cover
Contact Name
Wesli
Contact Email
wesli@unimal.ac.id
Phone
+62811671918
Journal Mail Official
teras.jurnal@unimal.ac.id
Editorial Address
Civil Engineering Department, Universitas Malikussaleh,Main Campus of Universitas Malikussaleh Jl. Medan-Banda Aceh, Cot Tengku Nie, Reuleut, North Aceh District, Aceh, Indonesia Email: teras.jurnal@unimal.ac.id
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20880561     EISSN : 25021680     DOI : https://doi.org/10.29103/tj.v16i2.1360
Core Subject :
Focus and Scope Teras Jurnal - Jurnal Teknik Sipil is a journal that communicates the results of research within the scope of civil engineering and scientific development as well as aspects of practitioners. The process of manuscript submission is open throughout the year. All submitted manuscript will be screened with double-blind peer review and editorial review before they are accepted to publish. Teras Jurnal receives a manuscript from the following area below civil engineering science and development with the interdisciplinary and multidisciplinary approach: Building Materials and Structures Constructions Technology Constructions Economy and Management Earthquake Engineering Environmental Engineering Renovation of Buildings Geotechnical Engineering Highway Engineering Hydraulic and Hydraulic Structures Road and Bridge Engineering Structural Engineering Surveying and Geo-Spatial Engineering Transportation Engineering Tunnel Engineering Urban Engineering and Economy Water Resources Engineering Urban Drainage
Arjuna Subject : -
Articles 441 Documents
KAJIAN MOBILITAS PENDUDUK PADA SISTEM TRANPORTASI DARAT PASCA TSUNAMI DI PROPINSI ACEH Wesli Wesli
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 2 No. 4 (2012): Teras Jurnal, Vol 2, No 4, Desember 2012
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v2i4.54

Abstract

Rehabilitasi dan rekonstruksi prasarana jalan, jembatan dan perumahan penduduk yang hancur akibat tsunami akan berdampak terhadap pola mobilitas dan kebutuhan perjalanan masyarakat. Relokasi pemukiman menjadi komplek-komplek perumahan yang menjadi sumber bangkitan bagi lalu lintas dan membentuk pola-pola mobilitas tersendiri. Kebutuhan sarana transportasi masyarakat khususnya sepeda motor meningkat pesat seiring dengan mudahnya kepemilikan melalui sistem kredit sehingga tingkat permintaan terhadap sepeda motor khususnya cukup signifikan dan memicu terjadinya kemacetan terutama di pusat-pusat kota baik di propinsi maupun di kabupaten/kota. Metode kajian melalui kajian literatur berdasarkan penelusuran dokumen pada instansi terkait yang dihubungkan terhadap literatur referensi dan teori-teori yang dianalisis secara langsung. Hasil kajian menunjukkan bahwa komplek pemukiman berdampak pada terkonsentrasinya aktivitas penduduk pada suatu wilayah sehingga menimbulkan bangkitan baru, peningkatan mobilitas, peningkatan permintaan kenderaan bermotor yang berakibat kepada terjadinya kemacetan pada ruas-ruas tertentu serta tingginya tingkat kecelakaan di wilayah perkotaan. Aspek manajemen sistem transportasi belum ada upaya pemerintah daerah..Rehabilitasi dan rekonstruksi sangat berpengaruh terhadap aksesibilitas sehingga secara signifikan mendukung pertumbuhan ekonomi di propinsi Aceh.Kata Kunci : Mobilitas, Sistem Transportasi
STUDI PENGGUNAAN PASIR DAN POZZOLAN ALAM TERHADAP DAYA TAHAN API PAPERCRETE Surya Bermansyah; Yulia Hayati; Lia Mayliza; Rita Ofiani
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 2 No. 4 (2012): Teras Jurnal, Vol 2, No 4, Desember 2012
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v2i4.55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi pozzolan alam terhadap daya tahan api beton kertas (papercrete). Penelitian terdahulu terhadap campuran papercrete komposisi volume semen dan pasir 1 : 3,5 menunjukkan bahwa penggunaan variasi bubur kertas yang optimal pada porsi pasir adalah 62% sehingga komposisi volume semen-pasir-bubur kertas menjadi 1 : 1,3 : 2,2; dengan FAS 0,35. Komposisi volume pozzolan alam yang digunakan adalah dari 1 bagian pasir, yaitu 50%, 60%, 70%, 80%, 90%, dan 100%. Benda uji yang digunakan adalah pelat ukuran 100 cm x100 cm x3,5 cm. Hasil pengujian daya tahan api menunjukkan beton kertas (papercrete) dengan komposisi pozzolan alam 50%, 60% dan 70% tergolong dalam kategori bahan menahan api (fire retardant). Kategori ini tergolong kategori menengah untuk bahan bangunan yang baik berdasarkan ketahanannya tehadap bahaya kebakaran. Untuk beton kertas dengan komposisi pozzolan alam 80%, 90% dan 100% tergolong dalam kategori bahan sukar terbakar (semi noncombustible). Kategori ini tergolong baik untuk bahan bangunan berdasarkan ketahanannya tehadap bahaya kebakaran.Kata kunci: beton kertas, pozzolan alam, daya tahan api.
STUDI KOMPARASI PERILAKU STRUKTUR SISTEM RANGKA BERPENGAKU EKSENTRIK TIPE D TERHADAP SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN Maizuar Maizuar; Burhanuddin Burhanuddin
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 2 No. 4 (2012): Teras Jurnal, Vol 2, No 4, Desember 2012
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v2i4.56

Abstract

Salah satu upaya mengoptimalkan kelebihan struktur baja adalah dengan menggunakan konfigurasi Sistem Rangka Berpengaku Eksentrik (SRBE) sebagai sistem rangka struktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bresing eksentrik terhadap perilaku struktur dan membandingkan perilaku struktur SRPMK dan SRBE terhadap beban gempa. Dalam studi ini didesain sebuah portal baja beraturan menggunakan bresing tipe D dengan jumlah lantai 10. Perencanaan didasarkan pada SNI 03-1729- 2002 dan SNI 03-1726-2003. Sebagai pembanding turut didesain gedung yang sama namun tanpa menggunakan bresing agar dapat dilihat pengaruh penambahan bresing eksentrik terhadap struktur tersebut ketika bekerja beban gempa. Hasil analisis menunjukkan bahwa SRPMK dan SRBE memiliki pola mode shape yang hampir sama. Penambahan bresing secara nyata dapat meningkatkan kapasitas struktur terhadap beban lateral secara umum sebesar 28,317% pada sumbu X dan 20,133% pada sumbu Y. Struktur SRBE memiliki kekakuan elastik dan pasca-elastik serta mekanisme pelelehan yang lebih baik dibandingkan struktur SRPMK.Kata Kunci : Komparasi, Perilaku, SRPMK, SRBE
STABILITAS LAPIS ASPAL BETON AC-WC MENGGUNAKAN ABU SEKAM PADI Said Jalalul Akbar; Wesli Wesli
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 2 No. 4 (2012): Teras Jurnal, Vol 2, No 4, Desember 2012
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v2i4.57

Abstract

AC-WC (Asphal Concrete-Wearing Course) merupakan lapis aspal beton (laston) yang berfungsi sebagai lapisan aus pada sebuah konstruksi perkerasan jalan. Sebagai bahan pengisi pada lapis ini biasanya digunakan abu batu. Pada penelitian ini dilakukan alternatif pengganti bahan pengisi yaitu dengan menggunakan abu sekam padi yang diambil dari limbah hasil pembakaran pada kilang padi. Tujuan penelitian ingin mengetahui seberapa besar perbedaan nilai para meter marshall antara abu batu dengan abu sekam padi sebagai pengganti filler pada campuran aspal panas AC-WC. Metode yang digunakan adalah metode bina marga, dengan membuat benda uji dari kedua campuran sesuai syarat Depkimpraswil (2002) dengan beberapa variasi tertentu, selanjutnya dilakukan pengujian Marshall dilaboratorium. Penelitian ini hanya melihat perbedaan nilai parameter Marshall antara abu batu dengan abu sekam padi.Dari hasil pengujian yang telah dilakukan di laboratorium diporeh nilai parameter marshall sebagai berikut: nilai Density, Stabilitas, Flow dan Marshall Quotient meningkat (lebih besar) pada campuran yang menggunakan abu sekam padi. Kenaikan nilai Density, Stabilitas, Flow dan Marshall Quotient secara merata (optimum) terjadi pada campuran yang menggunakan abu sekam padi 6%. Sedangkan pada campuran abu sekam padi 8% terjadi penurunan nilai stabilitas.Kata kunci: Stabilitas, Laston, Abu Sekam Padi
KAJIAN SPASIAL DAN PARTISIPASI MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN BANJIR DI KABUPATEN ACEH UTARA Wesli Wesli
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2011): Teras Jurnal, Vol.1, No.1, Maret 2011
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v1i1.58

Abstract

Setiap tahun sungai Krueng Keureuto menimbulkan bencana banjir di daerah pengalirannya terutama di kecamatan Matangkuli, Lhoksukon, Baktiya, Tanah Pasir dengan lama genangan 7 hari sampai 15 hari serta tinggi genangan 60 cm sampai 100 cm. Kontradiksi antara kebutuhan lahan untuk pengembangan pembangunan wilayah dengan kebutuhan lahan yang mampu menjadi penyangga air perlu diatasi melalui suatu kajian optimasi spasial agar kedua kebutuhan tersebut dapat terpenuhi namun juga dapat mereduksi kelebihan air yang akan berakibat banjir. Disamping itu perlu dilakukan upaya partisipasi masyarakat sebagai salah satu stake holders dalam melakukan tindakan preventiv maupun mitigasi bencana banjir. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa partisipasi masyarakat masih rendah dan kurangnya peluang yang diberikan oleh pemerintah daerah pada keikutsertaan masyarakat. Untuk penanggulangan banjir dengan pendekatan struktural (structural approach) mempunyai kecenderuangan terhadap tingginya biaya yang diperlukan sementara keterbatasan anggaran pada pemerintah daerah merupakan konstrain pada aspek tersebut sehingga perlu dilakukan strategi non structural approach dengan melibatkan masyarakat dan mengandalkan konsep modal sosial yaitu trust (kepercayaan),Kata Kunci : Spasial, Partisipasi Masyarakat, Banjir
ANALISIS TRANSPORTASI KOTA LHOKSEUMAWE Said Jalalul Akbar
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2011): Teras Jurnal, Vol.1, No.1, Maret 2011
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v1i1.59

Abstract

Kota Lhokseumawe salah satu kota sedang berkembang di provinsi Aceh,saat ini mengalami kemacetan dan rasa kurang nyaman bagi pengguna jalandi titik tertentu pada ruas jalan dalam kota maupun pinggiran kota, sehinggaperlu dilakukan suatu kajian/analisis terhadap sistem transportasi yangsedang berlangsung saat ini. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui kondisifaktual sistem transportasi yang sedang diterapkan dan langkah solusi apakahyang seharusnya dilakukan oleh pemerintah kota agar nantinya sesuai denganperundang-undangan traspotasi. Metode yang digunakan dalam penelitian inidengan pengamatan langsung di lapangan pada titik-titik tertentu sesuaipedoman serta rujukan yang telah diatur didalam peraturan yang berlaku.Dari hasil penelitian diperoleh beberapa jawaban tentang sistem transportasiyang sedang berlaku yaitu jumlah penduduk yang tidak seimbang denganukuran (kapasitas) jalan, banyaknya hambatan samping yang disebabkan olehpara pedangang kaki lima, banyaknya terjadi kecelakaan lalulintas yangdisebabkan oleh ulah pengemudi yang pakir disembarang tempat, kurangmematuhi peraturan lalulintas dan banyaknya pengemudi dibawah umur,serta masih kurangnya rambu lalulintas pada titik-titik tertentu. Langkah sertasolusi yang perlu dilakukan untuk menanggulangi hal tersebut adalah denganmenambah jaringan jalan pada beberapa daerah tertentu, memperlebarukuran jalan sesuai kapasitas lalulintas yang dilayani, menambah ramburambulalulintas pada beberapa tempat dan memeperbaiki kembali ramburambulama yang telah rusak dan kurang jelas serta memperjelas garis markajalan pada tempat-tempat tertentu. Untuk meningkatkan kesadaran akanperaturan lalulintas oleh para pengemudi perlu dilakukan sosialisasi melaluimedia cetak, elektronik maupun stiker-stiker.Kata Kunci : Transportasi, jalan dan lalulintas
PERILAKU LENTUR BALOK BETON BERTULANG KOMPOSIT BETON NORMAL-BETON NON PASIR TAMPANG T Yovie Chandra
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2011): Teras Jurnal, Vol.1, No.1, Maret 2011
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v1i1.60

Abstract

Inovasi dan teknologi konstruksi beton sekarang ini sedang mengembangkan penggunaan beton non-pasir sebagai bahan bangunan di mana pembuatannya mudah, cepat dan dapat diaplikasikan pada struktur rumah sederhana. Untuk itu perlu penelitian perilaku dan karakteristik balok komposit antara beton normal dan beton non-pasir dalam memikul beban yang bekerja pada suatu struktur dengan blok tekan beton diusahakan di daerah sayap. Spesimen berupa 3 benda uji yang terdiri dari 1 buah balok T beton normal, 1 buah balok komposit T, dan 1 buah balok T beton non-pasir dan diuji dengan gaya vertikal yang sama besar pada sepertiga bentang. Beton normal dirancang fc=20 MPa dan beton non pasir dirancang dengan perbandingan volume semen kerikil 1:2. Data pengujian yang diambil berupa nilai beban, regangan dan lendutan dianalisis sehingga diperoleh kapasitas momen, kekakuan, daktilitas. Melalui pola retak akibat beban statis diperoleh jenis keruntuhannya. Selain itu juga dilakukan penelitian pendukung yaitu pengujian kuat lekat antara baja tulangan dan pengujian gaya geser friksi pada balok T komposit. Hasil pengujian lentur pada balok T BK-1 dan BNP- 1 dibandingkan terhadap beton BN-1 diperoleh penurunan kapasitas sebesar 1,35 % dan 8,53 %. Analisis daktilitas balok BK-1 dan BNP-1 bila dibandingkan terhadap balok BN-1 diperoleh penurunan daktilitas sebesar 4,98 % dan 12,68 %. Penurunan nilai kekakuan lentur balok BK-1 dan BNP- 1 mencapai 1,46 % dan 6,49 % terhadap balok BN-1. Pola retak balok BN-1, BNP-1 dan BK-1 adalah keruntuhan lentur dimana terjadi retak dimulai dari tengah bentang sampai sepertiga panjang balok dan semakin melebar menuju sumbu netral penampang. Hasil pengujian kuat lekat beton non-pasir dengan tulangan diameter 12 mm diperoleh sebesar 8,1848 MPa. Hasil pengujian geser friksi menunjukkan kuat geser sebesar 2,111MPa .Kata kunci : Komposit, Kapasitas Momen, Daktilitas, Kekakuan
PENGARUH VARIASI FILLER TERHADAP NILAI KEPADATAN UNTUK AGREGAT PASIR KASAR Hamzani Hamzani
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2011): Teras Jurnal, Vol.1, No.1, Maret 2011
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v1i1.61

Abstract

Campuran agregat sebagai bahan konstruksi perkerasan jalan raya sangat dipengaruhi mutu perkerasan, salah satu faktor adalah sifat agregat, gradasi, kepadatan dan daya dukung yang dinyatakan dengan CBR. Nilai CBR bergantung pada komposisi butiran agregat, kepadatan dan kekerasan. Penelitian ini untuk menyelidiki pengaruh variasi filler terhadap nilai kepadatan dan daya dukung perkerasan dari agregat pasir kasar. Dengan cara memvariasikan filler dari agregat pasir kasar bergradasi rapat dengan tingkat kepadatan berapa didapatkan daya dukung maksimum. Tahapan-tahapan penelitian yaitu pertama dengan melakukan percobaan pemadatan dengan Modified Proctor dan dilanjutkan percobaan CBR berdasarkan kadar air optimum yang didapat dari percobaan pemadatan. Komposisi filler yaitu 5%, 7%, 9%, 11% dan 13% terhadap berat total campuran. Rancangan benda uji kepadatan masing-masing variasi filler adalah variasi kadar air yaitu 6%, 7%, 8%, 9% dan 10%, sehingga jumlah benda uji 5 x 5 = 25 buah. Dari hasil pengujian kepadatan diperoleh pada kadar filler 5,% didapat kadar air optimum 7,30% dengan berat isi kering (γd) maksimum 2,788 gr/cm3. Selanjutnya pengujian CBR pada setiap variasi filler dan tertinggi pada filler 9% dengan kadar air optimum 7,85% didapat nilai CBR laboratorium 86,66%. Dari hasil di atas terlihat nilai CBR maksimum tidak terjadi pada campuran dengan tingkat kepadatan optimum.Kata-kata kunci: kepadatan, daya dukung dan filler
PENURUNAN PELAYANAN JALAN AKIBAT DISINTEGRATION, UTILITY CUT DEPRESSION, BLEEDING, DAN POLISHED AGGREGATE PADA PERKERASAN LENTUR Muhammad Fauzan; Herman Fithra; Said Jalalul Akbar; Muhammad Kabir Ikhsan
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2011): Teras Jurnal, Vol.1, No.1, Maret 2011
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v1i1.62

Abstract

Umur pelayanan jalan sangat ditentukan oleh kondisi permukaan perkerasan didasari pada profil permukaan yang diukur dengan hasil indek permukaannya. Indek permukaan diperkenalkan oleh AASHTO berdasarkan pengamatan kondisi perkerasan berupa retakan, distorsi, cacat permukaan, lubang dan tambalan. Konstruksi jalan yang rata, kuat dan terpelihara akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi transportasi dan perkembangan ekonomi. Tujuan penelitian untuk mengetahui penurunan pelayanan jalan akibat cacat permukaan, penurunan pada bekas penanaman utilitas, kegemukan dan pengausan di jalan dengan menggunakan metode indek kondisi perkerasan. Penelitian berdasarkan kerusakan disintegration, utility cut depression, bleeding dan polished aggregate. Total nilai indek dari kerusakan-kerusakan akan dikurangi 100% yang berati sisa pelayanan jalan. Asumsi tingkat kerusakan setiap jenis kerusakan adalah berat. Menggunakan kurva yang disiapkan PCI dapat diketahui besarnya penurunan indek permukaan. Kerusakan jenis disintegration yang berupa stripping dengan luas kerusakan 30%, 60% dan 90% menghasilkan nilai PCI berturut-turut sebesar 91, 89, dan 85, ravelling dengan luas kerusakan 30%, 60% dan 90% menghasilkan nilai PCI berturut-turut sebesar 91, 89, dan 85, serta potholes dengan luas kerusakan 30%, 60% dan 90% menghasilkan nilai PCI berturutturut sebesar 85, 78, dan 75. Kerusakan jenis utility cut depression dengan luas kerusakan 30%, 60% dan 90% menghasilkan nilai PCI berturut-turut sebesar 84, 83, dan 82. Kerusakan jenis bleeding dengan luas kerusakan 30%, 60% dan 90% menghasilkan nilai PCI berturut-turut sebesar 98, 96, dan 84. Kerusakan jenis polished aggregate dengan luas kerusakan 30%, 60% dan 90% menghasilkan nilai PCI berturut-turut sebesar 99, 98, dan 97.Kata-kata kunci: Pelayanan, Kondisi Permukaan Jalan
ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA DALAM KONTRAK KERJA KONSTRUKSI Muhammad Fauzan
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2011): Teras Jurnal, Vol.1, No.1, Maret 2011
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v1i1.63

Abstract

Industri konstruksi adalah industri yang kompleks dan sulit untuk dikendalikan. Kompleks karena berhimpunnya berbagai jenis elemen konstruksi yang menuntut interaksi dari berbagai jenis keahlian dan para pihak yang terlibat di dalamnya. Sulit untuk dikendalikan karena dilaksanakan di alam terbuka yang rentan sekali dipengaruhi oleh cuaca. Halhal tersebut jika tidak disikapi dengan baik sejak dari fase awal pelaksanaan konstruksi melalui penyusunan dokumen kontrak kerja konstruksi dan manajemen pelaksanaan kontrak kerja konstruksi yang baik, dapat berpotensi menimbulkan klaim dari satu pihak yang merasa dirugikan oleh pihak lain. Klaim ini jika tidak segera diselesaikan berpotensi menimbulkan perselisihan (dispute). Meskipun dispute bukanlah sesuatu yang diharapkan dalam proses pelaksanaan konstruksi, namun seringkali harus dihadapi dan diatasi bersama oleh para pihak yang terlibat. Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS) yang dapat ditempuh untuk menyelesaikan dispute adalah: negosiasi, mediasi, arbitrasi dan litigasi. Kata kunci: klaim, dispute, alternatif penyelesaian sengketa (APS)

Page 6 of 45 | Total Record : 441


Filter by Year

2011 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): Teras Jurnal (September 2026) Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal Vol. 15 No. 1 (2025): Volume 15 Nomor 1, Maret 2025 Vol. 15 No. 2 (2025): Teras Jurnal (September) Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024 Vol. 14 No. 1 (2024): Volume 14 Nomor 1, Maret 2024 Vol. 13 No. 2 (2023): Volume 13 Nomor 2, September 2023 Vol. 13 No. 1 (2023): Volume 13 No 1, Maret 2023 Vol. 12 No. 2 (2022): Volume 12 Nomor 2, September 2022 Vol. 12 No. 1 (2022): Volume 12 Nomor 1, Maret 2022 Vol. 11 No. 2 (2021): Volume 11 Nomor 2, September 2021 Vol. 11 No. 1 (2021): Maret 2021 Vol. 10 No. 2 (2020): Volume 10 Nomor 2 September 2020 Vol. 10 No. 1 (2020): Volume 10 Nomor 1 Vol. 9 No. 2 (2019): Volume 9, Nomor 2, September 2019 Vol. 9 No. 1 (2019): Volume 9, Nomor 1, Maret 2019 Vol. 8 No. 2 (2018): Vol 8 No 2 September 2018 Vol. 8 No. 1 (2018): Vol 8 Nomor 1, Maret 2018 Vol. 7 No. 2 (2017): Vol. 7 Nomor 2, September 2017 Vol. 7 No. 1 (2017): Vol 7 No 1 Maret 2017 Vol. 6 No. 1 (2016): Volume 6 Nomor 1 (2016), Teras Jurnal, Vol 6 No 1, Maret 2016 Vol. 6 No. 2 (2016): Volume 6 Nomor 2, September 2016 Vol. 5 No. 2 (2015): TERAS JURNAL Vol.5, No.2, September 2015 Vol. 5 No. 1 (2015): TERAS JURNAL, Vol. 5, No. 1, Maret 2015 Vol. 4 No. 2 (2014): TERAS JURNAL, VOL.4, NO.2, SEPTEMBER 2014 Vol. 4 No. 1 (2014): TERAS JURNAL, VOL.4, NO.1, MARET 2014 Vol. 3 No. 2 (2013): Teras Jurnal, Vol 3, No 2, September 2013 Vol. 3 No. 1 (2013): Teras Jurnal, Vol 3, No.1, Maret 2013 Vol. 2 No. 4 (2012): Teras Jurnal, Vol 2, No 4, Desember 2012 Vol. 1 No. 1 (2011): Teras Jurnal, Vol.1, No.1, Maret 2011 More Issue