cover
Contact Name
HIJRAH IRWAN
Contact Email
hijrahirwan0806@gmail.com
Phone
+6282238074848
Journal Mail Official
hijrahirwan0806@gmail.com
Editorial Address
Universitas Cenderawasih, Gedung D FEB UNCEN Kampus Waena, Jl. Kamp Wolker Yabansai, Jayapura, Papua 99351
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan (JKESP)
ISSN : 23556323     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan is a blind-review journal published three times a year (April, August, and December). The journal features various articles based on philosophical, conceptual, and theoretical insights, critical reviews, and research findings in the fields of development economics and economic development.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "vol 1 no 2 (2014)" : 6 Documents clear
Analisis Pertumbuhan Dan Potensi Sektoral Pertanian Dalam Perekonomian Kabupaten Jayawijaya Tahun 2008 - 2012 Achmad Riyadi Pajeru; Yundy Hafizrianda; Charley M. Bisai
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 1 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v1i2.2040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan sektoral pertanian di Kabupaten Jayawijaya serta mengetahui potensi sektoral pertanian di Kabupaten Jayawijaya. metode analisis yang digunakan adalah Location Question, Shift Share, Model Rasio Pertumbuhan, Tipologi Klassen dan Overlay. Untuk tujuan ananlisis digunakan data sekunder berupa data time series 2008 – 2012, yaitu data PDRB atas dasar harga konstan di Kabupaten Jayawijaya dan Provinsi Papua, pertumbuhan ekonomi, sektor potensial, struktur ekonomi dan shift share.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi sektor pertanian di Kabupaten Jayawijaya adalah sebesar 10,46 persen dan 2,96 persen yaitu sub sektor tanaman bahan makanan dan sub sektor peternakan sedangkan sub sektor lainnya hanya mampu memberikan kontribusinya sebesar 0,14 persen. sektor yang perlu dikembangkan pada sektor pertanian hanya ada dua sub sektor saja yaitu tanaman bahan makanan dan sub sektor peternakan. Kata kunci : Pertumbuhan Sektoral Pertanian, Sektor Basis Ekonomi, Shift Share dan Overlay.
Analisis Potensi Retribusi Objek Wisata Pantai Base-G Di Kota Jayapura Damaris M. Youwe; Mesak Ick; Agustina Sanggrangbano
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 1 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v1i2.2041

Abstract

Papua memiliki potensi yang cukup besar dari sektor pariwisata untuk menyumbangkan PAD kepada pemerintah daerah. Potensi ini merupakan sumber pendapatan bagi Papua, khususnya bagi daerah-daerah yang memiliki objek wisata. Salah satu dari daerah tersebut ialah Jayapura sebagai ibukota provinsi. Objek wisata yang terdapat di Kota Jayapura salah satunya ialah objek wisata Pantai Pantai Base-G. Tujuan dari Penelitian ini yaitu mengetahui seberapa besar potensi retribusi yang dapat di hasilkan dari objek wisata Pantai Base-G Kota Jayapura serta Mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai faktor yang mempengaruhi pungutan retribusi di Pantai Base-G Kota Jayapura. Penelitian ini di analisis dengan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Dimana retribusi per tahun dihitung dengan cara: jumlah pengunjung x dengan tarif retribusi x dengan 365 hari dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kurang optimalnya pungutan Retribusi dalam pengelolaan objek wisata Pantai Base-G, peneliti menggunakan alat analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Dalam setahun pendapatan yang bisa di hasilkan dari loket masuk Objek  wisata Pantai Base-G saat ini yaitu Rp.96.000.000. Sedangkan perhitungan setelah adanya retribusi total pendapatan yang di hasilkan per tahun dari Objek wisata Pantai Base-G yaitu mencapai Rp.2.470.000.000. Masih kurangnya tingkat koordinasi antara pemerintah daerah setempat dan instansi pemerintahan yang terkait. Kurangnya sarana dan prasarana yang menunjang. Tarif yang masih beragam sesuai dengan keinginan pemilik tempat objek wisata.Kata Kunci : Potensi Retribusi, Wisata Pantai, Pantai Base-G Jayapura
Analisis Peranan Desentralisasi Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat Dini Rahmatika Hidayanti; Transna Putra Urip; Agustina Sanggrangbano
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 1 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v1i2.2042

Abstract

Pengalihan BPHTB menjadi pajak daerah diharapkan memiliki pengaruh terhadap penerimaan daerah dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Manokwari, pengalihan ini akan menjadi salah satu sumber penerimaan daerah yang cukup potensial bagi Kabupaten Manokwari jika dikelola dengan maksimal. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah laporan penerimaan daerah Kabupaten Manokwari dari tahun 2006 - 2013. Dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif, didapatkan bahwa desentralisasi BPHTB memberikan kontribusi penerimaan di Kabupaten Manokwari. Walaupun kontribusi yang diberikan masih kurang. Kontribusi yang masih kurang ini dikarenakan masih ada kendala dalam proses pemungutan.Kata Kunci: Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, Desentralisasi, Kontribusi, Pendapatan Asli Daerah.
Pengaruh Alokasi Anggaran Pemerintah Terhadap Aktivitas Pemberdayaan Perempuan Di Kota Jayapura Normayunita Normayunita; Julius Ary Mollet; Antonia Klara Bonay
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 1 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v1i2.2043

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa banyak alokasi anggaran yang tersalurkan ke kaum perempuan dari program-program kegiatan yang dibuat oleh Badan Pemberdayaan Perempuan yang ada di Kota Jayapura. Penelitian dilakukan dengan metode kasus dengan mengkombinasikan bebagai cara dalam pengambilan data untuk membahas topik diatas secara deskriptif kualitatif, dengan analisis data menggunakan analisis SWOT yaitu metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu obyek penelitian. Kata Kunci: Alokasi Anggaran, Aktivitas, Pemberdayaan Perempuan
Analisis Persepsi Masyarakat Terhadap Program Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) Di Kabupaten Keerom Yohanes Yanuarius Baru; Mesak Ick; Agustina Sanggrangbano
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 1 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v1i2.2045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap program Bantuan Keungan Kepada Kampung (BK3) di Kabupaten Keerom pada bidang infrastruktur lingkungan kampung, bidang pendidikan, bidang kesehatan, dan bidang ekonomi produktif. Penelitian ini di laksanakan di Kabupaten Keerom, yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah 7 Distrik dan 61 Kampung yang berada di Kabupaten Keerom, selanjutnya untuk menentukan sampel pada masyarakat, peneliti menggunakan teknik Eksidental Sampling. Untuk mengetahui persepsi masyarakat kampung terhadap program Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) di Kabupaten Keerom digunakan analisa data Skala Likert. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini bahwa pada umumnya persepsi masyarakat terhadap program Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) di Kabupaten Keerom yang dialokasikan pada bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Lingkungan Kampung telah terlaksana dan bermanfaat bagi masyarakat, kecuali pada bidang Ekonomi Produktif yang secara keseluruhan belum terlaksana dan bermanfaat secara merata bagi masyarakat, Kurangnya tenaga-tenaga pendamping program Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) yang benar-benar mampu dapat mendamping dan membantu masyarakat di setiap kampung dalam mengelola anggaran keuangan Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) sebesar Rp. 1 Miliar tersebut, dan Kinerja Pemerintah Aparatur kampung dalam mengelolah anggaran keuangan Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) di dalam kampung belum dilakukan dengan baik dan benar, sehingga manfaat dari dana BK3 itu sendiri belum dinikmati / dirasakan oleh seluruh masyarakat di dalam kampung.Kata Kunci : Persepsi Masyarakat, Program Bantuan Keuangan Kepada Kampung
Analisis Pengaruh Harga Subsidi BBM Bensin Terhadap Pendapatan Nelayan Dan Harga Satuan Ikan Laut Di Kota Jayapura Zeth F. Waroy; Ida Ayu Purba Riani; Elisabeth Lenny Marit
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 1 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v1i2.2046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga subsidi BBM bensin terhadap pendapatan nelayan dan harga satuan ikan laut di Kota Jayapura. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data sekunder dari Dinas Perikanan Provinsi Papua di Kota Jayapura dan yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah 4 variabel yaitu produksi ikan laut, nilai produksi (pendapatan nelayan), harga satuan ikan laut per ton, harga satuan ikan laut per kg dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 2 variabel yaitu pendapatan nelayan (nilai produksi) dan harga satuan ikan laut per kg,  dimana peneliti menggunakan metode purposive sampling untuk mengambil sampel. Alat analisis yang digunakan adalah analisa regresi pada SPSS. Dari hasil analisis data yang dilakukan harga subsidi BBM bensin berpengaruh terhadap pendapatan nelayan karena berdasarkan hasil olah data nilai signifikan dari pendapatan nelayan (nilai produksi) yaitu (0,03) yang berarti lebih kecil dari nilai signifikan (0,05), jadi harga BBM yang berubah-ubah sangat berpengaruh terhadap pendapatan nelayan di Kota Jayapura. Sedangkan berbanding terbalik dengan pendapatan nelayan, harga subsidi BBM bensin tidak berpengaruh terhadap harga satuan ikan laut di Kota Jayapura. Hal ini terjadi karena nilai signifikan dari harga satuan ikan laut yaitu (0,011) yang berarti lebih besar dari nilai signifikan (0,011), jadi harga BBM yang berubah-ubah dari tahun ke tahun tidak berpengaruh terhadap harga satuan ikan di Kota Jayapura. Dengan hasil yang diperoleh ini, maka kenaikan harga BBM bensin tiap tahunnya berpengaruh terhadap pendapatan nelayan, sedangkan harga satuan ikan laut tidak berpengaruh melainkan variabel-variabel lain yang mempengaruhi.Kata Kunci : Harga Subsidi BBM, Pendapatan Nelayan, dan Harga Satuan Ikan Laut

Page 1 of 1 | Total Record : 6