cover
Contact Name
Angga Hadiapurwa
Contact Email
angga@upi.edu
Phone
+6285221282902
Journal Mail Official
jurnal.inovasi.kurikulum@upi.edu
Editorial Address
Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN) d.a Prodi Pengembangan Kurikulum FIP UPI Jl. Dr. Setiabudhi Bandung 40154
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Inovasi Kurikulum
ISSN : 18296750     EISSN : 27981363     DOI : https://doi.org/10.64014/jik
Core Subject :
Inovasi Kurikulum journal (Jurnal Inovasi Kurikulum/JIK) is an open access and peer-reviewed journal published by Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN) in collaboration with Curriculum Development Study Program, Faculty of Education, Universitas Pendidikan Indonesia. The journal includes particular interests in issues related to curriculum development, including curriculum design, implementation, evaluation, and learning development (resources, models, media, and assessment). Inovasi Kurikulum aims to publish research conducted by researcher, teachers, lecturers, and others focusing on research at the levels of Early Childhood, Elementary, Junior High, or Senior High Schools, as well as Higher-Education.
Arjuna Subject : -
Articles 551 Documents
Kurikulum Merdeka as direction for learning reform at SMA Pasundan 8 Bandung Alifa Nur Dzakkiyah; Salsabilla Salsabilla; Zahra Nisfi Islami
Inovasi Kurikulum Vol. 23 No. 4 (2026): Inovasi Kurikulum, November 2026
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v23i4.772

Abstract

Curriculum policy changes in Indonesia are part of ongoing efforts to improve the quality of education and adapt the learning process to current demands. This study aims to analyze the new direction resulting from the implementation of the Kurikulum Merdeka. The research method used is a qualitative descriptive approach, based on a literature review and direct interviews with educators at SMA Pasundan 8 Bandung. The results of the study show that the Kurikulum Merdeka responds to the demands of modern developments and serves as a refinement of the previous curriculum. This program emphasizes student-centered learning, so the role of teachers is more that of facilitators tasked with meeting students' interests and talents. This curriculum also emphasizes learning focused on essential material, project-based learning, character building through the Pancasila Student Profile, and flexibility for educational units and teachers in designing the learning process. However, there are still several challenges in its implementation, including limited facilities and infrastructure, limited teacher understanding, and difficulties in designing learning activities. From the students' perspective, they experience difficulties in adapting to the transition to project-based learning.    Abstrak Perubahan kebijakan kurikulum di Indonesia sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan menyesuaikan proses pembelajaran dengan tuntutan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arah baru yang dihasilkan oleh implementasi Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan wawancara langsung dengan para pendidik di SMA Pasundan 8 Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka merupakan respons terhadap tuntutan perkembangan modern sekaligus bentuk penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya. Program ini menekankan pembelajaran yang berpusat pada murid, sehingga peran guru lebih berfungsi sebagai fasilitator yang bertugas memenuhi kebutuhan minat dan bakat murid. Kurikulum ini juga menekankan pembelajaran yang berfokus pada materi esensial, pembelajaran berbasis proyek, penguatan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila, serta pemberian fleksibilitas bagi satuan pendidikan dan guru dalam merancang proses pembelajaran. Namun, dalam implementasinya masih terdapat beberapa tantangan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, keterbatasan pemahaman guru, serta kesulitan dalam merancang pembelajaran. Dari perspektif murid mengalami kesulitan dalam beradaptasi akibat peralihan menuju pembelajaran berbasis proyek. Kata Kunci: fleksibilitas; Kurikulum Merdeka; student-centered learning