ekspresi FGF-2 pada akhir fase 2 penyembuhan luka pada tikus, sebagaimana dibuktikan oleh intensitas, persentase dan ekspresi FGF-2 yang signifikan. Dalam penelitian ini, konsentrasi 5% ekstrak air daun kirinyu (Chormolaena odorata) merupakan konsentrasi yang paling efektif dalam ekspresi FGF-2 pada akhir fase 2 penyembuhan luka pada tikus (Mus musculus). Peningkatan ekspresi FGF-2 menunjukkan potensi ekstrak air daun Kirinyu sebagai agen alami yang efektif untuk meningkatkan penyembuhan luka. Efek ini mungkin disebabkan oleh senyawa bioaktif yang ada dalam ekstrak, yang dapat meningkatkan aktivitas fibroblas dan proses penyembuhan lainnya. Ekstrak air daun Kirinyu menunjukkan potensi sebagai pilihan terapi alami untuk penyembuhan luka, menawarkan jalan yang menjanjikan untuk pengembangan pengobatan baru berdasarkan pengobatan tradisional.
Penggunaan Herbal Anti Dengue di Indonesia: Sebuah Scoping Review Safari Wahyu Jatmiko; Riandini Aisyah
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i4.21093

Abstract

Pendahuluan: Herbal anti dengue di Indonesia belum banyak diketahui mengenai efektivitasnya secara in-silico, in vitro, maupun in vivo. Berdasarkan hal tersebut, scoping review ini dilakukan untuk mengumpulkan artikel-artikel yang telah ditulis mengenai permasalahan ini. Metode: Penelusuran artikel dilakukan pada database PubMed (Medline), ScienceDirect, Web of Science, dan Google Scholar dengan kata kunci (dengue OR "dengue virus" OR "dengue fever") AND (medicinal OR plant OR "medicinal plant" OR herb* OR extract OR "traditional medicinal") AND Indonesia. Kriteria inklusi yang digunakan adalah semua penelitian mengenai herbal untuk pengobatan dengue baik secara in silico, invitro, invivo, dan uji klinik yang menggunakan herbal dari Indoensia dan dilakukan di dalam negeri, berbahasa Indonesia dan Inggris, dapat diakses secara fulltext, dan dipublikasikan tahun 2013 sampai dengan 2023. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa penelitian mengenai herbal untuk dengue mengalami peningkatan dan Daun dewa (Gynura pseudochina (L) D.C), Temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.), Kurkumin, Psidium guajava (Jambu biji), Piper bettle L (Sirih), Carica papaya (Pepaya), Pterocarpus indicus Willd (P. indicus), Myristica fatua, Acorus calamus, Cymbopogon citratus, dan Pinus merkusii (Pinaceae) efektif digunakan sebagai anti dengue. Curcuma longa L, Psidium guajava (Jambu biji), dan Carica papaya (Pepaya) berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam pengobatan IVD.
Analisis Bibliometrik: Kecemasan dalam Kasus Psikologi Ditinjau dari Penggunaan Herbal Shafiya Salsabila; Irma Finurina Mustikawati; Paramita Septianawati; Glorio Immanuel
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i4.21535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam terhadap efek herbal pada gangguan kecemasan dalam kasus psikologi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan 264 juta orang di seluruh dunia menderita gangguan kecemasan. Selama ribuan tahun, pengobatan herbal telah digunakan karena manfaat medisnya, termasuk kemampuannya untuk mengurangi kecemasan. Meningkatnya penerimaan pengobatan herbal untuk mengatasi kecemasan menekankan perlunya tinjauan ilmiah menyeluruh untuk memandu pengobatan berbasis bukti. Analisis bibliometrik dilakukan menggunakan software VOSviewer dengan data diambil dari database PubMed. Pengambilan data dilakukan dengan mencari kata kunci yang sesuai dengan penelitian ini yaitu “herbal” dan “kecemasan”. Dari hasil ekstraksi data VOSviewer dengan menganalisis 26 artikel yang telah di publikasi di database PubMed pada tanggal 1 Mei 2024 di dapatkan hasil kata kunci dengan frekuensi kemunculan tertinggi pada dokumen adalah kata kunci “drugs”, “Chinese herbal”, dan “anxiety”. Kolaborasi tertinggi antar penulis yaitu pada klaster merah dimana berisikan 14 penulis . Menggunakan metode penelitian bibliometrik dengan database yang berasal dari PubMed menawarkan cara untuk mendalami pengetahuan terapi herbal yang bermanfaat mengatasi gangguan kecemasan.Kata Kunci: Bibliometrik, Herbal, Kecemasan, dan Psikologi.
Fenomena Hormesis Nigella Sativa pada Mukositis Oral Luai Al Mujahidah; Oke Kadarullah; Muhammad Fadhol Romdhoni; Yenni Bahar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i4.21168

Abstract

Mukositis Oral (MO) merupakan komplikasi penatalaksanaan kemoradioterapi pada pasien kanker karena patofisiologi yang kompleks. Sekitar 20% hingga 40% pasien tumor yang menerima kemoterapi mengalami mukositis oral, hingga saat ini pengobatan MO yang ada hanya bersifat paliatif dan belum meninjukkan manfaat terapeutik yang signifikan. Penggunaan bahan alam terutama dalam bentuk whole extract memiliki fenomena yang tidak dose dependent, sehingga menjadi tantangan di bidang klinis salah satunya hormesis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis terjadinya fenomena hormesis Nigella sativa pada pasien mukositis oral. Penelitian ini dilakukan melalui metode tinjauan literatur, pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran artikel terkait pemberian Nigella sativa pada mukositis oral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada fenomena hormesis nigella sativa yang terjadi pada pasien mukositis oral. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10