cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
VA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
PERANCANGAN SIGN SYSTEM WANA WISATA PADUSAN PACET MOJOKERTO ZAKY ZAMRONI, MOCHAMMAD; SURYA PATRIA, ASIDIGISIANTI
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu pusat tempat pariwisata andalan yang ada di Jawa Timur. Salah satu tempat wisata yang ada di Kabupaten Mojokerto yaitu terletak di Desa Padusan Kecamatan Pacet. Desa Padusan memiliki wilayah pengembangan wisata yang cukup luas 29,4 ± km² hingga di wilayah kaki Gunung Welirang. Di Wana Wisata Padusan tersebut terdapat Pemandian Air Panas, Air terjun dan beberapa wahana potensial lainnya. Sebagai Kawasan Wisata yang luas dan potensial, Wana Wisata Padusan Pacet belum didukung dengan ketersediaan sign system guna menandai setiap wahana wisata, hal ini mengakibatkan pengunjung menjadi kurang mendapat informasi tentang wahana wisata dan fasilitas yang ada di Wana Wisata Padusan Pacet. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan konsep dan proses perancangan serta mendeskripsikan penempatan sign system dari Wana Wisata Padusan Pacet. Pada proses perancangan sign system, konsep desain yang digunakan yakni Natural and Calm. Natural and Calm adalah alami dan tenang/menenangkan/ketenangan, sedangkan visualisasi karya dilakukan melalui tiga tahap perancangan yaitu, pertama, pembuatan thumbnail, kedua, tightissue, dan yang ketiga adalah desain final. Perancangan ini menghasilkan 15 piktogram yang diterapkan pada sebuah peta, information sign dan direction sign. peta, information sign dan direction sign tersebut akan ditempatkan di seluruh Kawasan Wana Wisata Padusan Pacet sesuai kebutuhan dan tujuan sign system. Kata kunci : Wana Wisata Padusan Pacet, Perancangan, Sign System.
JAMUR SEBAGAI ORNAMEN DEKORASI GUCI KERAMIK FATMALA, YANTI; ARIEF, MUCHLIS
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guci keramik merupakan barang hasil olahan tanah liat yang melalui proses pembentukan lalu dibakar sebagai tahapterakhir. Pada awalnya guci keramik berfungsi sebagai alat fungsional, digunakan sebagai wadah seperti tempat menampung air. Seiring berkembangnya zaman, guci keramik berkembang menjadi hasil karya seni. Guci keramik menjadi barang yang sangat menarik, karena keberadaannya sebagai benda hias yang biasanya dipajang diruang tamu dapat menjadi simbol status seseorang. Beragam macam bentuk guci yang ada membuat penulis ingin menciptakan guci keramik dengan ciri khas penulis, dengan penambahan jamur sebagai ornamen dekorasi pada badan guci. Penerapan jamur sebagai ornamen dekorasi ini bermula dari ketertarikan penulis pada jamur, tekstur jamur yang halus dan kenyal jika dipegang namun terlihat kokoh membuat penulis ingin lebih memahami jamur, adapun Rumusan dari ide gagasan ini yaitu : 1) ide gagasan karya guci keramik dengan dekorasi jamur. 2) proses perwujudan karya guci keramik dengan ornamen jamur mulai dari sketsa, bahan, teknik pembentukan, dekorasi, dan pembakaran. 3) penyajian karya. Sedangkan tujuan dari skripsi adalah : 1) Untuk menempuh mata kuliah skripsi karya sebagai syarat kelulusan. 2) Menciptakan karya guci keramik dengan ornamen jamur yang mempunyai ciri khas penulis. 3) Sebagai inspirasi untuk mengembangkan kreativitas, khususnya mahasiswa seni rupa.Metode penciptaan yang dipakai pada skripsi ini adalah teori kreativitas Graham Walls, dalam buku Irma Damajanti, dimana didalamnya ada empat tahap proses kreatif, yaitu : 1) tahap persiapan (prepration), tahap awal ini penulis melakukan pengumpulan data dan mengamati bentuk jamur dan guci secara langsung.2)tahap pengeraman (incubation),tahap ini penulis mulai membuat sketsa alternative dan mulai membuat uji coba bahan.3)tahap munculnya ilham (illumination) tahap ketiga ini penulis mulai melakukan proses pembentukan karya dari sketsa terpilih, 4) tahap pengujian (verification), pada tahap akhir ini karya disajikan dalam dua bentuk, yaitu dalam bentuk penyajian berupa display karya dan penyajian berupa publikasi karya. Tahap proses pembuatan, penulis menggunakan bahan tanah liat krem yang berasal dari Bantur, Malang selatan. Serta teknik yang dipakai yaitu teknik lemp engan (slab), teknik pijit (pinch), dan teknik pilin (coil).Kata Kunci: Guci, jamur, keramik
REFLEKSI PERSONAL SEBAGAI INSPIRASI PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS Prastyo, Bayu; , WINARNO
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencipta membuat karya seni lukis yang terinspirasi dari refleksi personal, Dengan melakukan refleksi personal, pencipta mampu menemukan kedalaman dari pengalaman dan masalah yang diterima, sehingga dapat menyadarkan dan mendorong pencipta untuk melakukan aksi perbaikan. Dengan menjadikan refleksi personal sebagai konsep penciptaan ini, pencipta berharap dapat memperbaiki diri dan menjadi lebih baik. Proses penciptaan dilakukan dengan cara merenungkan masalah-masalah dan menemukan solusi untuk masalah tersebut. Setelah memantapkan tema, dilanjutkan dengan proses visualisai yaitu pembentukan bidang dan pewarnaan yang dilakukan langsung diatas kanvas tanpa proses sketsa. Dalam karya skripsi ini pencipta mengambil tema dari masalah hidup yang direfleksikan sendiri. Masalah-masalah tersebut meliputi masalah dengan keluarga, teman, percintaan, dan pekerjaan pencipta. Karya yang dihasilkan sebanyak lima buah.Kata Kunci: refleksi personal, seni lukis.
TARI SINDIR SEBAGAI SUMBER INSPIRASI DALAM PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS DWI DAMAYANTI, ASTI; , WINARNO
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan seni lukis Tari Sindir ini terinspirasi dari pengalaman visual penulis. Busana khusus khas jawa dengan Batik Gedog Tuban, menggunakan sanggul jawa berasesoris bunga mawar tepat dibelakang telinga yang berfungsi sebagai penghias, sehingga penampilan terlihat cantik dan gemulai. Bunga mawar menjadi salah satu elemen yang menarik perhatian, memiliki daya pikat tersendiri, lebih memiliki karakteristik yang kuat untuk divisualisasikan dalam bentuk karya seni lukis jika dibandingkan dengan bunga lainnya. Fokus penciptaan ini adalah pada beberapa kegiatan Tari Sindir saat pertunjukan, dengan tujuan untuk memvisualisasikan seni rakyat Tari Sindir dalam karya seni lukis, menginterpretasi gagasan visual Tari Sindir dalam berkarya seni lukis. Dalam metode penciptaan seni lukis, penulis melakukan beberapa tahap penciptaan, mulai dari tahap mendasar sampai penyajian hasil karya, beberapa tahapan penciptaan dalam menciptakan sebuah karya antara lain, pengamatan visual, mengingat, seniman, pengalaman, ide, konsep, proses, hasil karya, evaluasi, dan penyajian. Proses penciptaan karya ?Tari Sindir? sebagai tema penciptaan seni lukis ini antara lain, langkah pertama menyiapkan alat dan bahan dalam membuat karya, kedua pembuatan sketsa, ketiga pemindahan sketsa pada kanvas, kelima pewarnaan objek dan motif, keenam pewarnaan background, dan ketujuh proses finishing. Hasil penciptaan ini berupa karya lukis yang menggambarkan kegiatan-kegiatan Tari Sindir saat pertunjukan, yaitu mulai dari Berhias Diri, Bernyanyi, Menari, Menyawer, dan Paras seorang penari Sindir.Kata Kunci : Tari Sindir, Penciptaan Seni Lukis.
PERANCANGAN ILUSTRASI MAKNA ARKANA MAYOR PADA KARTU TAROT SEBAGAI PENGENALAN CERITA CALON ARANG DWI SATRIAN, BIMA; ARYANTO, HENDRO
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan cerita Calon Arang lewat perancangan arkana mayor kartu tarot ini di latar belakangi oleh kurangnya kartu tarot buatan lokal yang mengambil tema cerita rakyat lokal yang masih belum dikenal oleh masyarakat sebagai salah satu bentuk melestarikan budaya dan upaya untuk membuka sejarah baru dalam perkembangan dunia kartu tarot di Indonesia.Dalam perancangan karya ini, diawali dengan mencari dari berbagai sumber informasi tentang cerita Calon Arang lewat buku, artikel, dan gambar. Informasi yang telah terkumpul dipilih melalui proses analisis dan 5W 1H. Hasil analisis selanjutnya digunakan sebagai strategi perancangan desain yang meliputi tema, hingga konsep, gaya visual, dan karakter yang terdapat pada setiap kartu yang akan dirancang. Proses visualisasi desain menggunakan cara manual pada tahap pembuatan thumbnail, dan masuk ke media digital pada tahap tight issue hingga final design yang menggunakan software Adobe Photoshop CC.Karya yang dihasilkan berupa 22 kartu arkana mayor dan beberapa media pendukung kartu untuk mempermudah pengguna dalam memakai kartu seperti alas tebaran, buku panduan, kaos, pensil, penghapus, artprint, lilin, dan korek api. Serta media promosi seperti x-banner, brosur, dan poster artwork.Kata kunci: Kartu tarot, Calon Arang, perancangan.
PERANCANGAN CORPORATE IDENTITY DANNY’S KITCHEN SURABAYA OKTAVIANI PUTRI, DITA; AGUS BASUKI OEMAR, EKO
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu bisnis kuliner online yang memiliki produk andalan custom cake adalah Danny?s Kitchen yang berdiri sejak tahun 2012 di Surabaya. Danny?s Kitchen membutuhkan sebuah identitas perusahaan yang sesuai dengan image Danny?s Kitchen sehingga dapat bersaing dengan usaha lainnya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni dengan teknik observasi, wawancara, dan kajian dokumen. Dari data yang terkumpul melalui teknik pengumpulan data tersebut akan dianalisis menggunakan teknik SWOT dan USP (Unique Selling Proposition). Perancangan Corporate Identity Danny?s Kitchen menghasilkan karya logo disertai GSM sebagai acuan pengaplikasian logo dalam beberapa media pendukung melalui beberapa tahap, yakni thumbnails dengan membuat beberapa alternatif sketsa. Dilanjutkan dengan tight tissue, pada tahap ini thumbnails yang dipilih akan diproses secara digital dengan menggunakan perangkat lunak yang sesuai untuk membuat desain logo.. Berikutnya desain tight tissue yang dipilih akan disempurnakan menjadi final design. Perancangan ini diharapkan dapat menghasilkan karya desain yang inovatif dan kreatif serta mampu mendukung tercapainya tujuan perancangan identitas perusahaan kepada masyarakat khususnya konsumen Danny?s Kitchen.Kata Kunci: Perancangan, Identitas Korporat, toko roti, patiser
ORANG BERKUMIS SEBAGAI SUMBER INSPIRASI KARYA SENI LUKIS WAHYU PRASETYO, YOGA; , WINARNO
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang berkumis adalah orang yang memiliki bulu yang tumbuh di atas bibir yang disebut dengan kumis. Kumis merupakan atribut yang digunakan laki-laki agar terlihat berwibawa dan sabagai simbol maskulin. Maskulin sendiri memiliki makna kejantanan dan kedewasaan. Ketertarikan pencipta dalam pembuatan karya yang berhubungan dengan orang berkumis, berawal dari masa kecil pencipta yang senang sekali memainkan game Nintendo ?Mario Bros? yang salah satu karakternya merupakan pria yang berkumis. Tema yang diangkat dalam karya seni lukis ini tentang lingkungan alam, persahabatan, hubungan cinta, konflik sosial, serta penindasan. Gaya yang dipilih pencipta mengguanakan gaya dekoratif. Media yang di gunakan adalah media kertas canson. Proses penciptaan karya ini dilakukan dengan meninjau berdasarkan pengamatan dan pengalaman estetik pencipta. dalam pembuatan karya seni lukis pencipta menggunakan teknik Aquarel yang di padukan dengan tehnik drawing. pada proses penciptaan ada beberapa tahap dalam pembuatan karya seni lukis. tahap pembentukan (forming), tahap pewarnaan (colouring), dan tahap penyelesain (Finishing). Sampai menjadi karya seni lukis, pada hasil akhir terciptalah lima karya yang terkait dengan judul ?Orang Berkumis Sebagai Sumber Inspirasi Karya Seni Lukis?, pada karya pertama dengan judul ?Tenang?, pada karya kedua berjudul ?Persahabatan?, pada karya ketiga berjudul ?Romantis?, pada karya keempat berjudul ?Tidak Ada Perang?, pada karya kelima berjudul ?Bos Besar?. dan semoga dengan karya ini dapat mengispirasi dan berguna bagi khalayak umum.Kata Kunci: orang berkumis, inspirasi, seni lukis.
KLENTENG KWAN SING BIO SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN KARYA BATIK SAPUTRI, SUPENI; RATYANINGRUM, FERA
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalaman visual tentang keindahan arsitektur, ornamen, dan warna-warna yang ada di Klenteng Kwan Sing Bio membuat penulis tergugah untuk menjadikannya sebagai sumber ide penciptaan karya batik. Tujuan penciptaan ini adalah menciptakan karya batik yang merepresentasikan keunikan dan ciri khas yang dimiliki oleh Klenteng Kwan Sing Bio melalui proses eksplorasi. Tahapan penciptaan karya ini dimulai dari munculnya ide karya, melakukan pengumpulan data, perancangan desain karya, penentuan teknik dan pemilihan bahan, kemudian perwujudan karya. Motif yang diterapkan berupa gubahan gerbang Klenteng, unsur ornamen yang terdapat pada bangunan Klenteng, dan beberapa gubahan bangunan lain yang ada di lingkungan Klenteng Kwan Sing Bio. Media yang digunakan berupa kain katun dan tenun gedog. Jenis pewarna yang digunakan adalah remasol dan naptol. Pembuatan karya menggunakan teknik batik tulis, pewarnaan secara colet dan celup, serta teknik retakan lilin pada beberapa bagian. Tahap perwujudan karya meliputi pemindahan desain ke kain, pencantingan, pewarnaan, penguncian warna, dan pelepasan lilin. Setelah itu kain dijahit berdasarkan rancangan yang telah dibuat. Karya yang dihasilkan berupa dua kain panjang, tiga busana perempuan berupa dua outer dan sebuah gaun panjang, serta satu busana kemeja laki-laki.Kata Kunci: Batik, Klenteng, Kwan Sing Bio
PERANCANGAN CORPORATE IDENTITY OMAHDEWE CAFÉ SIDOARJO ROSA DIANTY, REGINA; ARYANTO, HENDRO
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Café merupakan tempat berkumpul atau sekedar bersantai bersama teman atau keluarga. Salah satu café hits di Sidoarjo adalah Omahdewe Café terletak di Jalan Raya Ponti Lingkar Barat, Sidoarjo, Jawa Timur. Bermula dari pemilik café yang belum menemukan tempat hangout yang nyaman dengan harga terjangkau. Pada tahun 2014, Omahdewe Café dibuka dengan menyuguhkan interior desain yang unik dan hidangan dengan harga terjangkau. Hingga 2018 Omahdewe Café belum memiliki logo tetap sebagai identitas perusahaan, dalam pengaplikasian ke beberapa media pendukung promosi hanya sebatas menggunakannama perusahaan dan tanpa mempertimbangkan kekonsistenan. Berdasarkan latar belakang dapat diperoleh rumusan masalah yaitu; (1) Bagaimana konsep dan proses desain perancangan corporate identity Omahdewe Café di Sidoarjo; (2) Bagaimana visualisasi karya desain perancangan corporate identity Omahdewe Café di Sidoarjo. Perancangan corporate identity diawali dengan mencari informasi mengenai data internal cafe dengan baik dan benar yang dapat dilakukan melalui proses wawancara. Informasi yang telah terkumpul dipilah melalui proses analisis SWOT dan USP. Hasil karya desain berupa identitas perusahaan yaitu GSM yang berisi pedoman pemakaian identitas, stationary dan merchandise dengan tema ?Simpe & fun?. Pada tahap awal proses perancangan desain, yaitu terlebih dahulu dibuat sketsa kasar atau thumbnail lalu kemudian dilanjutkan dengan proses visualisasi tight tissue dengan menggunakan software Adobe PhotoShop CC. setelah proses tight tissue selesai dilanjutkan dengan proses akhir yaitu produksi atau final art yang dibuat dalam skala kecil atau mock-up. Perancangan ini diharapkan dapat menghasilkan karya desain yang unik dan kreatif dan bisa mendukung tercapainya tujuan perancangan identitas perusahaan kepada masyarakat.Kata Kunci: Perancangan, Identitas perusahaan, Café,
PERANCANGAN MEDIA PROMOSI BATIK TULIS GEDOG H.M. SHOLEH TUBAN , SETIYORINI
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik TulisGedog H.M. Sholehadalahprodusen Batik TulisGedogTuban yang berdirisejakTahun 1991, memproduksiberagamjenisproduk Batik GedogTubanseperti Batik Tulis Kain Bahan Katun dan Sutera. Batik tuliskaintenun. Pakaianjadi, seragamkantor, seragamSekolahpartai dan eceran. Batik Kaosmulaiukurananak-anakhingga model dewasa. Batik busanamuslim, jarit / jarik, daster. Batik taplakmeja, bed cover, sarung, Tempat tissue dan sebagainya..Denganmerek "Batik TulisGedog H.M. SholehTuban" dibawahnaungan UD Budi Karya, mayoritasberagamproduk Batik TulisGedogTubanproduksisecarahandmade (tulis) dan sebagianlainnyadiproduksidengancara modern.Melihatkualitasproduksi yang baikdari Batik TulisGedogTuban H.M. Sholeh dan masihbelumdikenal di daerahluarKabupatenTuban, makaperludirancang media promosi yang menarik dan tepatsasaranuntukmempromosikanproduk Batik TulisGedog H.M. SholehkepadamasyaratakatluarKabupatenTuban. Berdasarkan latar belakang, dapat diperoleh rumusan masalah yaitu: (1) Bagaimana konsep Perancangan Media Promosi Batik Tulis ?H.M. Sholeh? Tuban; (2) Bagaimana proses perancangan media promosi Batik Tulis Gedog ?H.M. Sholeh? Tuban; (3) Bagaimana penerapan perancangan Media Promosi Batik Tulis Gedog ?H.M. Sholeh? Tuban.Tujuandariperancangan media promosi H.M. Sholehadalah (1) Mendiskripsikankonsepperancangan media promosi batik ?H.M. Sholeh? Tuban (2) Mendiskripsikan proses perancangan media promosi Batik TulisGedog H.M. Sholeh (3) Menerapkanperancangan Media Promosi Batik TulisGedog H.M. SholehTuban. Tahap awal yang dilakukan adalah survei lokasi penelitian di rumah produksi H.M. Sholeh Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban. Sumber data yang diperoleh diambil dengan wawancara pada narasumber dan data tertulis dari narasumber. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi; Metode analisis data menggunakan teknik review desain untuk mengetahui kelayakan desain yang akan dibuat. Hasil karya desain meliputi katalog, brosur dan kemasan dengan tema tradisional elegan. Pada awal proses perancangan desain, yaitu terlebih dahulu membuat Thumnail kemudian dilanjutkan dengan proses visualisasi Tightissue dengan menggunakan software Adobe Illustrator CS6 2016. Setelah proses Tightissue selesai maka dilakukan review desain oleh validator untuk perbaikan desain dan dilanjutkan dengan proses akhir yaitu produksi atau final desain yang dibuat dalam skala kecil atau mock up.Perancangan ini diharapkan dapat menghasilkan karya desain promosi yang kreatif dan komunikatif dan dapat mendukung tercapainya tujuan promosi kepada masyarakat. Kata Kunci: Perancangan, Promosi, Batik, Gedog Tuban